E Retribusi 1

Bupati Rote Ndao Resmi Luncurkan E-Retribusi Pasar, Transformasi Digital Pelayanan Publik Yang Lebih Modern

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH secara resmi meluncurkan Retribusi Elektronik (E-Retribusi) Pasar Pelataran, sebuah sistem pembayaran retribusi secara elektronik bagi para pengguna pasar. E-Retribusi memberikan kemudahan akses, menjamin transparansi dan memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Acara peluncuran  berlangsung Rabu (18/06/2025) yang dipusatkan di Pasar Rakyat Busalangga, Kecamatan Rote Barat Laut.

E-Retribusi Pasar menjadi langkah konkret dalam upaya mewujudkan pelayanan publik yang lebih transparan dan efisien bagi masyarakat.  Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk dalam sambutannya, mengungkapkan rasa syukur atas peluncuran E-Retribusi. Ia mengaku sistem ini membawa perubahan positif bagi pengelolaan pasar di Kabupaten Rote Ndao.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH menyerahkan alat bantu pembayaran retribusi pasar usai meluncurkan E-Retribusi Pasar Pelataran, Rabu (18/06/2025).
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH menyerahkan alat bantu pembayaran retribusi pasar usai meluncurkan E-Retribusi Pasar Pelataran, Rabu (18/06/2025).

“Kita berada di era di mana sistem pemerintahan dituntut untuk semakin transparan dan akuntabel. Melalui kerja sama antara Badan Pendapatan Daerah dan Bank NTT, kita menghadirkan sistem e-retribusi untuk menjawab tantangan itu,” ujar Bupati Paulus Henukh.

E-retribusi adalah sistem digital yang memungkinkan pedagang pasar melakukan pembayaran retribusi secara elektronik, tidak lagi manual. Dengan sistem ini, pembayaran bisa dilakukan lebih cepat, tercatat secara otomatis, dan bisa dipantau oleh pemerintah daerah secara real-time.

Bupati Paulus Henuk menjelaskan, kelebihan lain penerapan sistem ini adalah mengantisipasi potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD), memudahkan pedagang dalam proses administrasi, serta mempercepat pelaporan dan pengawasan. Dengan demikian, sistem ini diharapkan tetap menjaga kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan.

“Saya ingin sistem ini bukan sekadar simbol inovasi, tapi benar-benar dipakai, dijaga, dan dikembangkan secara berkelanjutan. Tidak boleh ada lagi pungutan liar atau manipulasi data. Semua harus transparan,” tegas Bupati.

Peluncuran sistem E-Retribusi Ini juga menandai langkah penting dalam transformasi digital di sektor pelayanan publik. Diharapkan program ini menjadi model untuk pengelolaan sektor lainnya di masa depan. “ Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, mari kita jadikan Rote Ndao sebagai daerah yang modern, bersih, dan melayani. Transformasi digital ini bukan hanya tentang teknologi, tapi juga tentang perubahan pola pikir kita bersama,” tutup Bupati Henukh.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mengunjungi lapak dan berdiskusi dengan para pedagang di pasar Busalangga.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mengunjungi lapak dan berdiskusi dengan para pedagang.

Disela acara, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk bersama Forkompimda menyerahkan alat bantu pembayaran E-Retribusi kepada para pedagang, berupa printer Bluetooth dan kartu identitas pengguna lapak. Para tamu undangan kemudian diajak meninjau langsung kondisi pasar dan menyaksikan simulasi penggunaan sistem E-Retribusi di lapak pedagang.

Bagi para pedagang, penerapan sistem E-Retribusi menggunakan perangkat digital yang disediakan, membuat proses pembayaran menjadi lebih cepat dan aman. Sementra Bank NTT sebagai mitra teknis dalam program ini menyatakan komitmennya untuk terus mendampingi para pedagang dalam memahami dan menggunakan sistem ini. Sosialisasi dan pelatihan akan dilakukan secara bertahap agar transisi dari sistem manual ke digital berjalan lancar.

