Kabupaten Rote Ndao kembali menorehkan prestasi membanggakan. Desa Daeurendale berhasil meraih Terbaik II kategori Pemerintah Desa/Kelurahan dalam ajang Jamsostek Award/Paritrana Award Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026.
Bupati Paulus Henuk saat menerima penghargaan Desa Daeurendale sebagai Terbaik II kategori Pemerintah Desa/Kelurahan dalam ajang Jamsostek Award/Paritrana Award Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026.
Penghargaan tersebut diumumkan dalam kegiatan Launching Perlindungan Pekerja Rentan sekaligus Penganugerahan Jamsostek Award/Paritrana Award yang berlangsung di Gedung El Tari, Kantor Gubernur NTT, Kota Kupang, Jumat (14/8/2026).
Bupati Paulus Henuk saat menghadiri ajang Jamsostek Award/Paritrana Award Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026.
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, turut menghadiri dan menerima langsung penghargaan pada kegiatan tersebut. Prestasi Desa Daeurendale menjadi apresiasi atas komitmen pemerintah desa dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat, khususnya pekerja rentan.
Capaian ini sekaligus menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao untuk terus memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat di seluruh wilayah Rote Ndao. (PPID Utama_Kab.Rote Ndao)
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H., menjalani agenda padat dan strategis di Kota Kupang, Kamis (13/8/2026). Dari penguatan ketahanan pangan, peningkatan kualitas pendidikan melalui Program “Rote Mengajar”, hingga persiapan tahap kedua pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN), seluruh agenda diarahkan untuk memperkuat fondasi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Rote Ndao.
Dorong Pembangunan Gudang Bulog di Rote Ndao
Bupati Paulus Henuk memulai agenda dengan bertemu Kepala Bulog Wilayah NTT. Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan sebelumnya ke Gudang Bulog di Rote Ndao serta komunikasi yang telah dilakukan melalui telepon.
Bupati Paulus Henuk bertemu saat dengan Kepala Bulog Wilayah NTT
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah rencana pembangunan Gudang Bulog di Kabupaten Rote Ndao. Kehadiran gudang tersebut diharapkan dapat memperkuat ketersediaan, penyimpanan, serta distribusi pangan, sekaligus mendukung peningkatan produksi pertanian masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus membangun koordinasi dan sinergi agar rencana tersebut dapat segera ditindaklanjuti dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Bupati Paulus Henuk.
Dalam pertemuan tersebut, turut disampaikan perkembangan positif sektor pertanian Rote Ndao. Serapan beras dari Rote Ndao mengalami peningkatan signifikan. Jika pada tahun sebelumnya serapan tercatat 509 ton, maka pada semester pertama 2026 telah mencapai 1.491 ton dan ditargetkan menembus 2.000 ton hingga akhir tahun.
Kepala Bulog NTT menyebut Rote Ndao sebagai salah satu kabupaten dengan kontribusi peningkatan produksi padi dan beras yang sangat baik.
Selain peningkatan serapan beras, pertemuan juga membahas persiapan penyaluran bantuan pangan pemerintah bagi lebih dari 25 ribu kepala keluarga di Kabupaten Rote Ndao.
“Rote Mengajar”, Investasi Pendidikan untuk Generasi Rote Ndao
Komitmen Bupati Paulus Henuk terhadap pembangunan sumber daya manusia kemudian berlanjut melalui pertemuan bersama Sarah Lery Mbuik untuk membahas pengembangan Program “Rote Mengajar”.
Pertemuan Bupati Paulus Henuk bersama Sarah Lery Mbuik untuk membahas pengembangan Program “Rote Mengajar”.
Program ini diarahkan sebagai ruang kolaborasi untuk memperkuat kualitas pendidikan melalui berbagi pengetahuan, pengalaman, serta pengembangan kapasitas guru dan peserta didik.
Bupati Paulus Henuk menyambut positif kehadiran Program Rote Mengajar sebagai bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran yang lebih relevan sekaligus membuka wawasan anak-anak Rote Ndao terhadap berbagai pilihan profesi dan dunia kerja.
