Penampilan salah satu pengisi acara di Malam Panggung Hiburan

Panggung Hiburan Malam Ke-20 Semarakkan Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Kabupaten Rote Ndao

Panggung Hiburan Malam Ke-20 Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Kabupaten Rote Ndao berlangsung meriah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian acara yang menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan kreativitas masyarakat, khususnya dari kalangan anak-anak, pelajar, komunitas, serta kelompok masyarakat Kabupaten Rote Ndao. Antusiasme penonton terlihat sejak awal hingga akhir acara yang berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan dan nasionalisme.

Penampilan salah satu pengisi acara di Malam Panggung Hiburan
Penampilan salah satu pengisi acara di Malam Panggung Hiburan

Penampilan diawali oleh anak-anak PAUD Generasi Emas yang membawakan lagu Indonesia Pusaka dan Mana Lolo Banda. Suasana semakin semarak dengan penampilan PAUD Pelita Harapan yang menyanyikan lagu 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan Foti. Sementara itu, PAUD Shekinah Lelain tampil dengan Dance Modern, dilanjutkan dengan pembacaan ayat hafalan dan Pancasila. Penampilan anak-anak usia dini tersebut mendapat apresiasi hangat dari masyarakat karena menunjukkan keberanian, kreativitas, dan semangat belajar sejak usia dini.

Kemeriahan kemudian dilanjutkan oleh para pelajar dari berbagai sekolah. SD GMIT Mbueain Rote Barat menampilkan solo dari Irleng Putri Giri serta Foti yang dibawakan oleh Mahesa Giri dan Martin Feoh. SD Nggaelai turut menghibur penonton melalui penampilan Foti dan Tari Kreasi. Beragam pertunjukan tersebut menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengekspresikan bakat sekaligus memperkenalkan kekayaan seni dan budaya daerah kepada masyarakat yang hadir di lokasi pameran.

Tidak hanya dari kalangan pelajar, panggung hiburan malam ke-20 juga diramaikan oleh komunitas dan kelompok masyarakat. Grup Pemberontak Ritme tampil dengan Line Dance yang energik, disusul Mama-Mama Kampung Biru yang juga membawakan Line Dance dengan penuh semangat. Penampilan Imanuel Dancer melalui Dance TikTok semakin menambah warna dan dinamika panggung, sehingga suasana malam perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin hidup dan menghibur.

Penampilan salah satu pengisi acara di Malam Panggung Hiburan
Penampilan salah satu pengisi acara di Malam Panggung Hiburan

Penampilan berikutnya datang dari UPTD SMP Satap Derenitan yang menyuguhkan Line Dance dan Trio. Sementara itu, UPTD SD Negeri Oebafok Rote Barat Daya turut ambil bagian dengan menampilkan Line Dance. Seluruh peserta tampil dengan penuh percaya diri dan antusias, menunjukkan bahwa Pameran Pembangunan dan Expo UMKM bukan hanya menjadi ruang promosi pembangunan dan produk unggulan daerah, tetapi juga menjadi panggung bagi masyarakat untuk menampilkan potensi seni, kreativitas, dan bakat yang dimiliki.

Panggung Hiburan Malam Ke-20 akhirnya menjadi bagian penting dalam menyemarakkan rangkaian Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Kabupaten Rote Ndao dalam memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia. Beragam penampilan dari PAUD, sekolah, komunitas, hingga kelompok masyarakat mencerminkan semangat persatuan dan gotong royong dalam mengisi kemerdekaan. Kegiatan ini diharapkan terus menjadi ruang apresiasi bagi generasi muda dan masyarakat Rote Ndao untuk berkarya, melestarikan seni budaya, serta membangun rasa cinta terhadap daerah dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

 

 

Foto bersama usai pertemuan kegiatan Rote Belajar di Kupang

Relawan dan Panitia Rote Mengajar 2026 Gelar Pertemuan Day-0 di Kupang

Panitia Rote Mengajar 2026 menggelar pertemuan Day-0 bersama seluruh relawan domisili Kupang pada Sabtu (22/8) di Aula Hotel Pelangi, Kupang. Pertemuan yang berlangsung pukul 17.00 WITA ini menjadi ajang silaturahmi dan bonding sekaligus pembekalan teknis menjelang keberangkatan relawan menuju Kabupaten Rote Ndao.

