potret-piala-etmc-yang-dibawa-perse-ende

El Tari Memorial Cup 2023, Tim Laskar Kelimutu Perse Ende Tiba di Rote Ndao Bawa Piala ETMC

Tim dari Kabupaten Ende, Perse Ende tiba di Pelabuhan Syahbandar Ba’a, Kabupaten Rote Ndao dan disambut meriah oleh Paguyuban IKKEL (Ikatan Keluarga Kelimutu) Rote Ndao. Rabu, 09 Agustus 2023.

Tim berjuluk Laskar Kelimutu bersama  pendukung dan Paguyuban IKKEL menggaung di daerah terselatan NKRI.

Nampak para pemain Perse Ende menaiki kendaraan tronton yang telah disiapkan paguyuban dengan iringan lagu tradisional Ende berkeliling kota Ba’a, Rote Ndao.

Adapun rute pawai kontingen Perse, dari Pelabuhan Syahbandar Ba’a lewat jalur Pertokoan Metina menuju Bundaran Utomo.

Kemudian menuju Kantor Bupati Rote Ndao, lewat Rujab Bupati, Jalan Ba’a-Busalangga dan kembali ke rumah Ketua Paguyuban IKKEL.

Selanjutnya kontingen Perse Ende akan disambut secara adat Ende dan santap siang bersama di rumah Ketua IKKEL Kanisius Keli, lokasi Kampung Baru, Kelurahan Namodale, Kecamatan Lobalain**(rio-PK)

tutup museum keliling1

Pameran Museum Keliling Ditutup Bupati Rote Ndao Sekaligus Melaunching Kompetisi Penulisan Cerita Rakyat Tempat Wisata dan Pengumuman Pemenang Lomba

Pameran Museum Keliling yang diselenggarakan UPTD Museum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT bersama Pemda Rote Ndao resmi ditutup Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE, jumat (04/08/23) malam. Bupati Paulina mengapresiasi gelaran cagar budaya dalam pameran yang diminati Masyarakat Rote Ndao ini sebagai langkah menjaga dan melestarikan warisan budaya serta wadah edukasi lapangan bagi Masyarakat.

“ Kami memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Gubernur melalui UTD Museum NTT. Bahwa penyelenggaraan pameran ini juga menjadi harapan kita semua untuk tetap mempertahankan kelestarian budaya kita. Supaya anak-anak juga mengenal budaya kita. Sebab ada warisan yang sudah hamper punah sehingga perlu dibangkitkan kembali pada moment pameran seperti ini,” ungkap Bupati Paulina saat menutup Pameran Museum Keliling tahun 2023 ini.

Merespon peran Museum dalam pemeliharaan dan pelestarian cagar budaya, Bupati Paulina membuka harapan di Kabupaten Rote juga memiliki UPTD Museum ke depan. Sehingga ditingkat daerah pun upaya pelestarian tetap dilakukan.

“Harapan kita ke depan Kabupaten Rote Ndao juga punya UPTD Museum. Tadi saat masuk menyaksikan stand pameran ini, teringat kembali ke masa lalu, para orang tua kami dahulu. Kiranya pameran ini terus dilaksanakan dengan berbagai topik,” pinta Bupati Paulina.

Launching Cerita Rakyat Tempat Wisata dan Pemenang Lomba

Diceremonial penutupan, Bupati Paulina juga melaunching Kompetisi Penulisan Cerita Rakyat Tempat Wisata Rote Ndao yang ditandai pemukulan gong. Kegiatan ini akan segera dilaksanakan dengan tujuan mempertahankan cerita rakyat dan bahasa daerah terutama kepada generasi muda.

“ Ijinkan Saya melaunching Kompetisi Cerita Cerita Rakyat Tempat Wisata bagi pelajar SMP dan SMA untuk memahami tentang keberadaan tempat-tempat wisata dan budaya kita yang ada di Rote Ndao. Supaya terus di pertahankan, dilestarikan dan dikembangkan,” ungap Bupati Paulina.

Lewat kompetisi ini juga, lanjut Bupati Paulina, cerita budaya dan bahasa akan terus dipertahankan agar generasi tetap belajar dan familiar menggunakan bahasa daerah sekaligus wujud menjaga kelestarian budaya kepada generasi.

