Kunjungan 1

Wabup Rote Ndao Awali Rangkaian Kunjungan Kerja ke Posyandu dari Posyandu Fafalu

Posyandu Fafalu di Desa Daleholu, Kecamatan Rote Selatan, menjadi lokasi pertama dalam rangkaian kunjungan kerja Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan, ke sejumlah Posyandu di Kabupaten Rote Ndao, Selasa (7/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan dasar berjalan optimal sekaligus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting di daerah.

Wabup Rote Ndao, Apremoi D. Dethan meninjau pelayanan keluarga berencana berupa pemasangan alat kontrasepsi di Posyandu Fafalu, Desa Daleholu, Kec. Rote Selatan
Wabup Rote Ndao, Apremoi D. Dethan meninjau pelayanan keluarga berencana berupa pemasangan alat kontrasepsi di Posyandu Fafalu, Desa Daleholu, Kec. Rote Selatan

Mengawali rangkaian kunjungan kerjanya, Wakil Bupati meninjau secara langsung pelaksanaan pelayanan kesehatan dan berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Di Posyandu Fafalu, masyarakat memperoleh pelayanan cek kesehatan gratis yang dilaksanakan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Oele, pelayanan keluarga berencana berupa pemasangan alat kontrasepsi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB), serta pembagian bibit sayuran oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

Kunjungan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas P3AP2KB Diana A. Bullu, S.E., Camat Rote Selatan Polce Manafe, S.Pd., Kepala Puskesmas Oele, jajaran pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat setempat.

Kunjungan Kerja Wabup Juga dihadiri oleh
Kunjungan Kerja Wabup Rote Ndao Juga dihadiri oleh Kepala Dinas P3AP2KB Diana A. Bullu, S.E., Camat Rote Selatan Polce Manafe, S.Pd., dan Kepala Puskesmas Oele

Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa pelayanan kesehatan harus terus diperkuat melalui kolaborasi seluruh perangkat daerah. Menurutnya, upaya menurunkan angka stunting tidak hanya dilakukan melalui pelayanan kesehatan, tetapi juga didukung oleh ketahanan pangan keluarga.

Ia mengajak masyarakat memanfaatkan bibit sayuran yang telah dibagikan pemerintah dengan menanamnya di pekarangan rumah agar dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga sekaligus mengurangi pengeluaran rumah tangga.

“Hari ini Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menyiapkan pembagian bibit sayuran. Ini perlu dimanfaatkan oleh bapak dan mama untuk ditanam di sekitar pekarangan supaya dapat memenuhi kebutuhan gizi dan mengurangi pengeluaran,” ujar Wakil Bupati.

Wabup Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat pembagian bibit sayuran oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
Wabup Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat bibit sayuran kepada masyarakat Desa Daleholu

 

Selain itu, Wakil Bupati mengingatkan pentingnya pola asuh yang baik, pemenuhan gizi, serta pemeriksaan kehamilan secara rutin sebagai langkah pencegahan stunting sejak dini. Ia meminta seluruh elemen masyarakat untuk terus memberikan perhatian terhadap kesehatan ibu hamil, balita, dan remaja putri sebagai kelompok prioritas dalam pencegahan stunting.

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, lanjutnya, juga tengah menggagas Program Kintal Gizi sebagai upaya mendorong pemanfaatan pekarangan rumah guna meningkatkan ketahanan pangan keluarga sekaligus mendukung percepatan penurunan prevalensi stunting.

Mengakhiri kunjungannya di Posyandu Fafalu, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah, tenaga kesehatan, pemerintah desa, serta masyarakat yang terus bersinergi memberikan pelayanan terbaik. Setelah agenda tersebut, Wakil Bupati melanjutkan rangkaian kunjungan kerja ke lokasi berikutnya. *(PPID Utama_Rote Ndao)

Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan memberikan arahan saat menerima 147 mahasiswa IAKN Kupang.

