peduli-kasih-di-rote

Peringati HUT RI ke-76, Yayasan BUMN Untuk Indonesia Salurkan Bantuan Kepada Masyarakat Kabupaten Rote Ndao

Dalam rangka menyambut HUT RI ke-76 Yayasan BUMN Untuk Indonesia menyelenggarakan Program Cinta Tanah Air dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat Kabupaten Rote Ndao dan acara penyerahan bantuan dilaksanakan secara virtual bertempat di Aula Lantai II Kantor Bupati Rote Ndao, Senin 16/08/2021.

Dalam sambutannya mengawali acara tersebut, Ketua Yayasan BUMN Untuk Indonesia Harjawan Balaningrath menyampaikan dalam rangka menyambut HUT RI yang ke-76 Yayasan BUMN Untuk Indonesia kembali mengadakan Program Cinta Tanah Air di Kabupaten Rote Ndao, yang bertujuan memberikan perhatian kepada wilayah terdepan, terluar dan terisolir agar kehidupan masyarakat menjadi lebih baik.

Adapun bantuan yang diberikan yaitu, Rehabilitasi SD Inpres Nggodimeda, Kecamatan Rote Tengah, Pembangunan Sumur Bor di Desa Daurendale, Kecamatan Landuleko dan 8 unit mesin tempel perahu nelayan di Kecamatan Rote Tengah.

Ketua Yayasan juga menyampaikan terimakasih kepada Hendrikus Johanis atas sumbangsih hibah tanah untuk sumur bor dan akan dihibahkan kembali ke pemerintah setempat agar sumur bor tersebut dapat dipakai oleh masyarakat setempat.

Selanjutnya Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas nama Pemerintah Kabupaten Rote Ndao kepada Yayasan BUMN Untuk Indonesia yang sudah membantu meningkatkan kualitas pendidikan dan juga mensejahterakan masyarakat Rote Ndao lewat bantuan-bantuan yang sudah diberikan. Diharapkan kedepannya Rote Ndao tetap ada di hati Yayasan BUMN Untuk Indonesia.

Acara dilanjutkan dengan Serah Terima Bantuan secara simbolis yang dilakukan oleh perwakilan dari Yayasan BUMN Untuk Indonesia dan penandatangan Berita Acara Serah Terima (BAST) Bantuan.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Rote Ndao Stefanus M. Saek, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Armis Saek, Perwakilan Yayasan BUMN Untuk Indonesia Ayub dan Masyarakat perwakilan penerima bantuan, Yongki Ndolu dari Desa Daudolu, Kecamatan Rote Barat Laut.(*dkisp)

bupati-posyandu-nee1

Bupati Rote Ndao Meninjau Langsung Pelaksanaan Posyandu Serta Menyerahkan Bantuan Bagi Anak Balita dan Lansia di Posyandu Melati Dusun Ne’e

Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu,SE meninjau langsung pelaksanaan Posyandu berupa penimbangan, dan simulasi perkembangan anak yang dilakukan oleh kader, bidan desa dan petugas dari Puskesmas Baa serta menyerahkan bantuan bagi anak balita dan lansia di Posyandu Melati Dusun Ne’e Desa Sanggoen, kec.Lobalain, Sabtu, 07/08/21 pukul 10 pagi.

Penyaluran bantuan ini merupakan salah satu wujud perhatian dan komitmen pemerintah kabupaten Rote Ndao untuk pemenuhan kebutuhan gizi balita,ibu hamil dan warga lanjut usia serta menghadirkan upaya kesejahteraan sosial secara langsung ditengah masyarakat terlebih dalam situasi pandemi saat ini.

Penyerahan bantuan itu secara langsung diserahkan oleh Bupati Paulina Haning-Bullu,SE.
Bantuan yang diberikan berupa paket sembako, makanan siap saji, Pampers, susu SGM, dan entrostop anak yang diterima oleh Bidan Desa yakni Eny Crisdawati di Posyandu Melati setempat dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Diharapkan agar tidak melihat dari jumlah yang ada tetapi bisa dapat bermanfaat bagi kebutuhan serta dengan adanya pemeriksaan kesehatan yang rutin di posyandu bertujuan untuk menjaga dan mengontrol kondisi tubuh ibu dan bayi supaya tetap sehat sehingga dapat mengurangi angka stunting di kabupaten Rote Ndao khusus nya.

