Posyandu Takai 2

Masuki Bulan Timbang, Bupati Rote Ndao Berikan Vitamin A Pada Balita

Foto : Tim

Bupati Rote Ndao Paulina Haning – Bullu, berkenan hadir di Posyandu Takai Desa Sanggaoen untuk memberikan motivasi kepada para Kader, orang tua, dan anak-anak untuk terus memperhatikan kesehatan mereka (Kamis, 03/02/2022).

Pada kunjungan Bupati kali ini ada berbagai lintas sektor yang hadir (Dinas PMD, Pertanian, Kesehatan, Peternakan, Bapelitbang, Diskominfostaper, Babinkamtibmas, Kepala Desa Sanggaoen beserta perangkat desa dan BPD Desa Sanggaoen) untuk bersama-sama memantau dan mengawal pelaksanaan penimbangan dan pengukuran, pengecekan kesehatan hingga pemberian vitamin A bagi para balita.

Dalam pantauan pelaksanaan bulan timbang, Bupati berkesempatan untuk memberikan Vitamin A kepada salah satu balita peserta Posyandu. Bupati berharap di bulan penimbangan bulan Februari ini, semua orang tua pro aktif untuk membawa bayi balita mereka ke Posyandu.

“Mari bawa anak-anak ke Posyandu untuk ditimbang, terutama pada bulan penimbangan bulan Februari 2022. Jangan ada yang tidak datang, semuanya wajib datang ke Posyandu,” ungkap Bupati Rote Ndao

Bupati juga mengucapkan terimakasih kepada para Kakak Angkat yang sudah mendampingi Adik Asuh di Posyandu. Harapan Bupati agar Kakak Angkat terus mengingatkan Adik Asuh untuk datang ke Posyandu.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Dinas PMD, Yames M. K. Therik menyampaikan agar semua Kakak Angkat  bisa mendampingi Adik Asuh di masing-masing Posyandu dengan harapan melalui pendampingan dan perhatian di bulan penimbangan ini dapat menurunkan angka stunting yang signifikan.

Kepala Dinas Kesehatan, dr. Nelly Riwu juga secara terpisah mengatakan bahwa pada operasi timbang bulan Februari ini telah dibentuk tim dari semua lintas sektor di Kabupaten Rote Ndao yang bergabung dengan Camat, Kepala Desa, dan semua Puskesmas untuk memantau pelaksanaan operasi timbang. (Tim Stunting/dkisp)

konv.stunting-timbang02

Persiapan Operasi Timbang Bulan Februari dengan Melakukan Pertemuan Lintas Program/ Sekor

Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan Balita dan Pemantauan Pertumbuhan serta Perkembangan Balita yang sesuai standar di Posyandu, dan juga meningkatkan Peran Lintas Program dan Lintas sektor tekait dalam Pelaksanaan Operasi Timbang pada bulan Februari 2022 ini, yang diawali dengan dilakukan pertemuan  lintas program/sektor pada Senin, 31/01/2022 yang bertempat di aula Hotel Ricky Baa. 

Pertemuan ini dilakukan secara offline atau tatap muka sebanyak 32 orang dan secara online melalui Zoom Meeting   sebanyak 200 orang dan ditonton di YouTube sebanyak 275 kali. 

Asisten Administrasi Umum Kab. Rote Ndao, Jermi M. Haning, PhD saat membuka kegiatan ini mengatakan bahwa ada ada 3 poin utama yang wajib diperhatikan dalam pelaksanaan operasi timbang, yaitu lintas sektor wajib memastikan seluruh sasaran hadir di Posyandu serta kondisi peralatan dan penimbangan agar terstandar sesuai instruksi Bupati Rote Ndao. Kedua, Kadinkes dan Kepala Puskesmas wajib memantau setiap hari hasil operasi timbang agar terentri pada aplikasi ePPGBM. Ketiga, tenaga gizi wajib melakukan verifikasi terhadap seluruh hasil entrian data agar data stunting valid. 

