apbdrnperkada2020

APBD Rote Ndao Gunakan Perkada, Ini Alasannya!

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu, SE menetapkan kembali APBD Tahun 2019 menjadi APBD Tahun 2020 dengan menerbitkan peraturan kepala daerah (Perkada). Hal itu dilakukan karena belum adanya kesepakatan antara DPRD dan Kepala Daerah dalam perumusan Ranperda APBD.

Mengapa pelaksanaan APBD Kabupaten Rote Ndao tahun anggaran 2020 ditetapkan dengan peraturan kepala daerah (Perkada) ?

Penggunaan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) tentang APBD Kabupaten Rote Ndao tahun anggaran 2020 dikarenakan Kepala Daerah dan DPRD tidak mengambil persetujuan bersama atas rancangan Perda tentang APBD, selanjutnya tidak adanya persetujuan bersama dikarenakan adanya penolakan terhadap program dan kegiatan prioritas dan strategis yang termuat dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Rote Ndao tahun anggaran 2020.

Bupati Rote Ndao dalam press release yang diterima media menjelaskan penolakan terhadap program dan kegiatan yang termuat dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Rote Ndao  tahun anggaran 2020, yakni Kegiatan fasilitasi tim Bupati untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP) pada bagian ekonomi pembangunan sekretariat daerah kabupaten Rote Ndao  sebesar Rp. 296.655.600,- (dua ratus sembilan puluh enam juta enam ratus lima puluh lima ribu enam ratus rupiah).

Kegiatan pembangunan jalan lingkar kota Ba’a pada dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebesar Rp. 1.600.000.000,- (satu milyar enam ratus juta rupiah).

Selain itu, kegiatan pengadaan alat peraga/praktik siswa SD/SMP pada dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga sebesar Rp. 3.000.000.000,- (tiga milyar rupiah) dan kegiatan pengadaan tanah untuk pembangunan Stadion pada Dinas Permukiman Dan Lingkungan Hidup sebesar Rp. 5.075.000.000,- (lima milyar tujuh puluh lima juta rupiah) terhadap pengadaan tanah pada tiga wilayah kecamatan di kabupaten Rote Ndao , yakni Kecamatan Lobalain di Desa Sanggaoen, Kecamatan Rote Selatan di Desa Daleholu dan Kecamatan Rote Tengah.

Dengan diberlakukannya Perkada, Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu, SE menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati, Stefanus M. Saek, SE, M.Si tidak menerima gaji selama 6 bulan. Hal ini menurutnya sebagai bentuk mendahulukan amanat rakyat.

“tentu ada sanksi dari Perkada itu sendiri, dan itu saya (Bupati) dan pak Wakil Bupati sudah siap untuk tidak terima gaji selama enam bulan”, tegas Paulina, didampingi para maneleo, tokoh masyarakat dan beberapa kepala desa di ruang kerja Bupati Rote Ndao.

Dia (Paulina) menepis adanya sanksi pemotongan dengan diberlakukannya Perkada terhadap APBD Kabupaten Rote Ndao Tahun Anggaran 2020.

“Penetapan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) tentang APBD Kabupaten Rote Ndao tahun anggaran 2020 tidak berdampak pada penundaan/pemotongan dana alokasi umum dan atau dana bagi hasil serta dana alokasi khusus. sebagaimana diatur dalam ketentuan pasal 37 ayat (4) huruf f peraturan pemerintah nomor 12 tahun 2017. Bahwa pengenaan sanksi administratif berupa penundaan penyaluran dana perimbangan (dana alokasi umum, dana bagi hasil dan dana alokasi khusus), apabila sampai dengan batas waktu yang ditentukan oleh menteri keuangan, kepala daerah tidak menyampaikan informasi keuangan daerah sebagaimana diatur dalam ketentuan pasal 17 peraturan pemerintah nomor 56 tahun 2005 tentang sistem informasi keuangan daerah” demikian Bupati Paulina Haning-Bullu, SE dalam rilisan yang diterima.

Sedangkan terkait sanksi terhadap pelaksanaan APBD Kabupaten Rote Ndao tahun anggaran 2020 melalui Peraturan Kepala Daerah, sesuai ketentuan pasal 312 ayat (2) undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, mengamanatkan bahwa, DPRD dan Kepala Daerah yang tidak menyetujui bersama rancangan Perda tentang APBD sebelum dimulainya tahun anggaran setiap tahun sebagaimana dimaksud ayat (1) dikenai sanksi administratif berupa tidak dibayarkan hak-hak keuangan yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan selama 6 (enam) bulan.

Sanksi itupun akan diberikan setelah adanya hasil pemeriksaan secara teliti, objektif, dan didukung dengan data, informasi, dan/atau dokumen lainnya yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran administratif oleh aparat pengawasan internal Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Untuk diketahui, walau Perkada tak diterima oleh lembaga legislatif, tapi tak sedikit dukungan yang bergulir dari berbagai lapisan masayarakat.

