data-pengungsi-seroja

PERKEMBANGAN PENANGANAN DARURAT BENCANA BADAI SEROJA

Kepala BPBD Kabupaten Rote Ndao, Diksel Haning dalam laporannya per Jumat, 9/4/21 malam mengatakan bahwa  akibat Badai Siklon Tropis yang mendekat ke Pulau Rote, Kabupaten Rote Ndao,  yang dimulai dari tanggal 2 April 2021 terjadi Gelombang Ekstrim (Banjir ROB dan Abrasi) di Desa Papela Kecamatan Rote Timur sehingga merusak rumah warga di Pesisir Pantai Papela – Tanjung dan menyebabkan 153 Kepala Keluarga yang terdiri dari 672 Jiwa terpaksa diungsikan ketempat yang lebih aman.

Selanjutnya pada tanggal 4 April 2021 terjadi Badai Siklon Tropis 99s yang disebut SEROJA disertai dengan intensitas hujan yang sangat tinggi menerpa Kabupaten Rote Ndao di 11 Kecamatan dan 112 Desa serta 7 Kelurahan sehingga menyebabkan kerusakan dan kerugian yang sangat besar akibat Cuaca Ekstrim (Angin Putting Beliung), Gelombang ekstrim (Banjir ROB), Banjir, Longsor dan Abrasi Pantai.

Sampai dengan kondisi saat ini  tidak ada korban jiwa sedangkan korban luka berat terdapat 3 orang dari desa Dolasi 2 orang dan desa Oebatu 1 orang sedangkan luka ringan 1 orang dari desa Dolasi.

Hingga saat ini terdapat 7 titik lokasi pengungsian di Kabupaten Rote Ndao yaitu di Desa Oelasin, Kecamatan Rote Barat Daya berjumlah 73 jiwa, Desa Daudolu, Kecamatan Rote Barat Laut berjumlah 30 jiwa, Desa Faifua Kecamatan Rote Timur berjumlah 25 jiwa, Kelurahan Namodale, Kecamatan Lobalain berjumlah 70 jiwa, Desa Kuli Kecamatan Lobalain berjumlah 250 jiwa atau 56 kepala keluarga, Desa Landu Kecamatan Rote Barat Daya berjumlah 24 jiwa, desa Boni kecamatan Rote Barat Laut berjumlah 1 jiwa, untuk pengungsian dari awal badai berjumlah 1346 jiwa.

Sampai saat ini terdapat 772 jiwa telah pulang kerumahnya masing-masing yang tersebar di desa Papela Kecamatan Rote Timur dan desa Bebalain kecamatan Lobalain sehingga saat ini jumlah pengungsi yang masih bertahan di tempat pengungsian sebanyak 475 jiwa.

Upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan BPBD adalah berupa pendistribusian obat-obatan dari Dinas Kesehatan Provinsi NTT ke Puskesmas Ndao (kecamatan Ndao Nuse) dan puskesmas Eahun (kecamatan Rote Timur), pendistribusian logistik berupa beras 5,5 ton ke pulau Ndao, beras 2 ton ke pulau Nuse, sembako ke pulau Landu Thie dan Nusamanuk yang berjumlah 43 kepala keluarga),

Lanjut Diksel Haning,  saat ini Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan BPBD masih terus berupaya melakukan pendataan kerusakan infrastruktur dan ditargetkan selesai pada hari ini Sabtu, 10/04.

Hari ini juga pemerintah kabupaten Rote Ndao dan BPBD  mendrop logistik ke desa Matanae, desa Faifua, desa Oesosole dan desa Batefalu

Untuk saat ini masalah dan kendala yang dihadapi oleh tim adalah pendataan di dua desa yaitu desa Tenalain dan desa Pukuafu kecamatan Landu Leko belum dilaksanakan karena masih kesulitan pada akses transportasi dan untuk BBM di pulau Rote saat ini sudah menipis karena dermaga penyebrangan di Baa dan Kupang mengalami kerusakan akibat badai Seroja dan Kapal pengangkut BBM juga saat ini mengalami karam.

Untuk kondisi cuaca saat di kabupaten Rote Ndao sudah relatif membaik atau sudah cerah, untuk jaringan listrik saat ini sudah 3 kecamatan yang sudah teraliri aliran listrik sedangkan untuk jaringan telekomunikasi Telkomsel telah dapat diakses pada 4 kecamatan namun sinyak belum stabil.

Saat ini bantuan dari masyarakat, Yayasan dan NGO masih terus berdatangan untuk memenuhi kebutuhan pasca bencana Badai Tropis Seroja. (posko_sanggu-anin)

foto bantuan ndao 1

BNPB BERSAMA PEMERINTAH KABUPATEN ROTE NDAO SERAHKAN BANTUAN BAGI MASYARAKAT DI PULAU NDAO PASCA BENCANA

Badan Nasional Penangulangan Bencana BNPB bersama Pemerintah Kabupaten Rote Ndao meninjau  dan menyerakan Bantuan kepada korban  Bencana Pasca Siklon Badai Seroja di Pulau Ndao pada Jumat 09 April 2021.