Acara peluncuran dihadiri Forkompimda Kabupaten Rote Ndao, para Asisten dan pimpinan perangkat daerah, pimpinan BUMD dan para pengguna pasar.*(Bidkom_DKISP Rote Ndao)

Raker TPPS 1

Pemkab Rote Ndao Gelar Raker Dan Sosialisasi Peran TPPS, Tekan Prevalensi Stunting

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus menunjukan trend positif dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting. Prevalensi stunting berhasil ditekan pada angka 16,7 % atau 1.864 kasus berdasarkan hasil pengukuran periode bulan April 2025.

Karena itu, guna memastikan upaya pencegahan dan penurunan stunting terus berjalan maksimal, Pemkab Rote Ndao menggelar kegiatan bertajuk ‘Rapat Kerja dan Sosialisasi Peran Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tingkat Kabupaten Rote Ndao’ di Aula Lantai I Kantor Bupati Rote Ndao pada kamis (12/06/2025).

Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan memberikan arahan saat membuka Rapat Kerja dan Sosialisasi Peran TPPS Tingkat Kabupaten Rote Ndao, Kamis (12/06/2025).
Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan memberikan arahan saat membuka Rapat Kerja dan Sosialisasi Peran TPPS Tingkat Kabupaten Rote Ndao, Kamis (12/06/2025).

Rapat kerja dibuka oleh Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan dan dihadiri Sekretaris Daerah Drs. Jonas M. Selly, M, para Asisten dan pimpinan Perangkat Daerah, para Camat, Kepala Puskesmas, Tokoh Agama, perwakilan LSM, NGO dan Mitra serta anggota TPPS Kabupaten Rote Ndao.

Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan secara khusus menyampaikan terima kasih atas komitmen, dukungan serta partisipasi aktif dari perangkat daerah, lintas sektor dan seluruh elemen masyarakat dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Rote Ndao.

Lewat kolaborasi semua pihak; Pemkab Rote Ndao, Forkompimda dan lintas sektor telah berhasil menekan angka stunting di seluruh wilayah Kabupaten Rote Ndao.

“Survey terakhir bulan april tahun 2025, jumlah kasus stunting di Kabupaten Rote Ndao ada 1.864 kasus atau 16,7% dari jumlah balita ”, ujar Wabup Apremoi D. Dethan.

Meski demikian, Wabup Apremoi D. Dethan menghimbau agar tetap waspada karena data wasting atau gizi buruk dan gizi kurang di Kabupaten Rote Ndao yang masih cukup tinggi. Sehingga, perlu strategi dan langkah-langkah konkrit yang harus dilakukan bersama.

Wabup Apremoi D. Dethan juga menyambut baik terlaksananya kegiatan ini. Menurutnya, Raker ini sebagai upaya mendiskusikan strategi pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Rote Ndao.

Dikatakannya, Raker ini meningkatkan koordinasi dan konvergensi  dalam pencegahan dan percepatan penurunan stunting, penguatan kelembagaan TPPS, menyatukan dan mengkonvergensikan program, kegiatan, anggaran dan tenaga serta penguatan manajemen data stunting untuk akurasi informasi.

Perwakilan peserta Raker foto bersama dengan Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan dan Sekretaris Daerah Jonas M. Selly.
Perwakilan peserta Raker foto bersama dengan Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan dan Sekretaris Daerah Jonas M. Selly.

“Dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting, kita berpedoman pada Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 dan RAN. Selain itu, kita juga berpedoman pada Surat Edaran Kemendagri Nomor 400.5.7/1685/BANGDA tentang pelaksanaan aksi konfergensi pencegahan dan percepatan penurunan stunting, dimana pada tahun ini kita akan mulai memperkuat aksi konvergensi pada tiap kecamatan.” tegasnya

Ia juga berpesan agar semua pihak tetap ikut berpartisipasi dan mau berkolaborasi bersama Pemerintah dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting.

Hal yang sama juga disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Drs. Jonas M. Selly, MM. Ia mengatakan bahwa pencegahan dan percepatan penurunan stunting merupakan tanggung jawab bersama sehingga perlu kolaborasi dari semua OPD terkait serta seluruh elemen masyarakat.

