Foto bersama PJ. Sekda Kabupaten Rote Ndao dengan peserta Pelatihan Inkubator Bisnis 

PJ. Sekda Kabupaten Rote Ndao Buka Pelatihan Inkubator Bisnis 

Dalam rangka mendukung program kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, sebagaimana tertuang dalam Dasa Cita Gubernur Nusa Tenggara Timur melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Nusa Tenggara Timur menyelenggarakan pelatihan Inkubator Bisnis Tahun 2026 bagi pengembangan pemuda berusia 16 sampai dengan 30 tahun se- Kabupaten Rote Ndao bertempat di Aula Hotel Ricky, kelurahan Namodale-Ba’a, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao.

PJ. Sekda Kabupaten Rote Ndao saat membuka Buka Pelatihan Inkubator Bisnis 
PJ. Sekda Kabupaten Rote Ndao saat membuka Buka Pelatihan Inkubator Bisnis

Laporan Ketua Panitia, Matius Ngadu Oli,SE,M.Hum, Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Provinsi Nusa Tenggara Timur, kegiatan ini mempunyai maksud dan tujuan sebagai proses pembinaan, pendampingan dan pengembangan yang diberikan oleh inkubator bisnis kepada peserta inkubasi.

Disini para peserta dibekali dengan pengetahuan, ketrampilan dan pengetahuan hingga akses jejaring usaha dan kemungkinan kemitraan. Saya berharap bahwa setelah mengikuti kegiatab ini, para pemuda kita tidak hanya menjadi pencari kerja tetapi justru menjadi pencipta lapangan kerja.

PJ. Sekda Kabupaten Rote Ndao foto bersama peserta Pelatihan Inkubator Bisnis 
PJ. Sekda Kabupaten Rote Ndao foto bersama peserta Pelatihan Inkubator Bisnis

Sementara itu, Gubernur Nusa Tenggara Timur dalam sambutannya yang dibacakan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Daniel W. Nalle,S.Pt menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dinas Kepemudaan dan Olahraga yang telah menggagas kegiatan ini, dimana inkubator bisnis ini bukan hanya pelatihan semata tetapi adalah awal dari perjalanan yang nyata menuju kemandirian ekonomi pemuda.

Foto bersama PJ. Sekda Kabupaten Rote Ndao dengan peserta Pelatihan Inkubator Bisnis 
Foto bersama PJ. Sekda Kabupaten Rote Ndao dengan peserta Pelatihan Inkubator Bisnis

Untuk diketahui, hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah peserta mampu memahami dan menerapkan konsep-konsep dasar pengelolaan usaha dan terbentuknya hubungan dan jaringan yang kuat antar peserta dari berbagai daerah, yang dapat memfasilitasi pertukaran informasi dan pengalaman. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari terhitung tanggal 25 sampai dengan 28 September 2026 mendatang. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Foto bersama pada kegiatan Stakeholder Mapping Program NTT Net-Zero Emission (NZE) 2050

Pemkab Rote Ndao Dorong Langkah Nyata Menuju 100 Persen Energi Terbarukan

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus mendorong langkah konkret menuju pemanfaatan energi terbarukan secara berkelanjutan. Hal ini kembali ditegaskan dalam kegiatan Stakeholder Mapping Program NTT Net-Zero Emission (NZE) 2050, yang digelar di Aula Bapperida Kabupaten Rote Ndao, Jumat (25/9/2026).

Suasana kegiatan Stakeholder Mapping Program NTT Net-Zero Emission (NZE) 2050, yang digelar di Aula Bapperida Kabupaten Rote Ndao, Jumat (25/9/2026).
Suasana kegiatan Stakeholder Mapping Program NTT Net-Zero Emission (NZE) 2050, yang digelar di Aula Bapperida Kabupaten Rote Ndao, Jumat (25/9/2026).

Kegiatan dibuka oleh Kepala Bapperida Kabupaten Rote Ndao, Maraden Patola, dan merupakan tindak lanjut dari kegiatan audiensi Program NTT NZE 2050 serta inisiasi Peta Jalan Rote Ndao 100 Persen Energi Terbarukan yang sebelumnya dilaksanakan di Aula Kopdit Sehati Ba’a.

Dalam kesempatan tersebut, Maraden Patola menyampaikan harapan agar Rote Ndao dapat mewujudkan penggunaan energi terbarukan secara penuh.

“Harapan besar kita, Rote Ndao bisa bebas 100 persen energi terbarukan. Ke depan, langkah-langkah kecil seperti kegiatan hari ini diharapkan bisa membawa perubahan besar,” ujarnya.

