sid-kalsis-pb1

Wakil Bupati Rote Ndao membuka sidang Majelis Klasis Pantai Baru

Wakil Bupati Rote Ndao Stefanus M. Saek, SE, M.Si membuka Sidang Majelis Klasis Pantai Baru Tahun Pelayanan 2022 ditandai dengan pemukulan gong, Rabu, 26 Januari 2022, bertempat di Gedung Kebaktian Jemaat Korbafo Timur, Mata Jemaat Thomas Mamen.

Sidang Majelis Klasis Pantai Baru Tahun Pelayanan 2022 dengan tema: Roh Tuhan menjadikan dan membarui segenap ciptaan dan Sub tema : Dengan kuasa Roh Kudus, kita bangkit dari dampak bencana.

Dalam suara Gembalanya, Ketua Klasis Pantai Baru Pdt. Theresya A.Kadafuk-Sarlout, S.Th mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah yang telah memberikan bantuan kepada Jemaat di wilayah Klasis Pantai Baru dan berharap di tahun 2022, Gereja dan Pemerintah tetap berjalan bersama terutama dapat memutuskan Penyebaran Covid-19. “Gereja berkomitmen untuk tetap menghimbau jemaat untuk mau divaksin sehingga Pantai Baru khususnya Desa Edalode bisa 100 % vaksin” lanjut Theresya.

Dalam sambutannya Wakil Bupati menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gereja yang sudah membantu pemerintah dalam percepatan penurunan Covid-19 di Kabupaten Rote Ndao sehingga saat ini Rote Ndao sudah Level 1 alias zona hijau.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh Gereja dan Jemaat terlibat dalam program pemerintah khususnya dalam pengembangan rumput odot untuk pengembangan kesejahteraan Jemaat di wilayah Klasis Pantai Baru. “Program Rumput Odot tahun ini akan dikembangkan di wilayah Rote Tengah, pantai Baru, Rote Timur dan Landu Leko sehingga kami mengharapkan program dapat disambut baik oleh masyarakat” lanjut Stefanus.

Pada kesempatan tersebut juga Wakil Bupati beserta para Pejabat Struktural/fungsional serta asn asal Pantai Baru memberikan bantuan 10 juta rupiah untuk pembangunan Gedung Gereja Thomas Mamen sebagai Gereja Tuan Rumah kegiatan ini.

Hadir dalam kegiatan Asisten perekonomian dan pembangunan, Kadis perhubungan, Kadis Perpustakaan dan kearsipan, Kadis pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, Kadis Ketahanan Pangan, Camat Pantai Baru, Kapolsek Pantai Baru , 22 orang Pendeta se-klasis Pantai Baru, para peserta sidang perwakilan dari setiap gereja, Pejabat Struktural/fungsional serta asn asal Pantai Baru. (dkisp.rn)

ketinting

Bupati Rote Ndao Ingatkan Nelayan Jangan Jual Perahu dan Ketinting Bantuan Pemerintah

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu dan Sekda Jonas M Selly (ketiga dari kiri), menyerahkan secara simbolis bantuan perahu dan ketinting beserta perlengkapannya kepada sejumlah penerima, di halaman depan kantor Dinas Perikanan, Senin (24/01/2022). (Frangky Johannes Victory News)

Sebanyak 21 kelompok nelayan tangkap dan pembudidaya rumput laut yang tersebar di delapan Kecamatan di Kabupaten Rote Ndao mendapat bantuan perahu dan ketinting yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2021.

Bupati Paulina mengingatkan para nelayan agar tidak menjual perahu dan ketinting bantuan pemerintah ini.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan di halaman depan kantor Dinas Perikanan Kabupaten Rote Ndao, Senin (24/1/2022).

Bupati Paulina dalam arahannya mengatakan, masih banyak kelompok nelayan yang butuh perhatian pemerintah, namun pemerintah juga terbatas dalam anggaran sehingga 21 kelompok nelayan yang kali ini beruntung menerima bantuan perahu dan ketinting.

Kepada 21 kelompok nelayan ini Bupati Paulina mengingatkan agar perahu dan ketinting bantuan ini dipergunakan dengan baik untuk menunjang aktivitas penangkapan dan budidaya kelompok, sekaligus meningkatkan ekonomi keluarga.

