leo-kunak-2004171

13 Maneleo Kunak di Ba’a Dikukuhkan

BA’A – Tiga belas Maneleo (kepala suku) Leo (suku) Kunak bersama tujuh belas badan pengurus Leo Kunak di Ba’a dikukuhkan oleh Bupati Rote Ndao selaku Maneleo Inahuk, Drs. Leonard Haning, MM., Kamis (20/4) pagi di Sekretariat Leo Kunak di Ba’a.

Maneleo-maneleo tersebut terdiri dari Maneleo Umum Leo Kunak, Maneleo Koordinator dan Maneleo Desa/Kelurahan di Ba’a.

Haning mengatakan pelestarian kebudayaan daerah mutlak dibutuhkan sebagai usaha menjaga eksestensi dan keberadaan dalam diri manusia dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia menghimbau agar lembaga adat dan pemerintah harus bersinergi dalam melestarikan budaya.

Dalam kesempatan tersebut, Maneleo Inahuk meminta para dewan adat Leo Kunak untuk mengawal maneleo-maneleo Kunak untuk terus menjaga melestarikan adat dan budaya Rote.

Haning juga meberikan apresiasi kepada Leo Kunak dengan program tu’u pendidikan yang telah diterapkan.

“ini bentuk kepedulian sosial untuk mengangkat anak leo ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” ujarnya.

Menurutnya kebutuhan anak terutama hak mendapatkan pendidikan tinggi sangat diperlukan.

Maneleo Inahuk juga memberikan selamat bagi para badan pengurus yang telah dikukuhkan.

Sementara itu, Maneleo Umum Leo Kunak, Yohanis B Ndolu kepada media ini mengatakan Leo Kunak adalah salah satu dari empat Leo besar di Nusak Ba’a.

Didalam Leo Kunak terdiri dari 5 Leo (suku), yakni Leo Felama, Leo Nggii, Leo Taililo, Leo Faisama dan Leo Anak.

5 Leo tersebut berada diwilayah desa/kelurahan diwilayah Ba’a yakni Desa Sanggoen, Desa Tanatuk, Kelurahan Mokdale, Desa Baadale, Kelurahan Namodale, Desa Oelunggu dan Desa Persiapan Oeleka.

“tak dapat di pungkiri bahwa Maneleo dalam Leo Kunak telah memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap pelayanan kebutuhan anak-anak Leo dan juga Pemerintah Daerah Rote Ndao,” kata Ndolu, Kamis (20/4) siang di Ba’a.

Ia menambahkan, peranan Leo kunak dan para Maneleo-maneleo Kunak demikian penting maka patutnya didalam Leo Kunak dihadirkan Tokoh-tokoh adat (Maneleo) untuk terus menjaga pelayanan sosial bagi keluarga didalam kehidupan berbudaya.

Terpisah, Ketua Panitia Pengukuhan Maneleo, Semy Lazarus Bulakh mengatakan pelaksanaan kegiatan Pengukuhan Pengurus Leo Kunak Nusak Ba’a di awali dengan penanaman kembali pohon Lana dan penanda tanganan prasasti oleh Bupati Rote Ndao selaku Maneleo Inahuk dan Maneleo Umum Leo Kunak Nusak Ba’a di mata air Oemau.

“penanaman kembali pohon Lana di mata air oemau dalam rangka mengenang kembali sejarah ditemukannya mata air Oemau sekaligus mengajak kita semua untuk melindungi mata air oemau untuk kebaikan kita dan anak cucu,” kata Semy.

Pantauan media ini, pengukuhan dihadiri jajaran Forkopimda Rote Ndao dan ratusan tokoh adat. Juga hadir Maneleo Modok Nusak Ba’a serta beberapa pengurus forum adat dari Rote Tengah, Rote Timur dan Lobalain. (rool)

 

