Bupati Rote Ndao Paulus Henuk bersama Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan jajaran PT. dan Manajer PT. Rafael Trans Bus Rafael Gono.

Pemkab Rote Ndao dan PT. Rafael Trans Bus Kerja Sama Integrasi Transportasi dengan Pariwisata dan UMKM

Bupati Rote Ndao menerima audiensi PT. Rafael Trans Bus yang beroperasi dengan nama Armadа Komodo Trans Travelindo dan berkantor pusat di Kupang. Pertemuan yang digelar jumat (13/03/2026) tersebut membahas kerja sama pengoperasian layanan transportasi yang terintegrasi dengan sektor pariwisata dan UMKM, mendukung konektivitas wisatawan menuju Kabupaten Rote Ndao. Turut hadir Wakil Bupati Apremoi D. Dethan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Petson Hangge dan jajaran PT. Rafael Trans Bus.

Dalam pertemuan tersebut, juga dilakukan penandatanganan kerja kerja sama antara Pemkab Rote Ndao dan PT. Rafael Trans Bus. Pihak perusahaan sebelumnya memaparkan kesiapan armada serta konsep pengembangan layanan transportasi yang akan mendukung mobilitas wisatawan.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk bersama Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan jajaran PT.  dan Manajer PT. Rafael Trans Bus Rafael Gono.
Foto bersama : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk bersama Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan jajaran PT. dan Manajer PT. Rafael Trans Bus Rafael Gono.

Manajer PT. Rafael Trans Bus, Rafael Gono menjelaskan bahwa armada yang  dioperasikan telah memenuhi standar kelayakan serta izin penyelenggaraan. Armada dengan kapasitas 33 penumpang punya fasilitas karaoke, full AC, reclining seat serta layanan kru termasuk pramugari.

Perusahaan juga memaparkan rencana rute transportasi yang akan menghubungkan sejumlah destinasi wisata strategis. Meliputi perjalanan wisata di wilayah NTT, Surabaya, Yogyakarta, hingga Timor Leste. Selain itu, wisatawan dari Labuan Bajo menuju Kupang, kemudian melanjutkan perjalanan ke Rote Ndao selain Timor Leste.

Untuk harga tiket, tarif terendah ditetapkan sebesar Rp. 225 ribu, dengan over bagasi diatas 20 kilogram sebesar Rp.7 ribu per kilogram. Selain layanan transportasi reguler, PT. Rafael Trans Bus juga menawarkan penyewaan medium bus untuk wisata keliling Rote dengan tarif mulai dari Rp2,5 juta.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyambut baik kerja sama dan meminta agar di dalam layanan transportasi juga tersedia paket konsumsi berupa makanan khas Rote. Ia menekankan pentingnya memadukan konsep transportasi dengan promosi pariwisata secara informatif kepada publik. Menurutnya, setelah penandatanganan kerja sama, konsep integrasi transportasi dan pariwisata dan UMKM harus disiapkan secara matang sebagai bagian dari kesiapan pemerintah daerah dalam melayani wisatawan yang datang ke Rote Ndao.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menilai bahwa wisatawan yang berkunjung ke suatu daerah umumnya juga melakukan aktivitas belanja setelah menikmati destinasi wisata. Oleh karena itu, Bupati mendorong kolaborasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Rote Ndao agar produk kerajinan lokal dapat masuk dalam paket wisata yang ditawarkan biro perjalanan.

Bupati Roter Ndao Paulus Henuk menandatangani kerja sama dengan PT. Rafael Trans Bus Rafael untuk Integrasi Transportasi dengan Pariwisata dan UMKM.
Penandatanganan : Bupati Roter Ndao Paulus Henuk menandatangani kerja sama dengan PT. Rafael Trans Bus Rafael untuk Integrasi Transportasi dengan Pariwisata dan UMKM.

Menanggapi hal tersebut, Manajer PT. Rafael Trans Bus menyatakan kesiapan pihaknya untuk berbagai langkah kolaborasi tersebut. Ia juga mengungkapkan bahwa minat wisatawan untuk berkunjung ke Rote cukup besar, terutama wisatawan surfing. Namun keterbatasan transportasi menjadi salah satu kendala utama. Oleh sebab itu, wisatawan yang tiba di Kupang nantinya akan difasilitasi menggunakan bus menuju Rote Ndao, dengan armada yang akan diberi branding destinasi wisata serta produk khas Rote.

Selanjutnya Bupati Paulus Henuk juga menyampaikan rencana untuk melakukan uji coba perjalanan saat peluncuran proyek tersebut, dengan mengunjungi langsung sejumlah lokasi wisata sebagai bagian dari promosi. Ia menekankan pentingnya menyiapkan paket wisata secara profesional, termasuk dukungan rumah makan yang representatif untuk melayani tamu.

Selain itu, Bupati Paulus Henuk berharap di dalam bus juga disediakan ruang khusus untuk menampilkan produk Dekranasda agar dapat dipromosikan kepada wisatawan. Ia berharap program ini dapat menjadi ikon transportasi wisata Rote Ndao sekaligus kebanggaan pemerintah daerah dengan pelayanan yang berkualitas.(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Desain tanpa judul (12)

Pemkab Rote Ndao Peringati HKG PKK ke-54 dengan Layanan Kesehatan dan Edukasi Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bersama Tim Penggerak PKK memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 melalui berbagai kegiatan pelayanan dan edukasi masyarakat yang digelar di UPTD TK Negeri Mai Fali pada Jumat, 13 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, kebersihan lingkungan, serta pemanfaatan pekarangan rumah guna mendukung ketahanan pangan keluarga.