“Saya berharap setelah menerima bantuan ini tidak dijual. Pemerintah berikan bantuan ini agar digunakan untuk cari uang guna menghidupi keluarga. Tolong pakai baik-baik untuk cari uang agar bisa biayai pendidikan anak-anak,” Imbuh Bupati Paulina.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Rote Ndao, Jusup B Messakh menjelaskan, bantuan perahu dan ketinting tersebut bersumber dari DAK Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp 525 juta, melalui Kegiatan Bantuan Sarana Perikanan Budidaya, yang diprogramkan 21 kelompok nelayan di delapan kecamatan yakni Lobalain, Rote Timur, Landu Leko, Pantai Baru, Rote Barat Laut, Loaholu, Rote Barat Daya, dan Rote Barat.

Menurutnya, kebanyakan nelayan di Rote Ndao lebih mengharapkan bantuan perahu dan ketinting, dari pada bantuan kapal berukuran tiga Gross Tone (GT). Oleh karena itu ke depan Dinas Perikanan akan membangun kerja sama dengan Pemerintah Pusat dalam hal ini melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk menambah alokasi DAK untuk membantu para nelayan di 76 desa/kelurahan yang menggantungkan hidupnya di sektor ini.

Oktovianus Adu, salah satu nelayan penerima bantuan asal Desa Oeseli, Kecamatan Rote Barat Daya, sangat berterima kasih atas bantuan perahu dan ketinting karena lebih mudah dalam perawatan ketimbang bantuan kapal yang lebih rumit.

“Kami senang karena dengan ketinting ini kami terbantu dalam usaha penangkapan. Sesuai arahan Ibu Bupati, kami akan gunakan sebaik-baiknya untuk menghidupi keluarga dan pendidikan anak-anak,” Katanya. (Sumber : Victory News, https://www.victorynews.id/ntt/pr-3312445930/bupati-rote-ndao-ingatkan-nelayan-jangan-jual-perahu-dan-ketinting-bantuan-pemerintah)

Kunker Ke Kuli

Kunker ke Desa Kuli, Bupati Resmikan Rumah Layak Huni

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu menyampaikan sambutan dan arahan dalam acara peresmian dan serah terima Rumah Layak Huni, saat kunjungan kerja ke Desa Kuli, Kecamatan Lobalain, Sabtu (22/01/2022). Foto: Victory News – Frangky Johannis.

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu bersama Wakil Bupati Stefanus M Saek, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Desa Kuli, Kecamatan Lobalain Sabtu (22/01/2022).

Dalam Kunker kali ini, Bupati Paulina meresmikan dan serah terima Rumah Layak Huni (RLH) untuk tiga desa yakni Kuli, Kuli Aisele dan Desa Suelain.

Kegiatan yang dipusatkan di RT 004/RW 002, Dusun Timulasi, Desa Kuli ini juga dihadiri Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, Armis Saek, Kadis PUPR, Dominggus Modok, Kadis Perkim-LH, Leksi Foeh, Kadis PMD, Yames MK Therik.

Selain itu, hadir pula Camat Lobalain, Nusry Zacharias, Kapolsek Lobalain, Ipda I Gede Putu Parwata, Pendamping dan Fasilitator Desa Kecamatan Lobalain, para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan keluarga penerima manfaat (KPM) RLH.

Acara peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti, pengguntingan pita dan penyerahan kunci rumah kepada perwakilan penerima manfaat di RT 004/RW 002, Dusun Timulasi, Desa Kuli.

Dalam sambutannya Bupati Paulina menegaskan, RLH merupakan program prioritas Pemerintah Kabupaten Rote Ndao sejak tahun pertama kepemimpinanan pada tahun 2019. Tujuannya adalah untuk menyediakan rumah layak huni bagi warga kurang mampu dengan harapan dapat menurunkan angka kemiskinan.

Sejalan dengan program prioritas tersebut, kata Bupati Paulina, Pemkab Rote Ndao juga didukung pemerintah pusat dan Pemprov NTT melalui APBN dan APBD  Provinsi, serta dana desa dalam rangka membangun rumah warga yang masuk kategori tidak layak huni menjadi layak huni.

