Mahasiswa KKN Undana bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Apremoi D. Dethan.

KKN 112 Mahasiswa Undana Rampung, Bupati Rote Ndao Dorong Hasil Kajian Jadi Resource Perubahan

Sebanyak 112 mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana) resmi menyelesaikan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 12 desa pada lima kecamatan di Kabupaten Rote Ndao. Kegiatan penarikan kembali mahasiswa KKN tersebut berlangsung di Aula Lantai I Kantor Bupati Rote Ndao, Rabu (26/8/2026) dan dihadiri Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, Wakil Bupati Apremoi D. Dethan, Penjabat Sekretaris Daerah Daniel W. Nalle, S.Pt, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Undana yang dipimpin Dr. Alfred Dima, S.Pt., M.Si. Bupati Rote Ndao Paulus mengatakan, riset dan pelaksanaan KKN yang menghasilkan rekomendasi serta bersentuhan langsung dengan perangkat daerah akan ditindaklanjuti sebagai bahan perbaikan pelayanan publik dan pembangunan daerah.

Mahasiswa KKN Undana bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Apremoi D. Dethan.
Mahasiswa KKN Undana bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Apremoi D. Dethan.

“Yang kita lakukan adalah membuka diri dan membuka mindset kita, supaya kita mendapat insight yang baru dari siapa pun dan dengan cara apa pun agar kita bisa melakukan pelayanan publik secara maksimal. Hasil KKN menjadi resource atau sumber daya bagi kita untuk melakukan perubahan,” kata Bupati Rote Ndao Paulus Henuk.

Karena itu ia menyampaikan apresiasi kepada civitas akademika Undana yang telah hadir dan berbaur dengan masyarakat Rote Ndao, sekaligus berharap pengalaman selama melaksanakan KKN dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam mempersiapkan masa depan dan membangun karier.

Pemkab Rote Ndao juga membuka peluang kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi lainnya melalui rencana penandatanganan nota kesepahaman (MoU).

Acara penarikan kembali 112 Mahasiswa Undana setelah menyelesaikan KKN di 12 Desa Kabupaten Rote Ndao.
Acara penarikan kembali 112 Mahasiswa Undana setelah menyelesaikan KKN pada 12 Desa di Kabupaten Rote Ndao.

Sementara itu, Ketua Tim DPL KKN Undana, Alfred Dima, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Rote Ndao dan masyarakat yang telah menerima serta mendampingi mahasiswa selama pelaksanaan KKN. Ia mengatakan hasil KKN tidak berhenti pada kegiatan lapangan, tetapi akan terus dikembangkan menjadi rekomendasi untuk kegiatan berikutnya.

“Atas nama seluruh mahasiswa, rektor dan dosen, kami menyampaikan terima kasih karena telah menerima mahasiswa selama KKN dan memberikan kesempatan untuk berbaur dengan masyarakat serta berbagi pengalaman. Hasil KKN ini akan terus berlangsung dan menjadi rekomendasi untuk kegiatan selanjutnya. Tahun depan, KKN mahasiswa akan dipadukan dengan kegiatan PKM dosen,” ujarnya.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

20260827_095750

Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026 Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Perayaan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026 berlangsung penuh sukacita dan makna, dengan melibatkan anak-anak dalam berbagai rangkaian kegiatan. Kegiatan diawali dengan ibadah bersama yang dipimpin oleh anak-anak sebagai bentuk penghargaan terhadap peran, potensi, dan keberadaan anak sebagai bagian penting dalam kehidupan gereja dan masyarakat.

Pembukaan Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026
Pembukaan Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026

Dalam suasana ibadah yang penuh khidmat, rangkaian acara turut dimeriahkan dengan persembahan pujian dari anak-anak pendeta dan persembahan pujian oleh Ilov Ndun. Selain itu, ditampilkan drama refleksi yang menggambarkan berbagai dinamika kehidupan yang dialami anak-anak. Drama tersebut mengingatkan bahwa di tengah berbagai tantangan dan persoalan kehidupan, Tuhan senantiasa hadir, menyertai, dan memberikan kekuatan kepada setiap anak.

