juara-lentera-cup2

AFKAB Rote Ndao dilantik saat Penutupan Turnamen Futsal Lentera Cup 1 Tahun 2022.

Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu,S.E menutup turnamen futsal Lentera Cup l Tahun 2022 dilapangan futsal kantor Bupati,kompleks Perkantoran Bumi Ti’i Langga Permai, sabtu (09/07/22) malam.

Bupati Paulina memberikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada panitia penyelenggara turnamen futsal Lentera Cup l, wasit maupun peserta yang sudah berpartisipasi dalam menggelorakan kegiatan ini.

Bupati juga berharap agar kegiatan ini dapat berlangsung secara rutin setiap tahun, karena tidak hanya bergerak di bidang olahraga namun merupakan suatu pergerakan pariwisata. kegiatan ini juga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat untuk selalu mencintai dan menggeluti olahraga futsal.

“kami atas nama pemerintah mengucapkan banyak terimakasih kepada panitia penyelenggara lentera cup l, dengan harapan bahwa kegiatan ini jangan saja berlaku pada tahun ini,ini baru pertama kali,tetapi kami berharap untuk Lentera Cup kedua lagi untuk tahun – tahun kedepan” kata Bupati

Lebih lanjut Bupati juga mengucapkan selamat kepada para tim yang telah menjadi juara,dan kepada tim yang belum mendapat hasil terbaik masih banyak kesempatan buat saudara untuk menunjukkan bakat dan prestasi yang terbaik di even- even yang akan datang. Inilah olahraga tentunya ada kalah dan ada yang menang.

Bupati juga mengatakan bahwa bagi tim yang sudah menang hari ini merupakan sebuah tantangan dimana tidak hanya bertanding ditingkat kabupaten tetapi harus ke tingkat provinsi dan nasional.

Pada saat yang sama juga dilantik pengurus Asosiasi Futsal kabupaten (AFKAB) Rote Ndao periode 2022 – 2026 oleh Ketua Umum Asosiasi Futsal Provinsi Jimmy W.B Sianto,S.E.,M.M dan disaksikan oleh Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu,S.E. dan ketua Asosiasi Futsal kabupaten (AFKAB) Rote Ndao periode 2022 – 2026 Handryans Bessie,S.IP.

Ketua umum asosiasi futsal Provinsi NTT ketika memberikan sambutan saat melantik Asosiasi Futsal kabupaten Rote Ndao menekankan agar pengurus yang baru saja dilantik diwajibkan untuk turut aktif serta memajukan olahraga futsal di kabupaten Rote Ndao. Ia juga memberikan apresiasi kepada Bupati yang walaupun seorang perempuan namun begitu peduli dengan olahraga futsal.

“Saya memberikan apresiasi dan terima kasih kepada ibu bupati yang sangat peduli dengan futsal di kabupaten rote ndao” imbuh jimmy

Bupati pada kesempatan itu menegaskan agar supaya badan pengurus AFKAB yang baru saja dilantik tidak hanya merupakan sebuah slogan namun harus bekerja sungguh-sungguh meningkatkan serta punya komitmen untuk membangun bidang olahraga futsal di rote ndao jauh lebih baik.

“Harapan bahwa ketika sudah dilantik harus komitmen dengan apa yang telah disampaikan dan perlu dievakuasi apakah tahun ini cukup sukses atau tidak,tidak ada sikut menyikut tetapi harus satu kata,satu bahasa dan satu tekad supaya membangun bidang olahraga futsal ini jauh lebih baik” harap bupati.

Sebelum mengakhiri sambutannya Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu,S.E memberikan dorongan dan semangat kepada ketua Asosiasi Futsal Kabupaten (AFKAB) Rote Ndao Handryans Bessie dan kawan-kawan yang baru saja dilantik bahkan panitia yang ada agar tetap bersemangat serta mampu menunjukan bahwa kedepan olah raga futsal di rote berkembang lebih baik.

“Kita harus tunjukan bahwa kita harus berhasil, kita punya kemampuan dan tentunya membangun SDM kita untuk mengembangkan olahraga futsal di kabupaten Rote Ndao ini” lanjut bupati

Turut hadir pada kegiatan ini yakni Wakil Bupati,Damdim 1627/Rote Ndao, Anggota DPRD kabupaten Rote Ndao, Sekretaris Daerah kabupaten Rote Ndao, Para Asisten,Kapolsek Lobalain, Ketua Umum Asosiasi Futsal NTT,Ketua AFKAB Rote Ndao,Ketua PSSI Rote Ndao.

Acara diakhiri dengan penyerahan piagam penghargaan serta pemakaian topi Ti’i Langga dan selempang kepada 8 orang wasit yang sudah memimpin berjalannya pertandingan selama tiga minggu ini sebagai tanda ucapan terimakasih.

Selanjutnya dilanjutkan dengan penyerahan medali,uang tunai serta piala kepada para juara. Juara pertama turnamen Futsal Lentera Cup l tahun 2022 di menangkan oleh Tim Persab Busalangga total hadiah uang tunai Rp.20.000000 serta piala, menyusul juara dua Tim Lekunik FC total hadiah Rp.7.500.000, sementara Tim Best Player dari tim Lekunik FC diraih oleh Jimmy Mesakh dengan total hadiah Rp.1.500.000, Top Skor dari Persab Busalangga atas nama Dionisius Lorenzo Fernandes dengan total hadiah Rp.1.500.000. (Kom-DKISP).

