Utma

Semarak Festival Hus Ndeo 2025, Warisan Budaya Yang Dilestarikan

Festival Hus Ndeo (Parade Kuda Hias Tradisional) Kabupaten Rote Ndao berlangsung meriah pada Rabu, (09/07/2025) di Desa Tasilo Kecamatan Loaholu. Ribuan Masyarakat memadati seputaran arena Hus. Acara ini dihadiri dan dibuka oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan, Forkompimda, Anggota DPRD Provinsi NTT Simson Polin, pimpinan perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta warga dari berbagai kalangan yang sekaligus menunjukkan antusiasme terhadap pelestarian budaya lokal.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH (Kedua dari kanan) menunggangi kuda pada festival Hus Ndao di Desa Tasilo, Kecamatan Loaholu
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH (Kedua dari kanan) turut berpartisipasi pada Festival Hus Ndao di Desa Tasilo, Kecamatan Loaholu.

Dalam sambutannya, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menekankan penyelenggaraan Festival Hus Ndeo  sebagai warisan budaya yang harus dijaga dari generasi ke generasi. Ia juga mengungkapkan sejumlah tempat bersejarah di Rote, termasuk kisah legendaris Foe Mbura. Bupati berencana menjadikan festival ini sebagai agenda tahunan agar masyarakat terus mengingat dan melestarikan nilai-nilai budaya.

Festival Hus Ndeo kali ini dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan budaya, seperti Silat Kampung, Foti, dan Tarian Daerah yang dibawakan oleh masyarakat lokal. Pertunjukan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mencintai budaya mereka. Selain itu, suasana semakin hidup dengan antusiasme penonton yang menyaksikan setiap penampilan.

Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao, bersama Forkopimda serta Tokoh Adat saat membuka Festival Hus Ndeo.
Bupati Paulus Henuk dan Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan, bersama Forkopimda serta Tokoh Adat saat membuka Festival Hus Ndeo 2025.

Keberadaan festival Hus Ndeo juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Banyak UMKM yang turut berpartisipasi, menjual produk lokal seperti kerajinan tangan dan kuliner khas Rote Ndao. Hal ini membantu meningkatkan pendapatan warga sekaligus mempromosikan potensi daerah kepada pengunjung.

Kegiatan berjalan lancar dan mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Banyak warga yang mengapresiasi penyelenggaraan festival ini, karena selain menghibur, juga memperkuat rasa cinta terhadap budaya lokal. Harapannya, event serupa akan terus diadakan dengan skala yang lebih besar di masa depan.

Dengan suksesnya Festival HUS Rote Ndao ini, pemerintah dan masyarakat membuktikan komitmennya dalam melestarikan warisan leluhur. Kegiatan ini dapat terus berkembang dan menjadi daya tarik wisata budaya yang mendunia, sekaligus memperkuat identitas masyarakat Rote Ndao.*(Bidkom_DKISP Rote Ndao)

PKA xvi paparan

Di Hadapan Bupati Rote Ndao dan Para Asisten, Aksi Perubahan Peserta PKA XVI Rote Ndao Dipaparkan

Ba’a, 8 Juli 2025 – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao hari ini menggelar agenda penting berupa pemaparan lima inovasi unggulan dari peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XVI yang difasilitasi oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Kabupaten Rote Ndao. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, bersama para pejabat utama daerah yakni Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta Asisten Administrasi Umum.

Turut hadir pula para mentor dari lima perangkat daerah yang terlibat dalam implementasi masing-masing inovasi, yaitu Bapelitbangda, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas PUPR, Inspektorat, dan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan.

Dalam sambutannya, Bupati memberikan penghargaan tinggi atas inisiatif dan kerja nyata para peserta PKA Angkatan XVI asal Rote Ndao. Lima inovasi tersebut dinilai mampu memberikan kontribusi nyata terhadap tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta penguatan sistem informasi di berbagai sektor. “Saya mengapresiasi penuh aksi perubahan ini, dan mendorong agar kelima inovasi tersebut segera diformalkan dalam bentuk regulasi daerah,” ungkap Bupati.

Lebih lanjut, Bupati Paulus Henuk menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan visi misi kepala daerah dan sembilan agenda perubahan (Mbule Sio) yang menjadi kompas pembangunan Kabupaten Rote Ndao. Ia menyampaikan bahwa inovasi yang dihasilkan tidak boleh berhenti pada tahap uji coba, tetapi harus diintegrasikan ke dalam sistem kerja yang berkelanjutan.