panen-raya-sedeoen

BUPATI PANEN RAYA PADI DI PERSAWAHAN LOEDIK

Sedeoen,– Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning,MM   didampingi oleh Ketua TP. PKK Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, SE melakukan panen raya  padi gora di kompleks persawahan Loedik milik kelompok tani  Loedik Makmur, Desa Sedeoen, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao, Sabtu(15/4/17 ).
Turut hadir Wakapolres Rote Ndao, Kompol Yohanes Cristian Tanau, Ketua Pengadilan Negeri Rote Ndao, Hiras Sitanggang,SH,MH,  Pasi Ops Kodim 1627 Kapten Y. Brata Alam, Asisten II Setda Rote Ndao, Drs. Melyanus Mandala, serta pimpinan OPD Lingkup Pemkab Rote Ndao serta masyarakat desa Sedeoen.
Bupati beserta rombongan disambut oleh camat Rote Barat, Petson Hange dengan tarian adat Rote serta pengalungan selendang dan topi tii langga.
Camat Rote Barat, Petson Hange pada kesempatan itu mengatakan bahwa sekian lama daerah ini tertidur dan tidak terjamah tetapi saat ini masyarakat telah mengolahnya dengan tangan-tangan trampil sehingga dapat memberikan hasil yang baik untuk kehidupan mereka, oleh karena itu dapat bersyukur kepada Tuhan karena sekian lama tanah-tanah tersebut tidak terjamah tetapi saat ini Tuhan memberikan hujan yang cukup sehingga lahan pertanian ini dapat memberikan hasil yang lebih baik.
Selain itu Bupati Haning pada kesempatan ini mengungkapkan  bahwa pemerintah siap membantu masyarakat petani untuk memanfaatkan lahan tidur yang masih ada dengan memberikan peralatan untuk mengolah tanah dan juga bibit serta motor air dan perpipaan untuk mengairi lahan pertanian dari embung yang ada.
“pemerintah siap bantu tetapi harus bentuk kelompok tani dan siap turun tanam, jangan buat kelompok tidur dirumah” kata Bupati Haning.
Lanjut Bupati bahwa selesai musim hujan ini setelah tanah kering dirinya akan mendorong agar tractor besar dapat mengolah lahan dan biayanya dibebankan kepada ibu Paulina Haning-Bullu yang menanggungnya dan tidak dibebankan kepada pemerintah.(diskominfo)

bantuan_bri-rosel

BRI BANTU SD INPRES POKODANON

Setda,— Bank Rakyat Indonesia menyerahkan bantuan sarana penunjang pendidikan kepada Sekolah Dasar Inpres Pokodanon di Desa Lenguselu, Kecamatan Rote Selatan Kabupaten Rote Ndao, selasa ( 11/04/17 ).

Penyerahan  bantuan dana berupa uang sebesar Rp. 75.000.000, alat tulis, tas, peralatan olah raga, tendon air diserahkan oleh  Irianto selaku SEPV Change Management yang diterima langsung   Kepala Sekolah SD Inpres Pokodanon,  Hengki Dethan.

Selain bantuan  alat tulis  juga diserahkan beasiswa untuk enam orang  siswa berprestasi di SD tersebut yakni Ririn Checelia Sinlae, Afgan Dethan, Waindra Kiuk, Oktoviander Dethan, Fiprilia Dethan dan Triwulan Foeh. Masing – masing  siswa menerima uang dalam bentuk tabungan sebesar Rp. 500.000,-.

SEPV Change Management, Irianto pada kesempatan ini mengaku bangga atas dukungan dan kerjasama yang baik serta sambutan hangat Pemda dan masyarakat Rote Ndao, hal ini menurutnya membuat BRI semakin  merasa dekat dihati Pemerintah Daerah dan masyarakat Rote Ndao.

“Terima kasih atas kerjasamanya mendapat dukungan luar biasa ini. Kami ingin berperan lebih aktif lagi dalam  membangun ekonomi disini. “Tolong dimanfaatkan niat baik BRI  membangun daerah ini, dengan menabung di BRI,” harap Irianto.

Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning, MM dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas perhatian BRI  kepada Kabupaten Rote Ndao.” kami disini jauh tapi tidak merasa jauh, kami sendiri tapi tidak merasa sendiri,” kata Bupati Haning.

Bupati Haning menambahkan, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao juga telah menyimpan dana di BRI sebesar Rp 9 milyar begitu pula di BNI dan Bank NTT. “ tidak ada anak emas, saya tidak hanya melihat Bank NTT  atau hanya salah satu bank saja tapi semuanya karena semua turut  bekerja membantu Pemerintah Daerah memajukan roda perekonomian di daerah ini,” tandasnya.

Turut hadir Kepala Divisi Jaringan BRI Herisetiati, Kepala Devisi Marketing Communication, Firman, Kepala Divivi Investment, Anna Maria, Pimpinan BRI Cabang Kupang, Kusdinar Wiraputra, AMBM BRI Cabang Kupang, Victor Meoleong, Kadis PKO, Josep Pandie, S.Pd, Kadis Perkim dan Lingkungan Hidup, Leksy Foeh, ST, Camat Rote Selatan, D. Daud Huan Saudale, A.Ma.Pd dan Kasubag RT, Humas dan Protokol, Arison Tomasui.( Umum, Humas dan Protokol)

target_pln-2018

TARGET PLN 2018 SELURUH DESA BERLISTRIK

Tahun ini Kecamatan Landu Leko akan dipasang Jaringan

Kupang,– Untuk menindaklanjuti Instruksi Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo saat  melakukan peresmian Pengoperasian LMVPP 60 MW di Kupang (28/12/2016) lalu perihal penyelesaian 100 persen desa berlistrik di NTT sampai dengan akhir 2018 maka PT.PLN ( Persero ) Wilayah NTT menggelar rapat koordinasi sinkronisasi desa berlistrik  bersama Kabupaten  Rote Ndao, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Alor dan Sabu Raijua. Rakor ini mengusung tema satukan semangat, komitmen dan aksi kerja-kerja ( tulus,iklas ) wujudkan NTT 100 persen desa berlistrik.

