wfh-21

Lonjakan Kasus Covid-19, Pesta Dilarang dan ASN Kerja dari Rumah

Lonjakan kasus positif Covid-19 yang signifikan dalam tiga hari terakhir, membuat Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu menyampaikan maklumat penegasan terhadap Penegakan Instruksi Bupati Nomor 432 Tahun 2021, yang telah dikeluarkan pada 25 Juni 2021 lalu.

Dalam keterangan kepada sejumlah media di ruang kerjanya, Selasa (06/07/2021) siang, Bupati Paulina mengatakan, mencermati peningkatan tajam kasus positif Covid-19 sejak tanggal 3-5 Juli 2021, maka telah digelar rapat koordinasi (rakor) bersama Forkopimda dan Satgas Covid-19.

Menurutnya, hasil rakor tersebut disepakati sejumlah rekomendasi sebagai langkah penanangan terhadap lonjakan kasus positif Covid-19 di Rote Ndao, di antaranya:

1) Tidak memperbolehkan masyarakat menggelar pesta dalam bentuk apapaun. Pemberkatan perkawinan di Gereja atau Akad Nikah/Ijab-kabul di masjid yang sudah terjadwal sebelumnya, bisa dilaksanakan dengan ketentuan maksimal dihadiri 15 orang setelah melakukan pemeriksaan rapid antigen. Satgas akan memperketat pengawasan dan menindak yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan sesuai Instruksi Bupati Rote Ndao Nomor 432 Tahun 2021.

2) Kegiatan Ibadah: a. Gereja hanya akan memberkati pasangan perkawinan yang memiliki izin dan sudah melakukan pemeriksaan rapid antigen. b. Pemerintah desa/kelurahan yang zona merah, agar berkoordinasi dengan pihak gereja untuk melaksanakan kegiatan ibadah mingguan di rumah dan online.

3) Masyarakat diminta berpartisipasi aktif melaporkan kepada Satgas atau pemerintah kecamatan apabila: a. Terdapat pelaku perjalanan dari luar NTT. Pelaku perjalanan wajib melakukan tes antigen setelah tiba di Rote pada hari ketiga. b. terjadi kegiatan pengumpulan massa seperti pesta, syukuran, dan atau kegiatan sejenisnya yang mengakibatkan penumpukan massa. c. Diimbau agar masyarakat tidak menghadiri kegiatan yang mengumpulkan massa.
d. Para kepala desa/lurah dan apparat wajib melaporkan kegiatan pengumpulan massa seperti pesta saat sudah ada tanda-tanda kegiatan, membubarkan dan menindak tuan pesta yang nekad. e. Camat mengambil tindakan terhadap kades dan aparat terkait, juga pemilik rumah/pemilik sound system yang tidak serius menjalankan instruksi tersebut.

4) Work From Home (WFH) atau kerja dari rumah diberlakukan mulai hari ini (6 Juli) hingga 3 pekan ke depan, sehingga Kepala OPD harus menjadwalkan ASN yang wajib masuk kantor setiap hari. Sementara, ASN yang bekerja dari rumah, diwajibkan mengisi link kegiatan yang dilakukan (catatan kinerja) setiap hari melalui aplikasi yang telah diberikan.

5) Para pengusaha penyedia barang/jasa wajib melakukan pemeriksaan rapid antigen setiap bulan. Pengusaha/pekerja makanan-minuman melakukan rapid antigen minimal sebulan sekali. Penyedia jasa angkutan sembako Rote-Kupang, baik supir maupun kernek wajib melakukan vaksinasi, dan Pemkab akan memprioritaskan mereka.
Sebagai informasi bahwa kewajiban melaksanakan vaksinasi sudah diterapkan dalam sebagai syarat untuk melakukan perjalanan ke luar daerah.

6) Karantina terpusat di setiap kecamatan, akan dibuka kembali untuk mengantisipasi peningkatan jumlah kasus dan memberikan pelayanan kesehatan bagi pasien terkonfirmasi.

7) Bidang Penegakan Satgas Covid-19 wajib menegakan Instruksi Bupati Nomor 432/2021, mengambil Tindakan hukum terhadap mereka yang melanggar, dan menyampaikan laporan mingguan kepada Bupati.(*vn/dkisp)

hut rnd 1

Peringatan HUT Kabupaten Rote Ndao ke-19 Tahun 2021 Secara Virtual

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Rote Ndao yang ke-19. Peringatan HUT ini digelar secara daring dan luring berlangsung di Aula lantai 1 Kantor Bupati Rote Ndao, dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, pada Jumad 02/07/2021.

