festival-r-malole1

Festival Rote Malole, Ajang Inovasi Produk Lokal Bertaraf Global

Pemda Rote Ndao terus mempromosikan pariwisata daerah ini agar semakin terkenal. Salah satunya lewat semarak Festival Rote Malole yang menjadi bagian rangkaian perayaan HUT Rote Ndao ke-20 Tahun 2022. Berbagai produk lokal bertaraf internasional disajikan dan sekaligus sebagai ajang promosi budaya dan pariwisata Rote Ndao.

Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu,SE kala membuka Festival Rote Malole Tahun 2022 di Auditorium Ti’i Langga, rabu (06/07/2022) mengatakan pemda Rote Ndao menempatkan pariwisata sebagai sektor unggulan pembangunan dan didukung oleh sektor pertanian dan perikanan.
Sejalan dengan pembangunan sektor pariwisata tersebut maka pengembangan potensi sumber daya manusia dan alam menjadi perhatian pemerintah daerah.

Lewat dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Festival Rote Malole diselenggarakan dalam rangka promosi potensi wisata alam dan budaya yang dimiliki Kabupaten Rote Ndao.
“ Dengan memperhatikan perkembangan modernisasi di era digital, sehingga kegiatan Festival Rote Malole tahun ini menjadi ajang promosi pariwisata. Kabupaten Rote Ndao memiliki beraneka ragam potensi wisata dan budaya serta beraneka ragam kekayaan lainnya. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk berkunjung,” jelas Bupati Paulina.

Sebagai ajang promosi dan pengembangan kreatifitas pengolahan produk lokal, lanjut bupati Paulina, di Festival Rote Malole ini akan digelar perlombaan cipta busana modifikasi Rote Ndao, lomba foto wisata alam dan budaya Rote Ndao, lomba kuliner berbahan dasar lokal, lomba petik sasandu dan syair, lomba tiktok dan lomba video wisata alam dan budaya Rote Ndao. Selain itu, diselenggarakan pula pameran UMKM dengan tujuan agar pelaku UMKM dapat mempresentasikan karyanya bagi masyarakat di daerah ini.
“ Momen pameran ini harus dijadikan ajang untuk pengembangan inovasi produk yang memenuhi standar global. Sehingga bisa bersaing di pasar yang lebih luas. Juga kepada para peserta senantiasa menjadi mitra kerja yang baik dalam membangun Kabupaten Rote Ndao melalui sektor pariwisata termasuk dengan menciptakan event-event kreatif dan inovatif yang melibatkan masyarakat sebagai bentuk sinergitas yang baik dengan pemerintah,” ajak Bupati Paulina.

Festival Rote Malole tahun 2022 mengangkat tema “Rote Ndao Bangkit, Maju dan Sejahtera Bersama Pariwisata dan Ekonomi Kreatif”. Festival ini dibuka oleh Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE didampingi Wakil Bupati Stefanus M. Saek,SE.M.Si serta Forkompimda Kabupaten Rote Ndao.

Bupati Paulina Bersama Wabup Stef dan Forkompimda menyempatkan mengunjungi stand pameran disekitar area auditorium Ti’i Langga. Diacara pembukaan, PT. Pegadaian Area Kupang menyerahkan Bantuan Bina Lingkungan untuk Kegiatan Festival Rote Malole sebesar Rp.41 juta.(Kom_DKISP)

WhatsApp Image 2022-07-06 at 12.44.06

GKA3 dan Mama Bo’i Selaras dengan DRPPA Kementerian PPPA

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE mendampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati,SE.M.Si dalam lawatannya ke Kabupaten Rote, selasa (05/07/2022).

Tercatat Bupati Paulina dan Menteri PPPA melakoni beberapa rangkaian kegiatan di daerah ini. Diantaranya melaunching Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) di gedung auditorium Ti’i Langga, kunjungan ke kelompok perempuan tenun ikat serta membuka Jambore PAR GMIT ke VI Tahun 2022 yang dipusatkan di Gereja Bethania Ba’a.

Bupati Paulina mengungkapkan perhatian Pemda Rote Ndao untuk perempuan dan anak cukup besar. Dihadapan Menteri Ayu Bintang dan Ketua DPRD NTT Ir. Emilia J. Nomleni, Bupati Paulina menjelaskan lewat visi dan misi Kabupaten Rote Ndao tahun 2019-2024, perempuan dan anak turut menjadi prioritas.
Pemda Rote Ndao, kata Bupati Paulina ingin mewujudkan masyarakat Rote Ndao yang bermartabat secara berkelanjutan dengan perempuan yang berdaya, anak yang terlindungi dan keluarga menjadi sejahtera.
“ Perhatian Pemkab Rote Ndao kepada pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak sangat besar yaitu sudah tertuang dalam visi kabupaten Rote Ndao 2019-2024 yaitu mewujudkan masyarakat Rote Ndao yang bermartabat secara berkelanjutan yang bertumpu pada pariwisata yang didukung oleh pertanian dan perikanan. Dan telah dijabarkan dalam empat misi,” ungkap Bupati Paulina.