“Pencegahan dan percepatan penurunan stunting tidak sebatas rencana melainkan aksi nyata dari Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat” ungkapnya. Sekda Jonas M. Selly juga mendorong perangkat daerah agar terus bekerja lebih keras dalam memerangi stunting sebagai upaya dan tanggung jawab terhadap masyarakat.*(Bidkom_DKISP Rote Ndao)

Rakor SPBE 1

Indeks SPBE 2024 Naik 3,35 Point, Pemkab Rote Ndao Terbaik Kedua di NTT

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao kembali mencatatkan hasil memuaskan dalam Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Indeks SPBE Kabupaten Rote Ndao tahun 2024 dalam evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sebesar 3,35 point. Sekaligus menjadi terbaik kedua Kabupaten/Kota se-NTT.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan dan Sekretaris Daerah Drs. Jonas M. Selly, MM pada Rapat Koordinasi SPBE Tingkat Kabupaten Rote Ndao Tahun 2025, Kamis (12/06/2025).
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan dan Sekretaris Daerah Drs. Jonas M. Selly, MM pada Rapat Koordinasi SPBE Tingkat Kabupaten Rote Ndao Tahun 2025, Kamis (12/06/2025).

Hal ini terungkap dalam rapat Kerja Koordinasi SPBE Tingkat Kabupaten Rote Ndao Tahun 2025, Kamis (12/06/2025) yang dibuka oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH bertempat di Aula Lantai I Kantor Bupati Rote Ndao.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH ketika membuka Rakor memberikan atensi pada penerapan SPBE Pemkab Rote Ndao yang bertujuan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan dan akuntabel.

Ia mendukung penguatan SPBE secara berkesinambungan guna memberikan pelayanan yang semakin berkualitas kepada masyarakat. Bupati Paulus Henuk juga meminta OPD terkait menyusun Rencana Aksi SPBE.

Pemerintah Pusat juga terus melakukan evaluasi terhadap penerapan SPBE instansi pusat dan daerah. Tahun 2024, Indeks SPBE Nasional adalah 3.12, mengalami peningkatan dari tahun 2023 sebesar 0.0,33 poin.

Sementara nilai SPBE Provinsi NTT tahun 2024 adalah 3,89 dan mengalami peningkatan dari tahun 2023 sebesar 0,06 poin.

Kabupaten Rote Ndao kembali mencatatkan capaian yang luar biasa. Indeks SPBE Kabupaten Rote Ndao tahun 2024 adalah 3,35  dan sekaligus menjadi Terbaik Kedua di Provinsi NTT Indeks SPBE Kabupaten Rote Ndao mengalami peningkatan dari tahun 2023 sebesar  0,36 poin dengan kategori Baik.

Rapat Koordinasi SPBE Tingkat Kabupaten Rote Ndao Tahun 2025.
Rapat Koordinasi SPBE Tingkat Kabupaten Rote Ndao Tahun 2025.

Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao Drs. Jonas M. Selly, MM saat menyampaikan materi pada Rapat Kerja SPBE mengungkapkan, Pemkab Rote Ndao telah menetapkan target Indeks SPBE Tahun 2025 adalah 3,45 dengan kategori Baik.

Ia juga meminta pimpinan OPD mendata staf tenaga IT masing-masing untuk mendukung implementasi SPBE dalam semangat tata kelola layanan publik yang responsif dan adaptif.*(Bidkom_DKISP Rote Ndao)

Ndao Nusa 1-fotor-20250612152317

Pemprov NTT dan Pemkab Rote Ndao Menyalurkan Bantuan Hewan Kurban Pada Perayaan Idul Adha 1446 H

Mendukung perayaan Idul Adha 1446 H Tahun 2025, Pemerintah Provinsi NTT dan Pemkab Rote Ndao bersinergi menyerahkan bantuan Hewan Kurban kepada umat Muslim. Penyerahan Hewan Kurban oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si,A,Pt, diwakili oleh Kepala Biro Hukum Setda Provinsi NTT yang juga Penjabat Bupati Rote Ndao 2024-2025 Oder Maks Sombu, SH, MA,MH. 