Beberapa lapisan masyarakat yang datang menemui Bupati Rote, Paulina Haning-Bullu, SE di ruang kerja Bupati itu berasal dari tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.

Marthinus Musu, maneleo umum leo Kasu desa Kuli Aisele Kecamatan Lobalain mengungkapkan kekesalannya kepada lembaga DPRD. Menurutnya, munculnya Perkada sebagai bentuk penyelamatan pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami para maneleo (tokoh adat) dan tokoh masyarakat melihat adanya ketidaksepahaman DPRD dengan Bupati. Sepertinya mereka (DPRD) menghendaki agar pemerintah bisa sejalan dengan mereka”, ungkap Marthinus bernada kesal.

Lanjutnya, kendatipun penggunaan APBD Kabupaten Rote Ndao tahun 2020 tidak menggunakan Peraturan Daerah (Perda), tetapi dirinya sangat yakin bahwa pemerintah dapat menjalankan setiap program pembangunan yang telah dirancangkan.

Senada dengannya, Penjabat (Pj) Kepala Desa Loleoen, Marthinus Menoh pun menyampaikan hal serupa. Dia (Marthinus Menoh) mengatakan persoalan ini muncul akibat tindakan yang melecehkan pihak tertentu.

“Sejatinya pemerintah dan DPRD harus bersinergi. Beda pendapat itu wajar, asal jangan sampai melecehkan dengan menggunakan kalimat yang tak beretika”, kata Menoh. (*/mtc/r02)

pelantikan301219rn

73 Pejabat yang dilantik harus lebih meningkatkan pelayanan kepada Masyarakat

Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat menjadi hal penekanan Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu dalam sambutannya ketika melantik dan mengambil sumpah janji 73 Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas pada lingkup pemerintah Kabupaten Rote Ndao yang dilaksanakan pada, Senin, 30/12/2019 pagi di Auditorium Ti’i Langga Permai

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu  mengharapakan Kepada 73 Pejabat Administrator dan Penjabat Pengawas yang baru saja di lantik untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat dan mengakui pemerintah ada untuk masayarakat bukan masyarakat ada untuk pemerintah

Untuk diketahui, nama-nama yang dilantik tersebut menempati posisi sebagai berikut : Dra. Endang Prastiwati dan kawan-kawan sebanyak 16 orang sebagai pejabat administrator eselon III A, Ronald H. Taulo,SSTP dan kawan-kawan sebanyak 19 orang sebagai pejabat administrator eselon III B, Agustinus M.I. Tade,SSTP dan kawan-kawan sebanyak 36 orang sebagai pejabat pengawas eselon IV a, Marhen Cornelis Mandala dan Marlinda Bessie A. Adu sebagai pejabat pengawas eselon IV B.

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah janji jabatan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas Eselon di hadiri oleh Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus M. Saek, Sekertaris Daerah, Jonas M. Selly dan Forum komunikasi Pimpinan Daerah, Kepala OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan disaksikan oleh tokoh agama yang menjadi rohahiawan pendamping dan tokoh adat yang menjadi saksi pelantikan kepada 73 Pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Rote Ndao.(rudi/)

empat-pejabat-dilantik-101219

EMPAT ORANG PEJABAT TINGGI PRATAMA ESELON II DILANTIK

Sebanyak empat Orang Pejabat Tinggi Pratama Eleson II Setda Rote Ndao dilantik dan di ambil sumpah Jabatan oleh Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu,SE  pada Rabu, 11/12/2019 pagi di lobi lantai Dasar Kantor Bupati Rote Ndao

Bupati Rote Rote Ndao Paulina Haning Bullu dalam sambutannya mengatakan mutasi dan pelantikan merupakan hal biasa dikarenakan tuntutan organisasi oleh karena itu menjadi tuntutan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta mengharapkan harus bertangung jawab atas kesejateraan masyarakat dan tidak ada orientasi lain selain dalam melayani masyarakat demi kesejahteraan Masyarakat kabupaten Rote Ndao oleh karena itu  pejabat Tinggi Pratama  Eselon II yang sudah dilantik harus bekerja keras bersemanggat  serta melayani dengan hati.

Pelantikan dan pengambilan Sumpah Pejabat Tinggi Pratama eselon II dihadiri oleh Forum komunikasi pimpinan Daerah Forkompinda Rote Ndao serta  Tokoh Adat dan Tokoh Agama yang menjadi Rohaniawan pendamping pejabat yang dilantik

Adapun Keempat Pejabat Tinggi Pratama Eleson II yang dilantik dan diambil sumpahnya adalah Armis Saek, ST dilantik Sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Rote Ndao,  Drs. Jermi Haning, M. Pol.Admin  dilantik sebagai Asisten Administrasi  Umum Setda Rote Ndao, Drh Adryan Yus,M.Si dilantik Sebagai Staf Ahli Bupati bidang kemasyrakatan dan SDM  dan Meilon Berhard Sula,SH dilantik Sebagai kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan Kabupaten Rote Ndao(rudi)

jalan-sehat2

Peringatan Hari Kesehatan Nasional Tingkat Kabupaten Rote Ndao digelar dalam berbagai kegiatan

Dalammemperingati Hari Kesehatan Nasional ke-55 yang  jatuh pada tanggal 12 November 2019 tingkat Kabupaten Rote Ndao dilaksanakan dalam berbagai kegiatan  diantaranya jalan sehat  serta upacara bendera.