Menurutnya, intervensi program dan kegiatan pemerintah daerah ditujukan untuk memastikan perempuan yang mampu berdaya saing, anak yang terlindungi dan terpenuhi haknya serta keluarga yang menjadi lebih sejahtera.
“ Ada intervensi (program) terhadap peran perempuan dan anak untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing. Misi kita adalah perempuan berdaya dan anak terlindungi dan keluarga sejahtera,” tegas Bupati Paulina.

Untuk kaum perempuan, upaya-upaya yang dilakukan pemda Rote Ndao bisa terlihat dari semakin bertumbuhnya peran perempuan dalam memberdayakan ekonomi keluarga. Bupati Paulina menjelaskan komposisi kelompok usaha pemberdayaan yang dikelolah secara langsung oleh kaum perempuan.
“ Jumlah kelompok sektor pertanian, perikanan dan UMKM yang dikelolah oleh Kaum perempuan di Rote Ndao terdiri dari tenun 65 kelompok, aneka makanan 15 kelompok, kelompok wanita tani 65 kelompok dan pengelola ikan 70 kelompok,” jelas Bupati Paulina.

Sementara terkait penanganan stunting yang berkaitan langsung dengan anak, kepada Menteri PPPA Bupati Paulina menyampaikan beberapa inovasi yang dilakukan pemda Rote Ndao yang sudah diakui ditingkat provinsi. Diantaranya yang popular adalah Gerakan Kaka Angkat Adik Asuh (GKA3) dan Mama Bo’I sebagai Gerakan cinta kasih untuk eliminasi kasus kematian ibu dan anak.
“ Diantara program inovasi yang sudah kita lakukan di Rote Ndao untuk menurunkan angka stunting adalah GKA3. Dimana Gerakan ini melibatkan ASN dan Non ASN termasuk DPRD kita sebagai Kaka Angkat yang turut menjaga baduta stunting dan ibu hamil. Dan Mama Boi sebagai Gerakan cinta kasih mendukung penanganan stunting serta eliminasi kematian ibu dan anak,” tutur Bupati Paulina.

Harapan kami kiranya ibu Menteri juga bisa menjadi Kaka Angkat bagi anak stunting di Rote Ndao dan tentunya juga ibu ketua DPRD NTT juga bisa ambil bagian mendukung Pemkab Rote Ndao menurunkan angka stunting di Rote Ndao.

Bupati Paulina mengapresiasi program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DPPA) yang digagas kementerian PPPA dan Kementerian Desa PDTT yang juga dilaunching di Kabupaten Rote Ndao. Bupati Paulina yakin DRPPA ini memberikan akses terhadap rasa aman dan nyaman bagi perempuan dan anak sampai ke tingkat desa.
“ Program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) yang digagas Kementerian PPPA dan Kemendes PDTT merupakan langkah nyata dalam memberi perhatian kepada perempuan dan anak di desa melalui penetapan desa ramah perempuan dan peduli anak. Sehingga desa dapat memberikan rasa aman dan nyaman khususnya bagi perempuan dan anak dengan memenuhi hak atas perlindungan dari bentuk kekerasan dan diskriminasi serta tersedianya sarana dan prasarana yang ramah perempuan dan anak,” ucap Bupati Pulina.(DKISP)

jambore-par-2

Timbalah Pengalaman Mendidik Anak-anak Kita

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE mengajak peserta Jambora PAR GMIT ke VI tahun 2022 saat pembukaan acara di Gereja Bethania Ba’a untuk memaknai kegiatan ini sebagai wadah rohani untuk saling berbagi suka dan duka. Juga sebagai momentum untuk menimba pengalaman dalam mendidik dan membesarkan anak dengan iman. Hal ini disampaikan Bupati Paulina dihadapan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati,SE.M.Si dan peserta Jambore PAR GMIT ke VI.
“ Kita menyadari bahwa Jambore ini sebagai sebuah kecerdasan untuk berbagi kasih didalam kehidupan. Untuk itu mari kita semua gunakan kesempatan ini untuk menimbah pengalaman dalam mendidik dan membesarkan anak-anak kita,” ajak Bupati Paulina.

Jambore ini sebagai wadah pertemuan antara anak dan remaja dan pelayanan PAR GMIT yang dilaksanakan empat tahun sekali. Untuk itu Ia meyakini bahwa ada nilai tambah yang dapat dibagi sesama peserta dan sebaliknya ada kesan baik yang dapat dibawa pulang oleh para peserta.
“ Kegiatan dengan tujuan menjadikan anak dan remaja GMIT beriman, cerdas, kreatif dan berkarakter Kristus. Sehingga diharapkan menjadi kesempatan yang berharga bagi anak-anak dan remaja peserta jamboree untuk dapat bersekutu, berkenalan, bersilaturami, saling berbagi suka dan duka dalam kehidupan saat ini. Kita juga akan memuji Tuhan seperti yang sudah kita saksikan. Saya memberikan apresiasi kepada anak-anak yang begitu luar biasa. Kiranya Tuhan memberkati kita semua,” ungkap Bupati Paulina hikmat.