“Saya mengapresiasi upaya seluruh pemerintah desa, pemerintah pusat dan pemerintah provinsi yang mendukung pembangunan RLH bagi masyarakat Rote Ndao sejak tahun 2019. Diharapkan sampai akhir masa jabatan saya dan Pak Wakil Bupati, sudah tidak ada lagi rumah warga yang tidak layak huni,” katanya.

Menurut Bupati Paulina, pemerintah memang tidak membiayai semua item, harus ada item-item pembiayaan yang dibiayai secara swadaya dari masyarakat.

Apalagi saat ini anggaran direfocusing untuk penanganan pandemi Covid-19, jadi dahulunya tiap desa minimal 10 unit RLH dibangun setiap tahun, namun saat ini di bawah 10 unit.

“Saya berharap agar semua masyarakat harus ikut program vaksinasi karena pandemi Covid-19 belum usai, bahkan kini muncul lagi varian baru Omicron,” pintanya.

Selain itu, warga harus tetap mematuhi protokol kesehatan, sehingga terhindar dari virus tersebut.

“Semoga pandemi Covid-19 cepat berakhir, agar anggaran untuk rumah layak huni dapat ditingkatkan ke depan,” imbuh Bupati Paulina. (sumber : Victory News, https://www.victorynews.id/ntt/pr-3312439419/kunker-ke-desa-kuli-bupati-paulina-resmikan-rumah-layak-huni)

RLH

Bupati Rote Ndao Resmikan 22 Unit Rumah Layak Huni di Desa Suebela

Bupati Rote Ndao, Paulina Haning – Bullu bersama Wakil Bupati Stefanus Saek meresmikan 22 unit rumah layak huni di Desa Suebela Kecamatan Rote Tengah, Kamis (13/01/2022)

Bupati didampingi Wakil Bupati dan Kasat Pol PP Joni Saudale. Rombongan disambut oleh Camat Rote Tengah, Kepala Desa Suebela dan masyarakat setempat. Pada kesempatan itu, Bupati mengatakan pembangunan rumah layak huni merupakan visi dan misi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Rote Ndao untuk mensejahterakan  masyarakat tidak mampu yang memiliki rumah tidak layak huni di Rote Ndao.

Dan target pemerintah daerah sampai dengan tahun 2024, semua masyarakat yang kurang mampu sudah bisa memiliki rumah layak huni.

“harapan kami sampai dengan tahun 2024, melalui Dana Desa rumah-rumah yang tidak layak huni sudah semua pada layak. Ke depan, akan ada program pleseternisasi sebagai lanjutan dari pembangunan rumah layak huni dan penyediaan air bersih. Semoga rumah yang sudah ada, dipergunakan dengan baik, dijaga dan dirawat karena rumah merupakan tempat bagi kita untuk berlindung dari semua ancaman” lanjut Bupati Paulina. (Sumber : TV, ROTE. “Bupati Rote Ndao Resmikan 22 Unit Rumah Layak Huni di Desa Suebela” Youtube, diunggah oleh ROTE TV)

Stunting ok

Kerja Nyata Pencegahan dan Penanggulangan  Stunting, Bupati Rote Ndao Kunjungi Adik Asuh

Kunjungan Bupati Rote Ndao kepada Adik Asuh di Desa Oebela 

Bupati Rote Ndao, Paulina Haning – Bullu, SE, ditengah kesibukannya  pada hari Selasa, 11 Januari 2022 melakukan kunjungan Rumah Kepada  Adik Asuh di Desa Oelua dan Desa Oebela, Kecamatan Loaholu. Kunjungan  rumah ini dilakukan sebagai bentuk aksi nyata Bupati dalam rangka  percepatan pencegahan dan penanggungan stunting di Kabupaten Rote Ndao  melalui partisipasi pada “Gerakan Kakak Angkat Adik Asuh”. 

Dalam  kunjungannya Bupati didampingi oleh Camat Loaholu, Jemi Oktovianus Adu,  SH, Kepala Puskesmas Oelaba, drg. Desi M. Ledoh, dan Kepala Desa Oelua,  Mikael Henuk serta Kepala Desa Oebela, Markus Pah. Beliau memberikan  motivasi kepada orang tua untuk tetap memperhatikan asupan gizi anak serta  mengasuh anak dengan baik. “Jika anak stunting, jangan kurang hati, tapi  kita bersyukur, kita diingatkan untuk lebih memperhatikan makan anak –  anak terutama yang bergizi, ungkap Bupati Paulina Haning – Bullu. Lebih  lanjut beliau mengatakan “ Dalam masa kepemimpinan Saya, Saya ingin agar anak – anak Rote menjadi anak – anak yang cerdas, anak – anak yang mampu  bersaing, tidak hanya skala regional tetapi bersaing secara Nasional dan  Internasional”.  