Pada kesempatan itu Bidan Desa, Eny Crisdawati merasa sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui mama Bupati yang begitu peduli akan kesehatan balita, ibu hamil dan para lansia.

“harapannya untuk kami bidan Desa semoga dengan adanya bantuan ini bisa dapat mengurangi angka stunting di Desa Sanggoen” lanjut Eny.(*dkisp)

pelantikan38212

Bupati Rote Ndao Lantik 16 orang Pejabat di Lingkungan Pemkab Rote Ndao secara Daring dan Luring

Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu,SE melantik dan mengambil sumpah janji pejabat pimpinan tinggi Pratama, pejabat administrator dan Pejabat Pengawas lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Rote Ndao Tahun 2021pada hari Selasa,03/08/21 pagi.

Kegiatan ini digelar secara Daring dan Luring di dua tempat berbeda dengan mematuhi Protokol Kesehatan, yakni perwakilan dua pejabat yang dilantik Bupati di Ruang TBUPP lantai 2 kantor Bupati Rote Ndao yang dihadiri Forkopimda sedangkan 14 orang lainnya mengikuti pelantikan secara virtual dari Aula lantai 1 kantor Bupati Rote Ndao didampingi saksi. Undangan lainnya mengikuti secara Virtual karena situasi pandemi covid-19.

Pelaksanaan kegiatan pengambilan sumpah dan janji jabatan ini guna untuk mengisi jabatan yang lowong agar dapat meningkatkan profesionalitas dan kinerja dari Pemerintah. Pada kesempatan itu Bupati menghimbau agar pejabat yang baru saja dilantik bisa menunjukkan bahwa pemerintah tidak salah menilai serta dapat memahami dengan baik bahwa jabatan yang diemban adalah merupakan sebuah kepercayaan yang diberikan guna mewujudkan visi dan misi pemerintah periode 2019 – 2024.

Bupati Paulina juga berharap agar pejabat yang baru dilantik tidak melupakan etika birokrasi dan dapat memahami regulasi agar tidak bertindak diluar kewenangan yang dimiliki. selain tugas utama pejabat tetapi tugas terkait penanganan covid 19 juga merupakan tupoksi semua pihak serta mampu memberi contoh serta menegakkan protokol kesehatan bukan sebaliknya mempelopori pelanggaran peraturan yang telah ditetapkan serta wajib mempresentasikan minimal 5 ide inovasi sebelum tanggal 17 Agustus nanti dan memberikan dukungan penuh terhadap keikutsertaan Destinasi wisata Telaga Nirwana pada Anugerah Pesona Indonesia 2021, Bupati juga mengharapkan agar khususnya pejabat tinggi Pratama yang baru saja dilantik agar memobilisasi dukungan yakni satu orang 1000 sms untuk Destinasi Wisata Telaga Nirwana. Diakhir dari sambutan, Bupati mengucapkan selamat berbahagia dan selamat menjalankan tugas kepada para pejabat yang baru saja dilantik.

Adapun 8 Orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik adalah Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2PAPPKB) Regina Asnat Kedoh, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Yesy Dae Pany, Kepala Dinas Kesehatan Nelly Febriany Riwu, Kepala Dinas Perhubungan Elias Talomanafe, Kepala Dinas Perikanan Jusup Benyamin Mesakh, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Morids DE Bulan, dan Kepala Dinas Peternakan Hermanus Haning, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Johni Manafe dan 3 orang pejabat administrator serta 5 orang pejabat Pengawas yang dilantik semuanya di lingkup Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, yakni Mesakh Daniel Tungga sebagai Sekretaris, Josua Dethan sebagai Kabid PIAK dan Pemanfaatan Data, Siyane E Haning sebagai Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil, Jodian suki sebagai kasi pendataan penduduk, Sarlaudiana Suki sebagai kasi identitas penduduk, Bobby Oeina sebagai Kasi kerjasama dan inovasi pelayanan, Elvis Bessi sebagai kasi perubahan status anak, pewarganegaraan dan kematian, Admasci Detakiuk sebagai Kasi pengolahan dan penyajian data kependudukan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni Wakil Bupati Stefanus M Saek, Wakapolres Rote Ndao Kompol I Nyoman Surya Wiryawan, Danlanal Pulau Rote Letkol Laut (P) Mohammad Noordin Mutaqien, Kodim 1627/Rote Ndao Mayor (Inf) M Basuki, Kepala Kantor Kemenag Rote Ndao Abnela Fobia, Sekda Jonas M Selly, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Meilon B Sulla, dan rohaniawan pendamping Pdt. Lea Suki-Dolpali serta Saksi pelantikan Kepala Dinas PMD James Therik, Kepala Dinas PMPTSP Daud D. Bessi (dkisp)