Bupati Paulina juga mengungkapkan terkait penangnan stunting sebagai bagian dari pelayanan kepada anak. Pemda Rote Ndao lewat Gerakan Kaka Angkat Adik Asuh (GKA3) dengan kebijakan yang melibatkan semua ASN menjadi Kaka Angkat bagi Anak-Anak stunting sehingga ada penekanan penurunan angka stunting.
“ Kami bersyukur bahwa Pemda Rote Ndao punya instruksi Bupati terkait penanganan Stunting. Mendapat tanggapan dari Gubernur sehingga menjadi model di NTT untuk menurunkan angka Stunting. Itu sesuai hasil rakor yang dilaksanakan di Sumba Timur kemarin. Karena target yang ditetapkan Gubernur, kita harus menurunkan angka stunting sebesar 10 persen. Sekarang kami 23 persen. Dan diminta untuk diturunkan menjadi 10 persen sampai tahun 2023 nanti,” jelas Bupati Paulina.

Kegiatan dibuka oleh Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati,SE.M.Si. dan dihadiri oleh Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE dan Wakil Bupati Stefanus M. Saek,SE.M.Si, Ketua DPRD NTT Ir. Emilia J. Nomleni, Kepala Dinas PPPA NTT Dra. Bernadete Usboko,M.Si serta Forkompimda Kabupaten Rote Ndao. Sekretaris Daerah Drs. Jonas M. Selly selaku ketua umum panita pelaksana kegiatan.(Kom_DKISP)

jambore-par-vi-22

Berbagi Kasih dan Pengetahuan di Jambore PAR GMIT ke VI

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati,SE.M.Si hadir di Ba’a ibukota Kabupaten Rote Ndao untuk membuka Jambore Pelayanan Anak dan Remaja (PAR) GMIT ke VI Tahun 2022 di Gereja Bethania Baa, selasa (05/07/2022).

Menteri Ayu Bintang didampingi Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE dan Ketua Sinode GMIT Pdt.DR. Mery Kolimon, Ketua DPRD NTT Ir. Emilia J. Nomleni, Forkompimda Kabupaten Rote Ndao dan Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao Denison Mooy.

Kepada anak-anak PAR yang menjadi peserta Jambore ini. Menteri Ayu Bintang menyampaikan selamat atas terselenggaranya Jambore PAR GMIT ke VI ini. Ia secara khusus mengapresiasi dicetuskannya Program Gereja Ramah Anak. Gereja Ramah Anak adalah sebuah konsep pelayan yang membangun paradigma seluruh umat terhadap pemenuhan hak-hak anak dan melindungi anak dari segala bentuk kekerasan.
“ Pada kesempatan ini saya juga menekankan kepada bagaimana komitmen yang kita bangun dengan Sinode GMIT terkait dengan Gereja Ramah Anak. Gereja Ramah Anak ini bukan berarti kita membangun gedung gereja yang baru tapi bagaimana gerakan perubahan pola pikir atau paradigma yang berspektif anak dalam diri segenap umat,” ungkap Menteri Ayu.
“Misi Gereja Ramah Anak adalah dengan sistem pelayanan holistik yang menjamin terpenuhinya hak-hak anak dan melindungi anak dari segala bentuk kekerasan, segala bentuk eksploitasi, diskriminasi. Demikian juga dengan bagaimana respon terbaik bagi kepentingan anak,” lanjut Menteri Ayu.

Menteri Ayu menambahkan, terkait konsep Gereja Ramah Anak ini juga adalah bagaimana memberdayakan forum anak di Gereja. Sehingga ia sangat merasa berbangga beberapa bulan lalu pernah bertemu dan berdiskusi dengan forum anak Gereja dengan perannya sebagai pelopor dan pelapor.
“ Melalui Jambore GMIT ini kami harapkan Gereja Ramah Anak yang baru dibentuk dibeberapa Gereja, mudah-mudahan melalui Jambore ini dapat terbentuk di Gereja lainnya. Tentunya ajang Jambore ini menjadi ajang untuk saling berbagi satu dengan lain. Berbagai ilmu pengetahuan dan lainnya. Ini menjadi penting untuk anak-anak lakukan didalam Jambore ini,” harap Menteri Ayu.
Setiap anak, kata Menteri Ayu memiliki hak dasar yang harus menjadi tanggungjawab kita bersama yaitu hak untuk hidup, hak untuk tumbuh dan berkembang, hak untuk mendapatkan perlindungan dan hak untuk berpartisipasi.
“ Anak-anak yang bunda sayangi, pada kesempatan ini Bunda ingin menyampaikan kepada kalian semua, nikmatilah jambore ini dalam kegembiraan. Seraplah ilmu sebanyak-banyaknya. Sekaligus perdalamlah iman kalian melalui berbagai kegiatan. Kalian tentunya didalam jambore PAR GMIT ke VI ini kalian dalam bereksplorasi dibanyak kegiatan yang akan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kalian diberbagai bidang,” pesan Menteri Ayu.

“ Kami ini orang dewasa, mama dan bapa, tentu akan siap melindungi kalian, tentu akan siap memenuhi hak-hak kalian seperti yang Bunda sampaikan. Tapi tugas kalian adalah bagaimana menghormati orang tua kalian, bagaimana kalian menghormati wali dan guru, bagaimana kalian mencintai keluarga, masyarakat dan menyayangi teman. Juga kalian harus tanamkan dalam diri kalian bagaimana kalian mencintai tanah air, bangsa dan negara yang kita cintai,” ungkap menteri ayu diamini peserta Jambore.