“ Target kita semua desa sudah berlistrik di tahun 2018 sesuai dengan perintah bapak Presiden saat kunjungan ke sini tahun lalu. Sebelumnya kita targetkan selesainya tahun 2019,” ungkap General Manager PT.PLN ( Persero ) Wilayah NTT, Richard Safkaur saat membuka rakor sinkronisasi desa berlistrik di ruang rapat flobamor kantor PT. PLN Wilayah NTT, Jumat ( 7/4/17 ).

Untuk itu lanjut Safkaur, dalam rangka mencapai target yang sudah ditetapkan pihaknya akan membangun infrastruktur gardu sebanyak 1.854 buah dengan total kapasitas 93 MVA, JTM 6.492 kms dan JTR 5.240 kms.

Dijelaskan Safkaur,  tujuan diadakannya rakor tersebut untuk  sinkronisasi data. “Data yang ada di PLN misalnya dari total 306 kecamatan yang ada di NTT  masih ada 22 kecamatan yang belum berlistrik, apakah sesuai tidak dengan data Pemerintah Kabupaten. Rote Ndao misalnya data desa yang berlistrik sudah cocok dengan data yang ada pada kami atau tidak.  Sementara informasi dari pak Bupati Rote Ndao,pak Lens bahwa  Kecamatan Landu Leko belum memiliki jaringan listrik, saya sampaikan  tahun ini kita pasang jaringan listrik disana,” sambung Safkaur.

Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning, MM  pada kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada PLN  terkait kecamatan Landu Leko tahun ini telah masuk perencanaan PLN untuk pemasangan jaringan listrik. “Mungkin selama ini masyarakat Landu Leko  bermimpi kapan mereka bisa mendapatkan  jaringan listrik, dan kini  mimpi itu sudah  dijawab oleh pak GM PLN, tahun ini terpasang jaringan. Terima kasih,” kata Bupati Haning.

Bupati Haning juga mengoreksi data jumlah desa yang terdata di PLN sejumlah 90 desa. “ Data kita sekarang jumlah desa di Rote Ndao terdapat 87 desa induk, 7 kelurahan  dan 30 desa pemekaran yang dalam waktu dekat segera diresmikan menjadi desa definitif,” ungkap Bupati Haning.

Kaitan dengan target  PLN pada tahun 2018 semua desa sudah berlistrik Bupati Haning menyerahkan nya kepada PLN. “ untuk dua tahun target PLN  saya serahkan sepenuhnya kepada PLN, namun kaitan bagaimana dukungan Pemda maka perlu  sinkronisasi  pemikiran Pemda dan Dinas Kehutanan, khusus menyangkut produk hukum harga satuan jenis tanaman kehutanan.  Apakah kehutanan sudah memiliki produk hukum ini ? jika belum maka perlu dirancang  sebuah produk yang sama supaya tidak masing-masing menilai sendir-sendirii harga tanaman hutan seperti mahoni atau jati yang ditanam, sehingga tidak berbeda nantinya,” pinta Haning

Kabid Penataan dan Pengusahanan Hutan Dinas Kehutanan provinsi NTT, Rudi Lismono menyampaikan sudah ada penegasan Menteri Kehutanan RI dan Gubernur NTT bahwa apa saja yang berkaitan  dengan proyek strategis nasional harus didukung.

“Yang kita harapkan koordinasinya  lebih awal, untuk apa saja, untuk pembangunan listrik atau untuk pelabuhan.Pada prinsipnya kami siap untuk mendukung setiap proyek strategis nasional,” tegas Lismono.

Untuk diketahui, rakor ini diakhiri dengan penandatangan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, TTS,  Kabupaten Kupang, Alor dan Sabu Raijua dengan PT PLN ( Persero ) Wilayah NTT tentang program 100 persen desa berlistrik dan infrastruktur sistem kelistrikan di kelima Kabupaten tersebut. ( Umum, Humas dan Protokol Setda Kab. Rote Ndao ).