Menurutnya, pembangunan pendidikan tidak dapat dilakukan pemerintah seorang diri. Dibutuhkan keterlibatan guru, akademisi, komunitas, generasi muda, serta putra-putri Rote Ndao yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati juga meminta Sarah Lery Mbuik untuk menjadi narasumber dalam Diskusi Publik yang direncanakan berlangsung di Kampus UNSTAR. Salah satu isu yang akan diangkat adalah perlindungan perempuan dan anak, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap berbagai 11persoalan yang masih terjadi.
Persiapan Tahap 2 K-SIGN
Agenda strategis Bupati Paulus Henuk berlanjut hingga malam hari melalui pertemuan bersama tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Pertemuan tersebut membahas persiapan tahap kedua Zona I Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Rote Ndao. Selain itu, dibahas pula keterlibatan tim KKP dalam rangkaian kegiatan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Rote Ndao.
Rangkaian agenda ini memperlihatkan arah pembangunan Rote Ndao yang bergerak pada sejumlah sektor strategis secara bersamaan: ketahanan pangan diperkuat, kualitas pendidikan didorong, dan investasi pembangunan K-SIGN dipersiapkan untuk memasuki tahapan berikutnya. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)
Malam Ketigabelas Semarak HUT Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026 di Kabupaten Rote Ndao, Kamis (13/08/2026) malam, terus berlangsung meriah dengan pelaksanaan Lomba Kebalai antar desa di Lapangan Christian Nehemia Dillak – Kota Ba’a.
Masyarakat antusias memadati lokasi untuk menyaksikan atraksi budaya khas Rote Ndao yang ditampilkan oleh peserta dari desa dan kelurahan.
Memeriahkan Semarak HUT RI ke-81, Pemkab Rote Ndao menghadirkan atraksi budaya tarian Kebalai dari desa.
Sebanyak 10 Tim Kebalai tampil secara bergantian, diawali Tim Kebalai Desa Sanggadolu, Nusakdale, Oebau, Batulilok, Kelurahan Olafulihaa. Selanjutnya Tim Kebalai Desa Serubeba, Oebatu, Batutua, Bebalain dan Desa Fatelilo.
Para peserta tampil mengenakan busana adat Rote dengan corak warna hijau, putih, merah, merah-putih hingga merah tua, lengkap dengan atribut budaya seperti Topi Ti’i Langga dan Bulamolik.
Setiap tim membawakan syair Kebalai dengan tema pembangunan, persatuan dan kecintaan terhadap Rote Ndao serta Indonesia.
Tim Kebalai dari desa ketika tampil dimalam Panggung Hiburan Seni dan Budaya.
Penampilan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT RI ke-81, tetapi juga menjadi ruang pelestarian dan memperkenalkan seni budaya Kebalai sebagai warisan budaya Rote Ndao.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menggelar Sebulan Penuh Agustus 2026 Semarak HUT RI ke-81 Tahun 2026 dari tanggal 1 sampai 31 Agustus 2026 dan dipusatkan di Lapangan Christian Nehemia Dillak – Kota Ba’a.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)
Ba’a, 11 Agustus 2026 – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus mendorong transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui penerapan
Daftar Hadir Online (DHO) bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.
Komitmen tersebut ditandai dengan kegiatan Sosialisasi Penerapan Aplikasi Daftar Hadir Online (DHO) yang digelar di Lobi Lantai 1 Kantor Bupati Rote Ndao, Selasa (11/8/2026). Kegiatan dipimpin oleh Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Daniel W. Nalle, S.Pt. dan diikuti para Kepala Perangkat Daerah serta admin DHO dari seluruh perangkat daerah.
Dalam arahannya, Plh. Sekda Daniel W. Nalle menegaskan bahwa DHO bukan sekadar mengganti sistem absensi manual menjadi digital, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun budaya kerja ASN yang lebih disiplin, transparan, akuntabel, dan terukur.