Muri-teo-renda

Te’o Renda Massal, Rekor MURI untuk HUT Rote Ndao ke-20

Masi dalam momentum perayaan ulang tahun Kabupaten Rote Ndao ke-20 yang jatuh pada tanggal 02 juli 2022, Pemda Rote Ndao menggandeng Bank Indonesia Perwakilan NTT berhasil mencatatkan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) Tahun 2022,setelah berhasil menyelenggarakan Tarian Te’o Renda dengan penari terbanyak. Jumlah penari mencapai 2.051 orang yang berasal dari berbagai sekolah di Kabupaten Rote Ndao, jumat (08/07/2022).

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE hadir bersama Kepala Kantor BI Perwakilan NTT I Nyoman Ariawan Atmaja, Direktur Utama Bank NTT Alexander Riwu Kaho, Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTT Robert H.P. Sianipar, Kepala Biro Perekonomian dan Pembangunan Provinsi NTT Jusuf L. Rupidara, Wakil Bupati Stefanus M. Saek serta Forkompimda Kabupaten Rote Ndao.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 15.000 wita ini mampu menghadirkan suasana haru sekaligus sukacita. Euforia pagelaran Tari Te’o Renda massal ini mulai terasa sejak sehari sebelum dilaksanakannya kegiatan ini. Para pelajar dari berbagai sekolah di Kota Ba’a dan sekitarnya serta masyarakat terlihat berbondong-bondong mamadati lapangan utama kantor Bupati Rote Ndao.

Tampak saat tarian berlangsung, pengisi suara melatunkan suara merdunya, menyanyikan syair Rote Ndao, ribuan siswa sekolah di Kota Ba’a kompak menggerakan badan, melenturkan gerakan untuk melantunkan tarian Te’o Renda dengan indah. Mereka sambil tersenyum menikmati ayunan musik tradisional Rote Ndao untuk menarikan tarian kebanggaan Nusa Rote ini.

Tari Te’o Renda sebagai sebuah tarian eksotik yang sering dipertunjukan ketika hendak menyambut para tamu yang berkunjung ke Rote Ndao baik untuk urusan kedinasan maupun wisatawan yang hendak menikmati panorama Nusa Rote, Negeri Sejuta Keindahan ini.

Usai pagelaran Tarian Te’o Renda, Kepala kantor BI NTT I Nyoman Ariawan Atmaja menyerahkan Piagam MURI Tahun 2022. Piagam diterima Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE disambut tepukan tangan ribuan penari Te’o Renda yang memadati lapangan upacara kantor Bupati Rote Ndao ini. Selanjutnya secara bergiliran, secara simbolis piagam penghargaan lainnya juga diberikan kepada 22 sekolah yang turut terlibat dalam hajatan pagelaran Tarian Te’o Renda, Penari Terbanyak yang menyabet Rekor MURI tahun ini.

Rekor MURI ini, kata Nyoman, menjadi catatan sejarah, dipersembahkan dalam rangka memperingati ulang tahun Bank Indonesia ke-69 dan ulang tahun Kabupaten Rote Ndao ke-20. Pemda Rote Ndao berkolaborasi dengan Bank Indonesia Perwakilan NTT dan Bank NTT sepakat memilih tarian Te’o Rendo untuk ditampilkan tahun ini. Antusias masyarakat yang luar biasa sehingga jumlah penari melampaui target. Semula jumlah penari Teo’o Renda direncanakan sebanyak 2.022 orang sesuai dengan tahun 2022, tahun perayaan HUT ke-20 Kabupaten Rote Ndao. Namun jumlah peserta yang hadir rupanya hingga mencapai 2.051 orang.

Bupati Paulina mengungkapkan rasa haru dan bangganya. Ia mengapresiasi semua pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini.
Ia mengaku bangga kepada masyarakat Rote Ndao yang menampilkan karya luar biasa dalam pagelaran tarian Te’o Renda dengan peserta terbanyak mencapai 2.051 penari. Sebuah catatan sejarah sebagai persembahan terbaik untuk kemajuan pariwisata daerah. Pagelaran tarian Te’o Rendo massal ini ditutup dengan foto bersama serta acara hiburan. (Kom-DKISP)

WhatsApp-Image-2022-07-06-at-14.36.17-1

Pemkab-Dewan Gelar Rangkaian Sidang II Tahun 2022

Pemerintah dan DPRD Kabupaten Rote Ndao kembali menggelar rangkaian sidang II DPRD Kabupaten Rote Ndao Tahun 2022 sejak senin (04/07/2022) dengan agenda Pengajuan dan Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Rote Ndao tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021 serta Rancangan Perda tentang Penyelenggaraan Komunikasi dan Informatika.

Pembukaan sidang II dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao Alfred Saudila. Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE dan Wakil Bupati Stefanus M. Saek,SE.M.Si sementara mendampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati,SE.M.Si sehingga mewakilkan kepada Sekretaris Daerah Drs. Jonas M. Selly,MM dan Asisten Pemerintahan dan Kesra Ir.Untung.

Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao, Alfred Saudila mengatakan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan dilakukan untuk dijadikan masukan demi perbaikan dalam pelaksanaan pembangunan ditahun akan datang di Kabupaten Rote Ndao.
“ Mencermati setiap program dan kegiatan yang telah dilaksanakan dan mengevaluasinya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan serta tetap dalam semangat kebersamaan dan profesionalitas dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan ditahun-tahun yang akan datang,” ucap Alfred.