Pemkab Rote Ndao Menerima 147 Mahasiswa KKN IAKN Kupang

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menerima 147 mahasiswa Institut Agama Kristen Negeri (IAKN)  yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Rpte Ndao, senin (06/07/2026). Penyambutan oleh Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan, didampingi Asisten Administrasi Umum Pauwil J. J. Nggili, S.Sos, M.Si, serta empat dosen pendamping, yakni Drs. Daud S. Ludji, M.Pd., Merling Messakh, M.Pd., Desty Bekuliu, M.Pd., dan Yefta Bako, M.Sn.

Wakil Bupati Apremoi D. Dethan menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kepercayaan IAKN Kupang yang kembali KKN di Rote Ndao. Ia mengungkapkan, Pemkab Rote Ndao mendukung seluruh rangkaian kegiatan mahasiswa dalam melaksanakan KKN. ” Kami menyambut baik. Pemkab Rote Ndao sangat mendukung kegiatan ini dan harapannya dapat berjalan dengan baik. Hubungan kerja sama ini juga terus terjalin dan kita ada dalam kebersamaan yang indah,” ungkap Wabup Rote Ndao Apremoi D. Dethan.

Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan memberikan arahan saat menerima 147 mahasiswa IAKN Kupang.
Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan memberikan arahan saat menerima 147 mahasiswa IAKN Kupang.

KKN mahasiswa IAKN Kupang berlangsung sampai 31 Agustus 2026 dan berada di Kecamatan Rote Barat sebanyak 33 orang, Rote Barat Daya 49 orang dan Rote Barat Laut 65 orang. Program KKN ini sebagai implementasi Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkab Rote Ndao dan IAKN Kupang dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat.

Wabup Apremoi D. Dethan berpesan agar mahasiswa KKN menjadi teladan di tengah masyarakat, mengimplementasikan ilmu yang dimiliki, serta menyampaikan kebenaran dengan kasih dan sikap terbuka. Ia juga mengajak mahasiswa memanfaatkan 40 hari pengabdian di Rote Ndao untuk meninggalkan kesan positif, menjadikan Rote Ndao sebagai rumah kedua, dan membawa pulang nilai-nilai berharga sebagai bekal mengabdi bagi bangsa dan negara.

Mahasiswa KKN IAKN Kupang mengabadikan momen bersama Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan.
Mahasiswa KKN IAKN Kupang mengabadikan momen bersama Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan.

Perwakilan dosen pendamping, Daud S. Ludji dan Merling Messakh, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Rote Ndao yang kembali menerima mahasiswa KKN IKAN Kupang. Tahun ini KKN IAKN  ada di tiga kecamatan dengan semangat bahwa mahasiswa harus berkarya di Rote Ndao.

“ Kami berterima kasih kepada pak Bupati dan ibu Wakil Bupati yang telah berkenan menerima mahasiswa KKN. Tahun depan kami berharap kerja sama ini terus berlanjut agar mahasiswa dapat terus memberi dampak bagi masyarakat melalui kolaborasi yang baik dengan Pemkab Rote Ndao,” ungkap Dosen Pendamping Daud S. Ludji. *(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Foto bersama Bupati Paulus Henuk bersama Tim Badan Anggaran DPR RI di Labuan Bajo

Bupati Rote Ndao Perjuangkan Penguatan Fiskal Daerah, Dukungan K-SIGN, dan Reformasi ASN di Hadapan Tim Badan Anggaran DPR RI

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, menyampaikan sejumlah usulan strategis kepada Tim Badan Anggaran DPR RI dalam kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Timur yang berlangsung di Auditorium Kantor Bupati Kabupaten Manggarai Barat, Jumat (3/7). Dalam forum tersebut, Bupati memperjuangkan penguatan kebijakan fiskal daerah, dukungan terhadap pengembangan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN), serta reformasi kebijakan aparatur sipil negara (ASN).

Foto bersama Bupati Paulus Henuk bersama Tim Badan Anggaran DPR RI di Labuan Bajo
Foto bersama Bupati Paulus Henuk bersama Tim Badan Anggaran DPR RI di Labuan Bajo

Kunjungan kerja Tim Badan Anggaran DPR RI menjadi forum bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan masukan terkait kebijakan penerimaan negara, transfer ke daerah, dan pengalokasian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar lebih responsif terhadap kebutuhan pembangunan di daerah.