Bantuan yang di berikan berupa Logistik Berupa Sembako obat-obatan dan beras sebanyak 5 Ton bantuan tersebut di angkut mengunakan helicopter milik BNPB Pusat. Bantuan tersebut di serahkan langsung oleh Deputi III Bidang penanganan Darurat BNPB Pusat  Dody Ruswandi dan Bupati Rote Ndao Paulina Haning – Bullu.

Deputi III Bidang penanganan Darurat BNPB Dody Ruswandi ketika di konfirmasi awak media dibandara DC Saudale pada Jumat 09 April 2021 mengatakan peninjauan dan penyerahan bantuan logistik sembako kepada korban bencana yang terdampak siklon badai seroja bertujuan memberikan pendampingan kepada Bupati beserta muspida bagaimana mempercepat penanganan tanggap darurat bencana serta mendukung bantuan berupa fasilitas fasilitas yang belum ada di Rote Ndao Dody Ruswandi juga mengatakan di NTT ada 15 Kabupaten Kota yang terdampak badai Siklon Seroja dan Dody Ruswandi juga menambahkan saat ini sudah dilakukan pendataan bagi korban yang terdampak badai siklon seroja

Deputi III Bidang penanganan Darurat BNPB Dody Ruswandi meninjau dan memberikan bantuan logistik kepada warga yang terdampak siklon badai Seroja di pulau Ndao didampinggi oleh Sekretaris Daerah Provinsi NTT Benediktus Polo Maing dan dari Pemerintah Kabupaten Rote Ndao didampingi oleh Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu/ Wakil Bupati Rote Ndao Stefanus M Saek/Dandim 1627 Rote Ndao Letkol Infantri Educ Permadi dan Sekertaris Daerah Rote Ndao Jonas M Selly.(rri/rudi)

dampak-badai-seroja4

Dampak Badai Siklon Tropis Seroja di Kabupaten Rote Ndao

Ba’a,- Untuk pertama kalinya Kabupaten Rote Ndao mengalami cuaca ekstrim yang dipicu oleh siklon tropis yang terjadi dari tanggal 3 April s/d 5 April 2021 yang meluluhlantakan semuanya.  Bencana ini dipicu oleh Badai Siklon Tropis Seroja atau 99S yang dalam bahasa Rote disebut Sanggu Anin.

Cuaca ekstrim berupa angin puting beliung disertai hujan lebat yang dipicu oleh siklon tropis Seroja atau Sanggu Anin yang melanda Nusa Tenggara Timur khususnya Kabupaten Rote Ndao telah menyebabkan kerusakan infrastruktur fisik umum atau publik, komoditi pertanian, ternak, alat tangkap perikanan, bangunan rumah, dan harta benda penduduk serta pengungsian warga.

Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu,SE di Posko tanggap bencana Sangu Anin yang bertempat di Kantor Bupati Rote Ndao, Kamis, 08/04/2021 siang mengatakan bahwa akibat dari  badai siklon Sanggu Anin yang sudah berlangsung sejak tanggal 3 s.d 5 April 2021 yang menyebabkan berbagai kerusakan di 112 desa dan 7 kelurahan termasuk penduduk di pulau Ndao, Nuse, Nusamanuk, Landu Thie (desa Landu, kecamatan Rote Barat Daya) dan pulau Usu di Kabupaten Rote Ndao dengan total dampak kerusakan akibat badai siklon tropis ini diperkirakan mencapai Rp. 112.384.400.000

Sejauh ini diperkirakan total kerusakan mencapai 1190 rumah dan 20.000 jiwa di 119 desa/kelurahan. Dengan jumlah rumah per desa bervariasi dari 5-50 desa. Contoh di Desa Fuafuni di Kecamatan Rote Barat Daya telah terdata dengan kerusakan hingga mencapai 36 rumah. Total kerusakan diperkirakan mencapai Rp. 11.900.000.000

Selain itu terdapat kerusakan pada sawah di Rote Ndao mencapai 1800 hektar. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp. 71.834.400.000

Jumlah pengungsi yang terdampak bencana mencapai 1000 orang yang tersebar di 7 (tujuh) desa hingga laporan ini dikeluarkan, yakni di desa Papela, Oelasin, Bebalain, Daudolu, Oesosole, Kelurahan Namodale dan Kelurahan Mokdale (dusun Kandale). Total kebutuhan pengungsi adalah sebesar Rp. 2.000.000.000

Terdapat lebih dari 200 unit perahu (lampara) yang telah rusak dan hilang dengan nilai minimal masing-masing di atas Rp 100.000.000 per perahu. Total kerusakan hingga Rp 2.000.000.000. Di pulau Ndao, kecamatan Ndao Nuse, hingga saat ini terdata 22 lampara yang hilang dengan prakiraan biaya mencapai Rp.1.650.000.000

Dermaga di Ba’a juga rusak dan tidak dapat melayani kapal yang masuk ke Rote melalui pelabuhan Ba’a. Total kerugian mencapai Rp 25.000.000.000

Kerusakan yang tak terhitung pada fasilitas umum yang turut terdampak antara lain: dermaga, jalan, jembatan, bangunan pemerintah, jaringan listrik dan jaringan telpon yang terputus, irigasi, pepohonan.