Ia menilai proses menuju energi bersih membutuhkan langkah yang dilakukan secara bertahap, konsisten dan melibatkan berbagai pihak.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Yayasan CIS Timor Indonesia dengan dukungan Institute for Essential Services Reform (IESR) sebagai bagian dari Program NTT NZE 2050. Agenda utama berupa pemetaan pemangku kepentingan dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten untuk melihat peran, pengaruh dan kepentingan masing-masing pihak dalam mendukung keberlanjutan program.

Jhon  Subang perwakilan CIS Timor saat memberikan penjelasan pada kegiatan Stakeholder Mapping Program NTT Net-Zero Emission (NZE) 2050
Jhon Subang perwakilan CIS Timor saat memberikan penjelasan pada kegiatan Stakeholder Mapping Program NTT Net-Zero Emission (NZE) 2050

Perwakilan CIS Timor, Jhon Subang, menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan program tersebut, pihak IESR telah menggandeng sejumlah mitra dan melakukan kunjungan lapangan ke sembilan lokasi.

Menurutnya, kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi di lapangan, termasuk berbagai persoalan dan kerusakan yang ditemukan, sekaligus mengidentifikasi langkah yang perlu menjadi prioritas.

“Beberapa mitra sudah digandeng oleh IESR. Kami juga sudah turun ke sembilan lokasi untuk melihat kondisi dan kerusakan yang ada. Sekarang yang penting adalah bagaimana sistem ini bisa berkelanjutan setelah berjalan dan mana yang menjadi prioritas,” jelas Jhon.

 

Ia menambahkan, keberlanjutan program energi terbarukan tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan kolaborasi, kelembagaan dan keterlibatan masyarakat serta pemerintah daerah.

Foto bersama pada kegiatan Stakeholder Mapping Program NTT Net-Zero Emission (NZE) 2050
Foto bersama pada kegiatan Stakeholder Mapping Program NTT Net-Zero Emission (NZE) 2050

Langkah ini sejalan dengan kajian IESR yang menunjukkan bahwa Pulau Timor memiliki potensi untuk memenuhi kebutuhan listriknya dari energi terbarukan, dengan energi surya sebagai salah satu sumber utama. IESR juga menekankan pentingnya penguatan jaringan, penyimpanan energi dan keterlibatan masyarakat agar transisi energi dapat berjalan secara berkelanjutan.

Melalui stakeholder mapping ini, diharapkan terbentuk pemahaman bersama mengenai peran masing-masing pihak sekaligus tersusun prioritas langkah yang dapat dilakukan untuk mendukung Rote Ndao 100

Persen Energi Terbarukan sebagai bagian dari upaya menuju NTT Net-Zero Emission 2050. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Foto bersama Peserta Sosialisasi Sekolah Lapang NSCSA bertempat di Aula Bapperida Kabupaten Rote Ndao.

Pemkab Rote Ndao dan ARUNGI Sosialisasikan Sekolah Lapang NSCSA, Wujudkan Pertanian Cerdas Iklim

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bersama Yayasan Selancar Arungi Indonesia (ARUNGI) menyosialisasikan pelaksanaan Sekolah Lapang Pertanian Cerdas Iklim atau Nutrition-Sensitive Climate-Smart Agriculture (NSCSA) untuk meningkatkan kemampuan masyarakat menghadapi perubahan dan variabilitas iklim. Sosialisasi bertempat di Aula Bapperida Kabupaten Rote Ndao, Kamis (24/09/2026). Program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan ketersediaan dan keragaman pangan bergizi guna mendukung pemenuhan gizi keluarga.

ARUNGI menargetkan sekitar 2.000 peserta yang terdiri atas petani, kader posyandu, PBM potensial, keluarga ibu hamil, penyuluh pertanian lapangan (PPL) serta staf BUMDes terlibat dalam Skolah Lapang NSCSA.

Foto bersama Peserta Sosialisasi Sekolah Lapang NSCSA bertempat di Aula Bapperida Kabupaten Rote Ndao.
Foto bersama Peserta Sosialisasi Sekolah Lapang NSCSA bertempat di Aula Bapperida Kabupaten Rote Ndao.

Pendekatan Sekolah Lapang NSCSA menekankan proses belajar melalui praktik langsung sehingga masyarakat dapat melihat, mendengar dan mempraktikkan secara langsung penerapan pertanian cerdas iklim. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Rote Ndao, Maraden A. Y. Patola, M.Sc., mengatakan pendekatan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah memperkuat ketahanan pangan masyarakat melalui program kebun gizi dan pemberdayaan petani.

