sekda-jonas

DSP Stimulan Korban Seroja di Rote Ndao Menunggu Juknis dan Hasil Uji Publik

Penyaluran bantuan Dana Siap Pakai (DSP) sebesar Rp. 107.325.000.000 yang telah diserahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI melalui Bank BRI, menunggu Petunjuk Teknis (Juknis) dan hasil uji publik.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rote Ndao kepada wartawan di ruang kerjanya, Sabtu (08/01/2022).

Menurut Jonas, Dana Siap Pakai stimulan untuk perbaikan rumah warga yang rusak akibat Badai Seroja awal tahun 2021 lalu di Kabupaten Rote Ndao berjumlah Rp. 107.325.000.000.

Dikatakan Jonas, DSP stimulan yang diberikan Pemerintah Pusat itu sesuai dengan data hasil verifikasi dan validasi yang dilakukan Tim Kabupaten yang dikirimkan ke BNPB.

Di mana, kata dia, setelah data tersebut direview oleh APIP BNPB, sebanyak 9.381 KK yang terdampak mendapatkan dana tersebut dengan rincian, Rusak Berat (RB) sebanyak 117 KK, Rusak Sedang (RS) 589 KK, dan Rusak Ringan (RR) 8.675 KK.

Ia menjelaskan, untuk pelaksanaan penyaluran DSP kepada KK terdampak, Pemkab membuat Petunjuk Teknis (Juknis) Penyaluran. Setelah Juknisnya dibuat akan disosialisasikan kepada masyarakat luas selama 7 hari. Dan bersamaan dengan itu akan dilakukan Uji Publik terkait nama-nama KK penerima DSP tersebut.

Dalam Juknis, terang Jonas, juga diatur tentang pendampingan dan pengawasan penyalurannya dari APH, dalam hal ini Kejari dan Polres, serta tentunya juga kita akan sampaikan kepada lembaga DPRD dalam hal fungsi pengawasan.

Masih menurut Jonas, setelah uji publik dilakukan, nantinya ditetapkan lagi nama-nama penerima hasil uji publik dengan Keputusan Bupati Rote Ndao. Setelah itu baru Pemkab akan menyurati BRI karena dana ini tidak masuk ke Kas Daerah.

“Setelah dibuatkan dalam SK Bupati, kita akan surati BRI untuk membuka rekening atas nama para penerima DST. Setelah itu BRI baru dapat salurkan ke para penerima sesuai SK Bupati berdasarkan Juknis Pelaksanaan Penyaluran yang telah disosialisasikan. Jadi tidak mungkin disalahgunakan karena akan dikawal secara ketat oleh APH, dan juga diharapkan dari lembaga DPRD,” tegas dia (roolnews.id)

embung-masin1

BUPATI ROTE NDAO TINJAU EMBUNG MASIN YANG JEBOL

Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu,SE meninjau embung Masin yang jebol di Desa Netenaen Kecamatan Rote Barat Laut, Kamis 6 Januari 2022. Bupati didampingi Wakil Bupati Stefanus M. Saek, Asisten Pemerintahan dan Kesra,  Untung Harjito, Kadis PUPR Dominggus Modok dan Kabag Umum Handrians Bessie.

Akibat jebolnya Embung Masin ini, sebanyak 102 petani tidak bisa mengerjakan sawah mereka. Pada kesempatan tersebut, Bupati langsung perintahkan Dinas terkait untuk segera lakukan perbaikan agar masyarakat petani bisa langsung mengerjakan sawah mereka.

“kita saat ini belum punya uang, tapi ada  kontraktor yang sukarela untuk membantu menutup kembali embung Masin yang jebol supaya bisa berfungsi dengan baik untuk persawahan yang ada di sekitar embung. Setelah dilihat dari dekat ternyata harus segera dilakukan perbaikan karena kalau tidak ditutup embung yang jebol, maka sawah-sawah yang ada di sekitar embung akan mengalami kekeringan”, lanjut Bupati

Bupati juga mengharapkan komitmen kerjasama yang baik antara pemerintah, masyarakat dan pihak ketiga dalam proses perbaikan embung ini. Dan kedepannya menjadi prioritas dalam anggaran APBD.