Foto bersama panitia Rote Mengajar
Foto bersama panitia Rote Mengajar

Acara dihadiri puluhan relawan pengajar dan dokumentasi dari berbagai latar belakang profesi, bersama panitia inti Rote Mengajar 2026. Dalam sambutannya, Bupati Rote Ndao turut memberikan pesan melalui rekaman video, menyambut hangat kehadiran para relawan yang akan berkontribusi dalam gerakan pendidikan kolaboratif ini.

Rangkaian acara turut menampilkan video rekap dari para relawan Rote Mengajar 2015, sebagai pengingat semangat dan jejak program ini sejak pertama kali digelar. Selain itu, panitia menyampaikan penjelasan teknis terkait jadwal keberangkatan, penempatan, dan mekanisme kegiatan di lapangan, yang dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif bersama relawan.

Foto bersama usai pertemuan kegiatan Rote Belajar di Kupang

Melalui pertemuan ini, relawan dan panitia semakin memahami detail teknis pelaksanaan kegiatan, sekaligus terjalin kedekatan yang lebih erat satu sama lain — modal penting menjelang keberangkatan bersama ke Rote Ndao pada 23–25 Agustus 2026 mendatang.

Rote Mengajar 2026 mengangkat semangat “Mai Fali E”, mengajak generasi muda dan berbagai kalangan profesional untuk bersama-sama membangun ekosistem pendidikan yang lebih merata di Kabupaten Rote Ndao.

 

Penampilan dari beberapa peserta lomba di kegiatan Line Dance.

Gemuruh Line Dance Warnai HUT ke-81 RI di Rote Ndao, Peserta Tampil Memukau

Dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menggelar Lomba Line Dance Tingkat Kabupaten Rote Ndao pada Jumat-Sabtu, 21-22 Agustus 2026, bertempat di Lapangan Christian Nehemia Dillak, Ba’a.

Penampilan salah satu peserta lomba di kegiatan Line Dance.
Penampilan salah satu peserta lomba di kegiatan Line Dance.

Lomba ini diikuti 22 tim yang berasal dari berbagai instansi, sekolah, dan komunitas di Kabupaten Rote Ndao.

Pada hari pertama, Jumat 21 Agustus 2026, sebanyak 14 tim tampil berlaga. Beberapa di antaranya adalah Dancer Cilik UPTD SDI Holutula, Princes Crew, Queen Kemenag, Gen Merdeka Crew, Nona Manis Kec. Rote Tengah, hingga Sikla Skuad.

Sementara di hari kedua, Sabtu 22 Agustus 2026, 8 tim lainnya akan unjuk kebolehan seperti Saber, Haleluya Crew, Velvet Stride, Ita Esa Girls Dancer, hingga All Star Tongkat Harun.

Penampilan dari beberapa peserta lomba di kegiatan Line Dance.
Penampilan dari beberapa peserta lomba di kegiatan Line Dance.

Lomba ini akan dinilai oleh 5 dewan juri yang berpengalaman di bidangnya, yaitu Iske Radja, Lita Tolla, Jessen Pah, Kiki Maria, dan Neno Mali.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak hari pertama. Lapangan dipadati penonton yang datang untuk mendukung tim jagoan mereka. Selain itu, pelaku UMKM juga turut meramaikan kegiatan dengan membuka lapak di sekitar lokasi lomba. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat menjadi pembicara pada talk show di kegiatan Ruang Berbagi Ilmu

Bupati Rote Ndao Membuka Kegiatan Ruang Berbagi Ilmu, Dorong Guru Terus Belajar dan Berinovasi

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, secara resmi membuka kegiatan Ruang Berbagi Ilmu (RUBI) Rote Ndao bagi kepala satuan pendidikan dan guru jenjang SD bertempat di Aula Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao, Kamis (20/08).

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat menjadi pembicara pada talk show di kegiatan Ruang Berbagi Ilmu
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat menjadi pembicara pada talk show di kegiatan Ruang Berbagi Ilmu

RuBI merupakan gerakan kerelawanan yang membawa semangat untuk meningkatkan kualitas para penggerak pendidikan melalui pembelajaran, pertukaran pengetahuan, penguatan komunitas, dan kolaborasi.

Dalam sambutannya, Bupati Paulus Henuk menegaskan bahwa guru harus menjadi pembelajar sepanjang hayat. Perubahan zaman menuntut guru untuk terus meningkatkan kompetensi, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

Menurutnya, RUBI bukan sekadar forum pelatihan, tetapi menjadi ruang untuk saling belajar, berbagi praktik baik, bertukar pengalaman, membangun jejaring, serta melahirkan gagasan baru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Bupati berharap peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi mampu menerapkannya dalam praktik nyata di ruang kelas.

