Liga-Desa-Rote-Ndao-16072018

112 Tim di Rote Ndao Ikut BNI Liga Desa 2018

Baa’- BNI Liga Desa 2018 secara resmi telah dibuka di lapangan bola kaki Holoama, Lobalain, Senin (16/7) petang.  Ajang yang diikuti 112 tim dari berbagai desa di Rote Ndao itu dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rote Ndao, Jonas M. Selly.

Dalam  sambutan Bupati Rote Ndao yang di wakili oleh Sekretaris Daerah tersebut mengatakan  bahwa olahraga sangat penting untuk kesehatan dan  pengembangan sportivitas dalam rangka menuju kemajuan Note Ndao yang menghasilkan bibit di kancah daerah, Nasional dan Internasional.

Sementara itu, Ketua Panitia Liga Desa Handryans Bessie mengatakan bahwa Liga Desa ini merupakan salah satu program Kementerian Desa melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Rote Ndao dalam meningkatkan minat olahraga masyarakat dan mencari bibit-bibit baru.

“ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mencari bibit-bibit sepak bola di daerah,” Ujar Handryans.

Lanjut Handryans, Liga Desa berlangsung mulai 16 Juli  hingga 20 Oktober 2018, diikuti 112 tim (desa) yang berasal dari 10 Kecamatan di Rote Ndao.

“semoga melalui Liga Desa ini, bisa melahirkan bibit sepakbola Rote Ndao yang berkualitas ke depannya” Harapnya. (*/dina_dinf_rn/r01)

Hani-2018-BNNK-Rote-Ndao

Ajak Masyarakat Perang Melawan Narkoba

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2018, acara tersebut berlangsung di Lapangan Bola Kaki Ba’a, Kamis (12/7/2018) sore.

United Nations Office Drugs and Crimes (UNODC) dalam HANI 2018 ini mengangkat tema, “Listen First, Listening to Children and Youth is the First Step to Help Them grow Healthy and Save.” Sementara itu, di Indonesia, HANI 2018 mengangkat tema, “Menyatukan dan Menggerakan Seluruh Kekuatan Bangsa dalam Perang Melawan Narkoba, untuk Mewujudkan Masyarakat Indonesia yang Sehat tanpa Narkoba.”

Kepala BNNK Rote Ndao Kompol Lino Do Rosario Pereira, SH mengatakan peringatan HANI 2018 dijadikan sebagai momen pemberantasan narkotika di Indonesia.

“peringatan ini memiliki makna keprihatinan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” ujar Kepala BNN Kabupaten Rote Ndao, Kamis (12/7/2018).

Kompol Lino Do Rosario Pereira mengajak seluruh komponen masyarakat maupun elemen bangsa untuk bergerak secara aktif, melawan dan perangi bahaya Narkoba. Menurutnya, kejahatan narkotika merupakan kejahatan luar biasa, yang harus diatasi secara serius.

Sementara itu Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Rote Ndao, Ir Untung Harjito membacakan sambutan tertulis dari Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Indonesia Jendral (Purn) Wiranto mengatakan narkotika merupakan kejahatan luar biasa yang harus disikapi secara serius. Jika tidak, maka dapat digunakan sebagai senjata dalam proxy war dan mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“kita harus menyatukan dan menggerakkan bangsa dengan perang melawan narkoba untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan tentunya bebas dari narkoba,” katanya.

Perwakilan instansi pemerintahan dan swasta turut serta kegiatan anti narkotika ini, di antaranya aparat keamanan, ASN, pelajar, mahasiswa, LSM, pegiat antinarkoba, dan perwakilan masyarakat. HANI ini di meriahkan oleh Paduan suara Glorify, beberapa artis lokal NTT, Dancer Cilik BNN yang menghibur para tamu undangan. (dina_dkinf/r01)

bupati-rote-hut-rote-16

RSUD Ba’a Punya 5 Dokter Spesialis

Pemkab Rote Ndao dalam masa kepemimpinan Bupati Drs. Leonard Haning, MM terus membenahi pelayanan kesehatan guna memberikan pelayanan kesehatan yang prima kepada masyarakat.

Saat ini sudah ada lima dokter spesialis yaitu spesialis anak, spesialis bedah, spesialis kandungan, spesialis penyakit dalam dan spesialis anestesi di RSUD Ba’a.

Dengan kehadiran dokter spesialis diharapkan dapat meminimalisir rujukan pasien dari RSUD Ba’a.

