Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Rote Ndao, Pauwil J. J. Nggili, S.Sos., M.Si., saat memberikan sambutan pada kegiatan Pelatihan Ekosistem Digital bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Aula Mafa’da, Jumat (26/09/2025).

Penguatan Literasi Digital, Pemkab Rote Ndao Adakan Pelatihan Ekosistem Digital untuk KIM

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian menggelar Pelatihan Ekosistem Digital bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Mafa’da pada Jumat (26/09/2025) dengan melibatkan tiga desa, yakni Desa Sanggaoen, Desa Daudolu, dan Desa Helebeik.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Rote Ndao, Pauwil J. J. Nggili, S.Sos., M.Si., saat memberikan sambutan pada kegiatan Pelatihan Ekosistem Digital bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Aula Mafa’da, Jumat (26/09/2025).
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Rote Ndao, Pauwil J. J. Nggili, S.Sos., M.Si., saat memberikan sambutan pada kegiatan Pelatihan Ekosistem Digital bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Aula Mafa’da, Jumat (26/09/2025).

Pelatihan ini merupakan bagian dari implementasi Gerakan Mahinek Digital, sebuah inisiatif yang dirancang untuk mendorong masyarakat agar aktif, harmonis, dan inklusif dalam ekosistem digital. Program ini juga diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan, kecerdasan, keterampilan, dan kearifan masyarakat dalam menghadapi era digital yang semakin dinamis.

Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Kabupaten Rote Ndao, Pauwil J. J. Nggili, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa Gerakan Mahinek Digital dibentuk oleh masyarakat, dari masyarakat, dan untuk masyarakat. Menurutnya, pengembangan sistem digital yang dibangun pemerintah harus berjalan beriringan dengan penguatan ekosistem digital berbasis pemberdayaan warga.

“Peran Kelompok Informasi Masyarakat sangat strategis. KIM menjadi jembatan yang menghubungkan aplikasi dan sistem pemerintah dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, sehingga literasi digital bisa tumbuh lebih cepat,” ungkap Kadis Diskominfostaper Kabupaten Rote Ndao Pauwil J. J. Nggili, S.Sos., M.Si..

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Pemkab Rote Ndao turut menggandeng sejumlah mitra, di antaranya Universitas Nusa Lontar (Unstar), Radio Republik Indonesia (RRI), Bank NTT, PT. Digital Indonesia Felama, Rote Malole (rolle.id), serta Rote Online News (ROOL NEWS.ID).

Suasana saat berlangsungnya Pelatihan Ekosistem Digital bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Aula Mafa’da, Kabupaten Rote Ndao. Peserta dari tiga desa terlihat antusias mengikuti materi yang disampaikan narasumber.
Suasana saat berlangsungnya Pelatihan Ekosistem Digital bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Aula Mafa’da, Kabupaten Rote Ndao. Peserta dari tiga desa terlihat antusias mengikuti materi yang disampaikan narasumber.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber dengan materi yang beragam. Rektor Universitas Nusa Lontar (Unstar), Daniel Babu, SH., MH., membawakan materi tentang Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU RI Nomor 11 Tahun 2008). Dari Bank NTT, peserta mendapatkan materi literasi layanan digital keuangan, sementara Radio Republik Indonesia (RRI) menyajikan materi Jurnalisme Warga dan Konten Digital. Selain itu, Ricky Ndolu, S.Kom., Pimpinan Umum ROTE NDAO.COM, ROOL News sekaligus Digital Solution Specialist PT. Digital Indonesia Felama, memberikan materi mengenai literasi digital.

Dalam kegiatan ini juga peserta juga mendapatkan bimbingan teknis tentang pengelolaan dan publikasi konten melalui website KIM yang telah dibentuk di setiap Desa tersebut

Melalui pelatihan ini, diharapkan KIM dapat menjadi motor penggerak literasi digital dan pemberdayaan masyarakat desa, sehingga masyarakat lebih siap berpartisipasi dalam pembangunan yang selaras dengan kebijakan nasional, visi NTT Bangkit–NTT Sejahtera, serta Agenda Mbule Sio Kabupaten Rote Ndao 2025–2030. *(Bidkom_Rote Ndao)

Kegiatan Pelatihan Ekosistem Digital bagi Pengurus KIM Desa Pilot Projeck Gerakan Mahinek Digital.

