WhatsApp Image 2022-12-18 at 6.39.07 PM

Bela Negara Kehormatan Setiap Warga Negara

Di HUT yang ke-74 tahun ini, Hari Bela Negara mengangkat tema ” Bangkit Bela Negaraku, Jaya Indonesia” diperingati hikmat, senin (19/12/22) dilapangan upacara kantor Bupati Rote Ndao. Di pimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao Drs. Jonas M. Selly,MM selaku Inspektur Upacara dan dihadiri Forkompinda Kabupaten Rote Ndao dan pimpinan Perangkat Daerah lingkup Pemkab Rote Ndao.

Sekda Jonas menyampaikan sambutan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam amanat Inspektur Upacara. Pesan hikmat yang dipetik adalah upaya bela negara sebagai upaya bersama yang mesti dilakukan oleh seluruh komponen bangsa. Sebab bela negara menjadi kehormatan bagi setiap warga negara yang dilaksanakan dengan penuh kesadaran, tanggungjawab dan rela berkorban dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

” Bela negara adalah sikap, perilaku dan tindakan warga negara baik bersifat perseorangan maupun kolektif dalam menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah serta keselamatan bangsa dan negara. Bela negara menjadi kehormatan bagi setiap warga negara yang dilaksanakan dengan penuh kesadaran, tanggungjawab dan rela berkorban dalam pengabdian kepada bangsa dan negara,” ungkap Sekda Jonas sebagaimana sambutan Presiden.

Seluruh warga negara harus memiliki semangat, kesadaran dan kemampuan bela negara. Harus punya daya tangkal dan ketangguhan dalam menghadapi situasi yang semakin berkembang pesat dan kompleks disegala bidang.

” Oleh karena itu, kita harus terus membangun sumber daya manusia yang unggul, produktif, inovatif dan berdaya saing serta memiliki kesadaran bela negara,” sebut Sekda Jonas.

Nilai dasar bela negara adalah cinta tanah air; sadar berbangsa dan bernegara, setia kepada Pancasila sebagai ideologi negara; rela berkorban untuk bangsa dan negara; dan kemampuan awal bela negara. Nilai-nilai tersebut mesti terus diimplementasikan dalam program pembinaan kesadaran bela negara baik dilingkungan pendidikan, pekerjaan maupun lingkungan kemasyarakatan.

” Jadikan hari ini sebagai momentum bagi kita semua untuk semakin meningkatkan kesadaran, semangat serta kewajiban dalam bela negara, membangun bangsa dan mempertahankan kedaulatan negara kesatuan republik Indonesia yang kita cintai,” jelas Sekda Jonas sebagaimana pesan Presiden.(Bidkom-DKISP)

Desain tanpa judul

Rote Ndao Masuk Sepuluh Besar Inovasi Rintisan Terbaik di NTT

Kabupaten Rote Ndao Patut berbangga pasalnya dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Provinsi NTT, kabupaten terselatan ini berhasil masuk dalam sepuluh besar inovasi rintisan terbaik. Terdapat dua inovasi dari Kabupaten Rote Ndao yang berhasil masuk sepuluh besar penilaian tingkat provinsi yakni Aplikasi Mama Bo’i dengan inisiator Dinas Kesehatan, Bapelitbangda, serta Dinas Kominfostatper dan Inovasi Ka’a Fadi (Gerakan Kakak Angkat Adik Asuh) yang diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Dinas Kominfostatper.Pengumuman 10 besar ini secara resmi dikeluarkan oleh Lopo Inovasi Provinsi NTT pada tanggal (17/12).

Aplikasi Mama Bo’i merupakan aplikasi rujukan teintegrasi berbasis komunitas untuk memantau kondisi ibu hamil yanga ada di Rote Ndao. Adapun tujuan dari aplikasi ini adalah untuk mengeliminasi kematian ibu dan anak serta menekan angka stunting di Kabupaten Rote Ndao.Aplikasi ini memiliki kekuatan pada sistem sio sodak dimana sistem ini menggerakan tokoh-tokoh penting yang terkait langsung dengan ibu hamil mulai dari suami, Kepala Desa, Camat, Kepala OPD hingga pimpinan diaras atas untuk mengetahui kondisi terkini dari ibu hamil yang akan melahirkan.

Sedangkan Aplikasi Ka’a Fadi(Gerakan Kakak Angkat Adik Asuh) adalah gerakan yang bertujuan sebagai upaya untuk mencegah dan menanggulangi stunting di Kabupaten Rote Ndao.
sasaran dari gerakan ini adalah Baduta stunting, ibu hamil, dan Remaja Putri. Kedua sistem pengelolaan data dan informasi aplikasi ini berbasis digital yang didukung oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Rote Ndao.

Pada tanggal (20/12) mendatang seluruh kepala daerah yang menerima penghargaan dalam KIPP Provinsi NTT akan menerima penghargaan bertempat di Lapangan Kota Tambolaka. Untuk diketahui terdapat beberapa kabupaten yang juga masuk dalam 10 besar Inovasi terbaik yakni, Kabupaten Ende,Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Sikka, Kabupaten TTS, Kabupaten Belu, Kabupaten Manggarai Barat.