“Pemda juga telah membiayai puluhan anak daerah untuk sekolah dokter. Target kita lima tahun kedepan setiap Puskesmas telah dilayani tiga tenaga dokter,” ungkap Bupati saat Upacara Peringatan Hari Jadi Ke 16 Kabupaten Rote Ndao di Alun-Alun rumah jabatan Bupati, Sanggaoen, Lobalain, Senin (2/07/2018).

Dengan adanya kerjasama antara Pemkab Rote Ndao dengan Kementerian Kesehatan RI untuk menempatkan dokter di kabupaten Rote Ndao tentunya dapat meningkatkan pelayanan kesehatan guna memberikan kepuasan kepada masyarakat. (*/dina/kominfostatper_rn/cha)

upacara-hut-16-rote

Upacara Peringatan Hari Jadi Rote Ndao ke-16, Ini Pesan Bupati

Baa,- Bupati Rote Ndao Drs. Leonard Haning, MM bersama Forkopimda dan jajaran mengikuti Upacara Peringatan Hari Jadi Ke 16 Kabupaten Rote Ndao di Alun-Alun rumah jabatan Bupati, Sanggaoen, Lobalain, Senin (2/07/2018).

Bupati Rote Ndao yang juga sebagai Inpektur Upacara mengingatkan akan sejarah, bahwa Rote Ndao telah melewati berbagai masa dalam catatan penting sejarah. Ia juga mengajak masyarakat agar momentum Hari Ulang Tahun Rote Ndao ke- 16, 02 Juli 2018 kiranya dapat mempersatukan dan mempererat kembali hubungan  seluruh masyarakat Rote Ndao pasca pilkada 27 Juni 2018.

 “dikesempatan ini saya mengajak seluruh masyarakat  untuk kembali bersatu, bersama-sama  dalam suasana damai,” kata Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning, MM.

Bupati juga meminta mayarakat untuk mendukung siapapun yang terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih yang ditetapkan oleh KPU pada tanggal 05 Juli 2018 mendatang karena paket pasangan calon itulah merupakan pilihan rakyat.

” Mari kita dukung paslon terpilih karena itu hasil pilihan rakyat,” tambah Bupati Haning.

Rangkaian upacara dilanjutkan dengan ibadah syukuran di aula rumah jabatan Bupati Rote Ndao dan pelaksanakan lomba kebalai, tarik tambang serta lomba kuda hias di lapangan Desa Holoama. (*/dina/kominfostatper_rn/cha)

Menteri-Kominfo-di-Rote

Sekolah dan Puskesmas di Rote Bakal Dilengkapi dengan Fasilitas Internet

Baa,- Kementerian Komunikasi dan Informatika berkomitmen untuk membangun akses internet untuk sekolah dan puskesmas di Rote Ndao. Hal tersebut disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara di Ba’a, Jumat (22/06/2018), saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Rote Ndao.

Rudiantara  mengatakan kemajuan bangsa ditentukan oleh sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan yang meguasai teknologi informasi, karena itu pemerintah fokus pada penyediaan akses internet di sekolah-sekolah dan sarana kesehatan seperti puskesmas.

“target kita kedepan seluruh sekolah dan puskesmas sudah memiliki fasilitas internet,” Katanya.

Menteri Rudiantara mengakatakan Kabupaten Rote Ndao saat ini sementara dibangun 5 buah BTS (Base Transceiver Station) diharapkan selesai dalam tahun ini.

“silahkan pak Bupati resmikan” kata Rudiantara.

Sementara itu, Bupati Rote Ndao Drs. Leonard Haning, MM., mengatakan dengan tersedianya internet maka informasi akan menjadi murah dan mudah.

Lanjutnya, kunjungan menteri Komunikasi dan Informatika merupakan kebahagiaan tersendiri, hal ini dikarenakan diujung masa  kepemimpinan dirinya sebagai Bupati Rote Ndao dua periode,  Rote Ndao mendapat kado fasilitas informasi yang dibangun ditiga titik yakni SMP Negeri 4 Rote Barat Laut, SMP Satap Oeoko dan di  Puskesmas Ndao Nuse. (*/dina/kominfostatper_rn)

kominfo-kunjungi-rote-ndao-220618

Merdekakan Warga Indonesia Timur dari Internet dengan Palapa Ring dan Satelit

Rote Ndao, Kominfo – Komitmen Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla untuk memastikan pemerataan pembangunan infrastruktur termasuk telekomunikasi akan segera terwujud untuk kawasan Indonesia Timur.