Pengurus KIM Desa Pilot Gerakan Mehinek Ditigal Mendapat Pelatihan Literasi Digital, Jurnalisme Warga, dan Pembuatan Konten

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostaper) melaksanakan Pelatihan Ekosistem Digital meliputi Literasi Digital Dasar, Jurnalisme Warga, dan Pembuatan Konten Digital bagi pengurus Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dari dua Desa Pilot Project Gerakan Mahinek Digital; Daudolu dan Desa Helebeik. Kegiatan berlangsung di Aula Mafada Kantor Dinas Kominfostaper Kabupaten Rote Ndao, Jumat (26/9/2025).

Kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai unsur, yakni Dinas Kominfostaper Kabupaten Rote Ndao, Universitas Nusa Lontar, Bank NTT Cabang Rote Ndao, PT Digital Indonesia Felama, serta RRI Studio Produksi Rote.

Kegiatan Pelatihan Ekosistem Digital bagi Pengurus KIM Desa Pilot Projeck Gerakan Mahinek Digital.
Kegiatan Pelatihan Ekosistem Digital bagi Pengurus KIM Desa Pilot Projeck Gerakan Mahinek Digital.

Project Leader Gerakan Mahinek Digital sekaligus Kepala Dinas Kominfostaper Kabupaten Rote Ndao, Pauwil J. J. Nggili, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas masyarakat desa dalam menghadapi perkembangan era digital.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas anggota KIM dalam bidang literasi digital, jurnalisme warga, dan produksi konten digital; membekali mereka dengan kemampuan teknis dalam mengelola informasi dan komunikasi publik secara mandiri; serta mendorong KIM menjadi agen perubahan dan penggerak literasi digital di masyarakat desa,” jelas Pauwil.

Ia menambahkan, melalui kegiatan ini, para pengurus KIM diharapkan dapat menjadi mitra aktif pemerintah daerah dalam menyebarluaskan informasi pembangunan, memerangi hoaks, dan mengembangkan konten positif yang menggambarkan potensi desa secara kreatif.

Peserta pelatihan mendengarkan materi dari Narasumber.
Peserta pelatihan mendengarkan materi dari Narasumber.

Para narasumber dalam kegiatan ini menyampaikan berbagai materi, mulai dari pemahaman dasar literasi digital, teknik jurnalisme warga, hingga strategi pembuatan konten digital yang menarik dan relevan dengan kebutuhan masyarakat lokal.

Pelatihan ini juga menjadi wadah kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, akademisi, perbankan, pelaku industri digital, dan media penyiaran untuk memperkuat ekosistem digital masyarakat Rote Ndao melalui Gerakan Mahinek Digital.

Dengan bekal kemampuan yang diperoleh, para anggota KIM diharapkan mampu menjadi ujung tombak penyebaran informasi positif dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan berbasis digital di tingkat desa.*(DKISP Rote Ndao)

Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Rote Ndao Drs. Benay Forah bersama jajaran OPD, BKKBN Provinsi NTT, BPS, dan BPJS berfoto bersama usai pembukaan kegiatan Pendampingan Penyusunan Grand Design Pembangunan Kependudukan (GPDK) Kabupaten Rote Ndao, Rabu (24/9/2025) di Aula Bapelitbang Kabupaten Rote Ndao.

Pemkab Rote Ndao Gelar Pendampingan Penyusunan Grand Design Pembangunan Kependudukan 2025

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menggelar kegiatan Pendampingan Penyusunan Grand Design Pembangunan Kependudukan (GPDK) Tahun 2026 pada Rabu (24/9/2025) bertempat di Aula Bapelitbang Rote Ndao. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Rote Ndao Drs. Benay Forah, dan dihadiri oleh Sekretaris BKKBN Provinsi Nusa Tenggara Timur, Tim Kerja Pengendalian Penduduk BKKBN Provinsi NTT, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Rote Ndao, serta Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kabupaten Rote Ndao.

Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Rote Ndao Drs. Benay Forah bersama jajaran OPD, BKKBN Provinsi NTT, BPS, dan BPJS berfoto bersama usai pembukaan kegiatan Pendampingan Penyusunan Grand Design Pembangunan Kependudukan (GPDK) Kabupaten Rote Ndao, Rabu (24/9/2025) di Aula Bapelitbang Kabupaten Rote Ndao.
Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Rote Ndao Drs. Benay Forah bersama jajaran OPD, BKKBN Provinsi NTT, BPS, dan BPJS berfoto bersama usai pembukaan kegiatan Pendampingan Penyusunan Grand Design Pembangunan Kependudukan (GPDK) Kabupaten Rote Ndao, Rabu (24/9/2025) di Aula Bapelitbang Kabupaten Rote Ndao.

Dalam sambutannya, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. Benay Forah menegaskan bahwa pembangunan kependudukan merupakan salah satu aspek strategis dalam pembangunan nasional maupun daerah. Menurutnya, jumlah, struktur, sebaran, dan kualitas penduduk sangat menentukan arah serta keberhasilan pembangunan. Ia menekankan bahwa aspek perencanaan pembangunan harus selalu mengacu pada situasi kependudukan yang terjadi saat ini, karena penduduk adalah subjek sekaligus objek pembangunan. Oleh sebab itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pengendalian jumlah penduduk menjadi kebutuhan yang mendesak untuk diwujudkan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa penyusunan Grand Design Pembangunan Kependudukan merupakan langkah sistematis dalam merumuskan kebijakan pembangunan kependudukan jangka menengah dan panjang, yang terintegrasi dengan perencanaan pembangunan daerah. Hal ini juga sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 153 Tahun 2014 tentang Grand Design Pembangunan Kependudukan, yang menjadi landasan penanganan masalah kependudukan secara terencana, sistematis, dan berkesinambungan.

Ia juga menyoroti kondisi Kabupaten Rote Ndao yang memiliki karakteristik kepulauan strategis dengan tantangan kependudukan yang cukup kompleks, baik dari segi distribusi penduduk, kualitas sumber daya manusia, maupun akses terhadap pelayanan dasar. Karena itu, penyusunan GPDK tidak hanya sebatas kewajiban administratif, melainkan juga menjadi kebutuhan strategis untuk memastikan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di masa depan.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyambut baik forum penyusunan GPDK sebagai wadah untuk mendiskusikan berbagai isu penting, khususnya terkait kolaborasi antara sektor kesehatan, pendidikan, ekonomi, ketenagakerjaan, hingga perlindungan sosial. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antar-OPD, memperdalam pemahaman teknis, serta menyusun dokumen perencanaan yang komprehensif dan aplikatif.

Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh pihak yang hadir untuk bersama-sama membangun komitmen dalam mewujudkan Rote Ndao yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing melalui perencanaan kependudukan yang matang, terpadu, dan berkesinambungan. *(Bidkom_Rote Ndao)

Wakil Bupati Rote Ndao menandatangani komitmen bersama pencegahan dan percepatan stunting di Kabupaten Rote Ndao

Rote Ndao Gelar Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting 2025

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyelenggarakan Rapat Koordinasi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025, Senin (21/9/2025) di Auditorium Ti’i Langga Permai. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor untuk menekan angka stunting di daerah.

Wakil Bupati Rote Ndao membuka Kegiatan Rapat Koordinasi Pencegahan dan Percepatan Stunting di Auditorium Ti'i Langga
Wakil Bupati Rote Ndao membuka Kegiatan Rapat Koordinasi Pencegahan dan Percepatan Stunting di Auditorium Ti’i Langga

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Rote Ndao, Sekretaris Daerah, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, para pimpinan perangkat daerah, camat, lurah, serta kepala desa se-Kabupaten Rote Ndao. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama dalam menghadapi persoalan stunting yang menjadi isu nasional.

Wakil Bupati Rote Ndao membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting membutuhkan kolaborasi nyata dan strategi yang matang. “Kita harus bersatu, bergerak bersama dengan strategi yang tepat agar penanganan stunting di Rote Ndao berjalan efektif,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wakil Bupati berharap seluruh perangkat daerah hingga pemerintah desa dapat berperan aktif dalam menjalankan program-program yang sudah dicanangkan. Upaya penanganan stunting, menurutnya, bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat secara menyeluruh.

Sebagai wujud nyata komitmen bersama, kegiatan ini juga disertai dengan penandatanganan komitmen percepatan penurunan stunting. Penandatanganan dilakukan oleh Wakil Bupati, Sekda, Plt. Asisten I, pimpinan perangkat daerah, camat, lurah, dan kepala desa se-Kabupaten Rote Ndao.

