hewan-kurban-rote20

Bupati Serahkan Hewan Kurban Kepada Umat Muslim Di Rote Ndao

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah, Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu dan Wakil Bupati Stefanus Saek menyerahkan hewan kurban berupa 5 (tujuh) ekor sapi, kepada umat Islam yang tersebar di lima masjid di wilayah Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kamis (30/7/2020).

Bantuan Sapi kurban ini berasal dari Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat 3 ekor sapi dan  Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu, 2 Ekor sapi serta masing-masing masjid mendapat tambahan lima Karung beras.

Masjid yang mendapatkan  bantuan sapi kurban itu adalah Masjid Batutua, Masjid Metina, Masjid Oeseli, Masjid Oenggae dan Polres Rote Ndao hanya mendapatkan 1 ekor sapi kurban.

Bupati Paulina di Masjid Al-Mujahidin Metina, di sela-sela pembagian Hewan kurban mengatakan ini sebagai bentuk partisipasi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Pemerintah Kabupaten  Rote Ndao kepada umat Muslim di  wilayah Kabupaten Rote Ndao yang merayakan Hari Raya Idhul Adha 1441 Hijriah 2020 Masehi yang jatuh pada Jumat 31 Juli 2020 besok.

Bupati  Paulina atas nama pemerintah daerah menyampaikan  terima kasih  kepada Ketua dan Pengurus MUI, Pengurus Masjid dan para tokoh agama Muslim atas dukungan selama masa Pandemi Covid dan masa Tatanan Normal Baru.

Pemerintah terus mengharapkan keikutsertaan seluruh lapisan masyarakat dan organisasi keagamaan dalam melaksanakan pembangunan di Kabupaten Rote Ndao.

Sementara itu, Imam Masjid Al-Mujahidin Metina Imam Nahrawi berterima kasih kepada Gubernur dan Bupati yang telah memberikan hewan kurban bagi umat muslim di sejumlah masjid di wilayah Rote Ndao dan khususnya di Masjid Al Mujahidin Metina,pihak pengurus Masjid akan menyalurkan kepada orang yang membutuhkan. (*/idf/mtc)

kapal-tenggelam-pukuafu

Kapal Berpenumpang 28 Orang Tenggelam di Perairan Pukuafu Kupang

Kantor pencarian dan pertolongan Kupang (SAR) melaporkan 19 orang ditemukan selamat dari peristiwa tenggelamnya Kapal “Kasih 25” yang berangkat dari Tablolong, Kabupaten Kupang, menuju ke Kabupaten Rote Ndao. “Total semuanya yang selamat berjumlah 19 orang dari 28 orang yang berada di atas kapal tersebut,” kata Kepala kantor pencarian dan pertolongan Kupang Emi Frizer, kepada wartawan di Kupang, Minggu malam. Hal itu disampaikan berkaitan dengan perkembangan kasus pencarian korban kapal tenggelam di Perairan Pukuafu, Kabupaten Kupang, pada Minggu (5/7) siang ketika hendak berlayar menuju Rote.

Pada Minggu (5/7) malam menggunakan KN SAR Antareja enam orang dievakuasi ke daratan Kupang. Dari enam orang itu, dua orang yang merupakan anak-anak ditemukan meninggal dunia karena tak bisa keluar dari kapal yang tenggelam, sedangkan empat orang yang merupakan orang dewasa dinyatakan selamat dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda NTT untuk dirawat. Sementara 15 orang lainnya berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan yang sedang melintas di perairan tersebut dan saat ini tengah dirawat di Kabupaten Kupang.

“Sementara itu 7 orang lainnya masih belum ditemukan akibat cuaca yang buruk,” katanya.

Ia mengatakan bahwa proses pencarian terhadap korban kapal tenggelam itu melibatkan semua pihak, mulai dari Polisi Air dan Udara Polda NTT, Dinas Perhubungan NTT, KSOP, dan juga instansi terkait lainnya.

Sementara itu Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur, menyebutkan kapal “Kasih 25” yang mengalami musibah di Perairan Pukuafu merupakan kapal nelayan untuk penangkapan ikan.

“Kapal yang mengalami musibah di Perairan Pukuafu merupakan jenis kapal nelayan untuk penangkapan ikan,” kata Kepala Seksi Keselamatan Pelayaran Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Tenau Kupang Azwar.

Untuk proses penyelidikan terkait kapal itu sendiri nantinya akan dilakukan oleh pihak kepolisian, dalam hal ini Polres Kupang.