Sekda Jonas yang mewakili Bupati Paulina menyampaikan pengantar nota keuangan atas rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2021 mengatakan, pertanggungjawaban pelaksanaan APBD sebagai bentuk evaluasi yang komprehensif terhadap berbagai kebijakan, program dan kegiatan yang telah dilaksanakan tahun sebelumnya.

Kebutuhan untuk adanya tata Kelola kepemerintahan yang baik dalam konteks pengelolaan keuangan daerah, kata Sekda Jonas, mensyaratkan pemerintah daerah untuk terus membenahi pengelolaan keuangan daerah. Karena itu, Ia mengajak semua pihak untuk bersama kembali mensyukuri capaian pengelolaan keuangan daerah sebagaimana evaluasi yang dilakukan BPK Perwakilan NTT dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Capaian ini sebagai wujud kerja keras bersama dalam meningkatkan tata kelola keuangan daerah yang baik.
“ Kita perlu bersyukur bahwa sesuai laporan hasil pemeriksaan BPK RI Perwakilan NTT atas laporan keuangan pemerintah daerah, kita Kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian. Hal ini merupakan bukti kerja keras kita bersama dalam meningkatkan tata kelola keuangan daerah yang baik,” ungkap Sekda Jonas.

Meski demikian perlu juga diakui jika dalam pengelolaan keuangan tentu mengalami banyak kendala, keterbatasan dan tantangan. Sehingga dibutuhkan kerja bersama, tuntas dan iklhas untuk mewujudkan Rote Ndao yang sejahtera dan bermartabat.
“ Kita menyadari bahwa dalam pengelolaan keuangan ada berbagai tantangan, hambatan dan keterbatasan. Namun kita tetap optimis bahwa ada harapan untuk diraih dengan kerja sama, kerja cepat, kerja cepat, kerja tuntas dan kerja iklhas untuk bersama mewujudkan Rote Ndao yang sejahtera dan bermartabat,” jelas Sekda Jonas.

Rangkaian sidang II ini diagendakan berlangsung sampai tanggal 28 Juli 2022. Pembukaan sidang II DPRD Kabupaten Rote Ndao Tahun 2022 ini diikuti Forkompimda Kabupaten Rote Ndao, para anggota DPRD serta pimpinan perangkat daerah lingkup pemkab Rote Ndao.(DKISP)

festival-r-malole1

Festival Rote Malole, Ajang Inovasi Produk Lokal Bertaraf Global

Pemda Rote Ndao terus mempromosikan pariwisata daerah ini agar semakin terkenal. Salah satunya lewat semarak Festival Rote Malole yang menjadi bagian rangkaian perayaan HUT Rote Ndao ke-20 Tahun 2022. Berbagai produk lokal bertaraf internasional disajikan dan sekaligus sebagai ajang promosi budaya dan pariwisata Rote Ndao.

Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu,SE kala membuka Festival Rote Malole Tahun 2022 di Auditorium Ti’i Langga, rabu (06/07/2022) mengatakan pemda Rote Ndao menempatkan pariwisata sebagai sektor unggulan pembangunan dan didukung oleh sektor pertanian dan perikanan.
Sejalan dengan pembangunan sektor pariwisata tersebut maka pengembangan potensi sumber daya manusia dan alam menjadi perhatian pemerintah daerah.

Lewat dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Festival Rote Malole diselenggarakan dalam rangka promosi potensi wisata alam dan budaya yang dimiliki Kabupaten Rote Ndao.
“ Dengan memperhatikan perkembangan modernisasi di era digital, sehingga kegiatan Festival Rote Malole tahun ini menjadi ajang promosi pariwisata. Kabupaten Rote Ndao memiliki beraneka ragam potensi wisata dan budaya serta beraneka ragam kekayaan lainnya. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk berkunjung,” jelas Bupati Paulina.

Sebagai ajang promosi dan pengembangan kreatifitas pengolahan produk lokal, lanjut bupati Paulina, di Festival Rote Malole ini akan digelar perlombaan cipta busana modifikasi Rote Ndao, lomba foto wisata alam dan budaya Rote Ndao, lomba kuliner berbahan dasar lokal, lomba petik sasandu dan syair, lomba tiktok dan lomba video wisata alam dan budaya Rote Ndao. Selain itu, diselenggarakan pula pameran UMKM dengan tujuan agar pelaku UMKM dapat mempresentasikan karyanya bagi masyarakat di daerah ini.
“ Momen pameran ini harus dijadikan ajang untuk pengembangan inovasi produk yang memenuhi standar global. Sehingga bisa bersaing di pasar yang lebih luas. Juga kepada para peserta senantiasa menjadi mitra kerja yang baik dalam membangun Kabupaten Rote Ndao melalui sektor pariwisata termasuk dengan menciptakan event-event kreatif dan inovatif yang melibatkan masyarakat sebagai bentuk sinergitas yang baik dengan pemerintah,” ajak Bupati Paulina.

Festival Rote Malole tahun 2022 mengangkat tema “Rote Ndao Bangkit, Maju dan Sejahtera Bersama Pariwisata dan Ekonomi Kreatif”. Festival ini dibuka oleh Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE didampingi Wakil Bupati Stefanus M. Saek,SE.M.Si serta Forkompimda Kabupaten Rote Ndao.

