target_pln-2018

TARGET PLN 2018 SELURUH DESA BERLISTRIK

Tahun ini Kecamatan Landu Leko akan dipasang Jaringan

Kupang,– Untuk menindaklanjuti Instruksi Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo saat  melakukan peresmian Pengoperasian LMVPP 60 MW di Kupang (28/12/2016) lalu perihal penyelesaian 100 persen desa berlistrik di NTT sampai dengan akhir 2018 maka PT.PLN ( Persero ) Wilayah NTT menggelar rapat koordinasi sinkronisasi desa berlistrik  bersama Kabupaten  Rote Ndao, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Alor dan Sabu Raijua. Rakor ini mengusung tema satukan semangat, komitmen dan aksi kerja-kerja ( tulus,iklas ) wujudkan NTT 100 persen desa berlistrik.

“ Target kita semua desa sudah berlistrik di tahun 2018 sesuai dengan perintah bapak Presiden saat kunjungan ke sini tahun lalu. Sebelumnya kita targetkan selesainya tahun 2019,” ungkap General Manager PT.PLN ( Persero ) Wilayah NTT, Richard Safkaur saat membuka rakor sinkronisasi desa berlistrik di ruang rapat flobamor kantor PT. PLN Wilayah NTT, Jumat ( 7/4/17 ).

Untuk itu lanjut Safkaur, dalam rangka mencapai target yang sudah ditetapkan pihaknya akan membangun infrastruktur gardu sebanyak 1.854 buah dengan total kapasitas 93 MVA, JTM 6.492 kms dan JTR 5.240 kms.

Dijelaskan Safkaur,  tujuan diadakannya rakor tersebut untuk  sinkronisasi data. “Data yang ada di PLN misalnya dari total 306 kecamatan yang ada di NTT  masih ada 22 kecamatan yang belum berlistrik, apakah sesuai tidak dengan data Pemerintah Kabupaten. Rote Ndao misalnya data desa yang berlistrik sudah cocok dengan data yang ada pada kami atau tidak.  Sementara informasi dari pak Bupati Rote Ndao,pak Lens bahwa  Kecamatan Landu Leko belum memiliki jaringan listrik, saya sampaikan  tahun ini kita pasang jaringan listrik disana,” sambung Safkaur.

Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning, MM  pada kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada PLN  terkait kecamatan Landu Leko tahun ini telah masuk perencanaan PLN untuk pemasangan jaringan listrik. “Mungkin selama ini masyarakat Landu Leko  bermimpi kapan mereka bisa mendapatkan  jaringan listrik, dan kini  mimpi itu sudah  dijawab oleh pak GM PLN, tahun ini terpasang jaringan. Terima kasih,” kata Bupati Haning.

Bupati Haning juga mengoreksi data jumlah desa yang terdata di PLN sejumlah 90 desa. “ Data kita sekarang jumlah desa di Rote Ndao terdapat 87 desa induk, 7 kelurahan  dan 30 desa pemekaran yang dalam waktu dekat segera diresmikan menjadi desa definitif,” ungkap Bupati Haning.

Kaitan dengan target  PLN pada tahun 2018 semua desa sudah berlistrik Bupati Haning menyerahkan nya kepada PLN. “ untuk dua tahun target PLN  saya serahkan sepenuhnya kepada PLN, namun kaitan bagaimana dukungan Pemda maka perlu  sinkronisasi  pemikiran Pemda dan Dinas Kehutanan, khusus menyangkut produk hukum harga satuan jenis tanaman kehutanan.  Apakah kehutanan sudah memiliki produk hukum ini ? jika belum maka perlu dirancang  sebuah produk yang sama supaya tidak masing-masing menilai sendir-sendirii harga tanaman hutan seperti mahoni atau jati yang ditanam, sehingga tidak berbeda nantinya,” pinta Haning

Kabid Penataan dan Pengusahanan Hutan Dinas Kehutanan provinsi NTT, Rudi Lismono menyampaikan sudah ada penegasan Menteri Kehutanan RI dan Gubernur NTT bahwa apa saja yang berkaitan  dengan proyek strategis nasional harus didukung.

“Yang kita harapkan koordinasinya  lebih awal, untuk apa saja, untuk pembangunan listrik atau untuk pelabuhan.Pada prinsipnya kami siap untuk mendukung setiap proyek strategis nasional,” tegas Lismono.