Berikut Identitas Penumpang dan ABK yang berhasil diselamatkan oleh, Nelayan dari Tablolong, antara lain :

  1. JEFRI POY, (penumpang)
  2. FREDIK POY (penumpang)
  3. MOLAN BULAN (penumpang)
  4. TITINIA POY (penumpang)
  5. DESRU SERAN (penumpang)
  6. NEIRA POY (penumpang)
  7. NOVI POY (penumpang)
  8. ANITA OAN (penumpang)
  9. FRENGKY LIU (abk)
  10. YONSAN LADA (abk)
  11. FALDO LODO (abk)
  12. NANDO GAUSE (abk)
  13. FRENGKI DOROH (Nakhoda)
  14. MAN DOROH (abk)
  15. ABIYATAR DOROH (abk)
  16. FRIT DOROH (abk)

Sementara penumpang dan ABK yang belum ditemukan, antara lain :

  1. ELISABETH POY-BULAN (penumpang)
  2. FELYCIA BULAN (penumpang)
  3. STEFANIA BULAN (penumpang)
  4. STEFANO BULAN (penumpang)
  5. JHON MULIK (penumpang)
  6. HES MULIK (penumpang)
  7. VONY POY (penumpang)
  8. KACHO POY (penumpang)
  9. MUS TOUDUA (abk).

Dua orang ABK yang berhasil dievakuasi oleh kapal cepat Exprees Bahari (kupang) masing-masing an. ROMI GAUSE dan NIMROT MALOLE.

(*/jpnn/dkisp)

hut-rn-18-2

Peringatan HUT ke-18 Kabupaten Rote Ndao, Kita Mantapkan Langkah untuk Menata Masa Depan di Tengah Era Normal Baru

Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Rote Ndao ke-18 dilaksanakan secara sederhana dengan melakukan upacara bersama di halaman depan Kantor Bupati Rote Ndao, Kamis, 02/07/2020 pagi yang dipimpin langsung oleh Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu,SE

Meskipun upacara perayaan HUT Rote Ndao kali ini ditengah Pandemi Covid-19 tetapi upacara tetap dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan dan hanya dihadiri oleh pejabat eselonering lingkup pemkab Rote Ndao, Forkopimda Rote Ndao dan beberapa undangan lainnya.

Perayaan hari Ulang Tahun Kabupaten Rote Ndao ke-18 tahun 2020 ini mengusung tema “Bersama kita wujudkan Kabupaten Rote Ndao yang semakin tangguh, sejahtera dan bermartabat” dan sub Tema “Dengan semangat Hari Ulang Tahun ke-18 kita mantapkan langkah untuk menata masa depan Kabupaten Rote Ndao di tengah era Normal Baru Pandemi Covid-19”.

Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu,SE dalam sambutannya mengatakan bahwa sesuai dengan spirit tema dan sub tema yang diangkat ini kiranya dapat memperkuat jati diri dan kecintaan kita terhadap daerah ini serta dapat menata masa depan bersama-sama menghadapi pandemi Covid-19 ini melalui kedisiplinan dan ketaatan terhadap kebijakan pemerintah yaitu protokol kesehatan yang telah ditetapkan sehingga daerah kita tetap terjaga bebas dari Covid-19.

“saya senantiasa mengharapkan dukungan dari semua pihak untuk bersama-sama meningkatkan persatuan dalam mengatasi semua tantangan yang ada guna menyongsong masa depan yang lebih baik” ujar Bupati

Lanjut Bupati Paulina, selama ini sudah terdapat berbagai kemajuan dan tantangan pembangunan telah diraih dan rasakan bersama dalam perjalanan pembangunan selama 18 tahun ini pemerintah terus berupaya keras untuk meningkatkan pembangunan ekonomi di berbagai sektor terutama sektor unggulan yaitu Pariwisata yang ditunjang dengan Pertanian dan Perikanan, karena seiring dengan hal tersebut maka kesejahteraan sosial masyarakat terus meningkat dengan semakin menyebar dan meluasnya akses pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan serta pembangunan infrastruktur dasar seperti perumahan, air bersih, transportasi dan pertanian.

Pada kesempatan itu juga Bupati mengungkapkan beberapa kemajuan yang telah dicapai oleh Kabupaten Rote Ndao sampai saat ini yaitu :
1. Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Rote Ndao mengalami penurunan dari 28,08% pada tahun 2018 menjadi 27,08% pada tahun 2019.
2. Pertumbuhan ekonomi daerah mengalami peningkatan dari 5,45% pada tahun sebelumnya menjadi 6,15% pada tahun 2019
3. Laju inflasi mampu dikendalikan hingga angka 2,5% pada tahun 2019
4. Angka Prevelensi Stunting juga menurun secara signifikan dari 44% pada tahun 2018 menjadi 30,13% pada tahun 2019
5. Produksi pangan khususnya padi selama periode 2018 sampai 2019 mengalami peningkatan dengan total produksi 108.000 ton lebih
6. Indeks pembangunan manusia yang merupakan indeks komposit dari sektor kesehatan, pendidikan dan ekonomi meningkat dari tahun sebelumnya 60,51 menjadi 62,7 pada tahun 2019