Selain memberikan apresiasi kepada peserta PKA, Bupati juga mendorong Pemerintah Daerah untuk menyusun skema khusus apresiasi bagi ASN berprestasi. “Bukan hanya bagi peserta PKA XVI, tetapi juga seluruh ASN yang memiliki inovasi untuk perubahan yang lebih baik di daerah. Pemda perlu pikirkan skema secara khusus untuk apresiasi dan tentunya sesuai kategori. Kita perbanyak kategori apresiasi bagi ASN yang inovatif dan kreatif,” tegas Bupati.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada BPSDMD Provinsi NTT atas penyelenggaraan PKA Angkatan XVI yang telah menghasilkan inovasi konkret dan berdampak langsung bagi daerah. “Apa yang dilakukan oleh para peserta ini menunjukkan bahwa pelatihan bukan sekadar formalitas, tapi menjadi ruang tumbuh bagi perubahan nyata,” tutupnya.

Kelima inovasi yang dipaparkan hari ini meliputi:

1. ESA Office oleh Maraden A. Patola, ST, M.Sc, Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian – untuk digitalisasi manajemen surat dan arsip

2. MAI FALI oleh Sherwin M. R. Ufi, S.KM, MPH, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia pada Bapelitbangda – aplikasi pengelolaan data dasar perencanaan sub-bidang kesehatan

3. HOHOLOK oleh Sonny Saban, ST, Kepala Bidang Pengairan dan Sumber Daya Air pada Dinas PUPR – sistem pemantauan progres proyek infrastruktur

4. E-Aset Malole oleh Anthenety A. Lapudooh, S.Sos, Sekretaris pada Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan – digitalisasi pengelolaan aset daerah

5. SOI SALAK oleh Refly Therik, SE, Inspektur Pembantu I pada Inspektorat – sistem pelaporan dan pengawasan tindak lanjut temuan pengawasan

Kelima inovasi ini diharapkan menjadi tonggak perubahan menuju birokrasi yang lebih modern, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat Rote Ndao. (DKISP)

 

PKA 1

Bupati Rote Ndao Apresiasi Lima Inovasi Pelayanan Publik Peserta PKA Angkatan XVI

Lima Inovasi Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XVI Tahun 2025 asal Kabupaten Rote Ndao mendapat apresiasi dari Bupati Rote Ndao paulus Henuk, SH. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Presentasi Aksi Perubahan Peserta PKA Angkatan XVI dihadapan Bupati Rote Ndao serta para Asisten dan para Mentor yang berlangsung Selasa (08/07/2025) bertempat di ruang TBUPP kanntor Bupati Rote Ndao.

Inovasi kelima peserta PKA Angkatan XVI dinilai Bupati Rote Ndao Paulus Henuk sebagai terobosan penting dalam upaya mempercepat reformasi birokrasi dan peningkatan pelayanan publik di lingkungan pemerintah daerah.

Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XVI Tahun 2025 asal Kabupaten Rote Ndao foto bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH.
Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XVI Tahun 2025 asal Kabupaten Rote Ndao foto bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH.

Dalam arahannya, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mendukung sekaligus berharap seluruh aksi perubahan yang disampaikan dapat diimplementasikan dan mendukung visi dan misi pemerintah daerah. “ Semua yang dihasilkan dari aksi perubahan lewat lima inovasi yang dihasilkan ini akan memberikan dampak nyata bagi kemajuan dan pelayanan publik di Kabupaten Rote Ndao, diharapkan dapat dikembangkan dan disosialisasikan kepada masyarakat” ucap Bupati Rote Ndao Paulus Henuk.

Bupati Paulus Henuk juga mengungkapkan pentingnya pengembangan kepemimpinan yang komprehensif. Menurutnya, seorang pemimpin tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, namun juga harus menguasai manajemen dan kepemimpinan secara seimbang. Pendidikan dan pelatihan seperti PKA diharapkan mampu membentuk aparatur yang profesional, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan.