WhatsApp Image 2022-12-16 at 7.57.49 PM

Bupati Tegaskan Eliminasi AKI-AKB, Pengendalian Inflasi dan Santunan BPJS Ketenagakerjaan

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE memimpin Apel Kesadaran Korpri, sabtu (17/12/22) dilapangan kantor Bupati Rote Ndao. Ia kembali mengingatkan ASN agar selalu menegakkan kedisplinan. Bupati Paulina kembali menegaskan soal kerja-kerja Eliminasi Angka Kematian dan Angka Kematian Bayi (AKI-AKB), Pengendalian Inflasi serta penyerahan santunan kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Terkait upaya penurunan angka stunting dan eliminasi kematian ibu dan bayi, Ia mengingatkan jajarannya di Dinas Kesehatan agar setiap Pustu di wilayah Kabupaten Rote Ndao harus diisi oleh tenaga medis. Mereka diminta untuk menempati setiap Pustu dan tidak boleh dibiarkan kosong. Hal ini, kata Bupati Paulina berkaitan dengan pendekatan pelayanan kepada ibu hamil ditengah semangat penurunan angka stunting dan eliminasi kematian ibu dan bayi.

Ia juga mengatakan bingkisan kasih Natal dari Pemkab Rote Ndao akan mulai disalurkan tanggal 21 Desember ini. Tak lupa, jelang hari raya Natal dan Tahun Baru, Ia menginstruksikan Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan untuk rutin memantau harga barang konsumsi dipasar mengantisipasi terjadi lonjakan harga barang akibat inflasi. Sehingga tidak memberatkan masyarakat ditengah perayaan hari raya keagamaan ini.

Dan dihadapan jajarannya ASN lingkup Pemkab Rote Ndao ini, Bupati Paulina juga menyampaikan terkait penggunaan Beras Nona Rote. Dikatakannya, Beras Nona Rote yang dilaunching pada 15 desember 2022 lalu akan digunakan oleh semua ASN lingkup Pemkab Rote Ndao. Ia mengaku bangga karena Beras Nona Rote ini menjadi brand Kabupaten Rote Ndao.

Apel Kesadaran Korpri diakhiri dengan penyerahan Santunan Kematian kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan oleh Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE. Santunan diberikan kepada Bambang Arianto Adu selaku ahli waris dari Mince M. Otto, Tenaga Kontrak Daerah (TKD) pada RSUD Ba’a, Samuel Sain selaku ahli waris dari Risal Yusuf Sain, TKD Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Max Paulus Boik selaku ahli waris dari Eveluana Diana Jezua, TKD Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja. Ini bagian dari kebijakan daerah yang mempersertakan TKD dalam BPJS Ketenagakerjaan. Setiap mereka mendapat santunan sebesar Rp.42 juta. Sebagaimana dalam Undang-undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial setiap yang terdaftar dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan mendapat santunan kematian sebesar Rp.42 juta. Dengan rincian Santunan Sekaligus sebesar Rp.20 juta, Santunan Berkala selama 24 bulan Rp.12 juta dan Santunan Biaya Pemakaman Rp.10 juta.(Bidkom-DKISP)

IMG-20221216-WA0021

Sosialisasi Perbup Percepatan Penurunan Stunting-Eliminasi AKI/B di Rote Ndao Dukungan UNICEF, YSSP dan Momentum USAID

UNICEF dan YSSP  bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam memfasilitasi penyusunan hingga finalisasi   Peraturan Bupati No.46 Tahun 2022 Tentang Percepatan Penurunan Prevalensi Stunting dan eliminasi AKI/AKB Kabupaten Rote Ndao yang baru saja di sosialisikan di Hotel New Ricky pada Kamis (16/12). Sosialiasi Perbub ini juga didukung oleh Momentum USAID.

Dalam sambutannya Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu sangat mengapresiasi bantuan yang telah diberikan oleh pihak UNICEF, YSSP serta Momentum USAID yang telah memfasilitasi segala proses penyusunan Perbup ini.

Untuk diketahui bahwa UNICEF dan YSSP telah memfasilitasi beberapa pertemuan berkala sejak bulan Juli hingga Oktober demi terbentuknya perbup terkait percepatan penurunan Stunting serta Eliminasi AKI/AKB.

Selain itu UNICEF dan YSSP juga memfasilitasi penyusunan Rencana Kontinjensi (Renkon) Gizi Bencana yang sudah dalam tahap finalisasi. Dokumen ini merupakan bagian integral dari upaya kontijensi penanganan gizi saat bencana di Rote Ndao.

Foto: Pertemuan penyusunan Perbup Percepatan penurunan prevalensi stunting dan eliminasi kematian ibu dan bayi serta penyusunan Renkon Gizi Bencana yg difasilitasi oleh UNICEF (Nutrition Officer NTT/NTB-Ha’i Ragalawa) dan YSSP (Koordinator Program Gizi YSSP-Debby Doeka)

Sementara itu dalam kegiatan yang  sama Ha’i  Ragalawa selaku Nutrition Officer UNICEF mengapresiasi kinerja Pemda Rote Ndao yang sangat cepat dalam menyusun regulasi terkait dengan penurunan prevalensi Stunting-AKI/AKB.