sidang2-dprd-21

Sidang II DPRD Rote Ndao di Gelar Secara Virtual

Dewan Perwakilan rakyat daerah (DPRD) kabupaten Rote Ndao menggelar Sidang II DPRD Kabupaten Rote Ndao Tahun 2021 Tentang Pembahasan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020.
Rapat tersebut dilakukan secara virtual dan tatap muka.

Pembukaan Sidang II DPRD Kabupaten Rote Ndao Tahun 2021 dilaksanakan diruang Rapat paripurna DPRD kabupaten Rote Ndao, rabu ( 28/07/21).

Pada kesempatan tersebut ketua DPRD kabupaten Rote Ndao Alfred Saudila mengharapkan agar semua peserta sidang lebih mengutamakan nilai-nilai budaya lokal. “saya berharap agar para peserta sidang benar – benar berpegang teguh pada ketentuan yuridis yang berlaku serta mengutamakan konsesus – konsesus etnis dan nilai – nilai budaya lokal sehingga pembahasan dapat dituntaskan tepat waktu dan berlangsung dengan suasana yang harmonis “.

sidang pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah merupakan mata rantai dalam siklus anggaran yang harus dilakukan dalam rangka transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. untuk diketahui bersama bahwa berdasarkan laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa keuangan (BPK) Republik Indonesia perwakilan Nusa Tenggara Timur atas laporan keuangan pemerintah kabupaten Rote Ndao Tahun Anggaran 2020 Nomor 137.A/RHP/IIVX/06/2021 Pemerintah daerah kabupaten Rote Ndao berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Ditempat yang terpisah melalui zoom meeting Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu,SE dalam sambutannya mengatakan, Opini Wajar Tanpa pengecualian yang untuk pertama kali berhasil diraih kabupaten Rote Ndao selama 19 Tahun berdirinya Kabupaten Rote Ndao merupakan wujud komitmen pemerintah Daerah Kabupaten Rote Ndao dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah secara konsisten dan semakin baik di masa yang akan datang, sehingga memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemakmuran masyarakat di daerah ini.

” Besar harapan saya agar kedepan hubungan kemitraan dan komunikasi politik yang telah terbangun antara pemerintah dan DPR dapat terus terjalin dalam menjalankan roda pemerintahan di kabupaten Rote Ndao demi suksesnya pembangunan di kabupaten ini ” lanjut Bupati.

mencermati padatnya agenda persidangan dalam tahun anggaran 2021 saya berharap kita dapat mencurahkan tenaga dan pikiran secara maksimal agar agenda – agenda persidangan di tahun 2021 dapat kita selesaikan dengan tepat waktu dan sesuai dengan mekanisme persidangan ” tambah Bupati.

Pada saat agenda pemandangan umum Anggota melalui Fraksi-Fraksi terhadap Pengantar Nota Keuangan atas Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Rote Ndao Tahun Anggaran 2020. Seluruh Fraksi DPRD Kab. Rote Ndao mengapresiasi kinerja Bupati Rote Ndao karena Walaupun Bupati Rote Ndao seorang wanita tapi mampu meraih Opini WTP dari BPK Perwakilan NTT.

untuk diketahui bahwa jadwal sidang ll Dewan Perwakilan Daerah kabupaten Rote Ndao berlangsung selama 15 hari terhitung sejak tanggal 28 Juli – 13 Agustus 2021.(*dkisp)

wfh-21

Lonjakan Kasus Covid-19, Pesta Dilarang dan ASN Kerja dari Rumah

Lonjakan kasus positif Covid-19 yang signifikan dalam tiga hari terakhir, membuat Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu menyampaikan maklumat penegasan terhadap Penegakan Instruksi Bupati Nomor 432 Tahun 2021, yang telah dikeluarkan pada 25 Juni 2021 lalu.

Dalam keterangan kepada sejumlah media di ruang kerjanya, Selasa (06/07/2021) siang, Bupati Paulina mengatakan, mencermati peningkatan tajam kasus positif Covid-19 sejak tanggal 3-5 Juli 2021, maka telah digelar rapat koordinasi (rakor) bersama Forkopimda dan Satgas Covid-19.