Bupati Paulina dan Wabup Stef bersama Forkompimda juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba tarian Taebenu, Foti dan Kebalai dalam rangkaian Pameran Museum Keliling ini.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rote Ndao Nyongki Ndolu,SH membacakan pemenang lomba Tarian Taebenu, Foti dan Kebalai, sebagai berikut :

  1. Loma Tarian Taebenu
  2. Kecamatan Rote Barat Laut A (Juara 1)
  3. Kecamatan Rote Barat Laut B (Juara 2)
  4. Kecamatan Landu Leko (Juara 3)
  5. Tarian Foti Rote Bagian Barat
  6. Kecamatan Rote Barat Laut A (Juara 1)
  7. Kecamatan Barat Laut B (Juara 2)
  8. Kecamatan Rote Barat Daya (Juara 3)
  9. Tarian Foti Rote Bagian Timur
  10. Kecamatan Pantai Baru (Juara 1)
  11. Kecamatan Landu Leko (Juara 2)
  12. Kecamatan Rote Timur (Juara 3)
  13. Tarian Kebalai
  14. Kecamatan Rote Barat Laut B (Juara 1)
  15. Kecamatan Rote Barat Laut A (Juara 2)
  16. Kecamatan Rote Barat Daya (Juara 3)

**(Bidkom-DKISP)

pameran museum keliling1

Pameran Museum Keliling Digelar Jadi Media Edukasi Cagar Budaya

Benda Cagar Budaya sebagai warisan budaya suatu daerah penting untuk dilindungi dan dikembangkan serta dikomunikasikan kepada masyarakat. Untuk itu, Pemda Rote Ndao bersama UPTD Museum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT menggelar Pameran Museum Keliling bertajuk “ Jejak Peradaban “. Digelar sejak selasa (01/08/23) petang sampai jumat (04/08/23) di Auditorium Ti’i Langga dan dibuka Wakil Bupati Rote Ndao Stefanus M. Saek,SE,M.Si.

Dengan mengangkat tema “ Dari Rote Ndao Untuk NTT Yang Bermartabat “, Pameran Museum Keliling ini menampilkan beragam benda cagar budaya Rote Ndao dan NTT serta banyak informasi seputar kebudayaan NTT. Juga diisi pentas seni budaya oleh pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Rote Ndao dan penampilan musik band lokal.

Terpantau ratusan pengunjung memadati arena pameran. Banyak pula anak usia sekolah dibawa dampingan orang tua melihat dari dekat warisan budaya dan memperlajari informasi yang disediakan sebagai bekal pengetahuan.

Wakil Bupati Rote Ndao Stefanus M. Saek,SE,M.Si saat membuka Pameran Museum Keliling ini manilai kegiatan ini tepat diselenggarakan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat sehubungan dengan warisan cagar budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur.

Menurutnya, lewat Pameran Museum Keliling ini juga, masyarakat akan terus menghormati dan menghargai para leluhur yang pada masanya telah dengan luar biasa membuat segala sesuatu sebagai wujud identitas daerah.

“ Saya lihat ada selimut yang ditampilkan, motifnya membuat Saya sangat terkesima. Ini tentu memberikan edukasi kepada masyarakat kita untuk terus menghormati dan menghargai para leluhur kita yang telah demikian luar biasa membuat segala sesuatu yang hari ini kita bisa teruskan sebagai wujud identitas daerah kita,” ungkap Wabup Stef.

Wabup Stef menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kolaborasi UPTD Museum Dinas P dan K Provinsi NTT Bersama Pemda Rote Ndao dalam penyelenggaraan Pameran Museum Keliling ini di Rote Ndao.

“ Pemda dan Masyarakat Rote Ndao mendukung penuh kegiatan Pameran Museum Keliling ini di Rote Ndao. Benda Cagar Budaya yang berada di Museum akan terus dijaga dengan baik,” jelas Wabup Stef.

Dalam laporan panitia yang disampaikan Kepala UPTD Museum Dinas P dan K Provinsi NTT Aplinuksi M. A. Asamani, S.Sos., M.Si, Pameran Museum Keliling sebagai cara Museum berkomunikasi dengan masyarakat. Sehingga masyarakat dengan mudah mengakses berbagai informasi bersifat edukatif tentang cagar budaya yang sesuai dengan potensi koleksi yang dimiliki.

Dikatakannya, UPTD Museum NTT telah banyak mengumpulkan banyak benda-benda budaya yang pada masa lampau dipakai oleh para leluhur. Berbagai koleksi yang telah dikumpulkan dari masyarakat terus dirawat, dikaji dan pada akhirnya mendapat kesempatan untuk dipamerkan kepada masyarakat luas.

