WhatsApp Image 2022-10-05 at 13.27.46

Dandim 1627 Rote Ndao Pimpin Upacara HUT TNI ke-77 tahun 2022 di Destinasi Pantai Tolanamon Rote Selatan

Bertempat di area tempat wisata Pantai Tolanamon Desa Inaoe, Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao telah berlangsung upacara dalam rangka HUT TNI ke 77 tahun 2022 dengan tema “TNI adalah kita”. Rabu (05/10/2022).

Bertindak sebagai Inspektur upacara Dandim 1627 Rote Ndao Letkol (Inf) Bayu Panji Bangsawan S.Si.M.H., Komandan Upacara Danramil 1627-02 Pantai Baru-Rote Timur Kapten Kav. Agustinus Nada dan perwira upacara Letda Marsel Lette.

Dalam amanatnya Dandim 1627 Rote Ndao Letkol (Inf) Bayu Panji Bangsawan S.Si.M.H menyampaikan bahwa adanya survei dari beberapa lembaga untuk TNI yang mendapat kepercayaan tertinggi dari masyarakat.

“Survei dari beberapa lembaga untuk TNI yang mendapat kepercayaan tertinggi dari masyarakat seperti IPI (Indikator Politik Indonesia), LSI (Lembaga Survei Indonesia), CSIS (Centre for Strategic and International Studies). Untuk itu saya menghimbau kepada seluruh prajurit TNI  dan PNS TNI untuk selalu menjaga kepercayaan masyarakat dengan bertindak dan berucap sesuai dengan tugas pokok TNI karena TNI adalah Kita” tegas Bayu.

Hadir dalam kegiatan tersebut Forkopimda Kabupaten Rote Ndao, Wakapolres Rote Ndao, PJU Polres Rote Ndao, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Rote Ndao, perwakilan BNN Kabupaten Rote Ndao, perwakilan Kejaksaan Negeri Baa, para Kepala Desa serta para tokoh masyarakat.

Adapun beberapa rangkaian acara yang dilaksanakan setelah upacara :

Kegiatan dilanjutkan dengan pembersihan pesisir pantai Tolanamon oleh peserta upacara dan dilakukan pemotongan tumpeng oleh Danlanal Pulau Rote, Asisten pemerintahan dan kesra Setda Kabupaten Rote Ndao dan Wakapolres Rote Ndao yang diberikan kepada 3 orang prajurit termuda dari TNI AD dan TNI AL.

Adapun peserta dalam upacara tersebut :
1 Pleton TNI AD, 1 Pleton TNI AL, 1 Pleton Polri, 1 Pleton PolPP, 1 Pleton Dinas Perhubungan Kabupaten Rote Ndao, 1 Pleton Siswa/i SMUN I Rote Selatan dan 1 Pleton SMPN I Rote Selatan. (BidKom _DKISPRN)

WhatsApp Image 2022-10-04 at 08.50.48

Kick Off  REACTION Berlangsung 3 Oktober 2022

Bertempat di Aula Kantor Bapelitbang Kabupaten Rote Ndao, Kick Off Kegiatan Reaction berlangsung pada hari senin, 3 Oktober 2022. Reaction yang merupakan singkatan dari Rote English Assistance For Creating Brighter Generation merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh Pemerintah Daerah kabupaten Rote Ndao melalui Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kab. Rote Ndao.  Tujuan dari Reaction adalah mempersiapkan para kandidat penerima beasiswa agar dapat memenuhi berbagai persyaratan yang diperlukan untuk bisa melamar dan memperoleh beasiswa di luar Negeri.

Kegiatan ini merupakan kerjasama Pemerintah Daerah Kabupaten Rote Ndao dengan para Tutor yang berasal dari lembaga kursus Bahasa Inggris bertaraf internasional seperti IALF Bali dan EF Bali. Keterlibatan para tutor adalah berkaitan dengan persiapan materi Pelatihan, metode pelatihan serta tenaga pengajar. Selain itu, Reaction juga melibatkan Para Alumni Australian Awards Scholarships dan New Zealand Scholarship  sebagai mentor yang juga mendampingi selama dua bulan kegiatan ini berlangsung. Pendampingan yang dilakukan berkaitan dengan peningkatan kemampuan Bahasa Inggris dan juga strategi pemilihan beasiswa luar negeri serta pembuatan Aplikasi yang berkualitas untuk meningkatkan kemungkinan keterpilihan sebagai awardee. 