Kegiatan jalan sehat yang sudah dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao pada hari Jumat, 8/11/2019 bertempat dijalan utama depan kantor Bupati Rote Ndao yang diikuti oleh semua unsur  perangkat daerah di Kabupaten Rote Ndao.

Jalan sehat ini dilepas oleh Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus M. Saek,SE,M.Si dengan mengambil jalur mengelilingi kompleks perkantoran dengan masing-masing peserta jalan sehat diberikan kantong plastik untuk memungut sampah-sampah plastik yang ada disekitar kompleks perkantoran.

Setelah itu sampah-sampah plastik  yang sudah dipungut dapat ditukar dengan berbagai hadiah yang telah disediakan oleh Panitia seperti  strika listrik, kipas angin, payung, dll. Selain itu juga doorprize yang telah disediakan dalam bentuk nomor undian dalam kotak snek dengan hadiah yang cukup menarik yaitu kulkas,  mesin cuci serta hadiah menarik lainnya.

Sementara itu peringatan Hari Kesehatan Nasional ini juga digelar upacara bendera bersama yang dirangkai dengan upacara Hari Pahlawan  pada Senin, 11/11/2019 dihalaman depan Kantor Bupati Rote Ndao dan yang menjadi Inspektur Upacara adalah Ketua Pengadilan Negeri Rote Ndao Beauty D.E. Simatauw, S.H., M.H

Pada kesempatan tersebut Beauty membacakan sambutan Menteri Kesehatan RI yang menegaskan bahwa perhatian pemerintah dalam kurun lima tahun mendatang, diprioritaskan pada pembangunan Sumber Daya Manusia. Menegaskan arahan Presiden Republik Indonesia, bahwa ada dua isu kesehatan utama yang harus diselesaikan terkait membangun SDM yang berkualitas, yaitu “Stunting” dan “Jaminan Kesehatan Nasional.” Sementara ada dua isu kesehatan lainnya yang juga harus diatasi, yaitu tingginya harga obat dan alat kesehatan, serta masih rendahnya penggunaan alat kesehatan buatan dalam negeri. Hal-hal tersebut akan menjadi fokus perhatian kita bersama untuk dapat segera diupayakan solusinya.

Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-55 tahun 2019 tingkat Kabupaten Rote Ndao ini dengan mengambil Tema “Generasi Sehat Indonesia Unggul ” serta Sub Tema “Dengan semangat gotong royong kita membangun generasi Rote Ndao yang sehat, cerdas dan unggul”.

Pada kesempatan itu juga seusai upacara diserahkan sertifikat akreditasi  dari Kementerian Kesehatan RI yang telah melakukan survei bagi 4 puskesmas yang dinyatakan memenuhi  kriteria akreditasi dan keempat puskesmas tersebut yakni Puskesmas Batutua (Kecamatan Rote Barat Daya), Puskesmas Busalangga (Rote Barat Laut), Puskesmas Baa (Kecamatan Lobalain) dan Puskesmas Feapopi (Kecamatan Rote Tengah).

Dari keempat Puskesmas di Kabupaten Rote Ndao, Puskesmas Baa terakreditasi dengan status akreditasi Madya, sedangkan 3 (tiga) Puskesmas lainnya berstatus Dasar.

Upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional tingkat Kabupaten Rote Ndao tersebut dihadiri Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE., Wakil Bupati Stefanus M Saek, M.Si., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pimpinan OPD beserta ASN lingkup Pemkab Rote Ndao, para pelajar tingkat SMA dan undangan lainnya. (DKISP)

h-pahlawan-2019

Dengan Semangat Hari Pahlawan Kita Menjadi Pahlawan Masa Kini

Peringati Hari Pahlawan ke-74. Tingkat Kabupaten Rote Ndao yang ditandai dengan upacara bendera di Lapangan Alun Alun Kantor Bupati Rote Ndao dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Rote Ndao Beauty D.E. Simatauw, S.H., M.H. yang menjadi inspektur upacara, Senin (11/11/2019) pagi.

Ketua Pengadilan Negeri Rote Ndao Beauty D.E. Simatauw, S.H., M.H pada kesempatan tersebut membacakan sambutan Menteri Sosial RI yang mengatakan bahwa dengan Peringatan Hari Pahlwan diharapkan kita akan lebih menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan, sebagaimana ungkapan salah seorang The Founding Fathers kita Bung Karno yang menyatakan bahwa “….hanya bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dapat menajdi bangsa yang besar…”. Selain itu peringatan Hari Pahlawan kita bangkitkan semangat berinovasi bagi anak – anak bangsa untuk menjadi pahlawan masa kini, sebagaimana tema peringatan hari pahlawan masa kini.