“ Dengan bekal pengetahuan yang dimiliki, Museum NTT telah berusaha menyelamatkan warisan budaya bangsa agar generasi dimasa sekarang dan yang akan datang dapat menyaksikan warisan nenek moyang kita,” ungkapnya.(Bidkom-DKISP)

WhatsApp Image 2023-07-28 at 12.44.14

Waspadai Akun Palsu Mengatasnamakan Bupati Rote Ndao

Publik Kabupaten Rote Ndao patut berhati-hati dan selektif terhadap penyebaran hoax dan penggunaan akun palsu yang mengatasnamakan pihak tertentu. Hal ini menyikapi penggunaan akun palsu dan penyebaran informasi mengatasnamakan Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

Akun Facebook bernama “ Paulina Haning “ digunakan oknum yang tak bertanggungjawab untuk membangun komunikasi dan menyebarkan informasi mengatasnamakan Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE.

Karena itu disampaikan kepada semua pihak bahwa akun tersebut bukanlah milik Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE dan tidak memiliki kaitan apapun dengan Bupati. Segala postingan yang ada di akun tersebut tidak dapat dianggap sebagai pandangan atau pernyataan resmi dari Bupati Rote Ndao.

Sehingga diharapkan agar masyarakat dapat tetap waspada dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak benar dari akun palsu dari oknum tak bertanggungjawab. Jika terdapat informasi resmi dari Bupati, pastikan untuk memperolehnya dari sumber yang terpercaya, seperti akun media sosial resmi atau pernyataan langsung dari pihak berwenang.

Terima kasih atas perhatian dan pengertian masyarakat dalam menyikapi hal ini.**

keamanan daya tarik wisata 23-2

Kiat Pemda Rote Ndao Selenggarakan Pelatihan Keamanan dan Keselamatan Daya Tarik Wisata

Sebagai daerah tujuan wisata dengan keindahan pantai, laut dan perbukitan yang menawan, Pemda Rote Ndao melakukan upaya pengamanan dan keselamatan daya tarik wisata dengan masyarakat dan aparatur setempat sebagai salah satu subjek pelaksananya. Karena itu, Pemda Rote Ndao melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menyelenggarakan Pelatihan Keamanan dan Keselamatan Di Daya Tarik Wisata Kabupaten Rote Ndao, senin (24/07/23) bertempat di aula Hotel Videsy, Ba’a.

Kegiatan yang digelar tiga hari ini mengikutsertakan 44 peserta dari unsur masyarakat dan aparatur pemerintah pada desa-desa wisata maupun destinasi wisata yang tersebar di Kabupaten Rote Ndao. Lewat pelatihan ini peserta dibekali tentang pentingnya keselamatan dan keamanan pariwisata serta mendorong peran aktif masyarakat dan aparatur menjaga keamanan dan keselamatan di destinasi wisata.

Outcam pelatihan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dan aparatur dalam pembangunan pariwisata sebagai upaya menjamin keamanan dan keselamatan di destinasi pariwisata.

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE Ketika membuka kegiatan ini menegaskan pentingnya meningkatkan kesadaran dan komitmen terhadap keamanan dan keselamatan di sektor pariwisata. Kabupaten Rote Ndao memiliki daya tarik wisata yang besar dalam meningkatkan kunjungan wisatawan dan akan berdampak pada pertumbuhna eknomi lokal.

Karena itu, jelas Bupati Paulina, penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk memastikan setiap wisatawan yang datang ke Rote Ndao selalu merasa aman, nyaman dan terlindungi.

“ Kita harus menjamin bahwa setiap wisatawan baik lokal maupun internasional merasa didukung oleh sistem keamanan yang kuat dan adanya upaya nyata dalam menjaga keselamatan mereka. Karena itu pelatihan ini merupakan langkah yang tepat untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan keamanan di sektor pariwisata kita,” jelas Bupati Paulina.

Bupati Paulina mengajak semua pihak termasuk para pelaku pariwisata, masyarakat, instansi terkait bersama pemerintah daerah terus berkolaborasi dalam menjaga kemanana dan keselamatan pada daya tarik wisata Kabupaten Rote Ndao. Dengan meningkatkan koordinasi, komunikasi dan sinergitas agar tujuan mencapai pariwisata yang berkelanjutan dapat terwujud.