panen-raya-0417

PANEN RAYA PADI DI PERSAWAHAN NAULAOR

Bupati Lens Haning : Syukurilah dalam kesederhanaan
Landu Leko,– Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning,MM bersama, Ketua TP. PKK Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, SEE, Dandim 1627 Rote Ndao, Letkol. Arh. Budiono, Kapolres ,AKBP. Murry Mirranda, S.Ik, Ketua Pengadilan Negeri Rote Ndao, Hiras Sitanggang,SH,MH, melakukan panen raya padi gora di kompleks persawahan kelompok tani Naulaor, Desa Daiama, Kecamatan Landu Leko, Kabupaten Rote Ndao selasa (04/4/17 ).
Turut hadir Kepala Dinas Pertanian, Stef Saek, Kadis Permukiman dan Lingkungan Hidup, Leksi Foeh,ST, Kadis Peternakan, Ir. Erens Sinlaeloe, Kadis Perhubungan, Seljiana Kiaduy,SE dan Kasubag Perlengkapan, Humas dan Protokol, Arison Tomasui, SH.
Bupati Haning pada kesempatan ini mengungkapkan bahwa dulu di lokasi persawahan ini merupakan lahan tidur dan terdapat banyak pohon berduri yang tidak menghasilkan apa-apa. Namun kini lokasi tersebut sudah berubah menjadi sebuah lokasi dengan penghasilan padi yang luar biasa.
“ dulu ketika saya berkunjung ke Landu Leko di sekitar tempat ini saya disambut dengan pohon duri tapi sekarang saya datang disambut dengan tanaman padi. Saya bangga karena Pemerintah Kecamatan landu Leko dan seluruh masyarakatnya sangat mendukung program Bupati, program lakamola anan sio, satu di sawah delapan di kebun dan laut. Saya harap berkat yang Tuhan kasih mesti disyukuri tapi dengan catatan tidak dengan cara pesta-pesta yang menelan banyak biaya, sederhana saja. Yang penting haknya Tuhan tidak boleh kita lupakan,” ungkap Bupati Leonard Haning.
Sejak awal bulan januari lanjutnya, sempat timbul kecemasan masyarakat tani termasuk dirinya sebagai Bupati karena hujan tidak turun, namun Tuhan menjawab doa -doa yang dipanjatkan oleh kita semua sehingga sampai saat ini hujan masih ada. “hari ini kita bersyukur karena hujan masih terus turun. Wajarlah sebagai manusia kita cemas apalagi awal bulan januari lalu hujan kurang. Yang terpikirkan adalah kita bisa gagal panen, namun Tuhan mendengar jeritan doa kita semua buktinya hari ini kita bisa panen padi,” sambung Bupati Haning.
Camat Landu Leko, Yostaf Faah, SH menyampaikan data bahwa di tujuh desa yang ada di kecamatan Landu Leko sebagian besar sudah menanam ubi jalar, padi,jagung, kacangan tanah, kacang hijau dan juga sorgum. “ khusus untuk desa Tenalain yang menonjol atau yang paling banyak ditanam adalah jewawut, kacang hijau dan sorgum,” ujarnya.
Dikatakan Yostaf Faah, mewakili warga kecamatan Landu Leko dirinya mengakui, dari program Bupati Rote Ndao yaitu program “lamola anan sio” masyarakat di kecamatan Landu Leko sudah menikmati hasilnya. “ hari ini kita sudah panen, ini bukan untuk mencari nama namun sebagai masyarakat kita wajib mendukung program pemerintah apalagi program ini sangat bermanfaat,” tambahnya.
Dia juga berharap dukungan Bupati untuk meningkatkan produktivitas padi di lokasi persawahan Naulaor dengan memberikan bantuan kepada kelompok tani Naulaor sebuah traktor.
Pdt Nordiana Menir- Lawoe, S.Th, ketika memimpin ibadat syukur panen padi di lokasi persawahan Naulaor mengingatkan kepada jemaat agar jemaaat senantiasa memuliakan Tuhan dengan memberikan persembahan yang terbaik bagi kemuliaan nama Tuhan. “ Saya kutip Firman Tuhan dari Amsal 3:9-10 “ Muliakan Tuhan dengan hartamu dan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggur-Nya.”
“ayat Firman ini kita percaya saat kita memberikan persepuluhan dan berbagi kasih dengan mereka yang membutuhkan seperti kepada para janda dan duda miskin dan anak yatim piatu maka kebutuhan hidup kita tercukupi. Ingat bahwa Tuhan punya cara yang dapat membuat kita selalu dicukupkan,” kata KMK Rote Timur dan Landu Leko ini.
Diakhir ibadat juga digelar acara lelang bagi pembangunan sebuah Gereja di Desa Daiama berupa satu ekor kambing, satu karung padi, dua buah semangka, dua buah labu, satu ikat sorgum dan satu kantung kacang tanah. ( Umum, Humas dan Protokol Setda Kab. Rote Ndao ).
Attachments area

27 paket perencanaan fisik

27 Paket Perencanaan Fisik Konstrusi Dipresentasikan


Setda,– Sebanyak 27 paket perencanaan  pembangunan fisik dengan total pagu anggaran lima puluh tiga milyar seratus tujuh puluh delapan juta dua ratus tiga puluh tujuh ribu empat ratus rupiah dipresentasikan oleh konsultan pelaksana di hadapan Bupati Rote Ndao dan forum koordinasi pimpinan daerah ( forkopimda )  serta  Kepala Oragnisasi Perangkat Daerah (OPD) di ruang kerja Bupati Rote Ndao,  kamis ( 30/3 ).