“Teruslah belajar, jangan takut mencoba hal-hal baru dan jangan pernah berhenti berbagi,” pesan Bupati Paulus Henuk.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao untuk terus mendukung berbagai gerakan positif dalam meningkatkan mutu pendidikan. Menurutnya, pendidikan yang berkualitas hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi dan semangat bersama.

Foto bersama usai kegiatan Ruang Berbagi Ilmu.
Foto bersama usai kegiatan Ruang Berbagi Ilmu.

Kegiatan ini juga menghadirkan talkshow langsung bersama dengan  Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan. Acara talkshow ini diharapkan mampu memberikan motivasi dan wawasan  tambahan bagi para peserta kegiatan yang ada.

Kegiatan RUBI Rote Ndao diharapkan menjadi bagian dari gerakan bersama untuk mewujudkan pendidikan Rote Ndao yang semakin berkualitas, inklusif, adaptif, dan berdaya saing.

Dengan mengajak seluruh guru untuk terus belajar, berbagi, dan bergerak bersama, Bupati Paulus Henuk kemudian menyatakan kegiatan Ruang Berbagi Ilmu Rote Ndao resmi dibuka. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Screenshot_20260821_093247_Chrome

Bupati Rote Ndao Luncurkan Aplikasi Srikandi, Dorong Tata Kelola Arsip Digital

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao meluncurkan aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) sebagai langkah meningkatkan pengelolaan arsip pemerintahan yang lebih tertib, efektif, efisien, dan terintegrasi. Kegiatan peluncuran ini dilaksakan langsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao, Kamis (20/08).

Bupati saat memberikan sambutan pada acara peluncuran Aplikasi SRIKANDI
Bupati saat memberikan sambutan pada acara peluncuran Aplikasi SRIKANDI

Dalam sambutannya, Bupati Rote Ndao menegaskan bahwa SRIKANDI diharapkan dapat mempercepat proses persuratan dan pengelolaan arsip agar lebih aman dan akuntabel, sekaligus mendukung tata kelola pemerintahan berbasis digital.

Bupati juga meminta seluruh perangkat daerah mendukung dan menggunakan SRIKANDI secara konsisten. Ia menekankan agar kehadiran aplikasi tersebut tidak hanya menjadi formalitas, tetapi benar-benar digunakan dalam aktivitas kerja sehari-hari.

“Jangan sampai aplikasi sudah ada, tetapi kebiasaan kerja masih menggunakan cara lama,” tegasnya.

Foto bersama setelah acara peluncuran Aplikasi SRIKANDI
Foto bersama setelah acara peluncuran Aplikasi SRIKANDI

Bupati berharap SRIKANDI menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Rote Ndao. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Pamateri pada pada kegiatan Pertemuan Revitalisasi Kelompok Binaan GMIT Klasis Rote Timur

Wakil Bupati Rote Ndao Dorong Revitalisasi Kelompok Binaan GMIT Klasis Rote Timur

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus memperkuat basis ekonomi lokal melalui pendampingan kelompok binaan. Hal itu ditegaskan Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi D. Dethan, saat menjadi pemateri pada Pertemuan Revitalisasi Kelompok Binaan GMIT Klasis Rote Timur yang digelar Rabu, 19 Agustus 2026.

Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat membawakan materi pada kegiatan Pertemuan Revitalisasi Kelompok Binaan GMIT Klasis Rote Timur
Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat membawakan materi pada kegiatan Pertemuan Revitalisasi Kelompok Binaan GMIT Klasis Rote Timur

Dalam materinya, Wakil Bupati menekankan empat fokus utama revitalisasi yaitu penguatan kapasitas, kelembagaan, produktivitas, dan jejaring usaha. Penguatan kapasitas diarahkan pada aspek manajerial, teknis, dan kewirausahaan melalui pelatihan terstruktur dan pendampingan berkelanjutan oleh petugas lapangan OPD terkait dan mitra.

Untuk penguatan kelembagaan, Pemkab mendorong terbentuknya kelompok usaha berbasis jemaat yang terorganisir, akuntabel, dan mampu beroperasi secara mandiri serta terintegrasi dengan kelompok binaan pemerintah. Sementara peningkatan produktivitas dan jejaring usaha dilakukan melalui pembukaan akses pasar yang lebih luas, baik pasar lokal, digital, maupun kemitraan dengan pelaku usaha besar, serta fasilitasi akses permodalan dari koperasi, BUMDes, dan skema kredit lunak pemerintah.