Lokasi Embung Masin ini di Desa Netenaen tapi pemanfaatan air embung ini digunakan juga oleh masyarakat dari Desa Hundihuk sehingga Bupati mengharapkan proses pengerjaan perbaikan embung ini bisa selesai dalam 3 (tiga) hari. (Sumber : TV, ROTE. “Bupati Rote Ndao Tinjau Embung Masin Yang Jebol di Desa Netenain” Youtube, diunggah oleh ROTE TV)

WhatsApp Image 2021-12-21 at 06.50.01

Dari Faifua, Puncak Perayaan HUT NTT 63 Dirayakan Masyarakat Rote Ndao

Puncak perayaan Hari Ulang Tahun NTT yang ke 63 tanggal 20 Desember 2021, dirayakan di Aula Eltari Kupang. Kegiatan ini berjalan dengan hikmat dan meriah yang dihadiri oleh Gubernur NTT, Wakil Gubernur NTT, para undangan termasuk diantaranya Bupati – Bupati se Provinsi NTT . Pada perayaan ini, juga bergabung melalui zoom meeting Menteri Komunikasi dan Informatika, Jony G. Plate dan masyarakat dari 16 kabupaten yang berlokasi pada tempat terbangunnya Base Transceiver System (BTS) Bakti Kominfo tahun 2021

Secara khusus, Bupati Rote Ndao, Paulina Haning Bulu, SE menghadiri undangan Pemerintah provinsi NTT di Aula El Tari sedangkan Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus M. Saek,SE,M.Si bersama para jajaran pimpinan organisasi Perangkat Daerah mengikuti perhelatan acara HUT melalui zoom meeting yang bertempat di lokasi pembangunan BTS Faifua Kecamatan Rote Timur. Keikutsertaan secara daring ini terlaksana karena memanfaatkan BTS bakti Kominfo yang baru saja dilaunching.

Dalam sambutan Gubernur NTT yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Joseph Nai Soi , Gubernur menegaskan perlu adanya perubahan mindset masyarakat bahwa kemajuan yang terjadi dalam masyarakat NTT sangat tergantung pada sikap dan tindakan apa yang dilakukan. Untuk itu, Stigma tentang NTT yang diakronimkan sebagai Nanti Tuhan Tolong harus dirubah menjadi Negeri Tergantung Tindakan.

“Untuk dapat dapat mencapai kemakmuran harus dengan dengan kerja cerdas, kerja keras dan kerja jujur. Ini harus ditularkan oleh setiap individu sebagai spirit baru untuk melahirkan etos kerja yang tangguh, ulet dan inovatif. Mari kita membangun ekspektasi imajinatif tentang NTT baru dalam skenario visi NTT Bangkit, NTT Sejahtera untuk memaknai ulang tahun NTT ke-63,” kata Wakil Gubernur (Wagub).

Perayaan ini terasa lengkap dengan berbagai prestasi yang ditorehkan oleh NTT diantaranya sebagai peringkat tiga nasional dalam kategori kinerja pemerintah daerah penyelenggaraan jalan. pencapaian ini disasarkan pada upaya Pemda NTT untuk meingkatkan kuantitas dan kualitas akses jalan di NTT. dengan target 906 Km, pada tahun 2020 dibangun jalan sepanjang 365,03 km dan 518,62 km pada tahun 2021, sehingga hanya tersisa 22,35 km yang akan dituntaskan pada tahun 2022. adaupun sumber pendanaan adalah pinjaman bank NTT dan SMI.

Gerak pembangunan juga dilaksanakan di berbagai sektor seperti peternakan dimana NTT mempelopori pengembangan sapi Wagyu untuk menghasilkan daging premium melalui teknologi inseminasi buatan (IB) yang kini telah menghasilkan 72 ekor pada tahun 2021 dan pembukaan Rens Sapi Wagyu di Desa Kabaru, Kabupaten Sumba Timur sebagai pusat pembibitan dan pengembangan sapi wagyu.