Sosialisasi Penggunaan Aplikasi Daftar Hadir Online oleh Pemerintah Kabupaten Rote Ndao
“Mulai 12 Agustus 2026, seluruh ASN Kabupaten Rote Ndao wajib menggunakan aplikasi ini. Penilaian kinerja dan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) akan berbasis rekapitulasi absensi dari aplikasi,” tegasnya.
Menurutnya, penerapan DHO menjadi bagian penting dalam membangun sistem pemerintahan yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi. Data kehadiran yang terdokumentasi secara digital diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih akurat sekaligus mendukung pengambilan keputusan terkait kedisiplinan dan kinerja ASN.
Turut memberikan hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan, Petson Hangge, S.Sos, serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Anthonius F. D. Banepa, SE.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Rote Ndao, Olafulihaa M. A. Tadde, S.Kom, memaparkan materi sosialisasi yang meliputi pengenalan aplikasi, mekanisme penggunaan, alur pelaksanaan, pembagian peran antara admin dan pengguna, hingga langkah penanganan berbagai kendala teknis.
Sesi diskusi berlangsung interaktif. Sejumlah Kepala Perangkat Daerah menyampaikan berbagai persoalan yang berpotensi muncul dalam penerapan DHO, antara lain pembaruan data pegawai yang mengalami mutasi, kendala penggunaan aplikasi pada perangkat iPhone, serta mekanisme absensi bagi ASN yang melaksanakan tugas di lapangan.
Koordinasi pembaruan data kepegawaian melalui admin dari BKPSDMD
Menanggapi hal tersebut, dilakukan pembahasan solusi teknis, termasuk koordinasi pembaruan data kepegawaian melalui admin dari BKPSDMD serta pelaksanaan simulasi penggunaan aplikasi. Plh. Sekda juga meminta agar dilakukan simulasi pada dashboard admin sehingga seluruh perangkat daerah benar-benar siap sebelum penerapan DHO berjalan secara penuh.
Penerapan DHO sekaligus menegaskan arah Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam membangun pemerintahan digital yang memanfaatkan teknologi untuk memperkuat tata kelola internal.
Dengan sistem absensi yang terintegrasi dan terdokumentasi secara digital, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap disiplin ASN tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi menjadi bagian dari budaya kerja yang mendukung peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik.
DHO bukan sekadar aplikasi absensi. Ini adalah langkah nyata Rote Ndao menuju pemerintahan yang lebih disiplin, transparan, akuntabel, dan semakin digital.*PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao
Pagelaran Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-81 Tingkat Kabupaten Rote Ndao, Tahun 2026 sudah hampir paruh waktu, berbagai event atau kegiatan terus disuguhkan kepada masyarakat Rote Ndao dalam kegiatan pameran pembangunan , expo Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Panggung hiburan rakyat.
Penampilan peserta lomba Kebalai dari Desa Oetutulu
Terpantau, Rabu (12/08) malam, bertempat di Lapangan Christian Nehemia Dillak, kegiatan yang terjadwalkan fokus kepada pertunjukan seni budaya berupa lomba kebalai antar desa dan kelurahan se-Kabupaten Rote Ndao. Kegiatan lainnya persembahan lagu dan hiburan berupa persembahan doorprize menarik bagi penonton yang aktif atau mampu menjawab kuisioner yang disediakan panitia.
Dibuka dengan penampilan lomba kebalai dari kelompok/tim dari Desa Oebafok, Kecamatan Rote Barat Daya dan solois lagu dari Ailen Bessie, asal Desa Baadale, Kecamatan Lobalain yang mempersembahkan cover lagu legendaris “Lilin-Lilin Kecil” kemudian diakhiri dengan Kebalai bersama yang dipimpin oleh peserta lomba dari desa Maubesi, Kecamatan Rote Tengah bersama para penonton yang hadir. Kegiatan Sesuai jadwal, dimulai pukul 19.30 WITA dan selesai pukul 20.30 WITA.