Lima Inovasi yang mendapat apresiasi Bupati Rote Ndao Paulus Henuk yakni :

  1. SOI SALAK – Sistem Online Integratif untuk Pengawasan Laporan Hasil Temuan
    Penggagas: Refly Therik, SE (Inspektur Pembantu Wilayah I, Inspektorat).
  2. E-ASET MALOLE – Elektronifikasi Aset UMKM Melalui Sistem Tertelusur
    Penggagas: Anthenety A. Lapudooh, S.Sos (Sekretaris Dinas Koperindag dan UMKM).
  3. ESA OFFICE – Efisiensi Sistem Administrasi melalui Optimalisasi Fungsi Digital
    Penggagas: Maraden A. Patola, ST, M.Sc (Sekretaris Dinas Kominfo Statistik dan Persandian)
  4. MAI FALI – Manajemen Akurasi Informasi: Fasilitasi Analisis Layanan Integrasi
    Penggagas: Sherwin M. R. Ufi, S.KM, MPH (Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Bapelitbangda)
  5. HOHOLOK – Harmonisasi Operasional Pengawasan Proyek Lapangan
    Penggagas: Sonny Saban, ST (Kabid SDA dan Irigasi, Dinas PUPR)

Penerapan lima inovasi tersebut membuat proses administrasi, perkantoran, pengawasan, serta pengelolaan aset dan data kesehatan di lingkungan pemerintah daerah menjadi lebih efektif dan efisien.

Kegiatan Presentasi Aksi Perubahan Peserta PKA Angkatan XVI Tahun 2025 asal Kabupaten Rote Ndao.
Kegiatan Presentasi Aksi Perubahan Peserta PKA Angkatan XVI Tahun 2025 asal Kabupaten Rote Ndao.

Sehingga sejalan dengan tujuan dari implementasi aksi perubahan ini adalah mempercepat dan memuaskan pelayanan publik. Apresiasi dan dukungan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk terhadap inovasi yang disampaikan para peserta PKA Angkatan XVI, sekaligus untuk penerapannya di lintas sektor dalam mendukung transformasi pelayanan publik di daerah.

“ Saya pikir ini perlu dikembangkan, kemudian diseosialisasikan dan perlu dukungan kita terkait kebijakan-kebijakan politis sehingga kegiatan-kegiatan kita di pekantoran itu sudah berbasis elektronik,” pinta Bupati Rote Ndao Paulus Henuk.

Dengan adanya aksi perubahan ini, Bupati Rote Ndao optimis mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Inovasi dan komitmen dari para peserta PKA juga diharapkan menjadi motor penggerak perubahan positif di lingkungan birokrasi daerah.*(Bidkom_DKISP Rote Ndao)

Kegiatan Rapat Evaluasi Realisasi APBD Kabupaten Rote Ndao Triwulan I Tahun 2025, Senin (07/07/2025).

Bupati Rote Ndao Pimpin Rapat Evaluasi Realisasi APBD Semester I 2025 dan Kinerja OPD

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH memimpin rapat evaluasi realisasi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Semester I Tahun 2025 pada pada masing-masing Organiasi Perangkat Daerah (OPD), Senin (07/07/2025) bertempat di Aula Lantai I kantor Bupati Rote Ndao. Evaluasi guna melihat capaian realisasi anggaran baik belanja barang dan jasa maupun belanja modal disetiap perangkat daerah. Rapat evaluasi perangkat daerah ini dipandu oleh Sekretaris Daerah Drs. Jonas M. Selly, MM.

Kegiatan Rapat Evaluasi Realisasi APBD Kabupaten Rote Ndao Triwulan I Tahun 2025, Senin (07/07/2025).
Kegiatan Rapat Evaluasi Realisasi APBD Kabupaten Rote Ndao Triwulan I Tahun 2025, Senin (07/07/2025).

Pagu APBD Kabupaten Rote Ndao Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp. 853 M lebih. Sementara pada Perubahan APBD 2025 direncanakan sebesar Rp. 793 M lebih. Terjadi pengurangan Rp. 55 Milyar lebih sebagai dampak efisiensi anggaran. Meski begitu, Pemkab Rote Ndao tetap mendapat penambahan pendapatan pada DAK Bidang Ketahanan Pangan sebesar Rp. 276 juta.

Karena itu, dalam Rapat Evaluasi Realisasi Keuangan dan Fisik APBD menurut urusan pemerintahan daerah dan OPD keadaan Triwulan I Tahun 2025 ini, masing-masing perangkat daerah melaporkan capaian realisasi serta kendala yang dihadapi.

Penyampaian ini kemudian mendapat respon langsung dari Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Sekda Jonas M. Selly. Dalam rapat dikemukaan Pemkab Rote Ndao menaruh target Realisasi APBD Tahun 2025 Semester I sebesar 46,69 Persen atau 370 Milyar lebih.