Foto Brersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk,SH, Wabup Apremoi D. Dethan, Ketua TP. PKK Kab. Rote Ndao, Kepala Perangkat Daerah, Serta Guru dan Siswa TK UPTD TK Negeri Mai Fali
Foto Bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk,SH, Wabup Apremoi D. Dethan, Ketua TP. PKK Kab. Rote Ndao Ny. Yanne Henuk-Pellokila, Kepala Perangkat Daerah, Serta Guru dan Siswa Siswi UPTD TK Negeri Mai Fali.

Peringatan HKG PKK ke-54 ini dihadiri oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Rote Ndao Ny. Yanne Henuk-Pellokila, serta para kepala perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyampaikan apresiasi kepada Tim Penggerak PKK Kabupaten Rote Ndao yang dinilai telah menunjukkan komitmen dan pengabdian dalam memberdayakan keluarga serta masyarakat.

Bupati Rote Paulus Henuk, Sh saat memberikan sambutan dalam kegiatan
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH saat memberikan sambutan dalam kegiatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di UPTD TK Negeri Mai Fali.

Menurut Bupati, peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK merupakan momentum penting untuk terus memperkuat semangat gotong royong serta komitmen bersama dalam mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan mandiri.

“Kegiatan peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ini menjadi momentum untuk terus memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah, Tim Penggerak PKK, dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Bupati Paulus Henuk.

Rangkaian kegiatan dalam peringatan HKG PKK ke-54 ini meliputi Cek Kesehatan Gratis (CKG), penanaman bibit sayuran, serta sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada masyarakat. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga sekaligus mendorong pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga.

Wakil Bupati Apremoi D. Dethan melakukan penanaman penanaman bibit sayuran
Wakil Bupati Apremoi D. Dethan melakukan Penanaman Bibit Sayuran di Lingkungan UPTD TK Negeri Mai Fali.

Bupati Paulus Henuk juga berpesan agar Tim Penggerak PKK terus menjadi pelopor dan penggerak di tengah masyarakat dalam mendorong penerapan pola hidup sehat, pemanfaatan pekarangan rumah, peningkatan gizi keluarga, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Rote Ndao akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai program PKK. Menurutnya, keluarga yang kuat dan sejahtera merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Melalui peringatan HKG PKK ke-54 ini, diharapkan kolaborasi antara pemerintah daerah, Tim Penggerak PKK, dan masyarakat semakin kuat dalam membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan berdaya demi kemajuan Kabupaten Rote Ndao. *(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Pembukaan FPD : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk membuka Forum Perangkat Daerah Penyusunan RKPD Kabupaten Rote Ndao Tahun 2027, kamis (12/03/2026)

Pemkab Rote Ndao Gelar Forum Perangkat Daerah Penyusunan RKPD 2027

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menggelar Forum Perangkat Daerah (FDP) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Rote Ndao Tahun 2027. FDP menyelaraskan dan menyempurnakan rencana program kerja setiap perangkat daerah agar sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Pembukaan FPD : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk membuka Forum Perangkat Daerah Penyusunan RKPD Kabupaten Rote Ndao Tahun 2027, kamis (12/03/2026)
Pembukaan FPD : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk membuka Forum Perangkat Daerah Penyusunan RKPD Kabupaten Rote Ndao Tahun 2027, kamis (12/03/2026)

Dalam forum tersebut paparkan terkait pertumbuhan ekonomi Kabupaten Rote Ndao tercatat mencapai 7,98 persen hingga maret 2027. Angka ini berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional dan menunjukkan perkembangan positif bagi pembangunan daerah.

Acara dibuka oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan turut hadir Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan Sekretaris Daerah Jonas M. Selly. FPD diikuti perangkat daerah lingkup Pemkab Rote Ndao.

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao juga telah menyusun arah kebijakan pembangunan hingga tahun 2029 dengan target menurunkan angka kemiskinan menjadi 19 persen. Untuk mencapai target tersebut, Pemkab Rote Ndao menerapkan strategi terpadu penanggulangan kemiskinan melalui empat pilar, yakni fokus pada sasaran yang tepat dengan menyasar masyarakat pada Desil 1 dan Desil 2, menekan beban pengeluaran, meningkatkan pendapatan, serta melakukan stabilisasi harga pangan.

Foto bersama : Perangkat daerah peserta FDP RKPD 2027 bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan Sekretaris Daerah Jonas M. Selly.
Foto bersama : Perangkat daerah peserta FDP RKPD 2027 bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan Sekretaris Daerah Jonas M. Selly.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, dalam arahannya menegaskan bahwa perencanaan pembangunan harus dilandasi dengan mindset pelayanan kepada masyarakat. “Hari ini kita bicara rancang bangun Kabupaten Rote Ndao. Maka mindset kita adalah mindset pelayanan. OPD harus memahami permasalahan kita di Rote Ndao,” ujarnya kepada peserta forum.