 

Pada kesempatan itu, Bupati Paulus Henuk menyoroti kecenderungan berkurangnya alokasi dana transfer ke daerah dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, kondisi tersebut mempersempit ruang fiskal pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta memenuhi berbagai kebutuhan dasar masyarakat.

 

Ia menegaskan bahwa kebijakan fiskal nasional perlu semakin memperhatikan prinsip keadilan antardaerah dengan mempertimbangkan karakteristik wilayah, kemampuan keuangan daerah, serta tantangan geografis yang dihadapi masing-masing daerah, khususnya wilayah kepulauan seperti Kabupaten Rote Ndao.

 

Selain itu, Bupati juga menyoroti implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD), terutama terkait pembatasan proporsi belanja pegawai dan belanja infrastruktur. Menurutnya, meskipun kebijakan tersebut bertujuan mendorong efisiensi pengelolaan keuangan daerah, penerapannya belum sepenuhnya mengakomodasi kondisi daerah dengan kapasitas fiskal yang masih rendah.

 

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao mengusulkan agar pemerintah pusat bersama DPR RI mempertimbangkan pengaturan yang bersifat *lex specialis* melalui Undang-Undang APBN bagi daerah-daerah dengan kapasitas fiskal terbatas. Kebijakan tersebut diharapkan memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam pengelolaan belanja pegawai maupun belanja infrastruktur sehingga penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah dapat berjalan lebih optimal.

Bupati Paulus Henuk saat mengahadiri forum kunjungan Tim Badan Anggaran DPR RI di Labuan Bajo
Bupati Paulus Henuk saat mengahadiri forum kunjungan Tim Badan Anggaran DPR RI di Labuan Bajo

Dalam sektor ekonomi, Bupati Paulus Henuk kembali menegaskan pentingnya dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kabupaten Rote Ndao. Sebagai salah satu proyek strategis nasional dalam mendukung swasembada garam, K-SIGN dinilai perlu didukung melalui kebijakan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga memperkuat distribusi dan daya saing produk.

 

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao mengusulkan adanya perlakuan khusus terhadap biaya logistik distribusi garam dari Rote Ndao ke berbagai wilayah di Indonesia. Tingginya biaya logistik akibat karakteristik wilayah kepulauan dinilai menjadi tantangan utama dalam meningkatkan daya saing garam produksi Rote Ndao dibandingkan daerah lain maupun produk impor.

 

Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong pembangunan industri hilirisasi garam sebagai bagian dari pengembangan K-SIGN. Hilirisasi diyakini mampu meningkatkan nilai tambah komoditas garam, menarik investasi, menciptakan lapangan kerja baru, serta memperkuat struktur ekonomi daerah sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

 

Di bidang reformasi aparatur sipil negara, Bupati Paulus Henuk turut menyampaikan aspirasi agar pemerintah pusat memberikan perhatian terhadap peningkatan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) melalui mekanisme yang diatur pemerintah. Pemerintah Kabupaten Rote Ndao juga mengusulkan agar pembiayaan gaji PPPK dapat didukung melalui APBN serta status PPPK paruh waktu ditingkatkan menjadi PPPK penuh waktu.

 

Menurut Bupati, langkah tersebut penting untuk memberikan perlindungan bagi putra-putri daerah dalam memperoleh kesempatan menjadi aparatur sipil negara. Pengalaman pada rekrutmen ASN sebelumnya menunjukkan bahwa banyak formasi diisi oleh pelamar dari luar Nusa Tenggara Timur, sehingga diperlukan kebijakan yang mampu memberikan keberpihakan kepada sumber daya manusia lokal.

 

Berbagai usulan yang disampaikan dalam forum tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam memperjuangkan kebijakan nasional yang lebih adaptif terhadap kebutuhan daerah, khususnya wilayah kepulauan dan daerah dengan kapasitas fiskal terbatas. Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap seluruh masukan yang disampaikan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan APBN mendatang sehingga arah pembangunan nasional semakin mencerminkan prinsip pemerataan, keadilan fiskal, dan keberpihakan kepada daerah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Mantan Kepala Dinas Koperindag Johni Manafe (ketujuh dari kanan) bersama Sekda Jonas M. Selly dan jajaran Pemkab Rote Ndao.