Wakil Bupati Rote Ndao menandatangani komitmen bersama pencegahan dan percepatan stunting di Kabupaten Rote Ndao
Wakil Bupati Rote Ndao menandatangani komitmen bersama pencegahan dan percepatan stunting di Kabupaten Rote Ndao

Melalui komitmen tersebut, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat bergerak serentak dan saling mendukung dalam melaksanakan program penanganan stunting. Dengan begitu, target penurunan stunting di Kabupaten Rote Ndao pada tahun 2025 dapat tercapai sesuai harapan.

Rapat koordinasi ini juga menjadi sarana evaluasi, sinkronisasi, sekaligus penyatuan langkah untuk memastikan seluruh kebijakan terkait penurunan stunting berjalan sinergis. Pemerintah Kabupaten Rote Ndao optimistis, dengan kerja sama yang kuat, angka stunting di daerah akan terus menurun secara signifikan. (DKISP_Rote_Ndao)

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mengalungkan kain adat Rote kepada Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono disaksikan Gubernur NTT Melki Laka Lena.

Tiba Di Rote, Menteri Kelautan dan Perikanan Akan Tinjau Perkembangan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional

Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) RI, Sakti Wahyu Trenggono, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Rote Ndao, Sabtu (20/9/2025), dalam rangka meninjau langsung Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kecamatan Landu Leko.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mengalungkan kain adat Rote kepada Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono disaksikan Gubernur NTT Melki Laka Lena.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mengalungkan kain adat Rote kepada Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono disaksikan Gubernur NTT Melki Laka Lena.

Setibanya di Bandara DC. Saudale, Menteri KP Trenggono disambut oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si, Apt dan Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Rote Ndao.

Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dengan tradisi adat khas Rote. Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengenakan Topi Ti’i Langga kepada Menteri Trenggono, sementara Bupati Paulus Henuk mengalungkan kain adat Rote.

Gubernur NTT dan Bupati Rote Ndao menyampaikan ucapan selamat datang kembali kepada Menteri KP dan rombongan. Suasana penuh keakraban tampak saat Menteri KP, Gubernur NTT, dan Bupati Paulus Henuk berbincang ringan sambil berjalan menuju ruang tunggu VIP bandara sebelum melanjutkan agenda kunjungan.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (mengenakan topi Ti’i Langga) melihat Infografis perencanaan pembangunan saat Kick Off Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kabupaten Rote Ndao beberapa saat lalu.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (mengenakan topi Ti’i Langga) melihat Infografis perencanaan pembangunan saat Kick Off Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kabupaten Rote Ndao beberapa saat lalu.

Dari Bandara DC. Saudale, Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono bersama rombongan kemudian memulai rangkaian agenda kerjanya di Rote Ndao termasuk meninjau lokasi Kawasan Sentra Industri Garam Nasional di Kecamatan Landu Leko.

Pembangunan K-SIGN sejalan dengan potensi garam di Rote Ndao sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui industri garam nasional. Kini Rote Ndao semakin dikenal dan didentikan dengan daerah sentra garam.

*(Bidkom_DKISP Rote Ndao)

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si, Apt memberikan arahan kepada Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, serta Ketua OSIS SMA/SMK/SLB se-Kabupaten Rote Ndao.

Gubernur NTT Melki Laka Lena Kunjungi Rote Ndao, Dorong Peningkatan Pendidikan dan Pembangunan Daerah

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si, Apt melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Rote Ndao, Sabtu (20/09/2025). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, bertatap muka dengan Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, serta Ketua OSIS SMA/SMK/SLB se-Kabupaten Rote Ndao.

Selain itu, Gubernur Melki Laka Lena juga menggelar pertemuan dengan para Camat, Kepala Desa/Lurah, dan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Rote Ndao yang berlangsung di Auditorium Ti’i Langga.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si, Apt memberikan arahan kepada Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, serta Ketua OSIS SMA/SMK/SLB se-Kabupaten Rote Ndao.
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si, Apt memberikan arahan kepada Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, serta Ketua OSIS SMA/SMK/SLB se-Kabupaten Rote Ndao.

Kepada Gubernur NTT Melki Laka Lena,  Koordinator Pengawas (Korwas) SMA/SMK/SLB Kabupaten Rote Ndao memberikan laporan pelaksanaan program pengawasan, identifikasi masalah dan hambatan di bidang pendidikan.