Bupati Paulina Bersama Wabup Stef dan Forkompimda menyempatkan mengunjungi stand pameran disekitar area auditorium Ti’i Langga. Diacara pembukaan, PT. Pegadaian Area Kupang menyerahkan Bantuan Bina Lingkungan untuk Kegiatan Festival Rote Malole sebesar Rp.41 juta.(Kom_DKISP)

WhatsApp Image 2022-07-06 at 12.44.06

GKA3 dan Mama Bo’i Selaras dengan DRPPA Kementerian PPPA

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE mendampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati,SE.M.Si dalam lawatannya ke Kabupaten Rote, selasa (05/07/2022).

Tercatat Bupati Paulina dan Menteri PPPA melakoni beberapa rangkaian kegiatan di daerah ini. Diantaranya melaunching Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) di gedung auditorium Ti’i Langga, kunjungan ke kelompok perempuan tenun ikat serta membuka Jambore PAR GMIT ke VI Tahun 2022 yang dipusatkan di Gereja Bethania Ba’a.

Bupati Paulina mengungkapkan perhatian Pemda Rote Ndao untuk perempuan dan anak cukup besar. Dihadapan Menteri Ayu Bintang dan Ketua DPRD NTT Ir. Emilia J. Nomleni, Bupati Paulina menjelaskan lewat visi dan misi Kabupaten Rote Ndao tahun 2019-2024, perempuan dan anak turut menjadi prioritas.
Pemda Rote Ndao, kata Bupati Paulina ingin mewujudkan masyarakat Rote Ndao yang bermartabat secara berkelanjutan dengan perempuan yang berdaya, anak yang terlindungi dan keluarga menjadi sejahtera.
“ Perhatian Pemkab Rote Ndao kepada pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak sangat besar yaitu sudah tertuang dalam visi kabupaten Rote Ndao 2019-2024 yaitu mewujudkan masyarakat Rote Ndao yang bermartabat secara berkelanjutan yang bertumpu pada pariwisata yang didukung oleh pertanian dan perikanan. Dan telah dijabarkan dalam empat misi,” ungkap Bupati Paulina.

Menurutnya, intervensi program dan kegiatan pemerintah daerah ditujukan untuk memastikan perempuan yang mampu berdaya saing, anak yang terlindungi dan terpenuhi haknya serta keluarga yang menjadi lebih sejahtera.
“ Ada intervensi (program) terhadap peran perempuan dan anak untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing. Misi kita adalah perempuan berdaya dan anak terlindungi dan keluarga sejahtera,” tegas Bupati Paulina.

Untuk kaum perempuan, upaya-upaya yang dilakukan pemda Rote Ndao bisa terlihat dari semakin bertumbuhnya peran perempuan dalam memberdayakan ekonomi keluarga. Bupati Paulina menjelaskan komposisi kelompok usaha pemberdayaan yang dikelolah secara langsung oleh kaum perempuan.
“ Jumlah kelompok sektor pertanian, perikanan dan UMKM yang dikelolah oleh Kaum perempuan di Rote Ndao terdiri dari tenun 65 kelompok, aneka makanan 15 kelompok, kelompok wanita tani 65 kelompok dan pengelola ikan 70 kelompok,” jelas Bupati Paulina.

Sementara terkait penanganan stunting yang berkaitan langsung dengan anak, kepada Menteri PPPA Bupati Paulina menyampaikan beberapa inovasi yang dilakukan pemda Rote Ndao yang sudah diakui ditingkat provinsi. Diantaranya yang popular adalah Gerakan Kaka Angkat Adik Asuh (GKA3) dan Mama Bo’I sebagai Gerakan cinta kasih untuk eliminasi kasus kematian ibu dan anak.
“ Diantara program inovasi yang sudah kita lakukan di Rote Ndao untuk menurunkan angka stunting adalah GKA3. Dimana Gerakan ini melibatkan ASN dan Non ASN termasuk DPRD kita sebagai Kaka Angkat yang turut menjaga baduta stunting dan ibu hamil. Dan Mama Boi sebagai Gerakan cinta kasih mendukung penanganan stunting serta eliminasi kematian ibu dan anak,” tutur Bupati Paulina.

Harapan kami kiranya ibu Menteri juga bisa menjadi Kaka Angkat bagi anak stunting di Rote Ndao dan tentunya juga ibu ketua DPRD NTT juga bisa ambil bagian mendukung Pemkab Rote Ndao menurunkan angka stunting di Rote Ndao.

Bupati Paulina mengapresiasi program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DPPA) yang digagas kementerian PPPA dan Kementerian Desa PDTT yang juga dilaunching di Kabupaten Rote Ndao. Bupati Paulina yakin DRPPA ini memberikan akses terhadap rasa aman dan nyaman bagi perempuan dan anak sampai ke tingkat desa.
“ Program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) yang digagas Kementerian PPPA dan Kemendes PDTT merupakan langkah nyata dalam memberi perhatian kepada perempuan dan anak di desa melalui penetapan desa ramah perempuan dan peduli anak. Sehingga desa dapat memberikan rasa aman dan nyaman khususnya bagi perempuan dan anak dengan memenuhi hak atas perlindungan dari bentuk kekerasan dan diskriminasi serta tersedianya sarana dan prasarana yang ramah perempuan dan anak,” ucap Bupati Pulina.(DKISP)

jambore-par-2

Timbalah Pengalaman Mendidik Anak-anak Kita

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE mengajak peserta Jambora PAR GMIT ke VI tahun 2022 saat pembukaan acara di Gereja Bethania Ba’a untuk memaknai kegiatan ini sebagai wadah rohani untuk saling berbagi suka dan duka. Juga sebagai momentum untuk menimba pengalaman dalam mendidik dan membesarkan anak dengan iman. Hal ini disampaikan Bupati Paulina dihadapan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati,SE.M.Si dan peserta Jambore PAR GMIT ke VI.
“ Kita menyadari bahwa Jambore ini sebagai sebuah kecerdasan untuk berbagi kasih didalam kehidupan. Untuk itu mari kita semua gunakan kesempatan ini untuk menimbah pengalaman dalam mendidik dan membesarkan anak-anak kita,” ajak Bupati Paulina.

