ujian-sd2017

3.240 Pelajar SD Siap Ikut Ujian di Rote


BA’A – Sebanyak 3.240 orang siswa sekolah dasar di Rote Ndao yang siap untuk mengikuti ujian sekolah.
Demikian, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rote Ndao, Yosep Pandie kepada media, Selasa (2/5/2017).
Pandie mengatakan, kesiapan semua sekolah dalam menghadapi ujian sekolah maupun ujian nasional (UN) yaitu sekolah-sekolah sudah melakukan kegiatan evaluasi bagi siswa baik melalui tes try-out dan kegiatan bimbingan belajar lainnya, hasilnya cukup baik, bahkan hasil try-out jauh lebih baik dibanding tahun lalu.
“kami berharap dengan nilai yang cukup baik diperoleh melalui kegiatan evaluasi tentunya dapat juga memotivasi para siswa untuk nantinya nilai hasil ujian bisa lebih baik lagi,” ujar Pandie.
Lanjutnya, dari data jumlah siswa yang akan mengikuti ujian untuk tingkat SD sebanyak 3.240 siswa dan SMP sebanyak 2.602 siswa, sehingga total keseluruhan siswa yang mengikuti ujian nasional sebanyak 5.842 siswa untuk tingkat SD dan SMP.
Pandie menjelaskan, jadwal ujian SMP dilaksanakan (2,3,4 dan 8 Mei 2017) jumlah sekolah sebanyak 39 sekolah. Untuk sistem ujiannya, ujian Nasional Kertas Pensil 38 Sekolah dan Ujian Nasional Berbasi Komputer (UNBK) 1 Sekolah dengan jumlah peserta Ujian 2.602 siswa.
Sementara itu untuk Sekolah Dasar (SD) ujian dilaksanakan (15-19 Mei 2017), jumlah sekolah yang menjadi peserta penyelengara ujian sebanyak 142 sekolah.
“119 sekolah negeri dan 23 sekolah swasta sehingga totalnya 142 sekolah, dari jumlah itu peserta ujian totalnya 3.240 siswa,”. (rool)

kelulusan sma

Hindari Corat-Coret, Siswa Pakai Pakaian Adat Rote Saat Pengumuman UN


Rote, Siswa SMA dan SMK di Rote mengenakan pakaian adat saat menghadiri pengumuman hasil Ujian Nasional (UN). Tradisi mewajibkan para siswa mengenakan pakaian adat saat pengumuman hasil Ujian Nasional (UN) ini sudah ada sejak tahun ajaran 2015 silam.
Pantauan media di SMK Negeri 1 Pantai Baru, SMAN 1 Rote Barat Laut dan SMA Negeri 1 Lobalaian para siswa mengenakan pakian adat pada pengumuman UN berlangsung pada sore hari, Selasa (2/5/2017) disekolah masing-masing.
Kepala Sekolah SMAN 1 Rote Barat Laut Victorio R Nalle, S.Pd kepada media, Selasa (2/5) mengatakan para siswa dan siswi yang akan menerima hasil Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2016/2017 wajib mengenakan pakian adat Rote.
“pria mengenakan ti’i langga dan wanita mengenakan sarung dan bula molik, tujuannya agar terhindar ada aksi corek pakian seragam,” jelasnya.
Jumlah siswa yang mengikuti UN sebanyak 220 siswa-siswi dan hasil ujiannnya lulus semua atau 100%. Walau semua siswa lulus, tetapi nilainya bervariasi mulai dari 0,% hingga 8,%.
“siswa berjumlah 220 Siswa yang tersebar di tiga Jurusan. Jurusan Bahasa berjumlah 30 siswa, Jurusan IPA sebanyak 58 siswa dan Jurusan IPS sebanyak 132 siswa,” tambah Nalle.
Lanjutnya, kelulusan tahun ajaran 2016/2017 bukan karena nilai UNnya tinggi tetapi ada 3 faktor yang di nilai oleh pihak sekolah pada diri para siswa yaitu sikap dan kelakuan para peserta didik.
“bagi siswa yang ingin kuliah di luar daerah dan ingin mengambil SKHU mulai besok, (hari ini, 3 Mei –red) agar bisa mendatangi sekolah untuk diproses SKHU,” kata Nalle.
Ia menambahkan, para siswa-siswinya yang mendapat peringkat 1, 2 dan 3 dari 220 siswanya adalah Krista Henuk dengan nilai 88,0., Kriston A Solumodok dengan nilai 74,0 dan Frengky J.Dethan dengan nilai 70,0.
Terpisah, Kepala Sekolah di SMK Negeri 1 Pantai baru Frederikus L. Suryatna, S.Pd kepada media mengatakan hal yang senada terakit hindari aksi corat-coret, ia mewajibkan para siswa-siswinya mengenakan pakian adat.
“saya wajibkan para siswa mengenakan pakian adat agar mengantisipasi corat-coret seragam. Sejak jauh hari pihak sekolah telah menyepakati dengan para orang tua wali,” kata Frederikus. (Rool)