Pada Tahun 2022, Kegiatan Reaction difokuskan pada pelamar non ASN dan  semenjak informasi penerimaan disebarkan,  mendapatkan respon positif dan animo yang tinggi dari para pemburu beasiswa yang ditujukan lewat jumlah pelamar sebanyak 72 orang yang berasal dari  Kabupaten Rote Ndao dan sekitarnya. Melalui proses seleksi pada akhirnya mendapatkan dua puluh peserta dan empat orang sit in. (AP)

WhatsApp Image 2022-10-05 at 13.25.20

Upacara Tabur Bunga sambut HUT TNI ke-77 Tahun 2022 di Dermaga TPI Tulandale

Menyambut HUT TNI ke-77 tanggal 5 Oktober 2022 yang akan datang, TNI melaksanakan acara tabur bunga yang dilaksanakan di Dermaga TPI Tulandale,kelurahan Metina,kecamatan Lobalain. senin (03/10/22).

Upacara Tabur Bunga bertujuan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur serta dapat merenungkan setiap perjuangan para pahlawan yang telah mengharumkan bumi pertiwi dengan berjuang untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Upacara Tabur Bunga dipimpin Komandan Lanal Pulau Rote Letkol Laut (P) M. Noordin Mutaqien,S.E, selaku Inspektur upacara, acara diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dan diakhiri dengan tabur bunga.

Komandan Noordin, menjelaskan bahwa acara tabur bunga didermaga TPI hari ini sebagai pengganti kegiatan Ziarah ke taman makam pahlawan karena di Rote tidak ada taman makam Pahlawan.

Setelah tabur bunga, dilaksanakan bakti sosial di Panti Asuhan Yayasan Mercy Indonesia Cabang Rote Ndao, Desa Baadale, Kecamatan Lobalain serta pembagian sembako.

” Kita berikan sembako berupa beras, telur, mie dan sebagainya. Mudah-mudahan itu bisa untuk satu bulan ” jelasnya.

Noordin juga menjelaskan bahwa sinergitas antara TNI dan masyarakat bahkan semua elemen sudah terjalin dengan baik dan berlangsung sudah lama sejak TNI berdiri.

“TNI itu tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional. Karena TNI itu tentara yang memang betul terbentuk dari rakyat. Yang jelas kita di Daerah Terselatan ini baik bersinergi dengan masyarakat maupun instansi-instansi yang lain kita bahu-membahu dalam rangka menjaga kedaulatan” sambungnya

” Kita tanpa dukungan rakyat atau yang lainpun kita lemah. Apalagi kita negara berkembang bukan negara maju. Anggaran kita cukup bukan besar, jadi strategi kita yah pertahanan rakyat semesta. Apa yang kita punya itu yang kita kembangkan dan pertahankan ” tutup Noordin.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Rote Ndao, Paulina Haning,Bullu,S.E, Wakil Bupati Stefanus M.Saek,S.E, M.Si, Forkopimda kab.Rote Ndao, Camat Lobalain, serta para Anggota TNI. (BidKom_DKISPRN)

katarak1.jpeg

Baksos Operasi Katarak di Hari Bakti TNI AU ke-75

Momentum Hari Bakti TNI AU ke 75, Pangkalan TNI Angkatan Udara Eltari Kupang bersama Pemda Rote Ndao melaksanakan kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak. Sebanyak 25 pasien tercatat menajalani Oeprasi yang dipusatkan di RSUD Ba’a ini. Jumat (29/09/22).

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Armis Saek,ST hadir mewakili Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE bersama Forkompimda Kabupaten Rote Ndao.

Kegiatan ini melibatkan tenaga medis dari Perdami Sulsel dan RSUD Ba’a. Pasien yang diikutkan dalam operasi ini melewati proses skrining yang ketat dari tenaga medis.

Bupati Rote Ndao Paulinan Haning-BUllu,SE diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Armis Saek,ST menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya operasi Katarak ini yang pelaksanannya tersebar di kabupaten/kota di NTT.

“Saya atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Rote Ndao mewakili Mama Bupati dan Pemda Rote Ndao menyampaikan banyak terima kasih kepada Bapak Komandan Lanud El Tari yang telah menyelenggarakan kegiatan ini di seluruh Kabupaten se-NTT termasuk kami di Rote Ndao,” ungkap Saek.