Untuk jaringan listrik sampai saat ini masih padam akibat kerusakan yang cukup parah pada jaringan kabel listrik hampir di seluruh wilayah Rote Ndao dan sedang dilakukan perbaikan oleh petugas PLN sedangkan jaringan Telpon dan internet juga belum stabil.

Lebih lanjut lagi Bupati mengatakan bahwa dalam rangka mempercepat penanganan dampak akibat bencana siklon Sanggu Anin ini, maka Pemerintah Kabupaten Rote Ndao telah mengambil beberapa langkah sebagai berikut :

  • Menetapkan status tanggap darurat bencana di Kabupaten Rote Ndao pada tanggal 4 April 2021 melalui Surat Pernyataan Tanggap Darurat Bencana Nomor 360/315/BPBD3.1
  • Mengeluarkan Keputusan Bupati Rote Ndao Nomor 194/KEP/HK/2021 tentang Status Tanggap Darurat Penanganan Bencana Alam Siklon Seroja di Kabupaten Rote Ndao pada tanggal 6 April 2021.
  • Membentuk Satuan Tugas Tanggap Darurat melalui SK Bupati Rote Ndao Nomor 195/KEP/HK/2021 tentang Satuan Tugas Penanganan Pasca Bencana Alam Siklon Seroja Kabupaten Rote
  • Pada tanggal 3 April 2021, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao telah menangani 672 pengungsi di desa Papela kecamatan Rote Timur.
  • Pemerintah membagikan 22 karung beras dengan total 550 kg, 18 dos mi instan, 5 paket perlengkapan bayi, 5 liter minyak goreng, 10 kotak teh celup dan 4 buah terpal kepada pengungsi akibat bencana di pulau Rote.
  • Di pulau Ndao stok beras telah habis per tanggal 7 April 2021 sehingga pada hari ini, Kamis, 8 April 2021 Pemerintah Kabupaten Rote Ndao membagikan 2 ton beras. Dolog sudah menyiapkan 25 ton dan 10 ton telah disiapkan untuk didistribusikan pada hari ini kepada masyarakat di pulau Ndao melalui perahu.
  • Bupati bersama Forkopimda telah melakukan tinjauan langsung kedesa-desa yang terdampak bencana.

Bupati juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melakukan beberapa persiapan lanjutan yang akan diambil menindaklanjuti dampak akibat bencana siklon tropis Sanggu Anin (Seroja) ini antara lain:

  • Melakukan pendataan lebih detail ke seluruh desa/kelurahan hingga 2 (dua) hari ke depan.
  • Menggerakkan seluruh Organisasi Pemerintah Daerah untuk melakukan koordinasi, komunikasi dengan masyarakat serta mendata potensi kerugian akibat bencana.
  • Melaporkan hasil pendataan bencana ke pusat, pemerintah provinsi, dan LSM dan lembaga lain dalam rangka melakukan pemulihan secara ekonomi dan infrastruktur di Kabupaten Rote Ndao.

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat juga telah tiba di Rote Ndao sejak siang tadi dan meninjau langsung kondisi bencana di lapangan serta menyerahkan bantuan kepada warga yang mengalami dampak bencana yang didampingi Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu,SE, Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus M. Saek,SE,M.Si dan Forkopimda Rote Ndao.

Saat ini tim dari Pemerintah Kabupaten Rote Ndao  masih terus melakukan pendataan dan berikut link yang bisa diakses oleh masyarakat Rote Ndao untuk melaporkan dampak bencana yang dialami keluarga atau kenalan di Rote Ndao : http://bit.ly/tanggap-cepat-bencana. (posko_sanggu_anin)

kunker-bkn-rn-2021

Kepala BKN RI Tiba di Rote Ndao

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia, Bima Haria Wibisana melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Rote Ndao dan disambut langsung oleh Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu,SE, Forkopimda Rote Ndao, Sekda Rote Ndao, para Asisten serta beberapa pimpinan OPD lingkup Pemkab Rote Ndao, Kamis,25/03 petang.

Penyambutan kepala BKN bersama rombongan ditandai dengan pemakaian topi Ti’i Langga serta Penggalungan Selendang khas Rote.

Kunjungan kerja kepala BKN ke Rote Ndao guna melakukan pemantauan sekaligus melihat langsung Aparatur Sipil Negara(ASN) di Kabupaten Rote Ndao serta melaksanakan kegiatan Pendekatan Pelayanan Kepegawaian (P2K) BKN berupa sosialisasi dan FGD beberapa aturan kepegawaian yang baru yang dilaksanakan selama dua hari yaitu tanggal 25 s/d 26 Maret 2021.

Kunjungan Bima Haria Wibisana ke Rote Ndao didampingi oleh Kepala Kanreg X BKN Denpasar Paulus Dwi Laksono, Kabag TU Kanreg X BKN beserta staf, Manajer Umum PT. Taspen Kupang beserta staf.

