bupati panen raya 3

Bupati Rote Ndao Hadiri Panen Raya Padi di Desa Kolobolon

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu didampingi Wakil Bupati, Dandim 1627 Rote Ndao, Asisten l dan ll serta beberapa Kepala OPD menghadiri panen raya padi bersama 9 Kelompok Tani di Desa Kolobolon Kec.Lobalain, Kamis,22/03/2021.

Diketahui bahwa potensi padi di Desa Kolobolon cukup baik setiap tahunnya yakni mencapai 4,1 ton yang dihasilkan dari 277 Ha sawah tadahan dan 21 Ha sawah irigasi sederhana yang digarap bersama oleh 306 anggota kelompok.

Dalam dialog bersama Bupati, sejumlah petani berkesempatan menyampaikan bahwa mereka memerlukan mesin air dan hand traktor yang langsung mendapat jawaban Bupati lewat Dinas Pertanian Kabupaten Rote Ndao berupa 10 unit mesin air dan 2 unit hand traktor.

Kegiatan panen raya padi ini ditandai dengan melakukan panen padi secara simbolis oleh Bupati dan FORKOPIMDA di lahan seluas 298 Ha.(dkisp)

lantamal 02

Lantamal VII Kupang dan Satgas BUMN NTT Menyerahkan Bantuan untuk Korban Seroja di Rote Ndao

Lantamal Vll Kupang menyalurkan berbagai macam bantuan kepada warga Kabupaten Rote Ndao yang mengalami dampak badai seroja, Kamis, 22/04/2021.
Tiba di pelabuhan Ba’a dengan menggunakan kapal KRI ESCOLAR rombongan Lantamal Vll Kupang disambut langsung oleh Bupati Rote Ndao, Wakil Bupati, Forkopimda, Sekda, Asisten l dan ll.

Bantuan yang diserahkan berasal dari Lantamal VII Kupang, dari Kesehatan Lantamal VII serta ada juga dari Satgas BUMN NTT yang diserahkan langsung oleh Wadan Lantamal Vll Kolonel Marinir Djentaju Suprihandoko.

 

 

Disela penyerahan bantuan, Wadan Lantamal Vll Kupang mengatakan sebanyak 4 ton sembako ini akan disalurkan kepada warga yang terkena dampak badai seroja di Kabupaten Rote Ndao.

Adapun bantuan yang didistribusikan oleh Lantamal VII diantaranya : 1 unit genset, 2 ton beras @ 10 Kg, 40 dos mie instan, 500 bh selimut.
Bantuan dari Kesehatan Lantamal VII berupa 50 botol Handsanitizer, 100 set masker, 2000 pcs alat Rapid Test.

Sedangkan dari Satgas BUMN NTT bantuannya berupa 10 Kg beras sebanyak 15 karung, 40 dos mie instan, 70 dos air mineral, sepaket obat-obatan seperti Vitamin C, Bodrex, Minyak Kayu Putih, juga 9 koli tenda, pampers, pembalut wanita, masker, sabun dan pasta gigi, ultra milk dan kopi Tugu Buaya, 2 dos gula pasir, serta 1 dos selimut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Danlantamal Vll Kupang yang sudah bersedia untuk datang langsung ke Rote melihat secara dekat bagaimana penderitaan masyarakat di Rote ini” kata Bupati Paulina Haning-Bullu usai menerima penyerahan bantuan tersebut..

Bupati juga mengatakan akan penyaluran bantuan tersebut akan dilakukan sesuai dengan mekanismenya sehingga benar-benar menyentuh masyarakat yang sangat membutuhkan.

Rombongan Lantamal VII kembali bertolak ke Kupang bersama KRI ESCOLAR setelah selesai melakukan penyerahan bantuan.(dkisp)

pukuafu-19-04-21

Bupati Rote Ndao Meninjau Korban Bencana Seroja di Desa Pukuafu

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE  melakukan peninjauan korban bencana seroja sekaligus menyerahkan sejumlah bantuan di Desa Pukuafu, Kecamatan Landu Leko, Kabupaten Rote Ndao, Senin, 19/04/2021.

Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada masyarakat yang terkena bencana bertempat di halaman Kantor Desa Pukuafu.

Adapun bantuan yang disalurkan berupa 250 paket sembako yang terdiri dari 5kg beras, 1 kg gula pasir, 1 ltr minyak goreng, 1 pak daun teh, 1 renteng susu dancow, 5 pcs mi instan. Selain itu juga diberikan sejumlah bantuan tambahan berupa 50 lembar selimut BNPB, 60 lembar matras BNPB, masker dewasa+anak, 4 dos pampers bayi, 20 dos air mineral gelas serta 20 dos air mineral kemasan 1,5 liter.

Menurut data yang dilaporkan di Desa Pukuafu terdapat sejumlah kerusakan rumah-rumah warga yaitu 1 rumah rusak berat, 5 rusak sedang dan 56 lainnya mengalami rusak ringan sehingga total kerusakan rumah di Desa Pukuafu adalah 64 rumah.

Disela penyerahan bantuan tersebut Bupati menyampaikan bahwa badai seroja terjadi atas ijin Tuhan tapi pasti Tuhan akan ambil alih lewat pemerintah untuk membangun kembali rumah-rumah yang rusak.

Bupati menyebutkan bahwa untuk rumah yang rusak berat pemerintah akan memberikan bantuan sejumlah 50juta rupiah, 25juta rupiah untuk rumah rusak sedang dan 10juta rupiah untuk rumah yang rusak ringan.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan bagi masyarakat yang sudah memperbaiki sendiri rumahnya boleh menyiapkan nota-nota pengeluaran untuk dilaporkan ke pemerintah sehingga bisa diganti kembali uangnya.

Saat penyerahan bantuan Bupati didampingi oleh Wakil Danlanal P.Rote, Assisten II Setda Rote Ndao, Kapolsek Rote Timur, Kadis PMD, hadir juga Camat Rote Timur, Kepala Desa Pukuafu bersama perangkat desa setempat.(dkisp)

vbl-kuli-aisele

Gubernur VBL Kunjungi Korban Seroja di Desa Kuli Aisele

Gubernur NTT Victor Bungtilu Laiskodat didampingi Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu, Wakil Bupati Stefanus Saek, Dandim 1627 Rote Ndao Educ Permadi, melakukan kunjungan dan tatap muka langsung sekaligus menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat korban bencana Badai Siklon Tropis Seroja di Desa Kuli Aisele, Dusun Istua, Kec. Lobalaian, Jumad 16/04/2021 pada pukul 12.00 Wita.

Dalam bincang-bincangnya bersama masyarakat Gubernur VBL menyampaikan bahwa walaupun Rote Ndao mengalami banyak kehilangan harta benda tapi tidak sampai kehilangan korban jiwa, dan pemerintah sudah berkomitmen untuk mengganti kerugian masyarakat yang kehilangan harta benda.

”Masukkan data-data yang benar, jangan yang palsu karena nanti dari BNPB akan melakukan evaluasi untuk bisa menentukan klasifikasi jenis kerusakan, ”ujar Gubernur NTT.

”Terhadap kesulitan masyarakat terkait kebutuhan traktor untuk pengolahan kembali sawah-sawah yang rusak tidak usah disampaikan ke pusat tapi cukup ditangani oleh pihak provinsi secepatnya sehingga masyarakat bisa menanam kembali, ”sambungnya.

Adapun bantuan-bantuan dari Gubernur NTT kepada masyarakat yaitu berupa 38 lembar tikar, 38 helai selimut BNPB, 78 paket sembako, 20 buah kasur BNPB dan 1 unit genset.

