Rapid Test yang dilakukan Tim Medis Gugus Tugas terhadap sembilan ODP di Kecamatan Lobalain, dan satu ODP di Kelurahan Busalangga, Kecamatan Rote Barat Laut, Sabtu (4/4), hasilnya negatif.

Demikian rilis Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Rote Ndao yang ditandatangani Kepala Bagian Umum, Humas, dan Protokol Setda Rote Ndao Handryans Bessie, Sabtu (4/4) malam.

Dalam rilis tersebut, juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Rote Ndao dr Widyanto P Adhy menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap sampel darah di RSUD Ba’a, hasilnya 10 ODP tersebut negatif, sehingga 10 ODP tersebut sudah tidak dipantau lagi.

“Hasilnya negatif, sehingga sudah tidak dalam pemantauan lagi,” katanya.

Ia menambahkan, ODP yang dinyatakan lepas dari pemantauan apabila telah sembuh dan atau lewat dari 14 hari masa pemantauan. Sementara, ODP yang belum sembuh, akan dirawat terus hingga sembuh.

Dikatakan dr Adhy, Minggu (5/4), tim medis kembali melakukan rapid test terhadap 15 ODP di wilayah Kecamatan Rote Timur, Pantai Baru, Rote Barat Daya, dan Rote Barat, dengan mengambil sampel darah untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium. Setelah hasilnya diketahui akan disampaikan, agar publik mengetahui juga kondisi riil upaya penanganan yang telah dilakukan Gugus Tugas.

“Kami berharap hasil laboratorium 15 ODP yang dilakukan rapid test hari ini juga negatif, agar masyarakat tidak panik karena di daerah lain masyarakat resah akibat bertambahnya jumlah kasus positif corona. Mudah-mudahan Rote Ndao bebas penularan Covid-19,” imbuhnya.

Sementara update hingga pukul 18.00 Wita, Orang Yang diperiksa di Rumah (ODR) berjumlah 504 orang, Orang dari Area Risiko (OAR)) 312, ODP bertambah satu orang menjadi 41 orang. Sementara orang yang masuk dalam kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Suspect, maupun Positif Corona belum ada..(humaspemdaRN)