Setelah drama refleksi, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur sekaligus permohonan agar setiap anak senantiasa berada dalam perlindungan Tuhan. Doa bersama juga menjadi momentum untuk mengingatkan seluruh keluarga, gereja, dan masyarakat akan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, penuh kasih, dan mendukung pertumbuhan serta perkembangan anak.

Salah satu pengisi acara Pembukaan Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026
Salah satu pengisi acara Pembukaan Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026

Semarak perayaan kemudian dilanjutkan dengan pentas seni yang menampilkan beragam kreativitas anak. Penampilan tersebut meliputi tarian dari Jemaat Imanuel Eahun Royim, fashion show, vocal group, dance, permainan sasando oleh Djitron Pah, tarian kreasi, serta tarian adat. Berbagai penampilan tersebut menunjukkan keberanian, bakat, kreativitas, dan semangat anak-anak dalam mengekspresikan diri sekaligus melestarikan seni dan budaya.

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula Suara Gembala oleh Pdt. Saneb Yohanis Ena Blegur, S.Th., yang menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT). Dalam pesannya, ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga anak dari berbagai hal buruk yang dapat mengancam kehidupan dan masa depan mereka. Anak-anak harus mendapatkan rasa nyaman, perlindungan, kasih sayang, serta ruang yang memadai untuk bertumbuh dan berkembang secara utuh.

Suasana Lapangan Christian N. Dillak saat Pembukaan Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026
Suasana Lapangan Christian N. Dillak saat Pembukaan Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026

Perayaan Hari Anak Nasional ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen bersama dalam melindungi dan memenuhi hak-hak anak. Melalui ibadah, doa, refleksi, dan pentas seni, perayaan ini tidak hanya menjadi ajang sukacita bagi anak-anak, tetapi juga menjadi pengingat bagi keluarga, gereja, dan seluruh masyarakat bahwa menjaga anak merupakan tanggung jawab bersama. Dengan lingkungan yang aman, penuh kasih, dan mendukung, anak-anak diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, percaya diri, kreatif, serta memiliki masa depan yang baik. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat berdiskusi dengan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Rote Ndao dalam rangka meninjau kesiapan pelayanan kepada masyarakat.

Wabup Rote Ndao Tinjau Kebersihan dan Kesiapan Pelayanan Perangkat Daerah

Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan didampingi Pj. Sekda Kabupaten Rote Ndao Daniel W. Nalle, S.Pt., melakukan penilaian kebersihan dan kesiapan teknis pelayanan sejumlah perangkat daerah, Rabu (26/8/2026). Penilaian dilakukan dengan mengunjungi sejumlah perangkat daerah untuk memastikan kebersihan lingkungan kerja serta kesiapan pelayanan kepada masyarakat.

Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat meninjau kebersihan dan kesiapan teknis pelayanan di Dinas Peternakan Kabupaten Rote Ndao
Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat meninjau kebersihan dan kesiapan teknis pelayanan di Dinas Peternakan Kabupaten Rote Ndao.

Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh perangkat daerah memiliki lingkungan kerja yang bersih, tertata, dan mendukung penyelenggaraan pelayanan publik secara optimal. Selain kebersihan, penilaian juga diarahkan untuk melihat kesiapan teknis pelayanan pada masing-masing perangkat daerah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam penilaian tersebut, Wabup bersama Pj. Sekda mengunjungi Dinas Pendidikan, Dinas Peternakan, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, serta Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Perdagangan.

Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat berdiskusi dengan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Rote Ndao dalam rangka meninjau kesiapan pelayanan kepada masyarakat.
Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat berdiskusi dengan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Rote Ndao dalam rangka meninjau kesiapan pelayanan kepada masyarakat.

Kunjungan dilakukan dengan meninjau kondisi kebersihan, kerapian lingkungan kantor, serta kesiapan teknis yang menunjang pelaksanaan tugas dan pelayanan masing-masing perangkat daerah.