Keduapuluh tujuh paket tersebut tersebar di empat  OPD, pertama Dinas Koperasi UMKM, Perindustrian dan Perdagangan sebanyak empat paket yakni  Jasa konstruksi pembangunan/perluasan Tudameda, Jasa Konstruksi Pembangunan/pengembangan pasar Mbokak, jasa konstruksi renovasi/revitalisasi bangunan Pasar Metina dan lanjutan Revitalisasi Ruang Produksi Tenun Ikat dipresentasikan oleh konsultan pelaksana, Tony Balukh.

Kedua, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang sebanyak sembilan belas paket yakni, di bidang SDA dan Irigasi, Pembangunan Jaringan Irigasi Oemau, Jaringan Irigasi Nates, Irigasi Lopudale dan jaringan irigasi Letelangga  oleh konsultan pelaksana, Melkias Lenggu dan bidang Bina Marga, Peningkatan ruas jalan Sp. Tudameda-Nemberala ( hotmix ), Peningkatan ruas jalan Sanggaoen – Batulai( hotmix ),  Peningkatan ruas jalan Busalangga – Oemilan ( hotmix ), Peningkatan ruas jalan lekunik-Limbalain ( hotmix ), Peningkatan jalan  Nggelak – Oenitas( hotmix ), Peningkatan jalan Ombok – Oelua( hotmix), Peningkatan jalan Panaoen – Rarano ( lapen ), Peningkatan ruas jalan lingkar Bavalala-Koli ( lapen ), peningkatan ruas jalan Olalain-Oendule ( hotmix ), peningkatan ruas jalan Batutua-Oele ( hotmix ), peningkatan ruas jalan Ombok-Oelua ( hotmix ), peningkatan ruas jalan lingkar Kilabakoe-Batilangga ( lapen ) peningkatan ruas jalan lingkar Batutua ( lapen), peningkatan ruas jalan Oelua – Boni ( lapen ) oelh konsultan pelaksana, Robby Kore Ballo dan pembangunan jemabatan Batulilok oleh konsultan pelaksana, Melkias Lenggu.

Ketiga, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja sebanyak tiga paket yakni pembangunan jalan dan bangunan pendukung  jalan satuan pemukian transmigrasi Oenitas, pembangunan listrik tenaga surya ( PLTS ) communal satuan pemukiman transmigrasi Lidor dan pembangunan rumah transmigran dan jembatan keluarga tipe 36 kawasan transmigrasi di desa Oenitas

Dan keempat,  Badan Penanggulangan Bencana Daerah sebanyak satu paket yakni jasa konsultasi perencanaan teknis rehabilitasi ruas jalan Lekunik-Oele ( hotmix ).

Pada kesempatan ini Bupati  Rote Ndao, Drs. Leonard Haning, MM menegaskan agar perencanaan harus sesuai jadwal. “ Perencanaan harus tepat waktu sesuai yang telah ditentukan, kemudian satu minggu setelah presentasi secepatnya dilakukan penyesuaian sesuai dengan usul saran dari unsur forkopimda, asisten dua dan juga kadis PU dan penataan ruang. Hasil penyesuaiannya segera dilaporkan kembali,” tegas Bupati Drs. Leonard Haning, MM.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Negeri Rote Ndao, Hiras Sitanggang,SH,MH meminta kepada PPK dinas Koperasi,UMKM Perindag agar tanah yang akan dibangun pasar  harus  bebas dari masalah, dengan demikian ketika kegiatan pembangunan berlangsung tidak ada complain dari pemilik tanah.

Ketua DPRD Rote Ndao, Alfred Saudila, A.Md berharap kedepan perencanaan pembangunan fisik yang akan dikerjakan disesuaikan dengan kondisi tanah baik tekstur tanah maupun kemiringan tanahnya. “agar  kualitas bangunannya baik, selain itu ada nilai estetikanya,” jelas Alfred Saudila.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan mengusulkan agar di pasar Metina – Ba’a  jangan ada lagi los pasar darurat karena akan nampak kumuh. Untuk itu dia meminta dinas teknis memperhatikan ijin membangun. ( Umum, Humas dan Protokol Setda Kabupaten Rote Ndao )