Sebelum memasuki area upacara setiap peserta wajib melakukan tes swab antigen oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah Baa.

Upacara berlangsung khidmat dan sederhana dengan mengusung tema : “Rote Ndao bangkit membangun dan membangun dan meningkatkan produktifitas” dan sub tema : “Dengan semangat gotong royong kita tingkatkan produktifitas usaha rakyat demi mewujudkan kesejahteraan bersama.”

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Bupati Rote Ndao Paulina Haning – Bullu.
Mengawali sambutannya Bupati mengatakan bahwa hari ini merupakan hari yang bersejarah dalam catatan perjalanan dan perjuangan terbentuknya Kab. Rote Ndao sembilan belas tahun yang lalu, melalui perjuangan yang panjang kita menjadi sebuah daerah otonom baru yang dibangun dengan tekad dan harapan agar ke depan dapat menjadi daerah yang mandiri, tangguh dan sejahtera.

Lebih lanjut Bupati berkata, “sebuah pertanyaan kritis bagi kita semua akan perubahan apa saja yang telah terjadi selama 19 tahun ini sehingga perayaan ini tidak sekedar seremonial dan eforial saja namun menjadi sebuah media instropeksi , refleksi serta evaluasi terhadap komitmen dan kontribusi kita untuk kemajuan daerah ini.”

“Ada begitu banyak prestasi dan kemajuan yang telah dicapai bersama selama 19 tahun dan pemerintah akan terus berupaya keras meningkatkan akses dan kualitas pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, pariwisata dan infrastruktur melalui berbagai program unggulan.”

Lanjut Bupati “bahwa pada HUT Kab. Rote Ndao yang ke -19 tahun ini untuk pertama kalinya BPK perwakilan NTT memberikan opini WTP atas laporan keuangan Pemda Kab. Rote Ndao tahun 2020. Hal ini merupakan kado Ulang Tahun terbaik buat Kab. Rote Ndao.”

Setelah selesai rangkaian acara Upacara HUT Rote Ndao ke-19 maka dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis beberapa bingkisan dan penghargaan yakni Beasiswa untuk beberapa anak dari ASN Rote Ndao, piagam penghargaan SAKIP Award 2021 kepada sejumlah perangkat daerah lingkup Pemerintah Kab. Rote Ndao yang tercepat menyampaikan Dokumen SAKIP tahun 2020.

Turut hadir dalam acara peringatan HUT Rote Ndao secara luring yakni Wakil Bupati, Forkopimda Rote Ndao beserta pasangan, Sekda dan para Asisten. Secara daring melalui aplikasi zoom meeting diikuti oleh instansi vertikal, Anggota DPRD, Pimpinan Agama, Tokoh Masyarakat, seluruh Pimpinan OPD beserta staf, dan para Camat se-Kab. Rote Ndao.(dkisp)

foto bupati

Perdana, Rote Ndao dapat Predikat WTP dari BPK Perwakilan NTT

 Baa,  29 Juni 2021, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rote Ndao berhasil menorehkan prestasi sekaligus sejarah baru. Untuk pertama kalinya kabupaten paling selatan NKRI tersebut sukses meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2020 Pemkab Rote Ndao dilakukan oleh Kepala Perwakilan BPK NTT Adi Sudibyo kepada Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu dan Ketua DPRD Alfred Saudila bertempat di kantor BPK Perwakilan Provinsi NTT, Selasa (29/6/2021) petang. Kepala Perwakilan BPK NTT Adi Sudibyo saat penyerahan mengatakan, pemeriksaan BPK ditujukan untuk memberikan opini atas kewajaran Laporan Keuangan Kabupaten Rote Ndao dengan memperhatikan kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), efektivitas, sistem pengendalian intern, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan kecukupan pengungkapan. Menurutnya, berdasarkan LHP BPK atas LKPD TA 2020, Pemkab Rote Ndao mampu menyajikan laporan yang cukup baik. Sehingga, kata dia, opini yang diberikan BPK atas Laporan Keuangan Pemkab Rote Ndao adalah WTP.