Selain itu terdapat juga pemaparan terkait dengan rekomendasi AMP-SR tahun 2022. Dalam pemaparan tersebut ditegaskan untuk dapat monitoring
khusus jenis penyakit apa saja yang muncul. Jika fokus pada ibu sudah benar maka anak pun akan lahir dengan sehat.

Sementara itu dalam kegiatan tersebut, Hangry Mooy selaku kepala Bagian Hukum Setda Rote Ndao menekankan bagaimana pentingnya regulasi yang sudah
dikeluarkan pemda terkait dengan peraturan bupati mengenai penurunan prevalensi stunting AKI/AKB di Rote Ndao. Ia mengatakan bahwa jika perbub sudah
sampai dikeluarkan maka seluruh pihak harus bekerja sama untuk menjalankan tugas masing-masing. adapun jika tidak dilaksanakan maka OPD yang
bersangkutan akan dikenai sanksi administratif. (DKISP)

IMG-20221215-WA0021

Luncurkan Roadmap,RAD dan Perbup Penurunan Prevalensi Stunting-AKI/B, Bupati dan Momentum USAID Serukan Komitmen Kerja Bersama

Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu resmi meluncurkan tiga dokumen penting sebagai bentuk komitmen peduli pemda Rote Ndao bersama Momentum USAID terhadap penurunan prevalensi stuting serta Angka Kematian Ibu/Bayi bertempat di Hotel New Ricky (15/12). Adapun tiga dokumen ini diantaranya yakni  Peta Jalan (Road Map) dan Rencana Aksi Daerah Percepatan Penurunan Prevalensi Stunting, AKI, AKB Kab.Rote Ndao Tahun 2023-2026, serta Peraturan Bupati No.46 Tahun 2022 Tentang Percepatan Penurunan Prevalensi Stunting AKI AKB Kabupaten Rote Ndao dan Keputusan Bupati No.348/KEP/HK/2022 Tentang Peta Jalan (Road Map) dan Rencana Aksi Daerah Percepatan Penurunan Prevalensi Stunting, AKI dan AKB Kabupaten Rote Ndao Tahun 2023 – 2026

Bupati Ajak Semua Pihak Berkomitmen Tekan Laju pertumbuhan stunting, AKI/AKB di Rote Ndao.

Bupati Rote Ndao dalam sambutannya dalam kegiatan peluncuran tiga dokumen penting ini mengajak semua pihak yang terkait didalamnya untuk sama-sama memiliki komitmen yang tinggi untuk menekan laju pertumbuhan stunting serta AKI/AKB di Rote Ndao. Ia menegaskan bahwa dengan adanya panduan yang jelas maka semua pihak tidak bisa lagi untuk tidak serius dalam menangani kasus stunting serta AKI/AKB. Bupati mendorong agar semua pihak memiliki komitmen yang kuat sehingga semua kolaborasi pekerjaan untuk menekan angka stunting serta AKI/AKB dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Paulina juga turut menyorot kinerja kepala Puskesmas (Kapus) yang masih belum optimal. Ia mengatakan bahwa kasus
kematian Ibu dan Anak harus menjadi tanggung jawab bersama. Ia tidak ingin jika didapati Kapus yang tidak peduli dengan kejadian-kejadian yang terjadi disekitar wilayah puskesmas itu berada. Pada momen tersebut Bupati secara tegas mengingatkan untuk semua pihak untuk lebih serius dalam penanganan stunting serta AKI/AKB di Rote Ndao. Ia berharap kedepan kasus stunting hingga kasus kematian Ibu dan Bayi harus bisa menurun sesuai dengan target yang telah sama-sama ditetapkan.

Selain peluncuran tiga dokumen penting terkait dengan penurunan stunting serta AKI/AKB. Pemda bersama Momentum USAID juga menghadirkan beberapa narasumber yakni, PLT. Kepala Baplitbangda Kabupaten Rote Ndao, Jermi Haning yang membawa materi terkait situasi stunting AKI/AKB di Rote Ndao dan Narasumber kedua yakni Kepala Bagian Hukum Setda Rote Ndao, Hangry Mooy yang membawakan materi terkait dengan Konsekuensi Hukum dari pelaksanaan Road Map dan Rencana Aksi Daerah.