Menurutnya, hasil rakor tersebut disepakati sejumlah rekomendasi sebagai langkah penanangan terhadap lonjakan kasus positif Covid-19 di Rote Ndao, di antaranya:

1) Tidak memperbolehkan masyarakat menggelar pesta dalam bentuk apapaun. Pemberkatan perkawinan di Gereja atau Akad Nikah/Ijab-kabul di masjid yang sudah terjadwal sebelumnya, bisa dilaksanakan dengan ketentuan maksimal dihadiri 15 orang setelah melakukan pemeriksaan rapid antigen. Satgas akan memperketat pengawasan dan menindak yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan sesuai Instruksi Bupati Rote Ndao Nomor 432 Tahun 2021.

2) Kegiatan Ibadah: a. Gereja hanya akan memberkati pasangan perkawinan yang memiliki izin dan sudah melakukan pemeriksaan rapid antigen. b. Pemerintah desa/kelurahan yang zona merah, agar berkoordinasi dengan pihak gereja untuk melaksanakan kegiatan ibadah mingguan di rumah dan online.

3) Masyarakat diminta berpartisipasi aktif melaporkan kepada Satgas atau pemerintah kecamatan apabila: a. Terdapat pelaku perjalanan dari luar NTT. Pelaku perjalanan wajib melakukan tes antigen setelah tiba di Rote pada hari ketiga. b. terjadi kegiatan pengumpulan massa seperti pesta, syukuran, dan atau kegiatan sejenisnya yang mengakibatkan penumpukan massa. c. Diimbau agar masyarakat tidak menghadiri kegiatan yang mengumpulkan massa.
d. Para kepala desa/lurah dan apparat wajib melaporkan kegiatan pengumpulan massa seperti pesta saat sudah ada tanda-tanda kegiatan, membubarkan dan menindak tuan pesta yang nekad. e. Camat mengambil tindakan terhadap kades dan aparat terkait, juga pemilik rumah/pemilik sound system yang tidak serius menjalankan instruksi tersebut.

4) Work From Home (WFH) atau kerja dari rumah diberlakukan mulai hari ini (6 Juli) hingga 3 pekan ke depan, sehingga Kepala OPD harus menjadwalkan ASN yang wajib masuk kantor setiap hari. Sementara, ASN yang bekerja dari rumah, diwajibkan mengisi link kegiatan yang dilakukan (catatan kinerja) setiap hari melalui aplikasi yang telah diberikan.

5) Para pengusaha penyedia barang/jasa wajib melakukan pemeriksaan rapid antigen setiap bulan. Pengusaha/pekerja makanan-minuman melakukan rapid antigen minimal sebulan sekali. Penyedia jasa angkutan sembako Rote-Kupang, baik supir maupun kernek wajib melakukan vaksinasi, dan Pemkab akan memprioritaskan mereka.
Sebagai informasi bahwa kewajiban melaksanakan vaksinasi sudah diterapkan dalam sebagai syarat untuk melakukan perjalanan ke luar daerah.

6) Karantina terpusat di setiap kecamatan, akan dibuka kembali untuk mengantisipasi peningkatan jumlah kasus dan memberikan pelayanan kesehatan bagi pasien terkonfirmasi.

7) Bidang Penegakan Satgas Covid-19 wajib menegakan Instruksi Bupati Nomor 432/2021, mengambil Tindakan hukum terhadap mereka yang melanggar, dan menyampaikan laporan mingguan kepada Bupati.(*vn/dkisp)

hut rnd 1

Peringatan HUT Kabupaten Rote Ndao ke-19 Tahun 2021 Secara Virtual

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Rote Ndao yang ke-19. Peringatan HUT ini digelar secara daring dan luring berlangsung di Aula lantai 1 Kantor Bupati Rote Ndao, dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, pada Jumad 02/07/2021.

Sebelum memasuki area upacara setiap peserta wajib melakukan tes swab antigen oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah Baa.

Upacara berlangsung khidmat dan sederhana dengan mengusung tema : “Rote Ndao bangkit membangun dan membangun dan meningkatkan produktifitas” dan sub tema : “Dengan semangat gotong royong kita tingkatkan produktifitas usaha rakyat demi mewujudkan kesejahteraan bersama.”