Wabup Rote Ndao berharap seluruh perangkat daerah dapat mempertahankan dan meningkatkan kebersihan serta kerapian lingkungan kerja.

Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat meninjau kebersihan dan kesiapan pelayanan di Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Perdagangan Kabupaten Rote Ndao.
Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan saat meninjau kebersihan dan kesiapan pelayanan di Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Perdagangan Kabupaten Rote Ndao.

Menurutnya, lingkungan kerja yang bersih dan tertata merupakan salah satu unsur penting dalam menciptakan suasana pelayanan yang nyaman sekaligus mendukung perangkat daerah memberikan pelayanan terbaik, profesional, dan responsif kepada masyarakat. *(PPID Utama_Rote Ndao)

Foto bersama Bupati Rote Ndao dan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Rote Ndao bersama para petani

Bupati Rote Ndao Launching Benih Padi Inpari 32 Produksi Lokal

Bupati Rote Ndao melaunching benih padi sebar/label biru varietas Inpari 32 yang diproduksi di Kabupaten Rote Ndao. Kegiatan berlangsung di Arena Pameran Pembangunan UMKM dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Selasa (25/8).

 

Bupati Rote Ndao saat menyerahkan secara simbolis bibit sebar
Bupati Rote Ndao saat menyerahkan secara simbolis bibit sebar

Launching tersebut turut didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Rote Ndao serta perwakilan Produsen Benih Timor Tani Sejahtera. Produksi benih ini merupakan hasil kerja sama pemerintah daerah dengan produsen benih lokal.

Bupati menyampaikan, produksi gabah/beras petani Rote Ndao hingga Januari–Juli 2026 telah mengalami surplus. Bulog NTT/Rote Ndao telah menyerap 1.476 ton, meningkat dibandingkan sepanjang 2025 yang hanya mencapai 509 ton.

Program ini menjadi bagian dari Mbule Lima: Rote Ndao Bertani, untuk mendorong ketersediaan benih padi bermutu dan bersertifikasi yang diproduksi secara lokal. Langkah tersebut diharapkan memudahkan akses benih bagi petani sekaligus meningkatkan produktivitas dan produksi padi.

Foto bersama Bupati Rote Ndao dan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Rote Ndao bersama para petani
Foto bersama Bupati Rote Ndao dan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Rote Ndao bersama para petani

Sebagai tahap awal, penangkaran benih dilakukan di lahan seluas 4,3 hektare dan menghasilkan 19.470 kilogram benih padi. Benih tersebut akan dipasarkan kepada petani/kelompok tani dengan harga Rp13.000 per kilogram, sekaligus mendukung program bantuan benih padi nasional. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Foto bersama para relawan dan panitia Rote Mengajar 2026

Rote Mengajar 2026 Resmi Ditutup, Haru dan Bahagia Warnai Malam Puncak

Rangkaian kegiatan Gerakan Rote Mengajar – Mai Fali E 2026 resmi berakhir dalam suasana haru dan bahagia. Malam puncak sekaligus penutupan kegiatan berlangsung di Lapangan Christian Nehemia Dillak, Ba’a, Selasa (25/08/2026).

Bupati Paulus Henuk setelah menyerahkan piagam penghargaan pada Relawan Rote Mengajar
Bupati Paulus Henuk setelah menyerahkan piagam penghargaan pada Relawan Rote Mengajar

Penutupan menjadi momen emosional bagi para relawan setelah menjalani rangkaian kegiatan berbagi inspirasi bersama anak-anak dan masyarakat Rote Ndao. Sebanyak 205 relawan, terdiri dari 133 relawan dari luar Rote Ndao dan 72 relawan dari dalam daerah, terlibat dalam gerakan tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyampaikan bahwa Rote Mengajar bukan sekadar kegiatan mengajar, tetapi sebuah gerakan untuk menyalakan mimpi dan keberanian anak-anak Rote Ndao.