Jermi dalam materinya menekankan terkait dengan pemahaman masyarakat luas terkait dengan stunting. Ia menekankan bahwa stunting yang utama bukan dilihat semata-mata dari tinggi badan namun yang paling utama dilihat dari perkembangan otak yang tidak berkembang dengan sempurna. Ia mengajak semua pihak yang hadir pada saat itu untuk secara masiv menyampaikan terkait dengan hal ini kepada masyarakat luas. menurutnya anak yang mengalami stunting ketika menjalani kehidupanya akan mengalami banyak kendala karena otak yang tidka berkembang dengan sempurna.
Selain menyorot stunting, Plt. Bapelitbangda Kabupaten Rote Ndao ini juga turut menyorot terkait dengan AKI/B. Ia mangatakan bahwa stunting, AKI/B
merupakan suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Ia meminta untuk seluruh tenaga kesehatan di Rote Ndao untuk dapat memberikan perhatian lebih kepada ibu hamil. menurunya ibu hamil menjadi kunci utama agar bayi lahir selamat dan juga bebas dari stunting.

“Ibu harus menjadi perhatian utama supaya anak sehat. Jika ibu sudah sehat maka anak lahir juga selamat dan dapat terbebas dari masalah stunting,”
jelasnya.

Selain Jermi, Kabag Hukum setda Rote Ndao Hangry Mooy yang juga turut membawa materi dalam kesempatan tersebut. Hangry pada giat tersebut menekankan agar semua pihak harus sungguh-sungguh melaksanakan apa yang telah di amanatkan didalam perbup serta aksi rencana daerah yang telah
diluncurkan bersama.

” Karena sekarang kita sudah memiliki dokumen resmi secara hukum maka kita semua harus benar-benar menjalankan apa yang sudah diamanatkan.
kita tidak bisa lagi bermain-main karena sudah ada sanksi yang mengikat jika kita tidak melaksanakan aturan yang ada,” ungkap Hangry.

Diakhir dari serangkaian kegiatan yang berlangsung ditutup dengan penandatangan Komitmen untuk Road Map, RAD terkait percepatan penurunan prevalensi
stunting serta AKI/AKB di Kabupaten Rote Ndao oleh sejumlah OPD. Adapun penandatangan komitmen bersama ini disaksikan langsung oleh Bupati Rote Ndao
bersama dengan Asisten II setda Rote Ndao. (DKISP)

IMG-20221215-WA0027

Bupati Paulina Launching Penggunaan Beras Premium Nona Rote

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE hari ini, kamis (15/12/22) resmi melaunching Beras Premium Nona Rote di sela-sela kegiatan Rapat Lengkap Pamong Praja se-Kabupaten Rote Ndao di Auditorium Ti’i Langga. Bupati Paulina didampingi Kepala Perum Bulog Wilayah NTT Mohamad Alexander, Kepala Bank NTT Cabang Rote Ndao Sender Dewa Lele, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Armis Saek,ST serta dihadiri pimpinan OPD lingkup Pemkab Rote Ndao, para camat, lurah dan kepala desa se-Kabupaten Rote Ndao.

Beras Nona Rote dalam kemasan 5 Kg ini akan dijual dengan harga Rp.55 ribu. Kehadiran Beras Nona Rote ini menurut Bupati Paulina semata bertujuan untuk mendukung peningkatan perekonomian masyarakat serta memperkenalkan hasil produksi pertanian masayarakat Rote Ndao. Bahkan dirinya merencanakan untuk mewajibkan ASN lingkup Pemkab Rote Ndao menggunakan Beras Nona Rote ini.

” Kita harus bangga karena hari ini kita semua hadir di sini menyaksikan launching Beras Nona Rote yang ada di Rote sebanyak 10 Ton. Ini hasil dari sumber daya alam kita, beras yang diproduksi oleh masyarakat kita. Dan tentu ini juga mendukung program pemerintah yakni Lakamola Anansio,” ungkap Bupati dihadapan para camat, lurah dan kepala desa se-Kabupaten Rote Ndao.

Kehadiran Beras Nona Rote ini juga, lanjut Bupati Paulina, sebagai wujud atensi kepada masyarakat karena mampu menopang perekonomian masyarakat. Dirinya berharap masyarakat akan semakin produktif.

” Kita pemerintah punya tanggung jawab untuk bagaimana mensejahterakan masyarakatnya. Adanya pemerintah tentu harus melihat berbagai kebutuhan masyarakat yang salah satunya lewat launching Beras Nona Rote ini. Menopang perekonomian masyarakat serta memberikan motivasi kepada masyarakat semakin produktif,” jelas Bupati Paulina.

Ia juga telah membangun komunikasi dengan Bank NTT Cabang Rote Ndao untuk membantu para petani dalam hal kemudahan kredit yang berkaitan dengan peningkatan produktivitas pangan di daerah ini.

” Tadi saya bisik dengan kepala Bank NTT, bagi (masyarakat) yang mau usaha beras supaya diberikan kemudahan kredit pemenuhan kebutuhan usahanya. Jadi mari kita berpikir bersama untuk membantu masyarakat,” ungkap Bupati Paulina.

Dipeluncuran perdana ini, Bupati Paulina mewajibkan para camat, lurah dan kepala desa untuk membeli minimal 1 sak beras. Ia pun menugaskan Dinas Sosial dan PMD untuk menyusun daftar pengambilan dimaksud. Para camat, lurah dan kepala desa terlihat antusias merespon.