koni-ronda-

KONI RONDA GELAR RAPAT ANGGOTA DAN PENGURUS CABOR

Setda,– Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Rote Ndao menggelar Rapat Anggota bersama seluruh Pengurus Cabang Olahraga yang ada di Kabupaten Rote Ndao. Agenda rapat dimaksud pertama adalah untuk melakukan evaluasi pelaksanaan Program/Kegiatan tahun 2016, kedua menyusun program/kegiatan tahun 2017 serta mendegarkan informasi kaitan dengan pelaksanaan Rapat Anggota KONI Provinsi NTT termasuk pelaksanaan PON XIX tahun 2016 lalu di Bandung
“ Program dan kegiatan tahun lalu sudah berjalan baik namun kita mesti lakukan evaluasi agar kedepan lebih baik,” kata Sekretaris Umum KONI Rote Ndao, Simson A. Sayd saat mewakili Ketua Umum KONI Rote Ndao Drs. Leonard Haning, MM membuka rapat tersebut di auditorium Ti’i Langga kompleks Perkantoran Bumi Ti’i Langga Permai, kamis ( 23/3 ).
Dirinya menjelaskan bahwa ia ditunjuk memimpin rapat evaluasi dan penyusunan program kegiatan 2017 oleh Ketua Umum KONI karena beliau sedang menjalankan tugas keluar daerah. “ Saya mewakili pak Ketua sebab beliau ada tugas ke Labuan Bajo mengikuti RUPS Bank NTT nanti hasil rapat kita sampaikan setelah beliau kembali,” jelas Sony Sayd.
Tahun 2017 tambah Sony Sayd, program yang akan dilaksanakan antara lain memfasilitasi kegiatan cabang olahraga yang menggelar kejurda di Kabupaten Rote Ndao, pengiriman team atlit cabang-cabang olahraga untuk mengikuti kejuaraan di luar daerah baik tingkat provinsi maupun Nasional, peningkatan SDM pelaku olahraga melalui diklat pelatih, wasit dan juri di tingkat Provinsi dan Nasional dan fasilitasi atlet yang mengikuti ujian kenaikan tingkat.
“ Kita juga memprogramkan bantuan kepada elemen masyarakat yang menggelar berbagai kegiatan olahraga di dalam daerah serta dukungan operasional kegiatan secretariat KONI berupa rapat-rapat, konsultasi, monitoring dan lain-lain,” sambungnya.
Setelah ini kata Sony, akan ada rapat khusus dengan pengurus cabor menjelang pekan olahraga Provinsi tahun 2018 di Kupang. “ Persiapannya sejaumana dan targetnya seperti apa,” tandasnya.
Sementara itu, Sekretaris Perkemi, Daniel Nalle menyampaikan masukan agar kedepan setiap cabang olahraga program/kegiatannya dipaparkan kemudian gunakan skala prioritas cabor mana yang bisa disupport. “ Supaya ketika keluar mewakili daerah ini adalah benar – benar cabor yang diyakini meraih prestasi,” kata Daniel Nalle.
Salah satu pengurus tinju, Novi Billik mengifomasikan bahwa pembinaan cabor tinju hingga saat ini masih terus berjalan. “ Sampai dengan saat ini sebanyak tujuh orang sementara kita latih tapi satu diantaranya akan pindah ke Provinsi Papua. Kita rugi namun mau bilang apa, kita tidak bisa melarang,” kata Novi.
Hanok Lusi, pelatih Criket mengatakan walaupun cabor ini baru di Rote Ndao namun dirinya optimis bahwa akan mendulang medali di Propov NTT minimal perunggu. “ Minimal perunggu karena cabang olahraga ini berprestasi,”kata Hanok. ( Umum, Humas dan Protokol Setda Kab Rote Ndao ).

Kunker Jamintel Kejagung

Pembangunan PLTU Onatali Akan Dilanjutkan

Rote Tengah,– Kunjungan kerja Jaksa Agung Muda Intelijen Republik Indonesia Dr. Adi Toegarisman didampingi Ketua Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Pusat ( TP4P), Aditya Warman, Sekretaris dan Tim TP4P, Kajati NTT, Sunarta bersama Direktur HCM PLN, Muhamad Ali, GM PLN NTT, Richard Safkaur dan rombongan membawa angin segar bagi pembangunan kelistrikan di Kabupaten Rote Ndao, pasalnya kedepan proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap Onatali akan dilanjutkan.

“Setelah kami verifikasi proyek ini akan kami jalankan kembali, agar kebutuhan listrik DI SINI tercukupi, kapan dijalankan kembali? Ya, setelah kami menerima legal opini dari BPKP dan TP4P. Untuk saat sekarang kita masih menggunakan tenaga diesel, nanti PLTUnya gunakan batubara. Akan lebih efisien,” kata direktur HCM PLN, Muhamad Ali di sela-sela peninjauan di lokasi pembangunan PLTU di Kelurahan Onatali, Kecamatan Rote Tengah Kabupaten Rote Ndao, di kompleks selasa ( 21/3/17).

Dia mengatakan PLN sangat mensupport pembangunan di Rote Ndao dengan menyediakan cadangan listrik yang cukup. Hal ini lanjutnya akan memberikan ruang yang bagi investor untuk berinvestasi di Rote Ndao. “ Kita fokus untuk kelanjutan PLTU dengan kapasitas dua kali tiga MW dulu,baru kemudian ditambah dengan sepuluh MG dari PLTMG yang direncanakan akan dibangun di desa Nggodimeda juga di Kecamatan Rote Tengah. Ini bukti bahwa kami sangat mendukung kemajuan pembangunan di Kabupaten Rote Ndao sebagai Kabupaten terselatan NKRI,” tambah Muhamad Ali.