Pamateri pada pada kegiatan Pertemuan Revitalisasi Kelompok Binaan GMIT Klasis Rote Timur
Pamateri pada pada kegiatan Pertemuan Revitalisasi Kelompok Binaan GMIT Klasis Rote Timur

Wakil Bupati menjelaskan, langkah ini sejalan dengan visi RPJMD 2025-2029 “Transformasi Rote Ndao dalam Bingkai Ita Esa” dan Sembilan Agenda Perubahan “Mbule Sio”. Fokusnya pada Rote Ndao Bertani, Rote Ndao Berdaya, dan Rote Ndao Malole untuk mendukung sektor pertanian, UMKM, koperasi, dan pariwisata.

Pemkab Rote Ndao berperan sebagai fasilitator, regulator, dan penghubung dalam penguatan ekosistem ekonomi lokal. Dukungan juga diberikan melalui akses program dari Dinas Pertanian, Peternakan, Perikanan, Koperindag, serta pendampingan teknis penyuluh dan akses pemasaran ke Bulog, offtaker sorgum, NTT Mart Dekranasda, hingga pasar luar daerah.

Foto bersama usai kegiatan Pertemuan Revitalisasi Kelompok Binaan GMIT Klasis Rote Timur
Foto bersama usai kegiatan Pertemuan Revitalisasi Kelompok Binaan GMIT Klasis Rote Timur

Kegiatan revitalisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi jemaat GMIT Klasis Rote Timur dengan mengoptimalkan potensi lokal seperti pertanian, peternakan, perikanan, kerajinan, dan pariwisata yang menjadi sektor unggulan daerah. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

20260819_112050

Festival Budaya Rote Malole 2026 Perkuat Identitas dan Persatuan di Rote Ndao

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao resmi membuka Festival Budaya Rote Malole Tahun 2026 di Lapangan Christian Nehemia Dillak, Selasa (18/8/2026).

Bupati Rote Ndao saat memberikan sambutan saat pembukaan kegiataj Festival Rote Malole
Bupati Rote Ndao saat memberikan sambutan saat pembukaan kegiatan Festival Budaya Rote Malole

Festival ini menjadi ruang untuk melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya Rote Ndao, sekaligus memperkuat persatuan masyarakat dalam keberagaman.

Bupati Rote Ndao menegaskan bahwa Festival Budaya Rote Malole bukan sekadar agenda tahunan, tetapi merupakan bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur dan komitmen pemerintah dalam menjaga budaya agar tetap hidup dan berkembang.

“Budaya adalah identitas kita. Festival ini menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, melestarikan warisan leluhur, serta mewujudkan Rote Ndao yang bermartabat dan berbudaya,” demikian pesan Bupati dalam sambutannya.

Festival tahun ini semakin semarak dengan Parade Budaya yang diikuti 16 sanggar seni dan paguyuban etnis, bersama komunitas budaya lainnya. Peserta menampilkan beragam seni, tradisi dan atraksi budaya yang menggambarkan kekayaan budaya di Kabupaten Rote Ndao.

Selain parade, kegiatan juga diisi pertunjukan seni dan budaya berupa tarian, musik tradisional serta berbagai atraksi budaya di panggung hiburan HUT RI.

Foto bersama saat pemukulan gong tands dibuka kegiatan Festival Rote Malole
Foto bersama setelah pemukulan gong tanda dibukanya kegiatan Festival Budaya Rote Malole

Festival ini juga diarahkan untuk memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui penguatan ekonomi kreatif dan UMKM. Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menilai pelestarian budaya harus berjalan seiring dengan pengembangan pariwisata dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari Bank Indonesia melalui dukungan penyelenggaraan festival serta edukasi Cinta, Bangga dan Paham Rupiah.

Salah satu penampilan dari peserta Festival Rote Malole Tahun 2026
Salah satu penampilan dari peserta Festival Budaya Rote Malole Tahun 2026

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai kegiatan pelestarian budaya. Masyarakat juga diajak berpartisipasi aktif, menjaga kebersihan dan keamanan selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.

