gereja-2

Gereja GMIT Lunda Loe Soka Jemaat Lole Utara, Klasis Lobalain diresmikan

Wakil Bupati Rote Ndao, Jonas C.Lun S.Pd meresmikan Gedung Gereja Masehi Injili di Timor ( GMIT ) Lunda Loe Soka Jemaat Lole Utara, Klasis Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Jumat (4/12 ).

 

Peresmian gedung Gereja itu ditandai dengan tanda tangan prasasti oleh Wakil Bupati Rote Ndao Jonas C.Lun S.Pd dan perwakilan dari Sinode GMIT Welmince Kameli Maleng, yang didampingi oleh Pejabat dari Kementrian Agama Rote Ndao, Camat Lobalain, Wakapolres, dan Danlanal dalam hal ini diwakili.

Dalam suara Gembala yang disampaikan oleh Wakil Ketua Sinode GMIT mengatakan bahwa dalam semangat kekeluargaan jemaat meskipun dalam keterbatasan tetapi kasih Tuhan tak terbatas sehingga mampu membangun gedung gereja dengan indah dan sangat kokoh. “Saya juga memberikan apresiasi kepada Jemaat, Panitia Pembangunan bahkan saudara-saudara yang telah memberikan kontribusi yang luar biasa demi pembangunan gedung Gereja ini”.ujar Wakil Ketua Sinode Welmince Kameli Maleng.

Ia mengatakan sinode GMIT juga akan mengembangkan yang namanya Gereja Rama Anak,yang dimana terlihat apa yang menjadi hak Anak seperti banyak anak-anak yang belum memiliki Akta kelahiran atau hak mereka sebagai anak. Pada akhir dari suara gembala ia mengharapkan agar di dalam gereja harus rukun dan saling menghargai.

Sementara itu Wakil Bupati Rote Ndao dalam mengawali sambutannya mengajak semua yang ada untuk mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena yang hadir pada saat ini merupakan bukti kasih karunia Tuhan yang memungkinkan hadir pada peristiwa sukacita ini. Perjalanan membangun Gereja ini selama 10 tahun membutuhkan waktu yang cukup lama dan bahu membahu membangun gedung ini tanpa ada kata yang lebih dan kata yang kurang temasuk juga laku yang saling menyinggung. Dan merupakan hasil dari satu perencanaan yang baik serta hasil pergumulan dan kerja keras serta kerja sama yang baik antara majelis jemaat dan panitia dan juga seluruh anggota jemaat yang ada juga campur tangan Tuhan.

”Saya percaya saudara-saudara membangun di atas dasar Yesus Kristus sebagai kepala Gereja itu sendiri sehingga peristiwa hari ini hendaknya dimaknai dengan suatu pernyataan kasih Tuhan yang harus diterima dengan penuh sukacita dan ucapan syukur”.kata Wakil Bupati. Diakhir dari sambutan nya ia mengharapkan agar supaya jemaat setempat tidak hanya sebatas mengharapkan Gedung yang baru saja tetapi juga adanya gedung yang baru ini dapat memberikan kontribusi bagi pertumbuhan IMAN bagi jemaat ditempat ini dan menjadi lebih baik lagi dari hari ke hari.

Turut hadir dalam acara peresmian gedung Gereja GMIT Lunda Loe Soka yaitu Wakil Bupati Rote Ndao,Wakil Ketua Sinode GMIT, Wakil Kapolres, Perwakilan dari Danlanal Pulau Rote, Camat Lobalain, seluruh Pendeta klasis Lobalain beserta Klasis, seluruh perwakilan dari SKPD lingkup pemerintah Kabupaten Rote Ndao, Tokoh adat, tokoh masyarakat dan perwakilan dari Gereja-Gereja tetangga yang turut hadir. Ketua panitia pembangunan gedung Gereja Lunda Loe Soka Daniel Zacharias,SE mengatakan bahwa pembangunan gedung gereja ini dimulai sejak 27 Maret 2006 dan baru diresmikan 04 Desember 2015, dengan besar bangunun 26 x 11 meter atau 286 meter persegi dan menelan biaya sebesar Rp.320.000.000 (Tiga Ratus Dua Puluh Juta Ribu), biaya tersebut didapat dari swadaya jemaat, bantuan dari Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan sejumlah donatur.

Sekilas sejarah singkat gereja GMIT Lunda Loe Soka Jemaat Lole Utara Klasis Lobalain yang berdiri pada Tahun 1932 dan merupakan pemekaran dari Jemaat Silondi ( Desa Kuli ) dan untuk memberikan nama kepada mata jemaat ini ketika itu, maka sejumlah tokoh melaksanakan rapat dan akhirnya diputuskan nama yang diusulkan oleh Almarhum Petrus Dillak yaitu Lunda Loe ( bhs Lole ) Artinya Roh Kudus Turun Seperti Burung Merpati di tempat ini. Adapun sejumlah tokoh yang berperan dalam mengemban pelayanan sejak Tahun 1932-1938 yaitu : 1. Pdt.Kekado (pdt.wilayah Rote Selatan) pada Tahun 1932-1939 2. Pdt.Therik Tahun pada Tahun 1939-1943 3. Pdt.Jacobis Zacharias (Ketua Klasis Pertama Rote Ndao) Tahun 1944 – 1966 4. Pdt.Soleman Zacharias Tahun 1967 – 2008 5. Pdt.Matelda O.Y.Taupen,S.Th pada Tahun 2009-2010 6. Pdt.Horiana Bailaen pada Tahun 2011-2012 7. dan oleh Pdt.Gustaf A.Anin,S.Th pada Tahun 2013 sampai sekarang.

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *