11111

Kapal Nelayan Tenggelam Di Pukuafu

KUPANG, TIMEX–Musibah pelayaran kembali terjadi di perairan Pukuafu, Selat Rote, Kabupaten Rote Ndao, sekira pukul 02.00 Wita, Rabu (14/5). Kali ini sebuah kapal kayu bernama ‘Mitra Bahari’ tenggelam setelah mengalami kebocoran. Saat tenggelam, kapal nahas dengan enam anak buah kapal (ABK) itu sedang dalam pelayaran dari pelabuhan rakyat (Pelra) Namosain Kupang menuju Rote dengan mengangkut 75 drum bahan bakar minyak (BBM).

iStock_E-Reader

AL Amerika Luncurkan E-Reader Bebas Sadap

CALIFORNIA,TIMEX-Angkatan Laut Amerika Serikat meluncurkan perangkat pembaca dokumen khusus atau e-reader, dengan fitur keamanan tinggi bagi para tentaranya.

Di sebut Navy eReader Device (NERD), e-reader ini tidak akan memiliki port wi-fi ataupun akses roaming data yang memungkinkan musuh untuk mengetahui posisi kapal laut Amerika. “Saat ini personel kapal selam yang akan menerima perangkat ini untuk pertama kalinya,” jelas Nellie Moffitt, Manajer Program Perpustakaan AL Amerika.

Laman BBC menyebutkan, selama ini gadget e-reader tidak diizinkan digunakan ketika pelaut berada di lapangan. Pasalnya, fitur GPS, wi-fi dan roaming data mereka dapat memberikan posisi strategis kepada musuh.

NERD disebut mampu mengatasi masalah itu sehingga lebih aman di gunakan personel AL ketika menghadapi tugas berbulan-bulan di lautan. Namun, dengan tiadanya fitur akses internet, maka penambahan koleksi buku bacaan pun harus dilakukan secara manual.

NERD sendiri diisi sekitar 300 buku populer dan spesifik disesuaikan dengan kebutuhan personel. Ebook itu dipilih dari Program Perpustakaan Umum AL Amerika yang menyimpan 108 ribu koleksi buku. (jpnn/onq)

[timexonline]

150918_warga-meksiko-bertelepon-usai-diguncang-gempa-bumi_663_382

Meksiko Kembali Diguncang Gempa 6 Skala Richter


KABUL,TIMEX-Ledakan bom menghantam sebuah truk yang membawa pasukan tentara Pakistan di perbatasan Afghanistan pada hari Kamis (8/5). Akibatnya, sembilan orang tentara tewas dan sedikitnya 12 lainnya terluka.

Pejabat senior militer yang berbasis di Miranshah menyampaikan bahwa bom itu ditanam di sebuah truk yang membawa tentara paramiliter Korps Perbatasan. Bom meledak saat truk bergerak di sepanjang perbatasan Afghanistan di mana banyak kelompok militan Al Qaeda yang bersembunyi.

“Pasukan paramiliter melakukan beberapa gerakan intern sepanjang perbatasan Afghanistan ketika truk pick up mereka diledakkan, ” katanya seperti dilansir Reuters, Kamis (8/5).

Pejabat militer lainnya mengatakan jumlah korban tewas bisa meningkat karena beberapa di antara mereka yang terluka berada dalam kondisi kritis.

Serangan bom ini dianggap yang terbesar terhadap pasukan keamanan Pakistan dalam beberapa bulan terakhir. Ini menjadi pukulan besar bagi tentara saat Pakistan sudah di bawah tekanan kuat AS untuk berbuat lebih banyak mengatasi pemberontakan di perbatasan wilayah barat.

Hingga kini Belum ada satu pun kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Namun, para pejabat setempat menuding Taliban Pakistan.

Taliban sebelumnya bersumpah untuk meningkatkan serangan terhadap pasukan keamanan dan pemerintah setelah pemilihan pemimpin garis keras baru, Mullah Fazlullah, pada akhir tahun lalu. (jpnn/onq)

224038_620

Bom Meledak di Perbatasan, 9 Tentara Pakistan Tewas

KABUL,TIMEX-Ledakan bom menghantam sebuah truk yang membawa pasukan tentara Pakistan di perbatasan Afghanistan pada hari Kamis (8/5).

Akibatnya, sembilan orang tentara tewas dan sedikitnya 12 lainnya terluka. Pejabat senior militer yang berbasis di Miranshah menyampaikan bahwa bom itu ditanam di sebuah truk yang membawa tentara paramiliter Korps Perbatasan. Bom meledak saat truk bergerak di sepanjang perbatasan Afghanistan di mana banyak kelompok militan Al Qaeda yang bersembunyi.

“Pasukan paramiliter melakukan beberapa gerakan intern sepanjang perbatasan Afghanistan ketika truk pick up mereka diledakkan, ” katanya seperti dilansir Reuters, Kamis (8/5). Pejabat militer lainnya mengatakan jumlah korban tewas bisa meningkat karena beberapa di antara mereka yang terluka berada dalam kondisi kritis. Serangan bom ini dianggap yang terbesar terhadap pasukan keamanan Pakistan dalam beberapa bulan terakhir.

Ini menjadi pukulan besar bagi tentara saat Pakistan sudah di bawah tekanan kuat AS untuk berbuat lebih banyak mengatasi pemberontakan di perbatasan wilayah barat. Hingga kini Belum ada satu pun kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Namun, para pejabat setempat menuding Taliban Pakistan. Taliban sebelumnya bersumpah untuk meningkatkan serangan terhadap pasukan keamanan dan pemerintah setelah pemilihan pemimpin garis keras baru, Mullah Fazlullah, pada akhir tahun lalu. (jpnn/onq)