Sebagaimana sebelumnya, melalui Instruksi Bupati Rote Ndao Nomor  140/06 Tahun 2022, Bupati menginstruksikan agar seluruh Aparatur Sipil  Negara dan Tenaga Kontrak Daerah untuk :  

  1. Melakukan kunjungan rumah kepada Adik Asuh (Baduta Stunting) pada  tanggal 8 Januari 2022, 15 Januari 2022, 22 Januari 2022, 29 Januari  2022, 5 Februari 2022, 12 Februari 2022, 19 Februari 2022 dan 26  Februari 2022;  
  2. Pelaksanaan kunjungan rumah oleh Aparatur Sipil Negara/ Tenaga  Kontrak Daerah, agar dilaporkan melalui link  https://bit.ly/gerakan_kakak_angkat_adik_asuh.  
  3. Tanggal sebagaimana dimaksud pada Diktum KESATU, ditetapkan sebagai  hari tugas.  

Di tempat terpisah, Kepala Dinas PMD Kabupaten Rote Ndao, Yames M.  K. Therik, SH, sebagai inisiator Gerakan Kakak Angkat Adik Asuh mengatakan  bahwa untuk mencegah dan menanggulangi stunting dibutuhkan hati. Karena  itu, dengan hati, Ibu Bupati mendorong kami untuk menginisiasi gerakan ini.  Adapun Maksud dari gerakan ini adalah menggugah seluruh elemen  masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan sosialnya terutama stunting.  Santunan yang dapat diberikan dalam gerakan ini berupa perhatian dan/atau  uang dan/atau barang secara sukarela. Sasaran dari gerakan ini adalah anak  stunting, khususnya yang berumur sampai dengan 2 tahun, ibu hamil dan  remaja putri. Untuk sementara kami memulai dulu dari anak – anak stunting.  Jumlah Anak Stunting yang berumur sampai dengan 2 tahun sebanyak 1.036  Anak.  

Sampai dengan saat ini jumlah partisipan pada gerakan kakak angkat  adik asuh sebanyak 841 orang. “Partisipan pada Gerakan Ini, ada Ibu Bupati,  Pak Wakil Bupati, Pak Sekda, Pak Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Para  Camat, Lurah, PNS, TKD, Kepala Desa, BPD, Aparat Desa. Ada juga dari PKK,  mahasiswa, swasta, dan dari unsur DPRD serta lain – lain. Melalui Ibu Bupati,  kami terus mendorong Aparatur Sipil Negara dan Tenaga Kontrak Daerah serta  masyarakat lainnya berpartisipasi pada gerakan ini”, ungkap Yames M. K.  Therik.  

Dalam rangka efektifitas pelaksanaan gerakan ini, Ibu Bupati telah menetapkan hari Sabtu sebagai hari tugas untuk melakukan kunjungan kepada Adik Asuh. Evaluasi pun dilaksanakan setiap minggu untuk mengetahui target dan sasaran yang belum dan telah dicapai. Khusus ASN  dan TKD, akan dilakukan evaluasi terhadap partisipasi dan dilaporkan kepada  Ibu Bupati. “memang belum semua pegawai melakukan kunjungan pada hari  sabtu, namun kita terus mengingatkan untuk terus mengawal generasi di Rote  Ndao menjadi generasi yang berkualitas, ungkap Yames M. K. Therik. (Team)

sekda-jonas

DSP Stimulan Korban Seroja di Rote Ndao Menunggu Juknis dan Hasil Uji Publik

Penyaluran bantuan Dana Siap Pakai (DSP) sebesar Rp. 107.325.000.000 yang telah diserahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI melalui Bank BRI, menunggu Petunjuk Teknis (Juknis) dan hasil uji publik.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rote Ndao kepada wartawan di ruang kerjanya, Sabtu (08/01/2022).