pembukaansidang-2

PEMBUKAAN SIDANG I DPRD 2017

PENYAMPAIAN LKPJ WAHANA BERBAGI PERAN
Setda,–Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban ( LKPj)sebagai refleksi dari nilai-nilai demokrasi yang diwujudkan oleh DPRD sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah yang mengemban fungsi sebagai lembaga wakil rakyat. Dengan demikian mekanisme laporan keterangan pertanggungjawaban Bupati Rote Ndao tahun 2016 merupakan wahana untuk saling berbagi peran dalam menganalisa kondisi kinerja Pemerintah Daerah yang telah dilakukan sepanjang tahun berjalan.

Dampak dari hal ini tentunya akan semakin mendorong tumbuhnya semangat objektivitas dalam memotret kinerja Pemerintah Daerah yang dilandasi kemitraan untuk saling melengkapi dalam menerjemahkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Hal ini adalah sebagai konsekuensi logis dari penyelenggaraan pemerintahan daerah yakni Kepala Daerah wajib menjalankan pemerintahan secara demokratis dan partisipatif untuk kesejahteraan masyarakat.

Hal ini disampaikan Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning, MM dalam sambutannya pada pembukaan sidang I DPRD Kabupaten Rote Ndao di ruang sidang DPRD Rote Ndao,selasa ( 2/5/17 ) pagi.

Bupati Haning mengatakan pada tahun anggaran 2016 Pemerintah Kabupaten Rote Ndao telah melakukan upaya dalam penyelenggaraan berbagai urusan untuk mewujudkan peningkatan pelayanan kepada masyarakat, peningkatan kesejahteraan masyarakat dan peningkatan daya saing daerah yang merupakan tujuan penerapan otonomi daerah.

BUPATI AJAK TINGKATKAN POTENSI UNGGULAN
Pada kesempatan ini Bupati juga mengajak semua pihak untuk turut serta meningkatkan potensi unggulan yang ada di Kabupaten Rote Ndao guna mencapai swasembada pangan di masa yang akan datang.
“ Kita tunjukan bahwa walaupun Rote Ndao merupakan salah satu daerah di NTT yang beriklim kering dan panas tetapi melalui berbagai pemikiran yang cerdas dalam memanfaatkan berbagai teknologi tepat guna kita dapat memaksimalkan segala sumber daya yang ada untuk dapat mensejahterahkan kehidupan masyarakat di Kabupaten Rote Ndao,” kata Bupati Haning.
Sementara itu, Ketua DPRD Rote Ndao, Alfred Saudlila, A.Md mengatakan esensi dari persidangan pertama DewanPerwakilan Rakyat Daerah kabupaten Rote Ndao tahun 2017 ini merupakan momentum bagi Bupati Rote Ndao selaku Kepala Daerah untuk memenuhi kewajiban konstitusionalnya dalam memberikan laporan keterangan pertanggungjawaban atas penyelenggaraan pemerintahan pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan di kabupaten Rote Ndao kepada DPRD kabupaten Rote Ndao sebagai representasi dari seluruh rakyat di daerah ini, sesuai amanat Undang-UndangNomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah dan peraturan pemerintah nomor 3 tahun 2007 tentang LPPD, LKPjKepala Daerah kepada DPRD dan ILPPD kepada masyarakat.

Melalui persidangan pertama ini, lanjut Saudila, kita akan mengetahui berbagai keberhasilan maupun hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan pembangunan di tahun anggaran 2016, sehingga dapat menjadi pembelajaran dan evaluasi kinerja bagi kita semua di masa kini maupun di masa mendatang, khususnya bagi pemerintah kabupaten Rote Ndao selaku pelaksana berbagi program kegiatan pembangunan. ( Umum, Humas dan Protokol Setda Kabupaten Rote Ndao )

hardiknas-2017

Bupati Rote Ndao Pimpin Upacara Hardiknas


Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning, MM menjadi inspektur upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional, Selasa (2/5/2017) di halaman depan kantor Bupati Rote Ndao.