Lebih lanjut lagi Bupati Paulina Haning-Bullu mengatakan bahwa meningkatnya beberapa kinerja pembangunan tersebut diatas dicapai melalui beberapa program unggulan diantaranya :
1. Program pengentasan kemiskinan melalui bantuan ALADIN (Atap, Lantai dan Dinding) bagi masyarakat kurang mampu pada tahun 2019-2020 ini
2. Pencegahan dan penanganan Stunting melalui peningkatan integrasi program lintas sektor
3. Pembangunan dan penataan tempat wisata baru dan pelaksanaan even pariwisata
4. Pembangunan sarana prasarana transportasi, air minum, irigasi dan telekomunikasi
5. Program Lakamola Anan Sio dengan memberikan bantuan pupuk, obat-obatan, alsintan dan benih untuk sektor usaha pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan
6. Peningkatan sarana prasarana kesehatan dan pendidikan
7. Beasiswa kedokteran dan beasiswa umum untuk anak berprestasi dan keluarga tidak mampu
8. Pembangunan sistim informasi manajemen berbasis elektronik dan internet, serta program/kegiatan strategis lainnya untuk menyempurnakan kualitas maupun kualitas kinerja pembangunan.
Bupati juga menyampaikan bahwa kepemimpinan yang baik sudah menjadi suatu keharusan, untuk itu pemerintah terus melakukan penataan dan pembenahan agar gerak birokrasi tidak menghambat pelayanan publik tetapi tercipta birokrasi yang profesional dan handal, mampu perkolaborasi dengan seluruh komponen dan saling mendukung serta mampu bekerja keras, bekerja cerdas, kerja dengan iklas serta menyelesaikan pekerjaannya secara tuntas, cepat, tepat dan akuntabel.

Namun demikian pemerintah tidak berpuas diri dengan berbagai prestasi yang sudah diraih tetapi terus berupaya untuk melakukan pembenahan di berbagai bidang untuk mencapai sasaran output yang lebih optimal.

Pada kesempatan itu pula Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu,SE menyampaikan terima kasih kepada segenap masyarakat Rote Ndao serta semua pihak yang telah berpartisipasi dalam pembangunan di Kabupaten Rote Ndao dan juga kepada para Tokoh Pendiri serta para pemimpin dari masa ke masa atas segala curhatan pikiran dan tenaganya demi kesejahteraan daerah Rote Ndao tercinta.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Gugus Tugas Percepatan, Pencegahan dan Penanganan Covid-19, baik di tingkat kabupaten, kecamatan, desa/kelurahan, unsur Forkopimda, TNI/Polri serta semua pihak yang telah bekerja sungguh-sungguh untuk mengatasi ancaman Covid-19 di daerah ini sehingga saat ini Rote sudah masuk ke Zona Hijau.

Seusai upacara, aparat TNI/Polri memberikan kue ucapan selamat HUT Kabupaten Rote Ndao yang diterima oleh Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu,SE didampingi Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus.M.Saek,SE,M.Si. (dkisp)

harganas-rn20201

Rote Ndao Peringati Harganas Secara Sederhana

Perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-27, yang jatuh tepat pada Senin (29/06) secara serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia.

Di wilayah paling selatan NKRI ini, Harganas dilaksanakan secara sederhana di halaman Puskesmas Oelaba, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur.

Dalam perayaan Harganas 2020 yang dilaksanakan pada masa New Normal ini, sekaligus dicanangkan Kegiatan Pelayanan Sejuta Akseptor tingkat Kabupaten Rote Ndao oleh Bupati Rote Ndao Pulina Haning-Bullu, yang dihadiri Wakil Bupati Stefanus M Saek, ForumKomunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Danlanal Pulau Rote Letkol Laut (P) Anis Latif, Kajari Rote Ndao Indra Hadiyanto, Kapolres Rote Ndao AKBP Bambang Hari Wibowo diwakili Kapolsek RBL, yang mewakili Dandim 1627/Rote Ndao Letkol (Kav) Andriyan Wahyu Dwi Atmoko, Sekda Jonas M Selly, para Asisten Sekda, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, para medis Puskesmas Oelaba, serta para akseptor.

Bupati Paulina saat membacakan amanat tertulis Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBNN) Hasto Wardoyo mengatakan, peringatan Harganas tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena kita dalam suasana prihatin menghadapi pandemi Wabah Covid-19.

Sehingga, dalam pelaksanaan Harganas 2020 ini dilaksanakan dengan sederhana, namun memberikan manfaat langsung pada keluarga dan masyarakat, serta menginspirasi setiap keluarga untuk tetap menjaga semangat dalam upaya mewujudkan keluarga berkualitas.