Para relawan Rote Mengajar saat mengikuti acara penutupan
Para relawan Rote Mengajar saat mengikuti acara penutupan

Melalui Kelas Inspirasi, para relawan hadir di 34 sekolahdan menjangkau sekitar 2.500 anak. Para relawan berbagi pengalaman tentang profesi, perjalanan hidup, keberhasilan, kegagalan, hingga berbagai pelajaran kehidupan.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan, sekolah, guru, Universitas Nusa Lontar, keluarga besar Rote di Kota Kupang, host family, panitia, komunitas, perangkat daerah, dunia usaha, para mitra, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.

Salah seorang relawan juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Rote Ndao serta panitia. Ia mengaku mendapatkan banyak inspirasi selama mengikuti Rote Mengajar dan berharap semakin banyak orang mengenal Rote Ndao.

Ia juga menitipkan pesan kepada para orang tua agar terus mendukung mimpi dan cita-cita anak-anak, sehingga kelak semakin banyak generasi hebat dan pemimpin masa depan yang lahir dari Rote Ndao.

Foto bersama para relawan dan panitia Rote Mengajar 2026
Foto bersama para relawan dan panitia Rote Mengajar 2026

Selain penutupan Rote Mengajar, malam puncak juga dirangkaikan dengan launching PERMATA (Program Generasi Emas Rote Ndao) sebagai wadah pengembangan sumber daya manusia untuk mempersiapkan generasi muda daerah yang unggul dan berdaya saing.

Suasana malam semakin semarak dengan panggung hiburan yang menampilkan 27 pertunjukan dari berbagai sekolah dan sanggar seni di Rote Ndao. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH., saat menyampaikan sambutan pada Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 GMIT Teritori Rote Ndao di GMIT Betania Ba’a, Selasa (25/8/2026).

Perayaan HAN ke-42 GMIT Rote Ndao Perkuat Komitmen Bersama Lindungi Anak dan Bangun Masa Depan Cerah

Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 GMIT Teritori Rote Ndao digelar di GMIT Betania Ba’a, Selasa (25/8/2026), dengan mengusung tema “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak dan memberikan perlindungan kepada anak. Kegiatan ini bertujuan mendorong kolaborasi keluarga, gereja, pemerintah, dan masyarakat dalam membentuk generasi Rote Ndao yang bertumbuh dalam iman, berkarakter, berdaya saing, serta memiliki masa depan yang gemilang.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH., saat menyampaikan sambutan pada Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 GMIT Teritori Rote Ndao di GMIT Betania Ba’a, Selasa (25/8/2026).
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH., saat menyampaikan sambutan pada Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 GMIT Teritori Rote Ndao di GMIT Betania Ba’a, Selasa (25/8/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, Wakil Ketua Majelis Sinode GMIT Pdt. Saneb Yohanis Blegur, S.Th., Pj. Sekda Kabupaten Rote Ndao Daniel W. Nalle, S.Pt., jajaran Forkopimda Kabupaten Rote Ndao, Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Rote Ndao Pauwil J. J. Nggili, S.Sos., M.Si., serta para Kepala Perangkat Daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Paulus Henuk menegaskan bahwa anak merupakan investasi masa depan bagi Kabupaten Rote Ndao. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus berkomitmen mewujudkan daerah yang ramah anak melalui penguatan pemenuhan hak anak dan perlindungan anak.

Komitmen tersebut, menurut Bupati, diwujudkan melalui berbagai upaya, antara lain peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, penguatan ketahanan keluarga, pencegahan serta penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta pembangunan lingkungan yang aman dan inklusif bagi tumbuh kembang anak.

Bupati juga menekankan bahwa perlindungan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Suasana Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 GMIT Teritori Rote Ndao yang berlangsung di GMIT Betania Ba’a, Selasa (25/8/2026).
Suasana Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 GMIT Teritori Rote Ndao yang berlangsung di GMIT Betania Ba’a, Selasa (25/8/2026).