Jambore ini sebagai wadah pertemuan antara anak dan remaja dan pelayanan PAR GMIT yang dilaksanakan empat tahun sekali. Untuk itu Ia meyakini bahwa ada nilai tambah yang dapat dibagi sesama peserta dan sebaliknya ada kesan baik yang dapat dibawa pulang oleh para peserta.
“ Kegiatan dengan tujuan menjadikan anak dan remaja GMIT beriman, cerdas, kreatif dan berkarakter Kristus. Sehingga diharapkan menjadi kesempatan yang berharga bagi anak-anak dan remaja peserta jamboree untuk dapat bersekutu, berkenalan, bersilaturami, saling berbagi suka dan duka dalam kehidupan saat ini. Kita juga akan memuji Tuhan seperti yang sudah kita saksikan. Saya memberikan apresiasi kepada anak-anak yang begitu luar biasa. Kiranya Tuhan memberkati kita semua,” ungkap Bupati Paulina hikmat.

Bupati Paulina juga mengungkapkan terkait penangnan stunting sebagai bagian dari pelayanan kepada anak. Pemda Rote Ndao lewat Gerakan Kaka Angkat Adik Asuh (GKA3) dengan kebijakan yang melibatkan semua ASN menjadi Kaka Angkat bagi Anak-Anak stunting sehingga ada penekanan penurunan angka stunting.
“ Kami bersyukur bahwa Pemda Rote Ndao punya instruksi Bupati terkait penanganan Stunting. Mendapat tanggapan dari Gubernur sehingga menjadi model di NTT untuk menurunkan angka Stunting. Itu sesuai hasil rakor yang dilaksanakan di Sumba Timur kemarin. Karena target yang ditetapkan Gubernur, kita harus menurunkan angka stunting sebesar 10 persen. Sekarang kami 23 persen. Dan diminta untuk diturunkan menjadi 10 persen sampai tahun 2023 nanti,” jelas Bupati Paulina.

Kegiatan dibuka oleh Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati,SE.M.Si. dan dihadiri oleh Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE dan Wakil Bupati Stefanus M. Saek,SE.M.Si, Ketua DPRD NTT Ir. Emilia J. Nomleni, Kepala Dinas PPPA NTT Dra. Bernadete Usboko,M.Si serta Forkompimda Kabupaten Rote Ndao. Sekretaris Daerah Drs. Jonas M. Selly selaku ketua umum panita pelaksana kegiatan.(Kom_DKISP)

jambore-par-vi-22

Berbagi Kasih dan Pengetahuan di Jambore PAR GMIT ke VI

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati,SE.M.Si hadir di Ba’a ibukota Kabupaten Rote Ndao untuk membuka Jambore Pelayanan Anak dan Remaja (PAR) GMIT ke VI Tahun 2022 di Gereja Bethania Baa, selasa (05/07/2022).

Menteri Ayu Bintang didampingi Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE dan Ketua Sinode GMIT Pdt.DR. Mery Kolimon, Ketua DPRD NTT Ir. Emilia J. Nomleni, Forkompimda Kabupaten Rote Ndao dan Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao Denison Mooy.

Kepada anak-anak PAR yang menjadi peserta Jambore ini. Menteri Ayu Bintang menyampaikan selamat atas terselenggaranya Jambore PAR GMIT ke VI ini. Ia secara khusus mengapresiasi dicetuskannya Program Gereja Ramah Anak. Gereja Ramah Anak adalah sebuah konsep pelayan yang membangun paradigma seluruh umat terhadap pemenuhan hak-hak anak dan melindungi anak dari segala bentuk kekerasan.
“ Pada kesempatan ini saya juga menekankan kepada bagaimana komitmen yang kita bangun dengan Sinode GMIT terkait dengan Gereja Ramah Anak. Gereja Ramah Anak ini bukan berarti kita membangun gedung gereja yang baru tapi bagaimana gerakan perubahan pola pikir atau paradigma yang berspektif anak dalam diri segenap umat,” ungkap Menteri Ayu.
“Misi Gereja Ramah Anak adalah dengan sistem pelayanan holistik yang menjamin terpenuhinya hak-hak anak dan melindungi anak dari segala bentuk kekerasan, segala bentuk eksploitasi, diskriminasi. Demikian juga dengan bagaimana respon terbaik bagi kepentingan anak,” lanjut Menteri Ayu.