Untuk diketahui, rakor ini diakhiri dengan penandatangan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, TTS,  Kabupaten Kupang, Alor dan Sabu Raijua dengan PT PLN ( Persero ) Wilayah NTT tentang program 100 persen desa berlistrik dan infrastruktur sistem kelistrikan di kelima Kabupaten tersebut. ( Umum, Humas dan Protokol Setda Kab. Rote Ndao ).

panen-raya-0417

PANEN RAYA PADI DI PERSAWAHAN NAULAOR

Bupati Lens Haning : Syukurilah dalam kesederhanaan
Landu Leko,– Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning,MM bersama, Ketua TP. PKK Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, SEE, Dandim 1627 Rote Ndao, Letkol. Arh. Budiono, Kapolres ,AKBP. Murry Mirranda, S.Ik, Ketua Pengadilan Negeri Rote Ndao, Hiras Sitanggang,SH,MH, melakukan panen raya padi gora di kompleks persawahan kelompok tani Naulaor, Desa Daiama, Kecamatan Landu Leko, Kabupaten Rote Ndao selasa (04/4/17 ).
Turut hadir Kepala Dinas Pertanian, Stef Saek, Kadis Permukiman dan Lingkungan Hidup, Leksi Foeh,ST, Kadis Peternakan, Ir. Erens Sinlaeloe, Kadis Perhubungan, Seljiana Kiaduy,SE dan Kasubag Perlengkapan, Humas dan Protokol, Arison Tomasui, SH.
Bupati Haning pada kesempatan ini mengungkapkan bahwa dulu di lokasi persawahan ini merupakan lahan tidur dan terdapat banyak pohon berduri yang tidak menghasilkan apa-apa. Namun kini lokasi tersebut sudah berubah menjadi sebuah lokasi dengan penghasilan padi yang luar biasa.
“ dulu ketika saya berkunjung ke Landu Leko di sekitar tempat ini saya disambut dengan pohon duri tapi sekarang saya datang disambut dengan tanaman padi. Saya bangga karena Pemerintah Kecamatan landu Leko dan seluruh masyarakatnya sangat mendukung program Bupati, program lakamola anan sio, satu di sawah delapan di kebun dan laut. Saya harap berkat yang Tuhan kasih mesti disyukuri tapi dengan catatan tidak dengan cara pesta-pesta yang menelan banyak biaya, sederhana saja. Yang penting haknya Tuhan tidak boleh kita lupakan,” ungkap Bupati Leonard Haning.
Sejak awal bulan januari lanjutnya, sempat timbul kecemasan masyarakat tani termasuk dirinya sebagai Bupati karena hujan tidak turun, namun Tuhan menjawab doa -doa yang dipanjatkan oleh kita semua sehingga sampai saat ini hujan masih ada. “hari ini kita bersyukur karena hujan masih terus turun. Wajarlah sebagai manusia kita cemas apalagi awal bulan januari lalu hujan kurang. Yang terpikirkan adalah kita bisa gagal panen, namun Tuhan mendengar jeritan doa kita semua buktinya hari ini kita bisa panen padi,” sambung Bupati Haning.
Camat Landu Leko, Yostaf Faah, SH menyampaikan data bahwa di tujuh desa yang ada di kecamatan Landu Leko sebagian besar sudah menanam ubi jalar, padi,jagung, kacangan tanah, kacang hijau dan juga sorgum. “ khusus untuk desa Tenalain yang menonjol atau yang paling banyak ditanam adalah jewawut, kacang hijau dan sorgum,” ujarnya.
Dikatakan Yostaf Faah, mewakili warga kecamatan Landu Leko dirinya mengakui, dari program Bupati Rote Ndao yaitu program “lamola anan sio” masyarakat di kecamatan Landu Leko sudah menikmati hasilnya. “ hari ini kita sudah panen, ini bukan untuk mencari nama namun sebagai masyarakat kita wajib mendukung program pemerintah apalagi program ini sangat bermanfaat,” tambahnya.
Dia juga berharap dukungan Bupati untuk meningkatkan produktivitas padi di lokasi persawahan Naulaor dengan memberikan bantuan kepada kelompok tani Naulaor sebuah traktor.
Pdt Nordiana Menir- Lawoe, S.Th, ketika memimpin ibadat syukur panen padi di lokasi persawahan Naulaor mengingatkan kepada jemaat agar jemaaat senantiasa memuliakan Tuhan dengan memberikan persembahan yang terbaik bagi kemuliaan nama Tuhan. “ Saya kutip Firman Tuhan dari Amsal 3:9-10 “ Muliakan Tuhan dengan hartamu dan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggur-Nya.”
“ayat Firman ini kita percaya saat kita memberikan persepuluhan dan berbagi kasih dengan mereka yang membutuhkan seperti kepada para janda dan duda miskin dan anak yatim piatu maka kebutuhan hidup kita tercukupi. Ingat bahwa Tuhan punya cara yang dapat membuat kita selalu dicukupkan,” kata KMK Rote Timur dan Landu Leko ini.
Diakhir ibadat juga digelar acara lelang bagi pembangunan sebuah Gereja di Desa Daiama berupa satu ekor kambing, satu karung padi, dua buah semangka, dua buah labu, satu ikat sorgum dan satu kantung kacang tanah. ( Umum, Humas dan Protokol Setda Kab. Rote Ndao ).
Attachments area

27 paket perencanaan fisik

27 Paket Perencanaan Fisik Konstrusi Dipresentasikan


Setda,– Sebanyak 27 paket perencanaan  pembangunan fisik dengan total pagu anggaran lima puluh tiga milyar seratus tujuh puluh delapan juta dua ratus tiga puluh tujuh ribu empat ratus rupiah dipresentasikan oleh konsultan pelaksana di hadapan Bupati Rote Ndao dan forum koordinasi pimpinan daerah ( forkopimda )  serta  Kepala Oragnisasi Perangkat Daerah (OPD) di ruang kerja Bupati Rote Ndao,  kamis ( 30/3 ).