Masuki Purna Tugas, Pemkab Apresiasi Mantan Kadis Koperindag, Sertijab dipimpin Sekda Rote Ndao

Berlangsung dalam kehangatan dan penghormatan, Pemkab Rote Ndao menggelar acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan dari Johni Manafe, SH kepada Ardi Thine, SE sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas. Sertijab dipimpin oleh Sekretaris Daerah, Drs. Jonas M. Selly, MM serta dihadiri Asisten Administrasi Umum Pauwil J. J. Nggili dan sejumlah pimpinan perangkat daerah. Momen ini menandai masa purna tugas Mantan Kadis Koperindag Johni Manafe sejak 1 Juli 2026 setelah mengabdi sebagai ASN kurang lebih 30 tahun.

Prosesi Sertijab diawali pembacaan Berita Acara Serah Terima Jabatan dan dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara serta penyerahan memori jabatan dari pejabat lama kepada Sekretaris Daerah dan dri pejabat lama ke pejabat baru. Seluruh rangkaian berlangsung khidmat.

Mantan Kepala Dinas Koperindag Johni Manafe (ketujuh dari kanan) bersama Sekda Jonas M. Selly dan jajaran Pemkab Rote Ndao.
Mantan Kepala Dinas Koperindag Johni Manafe (kedelapan dari kanan) bersama Sekda Jonas M. Selly dan jajaran Pemkab Rote Ndao.

Sekda Jonas M. Selly mengatakan momen Sertijab Pemkab Rote Ndao Pemkab Rote Ndao menyampaikan terima kasih atas pengabdian Johni Manafe yang telah menuntaskan seluruh tugas kedinasan dengan baik serta memberikan kontribusi nyata bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Rote Ndao.

Menurutnya, Mantan Kadis Koperindag Johni Manafe dikenal sebagai sosok yang baik dan telah berperan dalam pembinaan terhadap pelaku UMKM. Karena itu, atas nama Bupati Rote Ndao dan seluruh jajaran Pemkab Rote Ndao, Sekda Jonas M. Selly menyampaikan terima kasih atas dedikasi Johni Manafe.

Ia sekaligus sekaligus berpesan kepada pejabat baru Plt. Kadis Koperindag Ardi Thine, agar melaksanakan tugas dan fungsi dengan penuh tanggung jawab serta terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Penandatnaganan Berita Acara Sertijab oleh Mantan Kepala Dinas Koperindag Johni Manafe yang memasuki masa purna tugas.
Penandatnaganan Berita Acara Sertijab oleh Mantan Kepala Dinas Koperindag Johni Manafe yang memasuki masa purna tugas.

Sementara itu, kepada Sekda Jonas M. Selly, Mantan Kadis Koperindag Johni Manafe menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kebersamaan selama menjalankan tugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao. Ia mengaku bangga dapat mengabdikan diri bersama seluruh jajaran perangkat daerah dalam melayani masyarakat.

Di akhir penyampaiannya, Johni juga memohon maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat kekhilafan atau kesalahan. *(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

IMG-20260702-WA0006

Pertanian Rote Ndao Kembangkan Kawasan Durian di Kecamatan Rote Selatan

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus mendorong pengembangan sektor pertanian melalui program kawasan hortikultura, salah satunya melalui pengembangan kawasan durian di Kecamatan Rote Selatan. Hal ini ditandai dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada 10 ketua kelompok tani oleh Anggota DPR RI, Usman Husein, didampingi Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Rote Ndao.

Anggota DPR RI Usman Husein saat menyerahkan bantuan anakan durian secara simbolis kepada kelompok tani di Kec. Rote Selatan.
Anggota DPR RI Usman Husein saat menyerahkan bantuan anakan durian secara simbolis kepada kelompok tani di Kec. Rote Selatan.