Adi Sudibyo menjelaskan, terkait sistem pengendalian internal dan kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-Undangan, BPK masih menemukan adanya kelemahan yang harus diperbaiki ke depan. Di antaranya penatausahaan aset tetap belum sepenuhnya tertib, yakni masih terdapat aset tetap bernilai Rp 0,00, tanpa dilengkapi informasi yang lengkap. Kemudian belum memiliki dokumen kepemilikan, dikuasai pihak ketiga, belum tercatat dalam KIB, pinjam pakai tanpa dokumen dan pencatatan tidak sesuai yang mengakibatkan penyajian aset tetap tidak sepenuhnya sesuai dengan asersi laporan keuangan.
Selanjutnya, pembayaran belanja perjalanan dinas melebihi ketentuan, di mana bukti pertanggungjawaban pejalanan dinas senilai Rp 572.870.000tidak sesuai realisasinya yang mengakibatkan kelebihan pembayaran belanja perjalanan dinas. Kemudian yang terakhir, pengelolaan kas di bendahara biaya operasional sekolah (BOS) belum sepenuhnya tertib. BPK mencatat, di antaranya terdapat penggunaan kas dana BOS oleh kepala sekolah, keterlambatan penyetoran pajak senilai Rp 99.355.583 pada 27 sekolah, saldo kas tunai yang dibelanjakanbelum diterima. “Saya berharap beberapa hal-hal tersebut dapat ditindaklanjuti demi perubahan lebih baik ke depan, dan untuk mempertahankan opini WDP ini,” ujar Adi Sudibyo.

Kado HUT Rote Ndao Ke-19

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu menyampaikan rasa syukur karena di tahun ketiga kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Stefanus M Saek, Rote Ndao mampu menghasilkan opini WTP untuk pertama kalinya, setelah ditunggu-tunggu selama 19 tahun. “Opini WTP ini merupakan kado istimewa bagi pemerintah dan masyarakat Rote Ndao menjelang hari ulang tahun (HUT) ke-19 pada 2 Juli 2021 mendatang,” ujar Bupati wanita pertama di NTT itu. Paulina menjelaskan, keberhasilan Pemkab Rote Ndao memperoleh opini WTP, merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemkab Rote Ndao, mulai dari Sekda, para asisten, pimpinan dan seluruh staf perangkat daerah. “Dan sudah barang tentu, tidak lepas dari peran penting BPK dalam melakukan pembinaan terhadap pertanggungjawaban pelaksanaan keuangan, sesuai standar akuntansi pemerintahan,” jelasnya. Menurut Paulina, dalam LHP BPK ini, masih ada rekomendasi yang perlu ditindaklanjuti sesuai rencana aksi yang telah dibuat. Oleh karena itu kata Paulina, Pemkab Rote Ndao tetap meminta bimbingan dan arahan dari Kepala BPK Perwakilan NTT Adi Sudibyo bersama jajaran, agar tindak lanjut LHP dapat terselesaikan dengan baik dan tepat waktu. “Akhir kata, apabila selama proses audit sampai dengan penyerahan LHP, terdapat hal–hal yang tidak berkenan, saya mewakili Pemkab Rote Ndao mohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga Tuhan yang maha pengasih senantiasa melindungi dan memberkati kita semua dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab kita ke depan,” kata Paulina.

Tindaklanjuti Dalam Kemitraan

Sementara itu, Ketua DPRD Rote Ndao Alfred Saudila, atas nama pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua auditor BPK Perwakilan NTT yang telah melakukan pemeriksaan secara independen, objektif, dan profesional. DPRD, kata Alfred, masih sangat mengharapkan petunjuk, arahan, dan bimbingan dari pimpinan dan segenap jajaran BPK Perwakilan NTT, agar semua catatan tindaklanjut hasil pemeriksaan dapat dilakukan perbaikan, sehingga pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Rote Ndao semakin menjadi lebih baik lagi. Selanjutnya, kata Alfred, DPRD dan Bupati Rote Ndao beserta seluruh jajaran dalam bingkai kemitraan, akan mempelajari, mencermati, dan menindaklanjuti LHP atas LKPD TA 2020 tersebut. “Saya atas nama pimpinan dan anggota DPRD Rote Ndao dan semua yang hadir menyampaikan terima kasih kepada Kepala BPK Perwakilan NTT atas kerja sama yang telah terbina dengan baik selama ini,” pungkasnya.( team)

bts-rote2

Kemenkominfo Bangun 421 BTS 4G Di NTT, Rote Ndao Dapat 15 Unit

Kupang, Pembangunan 421 unit Base Transceiver Station (BTS) diharapkan menjadi titik awal giant leap (lompatan raksasa) transformasi digital di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal tersebut disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika Jhonny G Plate dalam sambutan pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pembangunan BTS 4G Kemenkominfo RI di Palacio Ballroom Aston Hotel Kupang, Senin (28/06/2021), yang dihadiri Gubernur NTT Victor Bungtilu Laiskodat, para bupati/wakil bupati, wali kota/wakil wali kota, sekda, kepala dinas kominfo, kadis Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset se-NTT.