Menurut Jonas, Dana Siap Pakai stimulan untuk perbaikan rumah warga yang rusak akibat Badai Seroja awal tahun 2021 lalu di Kabupaten Rote Ndao berjumlah Rp. 107.325.000.000.

Dikatakan Jonas, DSP stimulan yang diberikan Pemerintah Pusat itu sesuai dengan data hasil verifikasi dan validasi yang dilakukan Tim Kabupaten yang dikirimkan ke BNPB.

Di mana, kata dia, setelah data tersebut direview oleh APIP BNPB, sebanyak 9.381 KK yang terdampak mendapatkan dana tersebut dengan rincian, Rusak Berat (RB) sebanyak 117 KK, Rusak Sedang (RS) 589 KK, dan Rusak Ringan (RR) 8.675 KK.

Ia menjelaskan, untuk pelaksanaan penyaluran DSP kepada KK terdampak, Pemkab membuat Petunjuk Teknis (Juknis) Penyaluran. Setelah Juknisnya dibuat akan disosialisasikan kepada masyarakat luas selama 7 hari. Dan bersamaan dengan itu akan dilakukan Uji Publik terkait nama-nama KK penerima DSP tersebut.

Dalam Juknis, terang Jonas, juga diatur tentang pendampingan dan pengawasan penyalurannya dari APH, dalam hal ini Kejari dan Polres, serta tentunya juga kita akan sampaikan kepada lembaga DPRD dalam hal fungsi pengawasan.

Masih menurut Jonas, setelah uji publik dilakukan, nantinya ditetapkan lagi nama-nama penerima hasil uji publik dengan Keputusan Bupati Rote Ndao. Setelah itu baru Pemkab akan menyurati BRI karena dana ini tidak masuk ke Kas Daerah.

“Setelah dibuatkan dalam SK Bupati, kita akan surati BRI untuk membuka rekening atas nama para penerima DST. Setelah itu BRI baru dapat salurkan ke para penerima sesuai SK Bupati berdasarkan Juknis Pelaksanaan Penyaluran yang telah disosialisasikan. Jadi tidak mungkin disalahgunakan karena akan dikawal secara ketat oleh APH, dan juga diharapkan dari lembaga DPRD,” tegas dia (roolnews.id)

embung-masin1

BUPATI ROTE NDAO TINJAU EMBUNG MASIN YANG JEBOL

Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu,SE meninjau embung Masin yang jebol di Desa Netenaen Kecamatan Rote Barat Laut, Kamis 6 Januari 2022. Bupati didampingi Wakil Bupati Stefanus M. Saek, Asisten Pemerintahan dan Kesra,  Untung Harjito, Kadis PUPR Dominggus Modok dan Kabag Umum Handrians Bessie.

Akibat jebolnya Embung Masin ini, sebanyak 102 petani tidak bisa mengerjakan sawah mereka. Pada kesempatan tersebut, Bupati langsung perintahkan Dinas terkait untuk segera lakukan perbaikan agar masyarakat petani bisa langsung mengerjakan sawah mereka.

“kita saat ini belum punya uang, tapi ada  kontraktor yang sukarela untuk membantu menutup kembali embung Masin yang jebol supaya bisa berfungsi dengan baik untuk persawahan yang ada di sekitar embung. Setelah dilihat dari dekat ternyata harus segera dilakukan perbaikan karena kalau tidak ditutup embung yang jebol, maka sawah-sawah yang ada di sekitar embung akan mengalami kekeringan”, lanjut Bupati

Bupati juga mengharapkan komitmen kerjasama yang baik antara pemerintah, masyarakat dan pihak ketiga dalam proses perbaikan embung ini. Dan kedepannya menjadi prioritas dalam anggaran APBD.

Lokasi Embung Masin ini di Desa Netenaen tapi pemanfaatan air embung ini digunakan juga oleh masyarakat dari Desa Hundihuk sehingga Bupati mengharapkan proses pengerjaan perbaikan embung ini bisa selesai dalam 3 (tiga) hari. (Sumber : TV, ROTE. “Bupati Rote Ndao Tinjau Embung Masin Yang Jebol di Desa Netenain” Youtube, diunggah oleh ROTE TV)

WhatsApp Image 2021-12-16 at 09.38.12

Bapelitbang Dan Kominfostatper Menyelenggarakan Pelatihan Google Workspace

Bertempat di aula Bapelitbang Kabupaten Rote Ndao, Bapelitbang dan Dinas Kominfostatper menyelenggarakan pelatihan Google Workspace yang berlangsung selama tiga hari yakni dari tanggal 12 sampai tanggal 15 Desember 2021. Pelatihan ini melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah lingkup Kabupaten Rote Ndao.