Ia berharap kegiatan bakti sosial seperti ini (operasi katarak) terus dilaksanakan sehingga dapat membantu masyarakat yang senantiasa membutuhkan operasi ini untuk kesehatannya.

“ Sekali lagi terima kasih pada semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini. Kami berharap kegiatan bakti sosial seperti ini terus dilaksanakan,” jelas Saek.

Ditempat yang sama, Pekas Lanud El Tari Kupang Letkol Adm Eddy Candra,SE mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan bakti TNI khususnya Lanud El Tari untuk masyarakat sebagai bukti cinta kami terhadap negeri di ujung negeri. Dengan harapan operasi katarak ini bisa membantu masyarakat yang kurang bisa melihat dapat melihat Kembali.

“ Kami pun berharap kondisi ini menjadi pemicu bagi semua pihak yang akan melaksanakan bakti sosial untuk negeri di ujung negeri. Rote adalah pulau paling selatan di Indonesia. Harapan kami masyarakat lewat operasi ini bisa lebih sehat sehingga kitab isa membangun negeri yang kita cintai,” tegas Candra.

Lanjutnya, dari 51 jumlah peserta yang mendaftar namun setelah melewati proses skrining yang ketat menjadi 25 orang. Jumlah ini bisa lebih karena ada kemungkinan banyak masyarakat yang belum sempat mendaftar. Kegiatan seperti ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan ke depannya.

“ Katarak adalah sesuatu yang sangat penting. Bagaimana kita bisa melihat sehingga kita memajukan negeri ini. Kita awali dari Rote. Ke depan kita mengajak semua pihak untuk melaksanakan kegiatan seperti ini,” jelasnya.

Kegiatan dimulai pukul 08.00 pagi dan terlihat masyarakat antusias datang membawa keluarga yang akan menjalani operasi katarak. Kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak ini diselenggarakan oleh Pangkalan Udara TNI AU El Tari Kupang bekerja sama dengan Pemda Rote Ndao. (BidKom-DKISP)

Gambar f

Penanganan Stunting Terbaik

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE foto bersama peserta rapat kerja Gubernur dengan Camat, Lurah dan Kepala Desa se-Kabupaten Rote Ndao. Gubernur Viktor mengapresiasi penanganan Stunting di Kabupaten Rote Ndao yang menempati urutan kedua di NTT dalam penilaian kinerja. Menurut Gubernur upaya penanganan Stunting ini harus dilebarkan ke upaya menekan angka kemiskinan di daerah.

“ Stunting kan sudah bagus. Harus dijaga. Di Rote Ndao ada contoh hasil kerja yang bagus. Yang bagus ini harus terus dilebarkan. Misalnya dengan menurunkan angka kemiskinan. Saya yakin di Rote bagus. Karena itu saya inignkan pertama, kita rapikan data. Kedua kita rumuskan program dengan baik,” tegas Gubernur Viktor.

be ju bisa1

Bupati Rote Ndao Meresmikan Agen “BE JU BISA”

Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu,S.E, meresmikan Agen “BE JU BISA” Agen Laku Pandai Bank NTT yang merupakan karya inovasi Bank NTT sebagai implementasi terhadap program dari Otoritas Jasa Keuangan di Kios Alvara, Desa Daleholu ,Kec.Rote Selatan, Jumat (02/09/22).

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bulu, SE bersama Dirut Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho didampingi oleh Kadis Pertanian Provinsi NTT, Karo Hukum Provinsi NTT, Kepala OJK Provinsi NTT , Karo Perekonomian & Pembangunan Provinsi NTT, Sekda Kabupaten Rote Ndao, Kepala Bank NTT Rote Ndao, Para Pimpinan OPD Pemda Kabupaten Rote Ndao bersama staf.

Kedatangan Bupati Rote Ndao bersama Dirut Bank NTT dan rombongan di Dusun Oepiak, Desa Daleholu, Kecamatan Rote Selatan tersebut disambut  dengan tarian adat Rote  sebagai ucapan selamat datang.

Agen Be Ju Bisa Bank NTT adalah karya inovasi yang luar biasa yang dihadirkan oleh Bank NTT yang merupakan Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam rangka keuangan inklusif yakni program penyediaan layanan perbankan dan atau penyediaan lainnya melalui kerja sama dengan pihak lain ( Agen Bank ) dan didukung dengan penggunaan sarana teknologi informasi.