Menjadi Pahlawan Masa Kini dapat diakukan oleh siapapun warga negara Indonesia, dalam bentuk aksi – aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI, seperti tolong menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat menggangu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoax, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugukan orang lain dan sebagainnya.

Jika dahulu semangat kepahlawanan ditunjukkan melalui pengorbanan tenaga, harta bahakan nyawa. sekarang, untuk menajdi pahlawa, bukan hanya mereka yang berjuang mengangkat senjata mengusir penjajah, tetapi kita juga bisa, dengan cara menorehkan prestasi di berbagai bidang kehidupan, memberikan kemaslahatan bagi masyarakt, membawa harum nama bangsa di mata Internasional.

Peringatan Hari Pahlawan kiranya dapat meningkatkan kesadaran kita untuk lebih mencintai tanah air dan menjaganya sampai akhir hayat.

jangan biarkan keutuhan NKRI yang telah dibangun para pendahulu negeri dengan tetesan darah dan air mata menjadi sia-sia. jangan biarkan tangan-tangan jahil atau pihak yang tidak bertanggungjawab merusak persatuan dan kesatuan bangsa. jangan biarkan negeri kita terkoyak, tercerai berai, terprovokasi untuk saling menghasut dan berkonflik satu sama lain.

Mari kita maknai hari pahlawan hari pahlawan ini dengan wujud nyata, bekerja dan bekerja membangun negeri menuju Indonesia maju.

Peringatan hari pahlawan kiranya bukan hanya bersifat seremonial semata tetapi dapat diisi dengan berbagai akifitas yang dapat menyuburkan rasa nasionalisme dan meningkatkan rasa kepedulian untuk menolong sesama yang membutuhkan.

Dengan menjadikan diri kita sebagai Pahlawan masa kini, maka permasalahan yang melanda bangsa dewasa ini dapat teratasi. untuk itu marilah kita terus menerus berupaya memupuk nilai kepahlawanan agar tumbuh subur dalam hati sanubari segenap insan masyarakat Indonesia.

Peringatan Hari Pahlawan tingkat Kabupaten Rote Ndao ini dengan mengusung tema “Aku pahlawan masa kini” dan sub tema “Dengan semangat hari pahlawan kita menjadi pahlawan masa kini untuk membangun generasi Rote Ndao yang lebih sejahtera dan bermartabat”.

Upacara peringatan hari pahlawan tersebut dihadiri Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE., Wakil Bupati Stefanus M Saek, M.Si., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pimpinan OPD beserta ASN lingkup Pemkab Rote Ndao, para pelajar tingkat SMA dan undangan lainnya. (DKISP)

Pimpinan Definitif DPRD Rote Ndao Resmi Dilantik

Pimpinan Definitif DPRD Rote Ndao Resmi Dilantik

Baa,- Pimpinan definitif DPRD Kabupaten Rote Ndao resmi dilantik oleh Ketua Pengadilan Negeri Rote Ndao, Beauty D. E. Simatauw, SH dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Kabupaten Rote Ndao, Selasa (5/11/2019).

Ketiga pimpinan DPRD tersebut diantaranya yang menjabat sebagai Ketua DPRD Rote Ndao Alfred Saudila dari Partai Nasdem, sementara Wakil Ketua masing-masing diemban oleh Yosia A. Lau dari Partai Golkar dan Paulus Henuk dari Partai Perindo.

Pelantikan dan pengambilan sumpah tiga orang Pimpinan DPRD Rote Ndao Masa Jabatan 2019-20124 tersebut atas terbitnya Surat Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor : PEM.172.1/II/405/X/2019 tentang Peresmian pengangkatan Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Rote Ndao masa jabatan tahun 2019-2024. Tertanggal 14 Oktober 2019.

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu dalam sambutannya mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan pimpinan DPRD Kabupaten Rote Ndao masa jabatan periode 2019-2024.

“Pemerintah Daerah dan DPRD sama-sama unsur penyelenggara pemerintahan daerah karena itu diharapkan kerjasama dan bahu membahu dari DPRD untuk membangun daerah yang kita cintai ini dengan tetap menghargai para pendahulu dan saling menghargai dalam sebuah perbedaan” ungkap Bupati

Lanjut Bupati bahwa DPRD merupakan lembaga mitra kerja dan berkedudukan sejajar dengan pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi sehingga perlu kondisi yang selasar dan serasi dalam hubungan kerja antara legislatif dan eksekutif.