Jambore PAR GMIT ke VI Tahun 2022 dibuka Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati,SE.M.Si ditandai dengan pelepasan sepasang burung merpati oleh Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE dan Wakil Bupati Stefanus M. Saek,SE.M.Si. Kegiatan pembukaan juga diisi dengan parade peserta Jambore dari setiap Klasis.(Kom_DKISP)

WhatsApp Image 2022-07-06 at 12.35.19

Launching DRPPA, Menteri PPPA Apresiasi Program Pemda Rote Ndao Untuk Perempuan dan Anak

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati,SE.M.Si melaunching Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) di Kabupaten Rote Ndao, bertempat di Auditorium Ti’i Langga, selasa (05/07/2022).

Secara khusus Menteri Ayu Bintang memberikan apresiasi kepada pemda Rote Ndao atas berbagai program dan upaya nyata dalam bidang pemberadayaan perempuan dan perlindungan anak.
Ia berharap program kerja bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak termasuk Gerakan Kaka Angkat Adik Asuh (GKA3) dan Mama Bo’i terus dikembangkan. Tidak hanya melibatkan ASN dan pimpinan serta anggota DPRD tapi juga melibatkan dunia usaha dan tokoh asal Rote Ndao di luar daerah. Sehingga secara bersama menagani dan mencegah stunting di daerah ini.
“ Saya juga menyampaikan apresiasi atas inovasi yang sudah ibu (Bupati) lakukan. Inovasinya adalah bagaimana menjadi Kaka Angkat untuk penanganan stunting ini. Kami mengharapkan ini perlu dikembangkan sayapnya. Tidak hanya dengan teman-teman ASN dan DPRD tapi juga bisa diajak untuk ikut bersama-sama dunia usaha yang ada di Kabupaten Rote Ndao. Atau putra putri daerah Rote Ndao di luar daerah dan ada dimana saja, kita bisa ajak untuk ikut membangun tempat kelahiran di Rote Ndao ini,” ajak Menteri Ayu Bintang.

Menteri Ayu Bintang juga ingin DRPPA yang dilaunching di Kabupaten Rote Ndao dapat terimplementasi dengan baik. Kedepan diharapkan pemanfaatkan anggaran pembangunan di desa untuk berspektif ramah perempuan dan peduli anak.
“ Jadi apresiasi inovasi-inovasinya yang sudah dilakukan. Kemudian kami tunggu launching yang kita laksanakan pada hari ini implementasinya dilapangan. Agar kita bisa wujudkan model Desa dan Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak. Mudah-mudahan bisa kita wujudkan menjadi desa model DRPPA. Bisa direalisasi di desa dan kelurahan. Tentu tidak terlepas dari semangat teman-teman desa bagaimana memanfaatkan anggaran desa yang ada untuk ramah perempuan dan peduli anak yang ada di desanya masing-masing,” jelas Menteri Ayu.

Terkait dengan DRPPA, Menteri Ayu Bintang menjelaskan ada beberapa tahapan yang harus diikuti untuk model DRPPA. Tahapan pertama adalah melaunching DRPPA itu sendiri. Tapi tentu tidak hanya sampai di tahapan launching saja namun harus diimplementasikan untuk mewujudkan yang namananya DRPPA ini.

Setelah launching DRPPA, lanjut Menteri Ayu Bintang, tahapan selanjutnya adalah fasilitator daerah. Lalu akan diikuti dengan Pelatihan SAPA (Sahabat Perempuan dan Anak), rembuk desa dan kemudian akan dilihat perkembangan sejauh mana pemberdayaan perempuan dan pemenuhan hak anak yang ada di desa model DRPPA ini. Serta melihat bagaimana peningkatan peran dan partisipasi perempuan yang ada di desa.
“ Nah, kenapa perempuan dan anak ini menjadi penting untuk kita melihat potensinya. Karena dari jumlah populasinya perempuan dan anak ini merupakan kekuatan bangsa. Artinya menjadi penting untuk kita intervensi pemenuhan hak anak sebagai generasi penerus bangsa,” ungkap Menteri Ayu.

Lanjut Menteri Ayu Bintang, mewujudkan DRPPA sebagai bentuk upaya nyata pemberdayaan perempuan dan pemenuhan hak anak sebagaimana lima arahan bapak Presiden terkait isu yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan dan peduli anak ini. Pertama, pemberdayaan perempuan dibidang kewirausahaan dalam perspektif gender. Kedua, peranan ibu dan keluarga dalam pendidikan dan pengasuhan anak, penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak, penurunan pekerja anak dan pencegahan perkawinan anak.
“ Ketika kita ingin mewujudkan model DRPPA ini tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah pusat dan pemerintah daerah saja tapi ini juga perlu sinergi kolaborasi lintas stakeholder yang ada baik itu dunia usaha, akademisi, tokoh agama dan tokoh masyarakat tentu menjadi penting untuk mempercepat perwujudan Model DRPPA,” harap Menteri Ayu Bintang.