Salah satu masalah gizi utama saat ini yaitu masalah Stunting atau Anak Pendek. Dalam rangka upaya percepatan penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Rote Ndao, maka ketersediaan data status gizi balita menjadi dasar dalam melakukan konvergensi dan intervensi di Kabupaten Rote Ndao. Oleh karena itu, perlu dilaksanakan pemantauan Pertumbuhan dan Perkembangan Balita secara berkala melalui Gerakan Operasi Timbang.

Pada tahun 2021 hasil Pelaksanaan Operasi Timbang menunjukan bahwa untuk indikator Berat Badan menurut Umur dari 13.215 Balita yang diukur terdapat 3.249 (24,6%) Balita Underwight yang terdiri dari 523 Balita dengan Berat Badan Sangat Kurang dan 2.726  Balita dengan Berat Badan Kurang (Indikator ini mengalalami peningkatann dari tahun sebelumnya), Indikator Tinggi/Panjang Badan menurut Umur dimana dari 13.215 Balita yang diukur terdapat 3.103 (23,5%) Balita Stunting yang terdiri dari 848 Balita Pendek dan 2.255 Balita Sangat Pendek (Indikator ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya) dan Indikator Berat Badan menurut Tinggi/Panjang Badan dimana dari 13.215 Balita yang diukur terdapat 1.525 (11,5%) Balita Wasting yang terdiri dari 107 Balita Gizi Buruk dan 1.418 Balita Gizi Kurang (Indikator ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya). Pada tahun 2022 Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berkomitmen menurunkan angka stunting sebesar 10%.

Yang bertindak selaku narasumber pada kesempatan itu adalah Kepala Dinas Kesehatan Kab. Rote Ndao, dr. Febby Nelly Riwu, dan Plt. Kepala Bapelitbang, Jermi Haning, PhD. 

Hadir juga secara online Ketua Pokja Stunting provinsi NTT, Sarah Lery Mbok dan perwakilan Dinas Kesehatan provinsi NTT, Scherly Hayer. Ketua Pokja stunting NTT memberikan apresiasi kepada Rote Ndao dalam inisiatif untuk persiapan operasi timbang. Selain itu, Scherly menekankan agar tenaga gizi Puskesmas wajib mengawal proses penginputan pada aplikasi ePPGBM agar seluruh data valid. 

Hadir pula pada kesempatan itu secara offline para pimpinan OPD yang menangani masalah stunting di Kabupaten Rote Ndao sebanyak  13 orang, Ketua TP PKK dan Ketua Pokja IV, Koordinasi Lapangan P3MD, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Rote Ndao, Koordinator PPA Kluster Nusa Lote. (tim-stunting/dkisp)

e-vevali-2

Bupati Buka Bimtek Penyusunan LKIP sekaligus Launching Layanan Aplikasi E-Vevali Malole

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu, SE membuka Kegiatan BIMTEK penyusunan LKIP Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kabupaten Rote Ndao Tahun 2022 sekaligus Launching Layanan Aplikasi E-VEVALI MALOLE bertempat di Aula Lt III Kantor Bupati Rote Ndao, Sabtu, 29 Januari 2022.

Pelaksanaan Kegiatan Bimtek Penyusunan LKIP Perangkat Daerah serta Launching Layanan Aplikasi e-Vevali Malole dimaksudkan untuk Meningkatkan kualitas SDM aparatur perangkat daerah dalam penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) perangkat daerah serta Menyediakan layanan verifikasi dan validasi penyusunan LKIP perangkat daerah secara efektif dan efisien dan dengan tujuannya yaitu Meningkatkan kualitas dokumen Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) perangkat daerah serta meningkatkan kualitas implementasi SAKIP Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan bahwa Implementasi SAKIP Pemerintah Kabupaten Rote Ndao meningkat pada Tahun 2021. “sampai saat ini nilai Implementasi SAKIP Pemerintah Kabupaten Rote Ndao telah meningkat pada Tahun 2021 dari Predikat C menjadi Predikat CC, hal itu menunjukan bahwa kita telah melakukan peningkatan kinerja yang nyata sehingga menjadi motivasi bagi kita untuk semakin meningkatkan akuntabilitas Kinerja di tahun ini dan tahun mendatang. Untuk itu sebagai bagian dari SAKIP maka dokumen LKIP Perangkat Daerah harus semakin berkualitas” lanjut Paulina.