Dalam arahan pembukaan yang disampaikan oleh Asisten III Setda Rote Ndao Jermy Haning, Ph.D, menyampaikan bahwa sudah saatnya pemerintah memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung kerja pemerintah dalam rangka meningkatkan pelayanan publik. Pemanfaatan Teknologi informasi tentunya semakin meningkatkan efektifitas dan efisiensi kerja Pemerintah yang berhubungan dengan Produktivitas, kolaborasi dan komunikasi.

Google Workspace merupakan sebuah platform aplikasi yang mengintegrasikan berbagai layanan aplikasi yang disediakan google seperti google Doc, google Spreadsheet, google meet, google chat, kalender, map dll. Pemanfaatan platform aplikasi ini mendorong kantor untuk bekerja tidak terbatasi oleh ruang fisik dan memanfaatkan aplikasi – aplikasi yang disediakan secara terintegrasi.

Menurut sekretaris Bappelitbang, Janwes B. Nauk, S.TP, Bappelitbang akan menjadi pilot project dalam pemanfaatan google Workspace sebagai bentuk adaptasi dan adopsi format digital office. “ Bapelitbang akan memanfaatkan Aplikasi ini untuk memaksimalkan kerja koordinasi perencanaan, langkah ini juga mendukung upaya menuju Sistem Pemerintahan Berbasis elektronik”

48 peserta yang berasal dari unsur perencana pada OPD menunjukan antusiasme dalam proses pelatihan yang berlagsung selama tiga hari. Mereka berpendapat bahwa dengan penerapan Google Workspace, dapat membantu meningkatkan produktivitas, efektifitas dan efisienci dalam melaksanakan kerja – kerja organisasi mereka. Pelatihan ini dipandu oleh instruktur dari Bapelitbang dan Kominfostatper Kabupaten Rote Ndao (*Tim)

TELAGA-NIRWANA

Telaga Nirwana, Raih Juara 1 Kategori Wisata Air Terbaik API Award 2021

SEMATERA SELATAN, Bertempat di Stable Sekayu, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, berlangsung Malam Puncak Anugerah Pesona Indonesia (API)  Award 2021. (Selasa, 30/11).

Tahun 2021 ini kabupaten Rote Ndao kembali mewakili Provinsi NTT mengikuti Acara yang beragenda utama pengumuman Pemenang dan penyerahan penghargaan Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2021 dengan destinasi  yang dijagokan  yang masuk nominasi adalah Telaga Nirwana yang terletak di desa Oeseli, kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi NTT.

Mewakili pemerintah Kabupaten Rote Ndao Asisten Ekonomi & Pembangunan setda kabupaten Rote Ndao Armis Saek, ST hadir menerima Piala API Award 2021 tersebut

Kepada awak media, Armis Saek menjelaskan  mengapa Kabupaten  Rote Ndao mengikutsertakan destinasi Telaga Nirwana dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2021 adalah karena Kabupaten Rote Ndao memiliki banyak spot destinasi wisata yang tentunya tidak kalah bagusnya dengan tempat wisata di daerah-daerah lain.

“Untuk itu diperlukan upaya dan pemanfaatan berbagai media/sarana untuk mempromosikan pariwisata di Kabupaten Rote Ndao, yang salah satunya lewat Ajang Anugerah Pesona Indonesia API Award 2021 ini.” Jelas Armis.

Armis menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bukan pertama kali menerima pwnghargaan API Award untuk destinasi pariwisata.

“Tahun 2016 kita sudah mengikutsertakan Pantai Nemberala di ajang ini dan meraih Juara 1 untuk kategori Tempat Selancar Terpopuler.” Ujarnya bangga.