Upacara yang dimulai pukul 08.00 Wita ini diikuti oleh unsur Forkopimda Rote Ndao, Sekretaris Daerah Rote Ndao, para Asisten, pimpinan OPD dan ASN lingkup pemkab Rote Ndao, perwakilan dari Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Rote Ndao.
Dalam upacara hari pendidikkan tahun ini para peserta juga menggunakan pakaian adat Rote Ndao.
Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning pada peringatan hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2017 itu membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI
Selain itu Bupati mengatakan bahwa dihari pendidikan nasional ini harus dihayati benar, mari kita bahu-membahu meningkatkan kualitas pendidikan nasional ini lebih khusus di daerah Kabupaten Rote Ndao.
Lebih lanjut Bupati mengatakan bahwa dalam reformasi pendidikan nasional yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari reformasi seluruh sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara ini masih banyak orang hanya sebagai penonton, untuk itu mari merefleksi diri karena dalam kepemimpinan yang diajarjan oleh tokoh pendidikan nasional Ki Hadjar Dewantara bahwa seorang pemimpin dalam memimpin bawahannya dia memberikan instruksi dan petunjuk.
“bukan mencatat dan mencatat menghabiskan buku di toko, tidak pernah ada petunjuk dan akhirnya lupa” kata Bupati Haning.
Pemimpin itu hadir untuk memecahkan masalah, bukan belajar dari staf hingga akhir masa jabatannya masih belajar dan belajar, untuk itu momentum hari Pendidikan Nasional ini mengacu pada kepemimpinan Ki Hadjar Dewantara dengan 3 laku yaitu memberikan semangat, teladan sekaligus memberikan petunjuk untuk memecahkan masalah. (diskominfo)

picture-2pelantikan nasdem

Victor Laiskodat Lantik Jajaran DPD Partai NasDem Rote Ndao


Sanggaoen – Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem, Viktor Bungtilu Laiskodat pada Selasa (2/5) siang melantik Ketua dan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kabupaten Rote Ndao. Selain pelantikan jajaran pengurus DPD, pada kesempatan itu juga digelar pelantikan ratusan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) untuk tingkat Kecamatan dan Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) untuk tingkat kelurahan dan desa. Pelantikan Badan Pengurus DPD,DPC dan DPRt Partai Nasdem Kabupaten Rote Ndao pada Selasa (2/5) siang bertempat di rumah Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Rote Ndao di Nee, Desa Sanggaoen, Kecamatan Lobalain.
Pantauan media, kedatangan Ketua DPP Partai Nasdem, Viktor Bungtilu Laiskodat dan rombongan disambut oleh ratusan Manaleo (tokoh adat, jajaran pengurus DPW Nasdem, Sekretaris DPW Partai Nasdem NTT, Alex Ena., Ketua DPD Nasdem Rote Ndao, Leonard Haning beserta jajaran pengurus DPD, DPC, DPRt yang akan dilantik, para ketua partai di Rote Ndao, jajaran Forkopimda dan ratusan undangan lainnya. Kegiatan diawali dengan pembacaan Manifesto Partai Nasdem oleh salah satu anggota partai dan dilanjutkan dengan pelantikan jajaran pengurus DPD oleh Ketua DPP Partai Nasdem, Viktor Bungtilu Laiskodat.
Usai pelantikan pengurus DPD, dilanjutkan dengan pelantikan DPC Partai Nasdem se Kab. Rote Ndao oleh Ketua Bapilu DPW Partai Nasdem Provinsi NTT, Alex Ena dan dilanjutkan dengan pelantikan jajaran pengurus DPRt pada seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Rote Ndao oleh Ketua DPD.Partai Nasdem Kabupaten Rote Ndao, Leonard Haning.
Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Rote Ndao, Leonard Haning dalam sambutannya menyampaikan, dirinya mengucapkan rasa terimakasih atas kehadiran Ketua DPP Partai Nasdem, Viktor Bungtilu Laiskodat atas kesediannya melantik jajaran pengurus Partai Nasdem Kab.Rote Ndao. Menurutnya, dengan telah dilantiknya jajaran pengurus dari tingkat DPD, DPC sampai DPRt, pihaknya telah membulatkan tekad untuk melanjutkan perjuangan restorasi dan memenangkan berbagai perhelatan dalam Pemilu ke depan.
“warna perjuangan boleh berbeda, tetapi hanya satu yang ingin dicapai, kemakmuran masyarakat Rote Ndao “ ujar Leonard Haning.
Sementara itu, Ketua DPP Partai Nasdem Kab.Rote Ndao, Viktor Bungtilu Laiskodat menyampaikan dirinya mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus yang telah dilantik baik pengurus tingkat DPD, DPC maupun pengurus tingkat DPRT. Menurutnya, sebagai kader partai, dirinya merasa bahagia bisa hadir ditengah-tengah anggota partai dan masyarakat di Rote Ndao melihat bagaimana animo dan semangat membangun sebuah partai politik yang baik.
Dikatakan Viktor Laiskodat, memang pekerjaan sebagai seorang politisi itu sangatlah berat. Mengutip Filsuf Perempuan, Hana Arendth, Viktor mengatakan Politik itu adalah sebuah karya mulia untuk melahirkan yang tidak ada menjadi ada. Karena itu seorang politisi itu dibawah sedikit dari Tuhan. Oleh karena itu, para politisi selalu dipanggil bila ia duduk sebagai anggota DPR merupakan representasi dari rakyat, kedaulatan rakyat ada di pundaknya dan dipanggil yang terhormat.
Menurutnya, hal ini menunjukkan yang bersangkutan punya kewenangan untuk mampu mendesain, ,merencanakan hal – hal yang tidak pernah dipikirkan oleh rakyat kebanyakan untuk dilahirkan, diadakan untuk dilihat dan berguna bagi masyarakat. Hal ini sesungguhnya hakekat dari politisi. Oleh karena itu, tidaklah mudah untuk menjadi politisi. Seorang politisi itu harus tahan uji. Seorang politsi harus terbiasa dan hidup bersama masyarakat. (Rool)