Bupati juga mengajak seluruh peserta Bimtek agar serius dan aktif dalam mengikuti kegiatan ini. ” saya harapkan agar semua peserta agar serius dan aktif dalam menyerap materi dengan sebaik-baiknya sehingga dapat menambah wawasan dan pengetahuan saudara-saudari dalam menyusun LKIP di OPD saudara-saudari” lanjut Bupati.

Tak lupa pula Bupati menyampaikan Apresiasi kepada OPD Bagian Organisasi SETDA kabupaten Rote Ndao atas Inovasi Layanan Aplikasi e-Vevali Malole. ” pada saat ini juga, saya ingin menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bagian Organisasi yang telah mengambil langkah strategis dan inovatif sehingga sehingga kegiatan hari ini dapat terselenggara . Semoga Aplikasi ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh semua OPD lingkup Pemda Kabupaten Rote Ndao” tegas Bupati.

Pada kegiatan ini juga, Bupati dan Wakil Bupati menyerahkan secara simbolis Password Aplikasi e-Vevali Malole kepada Keapal Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB serta Kepala Badan Keuangan dan Aset sebagai tanda di launchingnya Aplikasi ini.

Turut hadir dalam kegiatan Wakil Bupati Rote Ndao Stefanus M. Saek, SE, M. Si, Sekretarus Daerah, Asisten perekonomian dan pembangunan, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Para Kepala OPD lingkup Pemda Kabupaten Rote Ndao , serta Peserta Kegiatan Bimtek Penyusunan LKIP Perangkat Daerah berjumlah 46 orang yang terdiri dari pejabat struktural/pejabat fungsional/staf yang tugaskan untuk menyusun Dokumen LKIP Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.(dkisp.rn)

SK 100%

Serahkan SK PNS 100 Persen, Bupati Paulina : Sama-sama Kita Bangun Rote Ndao

Foto : rolle.id

Suasana penuh keakraban ditunjukkan oleh Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, kepada sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS), Jumat (28/01/2022). Dengan hangat, dirinya menyambut 100 orang yang diangkat dari CPNS formasi tahun 2019.

Bupati Paulina, menyambut mereka menjadi bagian dalam pemerintahan yang sedang dipimpinnya. Sambutan yang begitu hangat itu, disampaikan dalam kata sambutan pada acara penyerahan Keputusan Bupati Rote Ndao tentang pengangkatan CPNS menjadi PNS. Dan dari jumlahnya, terdiri dari formasi kesehatan sebanyak 31 orang, 42 guru dan 27 formasi teknis.

Saat penyerahan tersebut, Bupati Paulina, didampingi Wakil Bupati, Stefanus M. Saek, Sekretaris Daerah, Jonas M. Selly, Asisten administrasi pemerintahan dan kesejahteraan, Untung Harjito dan Asisten administrasi perekonomian dan pembangunan, Armis Saek. Begitu juga Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Meilon B Sulla, serta beberapa Kadis dan Kabag.

“Pertama-tama, saya ucapkan selamat tahun baru buat kita semua. Terutama untuk adik-adik, yang hari ini terima SK 100 persen. Semoga kita selalu diberi kesehatan,” ucap Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, Jumat (28/01/2022) di ruang lobi Kantor Bupati.

“Dan mengawali sambutan ini, saya mengajak kita sekalian untuk senantiasa mensyukuri berkat yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa,” sambungnya.