Berikut rekapan para peserta lomba kebalai antar desa dan kelurahan se-kabupaten Rote Ndao adalah Kelompok/tim Desa Maubesi, Kecamatan Rote Tengah dikoordinir oleh Penjabat Kepala Desa, Soniyardi Y.Ndun,S.E dan penyair atau Manehelo, Tedi A.Muloko membawakan lagu syair “E Ina”. Kelompok/tim Desa Oetutulu, Kecamatan Rote Barat Laut dikoordinir oleh Kepala Desa, Darwin Ndolu dan penyair atau Manehelo, Siska Lilo membawakan lagu syair “Mai Fua Nusa Rote. Kelompok/tim Desa Oebafok, Kecamatan Rote Barat Daya, dikoordinir oleh Penjabat Kepala Desa, Amrisar. S. Soru dan penyair atau Manehelo, Cornelis Lani membawakan lagu syair ” Batu Matia dan Kelompok/tim Desa Lidamanu, Kecamatan Rote Tengah dikoordinir oleh Penjabat Kepala Desa, Adibu Papa Dethan, S.STP dan penyair atau Manehelo, Yad Muskananfola membawakan lagu syair ” Boso bibinga diu ma boso babati kana”.
Penampilan peserta lomba Kebalai dari Desa Lidamanu
Adapun kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-81 ini mengusung thema “Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur” telah mulai digelar terhitung 01 Agustus dan berakhir 31 Agustus 2026. Sesuai jadwal, Pemerintah Daerah Kabupaten Rote Ndao melaksanakan Pameran dan karnaval pembangunan, Expo Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam hal ini mempromosikan produk unggulan dan kuliner kabupaten Rote Ndao. Terjadwalkan juga berbagai lomba dan panggung hiburan lainnya yang diikuti oleh seluruh UPTD tingkat di kecamatan se-Kabupaten Rote Ndao. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)
JAKARTA – Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, mengikuti Rapat Koordinasi Rencana Aksi Dukungan Kementerian/Lembaga dalam Percepatan Pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional atau K-SIGN, Selasa 11 Agustus 2026 di Ruang Rapat Sambit, Gedung Bina Graha Lantai 2, Kantor Staf Presiden, Jakarta Pusat.
Foto Bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk setelah mengikuti Rapat Koordinasi Rencana Aksi Dukungan Kementerian/Lembaga dalam Percepatan Pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional atau K-SIGN.
Dalam rapat tersebut, sejumlah langkah strategis dibahas untuk mempercepat pembangunan K-SIGN di Kabupaten Rote Ndao.
“Kami membahas kepastian Perpres Nomor 17 Tahun 2025 sebagai landasan percepatan K-SIGN menuju swasembada garam nasional 2027,” ujar Bupati Paulus Henuk.
Selain itu, rapat juga menyoroti kepastian hukum melalui Penetapan Lokasi Tahap I yang aman dan sesuai aturan, serta proses pengadaan lahan yang transparan dengan pengawalan aparat penegak hukum. Untuk memperkuat dasar pengambilan keputusan strategis, diperlukan legal opinion.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk saat mengikuti Rapat Koordinasi Rencana Aksi Dukungan Kementerian/Lembaga dalam Percepatan Pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional atau K-SIGN.
Isu infrastruktur juga menjadi perhatian. Pemkab Rote Ndao mendorong percepatan kesiapan infrastruktur kelistrikan oleh PLN di Kecamatan Landu Leko. Di sisi lain, disiapkan pula lahan Jobber BBM di Desa Ofalangga, Kecamatan Pantai Baru, guna mendukung kebutuhan energi dan logistik K-SIGN.
Perluas Kolaborasi Pendidikan Lewat “Rote Mengajar”
Usai rakor, Bupati Paulus Henuk melanjutkan pertemuan di Jakarta. Ia bertemu Mayor Jenderal Robert Giri dari Lemhannas di Royal Padel Square.
Dalam pertemuan itu, Bupati mengajak Mayjen Robert Giri terlibat dalam Program “Rote Mengajar”. Program ini bertujuan menghadirkan lebih banyak tokoh dan sumber daya untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Rote Ndao.
“Saya berharap keterlibatan berbagai pihak dalam Rote Mengajar dapat memberikan inspirasi, pengalaman, dan wawasan baru bagi para pelajar di Rote Ndao, sekaligus memperkuat semangat bersama untuk membangun generasi Rote Ndao yang unggul,” kata Bupati.