Dikatakan mantan anggota DPR RI dari Dapil NTT-1 asal Paartai NasDem ini, pembangunan 421 unit BTS didifokuskan bagi desa-desa di kabupaten/kota yang masih mengalami ketiadaan jaringan telekomunikasi. Pembangunannya akan dilaksanakan mulai tahun 2021 dan direncanakan selesai pada tahun 2022 mendatang.

Menurutnya, dalam pembangunan BTS penentuan lokasi dan titik koordinat harus tepat, sehingga signal yang dihasilkan mampu menjawab kebutuhan pembangunan di desa, kecamatan, hingga kabupaten dalam rangka mendukung rencana digitalisasi pemerintahan dan pembangunan daerah.

“Karena itu, rakor ini sangat penting dalam rangka menjalin koordinasi Kemenkominfo dengan pemerintah daerah dalam memastikan tersedianya lahan dengan koordinat yang tepat,” katanya.

Dikatakan Jhony Plate, yang tidak diharapkan terjadi adalah lahan yang disediakan untuk pembangunan BTS tidak sesuai titik koordinat yang tepat, sehingga setelah selesai dibangun jangkauannya tidak maksimal menyentuh layanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, peekonomian masyarakat. Sehingga, muncul di media massa para siswa dan guru naik gunung untuk mencari signal, kepala desa yang harus memanjat pohon untuk mengikuti rapat secara virtual dan sebagainya.

“Perlu koordinasi antara Kemenkominfo dan pemerintah daerah di NTT, sehingga tidak terjadi lagi seperti itu. Kita harus sejalan dalam menentukan titik koordinat yang tepat, sehingga pembangunan BTS nantinya berdampak bagi pembangunan daerah,” tutupnya.

Provinsi Digital di 2023

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan, upaya percepatan pembangunan BTS diharapkan membawa lompatan budaya kerja sebagai adaptasi peradaban baru di NTT.

Menurut Viktor, kalau Pak Menkominfo beserta jajaran BAKTI sudah bekerja keras membangun infrastruktur telekomunikasi di NTT, maka Pemerintah Provinsi NTT bersama pemerintah kabupaten/kota juga akan bekerja secara serius.

Namun, kata Viktor, sumber daya manusia (SDM) harus juga disiapkan secara baik, sehingga infrastruktur yang telah disiapkan Pemerintah Pusat ini dapat digunakan dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya harap tidak terlalu lama, dua tahun dari sekarang NTT harus mendeklarasikan diri sebagai Provinsi Digital. Kami minta dukungan Pemerintah Pusat melalui Menkominfo Bapak Jhony Plate dalam mewujudkan mimpi besar NTT ini, sehingga kami mampu bersaing dengan provinsi lain, tetapi juga negara tetangga kami,” katanya.

Dapat Alokasi 15 BTS Baru

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu menyampaikan terima kasih kepada Menkominfo Jhony G Plate dan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat karena tahun ini Rote Ndao dialokasikan pembangunan 15 BTS baru di desa dan kecamatan terpencil, yang belum terjangkau jaringan internet.

Menurut Bupati Paulina, sejalan dengan inovasi yang dilakukan Pemkab Rote Ndao, yang sesuai hasil penilaian Pusat Litbang Inovasi Daerah Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) menempati urutan 130 Indeks Inovasi Daerah dari 415 kabupaten se- Indonesia dan urutan 1 di Provinsi NTT dengan predikat sangat inovatif, maka percepatan pembangunan BTS 4G ini akan sangat membantu Pemkab Rote Ndao mengaktualisasikan inovasi-inovasi yang diusulkan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih untuk alokasi 15 BTS baru bagi kami di Rote Ndao. Diharapkan dengan pembangunannya bisa membantu mempercepat proses digitalisasi dalam bidang pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus juga meningkatkan pemasaran hasil UMKM masyarakat di desa-desa dalam masa pandemi Covid-19 ini,” kata Bupati Paulina singkat.