Sementara itu, di tempat yang sama Jaksa Agung Muda Intelijen Republik Indonesia Dr. Adi Toegarisman mengatakan, proyek pembangunan PLTU Onatali adalah salah satu proyek yang bermasalah. Karena itu pihaknya ingin melihat secara langsung kondisi riil di lapangan dan mengumpulkan informasi yang penting kaitan dengan permasalahan PLTU dimaksud.

“ Informasi yang saya terima proyek ini fisiknya sudah mencapai 60 persen sedangkan anggaran yang digunakan baru 50 persen. Jadi kita cek masalahnya dimana, tidak selesai ok, tapi dari anggaran ternyata hasil fisiknya lebih besar dari uang yang keluar. Kita pun berharap program strategis ini dapat dilanjutkan,” kata Jamintel Adi Toegarisman.

Namun menurut Adi Toegarisman, kejelasan pembangunan PLTU Onatali secara formal masih menunggu hasil audit dari BPKP dan dari pihak Kejagung sebagai TP4P akan mengeluarkan suatu pendapat hukum sesuai dengan peranannya yang berlandaskan kebijakan Pemerintah dalam hal ini Presiden bahwa pembangunan kelistrikan adalah proyek strategis nasional yang harus dikawal dan diselesaikan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

“ Semua ini kita lakukan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang lebih cepat,” tandasnya.

Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haing, MM pada kesempatan ini mengatakan pada hakikatnya Pemerintah daerah mendukung penuh setiap program Pemerintah Pusat sesuai dengan kewenangan yang diberikan kepada pemerintah Daerah.

“ Kita wajib mendukung sepanjang itu sesuai dengan kewenangan daerah,” ujar Bupati yang biasa disapa Lens Haning ini.

Dijelaskan, di Rote Ndao masih terdapat tujuh desa di kecamatan Landu Leko yang belum ada jaringan listrik, sedangkan di sembilan kecamatan lainnya sudah ada jaringan listrik namun tidak semua desa di sembilan kecamatan itu sudah memiliki jaringan listrik.

“ Jadi total keselurahan ada 31 desa yang belum memiliki jaringan listrik . Sekarang sudah ada program listrik masuk desa, dikolaborasikan supaya murah dan dapat dijangkau oleh masyarakat di desa,” pinta Bupati Haning.

Terpantau, usai melakukan peninjauan ke PLTU Onatali, rombongan menuju ke Kantor Kejaksaan Negeri Rote Ndao untuk istarihat dan Sholat. Selanjutnya rombongan menuju rumah jabatan Bupati dan melakukan tatap muka dengan Bupati beserta jajaran Pemkab Rote Ndao. Usai tatap muka dilanjutkan dengan santap siang bersama. Rombongan akhirnya menuju ke desa Nemberala dan menginap di sana.

Rencana rombongan kembali esok (22/3/17 ) pagi menggunakan pesawat carteran Trans Nusa dari bandara D.C. Saudale ke Kupang dan selanjutnya menuju ke Jakarta. ( Umum, Humas dan Protokol Setda Kab. Rote Ndao.

elegant-white-wallpapers-wided

ASN Jangan Ragu Mengambil Keputusan Kredit

Sosialisasi kredit perumahan oleh Bank BTN dengan pengembang oleh pengusaha muda Rote Ndao, Simson Polin pemilik Sasando Motor Rote, mendapat sambutan hangat dari para ASN serta pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao yang bertempat di Aula Auditorium Tii Langga, Kamis, (16/3/2017).
Menurut Kepala BTN Cabang Kupang, Benny Budi Anggara, pihak BTN menawarkan kredit perumahan bersubsidi bagi para pegawai yang belum memiliki rumah dengan bunga rendah yaitu 12%, yang akan dibangun tahap pertama 118 unit berlokasi di desa Sanggaoen (belakang Dolog).
“ASN mempunyai hak untuk mengambil kredit rumah mulai dari golongan I dengan gaji minimal Rp.1.2 juta sampai golongan III dengan gaji minimal Rp. 1,8 juta dan maksimal Rp. 4 juta, baik yang sudah mempunyai rumah maupun yang belum dengan masa kerja diatas 5 tahun dapat mengurusnya, karena bank BTN mempunyai kewajiban untuk mengurus itu” kata Beny
Sementara itu Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning,MM pada kesempatan itu mengatakan bahwa dirinya sebagai Bupati mendukung penuh apa yang dilakukan oleh pihak pengembang yang menggandeng bank BTN.
“hari ini ada pihak bank dan ada pihak pengembang, jadi gunakanlah bank untuk mencapai kesejahteraan masyarakat Rote Ndao” kata Bupati
Lanjut Bupati bahwa ia sudah memberikan ijin lokasi untuk pengembang sehingga dalam satu minggu ini sertifikat hak guna bangunan sudah ada dan tidak perlu ragu lagi karena kepastiannya sudah jelas. Untuk itu Bupati mengajak semua ASN yang belum memiliki rumah untuk menyisihkan sedikit gajinya dalam mengambil kredit rumah yang bersubdisi sekitar 12% yaitu pemerintah 7% dan pengembang 5%.
Bupati menambahkan bahwa jika dibandingkan dengan kos-kosan yang ada didaerah ini dengan kisaran Rp. 500.000/bulan dan mengambil kredit rumah Rp.900.000/bulan maka tentu dirinya juga berminat untuk mengambil kredit rumah, dan untuk tipe 36 dengan harga Rp. 135 juta, untuk itu jangan ragu-ragu, diskusikan dengan suami/istri untuk segera daftarkan diri dengan uang muka hanya Rp.1.500.000 sudah bisa memiliki rumah, tidak tinggal di kos-kosan lagi dan uang kos bisa digunakan untuk cicil rumah.(diskominforn)