“ Saya juga menyampaikan pada kita semua peserta kegiatan, bahwa setelah pelatihan ini kita menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di tempat kerja kita masing-masing. Kita perlu bekerja sama menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua pengunjung serta memberikan perlindungan yang memadai terhadap asset pwriwisata kita,” pinta Bupati Paulina.

Bupati Paulina hadir didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Rote Ndao Armis Saek,ST dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Yesy Dae Pany,S.STP. Diketahui pelatihan berlangsung tiga hari dan menghadirkan narasumber dari Polres Rote Ndao, Badan Sar Nasional Pos SAR Rote Ndao dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rote Ndao.(Bidkom-DKISP)

mitigasi bencana 23-1

BPBD Rote Ndao Gelar Pelatihan Mitigasi Bencana dan Gladi Kesiapsiagaan, Libatkan 500 Peserta

Pemerintah melakukan berbagai hal untuk mengurangi dan bahkan mencegah terjadinya bencana di daerah. Pemda Rote Ndao melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Sosialisasi, Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana serta Gladi Kesiapsiagaan kepada 500 peserta dari unsur aparatur pemerintah dan masyarakat, dimulai jumat (21/07/23) yang dipusatkan di Desa Oeseli Kecamatan Rote Barat Daya dan Desa Nemberala Kecamatan Rote Barat.

Dalam laporan panitia penyelenggaran yang ditandatangan Kepala BPBD Kabupaten Rote Ndao Diksel S. Haning,SE, kegiatan ini dilaksanakan untuk mewujudkan sistem evakuasi mandiri pada saat terjadinya bencana alam sehingga dapat mengurangi resiko terjadinya korban jiwa maupun harta benda. Sehingga sosialisasi dan pelatihan difokuskan pada peningkatan sumber daya manusia aparatur dan masyarakat dalam Upaya pengurangan resiko bencana.

Selain sosialisasi dan pelatihan untuk Pencegahan dan Mitigasi Bencana juga dilakukan Gladi Kesiapsiagaan. Skenario gladi adalah, terjadinya gempa bumi yang menimbulkan tsunami yang dekat dengan aktivitas masyarakat. Terdengar bunyi alarm pertanda terjadi gempa bumi yang berpotensi Tsunami. Selanjutnya masyarakat melakukan evakuasi mandiri mengikuti arah rambu jalur evakuasiyang sudah ditetapkan oleh BPBD.

Sementara Tim Relawan Bencana melakukan pencarian dan evakuasi korban dampak gempa bumi dan tsunami. Tiga narasumber yang hadir yakni Komandan Pangkalan TNI AL Pulau Rote Letkol Marinir Nikodemus Balla,M.Tr, Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Rote Ndao Jarmi Haning,P.hD dan Analis Kebencanaan Ahli Muda BPBD NTT Richard P.L. Pelt,SE. Seluruh rangkain kegiatan diketahui dipandu narasumber dan Pangkalan TNI AL Pulau Rote.

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE saat membuka kegiatan ini, mengatakan, Pemda Rote Ndao telah menetapkan salah satu sasaran indikator kinerja program bidang kebencanaan tahun 2019-2024 yakni meningkatnya ketangguhan terhadap bencana di daerah. Karena itu, pemda Rote Ndao melakukan sosialisasi dan pelatihan untuk kesiapsiagaan bencana.

“ Sehingga hari ini pemerintah memberikan pelatihan agar kita mempersiapkan diri dengan baik ketika berhadapan dengan bencana. Dan mari kita juga memamahii peringatan dini yang diberikan kepada kita semua. Supaya kita dapat menekan dampak bencana yang terjadi daerah kita,” himbau Bupati Paulina.

Untuk itu, lanjut Bupati Paulina, pemerintah selalu memberikan edukasi kepada masyarakat sehingga masyarakat memahami semua larangan dan informasi kebencanaan yang disampaikan serta siapsiaga ketia bencana terjadi.

Sebab salah satu target pembangunan berkelanjutan yang berkaitan dengan pelatihan pencegahan dan Mitigasi Bencana serta Gladi Kesiapsiagaan terhadap bencana adalah terwujudnya masyarakat tangguh bencana yang siap menghadapi ketika terjadi bencana.

“ Dan upaya yang dilakukan adalah melalui perencanaan dan pelaksanaan penataan ruang berdasarkan analisis resiko bencana, pengaturan pembangunan infrastruktur dan tata bangunan serta penyelenggaraan bimbingan, pelatihan dan penyuluhan baik secara konvensional maupun modern. Nah ini penting untuk dilakukan,” jelas Bupati Paulina.