Gubernur juga mendengarkan laporan pelayanan dari Kantor BPJS Cabang Rote Ndao saat bertemu para Camat, Kepala Desa/Lurah, dan Kepala Puskesmas,. Agenda dilanjutkan dengan penyerahan simbolis Kartu BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan kepada penerima manfaat oleh Gubernur NTT dan Bupati Rote Ndao.

Dalam arahannya, Gubernur NTT sempat mengingatkan Pemda Rote Ndao untuk memperhatikan kembali Tata Ruang Wilayah (RT/RW) karena Rote Ndao akan terus berkembang. Ia juga mengajak semua pihak berkomitmen bersama meningkatkan kualitas pendidikan dan mendukung pembangunan secara memyeluruh di daerah ini.

“ Kabupaten Rote Ndao hari ini dikenal dengan garam. Kita provinsi garam bagi Indonesia. Energi surya dan garam kita luar biasa, kapitalisasinya besar yang akan masuk. Sealin itu, Kami akan bangun SMA Kelautan yang salah satu konsentrasinya di garam. Ada 11 SMK berasrama yang akan kita bangun termasuk di Rote Ndao,” ungkap Gubernur Melki Laka Lena.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH dan Forkompimda bersama Ketu Osis SMA/SMK/SLB
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH dan Forkompimda bersama Ketu Osis SMA/SMK/SLB

Ia mengungkapkan, kehadirannya di Rote Ndao selalu membawa semangat pembangunan perbatasan. “ Saya senang datang ke Rote. Indonesia akan maju kalau daerah-daerah perbatasan ikut maju. Saya akan bantu apa yang bisa saya lakukan untuk Rote Ndao di batas selatan Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyampaikan terima kasih atas kunjungan Gubernur dan dukungan terhadap pembangunan pendidikan di daerah. Bupati mengapresiasi rencana pembangunan SMA Kelautan di Rote Ndao yang telah disetujui Gubernur.

“Kami sudah menyiapkan lahan seluas lima hektar untuk keperluan pembangunan SMA Kelautan. Kami juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Gubernur dalam pengembangan Kawasan Sentra Garam Industri Nasional (K-SGIN) di Rote Ndao. Kita perlu membangun koordinasi dan kerja sama kolaboratif agar pendidikan di Rote Ndao dan NTT bisa naik kelas. Mimpi kita ke depan, harus lahir kembali orang hebat dari Rote Ndao seperti dulu,” ujar Bupati Paulus Henuk.

Para Camat, Kepala Desa dan Kepala Puskesmas bersama Gubernur NTT, Bupati Rote Ndao dan Forkmpimda usai penyerahan Kartu BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan kepada penerima manfaat.
Para Camat, Kepala Desa dan Kepala Puskesmas bersama Gubernur NTT, Bupati Rote Ndao dan Forkmpimda usai penyerahan Kartu BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan kepada penerima manfaat.

Bupati Paulus Henuk juga mengungkapkan telah menyurati Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk pembangunan Akademi Kelautan di Rote Ndao. Selain itu, ia memberi apresiasi atas kerja sama Pemkab Rote Ndao dengan BPJS yang memberi perlindungan kepada para pekerja rentan seperti tukang, petani, buruh, dan nelayan.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang terus memberikan perhatian bagi pembangunan di Rote Ndao,” ungkapnya.

*(Bidkom_DKISP Rote Ndao)

Picture1

Rapat Persiapan Pengadaan Lahan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional Digelar di Rote Ndao

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar Rapat Persiapan Pengadaan Lahan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional bertempat di Ruang Rapat Bupati Rote Ndao, Jumat(19 /09/2025). Rapat ini dihadiri oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP RI, Dr. Miftahul Huda, S.Si, M.Si, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, Sekretaris Daerah Drs. Jonas M. Selly, MM, serta unsur Forkopimda Kabupaten Rote Ndao.