Bertempat di Desa Nggelodae, Rabu (01/07/2026), dilakukan penyerahan bantuan berupa 2.000 anakan tanaman durian dan 30 ton pupuk organik remah kepada 10 kelompok tani pelaksana. Bantuan ini diperuntukkan bagi tiga desa, yakni Desa Nggelodae, Desa Daleholu, dan Desa Pilasue, guna mendukung pengembangan kawasan durian seluas 20 hektare.

Program ini merupakan usulan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Rote Ndao yang bersumber dari APBN melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Bantuan tersebut disalurkan melalui jalur aspirasi Anggota DPR RI, Usman Husein.

Wakil Bupati Apremoi D. Dethan Rote Ndao serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Rote Ndao menyerahkan secara simbolis bantuan kepada 10 kelompok tani Kec. Rote Selatan.
Wakil Bupati Apremoi D. Dethan Rote Ndao serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Rote Ndao menyerahkan secara simbolis bantuan kepada 10 kelompok tani Kec. Rote Selatan.

Pemerintah berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian, khususnya komoditas durian yang memiliki potensi ekonomi tinggi di wilayah Rote Selatan.

Pengembangan kawasan durian ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis sektor pertanian. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Bupati Paulus Henuk menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kontribusi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam mendukung kemajuan sektor pendidikan.

Bupati Rote Ndao Menerima Penghargaan dan Berbagi Gagasan pada Konferensi Pendidikan Indonesia 2026

Komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam memajukan sektor pendidikan kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H., tampil sebagai narasumber sekaligus menerima penghargaan pada Konferensi Pendidikan Indonesia 2026 yang diselenggarakan di Auditorium Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Rabu (01/07).

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H., tampil sebagai narasumber pada Konferensi Pendidikan Indonesia 2026 yang diselenggarakan di Auditorium Universitas Negeri Yogyakarta.
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H., tampil sebagai narasumber pada Konferensi Pendidikan Indonesia 2026 yang diselenggarakan di Auditorium Universitas Negeri Yogyakarta.

Dalam forum yang mempertemukan para pemangku kepentingan bidang pendidikan dari berbagai daerah di Indonesia tersebut, Bupati Paulus Henuk memaparkan berbagai kebijakan, inovasi, dan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Berbagai program yang dijalankan difokuskan pada penguatan tata kelola pendidikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pembangunan ekosistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Paulus Henuk menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kontribusi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam mendukung kemajuan sektor pendidikan. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kerja keras dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas bagi masyarakat Rote Ndao.

Bupati Paulus Henuk menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kontribusi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam mendukung kemajuan sektor pendidikan.
Bupati Paulus Henuk menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kontribusi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam mendukung kemajuan sektor pendidikan.

Dalam sambutannya, Bupati Paulus Henuk menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan semata-mata menjadi kebanggaan bagi pemerintah daerah, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus memperkuat transformasi pendidikan di Kabupaten Rote Ndao.

 

“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas sumber daya manusia dan daya saing daerah di masa depan. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao akan terus berkomitmen menghadirkan kebijakan dan program yang mampu meningkatkan akses serta mutu pendidikan bagi seluruh masyarakat,” ujar Bupati.

 

Keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam Konferensi Pendidikan Indonesia 2026 juga menjadi momentum penting untuk memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai pihak, berbagi praktik baik, serta memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan sistem pendidikan yang berkualitas, inovatif, dan berkelanjutan.

 

Melalui forum nasional tersebut, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menegaskan komitmennya untuk terus menjadikan sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah, sebagai fondasi dalam mencetak generasi yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Bupati saat bertemu dengan Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara. Pertemuan tersebut membahas perkembangan proses pengadaan lahan tahap II Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN)

Bupati Rote Ndao Perkuat Sinergi Dengan Pemerintah Pusat Untuk Percepatan Program Strategis Daerah

Komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam mempercepat pembangunan daerah terus diwujudkan melalui penguatan koordinasi dengan pemerintah pusat. Hal ini ditunjukkan oleh Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H., yang melaksanakan serangkaian agenda audiensi dengan sejumlah kementerian di Jakarta (Selasa, 30/06). Hal ini guna mendorong percepatan pelaksanaan program-program strategis di Kabupaten Rote Ndao.