Rangkaian acara pembukaan juga diisi penyematan Pita Relawan Bencana oleh Bupati Paulina kepada 4 orang perwakilan peserta yakni Fredik Henuk dari Desa Oebou, Nelisar L. Pah dari Desa Oetefu, Mekiandel Mooy dari Desa Oeseli dan Serli S. Haning dari Desa Huleaman. Diketahui kegiatan berlangsung selama 2 hari dengan peserta berasal dari Kecamatan Rote Barat Daya sebanyak 4 desa dan Rote Barat sebanyak 6 desa.(Bidkom-DKISP)

panen bawang merah 23

Bupati Rote Ndao Menyerahkan Bantuan Mesin Pompa Air dan Alat Semprot Saat Panen Raya Bawang Merah Di Landu Leko

Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu,SE dan Wakil Bupati Stefanus M. Saek,SE,M.Si melakukan panen raya bawang merah di Desa Daurendale Kecamatan Landu Leko, kamis (20/07/23). Panen raya dilakukan pada lahan seluas 5 hektar (ha) yang dikelola 2 Kelompok Tani (Poktan), Sama Rasa dan Sumber Rejeki. Turut hadir mendampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Armis Saek,ST, pimpinan perangkat daerah Pemkab Rote Ndao, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Perwakilan masyarakat, Jefta Lette menyampaikan ungkapan hati 48 orang petani yang tergabung dalam kedua Poktan. Dirinya mengisahkan, usai mendapat bantuan traktor dari Bupati, kedua Poktan memulai penggarapan lahan. Total lahan yang dikerjakan seluas 5 ha yang ditanami bawang merah seluas 4 ha dan kacang tanah seluas 1 ha.

“ Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Mama Bupati Rote Ndao atas segala bantuan dan dukungan kepada petani di sini. Traktor yang  diberikan pada bulan februari dan hari ini Mama bisa menyaksikan hasilnya sudah ada,” ungkap Jefta.

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE mengungkapkan rasa syukur bahwa masyarakat tidak menyia-nyiakan alam yang diberikan oleh Tuhan. Lahan yang tidur sudah dikerjakan dan air yang ada sudah digunakan untuk sesuatu yang berguna bagi kesejahteraan masyarakat.

Dikatakan Bupati Paulina, kebijakan Pemda Rote Ndao dalam program Lakamola Anansio yang berlangsung sampai saat ini dan program ini terbukti sangat menyentuh kebutuhan masyarakat. Sebab pemerintah memahami potensi yang ada sehingga melahirkan program yang menyentuh para petani.

“ Walaupun dalam keterbatasan tetapi bersyukur kita sudah berbuat sesuatu sesuai dengan program tersebut. Dan hari ini kita ada untuk melakukan panen raya bawang merah dilahan yang dikerjakan dua kelompok tani. Pemerintah pasti akan tetap dan terus mendukung para petani,” jelas Bupati Paulina.

Bupati Paulina mengapresiasi bantuan yang diberikan telah digunakan dengan baik untuk membuka lahan seluas 5 ha. Pemerintah dan masyarakat, kata Bupati Paulina, berjuang bersama masyarakat untuk membangun hidup yang sejahtera.

Dikesempatan ini, Bupati Paulina kembali memberikan bantuan satu unit mesin pompa air dan satu unit alat semprot yang akan digunakan untuk mendukung para petani dalam mengelola lahan dan meningkatkan produktifitas hasil pertanian.

“ Pada kesempatan yang baik ini, kami kembali memberikan satu unit mesin pompa air dan satu unit alat semprot untuk membantu dan mendukung petani di sini,” ungkap Bupati Paulina.

Lanjut Bupati Paulina, sejatinya pemerintah hadir untuk membantu dan menjawab kebutuhan masyarakat. Demikian masyarakat ikut mendukung menyukseskan semua program pembangunan sehingga cita-cita pembangunan di Kabupaten Rote Ndao dapat tercapai.