Hadir pada kesempatan itu Mantan Bupati Rote Ndao, Leonard Haning, Wakil Bupati Rote Ndao, Ketua dan Komisioner KPUD Rote Ndao, Pimpinan Partai Politik se-kabupaten Rote Ndao, Kapolres Rote Ndao, Dandim 1627 Rote Ndao, Lanal Pulau Rote, Para Pimpinan OPD lingkup Pemda Kabupaten Rote Ndao,Para Camat dan Para Kepala Desa. (dkisp)

festival-m-1000-2

Festival Mulut Seribu dibuka; Gubernur dorong Pertumbuhan Sektor Pariwisata di Rote

Daiama;- Gubernur Nusa Tenggara Timur, Victor Bungtilu Laiskodat (VBL) membuka kegiatan Festival Mulut Seribu di Desa Daiama, Kecamatan Landu Leko, Kabupaten Rote Ndao, Sabtu (26/10/2019) pagi.

Pada kesempatan itu Gubernur VBL menyatakan bahwa pariwisata sebagai kekuatan ekonomi dunia karena lewat pariwisata ini semua sendi-sendi kehidupan manusia ikut terlibat untuk menikmatinya dan mampu menghipnotis semua orang.

“Festifal yang hari ini dibuat disini perlahan-lahan secara bertahap dan terus-menerus secara konsisten akan menghipnotis dunia untuk dunia hadir ditempat ini” kata Gubernur VBL

Hipnotis yang dimaksudkan ialah bahwa alam yang begitu eksotik serta budaya yang begitu luar biasa beserta seluruh rangkaian atraksi budaya yang disiapkan oleh pemerintah Kabupaten Rote Ndao yang akan dipersembahkan dalam momentum Festifal Mulut Seribu ini menjadi sebuah bagian yang tak terpisahkan dari jualan pariwisata Rote Ndao.

“kita bersyukur bahwa Bupati Rote Ndao dengan seluruh kemampuan dapat membuat Festifal Mulut Seribu hari ini yang menurut pengamatan sebagai seorang Gubernur salah satu festifal yang pernah saya kunjungi, saya datangi yang sangat sukses” ujar Viktor

Gubernur juga mendorong agar pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus berbenah dan menyiapkan segalanya menyangkut dengan pariwisata di Rote Ndao sehingga ekonomi masyarakat akan bertumbuh dan Pendapatan Asli Daerah juga akan meningkat dari pariwisata. Untuk itu semuanya harus disiapkan, tempat penginapan yang nyaman, bahan makanan yang tersedia dan higienis, air minum yang bersih, jalan yang baik, listrik yang baik, restoran yang baik.

“untuk itu kita terus mendorong serius pariwisata, baik Festival Mulut Seribu, Festival Surfing Nemberala dan Bo’a, Laut Mati. Atur kalender pariwisata dengan baik sehingga jadwal perencanaan orang datang ke Rote juga dapat  diataur dengan baik” kata Gubernur

Lanjut Gubernur bahwa orang datang, makan minum, tinggal, nonton, belanja dan pulang membawa kenangan yang indah, dan juga harus aman, nyaman, masyarakat yang ramah maka akan membuat pariwisata itu akan bertumbuh luar biasa.

“saya yakin ditangan seorang ibu yang luar biasa yang memimpin Rote Ndao, bukan saja ramah tetapi beliau tegas, saya yakin Rote Ndao akan bertumbuh hebat dalam pariwisata dan pasti banyak yang datang belajar dari Rote Nndao” kata Viktor Laiskodat saat membuka Festival Mulut Seribu

Sebagai pemberitahuan bahwa kegiatan Festival Mulut Seribu yang berlangsung dari tanggal 26-28 Oktober 2019 ini menampilkan sejumlah kegiatan diantaranya tarian kebalai masal, parade perahu hias, lomba dayung, sanggar, pukul kaki (bahorok) dan musik sasandu.

Untuk diketahui bahwa mengapa sehingga disebut Mulut Seribu? Awalnya tempat ini disebut Dale artinya tempat tersembunyi yaitu tempat persembunyian orang Rote pada jaman penjajahan. Dan pada tahun 1721 ada seorang pelaut dari Buton bernama Daen Lakapu yang datang ketempat itu dan memberi nama tempat itu Mulut Seribu karena waktu dirinya masuk ke tempat itu ia susah keluar karena terdapat banyak pintu atau gugusan pulau-pulau kecil akhirnya diberilah nama tempat itu Mulut Seribu.

Teluk Mulut Seribu ini terdapat gugusan pulau-pulau kecil yang berjumlah 22 buah pulau yang berbentuk selat-selat yang menghubungkan satu pulau dengan pulau lainnya seperti labirin dalam jumlah yang banyak. Teluk Mulut Seribu ini juga merupakan salah satu kawasan suaka margasatwa seluas 2.262 H dibawah pengawasan BBKSDA Provinsi NTT.