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH dan Kepala Biro Hukum Setda Provinsi NTT Oder Maks Sombu, SH,MA,MH secara simbolis menyerahkan Hewan Kurban.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH dan Kepala Biro Hukum Setda Provinsi NTT Oder Maks Sombu, SH,MA,MH secara simbolis menyerahkan Hewan Kurban.

Hewan Kurban diberikan kepada Umat Muslim Masjid Al-Muhajirin Papela Kecamatan Rote Timur. Kabiro Hukum Setda NTT Oder Maks Sombu mengatakan, Ia mewakili Gubernur NTT menyerahkan Hewan Kurban sekaligus mengucapkan selamat hari raya idul adha 1446 H dari Pemerintah Provinsi NTT. Saat penyerahan, Kabiro Oder Maks Sombu bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH.

“ Semoga segala kurban yang diberikan dapat manjadi amal ibadah kita. Penyembelihan Hewan kurban tiap tahun merupakan makna penting, mengandung nilai moral,” ungkap Oder Maks Sombu.

Dikatakannya, NTT merupakan provinsi yang menjunjung tinggi toleransi beragama, yang telah sepakat untuk maju dengan taglain Ayo Bangun NTT. “ Atas nama Gubernur NTT, kami mengucapkan terimakasih dan ucapan selamat Idul Adha kepada diseluruh Umat Muslim di Kabupaten Rote Ndap,” tutupnya.

Wakil Bupati Rote Ndao PAremoi D. Dethan dan Anggota DPRD NTT Simson Polin bersama umat Muslim Mesjid AL-Falah Ndao Nuse.
Wakil Bupati Rote Ndao PAremoi D. Dethan dan Anggota DPRD NTT Simson Polin bersama umat Muslim Mesjid AL-Falah Ndao Nuse.

Selanjutnya, dimoment Idul Adha 1446 H, Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan turut menyerahkan Hewan Kurban kepada Umat Muslim di Masjid AL-Falah Ndao Nuse, Desa Ndao Nuse, pada Jumat 06 Juni 2025. Selain Wabup Apremoi D. Dethan, Hewan Kurban juga diserahkan oleh Anggota DPRD NTT Simson Polin.

Wabup Apremoi D. Dethan mengungkapkan perayaan Idul Adha bukan sekadar perayaan, tetapi juga kesempatan untuk belajar tentang nilai-nilai kehidupan. Banyak hal yang dipelajari tentang apa itu pengorbanan, bersyukur dan tentang solidaritas yang tinggi.

Ia mengaku senang berpartisipasi bersama Anggota DPRD Provinsi NTT Simson Polin dalam aksi berbagi dengan umat Muslim di Kecamatan Ndao Nuse. “ Kami menyerahkan bantuan sebagai wujud kepedulian dan dukungan bagi masyarakat. Kami percaya bahwa berkat yang kami terima juga harus dirasakan oleh keluarga jemaah yang ada di sini,” ungkap Wabup Apremoi D. Dethan. *(Bidkom_DKISP Rote Ndao)

Hewan Kurban 1

Sambut Idul Adha 1446 H, Bupati Rote Ndao Simbolis Menyerahkan Hewan Kurban

Bupati Rote Ndo Paulus Henuk, SH secara simbolis menyerahkan hewan kurban jenis Sapi bagi umat Muslim dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Adha 1446 H Tahun 2025. Penyerahan hewan kurban kepada umat Muslim Masjid Darrul Fattah Olafulihaa dan Masjid Ar – Rahman Oenggae, dilakukan di halaman Masjid Darrul Fattah Olafulihaa, Kamis (05/05/2025).

ti Rote Ndao Paulus Henuk, SH simbolis menyerahkan hewan kurban menyambut perayaan Idul Adha 1446 H.
ti Rote Ndao Paulus Henuk, SH simbolis menyerahkan hewan kurban menyambut perayaan Idul Adha 1446 H.