Bupati Paulina mengatakan, tahun 2020 BKKBN secara nasional bertekad untuk membangun cara dan semangat baru dalam membantu keluarga mewujudkan keluarga berkualitas, sehingga mengambil tema sentral Harganas ke-27, yaitu ‘BKKBN Baru dengan Gara Baru dan Semangat Baru Hadir di dalam Keluargamu’.

Tema ini diharapkan menjadi pemicu bagi BKKBN bersama Keluarga Indonesia untuk dapat terus menerus meningkatkan ketahanan keluarganya sehingga mampu melahirkan generasi yang lebih baik.

Dengan semangat tersebut, kata dia, BKKBN saat ini melakukan rebranding Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), dengan tekad agar BKKBN semakin mampu untuk terus berupaya meningkatkan kepedulian keluarga Indonesia dalam membangun keluarga berkualitas demi pembangunan sumber daya manusia lndonesia seutuhnya.

“Program Bangga Kencana harus dapat menjangkau seluruh keluarga lndonesia, termasuk keluarga-keluarga yang mengalami kesulitan, terutama di wilayah-wilayah miskin, padat penduduk, wilayah nelayan, kumuh, dan daerah tertinggal lainnya,” kata Bupati Paulina membacakan sambutan tertulis Kepala BKKBNN Hasto Wardoyo.

Realisasi 83 Persen
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3A-P2KB) Kabupaten Rote Ndao Helena Reke mengatakan, meskipun berada pada pasca pandemi Covid-19, pelayanan Program Bangga Kencana tetap hadir di keluarga dengan memberikan pelayanan terbaik sesuai siklus usia reproduksi dan pendekatan siklus kehidupan, dengan tetap memperhatikan aspek protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Menurut Helena, target Pelayanan Sejuta Akseptor yang diberikan BKKBN Provinsi NTT bagi Kabupaten Rote Ndao adalah sebesar 1.288 akseptor.

Menurutnya, kegiatan pelayanan telah dilaksanakan sejak sebulan lalu di kecamatan-kecamatan, di mana tercatata sudah sebanyak 1.079 akseptor yang terlayani. Sehingga, dengan acara puncak pada hari ini yang dilakukan juga secara serentak di wilayah 10 kecamatan, maka target 1.288 akseptor yang dibebankan provinsi kepada Rote Ndao itu bisa terpenuhi.

Pada kegiatan perayaan Harganas ke-27 itu juga Bupati Paulina menyerahkan penghargaan kepada dua akseptor, yakni Marselina Messakh yang sudah menjadi akseptor (implan) selama 15 tahun dan Soviana Henukh-Killa yang sudah ber-KB selama 14 tahun. (*VN)

penghargaan-new-normal-rote2

Kabupaten Rote Ndao Mendapat Juara 2 Lomba Inovasi Daerah dari Kemendagri

Kabupaten Rote Ndao berhasil mendapat juara 2  pada Lomba Inovasi Daerah Penyiapan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19, yang digelar oleh Kemendagri pada tanggal 15 Juni 2020 lalu yang diikuti oleh 2515 peserta dari seluruh Indonesia.

Prestasi gemilang tingkat nasional kembali di raih Kabupaten Rote Ndao, pada pengumuman dan penganugerahan pemenang lomba inovasi daerah dilaksanakan di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kemendagri, Senin (22/6/2020).

Ada tujuh sektor yang dilombakan, di antaranya pasar tradisional, pasar modern/mal atau minimarket dan supermarket, hotel, restoran, tempat pariwisata, transportasi umum, serta Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Sehingga Kabupaten Rote Ndao berhasil menyabet juara dua di sektor tempat wisataKlaster Kabupaten Tertinggal.

Untuk diketahui, penilaian lombanya sendiri mulai dilakukan sejak 18 Juni 2020 bertempat di Aula Badan Penelitian dan Pengembangan (BPP Kemendagri).

Tim penilainya terdiri dari pejabat terkait dari Kemendagri, Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Perdagangan, Badan Nasional Pengelola Perbatasan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, serta Gugus Tugas Covid-19.

Tim penilai kemudian menentukan juara 1 sampai 3 pada masing-masing sektor yang terbagi dalam empat klaster, yakni klaster provinsi, kabupaten, kota, dan daerah tertinggal. Dengan jumlah itu, total pemenang lomba sebanyak 84.

Selain mendapat piagam penghargaan, setiap pemenang juga mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) dengan jumlah total Rp164 miliar pada 7 sektor, yaitu pasar tradisonal, pasar modern, hotel, rumah makan, PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) tempat wisata, transportasi umum.

Pemenang pertama mendapatkan Rp 3 miliar, pemenang kedua Rp 2 miliar dan pemenang ketiga mendapatkan Rp 1 miliar pada setiap sektor dan masing-masing klaster.