Untuk diketahui, yang hadir mendampingi Bupati Paulina dalam kegiatan Rakor Percepatan Pembangunan BTS 4G Kemenkominfo RI di Palacio Ballroom Aston Hotel Kupang adalah Sekda Jonas M Selly, Kadis Kominfo, Statistik dan Persandian Wilhelmus Mooy, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Daniel D Bessie, dan Kepada Badan Keuangan dan Aset Daniel W Nalle, dan Kabag Umum Handryans Bessie. (team/TS-02)

Guru Muda

Kabupaten Rote Ndao Menerima 13 Guru Muda Garda Depan Tahun Ajaran 2021/2022

Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim (YPA-MDR) kembali menugaskan Guru Muda Garda Depan (GMGD) dan kali ini Kabupaten Rote Ndao menerima sebanyak 13 orang GMGD.

Acara Serah Terima Penugasan Guru Muda Garda Depan dilaksanakan secara daring dan luring bertempat di Ruang Kerja Wakil Bupati Rote Ndao, Senin 28/06/2021.

Penugasan GMGD ini bertujuan mendukung proses akselerasi bagi terwujudnya kemajuan pendidikan masyarakat di Kabupaten Rote Ndao. Dan kegiatan GMGD ini merupakan yang kedua kalinya di Kabupaten Rote Ndao dimana yang pertama dalam tahun ajaran 2019/2020 sempat dihentikan karena pandemic covid 19 sehingga para Guru Muda ditarik dari lapangan dan kembali ke tempat asal masing-masing namun tetap melanjutkan tugas secara daring hingga tahun ajaran berakhir.

Dalam sambutannya secara virtual yang dibacakan oleh Herawati Prasetio, pihak YPA-MDR berharap kerjasama yang baik dari pihak Dinas Pendidikan melalui para pejabat bidang terkait dan para pengawas serta para Kepala Sekolah untuk turut memberikan dukungan, pembinaan dan pengawasan terhadap para Guru Muda dalam mendukung kemajuan pendidikan masyarakat di Kabupaten Rote Ndao.

Secara virtual pula YPA-MDR menyerahkan 13 Guru Muda Garda Depan kepada Ibu Bupati atau Yang Mewakili selaku Pembina dan yang menaungi Lembaga Pendidikan di Kabupaten Rote Ndao untuk selanjutnya diteruskan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan ditempatkan di 13 sekolah di Kecamatan Rote Barat sebagaimana yang telah ditetapkan.

Menyambut 13 Guru Muda Garda Depan tersebut, Wakil Bupati, Stefanus M. Saek, MM menyampaikan terimakasih kepada YPA-MDR yang begitu peduli akan pendidikan di Kabupaten Rote Ndao dan siap menerima para Guru Muda yang ada. Wakil Bupati juga berharap para guru muda dapat beradaptasi dengan keadaan di Rote.

Berikut nama-nama Guru Muda Garda Depan Periode Th. 2021/2022 beserta penempatannya :
1. Dian Evelina Sahaya Ami, penempatan di SDN Oenggaut
2. Meta Yulia Sari, penempatan di SDN Boa
3. Yolanda Dhika Andani, penempatan di SDI Andaiko
4. Mawinda Sardoni Boimau, penempatan di SDI Sedeoen
5. Maria Angelina Dadi, penempatan di SDI Oenitas
6. Syukeyath Da Trus Pandong, penempatan di SDN Manggis
7. Metusalak Oemolos, penempatan di SDN Rinalolon
8. Albertus Sigit Pradipta, penempatan di SD GMIT Mbueain
9. Andrias Banu Pradipto, penempatan di SD GMIT Oelolot
10. Jati Lasworo Asih, penempatan di SMPN 1 Rote Barat
11. Surya Enjang Krisdiantoro, penempatan di SMPN 3 Rote Barat
12. Mei Andin, penempatan di SMPN 2 Rote Barat
13. Dewi Nova Yulianawati, penempatan di SMPN Satap Boa.(dksip)

HANI 2

BNN Rote Ndao Memperingati Hari Narkotika Internasional

 

Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tanggal 26 Juni 2021 diperingati pada hari Senin tanggal 28 Juni 2021 secara Daring dan Luring dimana upacara daring secara nasional yang dihadiri Presiden Republik Indonesia dan secara Luring yang dipimpin oleh Wakil Bupati Rote Ndao bertempat di Aula Hotel Ricky Baa.

Peringatan HANI ini secara global dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan masalah utama yang ditimbulkan oleh obat-obatan terlarang dan juga mencapai tujuan masyarakat internasional yang bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Dengan mengusung tema Tema “Perang Melawan Narkoba (War On Drugs) di masa Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Bersih Narkoba (BERSINAR)” Kepala BNN Rote Ndao berharap masyarakat mengetahui bahwa narkoba berdampak buruk bagi tubuh dan mempengaruhi kualitas hidup.
Lanjutnya mengajak semua elemen masyarakat agar jauhi narkoba karena masa depanmu sangat berharga.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus Saek, MM menyampaikan bahwa pemerintah Rote Ndao akan terus mendukung dan bersinergi dengan BNN Rote Ndao dalam hal penerbitan regulasi terkait dengan fasilitasi P4GN (Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) di Kab.Rote Ndao.