Bupati Rote Ndao memberikan arahan kepada perangkat daerah.
Bupati Rote Ndao memberikan arahan kepada perangkat daerah.

Sehingga terhadap perangkat daerah yang capaiannya sesuai bahkan melampaui target mendapat apresiasi dari Bupati Rote Ndao Paulus Henuk. Ia juga mencermati berbagai kendala yang dihadapai perangkat daerah seraya memberikan arahan untuk target pelaksanan selanjutnya.

Bupati Paulus Henuk meminta perangkat daerah untuk mempehatikan realisasi agar berjalan sesuai dengan target yang ditetapkan. “ Saya ajak kita terus semangat, dengan spirit yang sama. Semuanya sangat bisa kita kerjakan bersama. Kita beride, bergagasan dan melaksanakan itu untuk kemajuan daerah ini,” ucap Bupati Rote Ndao Paulus Henuk.*(Bidkom_DKISP Rote Ndao)

Peserta Iga Diterima oleh Kabid Litbang Bapelitbangda Rote Ndao

Lima Inovasi Peserta PKA Angkatan XVI Rote Ndao Resmi Dilombakan Pada IGA

Ba’a, 7 Juli 2025 — Kabupaten Rote Ndao kembali menorehkan langkah maju dalam upaya penguatan inovasi daerah. Hari ini, lima inovasi unggulan hasil karya peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XVI Tahun 2025 secara resmi didaftarkan pada sistem aplikasi Innovation Government Award (IGA) yang dikelola oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Kelima inovasi tersebut merupakan bagian dari Aksi Perubahan yang telah diimplementasikan secara nyata di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, sebagai berikut:

1.SOI SALAK – Sistem Online Integratif untuk Pengawasan Laporan Hasil Temuan
Penggagas: Refly Therik, SE (Inspektur Pembantu Wilayah I, Inspektorat)

2. E-ASET MALOLE – Elektronifikasi Aset UMKM Melalui Sistem Tertelusur
Penggagas: Anthenety A. Lapudooh, S.Sos (Sekretaris Dinas Koperindag dan UMKM)

3. ESA OFFICE – Efisiensi Sistem Administrasi melalui Optimalisasi Fungsi Digital
Penggagas: Maraden A. Patola, ST, M.Sc (Sekretaris Dinas Kominfo Statistik dan Persandian)

4. MAI FALI – Manajemen Akurasi Informasi: Fasilitasi Analisis Layanan Integrasi
Penggagas: Sherwin M. R. Ufi, S.KM, MPH (Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Bapelitbangda)

5. HOHOLOK – Harmonisasi Operasional Pengawasan Proyek Lapangan
Penggagas: Sonny Saban, ST (Kabid SDA dan Irigasi, Dinas PUPR)

Langkah pendaftaran inovasi ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Bapelitbangda Kabupaten Rote Ndao, Diana A. Bullu, SE, yang menyatakan bahwa kelima inovasi tersebut telah melalui tahapan uji coba dan mulai diintegrasikan dalam proses pelayanan publik serta perencanaan pembangunan daerah.

“Kami menyambut baik inisiatif peserta PKA yang bukan hanya menghasilkan dokumen aksi perubahan, tetapi langsung melahirkan inovasi konkret yang dapat diukur manfaatnya. Lima inovasi ini telah kami akomodir dalam dokumen RPJMD Kabupaten Rote Ndao 2025–2030 sebagai bentuk komitmen atas keberlanjutan inovasi,” ungkap Diana.

Proses pendaftaran dan verifikasi administrasi inovasi ke dalam sistem aplikasi IGA Kemendagri dilakukan oleh Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Bapelitbangda Kabupaten Rote Ndao yang dikoordinasikan langsung oleh Nazarillah Qadirun, SE. Tim Litbang memastikan setiap inovasi memenuhi syarat administratif dan deskripsi teknis sesuai dengan parameter pengukuran IGA, termasuk kategori kebermanfaatan, keberlanjutan, dan kebaruan inovasi.

“Kami sangat bangga karena kelima inovasi ini seluruhnya lahir dari problem riil di lapangan dan dirancang oleh aparatur sipil negara di daerah. Harapannya, ini dapat menjadi inspirasi bagi unit kerja lainnya untuk terus berinovasi dalam pelayanan dan tata kelola pemerintahan,” ujar Nazarillah.