Berikut daftar pemenang Lomba Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19:

  1. Sektor Transportasi Umum

Klaster Provinsi:

  1. Jawa Timur
  2. Bali
  3. Kalimantan Tengah

Klaster Kota

  1. Bengkulu
  2. Banda Aceh
  3. Semarang

Klaster Kabupaten

  1. Sintang
  2. Tegal
  3. Tapanuli Utara

Klaster Kabupaten Tertinggal

  1. Jayawijaya
  2. Seram Bagian Barat
  3. Kepulaian Sula

 

  1. Sektor Tempat Wisata

Klaster Provinsi

  1. Jawa Tengah
  2. Jawa Timur
  3. Sulawesi Selatan

Klaster Kota

  1. Semarang
  2. Bogor
  3. Pare-pare

Klaster Kabupaten

  1. Sintang
  2. Gunung Kidul
  3. Trenggalek

Klaster Kabupaten Tertinggal

  1. Sigi
  2. Rote Ndao
  3. Seram Bagian Barat
  4. Sektor Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Klaster Provinsi

  1. Sulawesi Tengah
  2. Kalimamtan Utara
  3. Jawa Tengah

Klaster Kota

  1. Bekasi
  2. Bandung
  3. Surabaya

Klaster Kabupaten

  1. Trenggalek
  2. Sinjai
  3. Situbondo

Klaster Kabupaten Tertinggal

  1. Nias
  2. Seram Bagian Barat
  3. Sumba Barat
  4. Sektor Hotel

Klaster Provinsi

  1. Jambi
  2. Kalimantan Utara
  3. Sulawesi Selatan

Klaster Kota

  1. Pekanbaru
  2. Surabaya
  3. Semarang

Klaster Kabupaten

  1. Trenggalek
  2. Kebumen
  3. Sintang

Klaster Kabupaten Tertinggal

  1. Sumba Barat Daya
  2. Seram Bagian Barat
  3. Tojo Una-una
  4. Sektor Restoran

Klaster Provinsi

  1. Lampung
  2. D.I. Yogyakarta
  3. Jambi

Klaster Kota

  1. Bogor
  2. Tangerang
  3. Jambi

Klaster Kabupaten

  1. Trenggalek
  2. Tabalong
  3. Lumajang

Klaster Kabupaten Tertinggal

  1. Sumba Barat Daya
  2. Sumba Barat
  3. Seram Bagian Barat
  4. Sektor Pasar Modern

Klaster Provinsi

  1. Jawa Timur
  2. Lampung
  3. D.I. Yogyakarta

Klaster Kota

  1. Bogor
  2. Sukabumi
  3. Semarang

Klaster Kabupaten

  1. Aceh Tamiang
  2. Kebumen
  3. Tulungagung

Klaster Kabupaten Tertinggal

  1. Seram Bagian Barat
  2. Belu
  3. Nias

Sektor Pasar Tradisional

Klaster Provinsi

  1. Bali
  2. Sulawesi Selatan
  3. Lampung

Klaster Kota

  1. Bogor
  2. Semarang
  3. Palembang

Klaster Kabupaten

  1. Banyumas
  2. Lumajang
  3. Semarang

Klaster Kabupaten Tertinggal

  1. Limbata
  2. Seram Bagian Barat
  3. Pesisir Barat

(**/RN)

new-normal-2

‘NEW NORMAL’ HARI PERTAMA, GUBERNUR VBL RESMIKAN 4 ‘COTTAGE’ DI MULUT SERIBU

 

Memasuki tatanan normal baru atau new normal life di tengah pandemi Covid-19, tekad kuat Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) untuk menjadikan pariwisata sebagai prime mover atau motor penggerak pembangunan ekonomi di Provinsi NTT semakin nyata. Terbukti, pada Senin, 15 Juni 2020; Gubernur VBL meresmikan cottage yang dibangun di teluk mulut seribu Kabupaten Rote Ndao.

Cottage merupakan akomodasi yang mirip dengan vila, tapi biasanya berupa bangunan, seperti pondok atau rumah kecil yang terpisah-pisah dan sederhana. Kebanyakan, lokasinya terletak dekat pantai, danau, dan pemandangan alam indah lainnya.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si yang ikut bersama rombongan Gubernur VBL, menyampaikan bahwa cottage di Mulut Seribu merupakan bagian dari 7 destinasi baru yang diprogramkan oleh Pemprov NTT. Mulut Seribu adalah sebuah kawasan yang sangat indah dan ketika dari Kupang; memasuki kawasan Mulut Seribu tampak begitu indah dan memesona.

“Kawasan ini akan menjadi pariwisata internasional. Kita melihat bahwa kawasan ini memiliki potensi-potensi baik alam yang indah dan hamparan laut yang tenang,” ungkap Marius.