“Tahun 2020 kita mengikutsertakan Mulut Seribu dan meraih Juara 2 untuk kategori Surga Tersembunyi Terpopuler. Untuk tahun 2021 ini kita mengikutsertakan Telaga Nirwana untuk kategori Wisata Air.” Tandasnya bangga.

Armis mengungkapkan pemerintah kabupaten Rote Ndao memiliki strategi untuk memenangkan Telaga Nirwana di ajang ini yakni memanfaatkan kemajuan teknologi di era digital ini yakni promosi melalui berbagai platform media sosial.

“Promosi menggunakan platform media sosial merupakan kiat utama kami untuk memenangkan Telaga Nirwana pada ajang API Award 2021. Media sosial dimaksud yaitu Facebook, Instagram, YouTube, dan TikTok selain Aplikasi Explore Rote yang sedang kami kembangkan. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao juga mendorong masyarakat Rote Ndao untuk mendukung Telaga Nirwana melalui voting SMS.

Strategi promosi pariwisata di Kab. Rote Ndao, khususnya Telaga Nirwana, aku Armis Saek sejauh ini media sosial masih menjadi andalan utama dalam memperkenalkan Rote Ndao di mata wisatawan.

“Selain itu, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao juga membuat sebuah terobosan promosi antara lain demgan memberikan penghargaan kepada setiap tamu dari luar Kabupaten Rote Ndao agar menjadi Duta Wisata ketika kembali ke daerah asalnya. Penghargaan tersebut berupa pemberian nama dalam bahasa Rote (Susurak Hada Hurumatak) yang memiliki filosofi persaudaraan yang amat tinggi.” Sebut Armis.

Khusus untuk Telaga Nirwana yang terletak di Desa Oeseli, lanjut Armis,

“Desa tersebut telah ditetapkan sebagai Desa Wisata berdasarkan Keputusan Bupati Rote Ndao nomor: 330/KEP/HK/2021 tentang Desa Wisata di Kabupaten Rote Ndao. Desa Oeseli juga telah ditetapkan sebagai lokasi pariwisata estate yang dikembangkan oleh pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur berdasarkan SK Gubernur nomor 85 Tahun 2019 tentang Kawasan Wisata Lokasi Percepatan Pengembangan Pariwisata Estate di Provinsi Nusa Tenggara Timur.” Tandasnya.

Peran serta masyarakat Desa Oeseli dalam mendukung sektor pariwisata di desa ini antara lain adanya kelompok UKM, Pokdarwis, dan juga usaha transportasi air (perahu wisata).

Sedangkan Rencana pengembangan pariwisata di Rote Ndao, jelas Armis, “penyediaan infrastruktur pendukung di tempat-tempat wisata masih menjadi pekerjaan rumah bagi kami.” Ungkapnya.

Sesuai visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao untuk menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan pembangunan maka Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menempuh beberapa langkah antara lain membangun infrastruktur yang memadai secara bertahap baik itu akses ke lokasi maupun sarana penunjang di lokasi wisata.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rote Ndao pada tahun 2022 sudah merencanakan bantuan berupa hibah lopo promosi kepada kelompok UKM di Desa Oeseli, juga menyediakan sarana listrik, air bersih, tempat sampah, papan identitas di Objek Wisata Batu Termanu dan Batu Meko.

Mengadakan kegiatan sosialisasi Desa Wisata, pertemuan bersama PHRI, dan pelatihan Diving.

Tantangan/permasalahan pembangunan pariwisata di kab. Rote Ndao, sebut Armis adalah pembangunan di bidang infrastruktur yang tentu saja membutuhkan anggaran yang sangat besar.

Belum adanya penerbangan langsung dari kota-kota besar ke Rote Ndao.

Kurangnya konektivitas internet di tempat-tempat wisata (namun kami sedang menjalin komunikasi dengan Dinas Kominfo untuk pembangunan jaringan internet di objek-objek wisata di Kabupaten Rote Ndao).

Sampah di tempat wisata masih menjadi tantangan tersendiri.

Pandemi Covid-19 sangat berdampak pada sektor kepariwisataan di Rote Ndao.

Pembatasan perjalanan wisatawan mancanegara ke Indonesia melumpuhkan sektor perhotelan dan kuliner, juga sektor lain.