gub-buka-pencanangan-bbmg-2017

Gubernur Nusa Tenggara Timur Secara Resmi Mencanangkan Puncak Bulan Bakti Gotong Rorong di Desa Sanggaoen

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Drs. Frans Leburaya secara resmi mencanangkan puncak Bulan Bakti Gotong Royong ke-14, Hari Kesatuan Gerak PKK ke-45, Hari Keluarga Nasional ke-24 dan Gelar Teknologi Tepat Guna ke-3 Tahun 2017 di Desa Sanggaoen, Kecamatan Lobalain, Kompleks Perkantoran Bumi Tii Langga Permai, Kabupaten Rote Ndao, Jumat (28/04/2017) pagi.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur NTT, Frans Lebu Raya mengatakan bahwa pentingnya gotong royong dalam kehidupan manusia karena manusia adalah makluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain karena sudah dari dulu unsur budaya kita adalah gotong royong, namun saat ini dengan semangat individualisme yang mulai muncul dari mana-mana sehingga membuat gotong royong mulai terkikis, maka nilai-nilai gotong royong perlu dibangkitkan kembali, untuk itu setiap tahun pemerintah selalu mencanangkan bulan bakti gotong royong.
Sejalan dengan itu sejak tahun 2008 dirinya selaku gubernur mencanangkan NTT menjadi provinsi koperasi karena dari situlah semangat gotong royong dan kekeluargaan terjaga, karena untuk membangun desa tidak hanya dilakukan oleh sebuah badan usaha saja tetapi harus dilakukan secara partisipasif oleh seluruh masyarakat, itulah filosofi membangun desa.
“dengan gotong royong identitas komunitas kita pasti akan tetap terjaga, tetapi ketika gotong royong hilang dan muncul individualisme maka identitas komunitas pasti akan hilang juga” kata Gubernur Leburaya.
Selain itu juga guberur berpesan untuk bersama bergotong royong membangun keluarga didesa dengan program Keluarga Berencana harus terus didorong untuk menekan angka kematian bayi dan ibu melahirkan. Dengan ikut program KB dan persalinan ditangani petugas kesehatan, dengan sendirinya risiko kematian akan berkurang, dengan BKKBN dua anak cukup.
Gubernur Leburaya juga menambahkan bahwa masyarakat didesa juga masih memiliki kemampuan terbatas untuk itu perlu menghasilan Teknologi Tepat Guna yang bisa diterapkan oleh masyarakat desa yang masih memiliki kemampuan.
“untuk itu melalui Gelar Teknologi Tepat Guna, dari waktu ke waktu perlu dikembangkan sehingga mudah-mudahan ada teknologi yang lebih baik, lebih canggih lagi walaupun sederhana tetapi bisa membawa produksi yang lebih tinggi”kata Frans Leburaya.
Pada kesempatan itu juga gubernur NTT melakukan penandatangan prasasti kampung KB dan dilanjutkan dengan pembacaan panca ikrar masyarakat kampung keluarga berencana kabupaten Rote Ndao oleh salah satu perwakilan desa sasaran kampung KB, Dortia Dulik dari desa Suebela kecamatan Rote Tengah.(diskominfo)