Gubernur VBL, imbuh Marius, ke depan pariwisata di NTT akan terus dikembangkan; tidak hanya di Kabupaten Rote Ndao tapi di seluruh NTT termasuk Kota Kupang. “Ada banyak potensi tidak hanya pariwisata tetapi juga pertanian ini menjadi kekuatan terbesar di Kota Kupang dalam membangun Provinsi Nusa Tenggara Timur,” kata VBL.

Menurut Marius, Gubernur VBL dalam masa pemerintahannya membangun 7 destinasi baru di Nusa Tenggara Timur; salah satunya Mulut Seribu dan destinasi lainnya yang ada Kabupaten Kupang, yakni Pantai Liman di Pulau Semau, kemudian di Kabupaten Alor, di Kabupaten Lembata, di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), di Kabupaten Sumba Timur, dan juga di Kabupaten Ende.

“Kita melihat bahwa program Bapak Gubernur VBL untuk mengembangkan pariwisata sangat baik,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu,SE memberikan apresiasi kepada Gubernur VBL yang memberikan perhatian sungguh luar biasa kepada pariwisata di Rote Ndao. Bupati Paulina mengatakan, selain mulut seribu masih ada destinasi wisata yang ada di Rote Ndao seperti yang diketahui ada Pantai Nembrala dan begitu banyak hotel serta destinasi wisata yang dikunjungi oleh turis internasional. (*)

Sumber berita   (*/Valeri Guru/Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT)

 

bupatirn-lantik-9-pejabat

Bupati Rote Ndao Lantik 9 Pejabat di Lingkup Pemkab Rote Ndao

Ditengah Wahah Pandemi Covid-19 tidak menghalangi kegiatan pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator lingkup pemerintah Kabupaten Rote Ndao

Pengambilan sumpah janji yang dilakukan oleh Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu,SE pada Senin, 18/05/2020 ini berbeda dengan pelantikan sebelumnya yaitu dilakukan secara online melalui Video Conference yaitu dengan aplikasi zoom, dimana pejabat yang dilantik tidak bersama-sama didalam satu ruangan tetapi menggunakan dua ruangan yang berbeda yaitu pejabat yang dilantik, saksi, dan rohaniwan berada di lantai satu kantor Bupati, sementara Bupati dan Forkopimda  menempati ruangan TBUPP di lantai dua. Hal ini dilakukan agar dapat meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kabupaten Rote Ndao

Untuk diketahui bahwa pelantikan ini dilakukan sesuai amanat Badan Kepegawaian Nasional melalui Surat Edaran Nomor 10/C/IV/2020 tentang pelantikan sumpah dan janji PNS atau sumpah janji jabatan melalui media elektronik teleconference pada masa keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat virus Corona.

Pelantikan ini juga dilakukan dalam rangka untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di kabupaten Rote Ndao

Bupati Rote Ndao dalam sambutannya mengharapkan agar pejabat yang dilantik dapat terus meningkatkan kinerjanya serta dapat bekerja iklas dan cerdas serta dapat memanfaatkan media teknologi yang ada serta mampu menyikapi setiap permasalahan yang muncul dengan bijak, selain itu kondisi seperti ini memicu perubahan di berbagai bidang yang perlu disikapi secara cepat dan tepat, dan juga tetap menjaga identitas, menghindari KKN.

Selain itu juga pejabat yang baru dilantik ini Bupati terus mengingatkan agar selalu mempertanggung jawabkan sumpah dan janjinya dimanapun berada demi kemajuan dan kemakmuran masyarakat Rote Ndao.

Berikut pejabat tinggi pratama yang dilantik diantaranya adalah Petson S. Hangge,S.Sos dilantik sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dra. Helena Reke dilantik sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3Ap2KB), Drs. Hanokh Agustinus Ndoen, dilantik menjadi Kepala Dinas Pangan, Daud Daniel Bessie, S.Pd dilantik menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal, Perizinan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Drs. Benay Forah dilantik sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Frans W. Daud,SE dilantik sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan. Sementara pejabat Administrator yang dilantik adalah Nusry E. Zacharias,SE dilantik sebagai Camat Lobalain, Hereth O. Bella, S.Pd sebagai Sekretaris Camat Lobalain, dan Olens A.J. Ndoen,SH sebagai Sekretaris Camat Rote Barat.(dkisp)

BLT-rote-diserahkan-270420

Bupati Menyerahkan Secara Simbolis Bantuan Langsung Tunai Dana Desa kepada 18 Desa

Rote_ Pemerintah kabupaten Rote Ndao mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT)  Dana Desa kepada 18 Desa penerima tahap pertama dari 112 desa di kabupaten Rote Ndao yang bernilai Rp.600.000 per KK, kepada masyarakat berpenghasilan rendah dan akibat dampak Covid-19. Langkah ini sebagai bagian dari kebijakan dan respon cepat pemerintah guna mengantisipasi multi dampak covid-19 di kab. Rote Ndao.