Di sektor pertanian, program Tanam jagung Panen Sapi (TJPS), pada periode 2019 sampai 2021 menghasilkan produksi sebesar 26.914 ton. Untuk budidaya dan pemasaran kelor, Pemerintah telah bekerja sama dan memfasilitasi usaha bisnis kelor melalui perizinan dan sertifikasi, membantu promosi dan pemasaran berbagai produk kelor.

dalam sektor perikanan Pemerintah provinsi telah menginisiasi budidaya ikan kakap putih dan kerapu di Kawasan Mulut Seribu-Rote Ndao untuk mendukung pengembangan pariwisata di daerah tersebut, melalui penyediaan 3 unit keramba dengan jumlah benih ikan yang ditebar sebanyak 9.000 ekor serta 1 unit rumah jaga dan 1 unit bagan kelong.

Dalam perayaan HUT 63 yang diwarnai dengan pagelaran adat dan budaya juga disertai dengan penandatangan MOU denganberbagai pihak dalam meningkatakan upaya pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan baik di lingkup Provinsi NTT dan juga Kabupaten Kota.
(*Inf-Tim)

WhatsApp Image 2021-12-16 at 09.38.12

Bapelitbang Dan Kominfostatper Menyelenggarakan Pelatihan Google Workspace

Bertempat di aula Bapelitbang Kabupaten Rote Ndao, Bapelitbang dan Dinas Kominfostatper menyelenggarakan pelatihan Google Workspace yang berlangsung selama tiga hari yakni dari tanggal 12 sampai tanggal 15 Desember 2021. Pelatihan ini melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah lingkup Kabupaten Rote Ndao.

Dalam arahan pembukaan yang disampaikan oleh Asisten III Setda Rote Ndao Jermy Haning, Ph.D, menyampaikan bahwa sudah saatnya pemerintah memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung kerja pemerintah dalam rangka meningkatkan pelayanan publik. Pemanfaatan Teknologi informasi tentunya semakin meningkatkan efektifitas dan efisiensi kerja Pemerintah yang berhubungan dengan Produktivitas, kolaborasi dan komunikasi.

Google Workspace merupakan sebuah platform aplikasi yang mengintegrasikan berbagai layanan aplikasi yang disediakan google seperti google Doc, google Spreadsheet, google meet, google chat, kalender, map dll. Pemanfaatan platform aplikasi ini mendorong kantor untuk bekerja tidak terbatasi oleh ruang fisik dan memanfaatkan aplikasi – aplikasi yang disediakan secara terintegrasi.

Menurut sekretaris Bappelitbang, Janwes B. Nauk, S.TP, Bappelitbang akan menjadi pilot project dalam pemanfaatan google Workspace sebagai bentuk adaptasi dan adopsi format digital office. “ Bapelitbang akan memanfaatkan Aplikasi ini untuk memaksimalkan kerja koordinasi perencanaan, langkah ini juga mendukung upaya menuju Sistem Pemerintahan Berbasis elektronik”

48 peserta yang berasal dari unsur perencana pada OPD menunjukan antusiasme dalam proses pelatihan yang berlagsung selama tiga hari. Mereka berpendapat bahwa dengan penerapan Google Workspace, dapat membantu meningkatkan produktivitas, efektifitas dan efisienci dalam melaksanakan kerja – kerja organisasi mereka. Pelatihan ini dipandu oleh instruktur dari Bapelitbang dan Kominfostatper Kabupaten Rote Ndao (*Tim)

Foto Bahan Pangan Pokok

Harga Pangan Pokok Bulan Desember 2021

TELAGA-NIRWANA

Telaga Nirwana, Raih Juara 1 Kategori Wisata Air Terbaik API Award 2021

SEMATERA SELATAN, Bertempat di Stable Sekayu, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, berlangsung Malam Puncak Anugerah Pesona Indonesia (API)  Award 2021. (Selasa, 30/11).