” Dinas Sosial dan PMD untuk menyusun daftarnya. Harus dan harus. Karena ini uangnya untuk masyarakat. Digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga,” jelasnya.

Direncanakan, ke depan para ASN lingkup Pemkab Rote Ndao akan diwajibkan menggunakan Beras Nona Rote ini. Soal regulasi, kata Bupati Paulina, sementara dalam tahap penyusunan dan setiap ASN bisa mendapat 40 kg. Kebijakan dinilai bermanfaat dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.

” Jadi ke depan semua ASN wajib menggunakan Beras Nona Rote. Regulasinya sedang disusun. Jadi setiap ASN berhak menerima beras sebanyak 40 kg. Sementara dibahas nanti pembagiannya dalam bentuk beras tidak lagi berupa uang. Bank NTT melakukan pemotongan dan akan masuk kembali ke kas daerah,” jelasnya.

Launching Beras Nona Rote ditandai dengan pemukulan Gong oleh Bupati Paulina, dilanjutkan penyerahan secara simbolis kepada Bupati Paulina oleh Kepala Perum Bulog NTT Mohamad Alexander. Dilanjutkan uji konsumsi Beras Nona Rote yang telah diolah. Selanjutnya Bupati Paulina menyerahkan secara simbolis Beras Nona Rote kepada perwakilan Camat.(Bidkom-DKISP)

WhatsApp Image 2022-12-14 at 18.29.00

Rapat Lengkap Pamong Praja Bupati Paulina Uraikan Sejumlah Kebijakan Strategis Daerah

 

Pemkab Rote Ndao punya berbagai program prioritas beserta indikator capaiannya. Untuk itu Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE menginstruksikan aparaturnya agar terus bersinergi dalam pelaksanaan program dan kegiatan maksud. Dan Rapat Lengkap Pamong Praja yang dihelat selama dua hari tanggal 14 dan 15 Desember 2022, dilakukan guna mengevaluasi implementasi kebijakan Pemkab sampai ke semua lini yang terdekat dengan masyarakat. Juga sebagai moment menganalisi permasalahan, kendala dan jalan solusi yang tepat.

” Kegiatan ini sebagai bentuk evaluasi kinerja dari kita semua terutama para camat, kepala desa dan lurah yang ada di kabupaten Rote Ndao. Yang masih malas-malasan untuk lebih meningkatkan lagi semangatnya bekerja supaya kinerjanya mencapai angka tertinggi. Karena jabatan yang diberikan itu untuk membantu pimpinan menyelesaikan berbagai permasalahan masayarakat ditingkat kecamatan, desa dan kelurahan,” jelas Bupati Paulina.

Saat membuka Rapat Lengkap Pamong Praja se-Kabupaten Rote Ndao Bupati Paulina mengatakan, untuk mewujudkan visi Rote Ndao yang bermartabat, ada beberapa kebijakan yang mendasar pada aspek kesehatan, sosial dan ekonomi yang merupakan titik fokus peningkatan pelayanan dan peningkatan ekonomi masyarakat yang dilakukan Pemkab Rote Ndao. Dan di pembukaan Rapat Lengkap Pamong Praja kali ini Bupati Paulina menyampaikan beberapa kebijakan yakni Penurunan Angka Stunting, Penanganan Kemiskinan Ekstrim, Bantuan Beasiswa Pendidikan dan Pertanian, Peternakan, Perikanan, Infrastruktur dan Rumah Layak Huni. Berikut uraiannya.

Penurunan Angka Stunting

Menurut Bupati Paulina, terkait percepatan penurunan angka stunting yang sejalan dengan arahan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat untuk mengejar penurunan angka stunting di masing-masing daerah di NTT.

” Dan khusus Rote Ndao, dalam pelaksanaan penurunan stunting pada tahun 2022 kita mendapat juara II. Harapannya bahwa kita harus lebih meningkatkan capaian ini dan minimal mampu mempertahankan prestasi yang diraih. Meskipun sebenarnya kita menarget juara 1. Tetapi tanpa bermuluk-mukuk, kita harus mempertahankan capaian yang sudah ada sehingga kita tetap ada di 3 besar,” harap Bupati Paulina.

Ia menjelaskan, data menunjukkan angka stunting di Kabupaten Rote Ndao tahun 2022 sebesar 22,3 Persen. Angka ini mengalami penurunan sekitar 3,8 persen dalam 6 bulan pada tahun 2022. Untuk tahun 2023 Bupati Paulina sendiri memiliki target penurunan stunting perkecamatan, desa, kelurahan dan puskesmas. Sehingga dirinya menginginkan Dinas Kesehatan harus memperhatikan Pustu yang ada harus diisi oleh tenaga medis supaya ada pelayanan yang maksimal pada masyarakat terutama ibu hamil.

” Dalam bulan ini saja ada dua kasus kematian ibu. Informasi yang diperoleh hal ini dikarenakan keterlambatan pelayanan dari tenaga medis. Ini supaya menjadi perhatian. Saya sudah membuat satu perbup tentang Percepatan Penurunan Prevalensi Stunting dan eliminasi Kematian Ibu dan Bayi. Dan ini akan berfokus kepada ibu hamil yang mengalami kekurangan energi kronik,” jelasnya.