Selain melaunching Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA), Menteri Ayu Bintang didampingi Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE dan Wakil Bupati Stefanus M. Saek,SE.M.Si, Ketua DPRD NTT Ir. Emilia J. Nomleni, Kepala Dinas PPPA NTT Drs. Bernadete Usboko,M.Si serta Forkompimda Kabupaten Rote menyempatkan menyerahkan bantuan kepada perwakilan perempuan dan anak serta bantuan kepada Forum Peduli Perempuan dan Anak Kabupaten Rote Ndao. Menteri Ayu Bintang mengunjungi kelompok perempuan pengrajin dan selanjutnya membuka Jambore PAR GMIT ke VI tahun 2022.
Menteri Ayu Bintang juga menyerahkan bantuan sembako kepada Gasper Giri, penyandang disabilitas berusia 70 tahun di desa Oenitas.

Disaat bersamaan, Bupati Paulina juga mengesahkan relawan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) Kabupaten Rote Ndao tahun 2022 serta penandatangan komitmen implementasi DRPPA di Kabupaten Rote dengan perwakilan Camat dan Kepala Desa.(DKISP)

WhatsApp Image 2022-07-04 at 13.52.50

Pangdam IX/Udayana Meresmikan Pompa Hidram di Desa Kolobolon

Panglima Komandan IX/Udayana Mayor Jendral TNI Sonny Aprianto, S.E., M.M meresmikan pompa hidram yang di bangun di Desa Kolobolon,kec.Lobalain,Kab.Rote Ndao. Acara peresmian di gelar di halaman SMP 5 Lobalain, senin (04/07/22)

Pompa hidram adalah pompa air yang bekerja memanfaatkan gravitasi mata air sehingga tidak perlu bantuan aliran listrik untuk mengairi areal pertanian. Langkah ini sangat efisien dari segi pembiayaan. Pompa hidram yang terbangun sebanyak 10 buah di desa Kolobolon.

Selain dimanfaatkan untuk mandi dan konsumsi warga sehari – hari, kehadiran pompa hidram yang merupakan program dari Pangdam IX/Udayana ini juga diharapkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan perkebunan serta peternakan di wilayah setempat. Adapun pompa hidram itu dapat mengairi areal pertanian berupa sawah seluas _+120 hektare di Desa Kolobolon.

Mengawali sambutannya Mayjden Sonny termotivasi dengan pembangunan pompa hidram ini karena sejak 5 bulan lalu saat mengemban jabatan Pangdam IX/Udayana banyak keluhan di NTT terkait air bersih.sehingga beliau tergerak untuk membangun pompa hidram pertama kalinya.

Ia menambahkan akan membangun 10 pompa hidram pertanian dan 100 air bersih yang siap di kerjakan di kabupaten Rote Ndao tahun 2022.

Pada kesempatan itu dalam sekapur siri Wakil Bupati Rote Ndao Stefanus Saek,S.E.,M.Si mengucapkan terimakasih kepada Pangdam IX/Udayana yang telah membantu masyarakat membangun pompa hidram tersebut dan juga Damdim 1627 Rote Ndao dan jajaran yang sudah membantu masyarakat guna menyelesaikan pekerjaan dimaksud,serta pemerintah siap mendukung penuh masyarakat dalam hal pembibitan

” Dengan adanya pompa hidram ini maka kami pemerintah terus mendukung masyarakat untuk memberikan pembibitan guna untuk kebutuhan masyarakat”.

Pada kesempatan itu juga ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao Alfred Saudila memberikan apresiasi kepada Pangdam IX/Udayana yang sudah membantu masyarakat membangun 10 unit pompa hidram di desa Kolobolon.

Sementara itu, Kepala Desa Kolobolon Esaf Mbuik mengucapkan terimakasih kepada Pangdam IX/Udayana yang sudah memberikan bantuan Pompa hidram untuk kebutuhan warga masyarakat khususnya di Desa Kolobolon, serta kerja keras dari anggota TNI yang bersinergi bersama masyarakat yang dilakukan dengan upaya yang sangat maksimal untuk mensukseskan pembangunan pompa tersebut.

” saya mewakili warga desa Kolobolon, mengucapkan terimakasih yang sedalam – dalamnya kepada bapak Pangdam IX/Udayana yang telah mewujudkan impian kami berpuluh – puluh tahun akhirnya dapat tercapai.hari ini TNI telah melakukan mujizat di desa kolobolon “ujar Esaf.

Acara digelar dengan tetap menetapkan protokol kesehatan tersebut dihadiri juga oleh Dan rem 161/Wirasakti Kupang Brigjen TNI Imam Budiman, S.E, Wakil Bupati Rote Ndao Stefanus M Saek,S.E,M.Si, Kasimin Mayor Ini Dhavid Nur Hadiansyah,Aster Kasdam IX/Udayana kolonel Inf Puji Hartono, Kasiter Korem 161/Wirasakti Kupang Kolonel Inf Seniman Zega,Ketua dan Wakil Ketua DPRD kabupaten Rote Ndao,Damdim 1627/Rote Ndao,Kapolsek Lobaian,Camat Lobalain,Kepala Bulog,Kades Kolobolon serta masyarakat desa Kolobolon.

Usai peresmian Pangdam IX/Udayana bersama rombongan meninjau lokasi sumber mata air yang terletak di tempat wisata air terjun Oefamba. (DKISP).

WhatsApp Image 2022-07-04 at 09.26.20

Dilaunching Bupati Paulina, Pemda Rote Ndao Terapkan KTP Digital.