 

Hadir secara langsung dalam peringatan tersebut yakni Wakil Bupati, Dandim 1627, Kapolres Rote Ndao, Danlanal, Perwakilan Kajari Rote, Ketua Pengadilan, Pimpinan instansi vertikal, Pimpinan OPD antara lain Kepala Dinas PMD, Kepala Kesbangpol, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala DP3AP2KB), Kepala Desa Papela, Kades Batutua, Kepala Sekolah SMP 1, Kepala SMP 3 Baa, dan Kepala Sekolah SMP 1 Rote Tengah.(dkisp)

Seroja Mundek 2

Bupati Menyerahkan Bantuan Bagi 8 Anak Korban Seroja Di Desa Mundek

Bupati Rote Ndao berkesempatan menyerahkan bantuan seroja di Desa Mundek Dusun Alena’u Kecamatan Loaholu kepada 8 orang anak bersaudara yang hidup sendirian dikarenakan orangtua mereka sudah meninggal serta 42 warga lansia yang ada di Desa Mundek, pada hari ini Jumad, 25/06/21.

Sebanyak 50 paket sembako dibagikan dan ada juga bantuan tambahan berupa 2 karung beras, 7 dus air mineral, 10 helai kain sarung, pakaian bekas, dan juga 50 lembar seng.

Pada saat mengunjungi 8 anak tersebut Bupati Rote Ndao mengatakan bahwa Tuhan yang menggerakkan hati pemerintah Rote Ndao untuk datang melihat anak-anak ini dari dekat sehingga pemerintah bisa memberikan bantuan ala kadar bagi mereka.

Pada kesempatan yang sama juga Daniel Adu, Kepala Dusun Besloid mewakili kedelapan orang anak tersebut mengucapkan limpah terimakasih kepada Pemerintah Rote Ndao dengan doa semoga diberikan kesehatan dan kekuatan dari Tuhan. Daniel juga berharap agar pemerintah juga terus memperhatikan masyarakat yang ada di Desa Mundek.

Yang ikut dalam kunjungan tersebut yaitu Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Kabag Umum, Kabag BKPP Kab.Rote Ndao, Kadis BNPB serta Camat Loaholu.(dksip)

MOU 2

Pemkab Rote Ndao Jalin Kerjasama Dengan Fakultas Kedokteran Hewan UNDANA

Acara Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Nusa Cendana dengan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao tentang kemitraan dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Rote Ndao dilaksanakan di Aula lantai 1 Kantor Bupati Rote Ndao, Jumad 25/06/21.

Dalam sambutannya Dr.drh. Annytha I.R.Detha,M.Si selaku salah satu Dekan yang hadir mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Rote Ndao atas sambutannya yang baik dan hangat serta ia juga berharap agar kerjasama mulai hari ini bisa berkelanjutan.

Pada kesempatan itu juga Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu,SE menyampaikan hal yang sama agar kerjasama hari ini jangan hanya diatas kertas saja tapi bisa dapat memberikan teori dan pelayanan yang baik kepada masyarakat di Kabupaten Rote Ndao.

“Saya berharap kerjasama hari ini jangan hanya sebatas diatas kertas saja tetapi bagaimana cara kita bisa action di lapangan bersama masyarakat agar meningkatkan ekonomi masyarakat ditengah-tengah pandemi covid-19, lewat ilmu-ilmu yang bapak dan ibu miliki untuk mendampingi masyarakat agar tahu bagaimana mendapatkan pakan baru yang baik supaya bisa menghasilkan ternak yang gemuk-gemuk,” tambah Bupati.