“Keluarga harus menjadi tempat pertama yang menghadirkan kasih dan keteladanan. Gereja harus menjadi ruang untuk membangun iman, karakter dan kepedulian. Masyarakat harus menjadi pelindung bagi anak,” demikian pesan Bupati dalam sambutannya.

Ia menyampaikan, kolaborasi antara keluarga, gereja, pemerintah, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam melahirkan generasi Rote Ndao yang tangguh dan berdaya saing. Kolaborasi tersebut juga perlu terus diperkuat untuk menekan angka stunting, meningkatkan literasi, serta membentuk karakter anak Rote Ndao yang berakhlak mulia.

Peringatan HAN ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao mengangkat subtema “Anak Disayang Tuhan, Bertumbuh dalam Iman, Berkarya dengan Kasih, Menatap Masa Depan dengan Gemilang.” Subtema ini menegaskan pentingnya pembentukan anak secara utuh, tidak hanya dari aspek pendidikan dan kesehatan, tetapi juga dari sisi iman, karakter, kasih, dan kepedulian terhadap sesama.

Suasana Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 GMIT Teritori Rote Ndao yang berlangsung di GMIT Betania Ba’a, Selasa (25/8/2026).
Suasana Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 GMIT Teritori Rote Ndao yang berlangsung di GMIT Betania Ba’a, Selasa (25/8/2026).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Paulus Henuk juga menyampaikan apresiasi kepada Majelis Sinode GMIT yang telah menginisiasi kegiatan peringatan HAN. Menurutnya, keterlibatan gereja dalam upaya perlindungan dan pembangunan anak merupakan bagian penting dari gerakan bersama untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.

Peringatan HAN ke-42 GMIT Teritori Rote Ndao diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dan aksi bersama dalam memastikan setiap anak memperoleh kasih, perlindungan, pendidikan, kesehatan, serta lingkungan yang aman untuk tumbuh dan berkembang.

Dengan sinergi yang terus terjaga antara pemerintah, gereja, keluarga, dan masyarakat, anak-anak Rote Ndao diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang beriman, berkarakter, sehat, cerdas, kreatif, dan mampu berkontribusi bagi kemajuan daerah di masa depan. *(PPID Utama_Rote Ndao)

Screenshot_20260826_093117_Gallery

Refleksi Rote Mengajar, Relawan: Bukan Hanya Menginspirasi, tetapi Juga Terinspirasi

Rangkaian kegiatan Rote Mengajar terus berlanjut. Kali ini, panitia dan para relawan mengikuti kegiatan refleksi bersama yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao, (Selasa, 25/08).

Bupati Paulus Henuk saat membuka kegiatan Refleksi Rote Mengajar
Bupati Paulus Henuk saat membuka kegiatan Refleksi Rote Mengajar

Kegiatan refleksi diisi dengan testimoni langsung dari para relawan yang terlibat dalam program Rote Mengajar. Mereka berbagi cerita tentang pengalaman, keseruan, serta berbagai hal yang mereka temui selama turun mengajar di sekolah-sekolah di Rote Ndao.

Para relawan mengaku bersyukur dapat menjadi bagian dari gerakan yang mengusung tagline “Sehari Mengajar, Seumur Hidup Menginspirasi.”Bagi mereka, kegiatan ini bukan sekadar kesempatan untuk berbagi ilmu kepada anak-anak, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar dan mendapatkan inspirasi.

Salah seorang relawan  Pdt. Dr. Mesakh A. Dethan, MA, M.Th yang berprofesi sebagai pendeta mengungkapkan bahwa dirinya tidak hanya datang membawa inspirasi, tetapi justru turut terinspirasi dari pengalaman selama mengikuti Rote Mengajar. Bahkan, selama kegiatan berlangsung, ia sempat menginap di UKS SDI Ndudale.

Salah seoranh relawan Rote Mengajar saat memberikan testimoni kegiatan.
Pdt. Dr. Mesakh A. Dethan, MA, M.Th salah seorang Relawan Rote Mengajar saat memberikan testimoni kegiatan.