Inovasi pengelolaan administrasi kependudukan dilakukan Pemkab Rote Ndao. Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE sesaat setelah memimpin upacara peringatan ulang tahun Kabupaten Rote Ndao ke-20 melaunching penerapan KTP Digital yang mulai berlaku di daerah ini, sabtu (02/07/2022).

Dengan ini masyarakat semakin mudah dan praktis mengurus dan menggunakan administrasi kependudukannya secara digital.

“ Di HUT Kabupaten Rote Ndao kita sama-sama mengikuti pencanangan penerapan KTP Digital dalam suasana persaudaraan. KTP Digital atau identitas digital nantinya bisa diakses dengan aplikasi khusus menggunakan smartphone. Jika KTP biasa disimpan di dompet maka KTP digital cukup diakses melalui smartphone,” ungkap Bupati Paulina.

Bupati Paulina menjelaskan, terdapat paling tidak tiga manfaat yang diperoleh masyarakat Ketika KTP Digital ini diterapkan. Pertama, kata Bupati Paulina, membantu mempermudah dan mempercepat masyarakat dalam proses transaksi pelayanan publik dalam bentuk digital.

Kedua, lanjut Bupati Paulina, penerapan KTP Digital oleh Pemkab Rote Ndao ini memudahkan akses masyarakat terhadap keamanan atas kepemilikan identitas melalui sistem otentifikasi sehingga mampu mencegah terjadinya pemalsuan data. Ketiga, masyarakat juga semakin mudah, cepat dan efisien dalam pembuatan identitas diri.

“ Ada beberapa manfaat KTP digital ini yakni pertama, mempermudah dan mempercepat transaksi pelayanan publik dalam bentuk digital. Kedua, KTP Digital bisa mengamankan kepemilikan identitas digital melalui sistem otentifikasi untuk cegah pemalsuan data. Ketiga, Pembuatan identitas menjadi lebih cepat, mudah dan efisien,” jelas Bupati Paulina.

Untuk penerapan KTP Digital ini, sebelumnya pemkab Rote Ndao bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri dalam proses uji coba. Bertepatan dengan itu, Kemendagri untuk saat ini telah melakukan uji coba dikalangan sendiri serta di 58 kabupaten/kota di seluruh Indonesia termasuk Kabupaten Rote Ndao. Khusus di Kabupaten Rote Ndao diberikan akses kepada Dinas kependudukan dan catatan sipil sebagai instansi pelaksana daerah.

Sehingga dalam rangka pengenalan dan penerapannya maka diberikan akses kepada Bupati, Wakil Bupati, Forkompimda, pimpinan dan anggota DPRD serta pimpinan perangkat daerah lingkup pemkab Rote Ndao. Sehingga pada momentum HUT ke 20 Kabupaten Rote Ndao dilaksanakan pencanangannya. Dan secara bertahap akan dibuka untuk masyarakat umum.

“ Saya berharap dengan dilakukannya pencanangan KTP Digital atau identitas digital hari ini, dapat mempermudah akses kita semua terhadap sejumlah dokumen kependudukan. Dan dengan memohon perkenaan Tuhan, saya menyatakan KTP digital resmi diterapkan di Kabupaten Rote Ndao,” ucap Bupati Paulina disambut tepuk tangan peserta kegiatan, launching pengenalan dan penerapan KTP digital tanda penarapan KTP digital diberlakukan di kabupaten Rote Ndao per 2 juli 2022.

Sementara itu Kepala Dinas Kependudukan dan Catat Sipil Kabupaten Rote Ndao Petson Hangge mengungkapkan tahapan penggunaan KTP digital ini. Dengan mendownload aplikasi KTP digital kemudian melakukan registrasi dengan mengisi nama, alamat email dan upload foto selvi. Setelah itu aktivasi akan dikirim ke alamat email pengguna dengan menggunakan PIN.

“ KTP Digital ini dijamin kemanannnya. Tuntutan perkembangan teknologi. Sehingga bagi kita yang sering melakukan perjalanan lebih mudah ketika kita memakai KTP Digital ini,’ jelasnya.

Bupati Paulina melaunching penerapan KTP Digital ini didampingi Wakil Bupati Stefanus M. Saek,SE,M.Si, Forkompimda Kabupaten Rote Ndao, Sekretaris Daerah Drs. Jonas M. Selly,MM, pimpinan perangkat daerah dan undangan lainnya usai peringatan HUT Kabupaten Rote Ndao ke-20.(DKISP)

WhatsApp Image 2022-07-04 at 09.10.11

HUT ke-20, Rote Ndao
Bergerak Membangun Ekonomi Rakyat

Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Rote Ndao kembali merayakan ulang tahun daerah ini yang ke 20. Diusia ini, tapak demi tapak pembangunan daerah ini terus digelorakan. Semangat para pendiri daerah otonomi Kabupaten Rote Ndao tetap bergelora dalam diri pemimpin dan masyarakatnya. Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE dan Wakil Bupati Stefanus M. Saek,SE.M.Si mengajak semua elemen di daerah ini untuk berefleksi dan mengambil hikmat serta terus bersama menapakan langkah membangun daerah ini.
Hal itu disampaikan Bupati Paulina saat memimpin Upacara Peringatan HUT Kabupaten Rote Ndao ke-20 secara sederhana karena hujan, bertempat di Lantai satu Kantor Bupati Rote Ndao, sabtu (02/07/2022).