Bupati Paulina juga menghimbau masyarakat agar memahami bahwa fasilitas sudah disiapkan oleh pemerintah sehingga setiap saat harus datang ke fasilitas kesehatan yang terdekat. Camat dan kepala desa diarahkannya untuk turut membantu pendekatan kepada keluarga yang terdapat ibu hamil agar melakukan pemeriksaan kesehatan sedini mungkin di fasilitas kesehatan yang disiapkan pemerintah.

” Supaya bisa mencegah stunting sebab stunting itu terjadi sejak bayi dalam kandungan. Kita harus optimis semua ibu dan bayi mendapatkan nutrisi yang cukup. Dinas P3AP2KB bersama para camat agar memastikan pemberian PMT tepat sasaran, Tim Pendamping Keluarga diperkuat perannya. Dinas P3AP2KB bisa lakukan evaluasi bersama camat secara rutin,” ungkap Bupati Paulina.

Terkait Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi (AKI-AKB), Bupati Paulina ingin agar tahun depan tidak ada lagi kasus yang sama terjadi di Rote. Para camat diminta agar memastikan hal ini dan setiap kepala desa wajib mengetahui berapa jumlah ibu hamil di desanya sendiri. Jangan ada lagi persalinan yang terjadi di rumah. Setiap saat harus peringati para ibu agar harus ke fasilitas kesehatan.

Penanganan Kemiskinan Ekstrim

Sementara terkait penanganan kemiskinan ekstrim, Bupati Paulina menjelaskan berbagai upaya dalam mengatasi masalah kemiskinan ekstrim ini. Merujuk data, tahun 2021 kemiskinan di Kabupaten Rote Ndao sebesar 28,8 persen. Mengalami penurunan menjadi 27,45 persen pada tahun 2022. Sementara kemiskinan ekstrim pada 2020 sebesar 16,14 persen. Mengalami penurunan menjadi 9,62 persen pada 2022. Penurunan ini disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya BLT kepada penduduk miskin ekstrim melalui dana desa serta alokasi untuk pembangunan rumah layak huni dan pemenuhan kebutuhan air bersih serta dukungan alokasi anggaran juga dari Pemprov NTT.

” Camat dan Kepala Desa harus mendata dengan baik dan benar. Dan saya berharap agar kegiatan fisik yang tidak berdampak pada penurunan angka kemiskinan ekstrim bisa di tunda dulu. Kita lebih fokus pada penanganan kemiskinan ekstrim. Rumah layak huni itulah program kami dengan model atap, lantai dan dinding (Aladin) berhasil menjadi rumah layak huni. Nanti berkembang ke plesternisasi,” ungkap Bupati Paulina.

Ia menambahkan jika kedepan prioritasnya adalah pada listrik dan air yang harus dimiliki masyarakat secara menyeluruh. Ini bagian dari upaya menangani kemiskinan ekstrim supaya masyarakat menjadi lebih sejahtera.

Bantuan Beasiswa Pendidikan

Terkait bantuan pendidikan, kata Bupati Paulina, sejauh ini pihaknya sudah memberikan beasiswa kepada anak-anak yang berprestasi dan tergolong kurang mampu. Pemkab Rote Ndao juga telah melakukan penandatanganan MoU dengan Universitas Citra Bangsa (UCB) guna mengakomodir bantuan beasiswa pendidikan untuk Kabupaten Rote Ndao.

” Dan kepada kita semua termasuk para camat bisa menginformasikan kepada masyarakat bahwa anak-anak kurang mampu tetapi punya potensi, Universitas Citra Bangsa memberikan beasiswa kepada anak-anak di NTT,” katanya.

” Kami sudah melakukan penandatanganan MoU dengan UCB yang salah satu programnya adalah membantu anak-anak kita yang kurang mampu. Serta Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) bahwa sudah tersedia jenjang S1 Kebidanan di UCB,” jelas Bupati Paulina menambahkan.

Pertanian, Perkebunan, Perikanan, Infrastruktur dan RTLH

Demikian juga program untuk meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pemberdayaan kelompok usaha ekonomi produktif, bantuan sarana dan prasarana pertanian, peternakan dan perikanan.
Bupati Paulina menjelaskan, Pemkab Rote Ndao terus meminimalkan wilayah kantong kemiskinan melalui pembangunan jalan dan akses terhadap pelayanan dasar. Ini upaya yang dilakukan untuk memperkuat ekonomi masyarakat termasuk dalam upaya mencapai target pembangunan rumah layak huni pada 2024 mendatang.