Menurutnya, dengan kondisi ruang fiskal daerah yang masih terbatas, pemerintah harus mampu menyusun program yang tepat untuk menjawab berbagai persoalan pembangunan. Ia menekankan pentingnya menyusun program yang benar-benar prioritas sebelum menentukan besaran anggaran yang akan dialokasikan.

Bupati juga menegaskan bahwa pelaksanaan program dan kegiatan, termasuk bantuan sosial, harus menyasar masyarakat pada kelompok Desil 1 dan Desil 2. Ia berharap tidak terjadi kesenjangan ekonomi dan meminta perangkat daerah mengarahkan belanja daerah pada program yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

FPD RKPD 2027: Acara Forum Perangkat Daerah yang digelar dalam rangka penyusunan RKPD Kabupaten Rote Ndao tahun 2027.
FPD RKPD 2027: Acara Forum Perangkat Daerah yang digelar dalam rangka penyusunan RKPD Kabupaten Rote Ndao tahun 2027.

Selain itu, Bupati meminta seluruh perangkat daerah meningkatkan koordinasi dan komunikasi dalam menyelesaikan persoalan pembangunan. Kolaborasi lintas perangkat daerah dinilai penting, seperti dalam penanganan stunting yang melibatkan  dinas terkait serta koordinasi sektor pariwisata dengan Badan Pendapatan Daerah untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sementara itu, Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan, menegaskan bahwa sebagai pemimpin yang telah dipercaya masyarakat, bupati, wakil bupati, dan seluruh perangkat daerah memiliki tanggung jawab moral yang besar dalam membangun daerah. Ia berharap momentum forum ini dapat menggugah semangat kerja seluruh perangkat daerah agar bersama-sama mewujudkan penurunan angka stunting dan kemiskinan serta keberhasilan program pembangunan di daerah.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Puluhan Paus Pilot terdampar di Perairan Rote Ndao. Penyebab fenomena ini masih dalam penelitian.

Fenomena Puluhan Paus Pilot Terdampar di Pantai Mbadokai Rote Ndao, Penyebab Masih Diteliti

Fenomena alam berupa terdamparnya puluhan Paus Pilot terjadi di Pantai Mbadokai, Desa Fuafuni Kecamatan Rote Barat Daya Kabupaten Rote Ndao, pada Minggu, 9 Maret 2026. Kini, penyebab pasti peristiwa tersebut masih dalam penelitian oleh Pemkab Rote Ndao melalui Dinas Peternakan.

Kronologi kejadian bermula pada senin, 9 maret 2026 sekitar pukul 08.00 wita, ketika masyarakat melaporkan adanya gerombolan ikan yang ditemukan nelayan terdampar di perairan Pantai Mbadokai. Warga kemudian menginformasikan temuan tersebut kepada aparat setempat, termasuk Polres Rote Ndao. Pada awalnya, masyarakat menduga hewan tersebut adalah gerombolan lumba-lumba yang diduga terjebak pukat nelayan.

Puluhan Paus Pilot terdampar di Perairan Rote Ndao. Penyebab fenomena ini masih dalam penelitian.
Paus Pilot : Puluhan Paus Pilot terdampar di Perairan Rote Ndao. Penyebab fenomena ini masih dalam penelitian.

Namun setelah dilakukan pengecekan langsung oleh aparat gabungan Polres Rote Ndao di perairan Desa Fuafuni, dipastikan bahwa gerombolan hewan laut tersebut bukan lumba-lumba, melainkan Paus Pilot.

Diduga paus-paus tersebut terdampar akibat kondisi air laut yang surut sehingga terjebak di perairan dangkal. Menyikapi situasi tersebut, pihak aparat gabungan bersama masyarakat berinisiatif melakukan upaya penyelamatan dengan menggiring gerombolan paus kembali ke perairan yang lebih dalam agar dapat kembali ke laut lepas.

Namun sekitar pukul 21.00 wita, masyarakat Desa Fuafuni kembali melaporkan bahwa gerombolan paus pilot tersebut kembali mendekati pesisir Pantai Mbadokai. Masyarakat bersama aparat gabungan Polres Rote Ndao, Lanal Pulau Rote dan Petugas dari kementerian Kelautan dan Perikanan Dirjen Pengelolaan Kelautan Wilayah Kerja Rote Ndao serta Tim dari Koordinator Taman Nasional Perairan Laut Sabu Wilayah Kerja Rote Ndao kemudian melakukan upaya penyelamatan lanjutan.

Dalam proses tersebut, enam ekor Paus Pilot yang masih hidup berhasil dievakuasi dan diarahkan kembali ke laut yang lebih dalam. Sementara itu, empat ekor Paus Pilot yang ditemukan dalam kondisi mati dievakuasi ke bibir pantai.

Proses evakuasi dan penguburan Paus Pilot yang terdampar.
Evakuasi : Proses evakuasi dan penguburan Paus Pilot yang terdampar.

Selanjutnya pada selasa pagi, 10 maret 2026, proses evakuasi terhadap Paus Pilot yang telah mati kembali dilakukan dari dalam laut menuju pesisir pantai dengan cara ditarik.

Satu unit escavator dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Rote Ndao kemudian digunakan untuk menggali lubang di pesisir Pantai Mbadokai sebagai lokasi penguburan bangkai ikan paus tersebut.

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui Dinas Peternakan telah mengambil sejumlah sampel dari tubuh paus pilot untuk dilakukan penelitian guna mengetahui penyebab kematian hewan-hewan laut tersebut.