“ Masyarakat didorong untuk bertani tidak hanya pada musim hujan. Program ini sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan dan kebun gizi untuk mendukung ekonomi dan kesehatan masyarakat,” ungkap Kepala Bapperida Maraden Patola.

Dikatakannya, sinkronisasi data menjadi salah satu hal penting agar pelaksanaan program tidak tumpang tindih, mengingat program kebun gizi juga dijalankan oleh desa dan Pemkab Rote Ndao melalui Dinas Pertanian. Kondisi tersebut perlu diarahkan menjadi sinergi antarpihak, termasuk dalam melihat kebun gizi sebagai bagian dari upaya penanganan kemiskinan.

Kegiatan Sosialisasi pelaksanaan Sekolah Lapang Pertanian Cerdas Iklim atau Nutrition-Sensitive Climate-Smart Agriculture (NSCSA) kolaborasi ARUNGi dan Pemkab Rote Ndao.
Kegiatan Sosialisasi pelaksanaan Sekolah Lapang Pertanian Cerdas Iklim atau Nutrition-Sensitive Climate-Smart Agriculture (NSCSA) kolaborasi ARUNGi dan Pemkab Rote Ndao.

Sementara itu, Program Manager ARUNGI Agung Lenggono menegaskan perlunya koordinasi antara ARUNGI dan pemerintah daerah, termasuk dalam penggunaan data kelompok tani sebagai data satu pintu. “Diperlukan koordinasi dan kerja sama antara ARUNGI dan pemerintah daerah dalam kegiatan ini agar saling memperkuat. Terkait data kelompok tani, akan diupayakan menggunakan data satu pintu. Kami juga akan memberikan data capaian ARUNGI,” ucap Program Manager ARUNGI Agung Lenggono.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

WhatsApp Image 2026-09-23 at 15.10.58

Kepala Kejaksaan Tinggi NTT Roch Adi Wibowo Kunjungi Rote Ndao, Disambut dengan Prosesi Adat Ti’i Langga

Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT), Roch Adi Wibowo, S.H., M.H., bersama rombongan tiba di Kabupaten Rote Ndao dalam rangka kunjungan kerja, Rabu (23/9/2026). Rombongan tiba di Pelabuhan UPP Kelas III Ba’a, Kelurahan Namodale, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, pada pukul 09.45 WITA menggunakan Kapal Express Bahari 8E. Kedatangan tersebut disambut oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Rote Ndao, Petson Soleman Hangge, S.Sos., menyambut Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, Roch Adi Wibowo, S.H., M.H., dengan mengenakan Topi Ti’i Langga sebagai bagian dari prosesi penyambutan adat di Pelabuhan UPP Kelas III Ba’a, Rabu (23/9/2026).
Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Rote Ndao, Petson Soleman Hangge, S.Sos., menyambut Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, Roch Adi Wibowo, S.H., M.H., dengan mengenakan Topi Ti’i Langga sebagai bagian dari prosesi penyambutan adat di Pelabuhan UPP Kelas III Ba’a, Rabu (23/9/2026).

Rombongan Kepala Kejaksaan Tinggi NTT terdiri atas Asisten Pembinaan Kejaksaan Tinggi NTT, Dr. Henderina Malo, S.H., M.Hum.; Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara, Choirun Parapat, S.H., M.H.; serta Kepala Bagian Tata Usaha Kejaksaan Tinggi NTT, Eirene Margaretha Oranay, S.H., M.H. Kehadiran jajaran tersebut mendampingi Kepala Kejaksaan Tinggi NTT dalam pelaksanaan agenda kunjungan kerja di Kabupaten Rote Ndao.

Penyambutan Kepala Kejaksaan Tinggi NTT bersama rombongan dipimpin oleh Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Petson Soleman Hangge, S.Sos. Turut hadir Kapolres Rote Ndao AKBP Henry Eko Irawan, S.I.K.; Danlanal Pulau Rote Letkol Laut (P) Gigis Windu Triatmoko, M.Tr., Opsla.; Ketua Pengadilan Negeri Rote Ndao I Gede Susila Guna Yasa, S.H., M.H.; Kepala Kejaksaan Negeri Rote Ndao Robby Permana Amri, S.H., M.H.; serta Kepala Pertanahan Kabupaten Rote Ndao I Wayan Sudiartha, S.ST., M.H.

Kapolres Rote Ndao berjabat tangan dengan rombongan Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Rote Ndao.
Kapolres Rote Ndao berjabat tangan dengan rombongan Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Rote Ndao.