ASN Mesin Utama Lajunya Pembangunan

Setda,– Aparatur Sipil Negara sebagai mesin penggerak lajunya pembangunan terus diingatkan untuk mempedomani Panca Prasetya Korpri dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya yang mesti ditunjukkan dalam semangat kerja yang berdedikasi, berintegritas dan memiliki loyalitas yang tinggi. Diharapkan, ASN juga tidak hanya menjalankan rutinitasnya tanpa inovasi dan kreatif sebagai wujud profesionalisme ASN yang kreatif dan inovatif.
Selain itu, ASN perlu meningkatkan semangat dan prestasi kerja sesuai dengan kemampuan yang dimiliki oleh masing-masing ASN serta mengupayakan pelaksanaan tugas yang efisien dan efketif. Sehingga apa yang dilakukan tidak terjebak dalam sebuah situasi yang bersifat rutinitas yang berpengaruh kurang baik terhadap kepuasan kerja.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Rote Ndao, Jonas Cornelius Lun, S.Pd pada apel kesadaran Korpri di halaman depan Kantor Bupati Rote Ndao yang dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra, Ir. Untung, Kepala Organisasi Perngkat Daerah dan ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Rote Ndao jumat ( 17/3/17 ) pagi.
Dijelaskan Wabup Lun, pada bulan februari telah dicanangkan Tujuh Sukses Pembangunan 2017 yakni sukses disiplin, sukses kerja, sukses anggaran, sukses epmbangunan dan pelayanan public, sukses tanggungjawab, sukses kesejahteraan rakyat serta sukses evaluasi dan sanksi
“ tujuh sukses ini perlu dijabarkan secara jelas, indikator-indikatornya agar bisa terukur atau capaiannya seperti apa, supaya kita jangan kesulitan, sekaligus prosentasenya keberhasilan kita ketahui ,” jelas Wabup Lun.
Dikatakannya, hal tersebut perlu disampaikan mengingat kemajuan pembangunan menjadi tanggungjawab ASN. “ Kita sadar bahwa kita kerja di dalam tanggungjawab untuk memajukan daerah ini. Karena kitalah mesin utama yang menggerakkkan laju pembangunan, jika tidak diatur dalam standard – standard yang terukur maka kita akan akan terjebak dalam rutinitas kerja yang bisa –biasa saja,” katanya.
Sementara MENPAN sendiri menurutnya, sudah menginginstruksikan supaya setiap Organisasi Perangkat Daerah ( OPD )minimal memiliki satu inovasi dalam pelaksanaan tugas. “Itu sudah ditegaskan dalam surat yang telah disampaikan kepada pimpinan OPD agar mulai merancang inovasi apa yang harus dilakukan bagian dari penjabaran tugas dan tanggungjawabnya,” sambung Wabup Lun
Hal lain yang ditegaskan Wabup adalah Rapat persiapan pelaksanaan kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong, Hari Keluarga Nasional, Hari Kesatuan Gerak PKK dan Gelar Teknologi Tepat Guna tingkat Provinsi yang berlangsung di rumah jabatan Bupati Rote Ndao. “ semua yang diundang untuk mengikuti rapat tersebut harus hadir, kita pastikan kegiatan nanti berjalan lancar. Kita mesti menjadi tuan rumah yang baik ,” harap mantan Kadis PPO Rote Ndao ini.
Wabup Lun menambahkan , saat ini pengawas eksternal yakni BPK sementara berada di Rote Ndao untuk itu dirinya meminta dukungan pimpinan OPD dan staf manfaatkan pemeriksaan awal dengan persiapkan dokumen yang diperlukan,” katanya.
Diakhir arahannya Wabup menyampaikan apresiasi bagi tim penyusun LKPJ, LPPD dan ILPPD yang dilaporankan bahwa sudah siap. “terima kasih atas kerjasama dan koordinasi yang baik dimana kita targetkan selesai bulan maret ini. Dan itu telah dilaksanakan dengan baik karena kemarin saya sudah dilaporkan bahwa LKPJ, LPPD dan ILPPD sudah selesai disusun,” tutup Wabup Lun. ( Umum, Humas dan Protokol Setda Kabupaten Rote Ndao ).