Yang ikut hadir pada kunjungan tersebut antara lain Dirut BNPB Pusat bersama Tim Pendataan, Asisten I dan II, beberapa Kepala OPD dan Camat Lobalain, Kepala Desa Kuli Aisele bersama perangkat desa. (dksip)

kuli-aisele-120421

Bayi 9 Bulan Berlindung di Balik Pagar Batu Agar Bisa Selamat Dari Badari Seroja

Salah satu korban yang selamat dari keganasan bencana Badai Siklon Tropis 99s atau Seroja yang selamat adalah bayi 9 bulan yang dilindungi oleh ayahnya Ayub Tasilima dibalik pagar batu. Ayub mengisahkan bahwa saat kejadian dia dan keluarganya keluar rumah lalu bersembunyi dibalik pagar batu sambil menggendong anaknya yang baru berusia sembilan bulan.

“ia kami takut dan keluar sembunyi di pagar, waktu itu hujan angin dan saya gendong anak bungsu saya baru berusia sembilan bulan, syukurlah sampai saat ini kondisi anak saya aman”ujar Ayub.

Ayub Tasilima adalah merupakan salah satu korban selamat bersama keluarganya dari ancaman Badai Siklon Tropis Seroja di Desa Kuli Aisele  kecamatan Lobalain, kabupaten Rote Ndao

Bupati Tinjau Lokasi Bencana

Bupati Rote Ndao, Paulina Haning Bullu,SE didampingi Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus Saek,SE,M.Si, Dandim 1627 Rote Ndao, Letkol Inf Educ Permadi Eko PB turun langsung ke  dua lokasi bancana yaitu di desa Kuli Aisele kecamatan Lobalain dan desa Dolasi kecamatan Rote Barat Daya, Senin, 12/04/2021 untuk menyerahkan bantuan sembako.

Di desa Kuli Aisele sebanyak 32 rumah dan 130 jiwa di lokasi translok yang diterpa badai siklon tropis seroja hingga rata tanah dan juga di desa Dolasi kecamatan Rote Barat Daya sebanyak 180 kepala keluarga yang mengalami kerusakan dan terdapat 41 kepala keluarga yang mengungsi

Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu,SE saat dilokasi bencana mengatakan bahwa pemerintah pasti ambil alih rumah-rumah yang susak ini, tetapi masyarakat juga harus bersabar.

Pada kunjungan tersebut Bupati bersama rombongan membawa bantuan berupa beras dan mie instan bagi keluarga yang sementara ini mengungsi. Bupati juga berpesan agar kepala desa setempat harus mendata korban bencana dengan baik.

Selepas dari desa Kuli Aisele, Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu dan rombongan menuju Desa Dolasi dengan misi yang sama dan mengunjungi salah satu korban bencana di Dusun Danggoen Desa Dolasi bernama Erika Putri Adu, umur 35 tahun yang mengalami patah kaki kiri akibat tertimpah reruntuhan bangunan sehingga pada kesempatan itu Bupati mengatakan bahwa untuk memudahkannya dalam perawatan dirinya akan mengutus tim medis khusus untuk menangani korban dirumahnya.

Di desa Dolasi kecamatan Rote Barat Daya sebanyak 180 kepala keluarga yang rumahnya  mengalami kerusakan, dan 41 kepala keluarga diantaranya untuk sementara mengungsi di rumah tetangganya. (dkisp)

11

Berikut Data Sementara Hasil Rekapan Akibat Badai Seroja

Dalam rilis laporan Satuan Tugas Penanganan Bencana Alam Kabupaten Rote Ndao pada Minggu, 11 April 2021 malam yang ditandatangani oleh Ketua Pelaksana Drs. Jonas M. Selly,MM melaporkan bahwa akibat terjadinya Badai Siklon Tropis 99s yang disebut SEROJA yang disertai dengan intensitas hujan yang sangat tinggi pada 11 Kecamatan (112 Desa dan 7 Kelurahan) dan menyebabkan terjadinya  kerusakan dan kerugian yang sangat besar serta akibat Cuaca Ekstrim (Angin Puting Beliung), Gelombang ekstrim (Banjir ROB), Banjir dan Longsor pada tanggal 4-5 April 2021 lalu sehingga Satgas Penanganan Bencana Alam Kabupaten Rote Ndao telah bekerja keras untuk melakukan pendataan baik korban maupun kerusakan infrastruktur

Data sampai saat ini yang mengalami luka berat berjumlah 9 orang, dan luka ringan 5 orang sedangkan untuk warga yang mengungsi di kecamatan Rote Timur berjumlah 697 jiwa, kecamatan Lobalain berjumlah 520 jiwa, kecamatan Rote Barat Laut berjumlah 247 jiwa, kecamatan Rote Barat Daya berjumlah 99 jiwa, kecamatan Rote Barat berjumlah 10 jiwa sehingga total pengungsi berjumlah 1.573 jiwa.