Ia tak henti mengajak semua pihak merefleksi sejarah perjuangan pembentukan Rote Ndao sebagai daerah otonom. Dibalik kisah itu, kata Bupati Paulina, ada hikmat yang patut diambil bahwa semua elemen masyarakat kala itu bahu membahu dalam semangat Ita Esa untuk mengantarkan daerah ini menjadi kabupaten definitif.
“Sehingga upacara peringatan HUT Kabupaten Rote Ndao hari ini menjadi media introspeksi dan evaluasi terhadap komitmen dan kontribusi kita semua untuk kemajuan daerah ini,” ungkap Bupati Paulihat hikmat.

“ Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada segenap masyarakat serta semua pihak yang telah berpartisipasi selama ini dalam proses pembangunan di daerah ini. Terima kasih kepada para tokoh pendiri serta pemimpin dari masa ke masa atas curahan pikiran dan tenaganya demi mewujudkan kesejahteraan di daerah ini,” ucap Bupati Paulina menambahkan.

HUT Rote Ndao ke-20 tahun 2022 mengusung tema “Rote Ndao Bergerak Membangun Ekonomi Rakyat” dengan Sub Tema “Dengan semangat persatuan dan kesatuan, kita tingkatkan produktifitas ekonomi, derajat Kesehatan, mutu Pendidikan, pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak menuju Rote Ndao yang bermartabat”
. Spirit dan tema ini, lanjut Bupati Paulina, menjadi acuan Bersama dalam mendukung pembangunan di daerah ini dengan sejumlah prioritas.
Pertama, peningkatan produktifitas ekonomi berbasis Lakamola Anan Sio yang berhasil membawa daerah ini mencapai swasembada pangan.


Kedua, kata Bupati Paulina, peningkatan produksi peternakan lewat program tanam rumput odot panen sapi dan bantuan ayam petelur untuk swasembada ayam dan telur. Ketiga, peningkatan UMKM aktif mendukung ekonomi kreatif yang mampu menghasilkan beragam produk olahan ekonomi kreatif dimaksud.
Keempat, lanjut Bupati Paulina, implementasi pembangunan pariwisata terintegrasi. Tujuannya adalah meningkatkan daya tarik wisata Rote Ndao dan terbukti berulang kali mendulang berbagai perhargaan. Karena itu, Bupati Paulina berharap atraksi budaya Bahoruk yang tahun ini menjadi nominasi di Anugerah Pesona Indonesia besutan kementerian Pariwisata RI dapat keluar sebagai pemenang.
“ Tahun ini Bahoruk telah masuk nominasi, sepuluh besar ajang Anugerah Pesona Indonesia yang proses votingnya berlangsung sampai 31 oktober mendatang. Saya berharap agar kita semua bisa berpartisipasi aktif dengan mengirim sms API 13A ke 99386,” ajak Bupati Paulina.

Peningkatan derajat Kesehatan masyarakat turut menjadi prioritas keenam. Salah satu fokusnya adalah pada upaya penurunan angka stunting melalui Gerakan Kaka Angkat Adik Asuh (GKA3). Kebijakan Pemkab Rote Ndao ini strategis dan inovatif.
“ Gerakan ini telah berhasil menurunkan angka stunting di daerah ini. Sehingga pemerintah provinsi NTT tertarik untuk GKA3 ini direplikasi ke daerah lain. Sehingga kita diminta untuk mempresentasikan GKA3 ini pada rakor stunting tingkat provinsi di Sumba pada 4 juli 2020,” jelas Bupati Paulina.

Selanjutnya, pemkab Rote Ndao juga berupaya mengeliminasi kematian ibu dan bayi dengan meningkatkan kualitas layanan ibu hamil dan perbaikan sistem layanan rujukan melalui Inovasi Mama Bo’i.
“ Inovasi ini juga mendapat respon positif dari pemprov NTT bahkan Unicef untuk selanjutnya direplikasi ke tempat lain,” ungkap Bupati Paulina.

Pemkab Rote Ndao juga menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia lewat pemberian beasiswa kedokteran dan mahasiswa miskin dan berprestasi sebagai prioritas. Juga meningkatkan perlindungan masyarakat atas kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Dilakukan pula penanggulangan kemiskinan ekstrim melalui pembangunan rumah layak huni dengan pendekatan atap, lantai dan dinding atau aladin. “ Sampai saat ini kita sudah membangun 5.589 unit rumah layak huni. Masih tersisa 5.675 unit yang harus dituntaskan hingga tahun 2024 mendatang,” jelas Bupati Paulina.
Pemda Rote Ndao juga memprioritas pembangunan infrastruktur daerah untuk terus ditingkatkan. Terutama pada jalur lingkar selatan. Serta upaya penanggulangan bencana daerah melalui pembentukan desa Tangguh bencana.