Yang hadir pada kesempatan itu Bupati, Wakil Bupati, Sekda dan Kadis Peternakan.
Adapun rombongan dari Universitas Nusa Cendana yakni :
-Dr.drh. Annytha I.R. Detha, M.Si (Dekan)
-drh. Yohanes T.R.M.R. Simarmata, M.Sc (Wakil Dekan III)
-Prof. Ir. Frans Umbu Datta, M. App. Sc. PhD
-drh. Cynthia Dewi Gaina, M.Trop.V.Sc (Kaprodi PPDH)
-Anderias Nomleni, S. Sos (Koordinator Tata Usaha)
-drh. Filphin Amalo, M.Sc (dosen)
-drh. Inggrid T. Maha, M.Sc (dosen)
-drh. Yeremia Yobelanno Sitompul, M.Sc (dosen)
-Alfredo Niron (mahasiswa)
(dksip)

kabupaten rote ndao

Predikat Sangat Inovatif, Rote Ndao Raih Ranking 130 Indeks Inovasi se-Indonesia

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menempati urutan 130 Indeks Inovasi Daerah dari 415 kabupaten se- Indonesia, hasil penilaian Pusat Litbang Inovasi Daerah Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). Rote Ndao juga menempati urutan 1 di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan predikat sangat inovatif.

Hal ini disampaikan Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu melalui telepon genggamnya, Rabu (23/06/2021).

Menurut Paulina, sesuai surat Kemendagri tertanggal 8 Juni 2021 terkait hasil penilaian Indeks Inovasi Daerah Tahun Anggaran 2020, Rote Ndao menduduki nomor urut 130 dari 415 kabupaten dan adalah satu-satunya kabupaten di NTT yang mendapat predikat SANGAT INOVATIF.

“Capain yang diraih ini cukup memuaskan karena selain menempati urutan 130 se-Indonesia, juga sekaligus menduduki posisi 1 Indeks Inovasi Daerah se-NTT, dengan predikat sangat inovatif,” ujarnya.

Walau demikian, Bupati Paulina yang selalu low profile ini katakan, nilai indeks inovasi Rote Ndao baru mencapai 1.018, sedangkan nilai Kabupaten Situbondo sebagai peringkat 1 mencapai 24.011. Ini artinya walaupun Rote Ndao menduduki peringkat pertama di NTT, tetapi nilainya masih terpaut jauh dari kabupaten lain di Pulau Jawa.

Bupati Paulina meminta kepada pimpinan Perangkat Daerah lingkup Pemkab Rote Ndao beserta jajaran untuk tetap semangat dan tetap bekerja sesuai regulasi, agar tahun-tahun berikutnya lebih baik karena keberhasilan dalam inovasi dapat mendorong daya saing dalam upaya mewujudkan kemandirian sesuai visi-misi RJPMD Kabupaten Rote Ndao 2019-2024 tercapainya masyarakat Rote Ndao yang BERtumbuh, MAkmuR, TAat dan BersahaBAT (BERMARTABAT).

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Rote Ndao Jonas M Selly yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, mengatakan pentingnya mengukur tingkat inovasi melalui indeks inovasi daerah, agar kepala daerah dapat melihat kekurangan sebelumnya, sehingga dapat memacu dan mendorong pimpinan Perangkat Daerah dan seluruh staf untuk tancap gas serta bekerja lebih kreatif dan inovatif.

Jonas juga meminta seluruh Perangkat Daerah serius melaporkan usulan inovasi tahun 2021 ini, agar indeks inovasi Rote Ndao lebih meningkat lagi.

Sejauh ini, kata dia, yang sudah mengusulkan di antaranya Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (PKO), Badan Kepegawaian Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, dan Badan Perencanaan Penilitian dan Pengembangan (Bapelitbang).

Untuk itu, Sekda Jonas Selly menginstruksikan bagi yang belum untuk segera mengisi data pada Indeks Inovasi Daerah di mulai sekarang, sampai dengan tanggal 16 Juli 2021 melalui link: https://indeks.inovasi.litbang.kemendagri.go.id/. (sumber berita : victorynews.id)

keamanan-info-smp1-lob

Generasi Milenial Harus Cerdas, Kreatif dan Beretika dalam Bermedia Sosial

Dalam menutup semua rangkaian kegiatan Sosialisasi Keamanan Informasi dalam rangka literasi inovatif membangun budaya gerenasi milenial yang cerdas, kreatif dan beretika dalam bermedia sosial tingkat Kabupaten Rote Ndao tahun 2021 yang diselenggarakan pada sabtu, 19/06/2021 yang bertempat di SMP Negeri 1 Lobalain

Melkianus Dami, S.Sos selaku Kepala Bidang Persandian pada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Rote Ndao dan juga sebagai Narasumber pada kegiatan Sosialisai Keamanan Informasi, saat menutup kegiatan ini dihadapan para siswa-siswi SMP Negeri 1 Lobalain menyatakan bahwa untuk menjaga terciptanya keamanan dan ketertiban dalam berkomunikasi di era digital ini kami mempunyai tanggung jawab untuk memberikan muatan pengetahuan dan materi agar generasi milenial ini bisa bertanggung jawab dalam aktifitasi di dunia maya. Ada jaminan bagaimana menunjukan identitas diri dengan baik sehingga tidak menerobos regulasi atau aturan yang melarang kita untuk ada dalam konteks yang bisa terancam pidana.