Untuk rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan berat berjumlah 1.112 unit, rusak sedang berjumlah 1.335 unit, rusak ringan berjumlah 3.246 unit, sedangkan untuk fasilitas sosial dan fasilitas umum yang mengalami rusak berat berjumlah 31 unit, rusak sedang berjumlah 63 unit,  rusak ringan berjumlah 11 unit.

Untuk sektor ekonomi produktif yang mengalami kerusakan yaitu pada sektor pertanian berupah sawah sebanyak 1.327,79 ha, kebun 137,36 ha, pada sektor perikanan yaitu perahu nelayan yang mengalami rusak berat berjumlah 49 unit, rusak sedang 88 unit, alat tangkap ikan yang mengalami kerusakan berat sebanyak 16 unit sedangkan rumput laut yang rusak sebanyak 5.792,51 meter.

Sedangkan untuk prakiraan kerugian masih dalam perhitungan tim teknis namun diperkirakan kerugian akibat bencana alam cuaca ekstrim, gelombang ekstrim, banjir dan longsor di Kabupaten Rote Ndao mencapai miliaran rupiah.

Sampai saat ini tim Satgas Penanganan Bencana Alamkabupaten Rote Ndao  masih terus melakukan  pendropingan obat-obatan,  bahan makanan dan sembako kepada warga yang terdampak bencana Badai Siklon Tropis termasuk masyarakat yang berada di lima pulau kecil.(dkisp)

10042021-seroja-rote

Saat ini Terdapat 7 Titik Lokasi Pengungsian di Kabupaten Rote Ndao

 

Kepala BPBD Kabupaten Rote Ndao, Diksel Haning dalam laporannya per Sabtu, 10/4/2021 malam mengatakan bahwa  akibat Badai Siklon Tropis 99s atau yang disebut Seroja yang menerpa  kabupaten Rote Ndao di 11 kecamatan dan 112 desa serta 7 kelurahan  yang dimulai dari tanggal 2 s/d 5  April 2021 yang menyebapkan kerusakan dan kerugian yang sangat besar yang menyebabkan banyak warga yang mengungsi akibat diterjang badai

Hingga saat ini terdapat 7 titik lokasi pengungsian di Kabupaten Rote Ndao yaitu di Desa Oelasin, Kecamatan Rote Barat Daya berjumlah 75 jiwa, Desa Daudolu, Kecamatan Rote Barat Laut berjumlah 30 jiwa, desa Lidor kecamatan Rote Barat Laut berjumlah 42 jiwa,  desa Boni Kecamatan Loaholu berjumlah 1 jiwa,  desa Oenitas kecamatan Rote Barat berjumlah 10 jiwa, Desa Faifua Kecamatan Rote Timur berjumlah 94 jiwa, desa Batefalu kecamatan Rote Timur berjumlah 21 jiwa, Kelurahan Namodale, Kecamatan Lobalain berjumlah 70 jiwa, Desa Kuli Kecamatan Lobalain berjumlah 250 jiwa, Desa Landu Kecamatan Rote Barat Daya berjumlah 24 jiwa, desa Dolasi kecamatan Rote Barat Daya berjumlah 63 jiwa sehingga untuk pengungsi dari awal badai berjumlah 1497 jiwa.

Sampai saat ini terdapat 772 jiwa telah pulang kerumahnya masing-masing yang tersebar di desa Papela Kecamatan Rote Timur dan desa Bebalain kecamatan Lobalain sehingga saat ini jumlah pengungsi yang masih bertahan di tempat pengungsian sebanyak 725 jiwa.

Upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan BPBD adalah berupa pendistribusian obat-obatan dan logistik  ke titik-titik berdampak bencana Badai Siklon Tropis 99s dan juga melakukan pendataan kerusakan infrastruktur.

Sehingga sampai saat malam ini data  kerusakan rumah-rumah  penduduk, fasilitas pendidikan dan kesehatan, sesuai dengan data sementara  adalah rumah penduduk yang mengalami rusak berat berjumlah 635 unit, rusak sedang 736 unit, rusak ringan     1.523 unit, untuk fasilitas pendidikan rusak berat  11 unit, rusak sedang  6 unit, rusak ringan   8 unit sedangkan untuk fasilitas kesehatan yang mengalami  rusak berat  7 unit, rusak sedang  13 unit, rusak ringan 3 unit

Hari ini Sabtu, 9/4/2021, pemerintah kabupaten Rote Ndao dan BPBD telah mendrop bantuan beras dan paket sembako bagi warga terdampak bencana di tempat pengsian sebanyak 32 kk / 115 jiwa, terbagi dalam 3 titik yaitu desa Faifua  mendapat bantuan berupa  beras 200 kg dan 99 paket, desa Matanae mendapat 100 kg beras dan desa Batefalu mendapat 150 kg beras dan 10 paket sembako

Masalah dan kendala yang dihadapi oleh tim adalah pendataan di dua desa yaitu desa Tenalain dan desa Pukuafu kecamatan Landu Leko belum dilaksanakan karena masih kesulitan pada akses transportasi dan untuk BBM di pulau Rote saat ini sudah menipis karena dermaga penyebrangan di Baa dan Kupang mengalami kerusakan akibat badai Seroja dan Kapal pengangkut BBM juga saat ini mengalami karam.

Untuk kondisi cuaca saat di kabupaten Rote Ndao sudah relatif membaik atau sudah cerah, untuk jaringan listrik saat ini sudah 3 kecamatan yang sudah teraliri aliran listrik sedangkan untuk jaringan telekomunikasi Telkomsel telah dapat diakses pada 4 kecamatan namun sinyak belum stabil.

Saat ini bantuan dari masyarakat, Yayasan dan NGO masih terus berdatangan untuk memenuhi kebutuhan pasca bencana Badai Tropis Seroja. (posko_sanggu-anin)

data-pengungsi-seroja

PERKEMBANGAN PENANGANAN DARURAT BENCANA BADAI SEROJA

Kepala BPBD Kabupaten Rote Ndao, Diksel Haning dalam laporannya per Jumat, 9/4/21 malam mengatakan bahwa  akibat Badai Siklon Tropis yang mendekat ke Pulau Rote, Kabupaten Rote Ndao,  yang dimulai dari tanggal 2 April 2021 terjadi Gelombang Ekstrim (Banjir ROB dan Abrasi) di Desa Papela Kecamatan Rote Timur sehingga merusak rumah warga di Pesisir Pantai Papela – Tanjung dan menyebabkan 153 Kepala Keluarga yang terdiri dari 672 Jiwa terpaksa diungsikan ketempat yang lebih aman.

Selanjutnya pada tanggal 4 April 2021 terjadi Badai Siklon Tropis 99s yang disebut SEROJA disertai dengan intensitas hujan yang sangat tinggi menerpa Kabupaten Rote Ndao di 11 Kecamatan dan 112 Desa serta 7 Kelurahan sehingga menyebabkan kerusakan dan kerugian yang sangat besar akibat Cuaca Ekstrim (Angin Putting Beliung), Gelombang ekstrim (Banjir ROB), Banjir, Longsor dan Abrasi Pantai.

Sampai dengan kondisi saat ini  tidak ada korban jiwa sedangkan korban luka berat terdapat 3 orang dari desa Dolasi 2 orang dan desa Oebatu 1 orang sedangkan luka ringan 1 orang dari desa Dolasi.