Dirut Bank NTT Alex Riwu Kaho pada kesempatan itu menjeskan Be Ju Bisa adalah sebuah karya inovasi yang dihadirkan oleh Bank NTT sebagai sebuah implementasi terhadap program dari otoritas jasa keuangan yakni Laku Pandai.

Lebih lanjut Alex menjelaskan keunggulan dari Laku Pandai tidak saja melayani pembayaran ataupun pembelian namun bagi masyarakat pelaku UMKM yang mengajukan pinjaman bisa melalui kios Alvara dengan proses yang lebih mudah dan cepat karena adanya teknologi yang sudah disiapkan yang dapat mempermudah masyarakat sehingga tidak membuang waktu untuk harus sampai ke kantor cabang di Ba,a.

Sedangkan dalam Sambutannya Kepala OJK Provinsi NTT  yang menyampaikan bahwa dengan adanya agen Be Ju Bisa, dapat mempermudah pelayanan kepada masyarakat yang jauh dari Kantor Bank. Dilanjutkan bahwa terdapat beberapa fitur layanan transaksi  yang dapat dilakukan oleh masyarakat antara lain Informasi Saldo rekening, Fitur transfer, Fitur pembelian /pembayaran, Fitur ATM mini yakni tarik dan setor tunai.

Sambutan Gubernur Nusa Tenggara Timur yang dibawakan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Nusa Tenggara Timur Lucky F Koli, saat mengawali sambutan nya bersyukur dengan adanya ada satu media transaksi yang diciptakan oleh bank NTT guna memudahkan semua transaksi yang dilakukan oleh masyarakat untuk mencapai efesiensi dalam rangka meningkatkan daya saing.

” Artinya masyarakat yang membutuhkan layanan perbankan baik untuk simpan uang,baik untuk pinjam uang,baik untuk tarik uang,baik untuk bayar pajak,bayar PKB,bayar lain-lain itu sudah tidak perlu ke Ba,a lagi ” kata Lucky.

Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu,S.E, saat memberikan sambutannya memberikan apresiasi kepada bank NTT yang sudah memberikan inovasi yang luar biasa dimana dengan adanya inovasi Be Pung Petani dan Be Ju Bisa. Menurut nya,adanya inovasi ini melalui Agen Laku Pandai sangat membatu serta mempermudah masyarakat dalam pelayanan perbankan. Bupati berharap agar bukan hanya saja di Rote Selatan ada Layanan Laku Pandai, tapi harus meluas di satu kabupaten Rote Ndao karena sangat memudahkan masyarakat.

” kalau masyarakat dari Landu Leko dan harus sampai ke Ba,a perjalanannya cukup jauh dan biaya transportasi nya cukup tinggi,tetapi jika Agen Laku Pandai sudah ada di Ladu Leko itu sudah memudahkan bagi masyarakat kami ” pinta Bupati

Bupati juga pada kesempatan itu menghimbau kepada semua elemen masyarakat agar terus mendukung program Gubernur NTT melalui Tanam jagung Rote dan Tanam Sayur marungga.

Acara dilanjutkan dengan penekanan tombol sirene oleh Bupati Rote Ndao sebagai tanda peresmian agen Be Ju Bisa Laku Pandai Bank NTT yang dilanjutkan dengan proses transaksi pembayaran PBB serta kredit mikro merdeka.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Rote Selatan beserta staf, Kapolsek Rote Selatan, Para Kepala Desa se-Kecamatan Rote Selatan, para tokoh agama, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya.  (BidKom-DKISP)

kunker-gub-sept22-2

Kolaborasi Pembangunan Tunjukan Hasil Nyata

Bupati Rote Nadao Paulina Haning-Bullu,SE dihadapan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan rombongan dalam rapat kerja Gubernur Bersama para Camat, Kelapa Desa dan Lurah se-Kabupaten Rote Ndao di Audirorium Ti’I Langga, kamis (01/09/22) menyampaikan sejumlah progress capaian pembangunan di daerah ini. Capaian ini, jelas Bupati Paulina sebagai hasil kolaborasi kerja pembangunan sampai ke tingkat desa dan kelurahan.

Bupati Paulina mengatakan, prevalensi stunting di Kabupaten Rote Ndao bulan februari memang sempat menyentuh angka 26 persen. Namun dengan berbagai upaya yang dilakukan mampu menekan hingga 22 persen dan menjadikan Kabupaten Rote Ndao menempati urutan dua dalam penilaian kinerja terbaik penanganan Stunting di NTT.