Bupati saat bertemu dengan Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara. Pertemuan tersebut membahas perkembangan proses pengadaan lahan tahap II Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN)
Bupati saat bertemu dengan Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara. Pertemuan tersebut membahas perkembangan proses pengadaan lahan tahap II Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN)

Bupati melaksanakan agenda pertama di Gedung Mina Bahari. Pada kesempatan tersebut Bupati Paulus Henuk bertemu dengan Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara. Pertemuan tersebut membahas perkembangan proses pengadaan lahan tahap II Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN). Dalam pertemuan itu, kedua pihak menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar seluruh tahapan pengadaan lahan dapat berjalan sesuai ketentuan sehingga pembangunan kawasan industri garam nasional di Kabupaten Rote Ndao dapat segera direalisasikan.

 

Usai pertemuan tersebut, Bupati Paulus Henuk melanjutkan audiensi dengan Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dr. Ady Candra, S.Pi., M.Si. Pertemuan ini membahas rencana pembentukan Kampung Nelayan di Kabupaten Rote Ndao sebagai salah satu program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Melalui program ini diharapkan tersedianya infrastruktur yang memadai, peningkatan kapasitas nelayan, serta penataan kawasan permukiman nelayan yang lebih layak, tertata, dan berkelanjutan.

Bupati Paulus Henuk yang didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Rote Ndao saat melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum. Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan Menteri Pekerjaan Umum ke Kabupaten Rote Ndao beberapa waktu lalu.
Bupati Paulus Henuk yang didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Rote Ndao saat melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum.

Pada hari yang sama, Bupati Paulus Henuk yang didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Rote Ndao juga melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum. Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan Menteri Pekerjaan Umum ke Kabupaten Rote Ndao beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyerahkan proposal usulan pembangunan sekaligus membahas berbagai kebutuhan infrastruktur sumber daya air yang menjadi prioritas daerah.

Bupati Paulus Henuk menyampaikan bahwa koordinasi yang dilakukan dengan berbagai kementerian merupakan langkah strategis untuk memastikan program-program prioritas daerah memperoleh dukungan dari pemerintah pusat.

 

“Kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan di Kabupaten Rote Ndao. Kami terus berupaya membangun komunikasi dan sinergi agar berbagai program strategis dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati.

Melalui rangkaian koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao optimistis berbagai program pembangunan di sektor kelautan, perikanan, industri garam, dan infrastruktur dapat berjalan lebih cepat, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Pemkab Rote Ndao bersama Politani Kupang dan Unstar rapat kerja dalam rangka Field Trip Seminar Nasional dan Konferensi Internasional One Health 2026.

Pemkab Rote Ndao bersama Politani Kupang dan Unstar Matangkan Field Trip Seminar Nasional dan Konferensi Internasional One Health

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bersama Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Kupang akan menggelar kegiatan Field Trip atau Kunjungan Lapangan sebagai bagian dari rangkaian Seminar Nasional dan Konferensi Internasional bertema “Implementasi One Health di Lahan Kering; Penguatan Keterampilan Vokasi untuk Ketahanan Pangan, Kesehatan dan Lingkungan” yang didukung Universitas Nusa Lontar.

Seminar Nasional dijadwalkan berlangsung pada 26–27 Juli 2026 di Hotel Harper Kupang, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Field Trip di Kabupaten Rote Ndao pada 28-29 Juli 2026. Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH dijadwalkan menjadi salah satu pembicara pada seminar tersebut.

Pemkab Rote Ndao bersama Politani Kupang dan Unstar rapat kerja dalam rangka Field Trip Seminar Nasional dan Konferensi Internasional One Health 2026.
Pemkab Rote Ndao bersama Politani Kupang dan Unstar rapat kerja dalam rangka Field Trip Seminar Nasional dan Konferensi Internasional One Health 2026.

Sebagai tindak lanjut persiapan kegiatan, Pemkab Rote Ndao bersama tim Politani Kupang dan Unstar menggelar rapat teknis yang dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Rote Ndao Petson S. Hangge, S.Sos., Senin (29/6/2026). Hadir Rektor Unstar Daniel Babu, SH,M.Hum, dan tim dari Politani Kupang, Mahardika P. Purba Dosen Kehutanan, Bonik Amalo Dosen Tanaman Pangan dan Hortikultura, serta Gadis Pratiwi Dosen Jurusan Peternakan.