Tahun 2021 ini kabupaten Rote Ndao kembali mewakili Provinsi NTT mengikuti Acara yang beragenda utama pengumuman Pemenang dan penyerahan penghargaan Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2021 dengan destinasi  yang dijagokan  yang masuk nominasi adalah Telaga Nirwana yang terletak di desa Oeseli, kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi NTT.

Mewakili pemerintah Kabupaten Rote Ndao Asisten Ekonomi & Pembangunan setda kabupaten Rote Ndao Armis Saek, ST hadir menerima Piala API Award 2021 tersebut

Kepada awak media, Armis Saek menjelaskan  mengapa Kabupaten  Rote Ndao mengikutsertakan destinasi Telaga Nirwana dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2021 adalah karena Kabupaten Rote Ndao memiliki banyak spot destinasi wisata yang tentunya tidak kalah bagusnya dengan tempat wisata di daerah-daerah lain.

“Untuk itu diperlukan upaya dan pemanfaatan berbagai media/sarana untuk mempromosikan pariwisata di Kabupaten Rote Ndao, yang salah satunya lewat Ajang Anugerah Pesona Indonesia API Award 2021 ini.” Jelas Armis.

Armis menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bukan pertama kali menerima pwnghargaan API Award untuk destinasi pariwisata.

“Tahun 2016 kita sudah mengikutsertakan Pantai Nemberala di ajang ini dan meraih Juara 1 untuk kategori Tempat Selancar Terpopuler.” Ujarnya bangga.

“Tahun 2020 kita mengikutsertakan Mulut Seribu dan meraih Juara 2 untuk kategori Surga Tersembunyi Terpopuler. Untuk tahun 2021 ini kita mengikutsertakan Telaga Nirwana untuk kategori Wisata Air.” Tandasnya bangga.

Armis mengungkapkan pemerintah kabupaten Rote Ndao memiliki strategi untuk memenangkan Telaga Nirwana di ajang ini yakni memanfaatkan kemajuan teknologi di era digital ini yakni promosi melalui berbagai platform media sosial.

“Promosi menggunakan platform media sosial merupakan kiat utama kami untuk memenangkan Telaga Nirwana pada ajang API Award 2021. Media sosial dimaksud yaitu Facebook, Instagram, YouTube, dan TikTok selain Aplikasi Explore Rote yang sedang kami kembangkan. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao juga mendorong masyarakat Rote Ndao untuk mendukung Telaga Nirwana melalui voting SMS.

Strategi promosi pariwisata di Kab. Rote Ndao, khususnya Telaga Nirwana, aku Armis Saek sejauh ini media sosial masih menjadi andalan utama dalam memperkenalkan Rote Ndao di mata wisatawan.

“Selain itu, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao juga membuat sebuah terobosan promosi antara lain demgan memberikan penghargaan kepada setiap tamu dari luar Kabupaten Rote Ndao agar menjadi Duta Wisata ketika kembali ke daerah asalnya. Penghargaan tersebut berupa pemberian nama dalam bahasa Rote (Susurak Hada Hurumatak) yang memiliki filosofi persaudaraan yang amat tinggi.” Sebut Armis.

Khusus untuk Telaga Nirwana yang terletak di Desa Oeseli, lanjut Armis,

“Desa tersebut telah ditetapkan sebagai Desa Wisata berdasarkan Keputusan Bupati Rote Ndao nomor: 330/KEP/HK/2021 tentang Desa Wisata di Kabupaten Rote Ndao. Desa Oeseli juga telah ditetapkan sebagai lokasi pariwisata estate yang dikembangkan oleh pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur berdasarkan SK Gubernur nomor 85 Tahun 2019 tentang Kawasan Wisata Lokasi Percepatan Pengembangan Pariwisata Estate di Provinsi Nusa Tenggara Timur.” Tandasnya.