“Bicara soal komunikasi, sudah puluhan tahun Indonesia merdeka. Namun baru saat ini sarana kita berkomunikasi dibangun, pemerintah melakukan pembangunan secara besar-besaran. Indonesia merdeka dari penjajah sudah mau 73 Tahun tapi kita belum merdeka dari internet. Itu artinya belum semua masyarakat Indonesia bisa memanfaatkan internet,” jelas Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dalam kunjungan kerja di Kec. Rote Tengah, Kab. Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, Jumat (22/06/2018).

Menteri Kominfo menjelaskan visi Pemerintah untuk memerdekakan dari internet sebagai upaya menghubungkan seluruh Indonesia. “Saya janji, 2019 harus sudah saling terhubung dengan jalan tol ini, yang tadi kata Bapak/Ibu dibangun pada tahun 2015, menghubungkan Boni Medan dengan Samurai ya. Yang saling berhubungan itu dan membentuk cincin atau ring. Itulah cara pola pikir pemerintah juga visi pak Jokowi dalam memerdekan Indonesia dari internet,” jelasnya.

Tak hanya untuk pemerataan akses, lebih dari itu Menteri Rudiantara memastikan agar masyarakat Indonesia bagian Timur dapat memanfaatkan internet cepat seperti kawasan Indonesia bagian Barat. 

“Bukan kecepatan saja yang lama tapi harga yang harus dibayarkan lebih mahal dibandingkan dengan penduduk di jawa. Ini yang menurut Pemerintah Jokowi harus di-upgrade. Bapak Jokowi ini banyak memperhatikan pembangunan, seperti infrastruktur dari mulai jalan tol lalu lalu bandara juga telekomunikasi,” tandasnya.

Menteri Kominfo menyatakan pemerintah dengan kebijakan keberpihakan akan membangun akses internet untuk seluruh warga negara di Indonesia. “Pemerintah membuat kebijakan keberpihakan yakni di daerah non komersil atau 3T kita bangun yang prioritasnya adalah pendidikan. Sejauh ini ada 2700 titik akses internet khususnya sekolah. Dari total 226 ribu sekolah baik SMP dan SMA ada 80 ribu lebih yang belum terhubung,” jelasnya.

Guna memastikan internet cepat bisa diakses, Menteri Rudiantara menyebut akan menggunakan satelit telekomunikasi dengan teknologi baru. “Nah, dari kami Kominfo bersama BAKTI menyiapkan satelit terbaru yang diperkirakan selesai akhir tahun (2018) atau awal tahun (2019) selesai dan segera diluncurkan juga dioperasikan. Sehingga nanti pada tahun 2022 semua sekolah harus bisa mengakses dengan satelit yang baru, dan kecepatannya harus lima kali lebih dari yang sekarang,” jelasnya.

Pemilihan sektor pendidikan sebagai pengungkit menurut Menteri Kominfo penting sebagai bagian dari kesiapan menghadapi bonus demografi. “Adik-adik akan jadi usia produktif nanti sama dengan kekuatan ekonomi seluruh negara ASEAN kebayang tidak? Akan sebesar itu, tapi itu teoritis dan tidak bisa berjalan dengan sendirinya, harus didampingi dengan akses internet yang ada di sekolah salah satunya,” jelasnya.

Pemanfaatan akses internet dengan kecepatan tinggi ditegaskan oleh Menteri Rudiantara untuk memajukan pendidikan Indonesia.  “Indonesia harus mempunyai daya jual dari yang sekarang, kuncinya adalah penguatan sumberdaya manusia yang saat ini sedang bersekolah. Saya harap ke depannya tidak ada perbedaan, apa yang didapat oleh semua pelajar di indonesia sehingga tidak hanya yang bisa mengakses saja yang bisa memiliki kemampuan,” harapnya.

Menteri Kominfo menargetkan pada Tahun 2020, 20 ribu desa yang saat ini belum tersentuh internet akan bisa terhubung dengan internet. “Jadi nanti kalau mau laporan tidak pakai kertas lagi datang ke kantor, tetapi pakai internet. Ini bukan hanya di Rote Ndao tapi di seluruh Indonesia nanti akan terhubung,” ungkapnya. 