Selain itu, penyambutan turut dihadiri Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Ba’a Hariyadi N. Maikameng, S.H.; Danki III Brimob Yon A Pelopor Polda NTT Iptu I Putu Budiasa, S.H.; Plh. Kepala BNNK Rote Ndao Amsal Soleman Tupu, A.Md.; Pasiter Kodim 1627/Rote Ndao Kapten Kav. Agustinus Dida Nada; Kapolsek Lobalain Ipda Djoni Elvis Pada, S.H.; Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Rote Ndao Yeskial Messakh; kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Rote Ndao; serta staf Kejaksaan Negeri Rote Ndao.

Dalam prosesi penyambutan, Kepala Kejaksaan Tinggi NTT dan rombongan menerima penghormatan adat berupa pemberian Topi Ti’i Langga dan kain adat Rote Ndao . Prosesi tersebut menjadi bagian dari penyambutan tamu kehormatan yang mencerminkan kekayaan budaya dan tradisi masyarakat Rote Ndao. Penyambutan adat ini dilakukan oleh Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao bersama unsur Forkopimda yang hadir.

Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, Roch Adi Wibowo, S.H., M.H., berjabat tangan dengan pimpinan perangkat daerah Kabupaten Rote Ndao dalam rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Rote Ndao.
Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, Roch Adi Wibowo, S.H., M.H., berjabat tangan dengan pimpinan perangkat daerah Kabupaten Rote Ndao dalam rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Rote Ndao.

Kunjungan Kepala Kejaksaan Tinggi NTT bersama rombongan di Kabupaten Rote Ndao diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan sinergi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah. Kerja sama antarlembaga merupakan salah satu unsur penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik serta pelaksanaan pembangunan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan

Usai prosesi penyambutan di Pelabuhan UPP Kelas III Ba’a, Kepala Kejaksaan Tinggi NTT Roch Adi Wibowo bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kantor Kejaksaan Negeri Rote Ndao. Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari agenda pimpinan Kejaksaan Tinggi NTT selama berada di Kabupaten Rote Ndao, dengan rangkaian kegiatan selanjutnya mengikuti jadwal yang telah dipersiapkan selama berada di Kabupaten Rote Ndao. *(PPID Utama_Rote Ndao)

Pemkab Rote Ndao melalui Dinas Teknis mengikuti Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Tahun 2026

Rakortek Regional di Semarang, Kolaborasi Pemerintah Jadi Kunci Percepatan Penurunan Stunting

Pemerintah terus memperkuat kolaborasi dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting. Hal ini menjadi fokus dalam Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Tahun 2026 yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, 21–23 September 2026.

Pemkab Rote Ndao melalui Dinas Teknis mengikuti Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Tahun 2026
Pemkab Rote Ndao melalui Dinas Teknis mengikuti Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Tahun 2026

Kegiatan ini turut diikuti oleh Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui perangkat daerah terkait, yakni Dinas P3AP2KB, Bapperida dan Dinas Kesehatan, melalui Zoom Meeting. Untuk peserta dari Rote Ndao, kegiatan diikuti dari Ruang TBUPP Kantor Bupati Rote Ndao.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dalam sambutannya menegaskan bahwa penanganan stunting tidak cukup hanya dengan komitmen, tetapi harus diwujudkan melalui kerja bersama yang nyata antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

“Kinerja bapak dan ibu dipertaruhkan untuk anak-anak kita. Tidak perlu hanya komitmen, harus ada kolaborasi,” tegas Ahmad Luthfi.

Suasana Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Tahun 2026 melalui zoom meeting di Ruang Rapat TBUPP Kantor Bupati Rote Ndao.
Suasana Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Tahun 2026 melalui zoom meeting di Ruang Rapat TBUPP Kantor Bupati Rote Ndao.

Sementara itu, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Peningkatan Kesejahteraan dan Pembangunan Sumber Daya Manusia Sekretariat Wakil Presiden, Eddy Cahyono Sugiarto, menekankan pentingnya komitmen kepala daerah dalam menjadikan percepatan penurunan stunting sebagai prioritas pembangunan.

Menurutnya, komitmen tersebut harus diterjemahkan menjadi aksi nyata yang menyasar langsung kelompok sasaran. Pada 2025–2026 tidak dilakukan SSGI, sehingga kinerja akan diukur melalui capaian output dari setiap intervensi prioritas.