Keduapuluh tujuh paket tersebut tersebar di empat  OPD, pertama Dinas Koperasi UMKM, Perindustrian dan Perdagangan sebanyak empat paket yakni  Jasa konstruksi pembangunan/perluasan Tudameda, Jasa Konstruksi Pembangunan/pengembangan pasar Mbokak, jasa konstruksi renovasi/revitalisasi bangunan Pasar Metina dan lanjutan Revitalisasi Ruang Produksi Tenun Ikat dipresentasikan oleh konsultan pelaksana, Tony Balukh.

Kedua, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang sebanyak sembilan belas paket yakni, di bidang SDA dan Irigasi, Pembangunan Jaringan Irigasi Oemau, Jaringan Irigasi Nates, Irigasi Lopudale dan jaringan irigasi Letelangga  oleh konsultan pelaksana, Melkias Lenggu dan bidang Bina Marga, Peningkatan ruas jalan Sp. Tudameda-Nemberala ( hotmix ), Peningkatan ruas jalan Sanggaoen – Batulai( hotmix ),  Peningkatan ruas jalan Busalangga – Oemilan ( hotmix ), Peningkatan ruas jalan lekunik-Limbalain ( hotmix ), Peningkatan jalan  Nggelak – Oenitas( hotmix ), Peningkatan jalan Ombok – Oelua( hotmix), Peningkatan jalan Panaoen – Rarano ( lapen ), Peningkatan ruas jalan lingkar Bavalala-Koli ( lapen ), peningkatan ruas jalan Olalain-Oendule ( hotmix ), peningkatan ruas jalan Batutua-Oele ( hotmix ), peningkatan ruas jalan Ombok-Oelua ( hotmix ), peningkatan ruas jalan lingkar Kilabakoe-Batilangga ( lapen ) peningkatan ruas jalan lingkar Batutua ( lapen), peningkatan ruas jalan Oelua – Boni ( lapen ) oelh konsultan pelaksana, Robby Kore Ballo dan pembangunan jemabatan Batulilok oleh konsultan pelaksana, Melkias Lenggu.

Ketiga, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja sebanyak tiga paket yakni pembangunan jalan dan bangunan pendukung  jalan satuan pemukian transmigrasi Oenitas, pembangunan listrik tenaga surya ( PLTS ) communal satuan pemukiman transmigrasi Lidor dan pembangunan rumah transmigran dan jembatan keluarga tipe 36 kawasan transmigrasi di desa Oenitas

Dan keempat,  Badan Penanggulangan Bencana Daerah sebanyak satu paket yakni jasa konsultasi perencanaan teknis rehabilitasi ruas jalan Lekunik-Oele ( hotmix ).

Pada kesempatan ini Bupati  Rote Ndao, Drs. Leonard Haning, MM menegaskan agar perencanaan harus sesuai jadwal. “ Perencanaan harus tepat waktu sesuai yang telah ditentukan, kemudian satu minggu setelah presentasi secepatnya dilakukan penyesuaian sesuai dengan usul saran dari unsur forkopimda, asisten dua dan juga kadis PU dan penataan ruang. Hasil penyesuaiannya segera dilaporkan kembali,” tegas Bupati Drs. Leonard Haning, MM.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Negeri Rote Ndao, Hiras Sitanggang,SH,MH meminta kepada PPK dinas Koperasi,UMKM Perindag agar tanah yang akan dibangun pasar  harus  bebas dari masalah, dengan demikian ketika kegiatan pembangunan berlangsung tidak ada complain dari pemilik tanah.

Ketua DPRD Rote Ndao, Alfred Saudila, A.Md berharap kedepan perencanaan pembangunan fisik yang akan dikerjakan disesuaikan dengan kondisi tanah baik tekstur tanah maupun kemiringan tanahnya. “agar  kualitas bangunannya baik, selain itu ada nilai estetikanya,” jelas Alfred Saudila.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan mengusulkan agar di pasar Metina – Ba’a  jangan ada lagi los pasar darurat karena akan nampak kumuh. Untuk itu dia meminta dinas teknis memperhatikan ijin membangun. ( Umum, Humas dan Protokol Setda Kabupaten Rote Ndao )