Lepas dari Bandara D.C.Saudale kepala BKN bersama rombongan dibawa ke Taman Tapak Kaki yg berada di halaman kantor Bupati Rote Ndao guna melakukan Tapak kaki sebagai tanda bahwa pejabat Negara pernah menginjakkan kaki di Rote Ndao dan akan dibuat prasati, tapak kaki ini merupakan ide brilian dari Bupati ke dua Drs.Leonard Haning,MM.(dkisp)

pelantikan-pejabat-rote-110321

Bupati Kembali Melantik 10 orang Pejabat di Lingkungan Pemkab Rote Ndao

Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, SE kembali melantik 10 orang pejabat lingkup pemkab Rote Ndao yang bertempat di alun-alun Rumah Jabatan Bupati pada hari Senin, 08/03/2021.

Sebanyak 10 ASN yang dilantik tersebut berasal dari berbagai eselon yang diangkat dalam jabatan yang baru sebagai camat dan lurah serta jabatan struktural lainnya di lingkup pemerintahan Kabupaten Rote Ndao berdasarkan Keputusan Bupati Nomor : Kep.821/34/BKPP.22, tertanggal 6 Maret 2021.

Acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan secara khidmat dan tertib dihadapan para saksi, rohaniawan dan diikuti juga oleh para pendamping masing-masing ASN serta tidak lupa bahwa pelantikan ini tetap melakukan protokol kesehatan yang ketat sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus covid-19.

Dalam sambutannya, kepada para pejabat yang dilantik Bupati Rote Ndao menuturkan, ”jabatan adalah sebuah kepercayaan yang diberikan oleh Tuhan yang harus dijaga dan dirawat, saudara-saudara harus bertanggungjawab terutama kepada Tuhan yang telah mengikat saudara-saudara dalam sumpah dan janji jabatan sehingga apabila dilanggar maka akibatnya akan dirasakan oleh saudara-saudara sendiri.

Selanjutnya Bupati berharap agar semua pejabat yang dilantik mulai membangun komunikasi, koordinasi keatas dan kebawah agar tercipta sistim kerja yang kondusif.

Adapun 10 pejabat yang dilantik yaitu Sekretaris Dinas PMD, Yusuf O. Fiah, SH; Camat Pantai Baru, Buce Johanis Daik, S.Pd; Camat Ndao Nuse, Hereth O. Bella, S.Pd; Camat Rote Barat, Olens A.J. Ndoen, SH; Inspektur Pembantu III, Petrus Junias Manafe, SE; Sekcam Ndao Nuse, Semuel Adji Kana, A.Md; Sekcam Lobalain, Melki Foeh, S.Pi; Kasie Pelestarian Bahan Perpustakaan dan Kearsipan pada Dinas Perpustakaan, Polce Dillak, SE; Sekretaris pada Kelurahan Namodale, Marthen Ch. Mandala, A.Ma,SH dan Sekertaris pada Kelurahan Mokdale, Anderias Boik, SE.

Turut hadir dalam acara pelantikan tersebut Wakil Bupati Rote Ndao, Forkopimda, Kepala BKPP Kab. Rote Ndao dan Kepala Badan Keuangan dan Aset Kab. Rote Ndao  (dkisp)

pelantikan-kades-sabtu6321

Bupati Lantik satu orang Kades Perempuan Terpilih dari 33 Kades pada hari terakhir Pelantikan

Hari terakhir pelantikan dan pengambilan sumpah / janji Jabatan Kepala Desa Terpilih di Kabupaten Rote Ndao periode 2021 – 2027 dilakukan secara berbeda dari pelantikan-pelantikan sebelumnya yaitu dilakukan dalam dua sesi pada Sabtu, 06 Maret 2021 yaitu sesi pertama pada pukul 9.00 WITA  Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, SE melantik 13 Kepala Desa terpilih yang berasal dari 3 kecamatan yang mana salah satunya adalah perempuan yaitu Ermi Daik,SH kades pada desa Pukuafu kecamatan Landu Leko dan 2 kecamatan lainnya adalah Kecamatan Pantai Baru dan Kecamatan Ndao Nuse yang bertempat di halaman Alun-alun Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao.

Pada sesi kedua pukul 13.00 Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, SE kembali melantik 20 Kepala Desa terpilih yang berasal dari 2 kecamatan yaitu Kecamatan Loaholu dan Kecamatan Rote Barat Daya masih bertempat di halaman Alun-alun Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao.

Seperti pelantikan-pelantikan sebelumnya hari ini juga masih tetap dilakukan penerapan protokol kesehatan yang ketat yakni semua kepala desa yang akan dilantik bersama pendamping, rohaniawan, saksi-saksi dan para awak media wajib melakukan test swab antigen sebelum memasuki area pelantikan.

Dalam sambutannya Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, SE mengatakan bahwa pelantikan hari ini begitu istimewa karena ada sosok seorang wanita sebagai kepala Desa diujung timur pulau Rote yaitu Desa Pukuafu.

“Kita  patut mengapresiasi dan salut pada Masyarakat Desa Pukuafu karena telah memilih seorang Te’o, seorang nona, seorang perempuan menjadi pemimpin mereka,” ujar Bupati.

Masih mengingatkan hal yang sama kepada para Kepala Desa yang sudah dilantik untuk mengesampingkan segala perbedaan dan selisih paham dalam Pikades kemarin tapi merangkul kembali semua untuk bersatu demi kebersamaan dalam membangun desa.

Selanjutnya terkait dengan pengelolaan keuangan desa, agar dilakukan secara transparan dan professional dan meminta kepada Para Camat agar betul-betul mengawal pembangunan Desa sesuai prioritas pembangunan yang ada dan dapat dilaksanakan tepat waktu.

Bupati juga meminta Dinas PMD bekerja sama dengan Inspektorat, Kepolisian dan Kejaksaan dalam melakukan pembinaan dan pengawasan dalam mencegah adanya penyalahgunaan kewenangan pengelolaan keuangan desa.

Tak lupa Bupati meminta kepala Para Kepala Desa terpilih agar berperan aktif dalam upaya-upaya pencegahan dan penggulangan Covid-19 di wilayah masing-masing dan mematuhi Protokol Kesehatan dengan tidak mengadakan syukuran pelantikan.

“Tak bosan-bosannya saya mengingatkan kembali agar para Kepala Desa yang baru saja dilantik, tidak mengadakan perayaan/syukuran pelantikan yang berpotensi menimbulkan kerumunan dan melanggar ketentuan Protokol Kesehatan,”ujar Bupati.

Bupati juga mengucapkan terimakasih kepada para panitia, dari tingkat desa sampai kabupaten, yang sudah mendukung terselenggaranya Pilkades sampai pelantikan pada hari terakhir hari ini. Dan juga kepada pimpinan Forkopimda yang turut serta mendukung terselenggaranya Pilkades dan Pelantikan sampai hari ini dengan baik dan sukses.

Adapun nama-nama kepala desa yang dilantik pada sesi pertama : Kecamatan Pantai Baru yaitu Desa Oeledo, Gibson R. Manuk; Desa Lenupetu, Jacob Mesang; Desa Ofalangga, Apronel Malesi, S.Si; Desa Lekona, Steven J. Beda; Desa Tunganamo, Yance A. Polin; Desa Oenggae, Amirul Kasopa.

Kecamatan Ndao Nuse yakni Desa Mbali Lendeiki, Abraham Bunga; Desa Anarae, Ibrahim Sereh dan Desa Mbiu Lombo, Arni Battu.

Kecamatan Landu Leko yakni Desa Tenalai, Pildas B. Oan; Desa Pukuafu, Ermi Daik,SH; Desa Lifuleo, Jeczom A. Faah, S.Pd; dan Desa Daiama, Heber L. Ferroh.

Kemudian pada sesi kedua : Kecamatan Loaholu yakni Desa Oelua, Mikael Henuk; Desa Holulai, Anderias Poi; Desa Oebole, Daud Nafi; Desa Tasilo, Isak Dea; Desa Boni, Dominggus Fanggih; Desa Balaoli, Dominggus Ndolu; Desa Oebela, Markus Pah; Desa Mundek, Bernadus A. Filli; Desa Lidor, Agustinus Ello.

Kecamatan Rote Barat Daya yakni Desa Oebatu, Chornelis Ma’a; Desa Mbokak, Johanis Sanda; Desa Oelasin, Matheo Y. Octavianus; Desa Fuifuni, Nithanel Pandie; Desa Sanggadolu, Semuel Haning; Desa Dalekesa, Aryanto Pandie; Desa Lekik, Yeskiel Nalle; Desa Batutua, Maxy Y. M. Narang; Desa Sakubatun, Jermias Mbori, S.St; Desa Landu, Iskandar Mesah,S.Pd; Desa Oehandi, Andri Adu, S.Ikom.

Hadir pula pada kesempatan itu Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus M.Saek,SE,M.Si, Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Drs. Jonas M. Selly, MM dan Forkopimda Rote Ndao. (DKISP)

f-tbm-rotendao-dilantik

Pengurus Forum-Taman Bacaan Masyarakat Kab. Rote Ndao Periode 2021-2026 Dilantik

Ketua Forum-Taman Bacaan Masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur, Polikarpus Do melantik secara virtual Pengurus Daerah F-TBM Kabupaten Rote Ndao masa jabatan 2021-2026 sebanyak 17 orang yang bertempat di gedung SMPN 1 Lobalain, pada Jumad, 05/03/202.

Dengan nuansa budaya etnis Rote acara dipandu oleh MC Alon Liu Moses sebagai salah satu pengurus F-TBM Rote Ndao.

Sebelum pelantikan dimulai para pengurus F-TBM Rote Ndao menyanyikan beberapa nyanyian lagu daerah Rote. Dengan kostum pakaian adat lengkap Rote Ndao semua pengurus terlihat kompak dan bersemangat mengikuti acara pelantikan tersebut walaupun hanya secara virtual.

Adapun 17 orang yang diambil sumpahnya menjadi pengurus F-TBM Rote Ndao sesuai SK Ketua F-TBM Nomor : 26/SK/PW-FTBM/II/2021 yang diketuai oleh Martinus Patola, S.Pd; dengan Wakil Ketua I, Sivera A.L. Panie, ST, M.Pd dan Wakil Ketua II, Ensri J.A. Adu, S.Pd.