“ Pemerintah ada untuk masyarakat dan masyarakat ada untuk mendukung pemerintah menyukseskan semua program pembangunan di Kabupaten Rote Ndao. Kita semua harus punya mimpi. Mimpi untuk kita bangkit dan hidup sejahtera. Kita dituntut harus sehat, kuat dan bekerja keras. Supaya cita-cita dan harapan kita semua bisa tercapai,” pinta Bupati.(Bidkom-DKISP)

HAN-23-1

Bupati Rote Ndao dan Forum Peringatan HAN ke-39 Deklarasi Peduli Anak

Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-39 Tahun 2023 Tingkat Kabupaten Rote Ndao digelar bertemakan ‘Anak Indoensia, Generasi Emas Bangsa’, dikemas dalam kegiatan Konferensi Anak Kabupaten Rote Ndao. Serangkaian kegiatan dihelat memeriahkan peringatan HAN 2023 yang melibatkan 11 mitra dalam Pusat Pengembangan Anak (PPA) Cluster Nusa Lote serta difasilitasi Pemda Rote Ndao melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB).

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE bersama Wakil Bupati Stefanus M. Saek,SE,M.Si, menghadiri peringatan HAN ke-39 ini, kamis (20/07/23) di Auditorium Ti’i Langga,Ba’a. Bupati Paulina didampingi Wabup Stef bersama Forum Konferensi Anak Kabupaten Rote Ndao menyampaikan komitmen peduli anak, mewujudkan generasi emas yang sehat dan cerdas.

“ Kepada anak-anak Indonesia terkhususnya anak-anak di Kabupaten Rote Ndao yang tercinta dan Saya banggakan. Anak-anak adalah titipan Tuhan yang paling berharga. Mari jadikan dunia ini tempat yang aman dan menyenangkan bagi mereka. Peduli anak, peduli masa depan bangsa,” ungkap Bupati Paulina.

“ Mari lakukan pola asuh yang tepat untuk mewujudkan generasi cerdas dan sehat. Selamat Hari Anak Nasional. Anak Indonesia, Generasi Emas Bangsa. Anak terlindung, Indonesia Maju,” tambah Bupati Paulina disambut aplaus ratusan peserta Peringatan HAN.

Bupati Paulina dan Wabup Stef juga memberikan Piagam Penghargaan kepada Pemimpin Anak pada 11 PPA yang tergabung dalam PPA Cluster Nusa Lote dan 6 orang Fasilitator Anak. Penghargaan Fasilitator Anak diberikan kepad Visca Tanggara, Pascal Fanggi, Fharel Adu, Alin Henukh, Raldi Ndun dan Khiara Tananggau.

Sementara untuk Pemimpin Anak, Piagam Penghargaan diterima oleh Andra Windro Vania Lette (PPA 10-0157 Imanuel), Rossy Ndun (PPA 10-0158 Elshaday), Juwita Nella Jacob (PPA 10-0159 Bethania), Erlin Sinlae (PPA 10-0160 Mercy), Farel Adu (PPA 10-0161 Anugrah), Febrinet Ngongoek (PPA 10-0162 Benih Bangsa), Brandon S.K.L Mbulima (PPA 10-0163 Haleluya), Evan Dillak (PPA 10-0164 Betlehem), Chany Bofe (PPA 10-0165 Bukit Sion), Sonyia Tallo (PPA 10-0166 Paulus) dan Gian Jentosa Mbuik (PPA 10-0167 Ebenhaezer). Sementara

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE mengatakan momentum peringatan Hari Anak Nasional sebagai upaya meningkatkan pemenuhan hak dan perlindungan terhadap anak agar tumbuh dan berkembang secara optimal.

“ Anak-anak kita adalah aset berharga bangsa dan masa depan Indonesia yang cerah. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang harus dijamin pemenuhan hak dan perlindungannya,” tegas Bupati Paulina.

Karena itu, lanjut Bupati Paulina, kerja sama dan kolaborasi yang terbangun dengan semua pemangku kepentingan, lintas sektor, termasuk diantaranya PPA Cluster Nusa Lote adalah memberikan perlindungan dan pemenuhan haka nak terkait Kesehatan, Pendidikan dan lainnya. Hal ini guna membangun karakter dan budi pekerti anak sebagai generasi penerus bangsa.

“ Kita sama-sama memiliki tanggungjawab yang besar untuk menciptakan lingkungan yang kondusif, memberikan Pendidikan dan Kesehatan yang berkualitas. Dan memastikan anak-anak kita terlindungi dari berbagai bentuk kekerasan dan eksploitasi,” tegas Bupati Paulina.(Bidkom-DKISP)

rapat evaluasi desa 23

Rapat Evaluasi Pengelolaan Keuangan Desa Dibuka Bupati Rote Ndao, Ada Santunan Duka dan Penghargaan Camat dan Kepala Desa Terbaik

Evaluasi pengelolaan keuangan desa terus dilkukan guna memastikan keuangan desa dikelolah sesuai ketentuan dan meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan desa yang berdampak bagi masyarakat dan desa. Apalagi Kabupaten Rote Ndao punya raport terbaik dalam pengelolaan keuangan desa tahun 2022 Tingkat Provinsi NTT.