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Bupati Rote Ndao Paulina Haning – Bullu.
Mengawali sambutannya Bupati mengatakan bahwa hari ini merupakan hari yang bersejarah dalam catatan perjalanan dan perjuangan terbentuknya Kab. Rote Ndao sembilan belas tahun yang lalu, melalui perjuangan yang panjang kita menjadi sebuah daerah otonom baru yang dibangun dengan tekad dan harapan agar ke depan dapat menjadi daerah yang mandiri, tangguh dan sejahtera.

Lebih lanjut Bupati berkata, “sebuah pertanyaan kritis bagi kita semua akan perubahan apa saja yang telah terjadi selama 19 tahun ini sehingga perayaan ini tidak sekedar seremonial dan eforial saja namun menjadi sebuah media instropeksi , refleksi serta evaluasi terhadap komitmen dan kontribusi kita untuk kemajuan daerah ini.”

“Ada begitu banyak prestasi dan kemajuan yang telah dicapai bersama selama 19 tahun dan pemerintah akan terus berupaya keras meningkatkan akses dan kualitas pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, pariwisata dan infrastruktur melalui berbagai program unggulan.”

Lanjut Bupati “bahwa pada HUT Kab. Rote Ndao yang ke -19 tahun ini untuk pertama kalinya BPK perwakilan NTT memberikan opini WTP atas laporan keuangan Pemda Kab. Rote Ndao tahun 2020. Hal ini merupakan kado Ulang Tahun terbaik buat Kab. Rote Ndao.”

Setelah selesai rangkaian acara Upacara HUT Rote Ndao ke-19 maka dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis beberapa bingkisan dan penghargaan yakni Beasiswa untuk beberapa anak dari ASN Rote Ndao, piagam penghargaan SAKIP Award 2021 kepada sejumlah perangkat daerah lingkup Pemerintah Kab. Rote Ndao yang tercepat menyampaikan Dokumen SAKIP tahun 2020.

Turut hadir dalam acara peringatan HUT Rote Ndao secara luring yakni Wakil Bupati, Forkopimda Rote Ndao beserta pasangan, Sekda dan para Asisten. Secara daring melalui aplikasi zoom meeting diikuti oleh instansi vertikal, Anggota DPRD, Pimpinan Agama, Tokoh Masyarakat, seluruh Pimpinan OPD beserta staf, dan para Camat se-Kab. Rote Ndao.(dkisp)

foto bupati

Perdana, Rote Ndao dapat Predikat WTP dari BPK Perwakilan NTT

 Baa,  29 Juni 2021, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rote Ndao berhasil menorehkan prestasi sekaligus sejarah baru. Untuk pertama kalinya kabupaten paling selatan NKRI tersebut sukses meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2020 Pemkab Rote Ndao dilakukan oleh Kepala Perwakilan BPK NTT Adi Sudibyo kepada Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu dan Ketua DPRD Alfred Saudila bertempat di kantor BPK Perwakilan Provinsi NTT, Selasa (29/6/2021) petang. Kepala Perwakilan BPK NTT Adi Sudibyo saat penyerahan mengatakan, pemeriksaan BPK ditujukan untuk memberikan opini atas kewajaran Laporan Keuangan Kabupaten Rote Ndao dengan memperhatikan kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), efektivitas, sistem pengendalian intern, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan kecukupan pengungkapan. Menurutnya, berdasarkan LHP BPK atas LKPD TA 2020, Pemkab Rote Ndao mampu menyajikan laporan yang cukup baik. Sehingga, kata dia, opini yang diberikan BPK atas Laporan Keuangan Pemkab Rote Ndao adalah WTP.

Adi Sudibyo menjelaskan, terkait sistem pengendalian internal dan kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-Undangan, BPK masih menemukan adanya kelemahan yang harus diperbaiki ke depan. Di antaranya penatausahaan aset tetap belum sepenuhnya tertib, yakni masih terdapat aset tetap bernilai Rp 0,00, tanpa dilengkapi informasi yang lengkap. Kemudian belum memiliki dokumen kepemilikan, dikuasai pihak ketiga, belum tercatat dalam KIB, pinjam pakai tanpa dokumen dan pencatatan tidak sesuai yang mengakibatkan penyajian aset tetap tidak sepenuhnya sesuai dengan asersi laporan keuangan.
Selanjutnya, pembayaran belanja perjalanan dinas melebihi ketentuan, di mana bukti pertanggungjawaban pejalanan dinas senilai Rp 572.870.000tidak sesuai realisasinya yang mengakibatkan kelebihan pembayaran belanja perjalanan dinas. Kemudian yang terakhir, pengelolaan kas di bendahara biaya operasional sekolah (BOS) belum sepenuhnya tertib. BPK mencatat, di antaranya terdapat penggunaan kas dana BOS oleh kepala sekolah, keterlambatan penyetoran pajak senilai Rp 99.355.583 pada 27 sekolah, saldo kas tunai yang dibelanjakanbelum diterima. “Saya berharap beberapa hal-hal tersebut dapat ditindaklanjuti demi perubahan lebih baik ke depan, dan untuk mempertahankan opini WDP ini,” ujar Adi Sudibyo.