koni-ronda-

KONI RONDA GELAR RAPAT ANGGOTA DAN PENGURUS CABOR

Setda,– Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Rote Ndao menggelar Rapat Anggota bersama seluruh Pengurus Cabang Olahraga yang ada di Kabupaten Rote Ndao. Agenda rapat dimaksud pertama adalah untuk melakukan evaluasi pelaksanaan Program/Kegiatan tahun 2016, kedua menyusun program/kegiatan tahun 2017 serta mendegarkan informasi kaitan dengan pelaksanaan Rapat Anggota KONI Provinsi NTT termasuk pelaksanaan PON XIX tahun 2016 lalu di Bandung
“ Program dan kegiatan tahun lalu sudah berjalan baik namun kita mesti lakukan evaluasi agar kedepan lebih baik,” kata Sekretaris Umum KONI Rote Ndao, Simson A. Sayd saat mewakili Ketua Umum KONI Rote Ndao Drs. Leonard Haning, MM membuka rapat tersebut di auditorium Ti’i Langga kompleks Perkantoran Bumi Ti’i Langga Permai, kamis ( 23/3 ).
Dirinya menjelaskan bahwa ia ditunjuk memimpin rapat evaluasi dan penyusunan program kegiatan 2017 oleh Ketua Umum KONI karena beliau sedang menjalankan tugas keluar daerah. “ Saya mewakili pak Ketua sebab beliau ada tugas ke Labuan Bajo mengikuti RUPS Bank NTT nanti hasil rapat kita sampaikan setelah beliau kembali,” jelas Sony Sayd.
Tahun 2017 tambah Sony Sayd, program yang akan dilaksanakan antara lain memfasilitasi kegiatan cabang olahraga yang menggelar kejurda di Kabupaten Rote Ndao, pengiriman team atlit cabang-cabang olahraga untuk mengikuti kejuaraan di luar daerah baik tingkat provinsi maupun Nasional, peningkatan SDM pelaku olahraga melalui diklat pelatih, wasit dan juri di tingkat Provinsi dan Nasional dan fasilitasi atlet yang mengikuti ujian kenaikan tingkat.
“ Kita juga memprogramkan bantuan kepada elemen masyarakat yang menggelar berbagai kegiatan olahraga di dalam daerah serta dukungan operasional kegiatan secretariat KONI berupa rapat-rapat, konsultasi, monitoring dan lain-lain,” sambungnya.
Setelah ini kata Sony, akan ada rapat khusus dengan pengurus cabor menjelang pekan olahraga Provinsi tahun 2018 di Kupang. “ Persiapannya sejaumana dan targetnya seperti apa,” tandasnya.
Sementara itu, Sekretaris Perkemi, Daniel Nalle menyampaikan masukan agar kedepan setiap cabang olahraga program/kegiatannya dipaparkan kemudian gunakan skala prioritas cabor mana yang bisa disupport. “ Supaya ketika keluar mewakili daerah ini adalah benar – benar cabor yang diyakini meraih prestasi,” kata Daniel Nalle.
Salah satu pengurus tinju, Novi Billik mengifomasikan bahwa pembinaan cabor tinju hingga saat ini masih terus berjalan. “ Sampai dengan saat ini sebanyak tujuh orang sementara kita latih tapi satu diantaranya akan pindah ke Provinsi Papua. Kita rugi namun mau bilang apa, kita tidak bisa melarang,” kata Novi.
Hanok Lusi, pelatih Criket mengatakan walaupun cabor ini baru di Rote Ndao namun dirinya optimis bahwa akan mendulang medali di Propov NTT minimal perunggu. “ Minimal perunggu karena cabang olahraga ini berprestasi,”kata Hanok. ( Umum, Humas dan Protokol Setda Kab Rote Ndao ).

Kunker Jamintel Kejagung

Pembangunan PLTU Onatali Akan Dilanjutkan

Rote Tengah,– Kunjungan kerja Jaksa Agung Muda Intelijen Republik Indonesia Dr. Adi Toegarisman didampingi Ketua Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Pusat ( TP4P), Aditya Warman, Sekretaris dan Tim TP4P, Kajati NTT, Sunarta bersama Direktur HCM PLN, Muhamad Ali, GM PLN NTT, Richard Safkaur dan rombongan membawa angin segar bagi pembangunan kelistrikan di Kabupaten Rote Ndao, pasalnya kedepan proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap Onatali akan dilanjutkan.

“Setelah kami verifikasi proyek ini akan kami jalankan kembali, agar kebutuhan listrik DI SINI tercukupi, kapan dijalankan kembali? Ya, setelah kami menerima legal opini dari BPKP dan TP4P. Untuk saat sekarang kita masih menggunakan tenaga diesel, nanti PLTUnya gunakan batubara. Akan lebih efisien,” kata direktur HCM PLN, Muhamad Ali di sela-sela peninjauan di lokasi pembangunan PLTU di Kelurahan Onatali, Kecamatan Rote Tengah Kabupaten Rote Ndao, di kompleks selasa ( 21/3/17).