Selain melalui satelit high throughput yang kini sudah memiliki slot orbital, Menteri Rudiantara menjelaskan penyediaan koneksi antardesa juga dibantu oleh Palapa Ring. Palapa Ring dibangun dengan jaringan kabel laut sepanjang 250 kilometer dan lebih dari 1000 kilometer kabel darat, termasuk microwave (gelombang mikro). 

“Nama Palapa Ring sendiri sesuai janji Gajah Mada, pada Sumpah Palapa-nya. Dengan nama Palapa mengambil ruh semangat untuk mempersatukan Indonesia. Itu selesai tahun 2019 dan harus sudah beroperasi,” imbuhnya. 

Ada pula lima menara BTS yang sedang dibangun Kementerian Kominfo untuk memastikan bisa dimanfaatkan masyarakat. “Saya persembahkan lima BTS ini untuk masyarakat di Rote Ndao. Pemerintah pusat tidak meminta anggaran dari APBD tapi yang saya minta adalah permudahkan soal perizinan. Silakan APBD dikelola untuk masyarakat. Saya pastikan pembangunan ini tidak akan berhenti,” jelas Menteri Kominfo.

Menteri Rudiantara menjelaskan, pembangunan BTS dilakukan pada titik tertentu yang dianggap strategis tanpa menunggu Palapa Ring jadi. “Khususnya sekolah sampai saat ini dari 2015 ada 2700-an internet yang sudah kami bangun,” jelasnya. (kemenkominfo)

kunker-bupati-desa-oebatu-080618

Kunker di desa Oebatu, Bupati Haning Serap Aspirasi.

Baa,- Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning, MM., beserta jajaran Pemkab Rote Ndao mengelar kunjungan kerja (kunker) ke dusun Desa Oebatu Kecamatan Rote Barat Daya, Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, Jumat (08/06/2018).

Tujuan kunjungan untuk melihat langsung proses pembangunan didesa baik yang didanai dari APBD dan juga APBN, selain itu, Bupati  Tatap muka langsung untuk mendengarkan harapan dari masyarakat  desa oebatu,Kecamatan Rote Barat Daya

“Disini  apa yang di perlukan oleh masyarakat,saya tidak akan bicara lagi saya hanya ingin mendengar keluhan tua -tua disini  silahkan menyampaikan isi hati dan saya disini siap mendengarkan dan memberikan jalan keluar, Kata bupati Leonard Haning

Pantauan media ini, Ada 5 orang masyarakat yang menyampaikan isi hati dan masyarakat meminta mesin air, traktor, anak babi,anak sapi, bibit sayur,bawang dan kacang -kacangan dan meminta dibangun embung.

Bupati Rote Ndao menyetujui untuk di berikan bantuan motor air,1 traktor, bibit sayur,kacang dan bawang yang langsung diberikan oleh kepala dinas pertanian dan anak babi yang lain nya akan segera di berikan, Sedangkan untuk embung  Bupati berjanji akan di tindak lanjuti tahun depan.

Untuk diketahui,usai kunjungan di Desa Oebatu Bupati sekitar pukul 04 :30 Wita, melanjutkan kegiatan kemasyarakatan pada acara buka puasa bersama di mesjid Al Iklal Ba’a Rote Ndao.

Tampak dalam kunjungan kerja turut hadir  Ir Untung Hardjito yang juga menjabata sebagai Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kab. Rote Ndao  dan  Staf Protokoler Kominfo (*/dina_diskominf.)

prog.pemberd.peremp-0806182

Pemda Rote Ndao Dorong Penghapusan Gender

Baa,- Asisten Pemerintahan Dan Kesra Setda Kabupaten Rote Ndao, Ir Untung Hardjito mewakili Bupati Rote Ndao Drs Leonarad Haning, MM membuka kegiatan Rapat Koordinasi Tim Pengelola Program Perberdayaan Perempuan Tingkat Kabupeten Rote Ndao Tahun 2018 bertempat di Aula Videsi, Jumat(8/6/2018) siang.
Peserta yang mengikuti rapat koordinasi tersebut adalah para kapolsek se-kabupaten Rote Ndao, Danramil,camat se-Rote Ndao dan organisasi -organisasi perempuan dan anak .