Bertempat di kecamatan Rote Selatan pada Senin, 27/04/2020 siang, Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE membagikan bantuan langsung tunai (BLT) secara simbolis di dua titik yaitu  Desa Nggelodae dan Desa Pilasue

Hadir pula pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus M. Saek,SE.M.Si, Assisten Administrasi Umum Setda Rote Ndao, Drs. Jermi Haning,M.Pol.Admin, Kepala Dinas PMD Rote Ndao, dan disaksikan oleh Babinsa, Babinkamtibmas Rote Selatan, camat Rote Selatan Johni Manafe serta para Kepala Desa setempat di masing masing Desa.

Bupati Paulina Haning-Bullu,SE pada kesempatan itu mengatakan bahwa penyerahan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah ditengah-tengah covid-19 “Jangan liat besar kecil nya bantuan, tapi semoga bermanfaat dan dapat dipergunakan sebaik-baik nya dan kami pemerintah terus ada ditengah tengah masyarakat” kata Bupati.

Bupati Paulina Haning-Bullu,SE juga mengingatkan kepada kepala Desa untuk memberikan data yang akurat dan diawasi langsung oleh Camat dan BPD. “jangan manipulasi dan kalau sampai ketahuan maka kepala desa yang terkena pidana” tegas Bupati.

Paulina Haning-Bullu,SE juga berpesan kepada warga untuk tetap menjaga kesehatan, menetap dirumah, hindari kumpul-kumpul, gunakan masker saat keluar rumah dan rajin mencuci tangan untuk terhindar dari Covid-19.

Salah satu penerima BLT, Saul Jesua yang kesehariannya sebagai penjual siri mengucapkan terima kasih kepada pemerintah baik dari pusat sampai ke daerah yang sudah membantu meringankan beban ekonomi yang kian menurun akibat dari wabah virus corona yang tidak bisa membuatnya berjualan normal.

“Saya sangat berterima kasih kepada Tuhan lewat bapak Presiden, bapak Gubernur, Ibu Bupati Rote Ndao, bapak camat dan bapak kepala desa yang sudah memperhatikan kami ditengah virus corona ini, untuk kami bisa membeli makanan dan sayur mayur untuk makan sebab kami tidak bisa keluar jauh” ujar Saul.

Pada kesempatan yang berbeda kepada Kepala Dinas PMD Rote Ndao, James M. Therik menjelaskan besarnya dana yang akan disalurkan dalam bantuan langsung tunai (BLT) kepada 112 desa di kabupaten Rote Ndao yang akan diberikan kepada 12.749 KK yang tersebar di 10 kecamatan. Untuk tahap pertama bulan April ini sebesar 7 Miliar Lebih yang akan diberikan secara bertahap, untuk tahap kedua dan ketiga akan disalurkan di bulan Mei mendatang bagi desa yang belum terima.(DKISP)

musrenbang-ntt-210420

Musrembang RKPD Prov. NTT Tahun 2020; Tujuan Pembangunan adalah Kesejahteraan

Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu,SE mengikuti Musyawara Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Provinsi NTT Tahun 2020 untuk perencanaan tahun 2021 yang dibuka oleh Gubernur   Nusa TenggaTimur, Victor Bungtilu Laiskodat, dan diikuti pula olehBupati/Walikota se-Provinsi NTT, melalui Video Conference, Selasa (21/04/2020)

Hadir pula dalam Vidcon di Aula Lantai 1 Kantor Bupati Rote Ndao, Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus M. Saek,SE,M.Si, Sekretaris Daerah Kab.Rote Ndao, Drs. Jonas M.Selly,MM, Para Asissten Setda Rote Ndao, serta Kepala Bapelitbang Kab.Rote Ndao, Drs. Frengki J. Haning

Gubernur VBL pada kesempatan itu melalui Virtual Meeting mengatakan bahwa meski pelaksanaan Musrenbang tahun 2020 untuk perencanaan tahun 2021 dilaksanakan dalam keadaan pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19; sebagai pemimpin harus yakin dan mampu untuk mengatasi masalah ini dengan baik.

“kita semua tetap berharap dan kita yakin bahwa kita mampu mengatasi masalah ini dengan baik. Karena kita punya keyakinan, dan punya kecerdasan, dan daya tahan yang cukup untuk menghadapi masalah ini,” ujar Gubernur VBL

Lanjut  Gubernur bahwa berbagai masukan yang ada di dalam pokok-pokok pikiran baik dari Pimpinan DPRD NTT dan seluruh anggota; dari Pemerintah Pusat dan berbagai komponen lainnya akan menjadi masukan yang baik.