Dia mengatakan PLN sangat mensupport pembangunan di Rote Ndao dengan menyediakan cadangan listrik yang cukup. Hal ini lanjutnya akan memberikan ruang yang bagi investor untuk berinvestasi di Rote Ndao. “ Kita fokus untuk kelanjutan PLTU dengan kapasitas dua kali tiga MW dulu,baru kemudian ditambah dengan sepuluh MG dari PLTMG yang direncanakan akan dibangun di desa Nggodimeda juga di Kecamatan Rote Tengah. Ini bukti bahwa kami sangat mendukung kemajuan pembangunan di Kabupaten Rote Ndao sebagai Kabupaten terselatan NKRI,” tambah Muhamad Ali.

Sementara itu, di tempat yang sama Jaksa Agung Muda Intelijen Republik Indonesia Dr. Adi Toegarisman mengatakan, proyek pembangunan PLTU Onatali adalah salah satu proyek yang bermasalah. Karena itu pihaknya ingin melihat secara langsung kondisi riil di lapangan dan mengumpulkan informasi yang penting kaitan dengan permasalahan PLTU dimaksud.

“ Informasi yang saya terima proyek ini fisiknya sudah mencapai 60 persen sedangkan anggaran yang digunakan baru 50 persen. Jadi kita cek masalahnya dimana, tidak selesai ok, tapi dari anggaran ternyata hasil fisiknya lebih besar dari uang yang keluar. Kita pun berharap program strategis ini dapat dilanjutkan,” kata Jamintel Adi Toegarisman.

Namun menurut Adi Toegarisman, kejelasan pembangunan PLTU Onatali secara formal masih menunggu hasil audit dari BPKP dan dari pihak Kejagung sebagai TP4P akan mengeluarkan suatu pendapat hukum sesuai dengan peranannya yang berlandaskan kebijakan Pemerintah dalam hal ini Presiden bahwa pembangunan kelistrikan adalah proyek strategis nasional yang harus dikawal dan diselesaikan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

“ Semua ini kita lakukan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang lebih cepat,” tandasnya.

Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haing, MM pada kesempatan ini mengatakan pada hakikatnya Pemerintah daerah mendukung penuh setiap program Pemerintah Pusat sesuai dengan kewenangan yang diberikan kepada pemerintah Daerah.

“ Kita wajib mendukung sepanjang itu sesuai dengan kewenangan daerah,” ujar Bupati yang biasa disapa Lens Haning ini.

Dijelaskan, di Rote Ndao masih terdapat tujuh desa di kecamatan Landu Leko yang belum ada jaringan listrik, sedangkan di sembilan kecamatan lainnya sudah ada jaringan listrik namun tidak semua desa di sembilan kecamatan itu sudah memiliki jaringan listrik.

“ Jadi total keselurahan ada 31 desa yang belum memiliki jaringan listrik . Sekarang sudah ada program listrik masuk desa, dikolaborasikan supaya murah dan dapat dijangkau oleh masyarakat di desa,” pinta Bupati Haning.

Terpantau, usai melakukan peninjauan ke PLTU Onatali, rombongan menuju ke Kantor Kejaksaan Negeri Rote Ndao untuk istarihat dan Sholat. Selanjutnya rombongan menuju rumah jabatan Bupati dan melakukan tatap muka dengan Bupati beserta jajaran Pemkab Rote Ndao. Usai tatap muka dilanjutkan dengan santap siang bersama. Rombongan akhirnya menuju ke desa Nemberala dan menginap di sana.

Rencana rombongan kembali esok (22/3/17 ) pagi menggunakan pesawat carteran Trans Nusa dari bandara D.C. Saudale ke Kupang dan selanjutnya menuju ke Jakarta. ( Umum, Humas dan Protokol Setda Kab. Rote Ndao.