Mahardika P. Purba menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan survei sejumlah lokasi di Rote Ndao untuk menentukan destinasi Field Trip yang menampilkan potensi wisata, pengelolaan sumber daya, dan kerajinan khas daerah. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari Konferensi Internasional yang diharapkan diikuti peserta dari berbagai negara, seperti China, Australia, Belanda, Timor Leste, Malaysia, dan Singapura.

” Field Trip ini bersifat opsional dengan target sekitar 50 hingga 100 peserta, disesuaikan dengan kapasitas lokasi dan transportasi. Jadi, tidak hanya kunjungan, tetapi juga memberi dampak bagi promosi potensi daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Rote Ndao Petson S. Hangge mengatakan, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyambut baik dan mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, rangkaian Seminar Nasional, Konferensi Internasional dan Field Trip diharapkan menjadi awal terjalinnya kerja sama antara Pemkab Rote Ndao dan Politani Kupang.

Rapat kerja antara Pemkab Rote Ndao, Perwakilan Politani Kupang dan Rektor Unstar.
Rapat kerja antara Pemkab Rote Ndao, Perwakilan Politani Kupang dan Rektor Unstar.

Kerja sama khususnya dalam pengembangan sektor pertanian, perikanan dan peternakan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan Kabupaten Rote Ndao kepada akademisi, peneliti, dan peserta dari dalam maupun luar negeri. *(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Pemkab Rote Ndao memperingati Harganas Ke-33, gaungkan keluarga sebagai pilar utama pembangunan.

Pemkab Rote Ndao Peringati Harganas Ke-33, Gaungkan Keluarga sebagai Pilar Pembangunan

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menggelar Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Rote Ndao, Senin (29/6/2026). Upacara dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Rote Ndao Petson Hangge, S.Sos yang sekaligus membacakan amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd. Dalam amanat tersebut, Mendukbangga Wihaji menekankan tiga pilar utama pembangunan keluarga, yakni kesehatan pendidikan karakter dan ketahanan mental.

Pemkab Rote Ndao memperingati Harganas Ke-33, gaungkan keluarga sebagai pilar utama pembangunan.
Pemkab Rote Ndao memperingati Harganas Ke-33, gaungkan keluarga sebagai pilar utama pembangunan.

Pada pilar kesehatan, pemerintah mendorong pengentasan stunting dan pemenuhan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagai gerakan nasional yang dimulai dari setiap keluarga. Pilar pendidikan karakter diarahkan pada pembentukan integritas, kejujuran, dan kedisiplinan sejak dini untuk mencetak generasi yang adaptif dan kolaboratif. Sementara itu, ketahanan mental menjadi fondasi agar keluarga mampu menjadi tempat yang aman bagi anak-anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan tidak mudah menyerah.

Sejalan dengan tema Harganas 2026, “Ayah Wajib Hadir”, menekankan pentingnya kehadiran orang tua, khususnya ayah, baik secara fisik maupun emosional dalam membentuk kepribadian anak. Kehadiran tersebut dinilai penting untuk mencegah fenomena fatherless country, yakni kondisi ketika ayah hadir secara fisik tetapi tidak hadir secara psikologis dalam kehidupan anak.

“Kelalaian pengasuhan dan absennya figur orang tua memberikan dampak langsung pada meledaknya patologi sosial seperti tawuran antarpelajar, perundungan (bullying), pergaulan bebas, hingga cengkeraman narkoba,” jelas Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Rote Ndao Petson Hangge.

Prosesi pengibaran Bendera Merah Putih pada Peringakan Harganas ke-33 Tahun 2026 Tingkat Kab. Rote Ndao.
Prosesi pengibaran Bendera Merah Putih pada Peringakan Harganas ke-33 Tahun 2026 Tingkat Kab. Rote Ndao.