Hingga saat ini terdapat 7 titik lokasi pengungsian di Kabupaten Rote Ndao yaitu di Desa Oelasin, Kecamatan Rote Barat Daya berjumlah 73 jiwa, Desa Daudolu, Kecamatan Rote Barat Laut berjumlah 30 jiwa, Desa Faifua Kecamatan Rote Timur berjumlah 25 jiwa, Kelurahan Namodale, Kecamatan Lobalain berjumlah 70 jiwa, Desa Kuli Kecamatan Lobalain berjumlah 250 jiwa atau 56 kepala keluarga, Desa Landu Kecamatan Rote Barat Daya berjumlah 24 jiwa, desa Boni kecamatan Rote Barat Laut berjumlah 1 jiwa, untuk pengungsian dari awal badai berjumlah 1346 jiwa.

Sampai saat ini terdapat 772 jiwa telah pulang kerumahnya masing-masing yang tersebar di desa Papela Kecamatan Rote Timur dan desa Bebalain kecamatan Lobalain sehingga saat ini jumlah pengungsi yang masih bertahan di tempat pengungsian sebanyak 475 jiwa.

Upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan BPBD adalah berupa pendistribusian obat-obatan dari Dinas Kesehatan Provinsi NTT ke Puskesmas Ndao (kecamatan Ndao Nuse) dan puskesmas Eahun (kecamatan Rote Timur), pendistribusian logistik berupa beras 5,5 ton ke pulau Ndao, beras 2 ton ke pulau Nuse, sembako ke pulau Landu Thie dan Nusamanuk yang berjumlah 43 kepala keluarga),

Lanjut Diksel Haning,  saat ini Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan BPBD masih terus berupaya melakukan pendataan kerusakan infrastruktur dan ditargetkan selesai pada hari ini Sabtu, 10/04.

Hari ini juga pemerintah kabupaten Rote Ndao dan BPBD  mendrop logistik ke desa Matanae, desa Faifua, desa Oesosole dan desa Batefalu

Untuk saat ini masalah dan kendala yang dihadapi oleh tim adalah pendataan di dua desa yaitu desa Tenalain dan desa Pukuafu kecamatan Landu Leko belum dilaksanakan karena masih kesulitan pada akses transportasi dan untuk BBM di pulau Rote saat ini sudah menipis karena dermaga penyebrangan di Baa dan Kupang mengalami kerusakan akibat badai Seroja dan Kapal pengangkut BBM juga saat ini mengalami karam.

Untuk kondisi cuaca saat di kabupaten Rote Ndao sudah relatif membaik atau sudah cerah, untuk jaringan listrik saat ini sudah 3 kecamatan yang sudah teraliri aliran listrik sedangkan untuk jaringan telekomunikasi Telkomsel telah dapat diakses pada 4 kecamatan namun sinyak belum stabil.

Saat ini bantuan dari masyarakat, Yayasan dan NGO masih terus berdatangan untuk memenuhi kebutuhan pasca bencana Badai Tropis Seroja. (posko_sanggu-anin)

foto bantuan ndao 1

BNPB BERSAMA PEMERINTAH KABUPATEN ROTE NDAO SERAHKAN BANTUAN BAGI MASYARAKAT DI PULAU NDAO PASCA BENCANA

Badan Nasional Penangulangan Bencana BNPB bersama Pemerintah Kabupaten Rote Ndao meninjau  dan menyerakan Bantuan kepada korban  Bencana Pasca Siklon Badai Seroja di Pulau Ndao pada Jumat 09 April 2021.

Bantuan yang di berikan berupa Logistik Berupa Sembako obat-obatan dan beras sebanyak 5 Ton bantuan tersebut di angkut mengunakan helicopter milik BNPB Pusat. Bantuan tersebut di serahkan langsung oleh Deputi III Bidang penanganan Darurat BNPB Pusat  Dody Ruswandi dan Bupati Rote Ndao Paulina Haning – Bullu.