Bupati Paulus Henuk mengungkapkan kegiatan ini guna mendukung hikmatnya perayaan Idul Adha 1446 H dan untuk menjaga silaturahmi serta kerukunan hidup beragama di Kabupaten Rote Ndao.

“ Pemerintah Kabupaten Rote Ndao mengucapkan Selamat Merayakan Hari raya Idul Adha 1446 H / 2025 M. Pemberian ini jangan dilihat dari bentuknya tetapi juga dari keikhlasan memberi,” ungkap Bupati Paulus Henuk.

Perwakilan umat Muslim bertatap muka dengan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk saat penyerahan hewan kurban.
Perwakilan umat Muslim bertatap muka dengan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk saat penyerahan hewan kurban.

Ucapan terima kasih pun datang dari umat Muslim Masjid Darrul Fattah Olafulihaa dan Masjid Ar-Rahman Oenggae. Imam Masjid Darrul Fattah Olafulihaa Bapak Burhanudin Yusuf, yang mewakili umat kedua Masjid menyampaikan terima kasih kepada Bupati Rote Ndao atas pemberian bantuan hewan kurban.

“ Kami umat Muslim Sangat bersyukur karena Walaupun kami adalah Umat Minoritas di Wilayah Kabupaten Rote Ndao tetapi merasakan toleransi Umat beragama di Wilayah Kabupaten Rote Ndao sangat baik. Harapan Kami kiranya kegiatan kegiatan seperti dapat di laksanakan seterusnya di waktu waktu yang akan datang,” ucapnya.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk hadir didampingi Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. Benay Forah, Forkompimca serta sejumlah pimpinan perangkat daerah serta umat dari kedua Masjid.*(Bidkom_DKISP Rote Ndao)

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH menyerahkan SK CPNS secara simbolis kepada tiga orang perwakilan penerima.

Bupati Rote Ndao Menyerahkan SK 414 CPNS Formasi 2024

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH resmi menyerahkan Surat Keputusan Bupati tentang Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (SPNS) kepada 414 orang CPNS formasi tahun 2024. Jumlah ini meliputi 164 orang Tenaga Tekni dan 250 orang Tenaga Kesehatan. Penyerahan secara simbolis kepada tiga orang perwakilan penerima.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH menyerahkan SK CPNS secara simbolis kepada tiga orang perwakilan penerima.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH menyerahkan SK CPNS secara simbolis kepada tiga orang perwakilan penerima.

Bupati Paulus Henuk menyampaikan provisiat atas pencapaian para CPNS seraya memotivasi untuk mendedikasikan segala potensi, inovasi dan kreasi terbaik untuk Kabupaten Rote Ndao. “ Kabupaten Rote Ndao membutuhkan hati yang tulus dan pikiran yang bersih untuk bersama memajukan daerah ini,” ucap Bupati Paulus Henuk.

“ Saya percaya saudara-saudara datang dengan bermodalkan ontelektualitas yang baik, kompetensi yang handal dan integritas yang tinggi untuk berkarya di Kabupaten Rote Ndao,” lanjutnya.

Tak lupa Bupati Paulus Henuk juga menyapa para CPNS, selamat bergabung dalam keluarga besar Pemerintah Kabupaten Rote Ndao. SK yang diterima adalah anugerah terindah yang Tuhan berikan.

Sebanyak 414 CPNS Formasi Tahun 2024 mendengarkan arahan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk.
Sebanyak 414 CPNS Formasi Tahun 2024 mendengarkan arahan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk.

Pada seleksi tahun 2024, sebanyak 2.457 orang berkompetensi pada formasi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao. Dari jumlah tersebut, sebanyak 414 dinyatakan lulus dan SK pengangkatan sebagai CPNS resmi diserahkan oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk hari ini.