Pengalaman tersebut meninggalkan kesan mendalam baginya. Ia melihat langsung semangat dan potensi anak-anak Rote Ndao.

Menurutnya, anak-anak Rote tidak kalah pintar dengan anak-anak dari daerah lain. Dengan tekad, kemauan belajar dan kesempatan yang sama, mereka memiliki peluang besar untuk berhasil dan meraih cita-cita.

Dalam kegiatan mengajar, ia juga membagikan berbagai keterampilan kepada anak-anak, mulai dari teknik membaca buku secara cepat hingga cara menjadi public speaker yang baik. Berbagai tips dan trik diberikan untuk membangun keberanian, kemampuan berkomunikasi, serta kepercayaan diri anak-anak.

Relawan Rote Mengajar saat megikuti kegiatan refleksi
Relawan Rote Mengajar saat megikuti kegiatan refleksi

Kegiatan refleksi ini turut dihadiri langsung oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk bersama sejumlah pimpinan perangkat daerah.

Rote Mengajar merupakan gerakan turun mengajar yang melibatkan para relawan pengajar dan relawan dokumentasi. Kegiatan ini dilaksanakan di sekolah-sekolah yang tersebar di berbagai kecamatan di Pulau Rote.

Para relawan hadir membawa cerita, pengalaman, pengetahuan dan inspirasi untuk mendorong anak-anak Rote Ndao berani bermimpi lebih tinggi. Mereka juga memperkenalkan beragam profesi dan membuka wawasan anak-anak tentang berbagai pilihan yang dapat mereka jalani di masa depan.

Pada akhirnya, Rote Mengajar bukan hanya tentang relawan yang datang untuk mengajar. Ini adalah tentang saling belajar, saling menginspirasi, dan menumbuhkan keyakinan bahwa anak-anak Rote Ndao mampu melangkah lebih jauh dengan potensi yang mereka miliki. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Kuliah Umum dalam rangkaian kegiatan Rote Mengajar 2026 mengusung tema “Manusia Unggul, Kepemimpinan Berintegritas dan Partisipasi Inklusif: Fondasi Transformasi Rote Ndao”.

Kuliah Umum Rote Mengajar 2026, Tokoh Nasional Berbagi Gagasan Transformasi Rote Ndao

Kuliah Umum bertajuk “Manusia Unggul, Kepemimpinan Berintegritas dan Partisipasi Inklusif: Fondasi Transformasi Rote Ndao” digelar di Aula Universitas Nusa Lontar (Unstar), Senin (24/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Program Rote Mengajar 2026 dalam Gerakan Mai Fali E.

Kuliah Umum dalam rangkaian kegiatan Rote Mengajar 2026 mengusung tema  “Manusia Unggul, Kepemimpinan Berintegritas dan Partisipasi Inklusif: Fondasi Transformasi Rote Ndao”.
Kuliah Umum dalam rangkaian kegiatan Rote Mengajar 2026 mengusung tema “Manusia Unggul, Kepemimpinan Berintegritas dan Partisipasi Inklusif: Fondasi Transformasi Rote Ndao”.

Kuliah umum menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki kompetensi dan pengalaman di berbagai bidang, yakni Sudirman Said Rektor Universitas Harkat Negeri, Gita Irawan Wirjawan selaku Host of Endgame Podcast, Yanuar Nugroho sang Pendiri Nalar Institute dan serta Sarah Lery Mboeik, aktivis perempuan dan pegiat antikorupsi serta dimoderatori langsung oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk.

Kegiatan diikuti sekitar 600 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari ASN, mahasiswa, masyarakat, aktivis dari berbagai bidang, hingga para relawan Rote Mengajar 2026. Kehadiran berbagai elemen tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ruang dialog dan berbagi gagasan mengenai kepemimpinan, integritas, partisipasi masyarakat, serta pembangunan daerah.