Dengan telah terdaftarnya lima inovasi ini, Kabupaten Rote Ndao optimis meningkatkan nilai Indeks Inovasi Daerah (IGA) pada tahun 2025 dan memperkuat citra sebagai daerah perbatasan yang progresif dan solutif. (DKISP)

keg 2 utama

Bupati Rote Ndao Sambut Kepulangan Jemaah Haji Tahun 2025

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH menyambut kepulangan Jemaah Haji asal Rote Ndao yang telah menunaikan ibadah haji tahun 1447 H / 2025 M. Prosesi penyambutan berlangsung dengan khidmat di Lantai I Kantor Bupati Rote Ndao Senin (07/07/2025).

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, Sekretaris Dearah Drs. Jonas M. Selly, MM dan para Asissten, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Rote Ndao bersama Jemaah Haji dan keluarga
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, Sekretaris Dearah Drs. Jonas M. Selly, MM dan para Asissten, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Rote Ndao bersama Jemaah Haji dan keluarga

Jemaah Haji atas nama H. Hamzah tiba dan langsung diterima secara resmi oleh Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk. Saat menyapa Jemaah haji dan keluarga, Bupati Paulus Henuk menyampaikan rasa syukur atas kelancaran ibadah haji yang dijalani. Ia berpesan, H. Hamzah turut menjadi teladan dalam tatanan kehidupan sosial ditengah masyarakat.

“Kami bersyukur atas kepulangan Bapak H. Hamzah, semoga ibadah yang telah dilaksanakan membawa perubahan dan kami juga berharap bapak dapat menjadi teladan untuk membangun Rote Ndao tercinta serta peduli terhadap permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat” ujar Bupati Rote Ndao dalam sambutannya.

Saat Bupati Paulus Henuk, SH memberi sambutan
Saat Bupati Paulus Henuk, SH memberi sambutan

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rote Ndao, Marthen L. Nenobais, S.Pd, yang menyampaikan apresiasi atas semangat dan ketabahan jemaah haji tunggal asal Rote Ndao dalam menunaikan ibadah rukun Islam kelima tersebut.

“Meskipun berangkat sendiri, semangat beliau luar biasa. Ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi masyarakat kita agar terus berupaya menunaikan ibadah haji dengan penuh kesabaran dan keikhlasan,” tutur Marthen L. Nenobais.

Acara penyambutan diakhiri dengan doa bersama, penyerahan air zam-zam secara simbolis, serta ucapan selamat dari jajaran pemerintah dan keluarga yang hadir. Kepulangan Jemaah Haji dapat menjadi teladan spiritual dan sosial di lingkungan masyarakat.

Turut hadir dalam acara, Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao Drs. Jonas M. Selly, MM, para Asisten dan pimpinan perangkat daerah*(Bidkom_DKISP Rote Ndao)

Pembekalan CPNS

414 CPNS Ikuti Pembekalan, Bupati Rote Ndao Beri Pesan Profesionalitas, Integritas dan Loyalitas Pelayanan Publik

Sebanyak 414 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkab Rote Ndao Formasi Tahun 2024 mengikuti pembekalan, Sabtu (05/07/2025), dalam rangka  penguatan karakter, nilai-nilai profesionalitas, integritas dan loyalitas dalam praktek pelayanan pulbik. Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH ketika membuka kegiatan ini, menegaskan pentingnya menumbuhkan nilai profesionalitas, integritas dan loyalitas pelayanan publik sehingga siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati oleh para CPNS.

“ Sebagai CPNS, Saudara-saudari adalah genersi baru ASN yang akan membawa nilai-nilai baru untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang berkualitas. Sehingga membawa perubahan positif bagi kemajuan daerah,” pinta Bupati Rote Ndao Paulus Henuk.

CPNS Pemkab Rote Ndao Formasi Tahun 2024 foto bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, Sekretaris Daerah Drs. Jonas M. Selly, MM dan Forkompimda.
CPNS Pemkab Rote Ndao Formasi Tahun 2024 foto bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, Sekretaris Daerah Drs. Jonas M. Selly, MM dan Forkompimda.

“ Kegiatan ini bermanfaat untuk proses pembentukan ASN terutama berkaitan dengan karakter, nilai-nilai profesionalitas, integritas dan loyalitas yang akan dipraktekan dalam pelayanan pulbik. Harus melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” tambah Bupati Rote Ndao Paulus Henuk.