elegant-white-wallpapers-wided

ASN Jangan Ragu Mengambil Keputusan Kredit

Sosialisasi kredit perumahan oleh Bank BTN dengan pengembang oleh pengusaha muda Rote Ndao, Simson Polin pemilik Sasando Motor Rote, mendapat sambutan hangat dari para ASN serta pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao yang bertempat di Aula Auditorium Tii Langga, Kamis, (16/3/2017).
Menurut Kepala BTN Cabang Kupang, Benny Budi Anggara, pihak BTN menawarkan kredit perumahan bersubsidi bagi para pegawai yang belum memiliki rumah dengan bunga rendah yaitu 12%, yang akan dibangun tahap pertama 118 unit berlokasi di desa Sanggaoen (belakang Dolog).
“ASN mempunyai hak untuk mengambil kredit rumah mulai dari golongan I dengan gaji minimal Rp.1.2 juta sampai golongan III dengan gaji minimal Rp. 1,8 juta dan maksimal Rp. 4 juta, baik yang sudah mempunyai rumah maupun yang belum dengan masa kerja diatas 5 tahun dapat mengurusnya, karena bank BTN mempunyai kewajiban untuk mengurus itu” kata Beny
Sementara itu Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning,MM pada kesempatan itu mengatakan bahwa dirinya sebagai Bupati mendukung penuh apa yang dilakukan oleh pihak pengembang yang menggandeng bank BTN.
“hari ini ada pihak bank dan ada pihak pengembang, jadi gunakanlah bank untuk mencapai kesejahteraan masyarakat Rote Ndao” kata Bupati
Lanjut Bupati bahwa ia sudah memberikan ijin lokasi untuk pengembang sehingga dalam satu minggu ini sertifikat hak guna bangunan sudah ada dan tidak perlu ragu lagi karena kepastiannya sudah jelas. Untuk itu Bupati mengajak semua ASN yang belum memiliki rumah untuk menyisihkan sedikit gajinya dalam mengambil kredit rumah yang bersubdisi sekitar 12% yaitu pemerintah 7% dan pengembang 5%.
Bupati menambahkan bahwa jika dibandingkan dengan kos-kosan yang ada didaerah ini dengan kisaran Rp. 500.000/bulan dan mengambil kredit rumah Rp.900.000/bulan maka tentu dirinya juga berminat untuk mengambil kredit rumah, dan untuk tipe 36 dengan harga Rp. 135 juta, untuk itu jangan ragu-ragu, diskusikan dengan suami/istri untuk segera daftarkan diri dengan uang muka hanya Rp.1.500.000 sudah bisa memiliki rumah, tidak tinggal di kos-kosan lagi dan uang kos bisa digunakan untuk cicil rumah.(diskominforn)

ASN Mesin Utama Lajunya Pembangunan

Setda,– Aparatur Sipil Negara sebagai mesin penggerak lajunya pembangunan terus diingatkan untuk mempedomani Panca Prasetya Korpri dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya yang mesti ditunjukkan dalam semangat kerja yang berdedikasi, berintegritas dan memiliki loyalitas yang tinggi. Diharapkan, ASN juga tidak hanya menjalankan rutinitasnya tanpa inovasi dan kreatif sebagai wujud profesionalisme ASN yang kreatif dan inovatif.
Selain itu, ASN perlu meningkatkan semangat dan prestasi kerja sesuai dengan kemampuan yang dimiliki oleh masing-masing ASN serta mengupayakan pelaksanaan tugas yang efisien dan efketif. Sehingga apa yang dilakukan tidak terjebak dalam sebuah situasi yang bersifat rutinitas yang berpengaruh kurang baik terhadap kepuasan kerja.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Rote Ndao, Jonas Cornelius Lun, S.Pd pada apel kesadaran Korpri di halaman depan Kantor Bupati Rote Ndao yang dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra, Ir. Untung, Kepala Organisasi Perngkat Daerah dan ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Rote Ndao jumat ( 17/3/17 ) pagi.
Dijelaskan Wabup Lun, pada bulan februari telah dicanangkan Tujuh Sukses Pembangunan 2017 yakni sukses disiplin, sukses kerja, sukses anggaran, sukses epmbangunan dan pelayanan public, sukses tanggungjawab, sukses kesejahteraan rakyat serta sukses evaluasi dan sanksi
“ tujuh sukses ini perlu dijabarkan secara jelas, indikator-indikatornya agar bisa terukur atau capaiannya seperti apa, supaya kita jangan kesulitan, sekaligus prosentasenya keberhasilan kita ketahui ,” jelas Wabup Lun.
Dikatakannya, hal tersebut perlu disampaikan mengingat kemajuan pembangunan menjadi tanggungjawab ASN. “ Kita sadar bahwa kita kerja di dalam tanggungjawab untuk memajukan daerah ini. Karena kitalah mesin utama yang menggerakkkan laju pembangunan, jika tidak diatur dalam standard – standard yang terukur maka kita akan akan terjebak dalam rutinitas kerja yang bisa –biasa saja,” katanya.
Sementara MENPAN sendiri menurutnya, sudah menginginstruksikan supaya setiap Organisasi Perangkat Daerah ( OPD )minimal memiliki satu inovasi dalam pelaksanaan tugas. “Itu sudah ditegaskan dalam surat yang telah disampaikan kepada pimpinan OPD agar mulai merancang inovasi apa yang harus dilakukan bagian dari penjabaran tugas dan tanggungjawabnya,” sambung Wabup Lun
Hal lain yang ditegaskan Wabup adalah Rapat persiapan pelaksanaan kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong, Hari Keluarga Nasional, Hari Kesatuan Gerak PKK dan Gelar Teknologi Tepat Guna tingkat Provinsi yang berlangsung di rumah jabatan Bupati Rote Ndao. “ semua yang diundang untuk mengikuti rapat tersebut harus hadir, kita pastikan kegiatan nanti berjalan lancar. Kita mesti menjadi tuan rumah yang baik ,” harap mantan Kadis PPO Rote Ndao ini.
Wabup Lun menambahkan , saat ini pengawas eksternal yakni BPK sementara berada di Rote Ndao untuk itu dirinya meminta dukungan pimpinan OPD dan staf manfaatkan pemeriksaan awal dengan persiapkan dokumen yang diperlukan,” katanya.
Diakhir arahannya Wabup menyampaikan apresiasi bagi tim penyusun LKPJ, LPPD dan ILPPD yang dilaporankan bahwa sudah siap. “terima kasih atas kerjasama dan koordinasi yang baik dimana kita targetkan selesai bulan maret ini. Dan itu telah dilaksanakan dengan baik karena kemarin saya sudah dilaporkan bahwa LKPJ, LPPD dan ILPPD sudah selesai disusun,” tutup Wabup Lun. ( Umum, Humas dan Protokol Setda Kabupaten Rote Ndao ).