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH (tengah) saat memberikan sambutan pada Rapat Persiapan Pengadaan Lahan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional yang digelar di Ruang Rapat Bupati Rote Ndao.
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH (tengah) saat memberikan sambutan pada Rapat Persiapan Pengadaan Lahan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional yang digelar di Ruang Rapat Bupati Rote Ndao.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Miftahul Huda menegaskan bahwa pembangunan kawasan garam di Rote Ndao merupakan bagian penting dari strategi nasional untuk memperkuat ketahanan garam dalam negeri. Ia menjelaskan bahwa program ini sejalan dengan Perpres No. 17 Tahun 2025, yang menargetkan Indonesia mencapai swasembada garam pada tahun 2027, sekaligus mengoptimalkan potensi daerah yang memiliki keunggulan dalam produksi garam.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas langkah pemerintah pusat. Menurutnya, kehadiran program ini merupakan peluang besar bagi daerah dalam memperkuat kontribusi terhadap kebutuhan garam nasional. Karena itu, pemerintah daerah siap memastikan seluruh tahapan, termasuk pengadaan lahan, berjalan sesuai ketentuan agar tujuan pembangunan dapat tercapai dengan baik.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Rote Ndao, Aziz Barawasi, S.Pi, MH (ketiga dari kiri) saat menyampaikan dukungan penuh jajarannya dalam proses pengadaan lahan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional di Kabupaten Rote Ndao.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Rote Ndao, Aziz Barawasi, S.Pi, MH (ketiga dari kiri) saat menyampaikan dukungan penuh jajarannya dalam proses pengadaan lahan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional di Kabupaten Rote Ndao.

Sejalan dengan hal itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Rote Ndao, Aziz Barawasi, S.Pi, MH, juga menegaskan kesiapan jajarannya untuk mendukung kelancaran proses pengadaan lahan. Ia menambahkan bahwa setiap tahapan akan dilaksanakan dengan memperhatikan regulasi yang berlaku sehingga proses dapat berjalan tertib, terarah, dan transparan.

Rapat kemudian menyepakati timeline persiapan pengadaan lahan yang ditargetkan selesai pada Desember 2025, dengan empat tahapan utama, yakni perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan penyerahan. Kesepakatan ini menjadi langkah awal penting dalam membangun Kawasan Sentra Industri Garam Nasional yang diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, memperkuat perekonomian daerah, sekaligus mendukung kemandirian pangan Indonesia. *(Bidkom_Rote Ndao)

Advokasi Gerakan Mahinek Digital di Desa Daudolu Kecamatan Rote Barat Laut.

Pemkab Rote Ndao Melaksanakan Advokasi Gerakan Mahinek Digital di Dua Desa Pilot

Dua Desa Pilot Gerakan Mahinek Digital – Desa Daudolu di Kecamatan Rote Barat Laut dan Desa Helebeik di Kecamatan Lobalain – menjalani Advokasi dan Sosialisasi Gerakan Mahinek Digital.

Kegiatan yang berlangsung pada selasa dan jumat 16 dan 19 September 2025 ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Kominfostaper Kabupaten Rote Ndao, Pemerintah Desa Daudolu dan Pemerintah Desa Helebeik, Camat Rote Barat Laut dan Camat Lobalain, tokoh masyarakat, serta calon pengurus dan penggerak Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di masing-masing desa.

Advokasi Gerakan Mahinek Digital di Desa Daudolu Kecamatan Rote Barat Laut.
Advokasi Gerakan Mahinek Digital di Desa Daudolu Kecamatan Rote Barat Laut.

Selaku Project Leader Gerakan Mahinek Digital, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Rote Ndao, Pauwil J. J. Nggili, S.Sos., M.Si., mengungkapkan kegiatan ini dalam rangka Meningkatkan pemahaman aparat desa dan masyarakat tentang pentingnya literasi digital dan peran KIM sebagai simpul komunikasi publik.

Lanjutnya, Advokasi dan Sosialiasi ini sekaligus menggalang komitmen dan dukungan dari pemangku kepentingan lokal untuk memperkuat KIM Desa Daudolu dan Desa Helebeik.