“ Kami menyadari bahwa pada bulan februari itu Stunting kita naik menjadi 26 persen tapi berhasil kita tekan dan saat ini laporan kami sudah turun kembali ke 22 persen. Tentunya kita terus bekerja keras supaya kita mencapai angka yang sudah ditetapkan sebesar 10 persen. Ini perlu kerja keras kita semua termasuk para camat, kepala desa dan lurah serta perangkat daerah,” ungkap Bupati Paulina.

Bupati Paulina juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran perangkat daerah, para Camat, Lurah dan Kepala Desa yang terus bersinergi untuk Bersama menyelesaikan masalah Stunting di daerah ini.

“ Perlu diketahui juga bahwa Rote mendapat juara 2 dalam penilaian kinerja Konvergensi Stunting di NTT. Untuk itu terimakasih lagi kepada para Camat, Lurah dan Kepala Desa yang harus selalu semangat untuk terus berupaya bagaimana menekan angka stunting di tahun 2023 itu menjadi 13 persen atau bahkan 10 persen,” ajak Bupati Paulina.

Bupati Paulina mengisahkan pada tahun 2019 desa-desa di Kabupaten Rote Ndao telah diarahkan untuk melaksanakan pembangunan dengan empat prioritas yakni membangun rumah layak huni dengan pemenuhan kebutuhan air bersih dan penanggulangan prevalensi stunting dan eliminasi kematian ibu dan anak serta pemberdayaan masyarakat melalui mata pencaharian lokal pertanian dan perikanan.
Dan kolaborasi pembangunan ini membuahkan hasil yang positif dengan terbangunnya 4.000 unit rumah layak huni, 10 persen dana desa untuk membantu penanganan stunting dan eliminasi kasus kematian ibu dan anak serta pemberian PMT bagi bayi usia dibawah dua tahun.

“ Bapak Gubernur dapat kami laporkan bahwa Hasil dari kerja keras ini dan juga lewat dana desa maka sudah terbangun 4.000 unit rumah layak huni didalamnya ada 3.000 rumah yang dibiayai oleh dana desa. Kita juga dari dana desa alokasikan 10 persen untuk penanggulangan stunting dan eliminasi kematian ibu dan anak. Juga dari dana desa telah memberikan PMT selama 90 hari untuk bayi dibawah dua tahun, ibu hamil dan ibu menyusui. Ini sebagai upaya prevalensi stunting yang didanai dari dana desa,” jelas Bupati Paulina.

Lanjut Bupati Paulina, dari dana desa juga telah berhasil membangun 900 unit sarana prasarana air bersih dengan anggaran sekitar Rp.100 Milyar. “ Ini semua terbangun dengan dana desa sehingga pada kesempatan yang berbahagia ini kami memberikan support kepada para camat dan kepala desa sehingga terus memperhatikan kesejahteraan masyarakat diwilayahnya masing-masing,” ungkap Bupati Paulina.

Minta Dukungan Gubernur

Bupati Paulina juga atas nama pemerintah dan masyarakat Rote Ndao menyampaiakan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Viktor atas teladan, kerja keras dalam visi NTT Bangkit dan Sejahtera yang menginspirasi pembangunan di daerah.

“ Karena di era kepemimpinan Bapak Gubernur pembangunan di NTT sangat membumi. Sekaligus mendongkrak atensi besar pada pembangunan pariwisata sehingga pariwisata kita semakin dikenal dan terkenal terutama Mulut Seribu dan Telaga Nirwana dimana ditetapkan sebagai surga tersembunyi,” jelas Bupati Paulina.

Ia juga secara khusus meminta dukungan Gubernur Viktor untuk beberapa rencana pembangunan ke depan diantaranya Pelabuhan Marina di Telaga Nirwana, Pelabuhan Ba’a dan Bandara D.C Saudale. Telaga Nirwana sebagai wisata air terbaik sehingga perlu juga didukung dengan sarana prasarana yang memadai.

“ Terkait dengan Telaga Nirwana yang merupakan wisata air terbaik sehingga kami punya kerinduan dan mohon bantuan Pak Gubernur untuk memperjuangkan pembangunan Pelabuhan Marina di Telaga Nirwana yaitu di Desa oeseli,” ungkap Bupati Paulina.

Demikian pula dengan Pelabuhan Ba’a dan Bandara D.C Saudale yang perlu diperhatikan guna mendukung peningkatan pariwisata dan ekonomi lewat akses transportasi yang memadai dari dan ke Kabupaten Rote Ndao.