Hadir pada kesempatan itu unsur Forkopimda Prov. NTT, Wakil Ketua DPRD Prov. NTT, Bupati Sumba Barat Daya, Bupati Manggarai Barat, Bupati Ende, Bupati TTS, Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao, Wakil Bupati Manggarai Timur, Wakil Bupati Flores Timur, Wakil Bupati Sumba Barat, Ketua DPRD beserta Anggota DPRD Rote Ndao, Sekda Rote Ndao, Sekda Kab. Lembata, Sekda Kab. Sumba Barat, Ketua TP-PKK Kab. Rote Ndao sekaligus ketua tim percepatan pembangunan Kab. Rote Ndao, Asisten 1 Setda Malaka, Asisten 1 Setda Kota Kupang, Asisten 2 Setda Ende, Kepala OPD lingkup Pemkab Rote Ndao, pimpinan instansi Vertikal, BUMN dan BUMD, pejabat TNI-Polri, Para Camat-Kepala Desa se-Kabupaten Rote Ndao, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat serta ribuan masyarakat dari Rote Ndao serta Kupang dan sekitarnya yang memadati pantai Mulut Seribu.(dkisp-RN)

palapa-ring-di-rote

Presiden Resmikan Palapa Ring, Internet di Rote Ndao belum Stabil

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, meresmikan pengoperasian proyek Palapa Ring yang menjadi tulang punggung bagi pemerataan akses telekomunikasi di seluruh penjuru Nusantara. Peresmian tersebut berlangsung di Istana Negara, pada Senin, 14 Oktober 2019 dan tersambung melalui video conference dengan pimpinan daerah lain, mulai dari Sabang, Penajam Paser Utara, Rote Ndao, Sorong, dan Merauke

Untuk wilayah Rote Ndao, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef Nae Soi dan Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu melakukan dialog melalui Video Conference dengan Presiden Joko Widodo dari Istana Negara, Jakarta yang berlokasi di desa Nggodimeda, kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao,Prov. NTT

Dalam dialog dengan Josef Nai Soi, Jokowi bertanya apakah kecepatan internet di Rote Ndao sudah cepat atau masih lambat. Josef menjawab bahwa kecepatan internet di NTT itu “nyalanya tidak tentu” atau kadang-kadang kuat dan kadang-kadang lambat.

“Benar pak, kadang-kadang kuat, kadang lemah. Jadi NTT itu singkatan dari Nyalanya Tidak Tentu. Ada yang kuat, ada yang lemah pak. Mohon maaf Pak Rudiantara, saya ngomong apa adanya,” kata Josef dalam video konferensi yang juga disaksikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara tersebut.

Jose mengatakan kecepatan internet yang masih lambat itu terutama di wilayah Rote, sedangkan di wilayah NTT lainnya seperti Labuan Bajo sudah lumayan cepat. Jokowi mengatakan dirinya ‘mencatat’ keluhan tersebut.

“Nggak apa-apa ngomong apa adanya. Tadi saya sampaikan tahun depan akan dibangun lagi kurang lebih 4.000 BTS. Yang ini akan menjadi infrastruktur yg akan mempercepat internet kita. Tapi yang paling penting Palapa Ring Barat, Tengah, dan Timur semua sudah tersambung 100%. Tambahan BTS-BTS ini akan memberikan dukungan karena kecepatan tadi yang saya sampaikan,” kata Jokowi.

Palapa Ring itu terdiri dari tiga sistem yaitu Palapa Ring Barat, Palapa Ring Tengah dan Palapa Ring Timur. Rudiantara mengatakan Palapa Ring Barat sudah selesai sejak 2018 dan Palapa Ring Tengah selesai awal 2019.

“Yang Palapa Ring Timur yang khususnya mencakup Papua, Maluku dan Nusa Tenggara Timur sampai ke Rote Ndao rencananya jadwalnya (selesai) pada akhir kuartal II namun di Papua kondisi geografisnya yang tidak memungkinkan menyelesaikan tepat waktu,” kata Rudiantara. (**/dkisp)

peluncuran-indihome-rote

Dukung Digitalisasi Indonesia Hingga Wilayah 3T, Indihome Kini Hadir di Pulau Rote

Rote,- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berkomitmen untuk selalu ada dan berkontribusi menghadirkan konektivitas di seluruh nusantara, hingga pelosok wilayah Terpencil, Terdepan dan Terluar atau 3T dengan terus memperkuat layanan Triple Play IndiHome.

Kini, IndiHome secara resmi hadir di Pulau Rote yang dikenal sebagai salah satu titik terluar di Indonesia, ditandai dengan peluncuran layanannya di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (19/9). Dalam waktu dekat, beberapa Kabupaten lain di wilayah 3T, seperti Kabupaten Buton Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, Kabupaten Muna, Kabupaten Kolaka Utara, Kabupaten Ana Kalang, Kabupaten Lewoleba, Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Bima akan segera terlayani jaringan IndiHome.

Direktur Consumer Service Telkom, Siti Choiriana mengatakan bahwa Telkom berkomitmen menghadirkan layanan internet di 514 ibukota kabupaten kota (IKK) termasuk wilayah 3T.