gub-sawah-mokdale

Gubernur NTT Panen Raya Padi di Kompleks Persawahan Mokdale


Gubernur Nusa Tenggara Timur, Frans Lebu Raya didampingi Bupati Rote Ndao, Leonard Haning, Forkopimda Rote Ndao dan sejumlah pejabat melakukan panen padi di kompleks persawahan Leletehenak, kelurahan Mokdale, kecamatan Lobalain, Kamis (27/4/2017) sore.
Frans dalam kesempatan itu, memberikan apresiasi kepada para petani yang telah bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi keluarga, bahkan ada kelebihan untuk dijual, juga kepada para penyuluh pertanian yang telah mendampingi para petani.
“perlu penggunaan teknologi yang tepat, pupuk, dan bibit yang baik akan menghasilkan hasil yang baik pula, dengan demikian Rote Ndao menjadi lumbung padi di NTT, karena memenuhi kebutuhan bulog sehingga beras Rote bisa kesemua wilayah NTT termasuk dikirim ke Adonara,” Kata Frans.
Gubernur juga memberikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten Rote Ndao yang mendorong sektor pertanian sehingga membantu masyarakat NTT.
“saya berterima kasih, kabupaten Rote Ndao merupakan salah satu wilayah penghasil lumbung padi di NTT,” Ujar Frans.
Sementara itu, Bupati Haning mengatakan pemerintah telah menjaga mata air di Ba’a yang mengairi puluhan hektar sawah. Ia juga melarang warga agar tidak membangun rumah disekitar daerah resapan air, sumber mata air oemau dan tangga loi.
Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Rote Ndao, Stefanus Saek mengatakan persawahan Mokdale luasnya mencapai 25 Hektar, setiap tahun dua kali tanam, setiap hektar menghasilkan Gabah 2,75 Ton, sehingga dari total 25 hektar mencapai 182 Ton, hal ini terus dipertahankan setiap tahun dengan beni unggul, teknologi tepat guna yang didampingi para penyuluh pertanian.
Sementara itu, salah seorang pengarap sawah Seprianus Salau mengatakan dirinya tahun ini baru mengarap sawah tersebut dengan luasannya 1,5 hektar.
Seprianus senang karena panen perdana secara simbolis bersama Gubernur NTT.
“saya tahun ini baru garap sawah ini, tapi saya senang Gubernur yang datang panen bersama, ” kata sepri dengan senyum bahagia.
Hal senada juga diungkapkan salah satu petani di Mokdale, Berta Mandala mengaku senang karena panen perdana bersama Gubernur NTT. Mandala juga berharap kedepan pemerintah bisa membantu pendistribusian pupuk tepat waktu agar produksi padi bisa meningkat.
Sebelumnya, Gubernur didampingi Ketua PKK Provinsi NTT, Ny. Adinda Lebu Raya menyempatkan diri menanam pohon secara simbolis dibilangan Perkantoran Bumi Ti’i Langga, kemudian dilanjutkan dengan Panen Padi di Leletehenak, kelurahan Mokdale. (rool)