Peran serta masyarakat Desa Oeseli dalam mendukung sektor pariwisata di desa ini antara lain adanya kelompok UKM, Pokdarwis, dan juga usaha transportasi air (perahu wisata).

Sedangkan Rencana pengembangan pariwisata di Rote Ndao, jelas Armis, “penyediaan infrastruktur pendukung di tempat-tempat wisata masih menjadi pekerjaan rumah bagi kami.” Ungkapnya.

Sesuai visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao untuk menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan pembangunan maka Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menempuh beberapa langkah antara lain membangun infrastruktur yang memadai secara bertahap baik itu akses ke lokasi maupun sarana penunjang di lokasi wisata.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rote Ndao pada tahun 2022 sudah merencanakan bantuan berupa hibah lopo promosi kepada kelompok UKM di Desa Oeseli, juga menyediakan sarana listrik, air bersih, tempat sampah, papan identitas di Objek Wisata Batu Termanu dan Batu Meko.

Mengadakan kegiatan sosialisasi Desa Wisata, pertemuan bersama PHRI, dan pelatihan Diving.

Tantangan/permasalahan pembangunan pariwisata di kab. Rote Ndao, sebut Armis adalah pembangunan di bidang infrastruktur yang tentu saja membutuhkan anggaran yang sangat besar.

Belum adanya penerbangan langsung dari kota-kota besar ke Rote Ndao.

Kurangnya konektivitas internet di tempat-tempat wisata (namun kami sedang menjalin komunikasi dengan Dinas Kominfo untuk pembangunan jaringan internet di objek-objek wisata di Kabupaten Rote Ndao).

Sampah di tempat wisata masih menjadi tantangan tersendiri.

Pandemi Covid-19 sangat berdampak pada sektor kepariwisataan di Rote Ndao.

Pembatasan perjalanan wisatawan mancanegara ke Indonesia melumpuhkan sektor perhotelan dan kuliner, juga sektor lain.

Kurang sarana amenitas di destinasi wisata, misalnya ketiadaan toilet, selain belum adanya komunitas masyarakat UKM yang membaca peluang usaha kecil.

Kurangnya SDM di sektor pemandu wisata, terbatasnya tenaga kerja terampil di sektor UKM, perhotelan dan sektor pendukung lainnya.

“Harapan pemerintah kabupaten Rote Ndao lewat ajang ini akan dicapai sebuah tujuan akhir yakni pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Rote Ndao  yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.” Ujar Sekda Rote Ndao berharap.

“Untuk itu kami mengajak semua pihak dan pemangku kepentingan lainnya di Kabupaten Rote Ndao untuk bersinergi dalam membangun Kabupaten Rote Ndao khususnya sektor kepariwisataan ke arah yang lebih baik.” Ajaknya optimis. (TOPNewsNTT)

Menteri Perikanan Rote 21

Kunjungan Kerja Menteri Kelautan dan Perikanan RI di wilayah Kabupaten Rote Ndao

Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Ir. Sakti Wahyu Trenggono, M.M., IPU, bersama rombongan tiba di lokasi wisata Pantai Mulut Seribu, Dusun Nusakdale, Desa Daiama, Kecamatan Landuleko dan disambut oleh Bupati Rote Ndao bersama Wakil Bupati Rote Ndao yang ditandai dengan pengalungan selimut adat Kabupaten Rote Ndao, Rabu (01/12/2021).

Kedatangan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia bersama rombongan tersebut diwilayah Kabupaten Rote Ndao menggunakan jalur laut dari pelabuhan Tenau Kupang menggunakan Speed Boat milik Gubernur NTT.

Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia bersama rombongan melakukan peninjauan langsung ke lokasi Keramba Jaring Apung Budidaya Lobster di Dusun Maeoe, Desa Pukuafu, Kecamatan Landuleko. Ia pun mendukung penuh pengembangannya yang sudah beroperasi sejak Agustus 2021 dengan budi daya lobster pasir dan mutiara sebagai komoditas terbesar. Ia meminta para pengelola untuk tetap menjaga kelestarian ekosistem.