” Pembangunan rumah layak huni dengan pendekatan Aladin terus mengalami peningkatan sampai tahun 2022 menjadi 5.662 unit. Target pembangunan rumah layak huni yang harus di bangun sampai 2024 adalah 5.675 unit. Ini diprioritaskan bagi penanganan kemiskinan ekstrim,” jelasnya.(Bidkom-DKISP)

WhatsApp Image 2022-12-13 at 4.46.11 PM

Bupati-Wabup Dukung Kampanye Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak dalam Peringati Hari Ibu

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE dan Wakil Bupati Stefanus M.Saek,SE,M.Si menyempatkan diri bertemu sekitar 20-an korban kekerasan terhadap perempuan dan anak di ruang kerja Bupati Rote Ndao, selasa (13/12/22). Kegiatan yang difasilitasi Dinas P3AP2KB ini dalam rangka peringati Hari Ibu dan kampanye Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak.

Bupati Paulina dan Wabup Stef memilih memperingati kedua moment ini dengan berdiskusi dan mendengarkan isi hati para korban tindak kekerasan. Bupati Paulina dan Wabup Stef didampingi Asisten Administrasi Umum Jermi Haning,Ph.D, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Regina Kedoh,S.STP,M.Si dan perwakilan Aparat Penegak Hukum (APH) Kabupaten Rote Ndao.

Bupati Paulina mengatakan pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak mesti dilakukan secara bersama-sama. Ia mengajak instansi terkait dan semua stakeholder untuk bersama pemerintah daerah melaksanakan hal ini. Para stakeholder yang punya peran penting, katanya, adalah tokoh agama dan tokoh masyarakat juga para orang tua untuk bersama mengkampanyekan anti kekerasan terhadap perempuan dan anak baik kekerasan fisik, psikis maupun kekerasan seksual. Lingkungan masyarakat, keagamaan dan keluarga menjadi tempat yang baik untuk edukasi masyarakat dan memperkuat filter terhadap pengaruh buruk lingkungan.

” Didikan dari lingkungan juga berpengaruh termasuk ketika salah dalam penggunaan teknologi. Sehingga timbul keinginan yang menyebabkan kekerasan terhadap perempuan dan anak itu terjadi. Nah ini juga perlu peran kita orang tua untuk mengedukasi anak sejak dini. Supaya bisa terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan,” harap Bupati Paulina.
Bupati Paulina juga mengingatkan peran perangkat daerah lingkup Pemkab Rote Ndao khususnya Dinas P3AP2KB untuk serius dalam menyikapi berbagai kondisi yang rawan terhadap tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak. Termasuk juga perangkatnya di kecamatan yang cukup dekat dengan masyarakat agar terus berperan dalam hal ini.

Diskusi yang dihadiri instansi vertikal selaku APH ini juga membic arakan beberapa kasus kekerasan baik psikis maupun seksual terhadap perempuan dan anak. Bupati Paulina dan perwakilan instansi ini terlihat serius membahas berbagai kasus yang terjadi tersebut seraya berharap semua prosesnya bisa berjalan dengan baik.

Usai berdiskusi, Bupati Paulina dan Wabup Stef memberikan bingkisan kasih kepada para korban kekerasan dan menyampaikan nasehat penguatan agar tetap tegar. Bupati Paulina dan Wabup Stef menyalami satu persatu dan menyerahkan bingkisan kasih dimaksud.(Bidkom-DKISP/P3AP2KB)

IMG-20221213-WA0044

Pemda Rote Ndao Rencanakan Pembangunan Arena Pacuan Kuda

Event pacuan kuda kembali digelar dalam perhelatan Bupati Rote Ndao Cup II Tahun 2022. Dibuka oleh Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE, selasa (13/12/22) di Peto Desa Maubesi Kecamatan Rote Tengah.

Bupati Paulina hadir bersama Wakil Bupati Stefanus M. Saek,SE,M.Si, Forkompinda Kabupaten Rote Ndao, anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao, para Asisten dan pimpinan OPD lingkup Pemkab Rote Ndao. Event Pacuan Kuda Bupati Cup II ini diikuti 100 ekor kuda yang terbagi dalam 27 kloter. Bupati Paulina didampingi Wabup Stef mengangkat bendera star untuk memulai perlombaan ini.

 

Dan melihat animo masyarakat yang tinggi terhadap kegiatan pacuan kuda serta sebagai wujud melestarikan olahraga tradisional masyarakat Rote Ndao sebagai warisan budaya, Bupati Paulina merencanakan pembangunan arena pacuan kuda yang representatif. Apalagi jika dilihat dalam konteks kepariwisataan mampu menarik minat wisatawan datang ke Rote Ndao, sehingga ke depan perhelatan event ini terus rutin dilakukan dengan tempat yang lebih memadai.

” Tahun depan sudah harus terfokus karena dalam konteks kepariwisataan. Kami berterima kasih karena masyarakat sudah menyiapkan tempat. Dan tentunya pemerintah dan DPRD sudah harus memikirkan lokasi yang tetap untuk kita membangun arena pacuan kuda yang lebih memadai,” ungkap Bupati Paulina.

Bupati Paulina mengajak Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kabupaten Rote Ndao untuk sama-sama melihat lokasi yang tetap untuk rencana pembangunan arena pacuan kuda ini. Meski demikian, Bupati Paulina menyadari bahwa dengan keterbatasan dana sehingga arena pacuan kuda tidak dapat dibangun di semua tempat. Karena itu Bupati Paulina mengajak Pordasi Kabupaten Rote Ndao untuk bersama melihat lokasi yang tepat dan representatif.