Karena itu, Ia mengingatkan bahwa tugas seorang ASN adalah menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, melaksanakan pembangunan daerah serta menjaga keberlangsungan rod pemerintahan.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk juga memberi pesan yang menjadi pedoman bagi para CPNS dalam menjalankan tugas dan fungsi ASN dengan semangat Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif (BerAKHLAK).

Pertama, kata Bupati Paulus Henuk, dalam menjalankan tugas harus memiliki komitmen untuk memberikan pelayanan prima demi kepuasan masyarakat. “ Sehingga saudara harus memahami kebutuhan masyarakat, bersikap ramah, cekatan, solutif dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan,” ucap Bupati Paulus Henuk.

“ Jangan sampai nanti masyarakat datang, minta pelayanan publik, harusnya selesai satu jam dibikin sampai berhari-hari. Ke depan saya tidak mau dengar keluhan dari masyarakat ada pelayanan yang mesti cepat namun diperlambat oleh ASN,” ucap Bupati Paulus Henuk tegas

Kedua, lanjut Bupati Rote Ndao, para CPNS harus melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggungjawab, cermat, disiplin, berintegritas tinggi. Ia meminta para CPNS untuk tidak melakukan korupsi.

Ketiga, para CPNS diminta untuk selalu belajar untuk meningkatkan kompetensi dan terus mengembangkan diri, ikuti perkembangan Iptek, agara dapat memberikan pelayanan yang optimal bangsa dan negara khususnya masyarakat Rote Ndao.

Keempat, Bupati Paulus Henuk mengingatkan agar bekerja dengan baik dan harmonis, dengan seluruh elemen dilingkungan kerja, jalin kerja sama dan kolaborasi yang baik agar tercipta suasana kerja yang kondusif dan produktif.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memberikan pembekalan bagi 414 CPNS Formasi Tahun 2024. Ia menekankan pentingnya profsionalitas, integritas dan loyalitas dalam pelayanan publik kepada masyarakat.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memberikan pembekalan bagi 414 CPNS Formasi Tahun 2024. Ia menekankan pentingnya profsionalitas, integritas dan loyalitas dalam pelayanan publik kepada masyarakat.

Kelima, CPNS dituntut untuk berdedikasi dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara serta setia kepada Pancasila dan UUD 1945. Selalu menjaga integritas dan profesionalisme, hindari segala bentuk praktek KKN dan jadilah contoh tekadan yang baik dimasyarakat.

“ Inilah nilai-nilai yang harus dipraktekan dalam menjalankan tugas pengabdian di OPD masing-masing, sehingga masyarakat kita terlayani dengan baik,” harapnya.

Keenam, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk juga meminta para CPNS cepat menyesuaikan diri terhadap perubahan, terus berinovasi dan adaptif dalam menghadapi tantangan. Dan ketujuh, dalam menjalankan tugas harus mampu membangun kerja sama yang sinergis, melibatkan komunikasi terbuka, saling berbagi informasi dan keterbukaan dalam menyelesaikan tugas dan permaslahan.

Dalam pembekalan ini, para CPNS juga mendapat pemaparan materi Visi dan Misi Pemkab Rote Ndao oleh Bupati Rote Ndao, Penguatan Integritas dan Pencegahan Korupsi oleh Kejaksanaan Negeri Rote Ndao, Etika Bermedia Sosial Dikaitkan dengan UU ITE oleh Polres Rote Ndao, Pengembangan Karir dan Kapasitas ASN oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao.*(Bidkom_DKISP Rote Ndao)

Ibadah ASN Kristen Pemkab Rote Ndao, Jumat (04/07/2025) bertempat di Auditorium Ti’I Langga

Padati Auditorium Ti’i Langga, ASN Pemkab Rote Ndao Hikmat Ikuti Ibadah Rutin Mingguan

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao kembali menggelar ibadah ASN,  Jumat (04/07/2025), bertema “Pemimpin Yang Membawa Perubahan”, bertempat di Auditorium Ti’i Langga, Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin yang ditujukan untuk membina dan membangun spiritual dan pemimpinan ASN Kristen di lingkup Pemkab Rote Ndao.

Ibadah ASN Kristen Pemkab Rote Ndao, Jumat (04/07/2025) bertempat di Auditorium Ti’I Langga
Ibadah ASN Kristen Pemkab Rote Ndao, Jumat (04/07/2025) bertempat di Auditorium Ti’I Langga

Ibadah ini dipimpin oleh Pdt. Esri E. Beba-Pono, S.Th, dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao Drs. Jonas M. Selly, MM, para Asisten, Pimpinan Perangkat Daerah, serta ASN Kristen di lingkup Pemkab Rote Ndao.