pupuk

Pupuk Langkah, KP3 Tanya ke Produsen

Istadi : Kita Jamin Pupuk Tersedia, Masalahnya Ekspeditur Kurang Armada
Kupang,— Upaya pemerintah Kabupaten Rote Ndao untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian dengan menyediakan dana subsidi pupuk bagi petani sebagai penerima asas manfaat sehingga dapat meringankan beban petani masih mengalami kendala, pasalnya petani mengalami kesulitan untuk mengases pupuk.
Untuk itu, Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida ( KP3 ) Kabupaten Rote Ndao yang terdiri dari Sekretaris Daerah, Drs. Jonas M. Selly, MM, Dandim 1627, Letkol Arh. Bodiono, Kajari Ba’a, Agus S.S.T. Lumban Gaol, SH, MH, Kasatreskrim Polres Rote Ndao, Iptu. Ambru Ichsar dan Kadis Pertanian, Stev Saek pada senin (6/3/17 ) melakukan pertemuan dengan Istadi, SAR-Acount Eksekutif kantor Perwakilan PT Pupuk Kaltim, dan Sadam, Asisten Seles Supervisor PT Petro Kimia Gresik sebagai produsen yang ada di Kantor Perwakilan Pupuk Kaltim Kupang guna mendapatkan penjelasan terkait kelangkaan pupuk.

Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Drs. Jonas Selly, MM pada kesempatan ini menjelaskan kondisi terkini kaitan dengan langkahnya pupuk di Kabupaten Rote Ndao. “ pada jumat (3/3/17 ) lalu di ruang kerja Wakil Bupati digelar rapat pembahasan masalah kelangkaan pupuk antara Ketua Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida, Melyanus Mandala bersama Forkopimda yang tidak dihadiri oleh pihak distributor yakni Direktur CV. Suara Mas,” kata Sekda Jonas Selly.
Dalam rapat tersebut lanjunya, diketahui permasalahan penyaluran pupuk bersubsidi karena ketidakjelasan ekspediturnya. “Setelah koordinasi via telepon dengan distributor ternyata tidak jelas ekspeditur pengangkut pupuk ke Rote Ndao. Kita hilang informasi. Selain itu penyediaan pupuk tidak tepat waktu,” ungkap Sekda Jonas.
Dikatakan Sekda Jonas, KP3 sebagai pengawas terus didatangi masyarakat dan menanyakan kaitan dengan langkahnya pupuk di Rote Ndao. “Kita kesini karena masyarakat terus bertanya kepada kita, bahkan ada yang sampai melakukan demo karena semua jenis pupuk tidak ada di Rote. Sehingga melalui KP3 ini datang untuk menanyakan langsung masalah kelangkaan tersebut,” kata Jonas Selly.
Sekda Jonas juga menyampaikan terima kasih karena telah mendapatkan informasi terkait dengan siapa sebenarnya ekspeditur pupuk bersubsidi di Rote Ndao. “ Kan selama ini menjadi tidak jelas ekspeditur pengangkut pupuk ke Kabupaten Rote Ndao itu siapa, sehingga kita tidak dapat informasi ketika terdapat kelangkaan ketersediaan pupuk di Rote,” tambahnya.
Senada dengan Sekda Jonas Selly, Dandim 1627 Rote Ndao, Bodiono menegaskan agar pihak Produsen segera meminta ekspediitur untuk melaksanakan kewajibannya mengangkut pupuk ke Rote Ndao. “ Jika tidak maka petani agan mengalami gagal panen, disebabkan pemupukannya yang tidak tepat waktu. Kalau gagal tanam maka akan menimbulkan banyak persoalan lain, masyarakat lapar kita juga turut merasakan dampaknya,” tegas Dandim.
Kajari Rote Ndao, Agus Lumban Gaol meminta agar semua pihak yang terlibat dalam penyediaan pupuk bersubsidi untuk tidak main-main sebab dirinya bisa mengeluarkan sprindik dan akan diketahui jelas duduk persoalan kelangkaan pupuk apalagi sudah menyangkut dengan penderitaan masyarakat petani. “ Saya ingatkan jangan main-main, karena saya cinta kepada masyarakat Rote, sekali lagi tolong jangan main-main, ikut prosedurnya,” tegas Agus.
Sementara itu, Istadi, SAR-Acount Eksekutif kantor Perwakilan PT Pupuk Kaltim, mengatakan pihaknya berkomitmen pupuk tetap tersedia, yang menjadi kendala adalah pihak ekspediitur dengan armadanya yang sedikit.
“ Kalau ekspeditur datang 5 truk sekarangpun kami siap muat, karena kami memang tak ingin pupuk langkah, itu sudah jadi komitmen kami. Terkadang armadanya datang sedangkan buruh di gudang kita sudah pulang ini juga jadi persoalan, tapi dalam waktu tiga hari kedepan kita usahakan kebutuhan sebanyak 1117,5 ton pupuk sudah tiba di Rote ,” jelas Istadi.
Menurut Istadi CV. Tujuh Jaya itu ekspiditur satu-satunya, walaupun sebagai pemenang tender kedua dan Mega Makmur pemenang pertama, namun karena Mega Makmur tidak melaksanakan kewajibannya dan menyatakan tidak mampu maka dia sudah diblack list. “ Dengan sendirinya Tujuh Jaya sebagai ekpeditur,” tambah Istadi.
Sadam, Asisten Seles Supervisor PT Petro Kimia Gresik menjelaskan terkait dengan permintaan agar PT Petro Kimia Gresik membangun gudangnya di Kabupaten Rote Ndao tidak bisa dilaksanakan oleh pihaknya. “ Yang kita pertimbangkan efisiensi sehingga gudangnya tidak dibangun di Rote. Kita juga sudah punya distributor di Rote yang diangkat pada bulan desember lalu yaitu Suara Mas dengan syarat punya gudang penampung,” ujar Sadam.