Terhadap PNS yang menerima SK 100 persen, Bupati Paulina, mengatakan, kinerja baik, dinanti oleh seluruh masyarakat Rote Ndao. Untuk itu, bekerja keras, menurutnya perlu dibarengi dengan kerja cerdas penuh kreatif.

“Tunjukan pula dedikasi dan loyalitas terbaik dalam bekerja. Berikan pelayanan yang bermutu dan teruslah belajar memperbaiki diri dan mengembangkan potensi. Karena tugas dan tanggung-jawab kedepan akan semakin berat,” ungkapnya.

Selain itu, Bupati Paulina, juga mengatakan, penempatan masing-masing PNS dilakukan melalui sejumlah pertimbangan. Yang disebutnya, dilakukan dengan mempertimbangkan kapasitas dan latar belakang pendidikan. Untuk itu, dirinya meminta setiap tugas dilaksanakan dengan sepenuh hati dan profesional.

“Saya berharap, tidak ada laporan bahwa ada PNS yang baru beberapa bulan bertugas sudah minta pindah. Tanggung jawab ini bukan paksaan dari pihak manapun. Penuhi dan tunaikan dengan baik,” harap Bupati Paulina.

“Terakhir, saya minta kepada saudara-saudari untuk secara menyeluruh menguasai bidang tugas pokok dan fungsinya. Selamat kepada adik-adik ku. Selamat bergabung di pemerintahan untuk sama-sama kita bangun Rote Ndao,” ungkapnya. (*/ROLLE/TIM)

RLH Lobalain 2

Bupati Meresmikan 45 Unit RLH di Kecamatan Lobalain

Bupati Rote Ndao Paulina Haning – Bullu, SE meresmikan 45 unit Rumah Layak Huni yang di bangun sejak tahun 2019 s/d tahun 2022 di Kecamatan Lobalain yang tersebar di tiga desa yakni Desa Oematamboli, Desa Loleoen dan Desa Bebalain , bertempat di rumah salah satu penerima yakni Fredik Mbuik asal Desa Oematamboli, Jumat (28/01/2022).

Pembangunan rumah layak huni merupakan salah satu program unggulan atau program prioritas dari Pemkab Rote Ndao yang disebut Aladin (Atap, Lantai dan Dinding) dibawah kepemimpinan Bupati Paulina Haning Bullu, SE dan Wakil Bupati Stefanus M Saek, SE, M.Si. Dimana program ini merupakan visi dan misi ketika mencalonkan diri menjadi Bupati dan Wakil Bupati karena dilihat rumah-rumah yang ada di Rote masih banyak yang tidak layak untuk di huni atau rumah kumuh. Sehingga diharapkan melalui terobosan ini dapat mengurangi angka kemiskinan penduduk di Kabupaten Rote Ndao. Selain sebagai program utama Pemkab Rote Ndao, juga mendapat dukungan dari Pemprov NTT dan Pemerintah Pusat.

Mengawali sambutannya Bupati menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menaati protokol kesehatan, selalu waspada dan wajib Vaksin karena saat ini ada salah satu warga yang sudah terpapar Covid – 19 dan sementara di rawat di rumah sakit.

“Kita masih berada di pandemi Covid-19 tapi Tuhan masih melindungi kita, untuk itu kita tetap menaati prokes, walaupun saat ini kita masih berada dalam Zona hijau tetapi ada laporan bahwa ada satu lagi yang terpapar dan ada sementara di rawat di rumah sakit “.

Pembangunan rumah layak huni di harapkan agar dapat menjawab kebutuhan dan pergumulan keluarga miskin agar dapat mendiami rumah yang layak untuk di huni.