 “Hingga saat ini, IndiHome secara kontinyu memperluas dan memperkuat jaringannya hingga pulau terluar. Selain untuk mendukung pemerataan konektivitas, ini juga merupakan upaya untuk mempertahankan posisi IndiHome sebagai market leader di bisnis fixed broadband,” ujar Ana.

Mengawali layanan IndiHome di Pulau Rote, Telkom menawarkan Paket IndiHome Semarak Kebahagiaan dengan kecepatan internet mulai dari 10 Mbps hingga 30 Mbps. Selain itu pelanggan juga akan memperoleh bonus layanan telepon lokal-interlokal, dapat mengakses channel UseeTV, layanan Wifi Id dan Movin’ Phone serta paket bundling over the top (OTT) seperti Catchplay, HOOQ dan iflix. Pelanggan dapat mengetahui detail dan memilih paket tersebut melalui aplikasi MyIndiHome.

“Fokus kami di tahun 2019 ini adalah mewujudkan “Best in Class Customer Experience”. Jadi jika ada calon pelanggan yang minta pasang baru, dalam satu hari layanan IndiHome sudah bisa dipasang, begitupun untuk gangguan akan diselesaikan dalam tiga jam,” jelas Ana.

IndiHome merupakan layanan digital menggunakan teknologi fiber optik yang menawarkan layanan triple play yang terdiri dari internet rumah (fixed broadband internet), telepon rumah (fixed phone) dan TV interaktif. IndiHome juga menawarkan layanan dual play yang terdiri dari internet rumah dengan telepon rumah atau internet rumah dengan TV interaktif. Saat ini IndiHome melayani lebih dari 6 juta pelanggan di seluruh Indonesia. Diharapkan ke depannya, seluruh masyarakat dapat merasakan keseruan IndiHome melalui layanan dan konten yang semakin berkualitas.

“Dengan inovasi tiada henti, Telkom Indonesia menghadirkan IndiHome untuk menemani keluarga Indonesia, membawa suasana keluarga menjadi lebih harmonis, happy, kreatif, dan penuh gairah, sejalan dengan tagline IndiHome #WujudkanDariRumah,” tutup Ana.(**press)

pelantikan-anggota-dprd-rn-2019-2024

25 Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao Masa Jabatan 2019-2024 Dilantik

Baa;- Berdasarkan SK Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor : Pem.171.2/II/323/VIII/2019 tanggal 28 Agustus 2019 tentang Pengresmian anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao masa jabatan 2019-2024, maka ketua Pengadilan Negeri Rote Ndao melalui Rapat Paripurna Istimewa ini mengambil sumpah dan janji kepada 25 Anggota DPRD Rote Ndao masa jabatan 2019-2024 yang berlangsung di ruang sidang gedung DPRD Kabupaten Rote Ndao, Rabu, 11/09/2019.

Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao masa jabatan 2014-2019, Alfred Saudila, A.Md dalam rapat paripurna istimewa itu menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada 25 orang anggota DPRD yang telah mengakhiri karya dan pengabdiannya bagi masyarakat dan kabupaten Rote Ndao yang sama-sama kita cintai ini, dan kepada rekap-rekan yang kembali mendapatkan amanah dari rakyat untuk mengabdi sebagai wakil rakyat 5 tahun kedepan dirinya mengucapkan selamat menjadi aspirator dan penyambung lidah masyarakat.

Sementara itu Ketua Pengadilan Negeri Rote Ndao, Eman Sulaeman,SH saat mengambil sumpah dan janji anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao masa jabatan 2019-2024 mengingatkan bahwa sumpah dan janji yang akan diucapkan ini adalah mengandung tanggung jawab terhadap bangsa dan negara Republik Indonesia, tanggung jawab memelihara, menyelamatkan Pancasila dan UUD 1945 serta bertanggung jawab terhadap kesejahteraan rakyat.

Ketua Pengadilan Negeri Rote Ndao juga menegaskan bahwa Sumpah / janji ini disamping disaksikan oleh diri sendiri dan oleh semua yang hadir tetapi yang terpenting adalah disaksikan oleh Tuhan Yang Maha Esa

“Tuhan yang maha mengetahui apa yang sudara ucapkan dan apapula yang tersimpan dalam hati saudara-saudara dan kepada Tuhan itulah akhirnya pertanggung jawaban saudara-saudara berikan” ujar Eman Sulaeman

Berikut nama-nama Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao masa jabatan 2019-2024 sebagai berikut :