Dalam khotbahnya, Pdt. Esri membawakan firman Tuhan yang diambil dari Injil Matius 6:30–44. Mengangkat Tema “Pimpinan Yang Membawa Perubahan”,  Ia menekankan pentingnya melibatkan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan, terutama dalam memimpin dan membawa perubahan.

“Jika kita menginginkan suatu perubahan, maka kita harus melibatkan Tuhan dalam setiap rencana, sehingga apa pun yang kita kerjakan akan berhasil”  jelas Pdt. Esri E. Beba-Pono.

Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Drs. Jonas M. Selly, MM, KMK Rote Barat Daya Ibu Pdt. Esri E. Beba – Pono, S.Th, dan Pimpinan Perangkat Daerah, foto bersama usai ibadah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Drs. Jonas M. Selly, MM, KMK Rote Barat Daya Ibu Pdt. Esri E. Beba – Pono, S.Th, dan Pimpinan Perangkat Daerah, foto bersama usai ibadah.

Sementara itu, dalam arahannya, Sekda Jonas M. Selly menyampaikan terima kasih kepada seluruh ASN yang telah mengikuti Ibadah ASN. Ia juga mengungkapkan tentang kepemimpinan yang membawa perubahan bagi semua.

“ Karena itu, dibutuhkan dua hal penting, yaitu skill kepemimpinan atau leadership dan tata kelola atau manajemen yang baik. Keduanya tidak dapat dipisahkan” jelas Sekda Jonas M. Selly.

Kegiatan Ibadah ASN ini menjadi salah satu upaya nyata Pemkab Rote Ndao dalam membentuk karakter spiritual dan semangat kepemimpinan yang baik bagi para ASN Kristen, sejalan dengan nilai-nilai iman yang telah diterapkan Yesus Kristus.*(Bidkom_DKISP Rote Ndao)

5 Peserta PKA XVI Rote Ndao berfoto bersama Kepala BKA kab. Rote Ndao di ruangan kerja

BKA Dukung Inovasi Peserta PKA XVI Rote Ndao Sebagai Upaya Memperkuat Efisiensi Anggaran

Ba’a, Jumat , 4 Juli 2025 – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao kembali menegaskan komitmennya terhadap efisiensi tata kelola pemerintahan melalui pemanfaatan teknologi digital. Dalam pertemuan advokasi inovasi yang berlangsung di ruang kerja Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKA), Daniel W. Nalle, S.Pt , lima peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XVI menyampaikan hasil Aksi Perubahan yang telah mereka rancang dan ujicobakan.

Kepala BKA menyambut baik kelima inovasi tersebut, karena dinilai sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Anggaran, khususnya dalam hal penghematan belanja operasional rutin seperti alat tulis kantor (ATK) dan transisi menuju paperless office.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada para peserta PKA XVI atas terobosan digital yang dibangun. Inovasi ini jelas mendukung efisiensi anggaran daerah, tidak hanya dari sisi ATK, tetapi juga efisiensi proses birokrasi secara keseluruhan,” ungkap Kepala BKA.

Ia menambahkan, inovasi-inovasi tersebut menggambarkan semangat ASN yang kreatif, solutif, dan selaras dengan arah kebijakan nasional, sekaligus memperkuat kualitas pengelolaan keuangan dan aset secara modern dan bertanggung jawab.

Kelima inovator PKA XVI yang menyampaikan inovasinya dalam forum advokasi ini adalah:

  1. Refly Therik, SE – SOI SALAK: Aplikasi pemantauan dan pengawasan tindak lanjut atas laporan hasil pemeriksaan internal dan eksternal.

  2. Anthenety A. Lapudooh, S.Sos – ASET MALOLE: Sistem manajemen aset barang milik daerah secara digital dan akuntabel.

  3. Maraden A. Patola, ST, M.Sc – ESA OFFICE: Platform kerja digital untuk tata naskah dinas, arsip elektronik, dan integrasi aplikasi antar OPD.

  4. Sonny Saban, ST – HOHOLOK: Aplikasi pengawasan proyek infrastruktur fisik dengan partisipasi masyarakat dan dokumentasi real-time.