Deputi III Bidang penanganan Darurat BNPB Dody Ruswandi ketika di konfirmasi awak media dibandara DC Saudale pada Jumat 09 April 2021 mengatakan peninjauan dan penyerahan bantuan logistik sembako kepada korban bencana yang terdampak siklon badai seroja bertujuan memberikan pendampingan kepada Bupati beserta muspida bagaimana mempercepat penanganan tanggap darurat bencana serta mendukung bantuan berupa fasilitas fasilitas yang belum ada di Rote Ndao Dody Ruswandi juga mengatakan di NTT ada 15 Kabupaten Kota yang terdampak badai Siklon Seroja dan Dody Ruswandi juga menambahkan saat ini sudah dilakukan pendataan bagi korban yang terdampak badai siklon seroja

Deputi III Bidang penanganan Darurat BNPB Dody Ruswandi meninjau dan memberikan bantuan logistik kepada warga yang terdampak siklon badai Seroja di pulau Ndao didampinggi oleh Sekretaris Daerah Provinsi NTT Benediktus Polo Maing dan dari Pemerintah Kabupaten Rote Ndao didampingi oleh Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu/ Wakil Bupati Rote Ndao Stefanus M Saek/Dandim 1627 Rote Ndao Letkol Infantri Educ Permadi dan Sekertaris Daerah Rote Ndao Jonas M Selly.(rri/rudi)

dampak-badai-seroja4

Dampak Badai Siklon Tropis Seroja di Kabupaten Rote Ndao

Ba’a,- Untuk pertama kalinya Kabupaten Rote Ndao mengalami cuaca ekstrim yang dipicu oleh siklon tropis yang terjadi dari tanggal 3 April s/d 5 April 2021 yang meluluhlantakan semuanya.  Bencana ini dipicu oleh Badai Siklon Tropis Seroja atau 99S yang dalam bahasa Rote disebut Sanggu Anin.

Cuaca ekstrim berupa angin puting beliung disertai hujan lebat yang dipicu oleh siklon tropis Seroja atau Sanggu Anin yang melanda Nusa Tenggara Timur khususnya Kabupaten Rote Ndao telah menyebabkan kerusakan infrastruktur fisik umum atau publik, komoditi pertanian, ternak, alat tangkap perikanan, bangunan rumah, dan harta benda penduduk serta pengungsian warga.

Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu,SE di Posko tanggap bencana Sangu Anin yang bertempat di Kantor Bupati Rote Ndao, Kamis, 08/04/2021 siang mengatakan bahwa akibat dari  badai siklon Sanggu Anin yang sudah berlangsung sejak tanggal 3 s.d 5 April 2021 yang menyebabkan berbagai kerusakan di 112 desa dan 7 kelurahan termasuk penduduk di pulau Ndao, Nuse, Nusamanuk, Landu Thie (desa Landu, kecamatan Rote Barat Daya) dan pulau Usu di Kabupaten Rote Ndao dengan total dampak kerusakan akibat badai siklon tropis ini diperkirakan mencapai Rp. 112.384.400.000

Sejauh ini diperkirakan total kerusakan mencapai 1190 rumah dan 20.000 jiwa di 119 desa/kelurahan. Dengan jumlah rumah per desa bervariasi dari 5-50 desa. Contoh di Desa Fuafuni di Kecamatan Rote Barat Daya telah terdata dengan kerusakan hingga mencapai 36 rumah. Total kerusakan diperkirakan mencapai Rp. 11.900.000.000

Selain itu terdapat kerusakan pada sawah di Rote Ndao mencapai 1800 hektar. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp. 71.834.400.000

Jumlah pengungsi yang terdampak bencana mencapai 1000 orang yang tersebar di 7 (tujuh) desa hingga laporan ini dikeluarkan, yakni di desa Papela, Oelasin, Bebalain, Daudolu, Oesosole, Kelurahan Namodale dan Kelurahan Mokdale (dusun Kandale). Total kebutuhan pengungsi adalah sebesar Rp. 2.000.000.000

Terdapat lebih dari 200 unit perahu (lampara) yang telah rusak dan hilang dengan nilai minimal masing-masing di atas Rp 100.000.000 per perahu. Total kerusakan hingga Rp 2.000.000.000. Di pulau Ndao, kecamatan Ndao Nuse, hingga saat ini terdata 22 lampara yang hilang dengan prakiraan biaya mencapai Rp.1.650.000.000

Dermaga di Ba’a juga rusak dan tidak dapat melayani kapal yang masuk ke Rote melalui pelabuhan Ba’a. Total kerugian mencapai Rp 25.000.000.000

Kerusakan yang tak terhitung pada fasilitas umum yang turut terdampak antara lain: dermaga, jalan, jembatan, bangunan pemerintah, jaringan listrik dan jaringan telpon yang terputus, irigasi, pepohonan.