Lebih lanjut disampaikan bahwa anak-anak yang terjerumus dalam kekerasan maupun narkoba umumnya berasal dari lingkungan keluarga yang minim kasih sayang sehingga mencari pelarian di luar rumah. Karena itu, masyarakat diajak mengubah cara pandang bahwa keluarga bukan sekadar unit terkecil masyarakat, melainkan fondasi utama pembangunan bangsa.

“Cintai keluarga dengan cinta yang terencana untuk membentuk keluarga berkualitas, Indonesia kuat, SDM unggul dan bangsa pemenang,” tutupnya.

Sosilisasi Terapi USEFT

Usai upacara dilanjutkan Sosialisasi Terapi USEFT (Ultimate SBMS Emotional Freedom Technique) atau terapi Teknik Kebebasan Emosional oleh Polres Rote Ndao dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 tahun 2026. Sosialisasi diikuti ASN dilingkup Pemkab Rote Ndao.

Acara Sosialisasi Terapi USEFT untuk pengelolaan emosi bagi pelayan publik.
Acara Sosialisasi Terapi USEFT dalam pelayanan publik.

Terapi psikologi ini membantu meredakan stres, mengatasi trauma serta mengelola emosi agar lebih profesional dan humanis dalam pelayanan publik.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Foto bersama Asisten Administrasi Umum bersama Jemaah Haji Kab. Rote Ndao Tahun 1447 Hijriah.

Pemkab Rote Ndao Sambut Kepulangan Jamaah Haji, Dorong Peran Aktif dalam Membangun Daerah

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menggelar kegiatan penyambutan Jamaah Haji Kabupaten Rote Ndao Tahun 1447 H/2026 M yang berlangsung penuh rasa syukur dan kekeluargaan. Sambutan Bupati Rote Ndao pada kesempatan tersebut dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Rote Ndao, Pauwil Nggili bertempat di Aula Lantai 1 Kantor Bupati Rote Ndao, Senin (29/06).

Foto bersama Asisten Administrasi Umum bersama Jemaah Haji Kab. Rote Ndao Tahun 1447 Hijriah.
Foto bersama Asisten Administrasi Umum bersama Jemaah Haji Kab. Rote Ndao Tahun 1447 Hijriah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Lanal Rote Ndao, Haji Ahmad Koso, bersama unsur pemerintah daerah, tokoh agama, serta keluarga jamaah haji.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Pauwil Nggili, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan perlindungan-Nya sehingga seluruh jamaah haji asal Kabupaten Rote Ndao dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat setelah menunaikan ibadah haji.

Pemerintah juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan ibadah haji sehingga seluruh rangkaian proses dapat berjalan dengan baik.

“Selamat datang kembali kepada seluruh Jamaah Haji Kabupaten Rote Ndao. Semoga predikat haji yang telah disandang menjadi kebanggaan sekaligus membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, dan daerah,” demikian disampaikan dalam sambutan.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap pengalaman spiritual yang diperoleh selama berada di Tanah Suci dapat menjadi bekal berharga dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai ketakwaan, keikhlasan, kesabaran, disiplin, persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama diharapkan terus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain itu, jamaah haji diharapkan dapat menjadi pelopor dalam menjaga kerukunan, memperkuat semangat gotong royong, serta mendukung pembangunan daerah sesuai dengan peran dan kapasitas masing-masing.

Jemaah Haji Kab. Rote Ndao Tahun 1447 Hijriah saat mendengar sambutan Bupati yanh dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum.
Jemaah Haji Kab. Rote Ndao Tahun 1447 Hijriah saat mendengar sambutan Bupati yanh dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum.

Dalam sambutan tersebut juga ditegaskan bahwa di tengah berbagai tantangan pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan perekonomian masyarakat, serta menjaga stabilitas sosial memerlukan semangat kebersamaan, optimisme, dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.

Menutup sambutannya, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan serta memohon agar seluruh jamaah haji senantiasa diberikan kesehatan, menjadi haji yang mabruroh, serta mampu menghadirkan keberkahan bagi keluarga, lingkungan, dan Kabupaten Rote Ndao secara keseluruhan. (PPID Utama_DKISP Utama)