bupati-buka-ttg

Bupati Rote Ndao Membuka Secara Resmi Kegiatan Gelar Teknologi Tepat Guna Ke-3

Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning,MM mebuka kegiatan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-3 yang dirangkai dengan Bulan Bhakti Gotong Royong ke-14, Hari Kesatuan Gerak PKK ke-45 dan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-24 Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur yang diadakan dihalaman Auditorium Ti’i Langga Permai, Kabupaten Rote Ndao, Rabu(26/04/2017) sore.
Kegiatan Gelar Teknologi Tepat Guna dan pameran kerajinan tingkat Provinsi NTT tahun 2017 yang mengambil tema “Dengan Dana Desa Kita Tingkatkan Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Teknologi Tepat Guna untuk kesejahteraan dan kedaulatan desa”.
Bupati Rote Ndao, Leonard Haning dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan gelar teknologi tepat guna ini mengingatkan kita pada perenungan sekaligus sebuah refleksi terhadap potensi yang kita miliki di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang belum dimanfaatkan secara baik dan upaya bagaimana merangkai teknologi tepat guna untuk menopang ekonomi masyarakat desa dalam menunjang kehidupan yang lebih sejahtera dan berkeadilan.
Lanjut Haning, kegiatan teknologi tepat guna dan pameran kerajinan ini merupakan kegiatan tahunan untuk memasyarakatkan hasil teknologi tepat guna yang ditemukan dan dikembangkan oleh anak-anak kita sendiri dalam bentuk rancang bangun yang tersebar diseluruh kabupaten/kota se-NTT, selain itu juga dalam gelar teknologi tepat guna ini terdapat pameran yang dijadikan sebagai ajang promosi sekaligus pertukaran informasi terkait pengembangan dan pemanfaatan teknologi tepat guna untuk kemajuan masyarakat khususnya yang tinggal dipedesaan.
“saya berharap dengan gelar telnologi tepat guna dan pameran ini mengingatkan kita untuk fokus pada sektor yang benar-benar memiliki potensi untuk dikembangkan dan dibutuhkan oleh masyarakat itu sendiri” kata Bupati Haning.

Sementara itu Kepala Dinas PMD Provinsi NTT, M. P. Florianus mengatakan bahwa kegiatan gelar teknologi tepat guna dan pameran hasil kerajinan serta hasil olahan panen masyarakat tahun ke-3 tingkat Provinsi NTT tahun 2017 ini di Kabupaten Rote Ndao sesuai dengan tema yang telah diambil yaitu “Dengan Dana Desa Kita Tingkatkan Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Teknologi Tepat Guna untuk kesejahteraan dan kedaulatan desa”, tema ini merupakan spirit sekaligus implementasi dari UU No.6 tahun 2014 tentang Desa, sehingga regulasi ini memberikan peluang yang lebih besar untuk mendapat perhatian yang lebih besar dari pemerintah provinsi dan kabupaten untuk melakukan percepatan pembangunan di desa, untuk itu kegiatan gelar Teknologi Tepat Guna ini diselenggarakan setiap tahun dikabupaten secara bergilir sebagai ajang promosi alat-alat teknologi tepat guna dan produk-produk unggulan dari masing-masing kabupaten/kota serta ajang pertukaran informasi.
Lebih lanjut Florianus mengatakan bahwa salama 3 tahun kegiatan pameran teknologi tepat guna, hari ini di Kabupaten Rote Ndao merupakan stan yang paling banyak dari tahun-tahun sebelumnya dikabupaten lain yaitu berjumlah 51 stan.
Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Rote Ndao, Jonas C. Lun,S.Pd, semua unsur Forkopimda Rote Ndao, Kepala Dinas PMD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-NTT, Ketua dan Wakil Ketua Tim PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota se- NTT, Kepala BKKBN Provinsi dan Kabupaten/Kota se-NTT, Sekretaris Daerah Rote Ndao, Kepala OPD Lingkup Pemkab Rote Ndao, para Camat, Lurah dan Kepala Desa se-Rote Ndao, Kepala BUMN dan BUMD se-Rote Ndao, tokoh agama dan tokoh adat.(diskominfo)

jalan-sehatharganas-17

Wakil Bupati Rote Ndao Memimpin Jalan Santai dalam Menyambut BBGRM, HKG PKK, HARGANAS dan TTG.

Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong ke-14, Hari Kesatuan Gerak PKK ke-45, Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-24 dan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-3 Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur yang diadakan di Kabupaten Rote Ndao diikuti oleh Kabupaten/Kota se-NTT pada tanggal 26-28 April 2017 dihalaman Aula Auditorium Ti’i Langga Permai
Sebelum kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Gubernur sore nanti (Rabu,26/4) namun Pemerintah Kabupaten Rote Ndao pagi harinya menggelar Jalan Sehat yang diikuti oleh seluruh pegawai lingkup Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, pegawai BUMN serta para pelajar yang dipimpin oleh Wakil Bupati Rote Ndao, Jonas C. Lun,S.Pd, Wakil Ketua Tim PKK Prov. NTT, Ketua Tim PKK Kab. Rote Ndao, Ny. Paulina Haning-Bullu,SE.
Jalan santai ini mengambil rute dari pelabuhan Baa melewati jalan pinggir laut menuju Metina dan kembali melewati Toundao dan berakhir di lapangan pelabuhan Baa. Setibanya di pelabuhan Baa diadakan Door Price dengan pengambilan nomor undian, setelah itu dilanjutkan dengan penanaman anakan pohon diterminal pelabuhan Baa.
Gubernur Nusa Tenggara Timur juga menurut rencana akan membuka secara resmi kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong ke-14, Hari Kesatuan Gerak PKK ke-45, Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-24 dan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-3 Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur dihalaman depan Aula Auditorium Ti`i Langga Permai, dan selain itu juga Gubernur akan melakukan panen raya padi di kompleks persawahan Mokdale.
Selain itu dalam memeriahkan kegiatan ini diadakan pameran Teknologi Tepat Guna yang diikuti oleh OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan kabupaten/kota se-NTT , BUMN serta digelar panggung hiburan pada malam hari. (diskominfo)

bkkbn-workshop-rn

Workshop ASN BKKBN : ASN DITANTANG TINGKATKAN KEMAMPUAN

Rote Tengah,– Di era reformasi dan demokrasi keberadaan dan kinerja aparatur sipil negara ( ASN ) selalu mendapatkan sorotan maupun kritikan tajam dari semua elemen masyarakat. Oleh karena itu kemampuan dan kewajiban aparatur sipil Negara ditantang untuk ditingkatkan  sebagai jawaban atas harapan masyarakat.

Bupati Rote Ndao Drs. Leonard Haning, MM  mengatakan hal tersebut dalam sambutannya yang dibacakan asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Melyanus Mandala saat membuka Workshop Pengelolaan Kepegawaian bagi ASN BKKBN Perwakilan NTT di aula Hotel Tiberias, jumat ( 21/4/17 ) pagi.

ASN lanjut Bupati Haning, diharapkan dapat memahami dengan baik esensi dari UU Nomor 5 tahun 2014, sehingga dapat memperbaiki kinerja, perilaku dan profesionalisme sebagai aparatu pemerintah agar mampu membeikan kontribusi positif bagi tercapainya reformasi birokrasi disetiap bidang kerja masing-masing.

Dikatakannya dalam hal meningkatkan kinerja dan kontribusi ASN bagi pembangunan di Kabupaten Rote Ndao maka Pemkab Rote Ndao mengkristalkan dalam bentuk “ tujuh sukses 2017” yaitu sukses disiplin, sukses kerja, anggaran, pembangunan dan pelayanan public, tanggungjawab,sukses kesejahteraan rakyat dan sukses evaluasi dan sanksi.

Bupati menambahkan dengan tujuh deklarasi tujuh sukses ini diharapkan setiap ASN di Rote Ndao dapat bekerja dengan motivasi yang tinggi dan terpatron dalam budaya kerja yang efektif dan efisien. “ hal ini saya kedepankan dengan harapan dapat menginspirasi tumbuhnya suatu nilai baru dalam menciptakan budaya kerja di lingkungan perwakilan BKKBN Provinsi NTT dalam mengemban tugas pengabdian di bidang kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga di NTT,” pungkasnya.

Ketua Panitia Workshop, Merry Wadu, SH dalam laporannya mengatakan melalui workshop tersebut diharapkan dapat tercapai pengelolaan manajemen ASN melalui tata kelola pelayanan administrasi kepegawaian yang terpadu. “ Narasumber dalam kegiatan ini yaitu, Kepala Biro Kepegawaian BKKBN Pusat, Drs. Wahidin, M.Kes dan Plt. Kepala BKKBN NTT, Drs. Esy Malelak sedangkan peserta ada 57 orang  yakni, pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional tertentu dan pejabat fungsional umum dan kegiatan dijadwalkan berlangsung selama 4 hari,” kata Kasubag Kepegawaian BKKN Perwakilan NTT ini.  ( Umum, Humas dan Protokol Setda Kab. Rote Ndao )