Kurang sarana amenitas di destinasi wisata, misalnya ketiadaan toilet, selain belum adanya komunitas masyarakat UKM yang membaca peluang usaha kecil.

Kurangnya SDM di sektor pemandu wisata, terbatasnya tenaga kerja terampil di sektor UKM, perhotelan dan sektor pendukung lainnya.

“Harapan pemerintah kabupaten Rote Ndao lewat ajang ini akan dicapai sebuah tujuan akhir yakni pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Rote Ndao  yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.” Ujar Sekda Rote Ndao berharap.

“Untuk itu kami mengajak semua pihak dan pemangku kepentingan lainnya di Kabupaten Rote Ndao untuk bersinergi dalam membangun Kabupaten Rote Ndao khususnya sektor kepariwisataan ke arah yang lebih baik.” Ajaknya optimis. (TOPNewsNTT)

Menteri Perikanan Rote 21

Kunjungan Kerja Menteri Kelautan dan Perikanan RI di wilayah Kabupaten Rote Ndao

Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Ir. Sakti Wahyu Trenggono, M.M., IPU, bersama rombongan tiba di lokasi wisata Pantai Mulut Seribu, Dusun Nusakdale, Desa Daiama, Kecamatan Landuleko dan disambut oleh Bupati Rote Ndao bersama Wakil Bupati Rote Ndao yang ditandai dengan pengalungan selimut adat Kabupaten Rote Ndao, Rabu (01/12/2021).

Kedatangan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia bersama rombongan tersebut diwilayah Kabupaten Rote Ndao menggunakan jalur laut dari pelabuhan Tenau Kupang menggunakan Speed Boat milik Gubernur NTT.

Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia bersama rombongan melakukan peninjauan langsung ke lokasi Keramba Jaring Apung Budidaya Lobster di Dusun Maeoe, Desa Pukuafu, Kecamatan Landuleko. Ia pun mendukung penuh pengembangannya yang sudah beroperasi sejak Agustus 2021 dengan budi daya lobster pasir dan mutiara sebagai komoditas terbesar. Ia meminta para pengelola untuk tetap menjaga kelestarian ekosistem.

“Utamakan juga tenaga kerja lokal untuk membantu operasional keramba ini,” pesannya.

Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia bersama rombongan melanjutkan peninjauan ke lokasi Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT), di Lingkungan Tulandale, Kelurahan Metina, Kecamatan Lobalain.

Saat mengunjungi SKPT Rote Ndao, Menteri Kelautan dan Perikanan mengatakan SKPT Rote Ndao yang telah beroperasi sejak 2019 memiliki sejumlah fasilitas, di antaranya cold storage, pabrik es, pasar ikan, kolam labuh kapal, hingga breakwater berpotensi besar untuk dijadikan lokasi pariwisata kuliner ikan. Untuk itu, ia meminta para pengelola di Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT) Rote Ndao, untuk memanfaatkan fasilitas yang diberikan pemerintah sebaik mungkin.

“Adanya fasilitas harus bisa dioptimalkan untuk membantu masyarakat dan nelayan di sini dalam peningkatan produktivitas,” ucap Sakti.

Kemudian Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia bersama rombongan melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Rakyat Nemberala, di Dusun Nemberala Utara, Desa Nemberala, Kecamatan Rote Barat dan mengunjungi Pulau Do’o, Kecamatan Ndao Nuse menggunakan transportasi laut.

Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia bersama rombongan kembali ke Pelabuhan Rakyat Nemberala, selanjutnya rombongan menuju Penginapan Milik Gubernur NTT di Desa Bo’a, Kecamatan Rote Barat dan makan siang bersama serta pada sore hari Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia bersama rombongan meninggalkan Penginapan Gubernur NTT menuju Bandara DC Saudale.

Rombongan yang mendampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia dalam rangka kunjungan kerja tersebut antara lain : Gubernur NTT, Sekretaris Jenderal KKP, Dirjen Perikanan Tangkap, Dirjen Perikanan Budidaya, Dirjen Pengawasan SD KP, Kepala Badan Karantina Ikan, PMKHP, Kepala Dinas KP NTT.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao, Dandim 1627/Rote Ndao, Camat Landu Leko, Camat Rote Barat, Kapolsek Rote Timur dan Kapolsek Rote Barat serta para Kepala OPD. (DKISP)