Dorong Hilirisasi Garam dan Logistik
Bupati juga bertemu Brigjen Purn. Simon Petrus Kamlasi selaku Staf Ahli Menko Pangan bersama pengusaha kapal tanker. Pertemuan membahas kontribusi pengangkutan hasil produksi garam dari Rote ke Jawa.
Menutup rangkaian kegiatan, Bupati Paulus Henuk berdiskusi dengan Anwar Pua Geno, mantan Ketua DPRD Provinsi NTT. Diskusi fokus pada peluang investasi, khususnya terkait hilirisasi garam produksi K-SIGN ke depan.
Dengan rangkaian pertemuan ini, Pemkab Rote Ndao menegaskan komitmennya mempercepat K-SIGN sekaligus membangun kolaborasi lintas sektor untuk kemajuan daerah. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)
Semarak Pameran Pembangunan dan Expo UMKM dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Rote Ndao terus terasa. Memasuki malam ke-11, Selasa (11/8/2026), kemeriahan kembali berlangsung di Lapangan C.H. Nehemia Dillak.
Penampilan peserta Lomba Kebalai dari Desa Holoama
Malam ke-11 dimeriahkan dengan Lomba Kebalai yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Lomba tradisional khas Rote ini menjadi salah satu daya tarik tersendiri, sekaligus menghadirkan suasana kebersamaan dan kegembiraan bagi masyarakat yang hadir.
Lima desa turut ambil bagian dalam Lomba Kebalai malam itu, yakni Desa Kolobolon, Desa Bebalain, Desa Kuli, Desa Holoama, dan Desa Oelunggu. Para peserta tampil penuh semangat, sementara masyarakat yang menyaksikan memberikan dukungan dan ikut menikmati kemeriahan perlombaan.
Penampilan peserta Lomba Kebalai dari Desa Kuli
Selain Lomba Kebalai, panggung hiburan juga dimeriahkan oleh penampilan CCG “Ciwi-Ciwi Ganas” yang membawakan tarian kreasi. Penampilan enerjik dan penuh warna tersebut berhasil menghibur masyarakat dan menambah semarak suasana malam pameran.
Kemeriahan malam ke-11 menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan terus hidup melalui kebersamaan, kreativitas, budaya, dan partisipasi masyarakat Kabupaten Rote Ndao. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)
Komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam memperkuat pemberdayaan perempuan sekaligus mendorong percepatan pencegahan stunting dan wasting mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Hal ini terlihat dalam kegiatan pemberdayaan perempuan GMIT yang dihadiri Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan di Gereja GMIT Oederas, Selasa (11/8/2026).
Wakil Bupati Rote Ndao menghadiri Kegiatan pemberdayaan perempuan GMIT
Kegiatan yang berlangsung pada pukul 09.50 WITA tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat peran perempuan, khususnya kaum ibu, sebagai garda terdepan dalam membangun keluarga yang sehat dan berkualitas.
Kehadiran Wakil Bupati Rote Ndao menjadi bentuk dukungan Pemerintah Daerah terhadap berbagai inisiatif masyarakat dan gereja yang memiliki perhatian terhadap peningkatan kualitas kehidupan keluarga, terutama dalam upaya memastikan tumbuh kembang anak berjalan secara optimal.
Dalam sambutannya Wakil Bupati Apremoi menyampaikan bahwa pemberdayaan perempuan tidak hanya dipandang sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kemandirian perempuan, tetapi juga sebagai bagian penting dari strategi pembangunan sumber daya manusia.
“Perempuan, khususnya para ibu, memiliki peran besar dalam menentukan pola pengasuhan, pemenuhan gizi, kebersihan lingkungan, serta pemanfaatan layanan kesehatan bagi anak. Karena itu, penguatan pengetahuan dan kapasitas perempuan menjadi salah satu langkah strategis dalam mencegah terjadinya stunting maupun wasting” ujar Apremoi
Wakil Bupati juga mendorong agar upaya pencegahan stunting dan wasting dilakukan secara bersama-sama melalui kolaborasi antara pemerintah, gereja, keluarga, kader kesehatan, tenaga kesehatan dan seluruh elemen masyarakat.