Berdasarkan data sementara, total Paus Pilot yang dikuburkan di pesisir Pantai Mbadokai berjumlah 20 ekor.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Musrenbangcam : Acara Musrenbangcam kecamatan Rote Barat.

Bupati Rote Ndao Jawab Aspirasi Masyarakat di Musrenbangcam Rote Barat Daya dan Rote Barat

Musrenbangcam Kecamatan Rote barat Daya dan kecamatan Rote Barat digelar hari ini, senin (09/02/2026) dalam rangkaian Musrtenbangcam tahun 2026 dalam rangka penyusunan RKPD Kabupaten Rote Ndao tahun 2027. Sejumlah isu strategis ditingkat wilayah dikemukakan dan mendapat respon langsung dari Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan serta Anggota DRPRD Meksy Mooy dan Melkianus F. Haning.

Usai penyambutan Bupati Paulus Henuk dan rombonga, acara diawali dengan laporan Camat Rote Barat Daya Adrianus Bessie dan Camat Rote Barat Olens Ndun. Keduanya menyampaikan tahapan Musrenbangcam meliputi inventarisasi usulan desa, penyelarasan arah kebijakan pembangunan daerah dan penetapan skala prioritas berdasarkan urgensi dan dampaknya bagi masyarakat.

Musrenbangcam : Acara Musrenbangcam kecamatan Rote Barat.
Musrenbangcam : Acara Musrenbangcam kecamatan Rote Barat.

Dalam rekapannya, kecamatan Rote Barat Daya mengusulkan 4 program dan 28 proyek prioritas, sementara kecamatan Rote barat mengusulkan 5 program dan 14 proyek prioritas.

Program tersebut berkaitan langsung dengan isu strategis wilayah yang dibahas yakni infrastruktur dasar belum merata, produktivitas ekonomi masyarakat, pengentasan kemiskinan dan stunting serta kualitas pelayanan publik.

Setiap aspek pembangunan di daerah punya keterkaitan satu dengan yang lain. seperti kemiskinan dan stunting, infrastruktur, BBM dengan akselerasi ekonomi masyarakat serta belanja pegawai dengan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menjelaskan kesiapan Pemda dan PT. Pertamina Patra Niaga dalam pembangunan Jobber BBM. Kehadiran Jobber, katanya, membuat stok dan distribusi BBM di seluruh wilayah Rote Ndao menjadi stabil dan aman.

“ Saya sudah rapat dengan Pertamina untuk bagaimana Jobber bisa dibangun. Karena itu lewat komunikasi saya dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, saya minta Rp. 100 Milyar anggaran K-SIGN digeser untuk membangun pelabuhn kapal minyak dan pengangkut garam,” jelasnya.

Musrenbangcam : Acara Musrenbangcam Kecamatan Rote Barat Daya.
Musrenbangcam : Acara Musrenbangcam Kecamatan Rote Barat Daya.

Terkait stunting, jelas Bupati Paulus Henuk, strategi penurunan angka stunting terus dijalankan. Pemkab Rote Ndao menemukan titik masalah, menetapkan solusi pemecahan, kemudian menyiapkan program dan kegiatan yang diintervensi dengan penganggaran.

Menjawab keresahan terkait nasib 1.961 orang PPPK, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menegaskan komitmennya bersama Wakil Bupati Apremoi D. Dethan terus berjuang agar ASN PPPK di daerah ini tidak terdampak pemberlakuan Undang-undang Nomor 1 tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan pemerintah daerah (HKPD).

Bupati Paulus Henuk telah menyurati Menteri Keuangan, Menteri Dalam Negri dan Menteri PAN-RB agar meninjau kembali kebijakan pembatasan 30 persen belanja pegawai di APBD.

Dalam surat tersebut, Ia mengusulkan agar gaji ASN ditarik ke pusat. Menurutnya ini langkah paling simpel yang bisa dilakukan oleh Pemerintah Pusat sambil menunggu perubahan Undang-undang HKPD. Atau dengan menambah dana transfer ke APBD sehingga proporsi APBD naik dan proporsi belanja pegawai turun.

Bupati Rote Ndao mengingatkan kembali perlu adanya kolaborasi dalam triangle pembangunan daerah yang melibatkan tiga pilar utama yakni pemerintah, tokoh agama dan tokoh adat (Maneleo).

Peserta Musrenbangcam Rote Barat foto bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan Anggoita DPRD Meksi Mooy dan Melkianus F. Haning
Foto bersama : Peserta Musrenbangcam Rote Barat foto bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan Anggoita DPRD Meksi Mooy dan Melkianus F. Haning

Sementara anggota DPRD Meksy Mooy dan Melkianus F. Haning menyampaikan terima kasih atas kolaborasi pembangunan daerah bersama pemerintah dan masyarakat lewat penyelenggaraan Musrenbangcam.

DPRD terus mendengar aspirasi masyarakat dan disampaikan lewat koordinasi dengan Pemkab untuk dimasukan dalam APBD Kabupaten Rote Ndao. Pihaknya mengakui kondisi ruang fiskal daerah yang cukup sempit. Meski demikian, apa yang menjadi kebutuhan masyarakat terus diperjuangkan sesuai kewenangan DPRD.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Foto bersama : Peserta Musrenbang Kecamatan Loaholu bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan Sekretrais Daerah Jonas M. Selly.