  5. Sherwin M. R. Ufi, S.KM, MPH – MAI FALI: Aplikasi integrasi dan analisis data kesehatan untuk mendukung perencanaan berbasis bukti, termasuk penanganan stunting.

Kelima inovasi ini dibangun selama pelaksanaan PKA yang diselenggarakan oleh BKPSDM Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dan telah diuji coba di unit kerja masing-masing. Mereka juga telah masuk dalam dokumen RPJMD Kabupaten Rote Ndao Tahun 2025–2030 sebagai program strategis daerah, memastikan dukungan kebijakan dan anggaran untuk keberlanjutan implementasi.

Dukungan dari BKA ini memperkuat sinergi antar perangkat daerah dalam membangun sistem pemerintahan yang lebih efisien, transparan, dan adaptif terhadap tantangan pengelolaan keuangan di era digital. (DKISP-RND)

Picture spbe

Jadi Pengungkit Index SPBE Rote Ndao, Aksi Perubahan PKA XVI dan XVII Perkuat Implementasi E-Government

Ba’a, 3 Juli 2025 – Dalam rangka mendorong peningkatan Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kabupaten Rote Ndao, Pemerintah Daerah menggelar Rapat Teknis SPBE yang melibatkan Tim Teknis SPBE serta peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XVI dan XVII, bertempat di Aula Mafada, Dinas Kominfostatper. Fokus utama rapat ini adalah menyinergikan hasil-hasil aksi perubahan dengan sistem digital pemerintahan melalui integrasi aplikasi yang berkelanjutan dan saling terhubung.

Lima inovasi dari peserta PKA XVI yang telah diuji coba menjadi landasan penguatan sistem digital daerah, yaitu:

  1. Refly Therik, SE – SOI SALAK: Aplikasi pemantauan dan pengawasan tindak lanjut hasil pemeriksaan internal dan eksternal.

  2. Anthenety A. Lapudooh, S.Sos – ASET MALOLE: Sistem digital pengelolaan aset barang milik daerah secara tertib dan akuntabel.

  3. Maraden A. Patola, ST, M.Sc – ESA OFFICE: Aplikasi ini dikembangkan sebagai ekosistem kerja digital terpadu yang berfungsi sebagai platform utama penghubung berbagai aplikasi kerja administrasi pemerintahan.

  4. Sonny Saban, ST – HOHOLOK: Aplikasi pengawasan proyek infrastruktur fisik berbasis partisipasi masyarakat dan dokumentasi lapangan real-time.

  5. Sherwin M. R. Ufi, S.KM, MPH – MAI FALI: Aplikasi integrasi dan analisis data perencanaan sektor kesehatan, termasuk penanganan stunting, untuk mendukung penyusunan program berbasis bukti.

Sementara itu, dari PKA Angkatan XVII, hadir tiga peserta yang saat ini tengah menyiapkan rancangan aksi perubahan lanjutan, yakni:

  • Dr. Yulia Engelina Krones, MPH

  • Maximus Erasmus Dopen, ST

  • Jodian Apdianus Suki, S.Sos

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Rote Ndao, Pauwil J. J. Nggili, S.Sos, M.Si, dalam arahannya menyampaikan bahwa integrasi aplikasi digital lintas perangkat daerah sangat penting untuk membangun sistem pemerintahan yang efisien dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Dengan sistem yang saling terhubung dan data yang terintegrasi, kita mendorong efisiensi layanan publik dan peningkatan kualitas pengambilan keputusan berbasis data. Kehadiran ESA OFFICE sebagai SPLP memungkinkan semua aplikasi saling bicara satu sama lain. Ini menjadi pengungkit utama untuk mencapai skor SPBE di atas 3,6 menuju predikat Sangat Baik,” jelasnya.

Tak hanya aspek teknis, lima aplikasi aksi perubahan dari PKA XVI juga telah masuk secara eksplisit dalam RPJMD Kabupaten Rote Ndao Tahun 2025–2030, sebagai bagian dari program strategis pembangunan jangka menengah. Hal ini memberikan dasar hukum dan arah kebijakan yang jelas untuk mendukung keberlanjutan implementasi melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran resmi daerah.

Rapat teknis ini menghasilkan sejumlah langkah lanjutan, termasuk penyusunan roadmap integrasi, pengembangan dashboard layanan lintas aplikasi, serta penguatan regulasi SPBE dan pengelolaan data digital daerah secara terpadu (DKISP).