Rektor Unstar Daniel Babu, SH,M.Si, saat membuka kegiatan menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas terselenggaranya kuliah umum tersebut di Kampus Unstar. Menurutnya, kegiatan itu merupakan langkah nyata dari kerja sama antara Unstar dan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam menyiapkan generasi unggul yang mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah di masa mendatang.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk bersama narasumber dan peserta Kuliah Umum Rote Mengajar 2026.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk bersama narasumber dan peserta Kuliah Umum Rote Mengajar 2026.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati Rote Ndao bersama jajaran, panitia, semua narasumber dan peserta kegiatan. Kegiatan hari ini luar biasa dan telah terselenggara dengan baik,” ujar Daniel.

Kuliah umum tersebut menjadi salah satu rangkaian Program Rote Mengajar 2026 dalam Gerakan Mai Fali E, sebuah gerakan kolaboratif yang mempertemukan berbagai profesi untuk berbagi pengetahuan, pengalaman dan inspirasi kepada generasi muda. Program tersebut mengusung tema “Sehari Mengajar, Seumur Hidup Menginspirasi”.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

20260824_123041

Rasa Solidaritas, ASN Pemkab Rote Ndao Donasi “PEDULI FLORES”

Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan aksi donasi peduli Flores yang terjadi pada Sabtu, (15/08) lalu, pukul 04:58:23 Waktu Indonesia Barat (WIB) wilayah Flores, Nusa Tenggara timur. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi  7,7 M  berlokasi diarah timur laut Nagegeo, Nusa Tenggara Timur.

Plt. Sekda Kab. Rote Ndao Daniel Nalle saat ikut memberikan donasi "Peduli Flores"
Plt. Sekda Kab. Rote Ndao Daniel Nalle saat ikut memberikan donasi “Peduli Flores”

Bertempat di halaman kantor bupati, Senin (24/08) pagi, Bupati Rote Ndao melalui, Penjabat Sekretaris Daerah, Daniel Welhelmus Nalle, S.Pt saat memimpin apel pagi menjelaskan aksi kemanusian ini dilaksanakan secara sukarela di tempat Apel dan di lanjutkan pada setiap Perangkat Daerah (PD) untuk segera didonasikan melalui BPBD Kabupaten Rote Ndao

“Sumbangan sukarela ini sebagai bentuk kepedulian dan rasa solidaritas kita kepada sesama kita di Flores yang saat ini sangat membutuhkan uluran tangan, semoga dengan bantuan ini dapat membantu saudara-saudara kita yang ada terkena dampak bencana di Flores”

Oleh karena itu, Atas nama pemerintah kabupaten Rote Ndao, rasa solidaritas dan dukungan secara sukarela dari Aparatur Sipil Negara (ASN) ini kiranya menjadi bagian yang penting bagi masyarakat di Flores yang saat ini sedang menghadapi situasi masa sulit dan sangat membutuhkan uluran tangan dari kita semua.

Para ASN Kab. Rote Ndao saat ikut memberikan donasi "Peduli Flores"
Para ASN Kab. Rote Ndao saat ikut memberikan donasi “Peduli Flores”

Selain bentuk dukungan dan solidaritas, dalam arahannya, PJ. Sekretaris Daerah, Daniel Welhelmus Nalle,S.Pt menegaskan kembali pentingnya penegakan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) yang secara tegas dan berjenjang bagi yang terus menerus melanggar disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN). Diharapan agar dengan adanya evaluasi ini dapat meningkatkan pelaksanaan tugas dan tanggungjawab dalam setiap penyelenggaraan pemerintahan maupun pelayanan kepada masyarakat. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Para Relawan Rote Mengajar 2026 bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Pj. Sekda Daniel W. Nalle, Ketua TP PKK Rote Ndao Yanne Henuk-Pellokila, pimpinan perangkat daerah dan panitia.