Festival Budaya Rote Malole 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat identitas budaya, mempererat persaudaraan serta mendorong Rote Ndao menjadi daerah yang semakin berdaya melalui budaya, pariwisata, ekonomi kreatif dan UMKM. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Bupati Paulus Henuk saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan dan Pembenahan RSUD

Bupati Rote Ndao Tekankan Pembenahan Manajemen RSUD Dan Cegah Obat Kedaluwarsa

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menegaskan perlunya pembenahan serius dalam manajemen Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Rote Ndao. Penegasan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan dan Pembenahan RSUD yang digelar di Ruang Kerja Bupati (Selasa, 18/08).

Bupati Paulus Henuk saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan dan Pembenahan RSUD
Bupati Paulus Henuk saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan dan Pembenahan RSUD

Dalam rapat tersebut, Bupati beberapa hal seperti pengelolaan obat, kebersihan, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia meminta agar tidak ada lagi obat yang kedaluwarsa dan terbuang sia-sia.

“Jangan buang-buang uang rakyat dengan stok obat yang terbuang. Harus ada cara baru agar obat tidak kedaluwarsa,” tegas Bupati.

Bupati meminta pengelolaan stok obat dilakukan secara tepat melalui konsolidasi kebutuhan dari seluruh puskesmas serta laporan yang jelas dan cepat. Selain itu, setiap bidang di RSUD juga harus memahami dan menguasai persoalan yang ada agar anggaran yang tersedia benar-benar diikuti dengan tata kelola yang baik.

Kebersihan lingkungan RSUD juga menjadi perhatian khusus. Bupati meminta manajemen memastikan rumah sakit tetap bersih, nyaman, dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan bagi pasien dan keluarga pasien.

Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan dan Pembenahan RSUD
Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan dan Pembenahan RSUD

Rapat koordinasi ini dilaksanakan dengan Agenda rapat meliputi penyampaian kondisi aktual pelayanan RSUD, identifikasi permasalahan dan kebutuhan prioritas, pembahasan langkah penanganan segera, hingga penetapan tindak lanjut dan mekanisme monitoring evaluasi secara berkelanjutan.

Pembenahan RSUD ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Rote Ndao untuk memperkuat kualitas penyelenggaraan pelayanan kesehatan agar lebih terencana, terukur, dan berkelanjutan. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Bupati Paulus Henuk saat menyerahkan secara simbolis penyaluran pangan beras kepada salah seorang warga.

Pemkab Rote Ndao Luncurkan Penyaluran Bantuan Pangan Beras Alokasi Juli–September 2026 NTT

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao meluncurkan penyaluran Bantuan Pangan Beras alokasi Juli–September 2026 di Kantor Desa Tolama, Kecamatan Loaholu, Selasa (18/8/2026), sebagai upaya pemerintah membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat berpendapatan rendah. Penyaluran bantuan tersebut bertujuan mengurangi beban pengeluaran Penerima Bantuan Pangan (PBP), sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan, mengurangi kerawanan pangan, menanggulangi kekurangan gizi, dan menurunkan angka stunting.

Bupati Paulus Henuk saat memberikan sambutan pada kegiatan penyaluran pangan beras.
Bupati Paulus Henuk saat memberikan sambutan pada kegiatan penyaluran pangan beras.

 

Kegiatan ini dihadiri Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, S.H., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Rote Ndao Anthonius F. D. Banepa, S.E., Manager Pengadaan pada Kantor Wilayah Perum BULOG NTT Neni Yanti Nadeak, sejumlah kepala perangkat daerah, Plt. Camat Loaholu, Kepala Desa Tolama beserta perangkat desa, serta masyarakat penerima bantuan.

Penyaluran bantuan pangan beras tersebut bersumber dari Cadangan Pangan Pemerintah dan ditujukan kepada keluarga Penerima Bantuan Pangan (PBP) di seluruh wilayah Kabupaten Rote Ndao.

Bupati Paulus Henuk saat menyerahkan secara simbolis penyaluran pangan beras kepada salah seorang warga.
Bupati Paulus Henuk saat menyerahkan secara simbolis penyaluran pangan beras kepada salah seorang warga.

Secara keseluruhan, jumlah penerima bantuan pangan di Kabupaten Rote Ndao mencapai 24.487 PBP yang tersebar di 11 kecamatan. Rinciannya, Kecamatan Lobalain sebanyak 3.764 PBP, Loaholu 2.371 PBP, Rote Barat Laut 2.789 PBP, Rote Barat Daya 4.927 PBP, Rote Barat 1.618 PBP, Ndao Nuse 706 PBP, Rote Selatan 1.036 PBP, Rote Tengah 1.509 PBP, Pantai Baru 2.577 PBP, Rote Timur 3.039 PBP, dan Landu Leko sebanyak 1.151 PBP.