Menteri Ayu menambahkan, terkait konsep Gereja Ramah Anak ini juga adalah bagaimana memberdayakan forum anak di Gereja. Sehingga ia sangat merasa berbangga beberapa bulan lalu pernah bertemu dan berdiskusi dengan forum anak Gereja dengan perannya sebagai pelopor dan pelapor.
“ Melalui Jambore GMIT ini kami harapkan Gereja Ramah Anak yang baru dibentuk dibeberapa Gereja, mudah-mudahan melalui Jambore ini dapat terbentuk di Gereja lainnya. Tentunya ajang Jambore ini menjadi ajang untuk saling berbagi satu dengan lain. Berbagai ilmu pengetahuan dan lainnya. Ini menjadi penting untuk anak-anak lakukan didalam Jambore ini,” harap Menteri Ayu.
Setiap anak, kata Menteri Ayu memiliki hak dasar yang harus menjadi tanggungjawab kita bersama yaitu hak untuk hidup, hak untuk tumbuh dan berkembang, hak untuk mendapatkan perlindungan dan hak untuk berpartisipasi.
“ Anak-anak yang bunda sayangi, pada kesempatan ini Bunda ingin menyampaikan kepada kalian semua, nikmatilah jambore ini dalam kegembiraan. Seraplah ilmu sebanyak-banyaknya. Sekaligus perdalamlah iman kalian melalui berbagai kegiatan. Kalian tentunya didalam jambore PAR GMIT ke VI ini kalian dalam bereksplorasi dibanyak kegiatan yang akan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kalian diberbagai bidang,” pesan Menteri Ayu.

“ Kami ini orang dewasa, mama dan bapa, tentu akan siap melindungi kalian, tentu akan siap memenuhi hak-hak kalian seperti yang Bunda sampaikan. Tapi tugas kalian adalah bagaimana menghormati orang tua kalian, bagaimana kalian menghormati wali dan guru, bagaimana kalian mencintai keluarga, masyarakat dan menyayangi teman. Juga kalian harus tanamkan dalam diri kalian bagaimana kalian mencintai tanah air, bangsa dan negara yang kita cintai,” ungkap menteri ayu diamini peserta Jambore.

Jambore PAR GMIT ke VI Tahun 2022 dibuka Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati,SE.M.Si ditandai dengan pelepasan sepasang burung merpati oleh Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE dan Wakil Bupati Stefanus M. Saek,SE.M.Si. Kegiatan pembukaan juga diisi dengan parade peserta Jambore dari setiap Klasis.(Kom_DKISP)

WhatsApp Image 2022-07-06 at 12.35.19

Launching DRPPA, Menteri PPPA Apresiasi Program Pemda Rote Ndao Untuk Perempuan dan Anak

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati,SE.M.Si melaunching Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) di Kabupaten Rote Ndao, bertempat di Auditorium Ti’i Langga, selasa (05/07/2022).

Secara khusus Menteri Ayu Bintang memberikan apresiasi kepada pemda Rote Ndao atas berbagai program dan upaya nyata dalam bidang pemberadayaan perempuan dan perlindungan anak.
Ia berharap program kerja bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak termasuk Gerakan Kaka Angkat Adik Asuh (GKA3) dan Mama Bo’i terus dikembangkan. Tidak hanya melibatkan ASN dan pimpinan serta anggota DPRD tapi juga melibatkan dunia usaha dan tokoh asal Rote Ndao di luar daerah. Sehingga secara bersama menagani dan mencegah stunting di daerah ini.
“ Saya juga menyampaikan apresiasi atas inovasi yang sudah ibu (Bupati) lakukan. Inovasinya adalah bagaimana menjadi Kaka Angkat untuk penanganan stunting ini. Kami mengharapkan ini perlu dikembangkan sayapnya. Tidak hanya dengan teman-teman ASN dan DPRD tapi juga bisa diajak untuk ikut bersama-sama dunia usaha yang ada di Kabupaten Rote Ndao. Atau putra putri daerah Rote Ndao di luar daerah dan ada dimana saja, kita bisa ajak untuk ikut membangun tempat kelahiran di Rote Ndao ini,” ajak Menteri Ayu Bintang.

Menteri Ayu Bintang juga ingin DRPPA yang dilaunching di Kabupaten Rote Ndao dapat terimplementasi dengan baik. Kedepan diharapkan pemanfaatkan anggaran pembangunan di desa untuk berspektif ramah perempuan dan peduli anak.
“ Jadi apresiasi inovasi-inovasinya yang sudah dilakukan. Kemudian kami tunggu launching yang kita laksanakan pada hari ini implementasinya dilapangan. Agar kita bisa wujudkan model Desa dan Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak. Mudah-mudahan bisa kita wujudkan menjadi desa model DRPPA. Bisa direalisasi di desa dan kelurahan. Tentu tidak terlepas dari semangat teman-teman desa bagaimana memanfaatkan anggaran desa yang ada untuk ramah perempuan dan peduli anak yang ada di desanya masing-masing,” jelas Menteri Ayu.

Terkait dengan DRPPA, Menteri Ayu Bintang menjelaskan ada beberapa tahapan yang harus diikuti untuk model DRPPA. Tahapan pertama adalah melaunching DRPPA itu sendiri. Tapi tentu tidak hanya sampai di tahapan launching saja namun harus diimplementasikan untuk mewujudkan yang namananya DRPPA ini.

Setelah launching DRPPA, lanjut Menteri Ayu Bintang, tahapan selanjutnya adalah fasilitator daerah. Lalu akan diikuti dengan Pelatihan SAPA (Sahabat Perempuan dan Anak), rembuk desa dan kemudian akan dilihat perkembangan sejauh mana pemberdayaan perempuan dan pemenuhan hak anak yang ada di desa model DRPPA ini. Serta melihat bagaimana peningkatan peran dan partisipasi perempuan yang ada di desa.
“ Nah, kenapa perempuan dan anak ini menjadi penting untuk kita melihat potensinya. Karena dari jumlah populasinya perempuan dan anak ini merupakan kekuatan bangsa. Artinya menjadi penting untuk kita intervensi pemenuhan hak anak sebagai generasi penerus bangsa,” ungkap Menteri Ayu.