Bupati juga pada kesempatan itu menghimbau kepada para kepala Desa agar mengerjakan pembangunan rumah layak huni harus sesuai juknis “tentunya kami juga mohon perhatian dari Kepala Desa supaya tetap mengawal pembangunan rumah layak huni agar betul betul sesuai RAB yang ada agar tidak terjadi lagi masalah masalah hukum di tengah tengah masyarakat”.kata Bupati

“Dengan adanya bantuan rumah layak huni dapat meringankan beban keluarga miskin dan tidak mampu dan menciptakan rumah yang sehat dan bersih dan tetap menghidupkan budaya gotong royong ditengah tengah masyarakat”. hal ini disampaikan oleh salah seorang penerima manfaat dari Desa Bebalain saat diwawancarai Tim yakni Melkad Mbado yang adalah kepala Dusun Le Dale,Desa Bebalain.

Turut hadir pada kegiatan yakni  Wakil Bupati Stefanus M Saek, SE,M.Si, Asisten Perekonomian dan pembangunan SETDA kabupaten Rote Ndao Armis Saek,ST, Kepala Dinas PMD James Therik, Kapolsek Lobalain, Camat Lobalain Nusri Zacharias, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kasat Pol PP, Para kepala Desa bersama Masyarakat penerima manfaat rumah layak huni dari tiga desa dimaksud.

Acara peresmian dan serah terima rumah layak huni ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Bupati Paulina Haning Bullu, SE dan pengguntingan pita oleh wakil Bupati Stefanus M Saek, SE.M.Si.

Di akhir dari semua rangkaian acara peresmian dan serah terima rumah layak huni, Bupati menyerahkan bingkisan kasih kepada masyarakat penerima bantuan RLH tersebut. (dkisp.rn)

musnakan-bb-2021

KEJAKSAAN NEGERI ROTE NDAO MUSNAHKAN BARANG BUKTI DARI 21 KASUS SELAMA TAHUN 2021

Bertempat dihalaman belakang Kantor Kejaksaan Negeri Rote Ndao, Kamis, 27/01/2022 Kejaksaan Negeri Rote Ndao melakukan Pemusnahan Barang Bukti beberapa kasus yang telah memiliki keputusan pengadilan serta berkekuatan hukum tetap atau (Inkracht)

Kepala Kejaksaan Negeri Rote Ndao I Wayan Wiradharma ketika di Konfirmasi wartawan disela-sela pelaksanaaan Pemusnahan barang bukti dari beberapa kasus yang telah memiliki keputusan hukum tetap mengatakan kejaksaan melakukan eksekusi pemusnahan barang bukti dari beberapa kasus yang telah memiliki keputusan hukum tetap  barang bukti dimusnakah merupakan barang bukti yang dalam amar keputusan dirampas dan dimunaskan sedangkan dalam amar keputusan yang di kembalikan kepada yang berhak.

Lebih Lanjut I Wayan Wiradharma Kepala Kejaksaan Negeri Rote Ndao menyebutkan bahwa barang bukti yang di munaskah merupakan barang bukti dari beberapa kasus yakni kasus pembunuhan, serta pelecehan seksual dan beberapa kasus lainnya dengan jumlah 21 kasus di tahun 2021 dan dilaksanakan pemusnahan ini bertujuan tidak terjadi penyimpagan dan pengunaan barang bukti oleh oknum yang tidak bertangung jawab

Pelaksanaan Pemusnahan Barang bukti  yang telah memiliki keputusan hukum tetap di pimpin oleh Kepala Kejaksaan  Negeri Rote Ndao I Wayan Wiradharma didampinggi oleh Semua Kasie pada Kejaksaan Negeri Rote Ndao dan disaksikan oleh semua pegawai Kejaksaan Negeri Rote Ndao*RRI/Rudi

sid-kalsis-pb1

Wakil Bupati Rote Ndao membuka sidang Majelis Klasis Pantai Baru

Wakil Bupati Rote Ndao Stefanus M. Saek, SE, M.Si membuka Sidang Majelis Klasis Pantai Baru Tahun Pelayanan 2022 ditandai dengan pemukulan gong, Rabu, 26 Januari 2022, bertempat di Gedung Kebaktian Jemaat Korbafo Timur, Mata Jemaat Thomas Mamen.