Kasih sayang Wakil Bupati Rote Ndao bagi anak stunting, wujud perhatian demi masa depan generasi sehat
Upaya tersebut perlu dimulai dari lingkungan keluarga melalui pemenuhan kebutuhan gizi anak, pola asuh yang baik, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak secara rutin, serta memastikan ibu dan anak memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan yang memadai.
“Pencegahan stunting dan wasting bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Keluarga, gereja dan masyarakat memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan anak-anak Rote Ndao tumbuh sehat dan berkualitas,” tegas Apremoi.
Kolaborasi dengan lembaga keagamaan seperti GMIT dinilai memiliki peran strategis karena gereja berada dekat dengan kehidupan keluarga dan masyarakat. Melalui pelayanan dan pendampingan jemaat, pesan-pesan mengenai kesehatan keluarga, pemenuhan gizi dan perlindungan anak dapat disampaikan secara lebih luas dan berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus mendorong pendekatan kolaboratif dalam pembangunan manusia. Pemberdayaan perempuan, penguatan keluarga dan pencegahan stunting serta wasting menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya mewujudkan generasi Rote Ndao yang sehat, cerdas dan produktif.
Kegiatan di Gereja GMIT Oederas tersebut sekaligus mempertegas pesan bahwa membangun Rote Ndao dimulai dari keluarga yang kuat, perempuan yang berdaya, dan anak-anak yang sehat.(PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH bertemu dengan Ketua Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim bersama jajaran di Jakarta(10/08/2026), untuk menyampaikan apresiasi atas dukungan di bidang pendidikan sekaligus mengajak memperkuat kolaborasi dalam pengembangan sumber daya manusia melalui program Rote Mengajar. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Rote Ndao membangun kemitraan dengan berbagai pihak untuk memperluas akses pengetahuan, meningkatkan kapasitas generasi muda, dan mendorong pendidikan sebagai fondasi pembangunan daerah.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH berdiskusi dengan Ketua Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim dalam pertemuan di Jakarta, Senin (10/08/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Paulus Henuk menyampaikan penghargaan atas berbagai dukungan Yayasan Pendidikan Astra yang selama ini turut mengambil bagian dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Rote Ndao.
Sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi, Bupati menyematkan selendang atau kain tenun khas Rote Ndao kepada Ketua Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim. Penyematan kain tenun tersebut menjadi simbol penghormatan masyarakat Rote Ndao kepada pihak-pihak yang telah memberikan perhatian dan kontribusi bagi kemajuan daerah.
Bupati juga menyerahkan plakat atau piagam penghargaan kepada Yayasan Pendidikan Astra dengan semboyan “MANA FE MANGGALELOK NUSAK” yang berarti “Cahaya bagi Daerah.” Filosofi tersebut menggambarkan bahwa pendidikan merupakan cahaya yang menerangi perjalanan sebuah daerah sekaligus menjadi fondasi penting dalam menyiapkan masa depan generasi penerus.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH menyerahkan piagam penghargaan kepada Ketua Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim sebagai bentuk apresiasi atas dukungan terhadap pembangunan pendidikan dan sumber daya manusia di Kabupaten Rote Ndao, Jakarta, Senin (10/08/2026).
“Pendidikan adalah cahaya bagi daerah. Ketika kita memberikan pendidikan yang baik kepada anak-anak, sesungguhnya kita sedang menyalakan cahaya bagi masa depan Rote Ndao,” ujar Bupati Paulus Henuk.
Menurut Bupati, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, dukungan berbagai pihak terhadap sektor pendidikan dinilai memiliki peran penting dalam mempercepat kemajuan daerah dan membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengundang Ketua Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim untuk bergabung sebagai narasumber dalam program Rote Mengajar yang akan dilaksanakan di Kabupaten Rote Ndao.