Rote Mengajar 2026 Digelar; Sehari Mengajar, Seumur Hidup Menginspirasi, Didukung 206 Relawan

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menggelar Program Rote Mengajar Tahun 2026 Gerakan “Mai Fali E”, sebuah gerakan kolaboratif yang mempertemukan berbagai profesi untuk berbagi pengetahuan, pengalaman dan inspirasi kepada generasi muda. Mengusung tema “ Sehari Mengajar, Seumur Hidup Menginspirasi” kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Bupati Roter Ndao Paulus Henuk, SH, Minggu (23/8/2026) di Aula Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao dan berlangsung hingga 25 Agustus 2026.

Program ini selaras Mbule Sio, khususnya Mbule Lua “Rote Ndao Cerdas”, melalui keterlibatan masyarakat dalam mendorong peningkatan mutu, karakter dan tata kelola pendidikan di Rote Ndao.

Penjemputan rombongan Relawan Rote Mengajar 2026.
Penjemputan rombongan Relawan Rote Mengajar 2026.

Rote Mengajar atau Rombongan Profesional Terjun Mengajar, mempertemukan para profesional, akademisi, komunitas, diaspora, tokoh masyarakat, pelaku usaha, ASN, TNI/Polri, tenaga kesehatan, wirausahawan dan berbagai profesi lainnya dengan peserta didik di sekolah sasaran.

Rombongan Relawan Rote Mengajar diterima secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Rote Ndao saat tiba di Pelabuhan Syahbandar Ba’a. Iring-iringan rombongan kemudian bertolak ke rumah jabatan Bupati dan diterima oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk

Para relawan tidak hanya hadir untuk menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga berbagi pengalaman kehidupan, memperkenalkan dunia profesi, menumbuhkan motivasi belajar dan membuka wawasan peserta didik mengenai berbagai peluang masa depan. Konsep tersebut diwujudkan melalui Kelas Inspirasi, Parenting Session dan Dialog Kebangsaan.

Para Relawan Rote Mengajar 2026 bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Pj. Sekda Daniel W. Nalle, Ketua TP PKK Rote Ndao Yanne Henuk-Pellokila, pimpinan perangkat daerah dan panitia.
Para Relawan Rote Mengajar 2026 bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Pj. Sekda Daniel W. Nalle, Ketua TP PKK Rote Ndao Yanne Henuk-Pellokila, pimpinan perangkat daerah dan panitia.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh relawan yang telah mengambil bagian dalam kegiatan tersebut. “Saya secara khusus menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada 206 relawan Rote Mengajar 2026. Ada yang datang dari dekat, ada yang harus menyeberangi pulau, bahkan melintasi batas negara. Tetapi saya percaya, ada satu hal yang mempertemukan kita semua hari ini, yaitu kepedulian dan keinginan untuk memberikan sesuatu bagi masa depan anak-anak Rote Ndao,” katanya.

Program Rote Mengajar 2026 menyasar 34 sekolah jenjang SD, SMP dan SMA yang tersebar di 10 kecamatan, dengan melibatkan siswa, guru serta orang tua. Sebanyak 206 relawan terlibat, terdiri atas 172 relawan pengajar dan 34 relawan dokumentasi. Para relawan berasal dari 73 orang yang berdomisili di Rote Ndao, 119 orang berdomisili di Kupang dan sekitarnya, serta 14 orang dari luar NTT dan Malaysia. Komposisi tersebut mencerminkan semangat kolaborasi dan kepedulian lintas wilayah dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Rote Ndao.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memberikan sambuatn membuka secara resmi kegiatan Rote Mengajar 2026.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memberikan sambutan membuka secara resmi kegiatan Rote Mengajar 2026.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyatakan para relawan menjadi bagian dari Rote Ndao. Ia menegaskan, pendidikan dibangun dengan kerja bersama yang membutuhkan keterlibatan pemerintah, sekolah, masyarakat, dunia usaha, komunitas dan para profesional. Sementara semangat Mai Fali E menjadi ajakan bagi semua yang ingin berkontribusi bagi pembangunan Rote Ndao.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)