Empat Isu Strategis Wilayah hingga Akses Difabel dan Nasib PPPK di Musrenbangcam Rote Barat Laut dan Loaholu

Musrenbang tingkat Kecamatan Rote Barat Laut dan Loaholu dalam rangka penyusunan RKPD Kabupaten Rote Ndao tahun 2027 digelar, Jumat (6/3/2026), bertempat di Gereja GMIT Bethania Oemilan dan Gereja GMIT Lahairoi Oedai. Musrenbangcam dilaksanakan melalui proses inventarisasi usulan desa, penyelarasan arah pembangunan kabupaten, serta penentuan skala prioritas berdasarkan tingkat urgensi dan dampaknya bagi masyarakat.

Acara diawali ketika Camat Rote Barat Laut Josua Dethan, SP dan Camat Loaholu Jermi O. Adu, SH menyampaikan secara objektif tantangan dan isu strategis wilayah. Meliputi infrastruktur dasar, peningkatan produktivitas ekonomi masyarakat, penanganan angka kemiskinan dan stunting serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Foto bersama : Peserta Musrenbang Kecamatan Loaholu bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan Sekretrais Daerah Jonas M. Selly.
Foto bersama : Peserta Musrenbang Kecamatan Loaholu bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan Sekretrais Daerah Jonas M. Selly.

Kecamatan Rote Barat Laut mengusulkan 4 program dan 24 proyek prioritas, sementara Kecamatan Loaholu mengusulkan 3 program dan 20 proyek prioritas.

Selain membahas isu strategis wilayah tersebut, sejumlah perwakilan masyarakat menyampaikan pandangan terkait sektor pendidikan dan kesehatan. Salah satunya datang dari kelompok penyandang disabilitas yang berharap akses fasilitas pelayanan publik yang ramah disabilitas.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Rote Ndao menyampaikan apresiasi atas berbagai pandangan tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap masukan, selama disertai dengan pemahaman dan persepsi yang benar.

Musrenbangcam : Acara Musrenbang tingkat Kecamatan Rote Barat Laut di Gereja GMIT Bethania Oemilan, jumat (06/03/2026).
Musrenbangcam : Acara Musrenbang tingkat Kecamatan Rote Barat Laut di Gereja GMIT Bethania Oemilan, jumat (06/03/2026).

Terkait akses bagi penyandang disabilitas, Bupati meminta agar desain pembangunan sekolah baru memperhatikan kebutuhan akses difabel, mengingat ada kemungkinan siswa berkebutuhan khusus yang harus dilayani. Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan melakukan kajian melalui dinas teknis untuk menyiapkan tenaga guru khusus bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus.

Selain itu, Bupati juga menyinggung berbagai program pembangunan lain seperti bantuan Rumah Layak Huni (RLH) sebanyak 200 unit yang diupayakan minimal satu unit untuk setiap desa. Ia meminta pemerintah desa untuk menginventarisasi warga yang paling layak menerima bantuan tersebut.

Bupati juga menyinggung pentingnya revitalisasi budaya sebagai tanggung jawab moral bersama serta mengajak masyarakat meninggalkan pola yang dapat menghambat kemajuan ekonomi. Ia menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah saat ini mencapai 7,96 persen yang salah satunya dipengaruhi oleh K-SIGN.

Arahan : Bupati Rote Ndao Paulus memberikan arahan pada Musrenbang Kecamatan Loaholu.
Arahan : Bupati Rote Ndao Paulus memberikan arahan pada Musrenbang Kecamatan Loaholu.

Bupati Paulus Henuk kembali menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan nasib PPPK daerah terkait pemberlakuan 30 persen batas belanja pegawai lewat Undang-undang Nomor 1 Tahun 202 tentang Hubungan Keungan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD).

Ia bahkan telah menyurati Menteri Keuangan, Menteri Dalam Negeri dan Menteri PAN-RB menyatakan sikap menolak pemberhentian 1.961 PPPK yang bakal terdampak.

Ia menyampaikan apresiasi dan dapat hadir bersama Wakil Bupati serta jajaran pemerintah di tengah masyarakat dalam forum Musrenbangcam di Kabupaten Rote Ndao.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Tagline : Wakil Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar Ms. Zhu Yu bersama Kepala Bagian Konsuler Konjen RRT Ms. Xu Lian, dan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan menyampaikan salam Tagline “ke Rote Saja” usai pertemuan.

Bupati dan Wabup Rote Ndao Terima Kunjungan Konsulat Tiongkok, Bahas Peluang Kerja Sama dan Investasi

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan menerima kunjungan Wakil Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar Ms. Zhu Yu bersama Kepala Bagian Konsuler Konjen RRT Ms. Xu Lian, kamis (05/02/2026) dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Bupati Rote Ndao.

Pertemuan membahas berbagai peluang kerja sama dan investasi yang di Kabupaten Rote Ndao. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Daerah Jonas M. Selly, para Asisten serta pimpinan perangkat daerah.

Tagline : Wakil Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar Ms. Zhu Yu bersama Kepala Bagian Konsuler Konjen RRT Ms. Xu Lian, dan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan menyampaikan salam Tagline “ke Rote Saja” usai pertemuan.
Tagline : Wakil Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar Ms. Zhu Yu bersama Kepala Bagian Konsuler Konjen RRT Ms. Xu Lian, dan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan jajaran menyampaikan salam Tagline “Ke Rote Saja” dalam momen foto bersama.