Karena itu, seluruh kelompok sasaran perlu dipastikan memperoleh intervensi yang dibutuhkan dengan kualitas yang baik. Upaya ini membutuhkan keterlibatan seluruh OPD, perguruan tinggi, mitra pembangunan, dunia usaha, dan lembaga masyarakat sipil.

Foto bersama usai mengikuti Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Tahun 2026 melalui zoom meeting di Ruang Rapat TBUPP Kantor Bupati Rote Ndao.
Foto bersama usai mengikuti Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Tahun 2026 melalui zoom meeting di Ruang Rapat TBUPP Kantor Bupati Rote Ndao.

“Terima kasih kepada semua pihak yang sudah berkontribusi menurunkan angka stunting. Semoga ini berguna bagi seluruh anak di Indonesia,” ujar Eddy.

Bagi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, keikutsertaan dalam Rakortek ini menjadi bagian dari penguatan koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam memastikan program pencegahan dan percepatan penurunan stunting di daerah berjalan secara terpadu dan tepat sasaran. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Momen foto bersama usai kegiatan

Bupati Rote Ndao Serahkan Bantuan ATENSI Kemensos RI kepada Masyarakat

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H., menyerahkan secara langsung bantuan sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Efata Kupang dalam rangka bakti sosial penyaluran Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) di Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026. Penyerahan bantuan berlangsung di Lobi Lantai 1 Kantor Bupati Rote Ndao, Senin (21/9/2026), dan turut hadir langsung oleh perwakilan dari Unit Pelaksana Teknis Kementrian Sosial RI dan Dinas Sosial Kabupaten Rote Ndao.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH., saat menyampaikan sambutan.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH., saat menyampaikan sambutan

Dalam arahannya, Bupati Paulus Henuk menyampaikan terima kasih kepada Unit Pelaksana Teknis Kementerian Sosial RI, Sentra Efata Kupang, serta Dinas Sosial Kabupaten Rote Ndao atas dukungan dan perhatian yang diberikan kepada masyarakat Rote Ndao.

Kepada para penerima manfaat, Bupati berpesan agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sesuai kebutuhan.

Suasana Penyerahan bantuan berlangsung di Lobi Lantai 1 Kantor Bupati Rote Ndao
Suasana Penyerahan bantuan sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia di Lobi Lantai 1 Kantor Bupati Rote Ndao.

“Bantuan ini agar dimanfaatkan dengan baik dan benar-benar digunakan untuk membantu kebutuhan penerima manfaat,” pesan Bupati.

Bantuan ATENSI tahun 2026 diberikan kepada masyarakat penerima manfaat di sejumlah kecamatan, serta melalui dua LKS. Beberapa penerima yang menerima bantuan secara langsung dari Bupati antara lain Jiffi Mbura dari Rote Barat Daya, Cantika Nulek dari Rote Barat, Putra Daryans Solok dari Lobalain, Erlan Givandri, dan Sarlince Letek dari Lobalain.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH., saat menyerahkan bantuan kepada Penyandang Disabilitas
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH., saat menyerahkan alat bantu aksesibilitas berupa kursi roda kepada Penyandang Disabilitas.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi:

* Alat Bantu Dengar (ABD) bagi 46 penerima manfaat senilai Rp204.104.000.
* Alat bantu aksesibilitas berupa kursi roda, tongkat tuna netra, kruk, serta tongkat kaki tiga/empat senilai Rp111.926.90.
* Pemenuhan hidup layak bagi 46 penerima manfaat senilai Rp59.855.615.

Momen foto bersama usai kegiatan
Bupati Rote Ndao melakukan foto bersama usai Penyerahan bantuan sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp375.886.518.

Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan dukungan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya penyandang disabilitas dan kelompok penerima manfaat lainnya, sehingga dapat menunjang aktivitas serta meningkatkan kualitas kehidupan mereka. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

WhatsApp Image 2026-09-18 at 16.50.23 (1)

Semarak Harhubnas 2026 di Rote Ndao, Bupati Paulus Henuk Ajak Masyarakat Bangun Budaya Keselamatan Transportasi

Rote Ndao – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2026 melalui kegiatan Jalan Sehat dan Kampanye Keselamatan Transportasi, Jumat (18/9/2026). Mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju”, kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan melibatkan jajaran pemerintah daerah, insan perhubungan, instansi vertikal, BUMN/BUMD, mitra kerja, serta masyarakat Kabupaten Rote Ndao.

Dalam sambutannya, Bupati Paulus Henuk menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi aktivitas olahraga bersama, tetapi juga membawa pesan penting mengenai keselamatan dalam berlalu lintas dan menggunakan transportasi.