Karena itu, Pemda Rote Ndao melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menggelar Rapat Evaluasi Progres Pengelolaan Keuangan Desa yang dipadukan dengan Rekonsiliasi Data Kepeseraan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, selasa (18/07/23) di Auditorium Ti’i Langga.

Dalam laporan panitia yang disampaikan Kepala Dinas PMD Yames M. K. Therik,SE, selain evaluasi pengelolaan keuangan desa, juga dilakukan validasi dan sinkronisasi data kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan serta menyelaraskan pemahaman tentang permasalahan peserta perlindungan jaminan sosial bagi kepala desa dan perangkat desa.

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE saat membuka kegiatan ini menegaskan tata kelola keuangan desa harus dilaksanakan dengan prinsip prioritas, merujuk ketentuan yang berlaku serta tepat waktu dan tepat sasaran.

“ Susunlah program yang menjadi prioritas, kerjakan apa yang telah ditentukan sesuai dengan juknis yang ada. Para Kepala Desa dengan difasilitasi oleh Camat agar segera melaksanakan persiapan perencanaan tahun 2024. Sehingga sebelum bulan desember 2023 sudah ditetapkan dan prestasi yang kita raih tetap dipertahankan,” ungkap Bupati Paulina memotivasi.

Bupati Paulina mengapresiasi para camat dan kepala desa atas koordinasi dan kerjasama yang dibangun sehingga Kabupaten Rote Ndao mendapat predikat terbaik dalam pengelolaan keuangan desa dan meyakini capaian ini akan terus dipertahankan.

“ Dengan semangat kerja keras dan kerja bersama kita semua, saya yakin bahwa Kabupaten Rote Ndao akan tetap mempertahankan predikat sebagai pengelola keuangan desa terbaik di NTT. Untuk itu Saya menyampaikan apresiasi bagi para Camat dan Kepala Desa yang telah bekerja keras untuk mempertahankan prestasi ini,” ungkap Bupati Paulina.

Terkait kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, Bupati Paulina mengatakan, hal ini sebagai komitmen Bersama dalam memberikan perlindungan sosial terhadap tenaga kerja di Kabupaten Rote Ndao termasuk didalamnya kepala desa dan perangkat desa.

“ Yang belum masuk sebagai anggota BPJS mari sama-sama mengurus kepesertaan BPJS ini (Ketenagakerjaan dan Kesehatan). Kepala desa dan perangkat desa mempunyai tugas menyediakan data dan informasi dalam proses pengadministrasian demi kelancaran implementasi program ini,” himbau Bupati Paulina.

Bupati Rote Ndao Menyerahkan Santunan Duka dan Penghargaan untuk Kecamatan dan 5 Desa

Diforum Rapat Evaluasi Progres Pengelolaan Keuangan Desa dan Rekonsiliasi Data Kepeseraan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan ini, Bupati Paulina juga menyerahkan santunan duka Peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada 6 orang ahli waris Alm.Robert Mone, Thobias Lau, Yustus Jerifa Adu, Ketlia Beama, Jermiana Haning dan Ingersalis Yules Manafe. Masing-masing ahli waris menerima santunan duka sebesar Rp. 42 juta.

Bupati Paulina juga memberikan Piagam Penghargaan untuk 5 desa dengan kinerja terbaik dalam pembangunan desa pada semester I tahun 2023 yakni Desa Sanggaoen, Oenggae, Tualima, Batutua dan Batefalu. Serta Kecamatan Lobalain sebagai yang terbaik dalam pelaksanaan evaluasi Rancangan APBDes Tahun 2022 se-Kabupaten Rote Ndao.(Bidkom-DKISP)

audiensi ppa nusa lote1

Audiens PPA Nusa Lote dengan Bupati Rote Ndao, Sampaikan Program dan 13 Mitra Baru

Pusat Pengembangan Anak (PPA) Cluster Nusa Lote melakukan audiens Bersama Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE, Wakil Bupati Stefanus M. Saek,SE,M.Si, Sekretrais Daerah Drs. Jonas M. Selly,MM, Asisten Pemerintahan dan Kesra Ir. Untung Harjito, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Armis Saek,ST, pimpinan perangkat daerah Pemkab Rote Ndao dan Partnership Compassion Annas A. Rohi serta para Pengurus PPA Cluster Nusa Lote, selasa (18/07/23) di loby lantai I kantor Bupati Rote Ndao.