Lanjut Menteri Ayu Bintang, mewujudkan DRPPA sebagai bentuk upaya nyata pemberdayaan perempuan dan pemenuhan hak anak sebagaimana lima arahan bapak Presiden terkait isu yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan dan peduli anak ini. Pertama, pemberdayaan perempuan dibidang kewirausahaan dalam perspektif gender. Kedua, peranan ibu dan keluarga dalam pendidikan dan pengasuhan anak, penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak, penurunan pekerja anak dan pencegahan perkawinan anak.
“ Ketika kita ingin mewujudkan model DRPPA ini tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah pusat dan pemerintah daerah saja tapi ini juga perlu sinergi kolaborasi lintas stakeholder yang ada baik itu dunia usaha, akademisi, tokoh agama dan tokoh masyarakat tentu menjadi penting untuk mempercepat perwujudan Model DRPPA,” harap Menteri Ayu Bintang.

Selain melaunching Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA), Menteri Ayu Bintang didampingi Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE dan Wakil Bupati Stefanus M. Saek,SE.M.Si, Ketua DPRD NTT Ir. Emilia J. Nomleni, Kepala Dinas PPPA NTT Drs. Bernadete Usboko,M.Si serta Forkompimda Kabupaten Rote menyempatkan menyerahkan bantuan kepada perwakilan perempuan dan anak serta bantuan kepada Forum Peduli Perempuan dan Anak Kabupaten Rote Ndao. Menteri Ayu Bintang mengunjungi kelompok perempuan pengrajin dan selanjutnya membuka Jambore PAR GMIT ke VI tahun 2022.
Menteri Ayu Bintang juga menyerahkan bantuan sembako kepada Gasper Giri, penyandang disabilitas berusia 70 tahun di desa Oenitas.

Disaat bersamaan, Bupati Paulina juga mengesahkan relawan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) Kabupaten Rote Ndao tahun 2022 serta penandatangan komitmen implementasi DRPPA di Kabupaten Rote dengan perwakilan Camat dan Kepala Desa.(DKISP)

WhatsApp Image 2022-07-04 at 13.52.50

Pangdam IX/Udayana Meresmikan Pompa Hidram di Desa Kolobolon

Panglima Komandan IX/Udayana Mayor Jendral TNI Sonny Aprianto, S.E., M.M meresmikan pompa hidram yang di bangun di Desa Kolobolon,kec.Lobalain,Kab.Rote Ndao. Acara peresmian di gelar di halaman SMP 5 Lobalain, senin (04/07/22)

Pompa hidram adalah pompa air yang bekerja memanfaatkan gravitasi mata air sehingga tidak perlu bantuan aliran listrik untuk mengairi areal pertanian. Langkah ini sangat efisien dari segi pembiayaan. Pompa hidram yang terbangun sebanyak 10 buah di desa Kolobolon.

Selain dimanfaatkan untuk mandi dan konsumsi warga sehari – hari, kehadiran pompa hidram yang merupakan program dari Pangdam IX/Udayana ini juga diharapkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan perkebunan serta peternakan di wilayah setempat. Adapun pompa hidram itu dapat mengairi areal pertanian berupa sawah seluas _+120 hektare di Desa Kolobolon.

Mengawali sambutannya Mayjden Sonny termotivasi dengan pembangunan pompa hidram ini karena sejak 5 bulan lalu saat mengemban jabatan Pangdam IX/Udayana banyak keluhan di NTT terkait air bersih.sehingga beliau tergerak untuk membangun pompa hidram pertama kalinya.

Ia menambahkan akan membangun 10 pompa hidram pertanian dan 100 air bersih yang siap di kerjakan di kabupaten Rote Ndao tahun 2022.

Pada kesempatan itu dalam sekapur siri Wakil Bupati Rote Ndao Stefanus Saek,S.E.,M.Si mengucapkan terimakasih kepada Pangdam IX/Udayana yang telah membantu masyarakat membangun pompa hidram tersebut dan juga Damdim 1627 Rote Ndao dan jajaran yang sudah membantu masyarakat guna menyelesaikan pekerjaan dimaksud,serta pemerintah siap mendukung penuh masyarakat dalam hal pembibitan

” Dengan adanya pompa hidram ini maka kami pemerintah terus mendukung masyarakat untuk memberikan pembibitan guna untuk kebutuhan masyarakat”.

Pada kesempatan itu juga ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao Alfred Saudila memberikan apresiasi kepada Pangdam IX/Udayana yang sudah membantu masyarakat membangun 10 unit pompa hidram di desa Kolobolon.

Sementara itu, Kepala Desa Kolobolon Esaf Mbuik mengucapkan terimakasih kepada Pangdam IX/Udayana yang sudah memberikan bantuan Pompa hidram untuk kebutuhan warga masyarakat khususnya di Desa Kolobolon, serta kerja keras dari anggota TNI yang bersinergi bersama masyarakat yang dilakukan dengan upaya yang sangat maksimal untuk mensukseskan pembangunan pompa tersebut.

” saya mewakili warga desa Kolobolon, mengucapkan terimakasih yang sedalam – dalamnya kepada bapak Pangdam IX/Udayana yang telah mewujudkan impian kami berpuluh – puluh tahun akhirnya dapat tercapai.hari ini TNI telah melakukan mujizat di desa kolobolon “ujar Esaf.