Upacara peringatan HUT Rote Ndao ke 20 berlangsung hikmat. Turut hadir dalam upacara Wakil Bupati Stefanus M. Saek,M.Si, Forkompimda Kabupaten Rote Ndao, jajaran perangkat daerah, tokoh masyarakat dan toko agama.(DKISP)

futsal-2022-2

Bertandinglah Dengan Sehat, Pemerintah Selalu Mendukung

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE membuka empat event olahraga secara beruntun. Masing-masing Pertandingan Futsal Blok M Cup, Turnamen Tenis Meja Smash and Drugs dalam rangka hari Anti Narkotika Internasional Tahun 2022, Pertandingan Futsal Antar Instansi Pemerintah dalam rangka memperingati hari ulang tahun Kabupaten Rote Ndao ke 20 dan Pertandingan Pacuan Kuda PSI Cup Tahun 2022 di Kecamatan Rote Tengah, kamis (22/06/2022).
“ Bertandinglah dengan sehat. Karena ini sebuah pertandingan pasti ada kalah dan ada yang menang. Maka jagalah sportifitas dengan penuh kesabaran. Ciptakan suasana yang kondusif dan harmonis didalam pelaksanaan kegiatan seperti ini. Dan kepada kita semua diminta untuk memberikan dukungan,” kata Bupati Paulina.

Bupati Paulina menjelaskan, terkait pemindahan lokasi kegiatan Blok M Cup ke lapangan futsal Syahbandar Ba’a tentu dengan dasar pertimbangan yang kuat. Ini dilakukan demi kenyamanan penyelenggaran event dimaksud. Sebab tempat semula dilapangan bola Ba’a tentu tidak efektif karena bertepatan dengan pembangunan fisik lapangan bola Ba’a menyongsong pergelaran Eltari Memorial Cup Tahun 2023. Kabupaten Rote Ndao bertindak selaku tuan rumah penyelenggara.

“ Supaya masyarakat semua tahu. Pemerintah mendukung sepenuhnya apa pun kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakatnya. Kami mendukung sepenuhnya. Tetapi ketika lapangan itu tidak diijinkan, masyarakat harus tahu bahwa di situ ada pembangunan fisik untuk stadion. Karena sesuai dengan jadwal kita tahun 2023 menjadi tuan rumah Eltari Memorial Cup. Dan diujung dari lapangan tersebut segera dibangun monument patung Bupati Pertama Rote Ndao Alm. Kristian Dillak,SH,” jelas Bupati Paulina.

Lanjut Bupati Paulina, penyelenggaran event-event olahraga tersebut dinilai bermanfaat untuk mengembangkan pariwisata daerah ini serta mampu meningkatkan ekonomi kerakyatan bagi masyarakat agar tetap sejahtera. Juga dalam rangka memeriahkan hari jadi Kabupaten Rote Ndao yang ke 20 tahun ini.
“ Setiap pertandingan harus menjunjung sportifitas. Jaga supaya tidak ada sikut menyikut. Bukan Soal menang atau kalah tapi kita sama-sama punya kesepakatan untuk merayakan ulang tahun Rote Ndao ke 20 yang kita cintai bersama,” ungkap Bupati Paulina.

Bupati Paulina menambahkan, sejumlah event olahraga futsal dan pacuan kuda yang diselenggaraan tersebut menjadi bagian dalam memeriahkan hari jadi Kabupaten Rote Ndao yang ke 20. Dahulu kuda dipakai untuk melancarkan semua pekerjaan dan juga meningkatkan perekonomian masyarakat. Dan kini ternak ini terus dipelihara dengan baik supaya pada event seperti ini bisa turut mengambil bagian.
“ Pemerintah punya program dan tahun ini ada juga kegiatan pacuan kuda dalam rangka HUT RI ke 77. Harapannya bahwa Asosiasi Pordasi harus ditinjau kembali supaya menjadi dasar hukum bagi kami pemerintah agar kami juga bisa melihat dan memberikan bantuan bibit kuda yang baik kepada yang berminat untuk pelihara kuda. Supaya ternak kuda kita bisa lebih baik dari sekarang,” harap Bupati Paulina.

Ia juga berpesan untuk menjunjung rasa persaudaraan dan damai sejahtera dalam mengawali dan akhiri setiap pertandingan. Semua pihak termasuk pemerintah perlu berkomunikasi dengan masyarakat, tetap membutuhkan perhatian dan dukungan dari masyarakat. Apapun jika dikomunikasikan dengan baik tentu akan jadi suatu keputusan yang baik pula.
“ Kita boleh berbeda tapi di dalam Tuhan kita bersaudara. Kita juga menjaga kebersihan dan keamanan. Selamat bertanding semoga sukses. Tapi akhiri dengan damai dan sejahtera untuk kita bersama. Rote Ndao ada ditangan kita. Untuk memajukan Rote Ndao tidak hanya ada dipemerintah tetapi ada di tangan kita semua,” tutup Bupati Paulina.

Empat event olahraga diatas dibuka Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE secara berurutan. Pertandingan Futsal Blok M Cup dibuka Bupati Paulina pada selasa (21/06/2022), Turnamen Tenis Meja Smash and Drugs pada rabu (22/06/2022) serta Pertandingan Futsal Antar Instansi Pemerintah dan Pertandingan Pacuan Kuda PSI Cup Tahun 2022 pada kamis (23/06/2022).

Bupati Paulina didampingi Wakil Bupati Stefanus M. Saek,SE,M.Si, Sekretaris Daerah Drs. Jonas M. Selly,MM, Forkompimda kabupaten Rote Ndao serta pimpinan perangkat daerah lingkup pemkab Rote Ndao.(DKISP)