Audiens digelar dalam rangka silaturahmi PPA Cluster Nusa Lote dan Pemda Rote Ndao sekaligus mempresentasikan program dan kegiatan PPA Cluster Nusa Lote bersama Compassion. Dua anak binaan PPA, Alin Henuk dan Farel Adu mempresentasikan program dan kegiatan PPA.

Diketahui, PPA Cluster Nusa Lote telah bermitra dengan 11 Gereja di Kabupaten Rote Ndao dan menaungi 2.585 anak. Selanjutnya terdapat 13 Gereja di cluster kedua yang siap bermitra dengan PPA Nusa Lote dalam pengembangan anak. Direncanakan Penandatanganan Memorandun of Understunding (MoU) dengan 13 Gereja Mitra dilakukan bersamaan Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Kabupaten Rote Ndao pada 20 Juli 2023.

Secara holistik, ada 4 bidang Program Pengembangan Anak yang dilakukan yakni Program Bidang Pendidikan/Kognisi meliputi Les Calistung, Les Bahasa Inggris, Les Komputer dan Les Matematik. Selanjutnya di bidang Kesehatan meliputi pemeriksaan Kesehatan, Taman Gizi, Intervensi Stunting, kegiatan preventif dari bahaya penyakit dan medical atau pengobatan anak.

Di bidang Sosial-Emosional dilakukan kegiatan futsal, music, tarian dan Konferensi Anak. Sementara di bidang Kerohanian meliputi Pemuridan Anak, Pemuridan Keluarga, Pendalaman Alkitab dan Pelatihan Khotbah dan Pemimpin Pujian.

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE mengatakan, pemda Rote Ndao menyampaikan apresiasi atas kiprah PPA Cluster Nusa Lote dalam pengembangan anak. Menurutnya, sejak dini nnak-anak binaan diajar tentang ilmu pengetahuan, spiritual, ksehatan, ekonomi dan sosial budaya.

“ Nah ini hal yang bagus. Sejak dini, anak-anak dimasa pertumbuhan ini sudah tertata sampai saat mereka menanjak dewasa. Jadi hal kerohanian itu juga yang akan menjadi dasar. Anak-anak kita harus mempunyai dasar yang kuat sehingga dalam menghadapi banyak hal bisa memilah yang baik dan tidak. Jadi Rohani itu penting,” ungkap Bupati Paulina.

Dikatakan Bupati Paulina, budi pekerti juga harus diajarkan sejak masa anak-anak sehingga akan timbul rasa saling menghormati, menghargai dan mengasihi. Selain itu, lanjut Bupati Paulina, anak-anak sudah dilatih dalam pendidikan formal dan non formal memberikan alternatif sehingga hal ini turut menjadi harapan ke depan.

Pengetahuan tentang ekonomi misalnya, kata Bupati Paulina, menjadi modal untuk mengembangkan ekonomi anak di masa depan. Dengan berbagai ketereampilan dan mental berwiraswasta bagi anak akan mebantu anak mengembangkan potensi ekonominya ke depan.

“ Karena jika punya keterampilan saat masih duduk dibangku Pendidikan pun sudah punya semangat untuk mengembangkan ekonominya. Jadinya anak-anak sudah bisa membangun ekonomi untuk dirinya sendiri. Maka keterampilan itu menjadi penting untuk diajarkan kepada anak-anak sejak kecil,” pinta Bupati Paulina.

“ Terima kasih Bapa dan Ibu Pendeta yang begitu luar biasa sudah mendidik mental anak-anak kita ini. Karena anak-anak selain dididik oleh orang tua dan guru, ada pula pihak yang ikut bergandeng tangan dengan pemerintah. Sudah membantu membina mental anak-anak kita,” ungkap Bupati Paulina menambahkan.

Ditempat yang sama Wakil Bupati Rote Ndao Stefanus M. Saek,SE,M.Si mengatakan kehadiran PPA di Rote Ndao turut membantu pemerintah dan memberikan manfaat dalam pengembangan dan pendidikan anak.

“ Kita semua memahami bahwa ternyata dengan kehadiran PPA di Rote Ndao sangat membantu dan memberikan manfaat kebaikan bagi pengembangan dan pendidikan anak-anak kita,” jelas Wabup Stef.(Bidkom-DKISP)