Dalam sambutannya, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk meminta masyarakat penerima agar memanfaatkan bantuan beras tersebut dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

Foto bersama usia kegiatan peluncuran Penyaluran Bantuan Pangan Beras Alokasi Juli–September 2026 NTT
Foto bersama usia kegiatan peluncuran Penyaluran Bantuan Pangan Beras Alokasi Juli–September 2026 NTT

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Perum BULOG dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program penyaluran bantuan pangan tersebut. Menurutnya, keberhasilan program membutuhkan sinergi dan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga jajaran yang terlibat langsung dalam proses penyaluran.

“Kepada seluruh jajaran yang terlibat dalam penyaluran, saya meminta agar pelaksanaan program ini dilakukan dengan mengedepankan akuntabilitas, transparansi, ketertiban administrasi, serta tata kelola pemerintahan yang baik, sebagaimana ditekankan dalam petunjuk pelaksanaan program,” ujar Bupati.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao akan terus mendukung berbagai program pemerintah pusat yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Bupati berharap penyaluran bantuan pangan beras untuk alokasi Juli–September 2026 dapat berjalan lancar, tepat sasaran, tertib, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima di Kabupaten Rote Ndao. (PPID Utama_Rote Ndao)

Foto bersama usai pelantikan penjabat Sekda Kab. Rote Ndao

Bupati Paulus Henuk Lantik Daniel Nalle Sebagai Penjabat Sekda Rote Ndao

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H., resmi melantik Daniel Nalle sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Senin, 17 Agustus 2026 bertempat di Lobi Lantai 1 Kantor Bupati Rote Ndao.

Foto bersama usai pelantikan penjabat Sekda Kab. Rote Ndao
Foto bersama usai pelantikan penjabat Sekda Kab. Rote Ndao

Pelantikan ini dilakukan di tengah penantian masyarakat terhadap figur strategis yang memimpin birokrasi daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Paulus Henuk menekankan pentingnya peran Sekda sebagai “top of birokrasi”. Meski berstatus penjabat, jabatan Sekda disebut sangat strategis untuk memastikan pelayanan publik berjalan prima.

“Jabatan strategis ASN ini dinantikan walau hanya satu orang. Sekda adalah top of birokrasi. Pentingnya posisi Sekda ini, walau Penjabat Sekda. Kepada Pak Daniel, tolong diterima sebagai tanggung jawab dan pengabdian, bukan sebaliknya. Ini adalah pengabdian kepada masyarakat dan negara,” tegas Bupati Paulus.

Bupati juga meminta Penjabat Sekda untuk menjadikan kritik sebagai bahan evaluasi dan meningkatkan kinerja ASN.

“Masyarakat butuh pelayanan publik yang prima. Kritik adalah vitamin buat bercermin, sepanjang substansinya mengarahkan untuk memperbaiki kerja kita. Tolong pimpin ASN, tingkatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Terima koreksi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Paulus meminta seluruh Tupoksi yang sudah dianggarkan dapat dikerjakan secara maksimal di bawah kepemimpinan Penjabat Sekda.

“Saya minta di bawah pimpinan Bapak, semua tupoksi yang sudah dianggarkan dikerjakan secara maksimal. Pemerintah menerima dalam bentuk apapun, namun perlu edukasi publik agar penyampaiannya baik,” tambahnya.

Menyoroti persoalan birokrasi, Bupati menyebut lemahnya koordinasi masih menjadi “penyakit” yang harus dibenahi.

Foto bersama usai pelantikan penjabat Sekda Kab. Rote Ndao
Foto bersama usai pelantikan penjabat Sekda Kab. Rote Ndao

“Penyakit birokrasi: lemahnya koordinasi. Di bawah Sekda inilah koordinasi harus jalan, dibantu para Asisten. Semua tupoksi dinas dilaksanakan dengan baik,” kata Paulus Henuk.

Dengan pelantikan ini, Pemkab Rote Ndao berharap roda pemerintahan dapat berjalan lebih solid menanti ditetapkannya Sekda definitif. (PPID Utama_DKISP Kab.Rote Ndao)