Untuk jaringan listrik sampai saat ini masih padam akibat kerusakan yang cukup parah pada jaringan kabel listrik hampir di seluruh wilayah Rote Ndao dan sedang dilakukan perbaikan oleh petugas PLN sedangkan jaringan Telpon dan internet juga belum stabil.

Lebih lanjut lagi Bupati mengatakan bahwa dalam rangka mempercepat penanganan dampak akibat bencana siklon Sanggu Anin ini, maka Pemerintah Kabupaten Rote Ndao telah mengambil beberapa langkah sebagai berikut :

  • Menetapkan status tanggap darurat bencana di Kabupaten Rote Ndao pada tanggal 4 April 2021 melalui Surat Pernyataan Tanggap Darurat Bencana Nomor 360/315/BPBD3.1
  • Mengeluarkan Keputusan Bupati Rote Ndao Nomor 194/KEP/HK/2021 tentang Status Tanggap Darurat Penanganan Bencana Alam Siklon Seroja di Kabupaten Rote Ndao pada tanggal 6 April 2021.
  • Membentuk Satuan Tugas Tanggap Darurat melalui SK Bupati Rote Ndao Nomor 195/KEP/HK/2021 tentang Satuan Tugas Penanganan Pasca Bencana Alam Siklon Seroja Kabupaten Rote
  • Pada tanggal 3 April 2021, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao telah menangani 672 pengungsi di desa Papela kecamatan Rote Timur.
  • Pemerintah membagikan 22 karung beras dengan total 550 kg, 18 dos mi instan, 5 paket perlengkapan bayi, 5 liter minyak goreng, 10 kotak teh celup dan 4 buah terpal kepada pengungsi akibat bencana di pulau Rote.
  • Di pulau Ndao stok beras telah habis per tanggal 7 April 2021 sehingga pada hari ini, Kamis, 8 April 2021 Pemerintah Kabupaten Rote Ndao membagikan 2 ton beras. Dolog sudah menyiapkan 25 ton dan 10 ton telah disiapkan untuk didistribusikan pada hari ini kepada masyarakat di pulau Ndao melalui perahu.
  • Bupati bersama Forkopimda telah melakukan tinjauan langsung kedesa-desa yang terdampak bencana.

Bupati juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melakukan beberapa persiapan lanjutan yang akan diambil menindaklanjuti dampak akibat bencana siklon tropis Sanggu Anin (Seroja) ini antara lain:

  • Melakukan pendataan lebih detail ke seluruh desa/kelurahan hingga 2 (dua) hari ke depan.
  • Menggerakkan seluruh Organisasi Pemerintah Daerah untuk melakukan koordinasi, komunikasi dengan masyarakat serta mendata potensi kerugian akibat bencana.
  • Melaporkan hasil pendataan bencana ke pusat, pemerintah provinsi, dan LSM dan lembaga lain dalam rangka melakukan pemulihan secara ekonomi dan infrastruktur di Kabupaten Rote Ndao.

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat juga telah tiba di Rote Ndao sejak siang tadi dan meninjau langsung kondisi bencana di lapangan serta menyerahkan bantuan kepada warga yang mengalami dampak bencana yang didampingi Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu,SE, Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus M. Saek,SE,M.Si dan Forkopimda Rote Ndao.

Saat ini tim dari Pemerintah Kabupaten Rote Ndao  masih terus melakukan pendataan dan berikut link yang bisa diakses oleh masyarakat Rote Ndao untuk melaporkan dampak bencana yang dialami keluarga atau kenalan di Rote Ndao : http://bit.ly/tanggap-cepat-bencana. (posko_sanggu_anin)