Wakil Konsulat Jenderal RRT Ms. Zhu Yu menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pemkab Rote Ndao. Ia mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Konsulat RRT memperluas kerja sama dengan daerah-daerah di kawasan Bali dan Nusa Tenggara.

“ Terima kasih atas penerimaan yang begitu ramah. Kami datang ke Rote Ndao untuk menjajaki peluang kerja sama. Wilayah kerja kami mencakup tiga provinsi di Bali dan Nusa Tenggara,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa salah satu tugas Konsulat RRT adalah mendorong kerja sama di berbagai sektor, seperti ekonomi, pendidikan, dan bidang lainnya. Konsulat juga selama ini memfasilitasi pengenalan bahasa Mandarin bagi sejumlah pihak, termasuk petugas keimigrasian.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Paulus Henuk menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Rote Ndao sangat terbuka terhadap peluang investasi termasuk dari Tiongkok.

“Kami dalam semangat membangun daerah. Jika ada investor dari Tiongkok yang ingin berinvestasi, kami tentu sangat senang. Pemerintah daerah siap membantu dari sisi penyediaan lokasi hingga perizinan,” kata Bupati.

Berbincang : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Apremoi D. Dethan berbincang dengan Wakil Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar Ms. Zhu Yu bersama Kepala Bagian Konsuler Konjen RRT Ms. Xu Lian.
Berbincang : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Apremoi D. Dethan berbincang dengan Wakil Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar Ms. Zhu Yu bersama Kepala Bagian Konsuler Konjen RRT Ms. Xu Lian.

Bupati Paulus Henuk juga menjelaskan peluang investasi di Rote Ndao mulai dari pariwisata, pertanian, peternakan, perikanan hingga pendidikan dan kesehatan. Menurutnya, jumlah kunjungan wisatwan mencanegara yang tinggi, produksi perikanan rumput laut, pembangunan rumah sakit dan universitas menjadi sektor yang potensial dikembangkan di Rote Ndao.

Selain sektor tersebut, potensi kerja sama di bidang infrastruktur serta energi terbarukan seperti tenaga angin dan tenaga surya bisa dikembangkan di Rote Ndao.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Arahan : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memberikan arahan dalam Musrenbangcam di kecamatan Lobalain.

Musrenbangcam Lobalain dan Rote Selatan; Rumuskan Pembangunan Wilayah hingga Komitmen Perjuangkan PPPK

Pemerintah Kecamatan Lobalain dan Rote Selatan menggelar Musrenbangcam untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, Kamis (05/03/2026). Dalam rangkaian pelaksanaan Musrenbangcam se-Kabupaten Rote Ndao digelar secara maraton. Musrenbangcam menjadi forum strategis untuk merumuskan arah pembangunan daerah melalui pengusulan program dan kegiatan prioritas dari tingkat kecamatan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, yang hadir bersama Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan Sekretaris Daerah Jonas M. Selly. Camat Lobalain, Marthen J. Huan, SH, bersama Camat Rote Selatan Polce Manafe, S.Pd memaparkan berbagai potensi dan tantangan pembangunan di wilayah masing-masing.

Arahan : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memberikan arahan dalam Musrenbangcam di kecamatan Lobalain.
Arahan : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memberikan arahan dalam Musrenbangcam di kecamatan Lobalain.

Kecamatan Lobalain mengusulkan 4 program dengan 36 proyek prioritas. Sementara Kecamatan Rote Selatan mengajukan 3 program dengan 14 proyek prioritas melalui Musrenbangcam Tahun 2026 sebagai bahan penyusunan RKPD Tahun 2027.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyampaikan apresiasi atas berbagai usulan program yang disampaikan dalam forum Musrenbangcam. Dalam skema perencanaan pembangunan, usulan tersebut akan melalui proses penetapan skala prioritas sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan anggaran daerah.

Bupati juga menjawab keresahan forum terkait kebijakan nasional pembatasan belanja pegawai dalam APBD. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah (HKPD) Pasal 146, belanja pegawai dibatasi maksimal 30 persen dari total APBD dan akan mulai berlaku pada 7 Januari 2027.

Saat ini, belanja pegawai di Kabupaten Rote Ndao masih mencapai 45,9 persen dari APBD. Kondisi tersebut berpotensi berdampak pada pemberhentian sekitar 1.961 aparatur sipil negara berstatus PPPK.

Musrenbangcam : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan Sekretris Daerah Jonas M. Selly dalam Musrenbangcam Kecamatan Rote Selatan.
Musrenbangcam : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan Sekretris Daerah Jonas M. Selly dalam Musrenbangcam Kecamatan Rote Selatan.

Menanggapi hal itu, Bupati Paulus Henuk menegaskan komitmennya untuk memperjuangan nasib PPPK. Bupati telah menyurati Menteri Dalam Negeri, Menteri PAN-RB dan Menteri Keuangan terkait sikap penolakan terhadap pemberlakuan batas maksimal 30 persen belanja pegawai dalam APBD yang berpotensi mengakibatkan pemberhentian 1.961 PPPK di Kabupaten Rote Ndao.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi NTT dan 22 kabupaten/kota telah bersepakat untuk memperjuangkan kebijakan tersebut melalui pertemuan dengan tiga kementerian, yakni Kementerian PAN-RB, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Keuangan.