“ Barusan sempat ada Yayasan Nelayan dari Provinsi pernah bersilaturahmi dan ingin membangun Pelabuhan Telaga Nirwana. Tetapi baru silaturahmi. Dan juga waktu kunjungan Bapak Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sudah memberikan sinyal kepada kami untu mengajukan permohonan pembangunan perbaikan landasan Bandara dan Pelabuhan Kota Ba’a. Dan pembangunan di Titik Nol,” ungkap Bupati Paulina.(BidKom-DKISP)

vblrote-sept

Gubernur Viktor: Mendesign Pembangunan Perlu Data Yang Valid

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mendorong pencatatan data kemiskinan didaerah diperhatikan dengan cermat. Sebab kekeliriuan dalam pencatatan data kemiskinan sangat berpengaruh terhadap perencanaan dan output pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah.

Gubernur Viktor bahkan mengingatkan agar koreksi data kemiskinan rutin diserahkan ke Bupati dan Gubernur. Sehingga menjadi rujukan dalam pengambilan kebijakan yang tepat. Gubernur Viktor menegaskan ini saat melaksanakan Rapat Kerja dengan para Camat, Lurah dan Kepala Desa se-Kabupaten Rote Ndao di Auditorium Ti’I Langga, kamis (01/09/22). Gubernur Viktor didampingi Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE dan Forkompimda Kabupaten Rote Ndao.

“Jadi data seperti ini tolong dicek dengan benar. Saya tidak percaya (kemiskinan) Rote tinggi. Sehingga terkait data harus dirapikan dengan benar. Kepala desa, lurah dan camat harus tanggungjawab itu. Kita punya problem terbesar di provinsi ini adalah soal data itu,” tegas Gubernur Viktor.

 

Menurutnya data kemiskinan yang valid penting bagi perencanaan program dan kegiatan dalam rangka pengentasan kemiskinan itu sendiri. Apalagi, kata Gubernur Viktor, Presiden sudah menargetkan kemiskinan ekstrim menjadi nol persen ditahun 2024. Hal ini menurut Gubernur Viktor mesti memantik semangat semua pihak serius bekerja sampai ke level bawah.

Mendesign pembangunan, lanjut Gubernur Viktor harus merujuk data. Sehingga diketahui jumlah masyarakat miskin yang perlu diintervensi dan program kegiatan yang tepat. Kesalahan data bisa menyebabakan upaya pengentasan kemiskinan terhambat.

“ Data ini penting untuk kita mendesain pembangunan. Mendesain pembangunan, dasar kita adalah data. Berapa orang miskin yang perlu kita intervensi. Kesalahan ini yang menyebabkan NTT dari tahun ke tahun tidak bisa meninggalkan stigma buruk itu,” jelasnya.

Menurutnya, semakin tinggi angka kemiskinan justru memperburuk citra suatu daerah. Sehingga terkait data kemiskinan harus diperhatikan dengan sungguh-sungguh. Sebab kekeliruan data turut berpengaruh pada program dan kegiatan yang ditetapkan.

“ Data itu tanggungjawab kita. Karena data itu kalau orang miskin terlalu banyak itu mempermalukan kamu. Masa kamu (kepala desa, lurah, camat) mau desamu paling banyak kemiskinannya. Jadi ini persoalan harga diri mestinya. Saya ingin kita lihat ini sunggung-sungguh. Karena kita kerja macam apa pun kalau kita dipermalukan seperti itu bahaya loh,” ungkap Gubernur Viktor.

Hal ini yang membuat dirinya berkunjung ke daerah untuk bertemu dengan para kepala desa, lurah dan camat. Karena semua program dan kegiatan yang ditetapkan endingnya di desa. Jika wilayah itu potensinya kelautan dan perikanan maka fokus programnya kelautan dan perikanan. Dan yang terlibat harus kelompok miskin setempat dengan terus mendorong pemberdayaan.

“ Dan saya sungguh-sungguh datang ke NTT. Saya tidak tertarik loh untuk senang-senang sekedar menjadi gubernur. Saya ingin melihat Provinsi NTT ini keluar dari stigma kemiskinannya. Nyawa pun saya kasih. Saya minta kepada Tuhan kalau saya mati hari ini dengan syarat NTT keluar dari kemiskinan saya siap,” tegas Gubernur Viktor.(BidKom-DKISP)