“Utamakan juga tenaga kerja lokal untuk membantu operasional keramba ini,” pesannya.

Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia bersama rombongan melanjutkan peninjauan ke lokasi Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT), di Lingkungan Tulandale, Kelurahan Metina, Kecamatan Lobalain.

Saat mengunjungi SKPT Rote Ndao, Menteri Kelautan dan Perikanan mengatakan SKPT Rote Ndao yang telah beroperasi sejak 2019 memiliki sejumlah fasilitas, di antaranya cold storage, pabrik es, pasar ikan, kolam labuh kapal, hingga breakwater berpotensi besar untuk dijadikan lokasi pariwisata kuliner ikan. Untuk itu, ia meminta para pengelola di Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT) Rote Ndao, untuk memanfaatkan fasilitas yang diberikan pemerintah sebaik mungkin.

“Adanya fasilitas harus bisa dioptimalkan untuk membantu masyarakat dan nelayan di sini dalam peningkatan produktivitas,” ucap Sakti.

Kemudian Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia bersama rombongan melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Rakyat Nemberala, di Dusun Nemberala Utara, Desa Nemberala, Kecamatan Rote Barat dan mengunjungi Pulau Do’o, Kecamatan Ndao Nuse menggunakan transportasi laut.

Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia bersama rombongan kembali ke Pelabuhan Rakyat Nemberala, selanjutnya rombongan menuju Penginapan Milik Gubernur NTT di Desa Bo’a, Kecamatan Rote Barat dan makan siang bersama serta pada sore hari Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia bersama rombongan meninggalkan Penginapan Gubernur NTT menuju Bandara DC Saudale.

Rombongan yang mendampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia dalam rangka kunjungan kerja tersebut antara lain : Gubernur NTT, Sekretaris Jenderal KKP, Dirjen Perikanan Tangkap, Dirjen Perikanan Budidaya, Dirjen Pengawasan SD KP, Kepala Badan Karantina Ikan, PMKHP, Kepala Dinas KP NTT.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao, Dandim 1627/Rote Ndao, Camat Landu Leko, Camat Rote Barat, Kapolsek Rote Timur dan Kapolsek Rote Barat serta para Kepala OPD. (DKISP)

pinjam-pakai-lahan

Bupati Rote Ndao Melakukan Penandatanganan Pinjam Pakai Lahan BTS Bersama Kemkominfo RI

BALI. Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu,SE bersama 16 Bupati yang ada di Nusa Tenggara Timur melakukan penandatanganan pinjam pakai lahan Base Transceiver Station (BTS) bersama Kementerian Komunikasi dan informatika Republik Indonesia di Hotel Sofitel Nusa Dua Bali. Jumat, 26/11/21.

Hadir dalam acara tersebut Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate yang menegaskan bahwa pembangunan BTS yang difokuskan pada wilayah terdepan, tertinggal, terpencil (3T) harus diselesaikan pada tahun 2022. “Ya harus selesai (tahun 2022) karena pembangunan ini berbasis tahun anggaran”. Pernyataan ini untuk menanggapi progress pembangunan BTS di NTT yang pada umumnya mengalami keterlambatan akibat berbagai kendala termasuk karena persoalan pandemik covid 19 yang membatasi pergerakan orang.

Untuk diketahui bahwa tahun 2021 ini Kabupaten Rote Ndao mendapat alokasi pembangunan menara BTS sebanyak 15 site yang tersebar di 8 kecamatan dan 15 desa. Sedangkan untuk wlayah NTT total BTS yang direncanakan terbangun adalah 421 site.

Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu, SE berharap dengan pembangunan 15 BTS di Kabupaten Rote Ndao dapat meningkatkan coverage jaringan internet (4G) sampai ke wilayah yang masih blank spot. Jaringan informasi yang semakin meluas tentunya dapat mempercepat proses transformasi masyarakat memasuki era digital.(*tim)