Sidang Majelis Klasis Pantai Baru Tahun Pelayanan 2022 dengan tema: Roh Tuhan menjadikan dan membarui segenap ciptaan dan Sub tema : Dengan kuasa Roh Kudus, kita bangkit dari dampak bencana.

Dalam suara Gembalanya, Ketua Klasis Pantai Baru Pdt. Theresya A.Kadafuk-Sarlout, S.Th mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah yang telah memberikan bantuan kepada Jemaat di wilayah Klasis Pantai Baru dan berharap di tahun 2022, Gereja dan Pemerintah tetap berjalan bersama terutama dapat memutuskan Penyebaran Covid-19. “Gereja berkomitmen untuk tetap menghimbau jemaat untuk mau divaksin sehingga Pantai Baru khususnya Desa Edalode bisa 100 % vaksin” lanjut Theresya.

Dalam sambutannya Wakil Bupati menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gereja yang sudah membantu pemerintah dalam percepatan penurunan Covid-19 di Kabupaten Rote Ndao sehingga saat ini Rote Ndao sudah Level 1 alias zona hijau.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh Gereja dan Jemaat terlibat dalam program pemerintah khususnya dalam pengembangan rumput odot untuk pengembangan kesejahteraan Jemaat di wilayah Klasis Pantai Baru. “Program Rumput Odot tahun ini akan dikembangkan di wilayah Rote Tengah, pantai Baru, Rote Timur dan Landu Leko sehingga kami mengharapkan program dapat disambut baik oleh masyarakat” lanjut Stefanus.

Pada kesempatan tersebut juga Wakil Bupati beserta para Pejabat Struktural/fungsional serta asn asal Pantai Baru memberikan bantuan 10 juta rupiah untuk pembangunan Gedung Gereja Thomas Mamen sebagai Gereja Tuan Rumah kegiatan ini.

Hadir dalam kegiatan Asisten perekonomian dan pembangunan, Kadis perhubungan, Kadis Perpustakaan dan kearsipan, Kadis pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, Kadis Ketahanan Pangan, Camat Pantai Baru, Kapolsek Pantai Baru , 22 orang Pendeta se-klasis Pantai Baru, para peserta sidang perwakilan dari setiap gereja, Pejabat Struktural/fungsional serta asn asal Pantai Baru. (dkisp.rn)

RLH Lekunik

Bupati Rote Ndao Meresmikan RLH di Desa Lekunik

Foto : rolle.id

Bupati Rote Ndao, Paulina Haning – Bullu meresmikan sekaligus menyerahkan Rumah Layak Huni (RLH) di Desa Lekunik, Kecamatan Lobalain (Selasa, 25/01/2021). 

Dalam kunjungannya kali ini, Bupati didampingi oleh Wakil Bupati Stefanus M. Saek, Kadis PUPR, Kadis Perkim-LH, Kadis PMD, Camat Lobalain dan 7 Kepala Desa yang menerima bantuan RLH.

Di wilayah Kecamatan Lobalain, RLH yang dibangun dengan TA 2021 sebanyak 44 unit dengan sebaran pembangunannya di 7 (tujuh) desa yakni  Desa Baadale (7 unit), Tuanatuk (4 unit), Lekunik (6 unit), Oelunggu (8 unit), Oeleka (7 unit), Holoama (2 unit), dan Helebeik (10 unit).

Bupati mengajak semua masyarakat yang menjadi penerima manfaat Rumah Layak Huni agar menjaga, merawat dan memanfaatkan bantuan pemerintah dengan sebaik-baiknya. Dan memotivasi masyarakat dalam sambutannya untuk terus mengandalkan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan mereka karena itulah sumber kekuatan dalam menjalani kehidupan.

 “Dalam dua hari ini (Senin-Selasa) kami terus dikuatkan melalui firman Tuhan. Inilah yang menjadi sumber kekuatan saya, termasuk kita semua,” kata Bupati Rote Ndao, Paulina Haning – Bullu, yang menjelaskan bahwa sejak kemarin, dirinya membuka dua kegiatan sidang klasis, masing-masing di gereja Emaus, Kotalain di Desa Oeseli dan gereja Sion, Nauhadeoen di Desa Lekunik.