Mereka secara umum berasal baik dari NTT, Sumatera, Jawa, Sulawesi, Papua, Kalimantan, Bali dan NTB. Karena itu, keputusan untuk mengabdi di ujung Selatan Indonesia diharapkan bukan semata-mata untuk mendapatkan pekerjaan tapi untuk sebuah pengabdian.

Foto bersama CPNS dengan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Sekretarus Daerah Jonas M. Selly dan pimpinan perangkat daerah.
Foto bersama CPNS dengan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Sekretarus Daerah Jonas M. Selly dan pimpinan perangkat daerah.

Kepada para CPNS, Bupati menjelaskan pelaksanaan Pembangunan dan kemasyarakatan lima tahun ke depan dilandaskan pada pada Visi “ Transformasi Rote Ndao dalam bingkai Ita Esa: Transparan, Adil, Cerdas, Sehat, Sejahtera dan Kompetitif “.

“ Kira saudara-saudari memahami filosofi dan implementasi dari Visi Misi daerah ni agar dapat memberikan kontribusi positif dalam pelaksanaan tugas masing-masing,” tutup Bupati Paulus Henuk.

Acara penyerahan SK 414 CPNS juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao Drs. Jonas M. Selly, MM, para Asisten dan pimpinan perangkat daerah.*(Bidkom_DKISP Rote Ndao)

Informasi Realisasi Pembiayaan Daerah

Informasi Realisasi Belanja Daerah

Informasi Realisasi Pendapatan Daerah

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (mengenakan topi Ti’i Langga) melihat Infografis perencanaan pembangunan saat Kick Off Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kabupaten Rote Ndao beberapa saat lalu.

Kick Off Pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional Di Kabupaten Rote Ndao

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, mengunjungi Kabupaten Rote Rote Ndao, Selasa (03/06/2025). Kedatangannya dalam rangka Kick Off Pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kabupaten Rote Ndao. Program Presiden Prabowo Subianto untuk Swasembada Garam Nasional. Menteri Trenggono sempat memuji komitmen dan dukungan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk. Ia menilai Bupati Paulus Henuk punya semangat luar biasa terkait pembangunan sentra garam dan sangat memahami potensi daerah dengan dukungan masyarakat yang kuat.

Karena itu, kehadiran Menteri Kelautan dan Perikanan sekaligus memantau kesiapan Rote Ndao menjadi sentra produksi garam industri. Peninjauan dipusatkan di lokasi calon tambak garam Desa Daiama Kecamatan Landu Leko.

Menteri Kelautan dan Perikanan hadir bersama Gubernur NTT Emanuel Melkiades Lakalena,S.Si, A.Pt dan didampingi Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH. Rangkaian kunjungan Menteri Trenggono ini dalam semangat program Swasembada Garam yang pembangunannya oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (mengenakan topi Ti’i Langga) melihat Infografis perencanaan pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kabupaten Rote Ndao.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (mengenakan topi Ti’i Langga) dan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk melihat Infografis rencana pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kabupaten Rote Ndao.

Setelah tiba di Bandara D. C. Saudale, Menteri Kelautan dan Perikanan disambut secara adat dengan pengenaan selimut dan topi Ti’i Langga, rombongan Menteri Kelautan bertolak menuju Desa Daiama. Pemerintah dan masyarakat setempat menyambut sukacita kehadiran rombongan Menteri Kelautan bersama Gubernur NTT dan Bupati Rote Ndao.

Dihadapan Menteri Kelautan dan Perikanan, Dirjen Pengelolaan Kelautan Ir. A. Koswara, M.P menjelaskan tahapan Pembangunan K-SIGN Rote Ndao. Meliputi 10 Zona yang dibagi berdasarkan kondisi topografi dan moroflogi, Pembangunan Kawasan Garam Industri berlangsung dalam tiga tahap.

Tahap pertama akan dibangun lahan seluas 1.193 Ha tahun 2025, selanjutnya 9.541 Ha pada 2026 dan 3.135 Ha pada 2027. Prgram ini bahkan diproyeksikan menyerap sekitar 26 ribu lebih tenaga kerja dengan multiplayer effecknya pada perekonomian masyarakat.