Rote Mengajar dirancang sebagai ruang berbagi ilmu, pengalaman dan inspirasi dengan menghadirkan tokoh, profesional, praktisi, serta putra-putri Rote yang telah berkiprah di berbagai bidang. Melalui program tersebut, generasi muda Rote Ndao diharapkan dapat memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai pendidikan, profesi, pengalaman kerja, serta berbagai peluang pengembangan diri.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH bersama Ketua Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim dan jajaran berfoto bersama usai penyematan selendang adat Rote Ndao dalam pertemuan di Jakarta, Senin (10/08/2026).
“Rote Mengajar kita desain sebagai ruang untuk berbagi ilmu, pengalaman dan inspirasi. Kita ingin anak-anak Rote belajar langsung dari mereka yang telah berkiprah dan berhasil di berbagai bidang,” ungkapnya.
Bupati berharap kolaborasi dengan Yayasan Pendidikan Astra dapat terus berlanjut dan berkembang, tidak hanya dalam bentuk dukungan terhadap pendidikan, tetapi juga melalui berbagai upaya yang dapat memperkuat kapasitas dan wawasan generasi muda Rote Ndao.
“Terima kasih atas semua dukungan yang telah diberikan. Semoga kolaborasi ini terus menjadi cahaya bagi anak-anak Rote dan bagi masa depan daerah kita,” tutup Bupati.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus mendorong terbangunnya kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, lembaga sosial, dunia usaha dan berbagai pihak lainnya sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan sumber daya manusia. Melalui sinergi tersebut, pendidikan diharapkan tidak hanya menjadi sarana memperoleh pengetahuan, tetapi juga menjadi kekuatan untuk membuka peluang dan membangun masa depan Rote Ndao. *(PPID Utama_Rote Ndao)
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH melakukan pertemuan dengan Direktur Jenderal PK di Jakarta(10/08/2026), untuk membahas perkembangan dan percepatan pelaksanaan proyek K-SIGN (Kawasan Sentra Industri Garam Nasional) di Kabupaten Rote Ndao. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Rote Ndao mengawal realisasi K-SIGN melalui penguatan koordinasi dengan pemerintah pusat agar proyek strategis tersebut dapat berjalan sesuai target dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH berdiskusi dengan Direktur Jenderal PK dalam pertemuan membahas perkembangan dan percepatan proyek K-SIGN di Jakarta, Senin (10/08/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Paulus Henuk membahas perkembangan proyek K-SIGN serta sejumlah hal yang perlu ditindaklanjuti untuk mempercepat pelaksanaannya di Kabupaten Rote Ndao.
Bupati menegaskan pentingnya koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mengawal setiap tahapan proyek. Berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan percepatan pelaksanaan K-SIGN menjadi bagian dari pembahasan agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.
K-SIGN memiliki arti strategis bagi Kabupaten Rote Ndao, terutama dalam pengembangan potensi garam daerah. Kehadiran kawasan sentra industri garam tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi, membuka peluang investasi dan lapangan kerja, serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.
Pengembangan K-SIGN juga dinilai sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam mengoptimalkan potensi daerah dan memperkuat kontribusi Rote Ndao terhadap produksi garam nasional.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH bersama Direktur Jenderal PK saat membahas percepatan pelaksanaan K-SIGN sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan potensi garam dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Rote Ndao, Jakarta, Senin (10/08/2026).
Melalui pembangunan kawasan sentra industri tersebut, potensi garam yang dimiliki Rote Ndao diharapkan tidak hanya dikembangkan dari sisi produksi, tetapi juga dapat mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat serta kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan berbagai kebutuhan dalam rangka percepatan proyek dapat ditindaklanjuti.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mengawal K-SIGN secara berkelanjutan, mulai dari tahapan persiapan hingga dapat direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Rote Ndao.
Bupati berharap sinergi yang telah terbangun dengan pemerintah pusat dapat terus diperkuat sehingga pelaksanaan K-SIGN berjalan sesuai target. Dengan dukungan dan koordinasi lintas sektor yang kuat, K-SIGN diharapkan dapat menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Rote Ndao sekaligus membuka peluang yang lebih besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. *(PPID Utama_Rote Ndao)