Beberapa program F-TBM Rote Ndao yang akan dilakukan diantaranya membentuk TBM Baru di setiap kecamatan sekaligus memberikan pelatihan-pelatihan dalam pengelolaan TBM serta mengadakan perlombaan dan wisata literasi yang tentunya akan sangat menarik minat masyarakat.

Dalam sambutannya Ketua F-TBM Provinsi NTT, Polikarpus Do memberikan apresiasi dan semangat kepada para pengurus F-TBM Rote Ndao dan berharap agar semuanya bisa bekerja keras dalam mewujudkan Rote Ndao sebagai kabupaten Literasi dan juga sekaligus bersama-sama dengan kabupaten lainnya berupaya menjadikan NTT sebagai provinsi literasi.

Pada kesempatan tersebut juga Ketua F-TBM Rote Ndao, Martinus Patola, S.Pd dalam sambutannya mengatakan bahwa tanggung jawab sudah diterima, oleh karena itu para pengurus harus berkomitmen untuk memajukan Forum-Taman Bacaan Masyarakat yang ada di Rote Ndao ini melalui berbagai program kerja yang sudah diprogramkan dengan tetap bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Rote Ndao. Sehingga kedepannya F-TBM Rote Ndao tidak saja sekedar sebuah forum tetapi forum yang berteduh dalam masyarakat Rote Ndao dan menjadikan Rote Ndao sebagai Kabupaten Literasi.

Hadir pula pada kesempatan tersebut Ketua Komisi A DPRD Kab. Rote Ndao, Feki M. Boelan, Kepala Dinas Perpustakaan Kab. Rote Ndao, Morids D.E. Bulan,S.Pd,M.Si, yang mengikutinya secara virtual (dkisp)

roteng,rotsel,rotim

Bupati Lantik 12 Kepala Desa Terpilih dari Kecamatan Rote Selatan, Rote Tengah dan Rote Timur

Hari ini Jumad, 05 Maret 2021 kembali Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, SE melantik sebanyak 12  kepala desa terpilih yang berasal dari 3 kecamatan yaitu Kecamatan Rote Rote Selatan, Kecamatan Rote Tengah dan Kecamatan Rote Timur masih bertempat di halaman Alun-alun Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao.

Seperti pelantikan-pelantikan sebelumnya hari ini juga masih tetap dilakukan penerapan protokol kesehatan yang ketat yakni semua kepala desa yang akan dilantik bersama pendamping, rohaniawan dan saksi-saksi wajib melakukan test swab antigen sebelum memasuki area pelantikan.

Adapun nama-nama kepala desa yang dilantik dari Kecamatan Rote Selatan yaitu Desa Nggelodae, Urbanus Sinlae, SH; Desa Lenguselu, Joni Dethan; Desa Tebole, Mesak J. Ndun; Desa Daleholu, Maksi S. Siokain, S.Pd; Desa Pilasue, Yoliansi Y.Ch. Dethan;

Selanjutnya dari Kecamatan Rote Tengah yakni Desa Nggodimeda, Welkis Ballo; dan Desa Siomeda, Dominikus Manafe, S.Pd.

Kemudian dari Kecamatan Rote Timur yakni Desa Papela, Sugiarto F.A. Azhari; Desa Mukekuku, Desri Hengkimus Suki; Desa Matanae, Reskial Daud Teluain, SH; Desa Lakamola, Sefnat Danial Bolla; dan Desa Batefalu, Gersom Dafa, SH.

Dalam sambutannya kali ini juga Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, SE masih mengingatkan hal yang sama kepada para Kepala Desa yang sudah dilantik untuk mulai merangkul kembali semua lawan dalam Pikades kemarin, proses kontestasi demokrasi sesuai regulasi telah usai sehingga saatnya sekarang semua belajar ikhlas memberi sapaan dan senyum kepada para lawan tarung.

Bupati juga menyampaikan catatan-catatan yang sama dalam prioritas pembangunan desa-desa diantaranya pembangunan Rumah Layak Huni, penyediaan sarana air bersih,  dan penurunan angka stunting agar dilanjutkan sesuai program pembangunan desa tahun 2021 yang sudah berjalan.

“Kita  harus menyadari bahwa ketika kita sendiri untuk membangun sebuah desa  kami tidak punya kemampuan, kita harus saling bergandengan tangan supaya bisa memajukan pembangunan di desa sesuai dengan kerinduan daripada masyarakat,” ujar Bupati.

Selanjutnya terkait dengan pengelolaan keuangan desa, Bupati meminta Dinas PMD bekerja sama dengan Inspektorat, Kepolisian dan Kejaksaan dalam melakukan pembinaan dan pengawasan dalam mencegah adanya penyalahgunaan kewenangan pengelolaan keuangan desa.

“Saya sangat berharap jangan lagi ada kepala desa yang tersangkut tindak pidana korupsi,” kata Bupati.

Bupati juga mengucapkan terimakasih kepada para panitia, dari tingkat desa sampai kabupaten, Kepala Dinas PMD dan jajarannya yang sudah mendukung terselenggaranya Pilkades sampai pelantikan pada hari yang ke-3 hari ini. Dan juga kepada para Forkopimda yang dengan susah payah dalam tugas dan tanggungjawabnya menjaga keamanan Kabupaten Rote Ndao.