“Hari ini saya tidak sendiri. Saya didampingi oleh banyak orang. Ada pak Wakil Bupati, pak Kadis PU, Kadis Perkim, Kadis PMD, pak Camat dan 7 Kepala Desa serta papa mama semua. Jangan takut untuk membangun desa, kalau punya niat yang tulus,” sambungnya.

Selanjutnya, Bupati mengedukasi masyarakat untuk tidak lengah dalam pandemi Covid-19. Terus patuhi protokol kesehatan ketika melakukan aktifitas di luar rumah dan ikut serta dalam program vaksinasi untuk membentengi diri dari Covid-19. (rolle.id/tim)

ketinting

Bupati Rote Ndao Ingatkan Nelayan Jangan Jual Perahu dan Ketinting Bantuan Pemerintah

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu dan Sekda Jonas M Selly (ketiga dari kiri), menyerahkan secara simbolis bantuan perahu dan ketinting beserta perlengkapannya kepada sejumlah penerima, di halaman depan kantor Dinas Perikanan, Senin (24/01/2022). (Frangky Johannes Victory News)

Sebanyak 21 kelompok nelayan tangkap dan pembudidaya rumput laut yang tersebar di delapan Kecamatan di Kabupaten Rote Ndao mendapat bantuan perahu dan ketinting yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2021.

Bupati Paulina mengingatkan para nelayan agar tidak menjual perahu dan ketinting bantuan pemerintah ini.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan di halaman depan kantor Dinas Perikanan Kabupaten Rote Ndao, Senin (24/1/2022).

Bupati Paulina dalam arahannya mengatakan, masih banyak kelompok nelayan yang butuh perhatian pemerintah, namun pemerintah juga terbatas dalam anggaran sehingga 21 kelompok nelayan yang kali ini beruntung menerima bantuan perahu dan ketinting.

Kepada 21 kelompok nelayan ini Bupati Paulina mengingatkan agar perahu dan ketinting bantuan ini dipergunakan dengan baik untuk menunjang aktivitas penangkapan dan budidaya kelompok, sekaligus meningkatkan ekonomi keluarga.

“Saya berharap setelah menerima bantuan ini tidak dijual. Pemerintah berikan bantuan ini agar digunakan untuk cari uang guna menghidupi keluarga. Tolong pakai baik-baik untuk cari uang agar bisa biayai pendidikan anak-anak,” Imbuh Bupati Paulina.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Rote Ndao, Jusup B Messakh menjelaskan, bantuan perahu dan ketinting tersebut bersumber dari DAK Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp 525 juta, melalui Kegiatan Bantuan Sarana Perikanan Budidaya, yang diprogramkan 21 kelompok nelayan di delapan kecamatan yakni Lobalain, Rote Timur, Landu Leko, Pantai Baru, Rote Barat Laut, Loaholu, Rote Barat Daya, dan Rote Barat.

Menurutnya, kebanyakan nelayan di Rote Ndao lebih mengharapkan bantuan perahu dan ketinting, dari pada bantuan kapal berukuran tiga Gross Tone (GT). Oleh karena itu ke depan Dinas Perikanan akan membangun kerja sama dengan Pemerintah Pusat dalam hal ini melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk menambah alokasi DAK untuk membantu para nelayan di 76 desa/kelurahan yang menggantungkan hidupnya di sektor ini.

Oktovianus Adu, salah satu nelayan penerima bantuan asal Desa Oeseli, Kecamatan Rote Barat Daya, sangat berterima kasih atas bantuan perahu dan ketinting karena lebih mudah dalam perawatan ketimbang bantuan kapal yang lebih rumit.