1. Alfred Saudila, A.Md, (Partai Nasdem daerah pemilihan Rote Ndao 1)
2. Devrison Zacharias,A.Md (Partai Nasdem daerah pemilihan Rote Ndao 1)
3. Yance A. Daik (Partai Nasdem daerah pemilihan Rote Ndao 2)
4. Olafbert Arians Manafe (Partai Nasdem daerah pemilihan Rote Ndao 2)
5. Mel Yunias Danial Pah,SH (Partai Nasdem daerah pemilihan Rote Ndao 3)
6. Denison Moy (PDI Perjuangan daerah pemilihan Rote Ndao 1)
7. Djanu Djaja Ibrahim Manafe (PDI Perjuangan daerah pemilihan Rote Ndao 2)
8. Zinsendorf Yosus Adu (PDI Perjuangan daerah pemilihan Rote Ndao 3)
9. Yosia Adrianus Lau,SE (Partai Golkar daerah pemilihan Rote Ndao 1)
10. Wellem Anthonius Ndun (Partai Golkar daerah pemilihan Rote Ndao 2)
11. Meksi Mooy,S.Pd (Partai Golkar daerah pemilihan Rote Ndao 2)
12. Mesak Zadrak Lonak (Partai Hanura daerah pemilihan Rote Ndao 1)
13. Feky Machiel Boelan (Partai Hanura daerah pemilihan Rote Ndao 2)
14. Erasmus Frans Mandato (Partai Hanura daerah pemilihan Rote Ndao 3)
15. Paulus Henuk (Partai Perindo daerah pemilihan Rote Ndao 3)
16. Gustaf Folla,S.Pd (Partai Perindo daerah pemilihan Rote Ndao 2)
17. Alex Fiah,A.Ma.Pd (Partai Perindo daerah pemilihan Rote Ndao 3)
18. Nur Yusak Ndu Ufi,SE (Partai Demokrat daerah pemilihan Rote Ndao 1)
19. Petrus Johanis Pelle,S.Pd (Partai Demokrat daerah pemilihan Rote Ndao 2)
20. Anwar Kiah (PKB daerah pemilihan Rote Ndao 1)
21. Migel Heret Beama,S.Pd (PKB daerah pemilihan Rote Ndao 2)
22. Helmi Jusepha Tolla (PPP daerah pemilihan Rote Ndao 1)
23. Charlie Lian (PPP daerah pemilihan Rote Ndao 2)
24. Adrianus Pandie,SH (Partai Gerindra daerah pemilihan Rote Ndao 3)
25. Achyar Machmud (PKS daerah pemilihan Rote Ndao 1)

Pada kesempatan itu juga Sekretaris DPRD Kabupaten Rote Ndao, Benyamin Koamesah, S.Pd mengumumkan ketua DPRD sementara yang dipimpin oleh Alfred Saudila,A.Md asal Partai NasDem yang merupakan perolehan kursi terbanyak di DPRD Rote Ndao periode 2019-2024 dan Wakil Ketua Sementara dipimpin oleh Yosia Adrianus Lau,SE asal partai Golkar, selanjutnya dilakukan penyerahan palu pimpinan dan memori akhir masa jabatan yang diserahkan oleh Petrus J. Pelle,S.Pd dan Cornelis Feoh,SH sebagai anggota DPRD Rote Ndao masa jabatan 2014-2019 kepada pimpinan sementara. Untuk diketahui bahwa Cornelis Feoh,SH merupakan anggota DPRD Rote Ndao periode 2014-2019 yang telah dilantik menjadi anggota DPRD Provinsi NTT periode 2019-2024.

Selain itu Alfred Saudila yang juga dipercayakan sebagai ketua DPRD Rote Ndao sementara menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat kabupaten Rote Ndao yang telah berpartisipasi dalam pemilu tahun 2019 sehingga menghasilkan 25 anggota DPRD yang baru saja dilantik, dan ucapan terima kasih yang berikut disampaikan kepada anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao masa jabatan 2014-2019 atas semua dedikasi dan pengabdiannya bagi masyarakat Kabupaten Rote Ndao, selanjutnya ucapan terima kasih disampaikan kepada ketua dan anggota KPU beserta jajarannya yang telah melaksanakan tahapan pemilihan umum tahun 2019 dengan baik walaupun masih terdapat beberapa kekurangan, selanjutnya ucapan terima kasih disampaikan kepada Banwaslu kabupaten Rote Ndao yang telah berupaya mangawasi jalannya proses pemilu sesuai dengan aturan yang berlaku.

Alfred Saudila juga memohon dukungan dari Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, dan seluruh lapisan masyarakat Rote Ndao agar dirinya bersama teman-teman dapat mengemban amanah dengan sebaik-baiknya

“kontrol dan tegurlah kami dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat agar kami dapat tetap fokus dalam pelayanan kami” ujar Alfred Saudila

Akhirnya kepada Bupati Rote Ndao beserta jajarannya dirinya mewakili lembaga DPRD mengharapkan agar senantiasa membangun kemitraan sinergis khususnya dalam pelaksanaan trifungsi DPRD yakni fungsi legislasi, fungsi penganggaran dan fungsi pengawasan dalam mencapai tujuan bersama untuk masyarakat Rote Ndao yang maju, bermartabat

Kami ada karena rakyat dan kami siap melayani rakyat, tutup Alfred (*dkisp)