Iya meyakini kegiatan ini akan semakin menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pemanfaatan teknologi digital secara produktif dan bertanggung jawab

Kegiatan advokasi dan sosialisasi dilaksanakan melalui beberapa tahapan, antara lain:

  1. Pertemuan resmi di masing-masing kantor desa bersama pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan kelompok pemuda;
  2. Penyampaian materi advokasi dan sosialisasi terkait literasi digital dan kelembagaan KIM; serta
  3. Dialog interaktif dan penandaan komitmen bersama terhadap pembentukan dan penguatan KIM di dua desa pilot.
Advokasi Gerakan Mahinek Digital di Desa Helebeik Kecamatan Lobalain.
Advokasi Gerakan Mahinek Digital di Desa Helebeik Kecamatan Lobalain.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai manfaat literasi digital bagi kehidupan masyarakat desa, pentingnya pengelolaan informasi publik yang bertanggung jawab, serta peran KIM sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat dalam penyebaran informasi pembangunan.

Advokasi dan sosialisasi ini menjadi salah satu tahapan strategis dalam pelaksanaan Gerakan Mahinek Digital, yang bertujuan mengembangkan Ekosistem Digital dengan masyarakat Rote Ndao yang melek digital, kreatif, partisipatif, dan siap menghadapi tantangan transformasi digital.*(DKISP Rote Ndao)

Picture1

Pemkab Rote Ndao dan Bapas Kupang Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial dan Pidana Pelayanan Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bersama Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Kupang menandatangani Perjanjian Kerja Sama tentang pelaksanaan pidana kerja sosial dan pidana pelayanan masyarakat di Kabupaten Rote Ndao, Kamis(18/09/2025). Penandatanganan dilakukan oleh Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk,SH serta Kepala Bapas Kelas II Kupang, Maria Magdalena Nahak, S.Sos.

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, bersama Kepala Bapas Kelas II Kupang, Maria Magdalena Nahak, S.Sos menggelar diskusi terkait Perjanjian Kerja Sama Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial dan Pidana Pelayanan Masyarakat.
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, bersama Kepala Bapas Kelas II Kupang, Maria Magdalena Nahak,S.Sos menggelar diskusi terkait Perjanjian Kerja Sama Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial dan Pidana Pelayanan Masyarakat.

Perjanjian kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat sinergitas antara Bapas Kupang dan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam menyediakan lokasi, sarana, dan prasarana pelaksanaan pidana kerja sosial maupun pidana pelayanan masyarakat. Melalui kerja sama ini, pemerintah daerah berperan menyediakan fasilitas dan dukungan, sementara Bapas mengoordinir serta memastikan pelaksanaan berjalan sesuai aturan.

Pidana kerja sosial merupakan bentuk alternatif pidana pengganti hukuman penjara jangka pendek maupun denda ringan, yang dapat dijalani oleh klien pemasyarakatan baik dewasa maupun anak. Sementara itu, pidana pelayanan masyarakat khusus diperuntukkan bagi anak yang berkonflik dengan hukum. Bentuk kegiatannya antara lain membantu lansia, penyandang disabilitas, anak yatim piatu, atau melaksanakan pekerjaan administrasi ringan di kantor kelurahan.

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk,SH serta Kepala Bapas Kelas II Kupang, Maria Magdalena Nahak, S.Sos saat menandatangani Perjanjian Kerja Sama Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial dan Pidana Pelayanan Masyarakat.
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk,SH serta Kepala Bapas Kelas II Kupang, Maria Magdalena Nahak, S.Sos saat menandatangani Perjanjian Kerja Sama Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial dan Pidana Pelayanan Masyarakat.

Kedua pihak sepakat bahwa kerja sama ini juga menjadi pedoman dalam meningkatkan kualitas layanan pembimbingan kemasyarakatan. Hal ini mencakup pendampingan, pembimbingan, serta pengawasan terhadap klien pemasyarakatan agar dapat kembali beradaptasi di tengah masyarakat dengan bekal kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepekaan sosial.

Selain itu, perjanjian ini juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mendukung proses pembinaan. Dengan melibatkan lembaga pemerintah, lembaga kesejahteraan sosial, hingga masyarakat luas, diharapkan pelaksanaan pidana kerja sosial dan pelayanan masyarakat dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi klien maupun lingkungan sekitar.

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH (tengah), bersama Kepala BKAD Rote Ndao, Daniel Nalle, S.Pt (kiri), dan Kepala Bapas Kelas II Kupang, Maria Magdalena Nahak, S.Sos (kanan), berpose usai menandatangani Perjanjian Kerja Sama tentang Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial dan Pidana Pelayanan Masyarakat.
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH (tengah), bersama Kepala BKAD Rote Ndao, Daniel Nalle, S.Pt (kiri), dan Kepala Bapas Kelas II Kupang, Maria Magdalena Nahak, S.Sos (kanan), berpose usai menandatangani Perjanjian Kerja Sama tentang Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial dan Pidana Pelayanan Masyarakat.