Lanjut Melkianus Dami bahwa kegiatan ini sudah dimulai dari tanggal 9 Juni 2021 yang berawal di SMP Negeri 2 Lobalain, kemudian secara simbolis dibuka oleh Bupati Rote Ndao yang diwakili oleh Assisten 2  pada tanggal 11/6 di SMP Negeri 3 Lobalain dan terakhir hari ini di SMP Negeri 1 Lobalain.

Melkianus Dami berharap Literasi Inovatif ini bisa membudaya dalam generasi milenial dan peserta didik bisa meneruskan materi yang sudah didapat ini dalam pergaulan dengan baik sehingga pola interaksi di Kabupaten Rote Ndao ini bisa kita jaga dengan kerukunannya bisa berdampak.

Lebih lanjut Dami mengharapkan supaya kreatifitas generasi milenial ini bisa muncul ketika materi membidik generasi milenial yang cerdas, kreatif dan beretika ini dalam memanfaatkan internet untuk berkreasi paling sedikit mengharumkan nama keluarga, sekolah, nama daerah, bangsa dan negara. Kita harus bisa lebih beretika bahwasanya kita ini lahir dan besar dalam budaya sopan santun yang kita warisi dengan kuat dan alangka baiknya kalau kita menjaga apa yang menjadi tanggung jawab kita sendiri

Sekali lagi Melkianus Dami berharap bahwa dengan penggunaan media sosial yang baik kita semakin meningkatkan kualitas pengetahuan kita lebih meluas dan bertanggung jawab

“mari bijak kita menggunakan kebebasan di media sosial tetapi harus bertanggung jawab atas rambu-rambu atau ketentuan di negara kita” ujar Meki Dami

Selain itu Pimpinan SMP Negeri 1 Lobalain yang diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah I Bidang Kurikulum dan Sarana Prasarana, Yohanes Vianey,S.Pd menyatakan bahwa dirinya selaku pimpinan yaitu Wakil Kepala Sekolah I Bidang Kurikulum dan Sarana Prasarana dan juga sebagai guru yang memangku mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, berharap kepada anak didik di SMP Negeri 1 Lobalain ini setelah mendengar sosialisasi dari pihak Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Perandian Kabupaten Rote Ndao tentang keamanan informasi maka dirinya mengharapkan agar ilmu pengetahuan, pengalaman yang disampaikan oleh Narasumber bisa berdayaguna dan berhasilguna artinya anak-anak bisa mengerti, memahami kemudian menerapkannya dalam menggunakan media sosial secara bijaksana setelah itu mereka juga mampu menularkan pengetahuan tadi kepada rekan-rekan, orang tua maupun saudara-saudaranya setelah mereka berada diluar lingkungan sekolah sehingga kebijakan menggunakan media sosial ini suatu saat bisa membuming di Rote Ndao dan Indonesia umumnya agar ketika kita menggunakannya lagi kita tidak menyalahgunakannya yang berakibat pada berurusan dengan hukum sehingga kedepan ada perubahan dalam menggunakan media sosial ini dengan bijaksana

Yohanes juga sangat berterima kasih kepada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Rote Ndao yang telah memberikan pengetahuan, ilmu dan pengalaman kepada anak didik kami agar lebih bijaksana dalam bermedia sosial, dan kepada anak-anak didik agar apa yang sudah disampaikan bisa dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari khususnya dalam menggunakan media sosial dengan bijaksana, dan dirinyapun berharap agar diwaktu-waktu mendatang pihak dinas bisa kembali mengunjungi sekolahnya agar bisa melihat apakah ada perubahan atau tidak dengan hasil yang disampaikan pada hari ini

Selain ini salah satu peserta didik, Jesmin Balukh  yang mengikuti kegiatan sosialisai ini saat dimintai keterangannya menyatakan bahwa kesan yang didapat dalam pemaparan materi keamanan informasi ini adalah mengajarkan kepada kita agar cerdas, kreatif dan beretika dalam menggunakan sosial media

Diakhir kegiatan itu juga peserta sosialisasi melakukan deklarasi bersama yang intinya mengajak generasi milenial untuk lebih cerdas, kreatif dan beretika dalam bermedia sosial dan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam berinteraksi (dkisp)