Bupati Rote Ndao Menyampaikan Sambutan dalam Kegiatan Jalan Sehat dan Kampanye Keselamatan Transportasi

“Hari ini kita tidak hanya berjalan bersama untuk menjaga kesehatan, tetapi juga membawa pesan yang jauh lebih besar, yakni membangun budaya keselamatan dalam berlalu lintas dan menggunakan transportasi,” tegasnya.
Bupati menekankan bahwa keselamatan transportasi merupakan tanggung jawab bersama. Masyarakat diharapkan membangun kebiasaan bertransportasi yang aman, disiplin, dan saling menghargai.
“Kita harus membangun kebiasaan bertransportasi yang aman, disiplin, dan saling menghargai,” lanjut Bupati.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk dengan membangun budaya keselamatan sejak dari keluarga.
“Budaya keselamatan juga perlu dibangun sejak dari keluarga dan ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, saya mengajak kita semua untuk menjadikan keselamatan berkendara sebagai bentuk tanggung jawab dan bagian dari kehidupan kita sehari-hari,” ungkapnya.

Bupati kemudian mengajak seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan tertib, menjaga keselamatan selama perjalanan, serta menjaga kebersihan lingkungan.
“Saya berpesan agar senantiasa berhati-hati, menjaga ketertiban, serta tidak membuang sampah sembarangan di sepanjang rute yang dilewati,” pesan Bupati.

Setelah menyampaikan sambutan, Bupati Paulus Henuk selanjutnya melepas peserta Jalan Sehat sebagai tanda dimulainya kegiatan.
Setelah pelepasan peserta, kegiatan dilanjutkan dengan laporan panitia yang disampaikan oleh Ketua Panitia, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Rote Ndao, Hangry Mooy, SH., M.Hum.
Dalam laporannya, Hangry Mooy menyampaikan bahwa kegiatan Jalan Sehat merupakan bagian dari rangkaian peringatan Harhubnas Tahun 2026 yang bertujuan membangun kebersamaan sekaligus mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan meningkatkan kesadaran terhadap keamanan serta keselamatan transportasi.
Pelaksanaan kegiatan juga mendapat dukungan dari berbagai pihak. Sejumlah mitra dan sponsor turut berpartisipasi dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan, baik melalui dukungan dana maupun tiket. Dukungan tersebut antara lain berasal dari UPBU D.C. Saudale Rote, UPP Ba’a, Dinas Perhubungan, PT Nindya Karya, Bahari Express, Lion Parcel, Susi Air, ASDP, Tujuh Jaya, PT Queen/Ekspedisi, Keagenan TMM, PBM SBM, Garda Maritim, NN, NSS, TND, Bank Mandiri, dan Qinara Cell.
Peserta kemudian mengikuti Jalan Sehat sesuai rute yang telah ditentukan. Kegiatan semakin meriah dengan pembagian doorprize bagi peserta. Hadiah diberikan melalui mekanisme yang telah disiapkan panitia dan diserahkan oleh pejabat yang hadir, mitra kerja, serta para sponsor.
Melalui peringatan Harhubnas Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap semangat membangun konektivitas transportasi dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan, ketertiban dan kedisiplinan dalam menggunakan transportasi.
Semangat “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju” diharapkan tidak hanya menjadi tema peringatan, tetapi juga menjadi semangat bersama untuk mewujudkan transportasi yang semakin aman, tertib, nyaman, dan mendukung mobilitas masyarakat serta pembangunan Kabupaten Rote Ndao.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Gambar Unggulan Kegitan HUT

Pemkab Rote Ndao Peringati Harhubnas 2026; Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bersama seluruh insan perhubungan menggelar Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 tingkat Kabupaten Rote Ndao di Lapangan Upacara Kantor Bupati Rote Ndao, Kamis (17/09/2026). Upacara yang mengangkat tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju” tersebut dipimpin Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH dan dihadiri unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, perwakilan sekolah, UPBU Bandara D. C. Saudale dan segenap insan perhubungan. Ditandai dengan pemotongan Tumpeng Harhubnas 2026 oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH memimpin upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional Tahun 2026 tingkat Kabupaten Rote Ndao.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH memimpin upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional Tahun 2026 tingkat Kabupaten Rote Ndao.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi lewat sambutan yang dibacakan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, menegaskan bahwa transportasi bukan sekadar urusan kendaraan dan infrastruktur, melainkan penghubung kehidupan masyarakat, pusat produksi dengan pasar serta wilayah perkotaan dengan daerah terpencil.

Peserta upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional Tahun 2026.
Peserta upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional Tahun 2026.