Perjanjian kerja sama ini berlaku selama tiga tahun sejak ditandatangani pada 18 September 2025 dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan bersama tiga bulan sebelum masa berakhirnya. Melalui kerja sama ini, diharapkan Kabupaten Rote Ndao dapat menjadi contoh penerapan pidana alternatif yang lebih humanis, mendidik, dan berorientasi pada pemulihan sosial.*(Bidkom_DKISP Rote Ndao)

Foto Bersama Ketua TP PKK dengan Kepala Dinas P3AP2KB bersama seluruh peserta Sosialisasi

Ketua TP PKK Kabupaten Rote Ndao Buka Sosialisasi Pencegahan Seksualitas di SMPN 3 Lobalain

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui kerja sama TP PKK dan Dinas P3AP2KB menggelar Sosialisasi Pencegahan Seksualitas pada Anak dan Remaja di SMP Negeri 3 Lobalain, Kamis (18/9/2025). Kegiatan ini menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam melindungi generasi muda dengan memberikan edukasi sejak dini tentang pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif dan perilaku berisiko.

SMP Negeri 3 Lobalain menjadi lokasi penyelenggaraan kegiatan Sosialisasi Pencegahan Seksualitas pada Anak dan Remaja yang diinisiasi oleh TP PKK Kabupaten Rote Ndao bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui Dinas P3AP2KB. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih dini kepada anak dan remaja tentang pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif dan perilaku berisiko.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas P3AP2KB, Ketua TP PKK Kabupaten Rote Ndao, Ibu Yane Henuk-Pelokilla, Kepala SMPN 3 Lobalain, guru, serta para siswa SMPN 3 Lobalain. Kehadiran tokoh penting daerah tersebut memberikan dorongan semangat bagi seluruh peserta yang mengikuti kegiatan.

Acara diawali dengan penyambutan berupa tarian tradisional yang dipersembahkan oleh siswa-siswi SMPN 3 Lobalain. Persembahan ini menjadi simbol keceriaan sekaligus bentuk penghormatan bagi para tamu undangan yang hadir. Suasana hangat terlihat ketika para siswa menunjukkan kreativitas mereka di hadapan pejabat dan masyarakat yang turut menyaksikan.

Foto Bersama Ketua TP PKK dengan Kepala Dinas P3AP2KB bersama seluruh peserta Sosialisasi
Foto Bersama Ketua TP PKK dengan Kepala Dinas P3AP2KB bersama seluruh peserta Sosialisasi

Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Rote Ndao, Ibu Yane Henuk-Pellokilla, yang juga merupakan alumni SMPN 3 Lobalain. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa anak dan remaja adalah aset bangsa yang harus dilindungi, sehingga keluarga, sekolah, dan masyarakat perlu bekerja sama dalam mencegah terjadinya kekerasan maupun penyimpangan perilaku seksual sejak dini.

Selepas pembukaan, Ia juga menyempatkan diri untuk melakukan kunjungan ke lingkungan sekolah sambil menyapa para siswa yang menyambut kedatangannya dengan penuh antusias. Kehadiran seorang alumni yang kini berperan penting di daerah memberikan inspirasi tersendiri bagi para peserta didik.

Ketua TP PKK Kabupaten Rote Ndao melakukan kunjungan di ruang kelas dan menyapa guru dan siswa
Ketua TP PKK Kabupaten Rote Ndao melakukan kunjungan di ruang kelas dan menyapa guru dan siswa

Selain meninjau lingkungan, Ia juga masuk ke beberapa ruang kelas untuk menyapa guru dan siswa yang sedang mengikuti kegiatan belajar mengajar. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan pesan motivasi agar anak-anak terus bersemangat menuntut ilmu, menjaga disiplin, dan berani bermimpi besar demi masa depan yang lebih baik.

Tujuan dari kegiatan ini adalah mengedukasi anak dan remaja tentang pentingnya menjaga diri serta memberikan pemahaman mengenai risiko perilaku yang dapat merugikan masa depan mereka. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat dalam upaya perlindungan anak.*(DKISP_Rote Ndao)