Kado HUT Rote Ndao Ke-19

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu menyampaikan rasa syukur karena di tahun ketiga kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Stefanus M Saek, Rote Ndao mampu menghasilkan opini WTP untuk pertama kalinya, setelah ditunggu-tunggu selama 19 tahun. “Opini WTP ini merupakan kado istimewa bagi pemerintah dan masyarakat Rote Ndao menjelang hari ulang tahun (HUT) ke-19 pada 2 Juli 2021 mendatang,” ujar Bupati wanita pertama di NTT itu. Paulina menjelaskan, keberhasilan Pemkab Rote Ndao memperoleh opini WTP, merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemkab Rote Ndao, mulai dari Sekda, para asisten, pimpinan dan seluruh staf perangkat daerah. “Dan sudah barang tentu, tidak lepas dari peran penting BPK dalam melakukan pembinaan terhadap pertanggungjawaban pelaksanaan keuangan, sesuai standar akuntansi pemerintahan,” jelasnya. Menurut Paulina, dalam LHP BPK ini, masih ada rekomendasi yang perlu ditindaklanjuti sesuai rencana aksi yang telah dibuat. Oleh karena itu kata Paulina, Pemkab Rote Ndao tetap meminta bimbingan dan arahan dari Kepala BPK Perwakilan NTT Adi Sudibyo bersama jajaran, agar tindak lanjut LHP dapat terselesaikan dengan baik dan tepat waktu. “Akhir kata, apabila selama proses audit sampai dengan penyerahan LHP, terdapat hal–hal yang tidak berkenan, saya mewakili Pemkab Rote Ndao mohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga Tuhan yang maha pengasih senantiasa melindungi dan memberkati kita semua dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab kita ke depan,” kata Paulina.

Tindaklanjuti Dalam Kemitraan

Sementara itu, Ketua DPRD Rote Ndao Alfred Saudila, atas nama pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua auditor BPK Perwakilan NTT yang telah melakukan pemeriksaan secara independen, objektif, dan profesional. DPRD, kata Alfred, masih sangat mengharapkan petunjuk, arahan, dan bimbingan dari pimpinan dan segenap jajaran BPK Perwakilan NTT, agar semua catatan tindaklanjut hasil pemeriksaan dapat dilakukan perbaikan, sehingga pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Rote Ndao semakin menjadi lebih baik lagi. Selanjutnya, kata Alfred, DPRD dan Bupati Rote Ndao beserta seluruh jajaran dalam bingkai kemitraan, akan mempelajari, mencermati, dan menindaklanjuti LHP atas LKPD TA 2020 tersebut. “Saya atas nama pimpinan dan anggota DPRD Rote Ndao dan semua yang hadir menyampaikan terima kasih kepada Kepala BPK Perwakilan NTT atas kerja sama yang telah terbina dengan baik selama ini,” pungkasnya.( team)

bts-rote2

Kemenkominfo Bangun 421 BTS 4G Di NTT, Rote Ndao Dapat 15 Unit

Kupang, Pembangunan 421 unit Base Transceiver Station (BTS) diharapkan menjadi titik awal giant leap (lompatan raksasa) transformasi digital di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal tersebut disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika Jhonny G Plate dalam sambutan pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pembangunan BTS 4G Kemenkominfo RI di Palacio Ballroom Aston Hotel Kupang, Senin (28/06/2021), yang dihadiri Gubernur NTT Victor Bungtilu Laiskodat, para bupati/wakil bupati, wali kota/wakil wali kota, sekda, kepala dinas kominfo, kadis Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset se-NTT.