Sambutan Bupati Rote Ndao yang dibacakan  Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda kabupaten Rote Ndao, Ir Untung Hardjito mengatakan bahwa Tujuan pembangunan nasional adalah untuk mewujutkan suatu masyarakat indonesia yang adil dan makmur dan untuk mewujudkan tujuan nasional tersebut maka pembangunan dilaksanakan disegala bidang termaksud pembangunan menuju kesejateraan gender.
Dikatakannya, beberapa arah kebijakan yang dilakukan Pemda Rote Ndao meliputi, mendorong dan fasilitasi upaya penghapusan kesenjangan gender yang mengakibatkan terjadinya kemiskinan dan pemiskinan perempuan lebih parah daripada laki-laki, serta menjamin penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak-hak dasar perempuan sama dengan laki-laki, peningkatan dan perluasan jaringan usaha
Dalam kesempatan itu pula, Ir Untung Hardjito mewakili Bupati Rote Ndao menyampaikan  materi mengenai kebijakan pemerintah dalam pelaksanaan pengarusutamaan gender dan hak anak di kabupaten Rote Ndao
Kegiatan pengelola program pemberdayaan perempuan tingkat kabupaten Rote Ndao yang menjadi pemateri  Asisten pemerintahan dan Kesra Setda kabupaten Rote Ndao, Ir Untung Hardjito tentang kebijakan pemerintah terhadap pemberdayaan perempuan dan anak.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempauan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Pendudukan dan Keluarga Berencana Kabupaten Rote Ndao  Daud Daniel Bessie, S.Pd menyampaikan materi tentang Evaluasi pelaksanaan program perberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Dikatakan Daniel,permasalahan perempuan dan anak tidak bisa dilihat dengan biasa- biasa saja, salah satunya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak terus menurun berkat kerjasama lintas sector.
Dari data kekerasan terhadap perempuan dan anak ( sumber P2TP2A, Polres dan Polsek) sbb : Tahun 2015 : P = 47  A = 35, Tahun 2016: P = 34. A = 35,Tahun 2017 : P = 25   A = 20,Tahun 2018 : P = 11 A = 18.
Dikatakannya, tahun 2018  sejak Jan-Mei dinasnya Dinas Pemberdayaan Perempauan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Pendudukan dan Keluarga Berencana  mengambil strategi untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui Optimalisasi Pengarusutamaan Gender  (PUG) dan PUHA bekerjasama & sinergitas lintas sektor demi menyatukan bersama melalui rakor TPA. (*/dina/kominfostatper_rn)
BBGRM-Pantai-Baru-300518

Bupati: BBGRM Tingkatkan Semangat Gotong-Royong

Pantai Baru,- Bupati Rote Ndao Leonard Haning canangkan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tingkat Kabupaten Rote Ndao Ke-15 Tahun 2018, Hari kesatuan gerak (HKG) PKK Ke-46, hari Keluarga Nasional (Harga) Ke – 25 dan Gelar teknologi tepat guna (TTG) Ke -4 di Desa Ofalangga Kecamatan Pantai Baru, Kamis (31/5/2018).

Kegiatan BBGRM dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (PMD) Kabupaten Rote Ndao.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Rote ndao Jermia A. J. Messakh dalam laporannya menyebutkan bahwa tujuan dan sasaran kegiatan ini yaitu nilai gotong royong yang berkembang dalam kehidupan bermasyarakat yang sejalan dengan perkembangan teknologi.

“perlu dilestarikan kembali dengan partisipasi aktif masyarakat melalui penyelenggaraan BBGRM, HKG, PKK dan HARGA,” katanya.

Sementara itu, Bupati Rote Ndao Drs. Leonard Haning, MM., dalam arahannya mengatakan pelaksanaan BBGRM guna tingkatkan semangat gotong-royong masyarakat di pedesaan.

“pencanangan bulan bakti gotong royong yang dilaksanakan ini semata-mata hanya mengingat kembali kepada kita tentang nilai luhur yang ada selama ini jangan sampai terkikis karena hidup individualisme, dalam perkembangan pembangunan jangan sampai dinamika pembangunan lebih cepat yang mengakibatkan terkikisnya nilai-nilai gotong royong,” kata Leonard.

Bupati juga menegaskan kepada para camat agar selalu pro aktif dalam mendorong program dan kinerja tim penggerak PKK tingkat kecamatan, Desa/Kelurahan agar dapat berperan secara optimal dalam kesehatan dan pendidikan serta ekonomi di Desa/ Kelurahan.

Dalam acara tersebut juga dirangkaikan dengan kegiatan lainnya seperti bantuan bedah rumah untuk keluarga Martinus Sodakain, peletakan batu pertama di kantor desa Ofalangga, peresmian jalan baru ofalangga dengan penanda tanganan prasasti. (*/dina/kominfostatper_rn)