” Kita menyadari bahwa karena keterbatasan dana sehingga tidak bisa dibangun disemua tempat. Ini menjadi pekerjaan rumah dari Pordasi untuk melihat tempat yang representatif. Pacuan kuda ini sebagai olahraga tradisional sekaligus warisan para pendahulu. Kita harus tetap mempertahankan supaya kita terus menjunjung budaya kita,” harap Bupati Paulina.

Lanjut Bupati Paulina, dengan adanya event pacuan kuda ini sudah mampu menarik para wisatawan untuk datang ke Rote. Dampak lainnya, event ini membuat ekonomi masyarakat ikut tumbuh karena nilai jual ternak kuda juga akan semakin tinggi dan akhirnya bisa meningkatkan ekonomi para pemilik ternak kuda.

” Kami pemerintah terus mendukung dan terus memantau tempat-tempat yang layak supaya bisa membangun arena pacuan kuda yang baik. Karena dari laporan panitia ada sekitar 100 ekor kuda yang siap mengikuti lomba. Ini tentu bermanfaat bagi masyarakat kita. Jadi (dinas) Pariwisata jangan tidur. Harus melihat ini sebagai peluang. Karena dengan adanya event pacuan kuda ini ekonomi masyarakat kita bisa berkembang,” tegas Bupati Paulina.

Ia mengatakan, tujuan lain perhelatan lomba pacuan kuda adalah untuk meningkatkan keterampilan dan ketangkasan para joki. Sebab mereka terus dididik supaya lebih terampil dalam hal pacuan kuda ini.

Bupati Paulina juga tak lupa mengapresiasi penyelenggaraan lomba Pacuan Kuda Bupati Rote Ndao Cup II yang turut terlibat aktif didalamnya pengurus Pordasi Kabupaten Rote Ndao dibawah pimpinan Simson Pollin. Sebab keterlibatan Pordasi dalam penyelenggarakan event tersebut turut memacu semangat dan bakat pacuan kuda di daerah ini.

” Karena itu kami juga berterima kasih atas pelaksanaan event pacuan kuda yang telah dilaksanakan oleh masyarakat yang tentunya memberikan motivasi kepada kami pemerintah untuk event-event seperti ini harus tetap dilaksanakan,” jelas Bupati Paulina.(Bidkom-DKISP)

WhatsApp Image 2022-12-12 at 03.36.56

Resmikan Embung Noisek, Bupati Paulina: Semoga Bermanfaat untuk Masyarakat

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE meresmikan Embung Noisek di Desa Oebela Kecamatan Loaholu, senin (12/12/22). Pengresmian embung yang akan mengairi lebih kurang 92 Hektar sawah masyarakat tersebut ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatangan prasasti.

Pengguntingan pita dilakukan oleh DanLanal Pulau Rote Letkol Mar. Nicodemus Balla,M.Tr.Opsla dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Paulina. Turut mendampingi Asisten Pemerintah dan Kesra Ir. Untung Harjito, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Armis Saek,ST, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Dominggus Modok,ST, Camat Loaholu Jermi Adu,SH, Kapolsek Rote Barat Laut Ipda Ebson Toelle, Danramil Batutua Kapten Infantri Suparmin, Kepala Desa Oebela Markus Pah, para tokoh agama dan tokoh masyarakat Desa Oebela.

Bupati Paulina berpesan agar masyarakat turut andil menjaga dan menggunakan embung ini dengan baik. Menurutnya embung Noisek tersebut akan mengairi 92 Hektar sawah masayarakat. Sehingga dirinya berharap setelah diresmikan dan digunakan, embung ini bermanfaat bagi masyarakat khususnya para petani.

” Masyarakat agar bisa menjaga dan menggunakan embung yang akan mengairi 92 hektar persawahan yang ada di desa Oebela ini dengan baik. Semoga bisa bermanfaat bagi para petani,” jelas Bupati Paulina.

Bupati Paulina dalam rangkaian acara pengresmian juga menyempatkan diri bersama rombongan melakukan pengecekan secara langsung ke lokasi Embung. Setelah pengresmian ini, embung Noisek sudah dapat digunakan oleh masyarakat.

Tokoh masyarakat dan tokoh pemuda desa Oebela turut menyampaikan isi hati dan terima kasihnya atas pengresmian embung Noisek ini. Dalam sapaan para tokoh ini mereka secara umum merasa bersyukur karena embung ini dinilainya sangat membantu para petani. Doa syukur pengresmian embung Noisek ini dipimpin Pdt. Carisma Sauk.

Dikesempatan ini juga dilakukan perkenalan DanLanal Pulau Rote Letkol Mar. Nicodemus Balla,M.Tr.Opsla kepada masyarakat di desa Oebela. Selanjutnya Bupati Paulina dan rombongan bertolak ke rumah kepala desa Oebela.(Bidkom-DKISP)