Menurutnya, konektivitas dapat mengubah kehidupan masyarakat dan menggerakkan perekonomian. Pelabuhan, penerbangan perintis, jalur kereta, angkutan massal hingga sistem logistik yang efisien memiliki peran dalam memperpendek jarak, membuka pusat-pusat ekonomi baru, serta memastikan hasil petani, nelayan dan pelaku usaha sampai kepada masyarakat dengan biaya yang lebih wajar.

“ Karena itu, saudara-saudara insan perhubungan, tugas ke depan tidak ringan. Kita harus menjaga layanan keperintisan agar masyarakat di wilayah 3T tetap terhubung. Kita harus memperkuat angkutan massal perkotaan agar transportasi publik menjadi pilihan yang semakin layak dan menarik. Kita harus membangun integrasi antarmoda agar perjalanan dari pintu ke pintu menjadi lebih mudah. Dan kita harus memperbaiki sistem logistik agar konektivitas benar-benar menghasilkan nilai tambah bagi perekonomian,” ucap Bupati Rote Ndao Paulus Henuk.

Pemotongan Tumpeng Harhubnas 2026 oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk disaksikan unsur Forkompimda.
Pemotongan Tumpeng Harhubnas 2026 oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk disaksikan unsur Forkompimda.

Sehingga lima citra manusia perhubungan tetap harus tercermin dalam pekerjaan sehari-hari, terutama dalam merespons kebutuhan masyarakat, menghadapi tantangan, serta memastikan keselamatan dan keamanan jasa perhubungan.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Foto bersama Pj. Sekda Kab. Rote Ndao , Manager Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 dan Inisiasi Peta Jalan Rote Ndao 100% Energi Terbarukan dan perwakilan NGO beserta peserta kegiatan

Pemkab Rote Ndao Dorong Energi Bersih Harus Jawab Kebutuhan Nyata Masyarakat 

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menegaskan komitmennya untuk mendorong transisi menuju 100% Energi Terbarukan melalui kegiatan Audiensi Tindak Lanjut Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 dan Inisiasi Peta Jalan Rote Ndao 100% Energi Terbarukan, yang digelar di Aula Kopdit Sehati Ba’a, Selasa (15/09/2026). 

Kegiatan ini merupakan kegiatan yang di inisiasi langsung oleh Tim Program NTT Net-Zero Emmisions dengan menghadirkan beberapa kepala OPD terkait dan beberapa NGO yang ada di Kab. Rote Ndao.

Pj. Sekda Kab. Rote Ndao saat membuka kegiatan Audiemsi Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 dan Inisiasi Peta Jalan Rote Ndao 100% Energi Terbarukan
Pj. Sekda Kab. Rote Ndao saat membuka kegiatan Audiensi Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 dan Inisiasi Peta Jalan Rote Ndao 100% Energi Terbarukan

Dalam sambutan Bupati Rote Ndao yang dibacakan oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Daniel W. Nalle, menekankan bahwa transisi energi tidak sekadar soal teknologi, tetapi harus menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

Dalam audiensi tersebut, ada dua fokus utama yang dibahas. Pertama, asesmen terhadapa fasilitas PLTS-Desalinasi yang saat ini tidak beroperasi di Rote Ndao. Bupati menekankan pemulihan tidak boleh berhenti pada penggantian peralatan saja.

“Keputusan pemulihan tidak boleh berhenti pada penggantian peralatan,” ujarnya.

Ia meminta dilakukan asesmen menyeluruh meliputi kondisi teknis, status aset, kewenangan, operator, pembiayaan, penerima manfaat, serta biaya operasi dan pemeliharaan. Model pengelolaan harus disepakati sebelum fasilitas dioperasikan kembali, termasuk kejelasan pemilik aset, operator, pembiayaan rutin, dan pengawasan kualitas air.

Fokus kedua adalah inisiasi penyusunan Peta Jalan Rote Ndao 100% Energi Terbarukan. Bupati menegaskan angka 100 persen harus diterjemahkan ke dalam tahapan yang realistis, terukur, dan sesuai kewenangan. Peta jalan tersebut harus memuat kondisi awal sistem energi, proyeksi kebutuhan, potensi energi terbarukan, prioritas sektor, daftar proyek, kebutuhan jaringan, pilihan pembiayaan, serta indikator pencapaian.