Dikatakan mantan anggota DPR RI dari Dapil NTT-1 asal Paartai NasDem ini, pembangunan 421 unit BTS didifokuskan bagi desa-desa di kabupaten/kota yang masih mengalami ketiadaan jaringan telekomunikasi. Pembangunannya akan dilaksanakan mulai tahun 2021 dan direncanakan selesai pada tahun 2022 mendatang.

Menurutnya, dalam pembangunan BTS penentuan lokasi dan titik koordinat harus tepat, sehingga signal yang dihasilkan mampu menjawab kebutuhan pembangunan di desa, kecamatan, hingga kabupaten dalam rangka mendukung rencana digitalisasi pemerintahan dan pembangunan daerah.

“Karena itu, rakor ini sangat penting dalam rangka menjalin koordinasi Kemenkominfo dengan pemerintah daerah dalam memastikan tersedianya lahan dengan koordinat yang tepat,” katanya.

Dikatakan Jhony Plate, yang tidak diharapkan terjadi adalah lahan yang disediakan untuk pembangunan BTS tidak sesuai titik koordinat yang tepat, sehingga setelah selesai dibangun jangkauannya tidak maksimal menyentuh layanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, peekonomian masyarakat. Sehingga, muncul di media massa para siswa dan guru naik gunung untuk mencari signal, kepala desa yang harus memanjat pohon untuk mengikuti rapat secara virtual dan sebagainya.

“Perlu koordinasi antara Kemenkominfo dan pemerintah daerah di NTT, sehingga tidak terjadi lagi seperti itu. Kita harus sejalan dalam menentukan titik koordinat yang tepat, sehingga pembangunan BTS nantinya berdampak bagi pembangunan daerah,” tutupnya.

Provinsi Digital di 2023

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan, upaya percepatan pembangunan BTS diharapkan membawa lompatan budaya kerja sebagai adaptasi peradaban baru di NTT.

Menurut Viktor, kalau Pak Menkominfo beserta jajaran BAKTI sudah bekerja keras membangun infrastruktur telekomunikasi di NTT, maka Pemerintah Provinsi NTT bersama pemerintah kabupaten/kota juga akan bekerja secara serius.

Namun, kata Viktor, sumber daya manusia (SDM) harus juga disiapkan secara baik, sehingga infrastruktur yang telah disiapkan Pemerintah Pusat ini dapat digunakan dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya harap tidak terlalu lama, dua tahun dari sekarang NTT harus mendeklarasikan diri sebagai Provinsi Digital. Kami minta dukungan Pemerintah Pusat melalui Menkominfo Bapak Jhony Plate dalam mewujudkan mimpi besar NTT ini, sehingga kami mampu bersaing dengan provinsi lain, tetapi juga negara tetangga kami,” katanya.

Dapat Alokasi 15 BTS Baru

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu menyampaikan terima kasih kepada Menkominfo Jhony G Plate dan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat karena tahun ini Rote Ndao dialokasikan pembangunan 15 BTS baru di desa dan kecamatan terpencil, yang belum terjangkau jaringan internet.

Menurut Bupati Paulina, sejalan dengan inovasi yang dilakukan Pemkab Rote Ndao, yang sesuai hasil penilaian Pusat Litbang Inovasi Daerah Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) menempati urutan 130 Indeks Inovasi Daerah dari 415 kabupaten se- Indonesia dan urutan 1 di Provinsi NTT dengan predikat sangat inovatif, maka percepatan pembangunan BTS 4G ini akan sangat membantu Pemkab Rote Ndao mengaktualisasikan inovasi-inovasi yang diusulkan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih untuk alokasi 15 BTS baru bagi kami di Rote Ndao. Diharapkan dengan pembangunannya bisa membantu mempercepat proses digitalisasi dalam bidang pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus juga meningkatkan pemasaran hasil UMKM masyarakat di desa-desa dalam masa pandemi Covid-19 ini,” kata Bupati Paulina singkat.

Untuk diketahui, yang hadir mendampingi Bupati Paulina dalam kegiatan Rakor Percepatan Pembangunan BTS 4G Kemenkominfo RI di Palacio Ballroom Aston Hotel Kupang adalah Sekda Jonas M Selly, Kadis Kominfo, Statistik dan Persandian Wilhelmus Mooy, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Daniel D Bessie, dan Kepada Badan Keuangan dan Aset Daniel W Nalle, dan Kabag Umum Handryans Bessie. (team/TS-02)