“Kami senang karena dengan ketinting ini kami terbantu dalam usaha penangkapan. Sesuai arahan Ibu Bupati, kami akan gunakan sebaik-baiknya untuk menghidupi keluarga dan pendidikan anak-anak,” Katanya. (Sumber : Victory News, https://www.victorynews.id/ntt/pr-3312445930/bupati-rote-ndao-ingatkan-nelayan-jangan-jual-perahu-dan-ketinting-bantuan-pemerintah)

Kunker Ke Kuli

Kunker ke Desa Kuli, Bupati Resmikan Rumah Layak Huni

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu menyampaikan sambutan dan arahan dalam acara peresmian dan serah terima Rumah Layak Huni, saat kunjungan kerja ke Desa Kuli, Kecamatan Lobalain, Sabtu (22/01/2022). Foto: Victory News – Frangky Johannis.

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu bersama Wakil Bupati Stefanus M Saek, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Desa Kuli, Kecamatan Lobalain Sabtu (22/01/2022).

Dalam Kunker kali ini, Bupati Paulina meresmikan dan serah terima Rumah Layak Huni (RLH) untuk tiga desa yakni Kuli, Kuli Aisele dan Desa Suelain.

Kegiatan yang dipusatkan di RT 004/RW 002, Dusun Timulasi, Desa Kuli ini juga dihadiri Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, Armis Saek, Kadis PUPR, Dominggus Modok, Kadis Perkim-LH, Leksi Foeh, Kadis PMD, Yames MK Therik.

Selain itu, hadir pula Camat Lobalain, Nusry Zacharias, Kapolsek Lobalain, Ipda I Gede Putu Parwata, Pendamping dan Fasilitator Desa Kecamatan Lobalain, para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan keluarga penerima manfaat (KPM) RLH.

Acara peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti, pengguntingan pita dan penyerahan kunci rumah kepada perwakilan penerima manfaat di RT 004/RW 002, Dusun Timulasi, Desa Kuli.

Dalam sambutannya Bupati Paulina menegaskan, RLH merupakan program prioritas Pemerintah Kabupaten Rote Ndao sejak tahun pertama kepemimpinanan pada tahun 2019. Tujuannya adalah untuk menyediakan rumah layak huni bagi warga kurang mampu dengan harapan dapat menurunkan angka kemiskinan.

Sejalan dengan program prioritas tersebut, kata Bupati Paulina, Pemkab Rote Ndao juga didukung pemerintah pusat dan Pemprov NTT melalui APBN dan APBD  Provinsi, serta dana desa dalam rangka membangun rumah warga yang masuk kategori tidak layak huni menjadi layak huni.

“Saya mengapresiasi upaya seluruh pemerintah desa, pemerintah pusat dan pemerintah provinsi yang mendukung pembangunan RLH bagi masyarakat Rote Ndao sejak tahun 2019. Diharapkan sampai akhir masa jabatan saya dan Pak Wakil Bupati, sudah tidak ada lagi rumah warga yang tidak layak huni,” katanya.

Menurut Bupati Paulina, pemerintah memang tidak membiayai semua item, harus ada item-item pembiayaan yang dibiayai secara swadaya dari masyarakat.

Apalagi saat ini anggaran direfocusing untuk penanganan pandemi Covid-19, jadi dahulunya tiap desa minimal 10 unit RLH dibangun setiap tahun, namun saat ini di bawah 10 unit.

“Saya berharap agar semua masyarakat harus ikut program vaksinasi karena pandemi Covid-19 belum usai, bahkan kini muncul lagi varian baru Omicron,” pintanya.

Selain itu, warga harus tetap mematuhi protokol kesehatan, sehingga terhindar dari virus tersebut.

“Semoga pandemi Covid-19 cepat berakhir, agar anggaran untuk rumah layak huni dapat ditingkatkan ke depan,” imbuh Bupati Paulina. (sumber : Victory News, https://www.victorynews.id/ntt/pr-3312439419/kunker-ke-desa-kuli-bupati-paulina-resmikan-rumah-layak-huni)