Hadir pula pada kesempatan itu Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus M.Saek,SE,M.Si, Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Drs. Jonas M. Selly, MM dan Forkopimda Rote Ndao. (dkisp/sn/et)

lantik-kades-rbl-2021

Hari ini 7 Kepala Desa Terpilih di Kecamatan Rote Barat Laut dilantik

Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, SE hari ini kembali melantik 7  Kepala Desa Terpilih di Kecamatan Rote Barat Laut, Kamis, 4/3/2021 bertempat di halaman Alun-alun Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao.

Pelantikan kepala desa hari ini dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yaitu salah satunya adalah semua kepala desa bersama pendamping, rohaniawan dan saksi wajib melakukan test antigen agar bisa hadir pada saat pelantikan.

Berikut ketujuh nama-nama kepala desa yang dilantik di Kecamatan Rote Barat Laut yaitu Desa Saindule, Mikael Opniel Leli, Desa Busalangga Timur, Hanry Deselvod Adu, Desa Busalangga Barat, Mikael Arnolus Lutte,  Desa Oetutulu, Yohanis Suek, SE, Desa Tualima, Defri Adrino Talomanafe, Desa Netenaen, Jakob Foes, dan Desa Hundihuk, Junus Modok, A.Md.

Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, SE pada saat mengambil sumpah dan melantik Kepala Desa Terpilih pada Kecamatan Rote Barat Laut  mengatakan bahwa hari ini merupakan momentum dimana para Kepala Desa mulai memasuki pertarungan yang sesungguhnya dimana harus menyatukan kembali perpecahan yang telah terjadi di masyarakat akibat pilkades kemarin.

Beliau sempat menyentil bahwa pada pilkades tersebut pasti ada “senggol-senggolan” tetapi karena pemilihan kepala desa telah selesai maka diharapkan para kepala desa harus mampu memaafkan dan melupakannya dan mari bergandengan tangan bersama-sama membangun desa.

“Kita  harus menyadari bahwa ketika kita sendiri untuk membangun sebuah desa  kami tidak punya kemampuan, kita harus saling bergandengan tangan supaya bisa memajukan pembangunan di desa sesuai dengan kerinduan daripada masyarakat,” ujar Bupati.

Lanjut Bupati, APBDes telah disetujui dan ada perbaikan tetapi ada harapan tahun ini jangan lagi Kepala Desa Terpilih mengutak-atik tetapi ikuti dulu, nanti pada tahun berikut apa yang menjadi janji pada saat kampanye baru dituangkan pada program karena menghargai pejabat pendahulu yang sudah membantu menyusun program tersebut. Karena program yang ada pada APBDes itu sudah sesuai dengan RPJMD yaitu Rumah Layak Huni, Air Bersih, Stunting dan tentunya Lakamola Anansio, yang merupakan kebutuhan masyarakat.

Bupati berharap bagi Kepala Desa yang kurang paham silakan berkonsultasi dengan Kepala Dinas PMD, karena pintu selalu terbuka untuk Kepala Desa agar jangan salah jalan.

Lebih lanjut Bupati mengingatkan bahwa sejak tahun 2017 banyak masalah yang dihadapi oleh Kepala Desa maka dari itu tahun 2021 ini Pemerintah Daerah telah bekerjasama dengan Pihak Kejaksaan, Kepolisian untuk mengawal jalannya roda pemerintahan di desa untuk mengawal keuangan desa yang ada di desa yang dikelola oleh kepala desanya, sejak hari ini dilantik. Harus dicamkan baik-baik supaya kerja sesuai aturan dan jangan sampai salah gunakan kewenangan.

Bupati juga menghimbau kepada para Kepala Desa yang baru dilantik agar jangan melakukan pesta pora tetapi mensyukuri bersama keluarga itu penting, membawa nazar ke gereja, supaya terhindar dari kerumunan sehingga dapat menekan penyebaran virus covid-19 ini.

Bupati juga mengucapkan terimakasih kepada para panitia, dari tingkat desa sampai kabupaten, Kepala Dinas PMD dan jajarannya yang sudah dapat mensukseskan pemilihan kepala desa sampai pada pelantikan pada hari yang ke-2 hari ini. Dan juga kepada para Forkopimda yang dengan susah payah dalam tugas dan tanggungjawabnya menjaga keamanan Kabupaten Rote Ndao.

Hadir pula pada kesempatan itu Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus M.Saek,SE,M.Si, dan Forkopimda Rote Ndao. (dkisp/sn)

pelantikan-kades-lobalain-2021

Bupati Rote Ndao Lantik 10 Kepala Desa Terpilih di Kecamatan Lobalain

Setelah melalui proses pilkades serentak yang penuh dinamika, kemeriahan dan keramaian akhirnya Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu,SE melantik 10 kepala desa terpilih di kecamatan Lobalain, Rabu, 3/3/2021 bertempat di halaman Alun-alun Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao tepat jam 9.00 Wita.

Pelantikan kepala desa hari ini dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yaitu salah satunya adalah semua kepala desa bersama pendamping, rohaniawan dan saksi wajib melakukan test swab antigen agar bisa hadir pada saat pelantikan.