“kita akan memperbaharui perjalanan pembangunan Nusa Tenggara Timur, prinsip pembangunan itu dalam prosesnya terjadi perubahan. Prinsip pembangunan itu, terjadi modernisasi; apabila dalam pembangunan perencanaannya tidak ada modernisasi maka pembangunan itu gagal” kata Gubernur

Lebih lanjut lagi Gubernur mengatakan bahwa tujuan pembangunan adalah kesejahteraan. Karena itu, dirinya mengharapkan bahwa kalau perencanaan yang baik ini tidak dapat dikerjakan dengan benar maka kita hanya menempatkan perencanaan yang baik ini pada ruang – ruang sepi; tertutup dan kemiskinan tetap marajela di NTT. Karena kita tidak punya kemampuan. Kemampuan untuk mengaktualisasikan sebuah desain kecerdasan yang begitu luar biasa; baik, keterpaduan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi sampai Pemerintah Kabupaten/Kota.

Gubernur VBL sangat percaya dengan kemampuan dan kerja keras Walikota Kupang dan para Bupati seluruh NTT, ke depan Provinsi NTT akan maju.

“sebagai Gubernur, saya sangat percaya diri; karena saya mempunya bupati dan walikota yang bekerja secara luar biasa. Karena itu dalam semangat seperti ini, saya mengharapkan para bupati dan walikota terus untuk bekerja,” ujar Gubernur VBL Gubernur juga menambahkan bahwa momentum pandemic virus corona ini mengubah budaya; budaya kerja dan budaya hidup masyarakat kita.

Dia menegaskan, NTT tidak boleh kalah. Karena teknologi informasi yang begitu maju harus menjadi kekuatan untuk kita memajukan seluruh kinerja dan mimpi – mimpi kita. (dkisp)

penghuni-rusun-nee2

28 Orang masih Dikarantina di Rusun Ne’e

Saat ini 28 orang mendiami Rumah Susun (Rusun) Ne’e, Desa Sanggaoen, Kecamatan Lobalain, sebagai tempat isolasi yang disiapkan khusus Pemkab Rote Ndao untuk penanganan Covid-19.

Demikian rilis Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Rote Ndao yang ditandatangani Kepala Bagian Umum, Humas, dan Protokol Setda Rote Ndao Handryans Bessie,  Minggu (12/4) petang.

Dalam rilis tersebut, juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Rote Ndao dr Widyanto P Adhy menjelaskan, 28 orang tersebut terdiri dari 2 Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang diumumkan positif sesuai hasil rapid test oleh Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu, Sabtu (11/4) malam, 3 ODP yang hasil rapid testnya negatif, 4 orang yang melakukan kontak erat dengan ODP, dan 19 Orang dari Area Risiko (OAR).

“Saat ini 28 orang yang dikarantina di Rusun Ne’e tersebut, kondisi kklinisnya terus dipantau dan dilakukan tindakan medis sesuai protokol penanganan yang ditetapkan Gugus Tugas. Diharapkan dengan penanganan yang dilakukan para medis Gugus Tugas Covid-19 Rote Ndao, kondisi kesehatan mereka terus membaik,”katanya.

Terkait keluarga dan kerabatserumah dari dua ODP yang diumumkan hasil rapid tesnya positif, kata dr Adhy, Gugus Tugas telah melokalisir risiko penyebaran oleh dua ODP tersebut dengan melakukan karantina para kerabat tersebut di Rusun Ne’e agar kondisi mereka juga bisa teratur dipantau oleh tenaga medis, sehingga dapat diambil tindakan medis lebih cepat.

Ia menjelaskan, keluarga dan kerabat dari 2 ODP positif hasil rapid test tersebut berjumlah 4 orang, yakni 2 orang berstatus KT dan 2 orang telah dilakukan rapid test dan hasilnya negatif.

“Jadi empat orang yang melakukan kontak dengan 2 ODP positif rapid test tersebut, 2 orangg telah dilakukan rapid test dan hasilnya negatif, sementara 2 orang berstatus KT. Semuanya masih dalam kondisi aman sesuai pemantauan tim medis Gugus Tugas,”katanya.

dr Adhy menambahkan, update hinggapukul 18.00 Wita, Orang Yang diperiksa di Rumah (ODR) berjumlah 536 orang, yang terdiri dari Orang dari Area Risiko (OAR) 331 orang, Kontak Risiko Rendah (KR) 182 orang, Kontak Risiko Tinggi (KT) 23 orang. ODP komulatif berjumlah 47  orang, dengan rincian 38 dinyatakan sembuh (selesai pemantauan) dan sisanya masih dalam pemantauan termasuk 2 positif dan 3 negatif di Rusun Ne’e.

Sementara yang masuk dalam kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Suspect, maupun Positif Corona belum ada. (humaspemdaRN)