Peserta kegiatan Audiemsi Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 dan Inisiasi Peta Jalan Rote Ndao 100% Energi Terbarukan
Peserta kegiatan Audiemsi Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 dan Inisiasi Peta Jalan Rote Ndao 100% Energi Terbarukan

Bupati juga mengaitkan energi bersih dengan penggerak ekonomi daerah. Energi terbarukan diharapkan mendukung penyediaan air bersih, pertanian terintegrasi, pengolahan hasil, rantai dingin perikanan, produksi garam, rumput laut, UMKM, pariwisata, sekolah, fasilitas kesehatan hingga pelayanan di pulau-pulau kecil.

Untuk itu, Bupati meminta Bapperida menjadi focal point koordinasi awal dan memimpin penyusunan matriks tindak lanjut bersama perangkat daerah dan mitra IESR melalui program NTT NZE 2050.

“Energi bersih harus membantu menyediakan air, menggerakkan kegiatan produktif, memperkuat ketahanan pangan, menurunkan beban masyarakat, dan meningkatkan kemampuan daerah menghadapi perubahan iklim. Semoga pertemuan ini memberi dasar yang kuat bagi pemulihan pelayanan air bersih dan pengembangan energi terbarukan yang mendukung kesejahteraan masyarakat Rote Ndao,” tutup sambutan Bupati yang dibacakan Pj Sekda Daniel W. Nalle.

Foto bersama Pj. Sekda Kab. Rote Ndao , Manager Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 dan Inisiasi Peta Jalan Rote Ndao 100% Energi Terbarukan dan perwakilan NGO beserta peserta kegiatan
Foto bersama Pj. Sekda Kab. Rote Ndao , Manager Program NTT Net-Zero Emissions (NZE) 2050 dan perwakilan NGO beserta peserta kegiatan

Sementara itu Program Manager NTT NZE 2050 dari IESR Muhammad Maghribul Falah dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa pemodelan di Bali dan Timor telah berhasil memetakan kebutuhan energi hingga 2050. Model serupa akan diterapkan di Rote Ndao dengan menyesuaikan karakteristik kepulauan, potensi garam, rumput laut, dan perikanan.

Dengan adanya peta jalan ini, diharapkan transisi energi di Rote Ndao mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk membuka tahapan klasikal Latsar CPNS Gelombang XIII Tahun 2026 di BPSDMD Provinsi NTT.

Bupati Rote Ndao Membuka Latsar CPNS Gelombang XIII, Wujudkan ASN Profesional dan Berintegritas Pelayanan

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH membuka secara resmi tahapan klasikal Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) Gelombang XIII Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya membentuk calon aparatur sipil negara yang profesional, berintegritas dan berorientasi pelayanan. Kegiatan yang diikuti CPNS Golongan II Angkatan 120 dan 121 serta Golongan III Angkatan 316, 317 dan 318 lingkup Pemerintah Kabupaten Rote Ndao tersebut berlangsung di Aula Flobamorata BPSDMD Provinsi NTT, Senin (14/9/2026).

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk membuka tahapan klasikal Latsar CPNS Gelombang XIII Tahun 2026 di BPSDMD Provinsi NTT.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk membuka tahapan klasikal Latsar CPNS Gelombang XIII Tahun 2026 bertempat di BPSDMD Provinsi NTT.

Tahapan klasikal menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter, integritas, kedisiplinan serta peningkatan kompetensi para calon aparatur sipil negara. Bupati Rote Ndao Paulus Henuk berharap seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan sungguh-sungguh sebagai bekal dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

” Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses ini dengan sungguh-sungguh dan mempersiapkan diri untuk menjadi ASN yang profesional, berintegritas serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Bupati Rote Ndao Paulus Henuk.

eserta Latsar CPNS Gelombang XIII Tahun 2026 mengikuti ceremonial pembukaan.
Peserta Latsar CPNS Gelombang XIII Tahun 2026 mengikuti ceremonial pembukaan.

Sebagai penyelenggara, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi NTT mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam mendukung peningkatan kapasitas SDM aparatur melalui Latsar CPNS.

” Kami menyambut pak Bupati dengan tangan terbuka. Melalui pelatihan ini, BPSDMD NTT menjadi mitra strategis Pemkab Rote Ndao dalam membentuk karakter aparatur yang profesional, berintegritas dan siap menjadi pelayanan masyarakat yang sejalan dengan sasaran Latsar CPNS,” ucap Sekretaris BPSDMD Provinsi NTT Rizard Noldi Sanam dalam laporan panitia.

Pembukaan Latsar turut dimeriahkan penampilan tarian dan paduan suara peserta asal Kabupaten Rote Ndao yang mengenakan atribut adat Rote lengkap dengan atasan berwarna putih.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)