Bupati Rote Ndao saat melantik kesepuluh kepala desa tersebut mengatakan bahwa proses pelantikan yang mengukuhkan saudara sekalian dari calon kepala desa menjadi kepala desa, bukan merupakan hasil akhir dari suatu pertarungan melainkan merupakan suatu momentum yang telah  saudara pilih dan saudara persiapkan untuk memasuki pertarungan yang sesungguhnya, pertarungan di mana saudara harus menyatukan kembali masyarakat yang mungkin telah terpecah akibat pilkades kemarin, pertarungan di mana saudara harus mengutamakan kepentingan masyarakat banyak di atas kepentingan pribadi atau keluarga, pertarungan di mana saudara harus berkorban demi pelaksanaan pembangunan desa yang mensejahterakan masyarakat desa.

Lanjut Bupati bahwa untuk kecamatan Lobalain ini ada beberapa catatan untuk desa – desa dapat memperhatikannya diantaranya; pandemi Covid-19 telah mempengaruhi tatanan kehidupan sosial ekonomi masyarakat sehingga pemerintah sangat serius dalam menangani pandemi ini, salah satunya adalah dengan mengalokasikan anggaran dari dana desa sebesar delapan persen untuk pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di tingkat desa.

”dengan alokasi anggaran ini, diharapkan agar satuan tugas Covid-19 di desa berperan aktif dalam mensosialisasikan dan menegakkan protokol kesehatan, memantau warga sakit terutama yang bergejala, atau memantau dan mendukung mereka yang melaksanakan karantina mandiri; serta turut menjaga pintu – pintu keluar masuk wilayah kita terutama bagi mereka  dari luar wilayah Rote Ndao” ujar Bupati

Pada kesempatan itu juga Bupati Paulina mengatakan bahwa dirinya selaku Bupati telah mengeluarkan sebuah surat edaran nomor 410 tahun 2020  mengenai rencana kerja dan prioritas pembangunan desa tahun 2021 dan ada tiga prioritas pembangunan yaitu pembangunan rumah layak huni, penyediaan sarana air bersih serta penurunan prevalensi  stunting.

Menurut data yang ada, masih ada sekitar seribu seratus rumah tidak layak huni yang tersebar di desa – desa di wilayah kecamatan Lobalain. Karena itu,  Bupati meminta agar pemerintah desa melalui dana desa mampu menyelesaikan minimal setengah  rumah tidak layak huni tersebut menjadi rumah layak huni selama kepemimpinannya. Sisanya akan diselesaikan melalui program Aladin dari kabupaten atau bantuan perumahan dari pemerintah propinsi maupun pusat.

”jika hal ini mampu saudara lakukan maka satu pertarungan mampu saudara menangkan’ kata Bupati Paulina

Lanjut lagi Bupati bahwa tahun lalu Kabupaten Rote Ndao mendapat berbagai penghargaan di tingkat propinsi maupun di tingkat nasional karena berhasil menurunkan prevalensi stunting hingga 30%, namun, sebaran stunting di kecamatan lobalain masih di atas 30% yaitu berada di kisaran 35% sampai 60%.

Sehingga dibawah kepemimpinan kepala desa yang baru dilantik, Bupati menantang semuanya untuk mampu menurunkan prevalensi stunting di desanya masing-masing minimal 50% dari angka stunting tahun ini.

”ini pertarungan yang harus saudara menangkan, dengan dana desa yang dialokasikan kurang lebih sepuluh persen untuk stunting, saya yakin saudara dapat memenangkan pertarungan ini juga satu tahun ke depan” kata Bupati

Akhirnya Bupati ingatkan bahwa saat ini kita hidup dalam era digital. Dalam era ini, segala sesuatunya menjadi transparan dan telanjang, terutama sebagai pemimpin. Segala perkataan, perbuatan, tindak tanduk kita sebagai pemimpin seolah – olah sebagai sebuah tarian yang ditampilkan di sebuah panggung. Semua melihat, semua memberi komentar, semua menyoraki, bertepuk tangan atau bahkan melempari batu.  Tunjukkanlah tarian yang indah dan memukau, sehingga ketika tarian selesai para penonton meminta anda mengulangi tarian anda. janganlah sebaliknya, sebelum tarian selesai, mereka meminta anda menghentikan tarian anda. Sikap dan perbuatan kita adalah cerminan hati kita.

Berikut nama-nama kesepuluh desa yang dilantik yaitu Desa Sanggaoen, Matheos Bailao, Desa Kolobolon, Esaf Mbuik, Desa Bebalain, Alfa Zacharias, SH, Desa Kuli, Junus Oktovianus Dillak, Desa Holoama, Melkianus Bessie,  Desa Oelunggu, John Baidenggan, Desa Oeleka, Andrik Mandala,  Desa Lekunik, Obbie Suek, Desa Loleoen, Joni Tasilima, Desa Kuli Aisele, Yermias Thine, S.Pd.

Hadir pula pada kesempatan itu Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus M.Saek,SE,M.Si, para Assisten  Lingkup Setda Rote Ndao, Para  Kepala OPD lingkup pemkab Rote Ndao, Forkopimda Rote Ndao dan Camat Lobalain, Nusry Zacharias,SE. (dkisp/sn)