Selain itu, dalam arahannya, Bupati Paulus Henuk juga menekankan pentingnya pelestarian budaya daerah. Ia mengusulkan agar nilai-nilai budaya dan tuturan adat diperkenalkan kepada generasi muda melalui kegiatan pembelajaran di sekolah.

“Pelestarian budaya harus dilakukan secara serius, salah satunya melalui tuturan adat di sekolah-sekolah agar generasi muda tetap mengenal dan menjaga identitas budaya daerah,” ujarnya.

Musrenbangcam : Kegiatan Musrenbangcam Tahun 2026 dalam rangka penyusunan RKPD Tahun 2027.
Musrenbangcam : Kegiatan Musrenbangcam Tahun 2026 dalam rangka penyusunan RKPD Tahun 2027.

Terkait rencana pembangunan Titik Nol Selatan Indonesia berada di Desa Dodaek, Kecamatan Rote Selatan, Bupati menjelaskan bahwa pembangunan akan dilaksanakan setelah pertemuannya dengan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) di Jakarta beberapa waktu lalu.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengimbau para pemilik ternak untuk mematuhi Surat Edaran mengenai pengendalian ternak sesuai dengan ketentuan dalam peraturan daerah.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Arahan Musrenbangcam : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memberi arahan merespon aspirasi dalam Musrenbang Kecamatan Pantai Baru Tahun 2026, rabu (04/03/2026)

Musrenbangcam Pantai Baru dan Rote Tengah 2026; Paparkan Kebutuhan Prioritas dan Komitmen Kolaborasi Bangun Rote Ndao

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Rote Ndao Tahun 2027 memasuki hari kedua pelaksanaan, Rabu (04/02/2026). Dalam tema “ Penguatan Daya Saing Daerah Melalui Peningkatan SDM, Ekonomi Bernilai Tambah dan Infrastruktur Berkelanjutan”.

Kegiatan berlangsung di dua lokasi, yakni di Gereja GMIT Imanuel Deaoen untuk Kecamatan Pantai Baru dan Aula Kantor Camat Rote Tengah untuk Kecamatan Rote Tengah. Musrenbangcam dihadiri dan dibuka langsung oleh Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, bersama Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan Sekretaris Daerah Jonas M. Selly.

Arahan Musrenbangcam : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memberi arahan merespon aspirasi dalam Musrenbang Kecamatan Pantai Baru Tahun 2026, rabu (04/03/2026)
Arahan Musrenbangcam : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memberi arahan merespon aspirasi dalam Musrenbang Kecamatan Pantai Baru Tahun 2026, rabu (04/03/2026)

Camat Pantai Baru Micha Manubulu, S.Pi, serta Camat Rote Tengah Ferdinan Sinlaeloe, SE, memaparkan kebutuhan prioritas di wilayah masing-masing. Fokus utama meliputi pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan produktivitas pertanian dan perikanan, penguatan ekonomi masyarakat, kesejahteraan sosial, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Kecamatan Pantai Baru mengusulkan 5 program dan 18 proyek prioritas. Sementara kecamatn Rote Tengah mengusulkan 3 Program dan 16 proyek prioritas. Untuk dibahas dalam Musrenbang Kabupaten Rote Ndao untuk RKPD 2027.

Dalam dialog merespon aspirasi masyarakat, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Apremoi D. Dethan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mengkomunikasikan seluruh jaringan kerja baik dari pemerintah dan DPR untuk memberikan dukungan bagi pembangunan daerah.

Foto bersama : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan, Sekretaris Daerah Jonas M. Selly dan Camat Rote Tengah Ferdinan Sinaleloe bersama peserta Musrenbangcam.
Foto bersama : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan, Sekretaris Daerah Jonas M. Selly dan Camat Rote Tengah Ferdinan Sinaleloe bersama peserta Musrenbangcam.

Bupati juga memaparkan rencana pembangunan fasilitas penyimpanan BBM (jobber) yang telah dirancang sejak 2008. Tahap awal telah dilakukan survey lokasi oleh PT. Pertamina Patra Niaga hingga pembersihan lokasi.

Pemerintah daerah, kata Bupati Rote Ndao Paulus Henuk juga tengah mengupayakan pembangunan Jobber BBM masuk dalam Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN).

Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah terbuka terhadap kritik dan saran konstruktif dari masyarakat. Ia bahkan memantau langsung masukan masyarakat melalui media sosial dan memerintahkan perangkat daerah untuk segera menindaklanjutinya.

Menurutnya, pembangunan Rote Ndao harus dibangun melalui sinergi antara pemerintah, gereja, dan tokoh masyarakat/adat dalam semangat “Triangle Pembangunan” atau Tiga Batu Tungku.

“Kita tidak membangun tembok pemisah. Yang kita bangun adalah kolaborasi,” tutup Bupati.

Penyambutan : Rombongan Bupati Roter Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Apremoi D. Dethan disambut tarian.
Penyambutan : Rombongan Bupati Roter Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Apremoi D. Dethan disambut tarian.

Sementara Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan menjelaskan, bersama Bupati Paulus Henuk menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak selama satu tahun kepemimpnan. Ia meminta dukungan Do’a dan terus berkomitmen melayani masyarakat Rote Ndao dengan kasih.