Acara digelar dengan tetap menetapkan protokol kesehatan tersebut dihadiri juga oleh Dan rem 161/Wirasakti Kupang Brigjen TNI Imam Budiman, S.E, Wakil Bupati Rote Ndao Stefanus M Saek,S.E,M.Si, Kasimin Mayor Ini Dhavid Nur Hadiansyah,Aster Kasdam IX/Udayana kolonel Inf Puji Hartono, Kasiter Korem 161/Wirasakti Kupang Kolonel Inf Seniman Zega,Ketua dan Wakil Ketua DPRD kabupaten Rote Ndao,Damdim 1627/Rote Ndao,Kapolsek Lobaian,Camat Lobalain,Kepala Bulog,Kades Kolobolon serta masyarakat desa Kolobolon.

Usai peresmian Pangdam IX/Udayana bersama rombongan meninjau lokasi sumber mata air yang terletak di tempat wisata air terjun Oefamba. (DKISP).

WhatsApp Image 2022-07-04 at 09.26.20

Dilaunching Bupati Paulina, Pemda Rote Ndao Terapkan KTP Digital.

Inovasi pengelolaan administrasi kependudukan dilakukan Pemkab Rote Ndao. Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE sesaat setelah memimpin upacara peringatan ulang tahun Kabupaten Rote Ndao ke-20 melaunching penerapan KTP Digital yang mulai berlaku di daerah ini, sabtu (02/07/2022).

Dengan ini masyarakat semakin mudah dan praktis mengurus dan menggunakan administrasi kependudukannya secara digital.

“ Di HUT Kabupaten Rote Ndao kita sama-sama mengikuti pencanangan penerapan KTP Digital dalam suasana persaudaraan. KTP Digital atau identitas digital nantinya bisa diakses dengan aplikasi khusus menggunakan smartphone. Jika KTP biasa disimpan di dompet maka KTP digital cukup diakses melalui smartphone,” ungkap Bupati Paulina.

Bupati Paulina menjelaskan, terdapat paling tidak tiga manfaat yang diperoleh masyarakat Ketika KTP Digital ini diterapkan. Pertama, kata Bupati Paulina, membantu mempermudah dan mempercepat masyarakat dalam proses transaksi pelayanan publik dalam bentuk digital.

Kedua, lanjut Bupati Paulina, penerapan KTP Digital oleh Pemkab Rote Ndao ini memudahkan akses masyarakat terhadap keamanan atas kepemilikan identitas melalui sistem otentifikasi sehingga mampu mencegah terjadinya pemalsuan data. Ketiga, masyarakat juga semakin mudah, cepat dan efisien dalam pembuatan identitas diri.

“ Ada beberapa manfaat KTP digital ini yakni pertama, mempermudah dan mempercepat transaksi pelayanan publik dalam bentuk digital. Kedua, KTP Digital bisa mengamankan kepemilikan identitas digital melalui sistem otentifikasi untuk cegah pemalsuan data. Ketiga, Pembuatan identitas menjadi lebih cepat, mudah dan efisien,” jelas Bupati Paulina.

Untuk penerapan KTP Digital ini, sebelumnya pemkab Rote Ndao bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri dalam proses uji coba. Bertepatan dengan itu, Kemendagri untuk saat ini telah melakukan uji coba dikalangan sendiri serta di 58 kabupaten/kota di seluruh Indonesia termasuk Kabupaten Rote Ndao. Khusus di Kabupaten Rote Ndao diberikan akses kepada Dinas kependudukan dan catatan sipil sebagai instansi pelaksana daerah.

Sehingga dalam rangka pengenalan dan penerapannya maka diberikan akses kepada Bupati, Wakil Bupati, Forkompimda, pimpinan dan anggota DPRD serta pimpinan perangkat daerah lingkup pemkab Rote Ndao. Sehingga pada momentum HUT ke 20 Kabupaten Rote Ndao dilaksanakan pencanangannya. Dan secara bertahap akan dibuka untuk masyarakat umum.

“ Saya berharap dengan dilakukannya pencanangan KTP Digital atau identitas digital hari ini, dapat mempermudah akses kita semua terhadap sejumlah dokumen kependudukan. Dan dengan memohon perkenaan Tuhan, saya menyatakan KTP digital resmi diterapkan di Kabupaten Rote Ndao,” ucap Bupati Paulina disambut tepuk tangan peserta kegiatan, launching pengenalan dan penerapan KTP digital tanda penarapan KTP digital diberlakukan di kabupaten Rote Ndao per 2 juli 2022.

Sementara itu Kepala Dinas Kependudukan dan Catat Sipil Kabupaten Rote Ndao Petson Hangge mengungkapkan tahapan penggunaan KTP digital ini. Dengan mendownload aplikasi KTP digital kemudian melakukan registrasi dengan mengisi nama, alamat email dan upload foto selvi. Setelah itu aktivasi akan dikirim ke alamat email pengguna dengan menggunakan PIN.

“ KTP Digital ini dijamin kemanannnya. Tuntutan perkembangan teknologi. Sehingga bagi kita yang sering melakukan perjalanan lebih mudah ketika kita memakai KTP Digital ini,’ jelasnya.

Bupati Paulina melaunching penerapan KTP Digital ini didampingi Wakil Bupati Stefanus M. Saek,SE,M.Si, Forkompimda Kabupaten Rote Ndao, Sekretaris Daerah Drs. Jonas M. Selly,MM, pimpinan perangkat daerah dan undangan lainnya usai peringatan HUT Kabupaten Rote Ndao ke-20.(DKISP)