“ Kita mendapatkan lokasi yang sangat bagus, ada danau laut yang cukup luas dan sudah kita uji salinitasnya bagus. Bentangan lahan yang cukup besar. Ada 1.300-an Ha yang akan kita bangun tahun ini. Mudah-mudahan bulan Juli ini sudah bisa kita mulai,” ucap Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

Tahun 2026, jelas Menteri Kelautan dan Perikanan, akan ada kolaborasi pemerintah daerah dan swasta untuk menyelesaikan lagi 9 ribu Ha. Sehingga pihaknya berharap 10 ribu Ha Garam Industri Nasional masuk kategori setara dengan garam impor. Garam dengan kualitas industri aneka pangan, industri farmasi dan industri Chlor Alkali Plant (CAP) bisa dipenuhi dari dalam negeri.

Menteri Kelautan dan Perikanan memberikan sambutan menandai Kick Off Pembangunan K-SIGN Rote Ndao.

Menteri Kelautan dan Perikanan mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi NTT serta Pemda Rote Ndao dan masyarakat. “ Dukungan Pak Gubernur, Pak Bupati sangat luar biasa. Pak Bupati yang sangat menguasai tentang kondisi lahan dan dukungan masyarakatnya. Kita akan bekerja mewujudkan swasembada garam,” ungkap Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono.

Sementara Bupati Rote Ndao Paulus Henuk,SH tak mampu menahan rasa haru. Ia mengatakan kunjungan Menteri Kelautan hari ini merupakan momentum yang luar biasa bagi pemerintah dan masyaraka Rote Ndao.

“ Saya atas nama masyarakat Kabupaten Rote Ndao menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas kebijakan swasembada garam nasional dengan gerakan cepat yang dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Hari ini keberadaan Bapak Menteri dan jajaran di Rote menunjukan perhatian lebih bagi kami pemerintah dan masyarakat Rote Ndao. Terima kasih banyak,” ungkap Bupati Paulus Henuk.

Sebagai simbol kebanggaan dan rasa terima kasih, pemerintah dan masyarakat Rote Ndao memberikan Gelar Adat ” Manek Mana Nale Tasi ” kepada Menteri Kelautan dan Perikanan. ” Manek Mana Nale Tasi ” artinya seorang pangeran laut yang membawa berkah dari laut untuk masyarakat Rote Ndao. Ditandai dalam bentuk Piagam yang diserahkan oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memberikan piagam Gelar Adat kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono disaksikan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Lakalena dan Anggota DPR RI Usman Husin.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memberikan piagam Gelar Adat kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono disaksikan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Lakalena dan Anggota DPR RI Usman Husin.

Pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional Rote Ndao menyerap anggaran pembangunan sebesar Rp. 749 Milyar pada 2025 dan Rp. 853 Milyar tahun 2026. Hal tersebut merupakan pembangunan dengan nilai investasi yang terbesar dengan serapan tenaga kerja mencapai 26 ribu lebih dengan rencana volume produksi sebesar  2,6 Juta Ton per tahun.

Menteri Kelautan dan Perikanan hadir di Kabupaten Rote Ndao bersama Direktur Utama PT Garam Abraham Mose, M.M. Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan Dr. Pung Nugroho Saksono, A.Pi, M.M, Dirjen Pengelolaan Kelautan dan Perikanan A. Koswara, Direktur Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) I Nengah Putra Winata.

Selain itu, hadir pula Direktur Sumber Daya Kelautan Frista Yorhanita, S.Si, M.Si, Direktur Pesisir Dan Pulau-Pulau Kecil Dr Ahmad Aris, S.P., M.Si. Kepala Balai Besar Pengujian Penerapan Produk Kelautan dan Perikanan Rahmadi Sunoko. Sekretaris Perusahaan PT. Garam Bapak Indra Kurniawan, Anggota DPR RI Komisi IV Usman Husin dan GM.PLN Induk Wilayah NTT F. Eko Sulistyono. *(Bidkom_DKISP Rote Ndao)