“ Kita pastikan pembangunan Rote Ndao berjalan baik. Sepanjang kita bergandengan tangan, dari kabupaten, kecamatan, hingga desa dan kelurahan, memiliki semangat yang sama, Rote Ndao akan terus maju,” ujarnya.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Respon aspirasi : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memberikan arahan merespon aspirasi forum Musrenbangcam di Kecamatan Rote Timur. Ia didampingi Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan Sekretaris Daerah Jonas M. Selly.

Musrenbangcam 2026 Resmi Dimulai, Fokus Penguatan SDM, Ekonomi dan Infrastruktur; Terapkan Skema Kamus Usulan dan Pagu Indikatif

Rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tingkat Kecamatan (Musrenbangcam) se-Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026 resmi dimulai hari ini, selasa (03/02/2026). Kecamatan Rote Timur dan Landu Leko menggelar Musrenbang dihari pertama yang berlangsung di Gereja GMIT Sion Batuidi Desa Faiufua dan Gereja GMIT Ebenhaizer Soao Desa Daiama.

Secara resmi Musrenbang dihadiri dan dibuka oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk bersama Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan dan Sekretaris Daerah Jonas M. Selly. Musrenbangcam 2026 Rote Ndao dikemas dalam tema “ Penguatan Daya Saing Daerah Melalui Peningkatan SDM, Ekonomi Bernilai Tambah dan Infrastruktur Berkelanjutan”.

Respon aspirasi : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memberikan arahan merespon aspirasi forum Musrenbangcam di Kecamatan Rote Timur. Ia didampingi Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan Sekretaris Daerah Jonas M. Selly.
Respon aspirasi : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memberikan arahan merespon aspirasi forum Musrenbangcam di Kecamatan Rote Timur. Ia didampingi Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan Sekretaris Daerah Jonas M. Selly.

Acara diawali penyampaian laporan Camat Rote Timur Meliand Bulan, SH dan Camat landu Leko Daniel P. Bolla, SP. Keduanya memaparkan hasil pra Musrenbangcam, potensi dan tantangan pembangunan wilayah.

Arah Baru Strategi Pembangunan: Kamus Usulan dan Pagu Indikatif

Disaksikan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Wabup Apremoi D. Dethan mewakili menyampaikan sambutan utama terkait arah kebijakan pembangunan daerah.

Ia menjelaskan, tahun 2026 musrenbang menerapkan skema baru melalui pendistribusian pagu indikatif yang berbasis pada kamus usulan. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap usulan pembangunan memiliki dasar data yang kuat, realistis, dan sesuai dengan kemampuan fiskal daerah.

“Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang demokrasi untuk menyepakati prioritas. Kita harus berani memilih mana yang paling mendesak dan berdampak karena keterbatasan anggaran,” ungkap Wakil Bupati Apremoi D. Dethan.

Musrenbangcam : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Apremoi D. Dethan pada acara Musrenbangcam di Kecamatan Landu Leko.
Musrenbangcam : Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Apremoi D. Dethan pada acara Musrenbangcam di Kecamatan Landu Leko.

Tiga Pilar Prioritas 2027

Di Forum Musrenbangcam dalam rangka penyusunan RKPD Tahun 2027 tersebut, Wabup Apremoi Dethan juga menyampaikan tiga fokus Pilar Prioritas Tahun 2027 yakni:

  1.  Peningkatan Kualitas SDM: Penguatan sektor pendidikan melalui rehabilitasi ruang kelas serta penanganan serius terhadap stunting, gizi buruk, dan penyakit menular.
  2.  Ekonomi Bernilai Tambah: Mendorong hilirisasi pada potensi besar di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan agar memberikan nilai tambah bagi ekonomi lokal dan UMKM.
  3.  Infrastruktur Berkelanjutan: Pembangunan jalan, irigasi, dan sarana air bersih yang diprioritaskan sebagai penggerak ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Sesi Diskusi dan Penandatanganan Berita Acara

Setelah penyampaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah jonas M. Selly. Dalam sesi ini, aspirasi dari para kepala desa, tokoh adat, dan elemen masyarakat lainnya diuji dan diselaraskan dengan kebijakan daerah untuk menghasilkan keputusan yang terukur.

Semua aspirasi mendapat respon langsung dari Bupati Rote Ndao Paulus Henuk. Ia secara rinci menjelaskan strategi pembangunan yang digagas pemerintah termasuk pembangunan proyek Strategis Nasional di Kabupaten Rote Ndao.

Foto bersama : Peserta Musrenbangcam foto bersama Bupati Rote Ndao Paulus, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan pimpinan perangkat daerah.
Foto bersama : Peserta Musrenbangcam foto bersama Bupati Rote Ndao Paulus, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan dan pimpinan perangkat daerah.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, hingga generasi muda, untuk terus menjaga semangat gotong royong dalam mendukung keberhasilan program pemerintah. Ia berharap Musrenbang ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun Rote Ndao yang lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera.

Musrenbangcam dialhiri dengan penandatanganan Berita Acara Hasil Musrenbang. Dokumen ini menjadi bukti komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam mengawal usulan prioritas yang akan dibawa ke tingkat kabupaten, guna mewujudkan Rote Ndao yang lebih maju dan sejahtera.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao/Bapperida)