Kepala Dinas Pertanian, Stev Saek menjelaskan kebutuhan pupuk untuk kondisi sekarang adalah untuk urea sebanyak 442 ton, SP- 36 sebanyak 295 ton, NPK 308,5 sebanyak ton, pupuk organic sebanyak 70 ton dan ZA sebanyak 2 ton. “ Secara keseluruhan kebutuhan sekarang sebanyak 1117, 5 ton untuk semua jenis pupuk. Na kalo hanya dua truk saja yang mengangkut maka bisa sampai satu bulan pun belum selesai,” kata Saek
Diakhir pertemuan ini, disepakati bahwa pihak produsen pupuk bersedia mengangkut pupuk ke Rote dalam jangka waktu 3 ( tiga ) hari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Sebelumnya jumat (3/3/17 ) lalu di ruang kerja Wakil Bupati digelar rapat pembahasan masalah kelangkaan pupuk antara Ketua Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida, Melyanus Mandala bersama Forkopimda yang tidak dihadiri oleh pihak distributor yakni Direktur CV. Suara Mas.
Akibat ketidakhadiran distributor pupuk maka tujuan rapat untuk mendapatkan informasi kaitan dengan kelangkaan pupuk tidak berhasil.
Untuk itu Sekda Rote Ndao, Drs. Jonas M. Selly bersama Dandim 1627/ Rote Ndao, Letkol Arh. Budiono, Kajari Rote Ndao, Agus S.S.T Lumban Gaol, SH, Kasatreskrim Polres Rote Ndao, Iptu. Ambru Ichsar dan Kadis Pertanian, Stev Saek akan melakukan melakukan pertemuan dengan perwakilan produsen pupuk PT Petrokimia Gresik dan PT. Pupuk Kaltim di Kupang untuk mendapatkan penejelasan terkait penyebab keterlambatan distribusi pupuk
Sesuai data dari karyawan distributor CV. Suara Mas, Johan bahwa sejak januari hingga februari 2017 pihaknya telah mengangkut pupuk ke Kabupaten Rote Ndao 900 ton terdiri dari UREA 500 ton, SP-36 300 ton dan NPK 100 ton menggunakan tujuh truk fuso. ( Umum, Humas dan Protokol Setda Kabupaten Rote Ndao )

elegant-white-wallpapers-wided

Contoh Agenda

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Cras id urna et purus fringilla ultrices. Nulla facilisi. Morbi id porta lectus, eget scelerisque diam. Suspendisse malesuada dignissim dignissim. Morbi nisl lectus, congue id mi eget, lacinia ultrices justo. Donec mollis eros pharetra ex rhoncus ullamcorper. Cras id augue mollis, ultrices neque id, aliquet arcu. Aliquam varius tincidunt justo, a lacinia purus viverra vitae. Cras dolor urna, egestas pellentesque porttitor ut, tempor vel ipsum.

elegant-white-wallpapers-wided

Contoh Informasi

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Cras id urna et purus fringilla ultrices. Nulla facilisi. Morbi id porta lectus, eget scelerisque diam. Suspendisse malesuada dignissim dignissim. Morbi nisl lectus, congue id mi eget, lacinia ultrices justo. Donec mollis eros pharetra ex rhoncus ullamcorper. Cras id augue mollis, ultrices neque id, aliquet arcu. Aliquam varius tincidunt justo, a lacinia purus viverra vitae. Cras dolor urna, egestas pellentesque porttitor ut, tempor vel ipsum.