upacara-hut-16-rote

Upacara Peringatan Hari Jadi Rote Ndao ke-16, Ini Pesan Bupati

Baa,- Bupati Rote Ndao Drs. Leonard Haning, MM bersama Forkopimda dan jajaran mengikuti Upacara Peringatan Hari Jadi Ke 16 Kabupaten Rote Ndao di Alun-Alun rumah jabatan Bupati, Sanggaoen, Lobalain, Senin (2/07/2018).

Bupati Rote Ndao yang juga sebagai Inpektur Upacara mengingatkan akan sejarah, bahwa Rote Ndao telah melewati berbagai masa dalam catatan penting sejarah. Ia juga mengajak masyarakat agar momentum Hari Ulang Tahun Rote Ndao ke- 16, 02 Juli 2018 kiranya dapat mempersatukan dan mempererat kembali hubungan  seluruh masyarakat Rote Ndao pasca pilkada 27 Juni 2018.

 “dikesempatan ini saya mengajak seluruh masyarakat  untuk kembali bersatu, bersama-sama  dalam suasana damai,” kata Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning, MM.

Bupati juga meminta mayarakat untuk mendukung siapapun yang terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih yang ditetapkan oleh KPU pada tanggal 05 Juli 2018 mendatang karena paket pasangan calon itulah merupakan pilihan rakyat.

” Mari kita dukung paslon terpilih karena itu hasil pilihan rakyat,” tambah Bupati Haning.

Rangkaian upacara dilanjutkan dengan ibadah syukuran di aula rumah jabatan Bupati Rote Ndao dan pelaksanakan lomba kebalai, tarik tambang serta lomba kuda hias di lapangan Desa Holoama. (*/dina/kominfostatper_rn/cha)

Menteri-Kominfo-di-Rote

Sekolah dan Puskesmas di Rote Bakal Dilengkapi dengan Fasilitas Internet

Baa,- Kementerian Komunikasi dan Informatika berkomitmen untuk membangun akses internet untuk sekolah dan puskesmas di Rote Ndao. Hal tersebut disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara di Ba’a, Jumat (22/06/2018), saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Rote Ndao.

Rudiantara  mengatakan kemajuan bangsa ditentukan oleh sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan yang meguasai teknologi informasi, karena itu pemerintah fokus pada penyediaan akses internet di sekolah-sekolah dan sarana kesehatan seperti puskesmas.

“target kita kedepan seluruh sekolah dan puskesmas sudah memiliki fasilitas internet,” Katanya.

Menteri Rudiantara mengakatakan Kabupaten Rote Ndao saat ini sementara dibangun 5 buah BTS (Base Transceiver Station) diharapkan selesai dalam tahun ini.

“silahkan pak Bupati resmikan” kata Rudiantara.

Sementara itu, Bupati Rote Ndao Drs. Leonard Haning, MM., mengatakan dengan tersedianya internet maka informasi akan menjadi murah dan mudah.

Lanjutnya, kunjungan menteri Komunikasi dan Informatika merupakan kebahagiaan tersendiri, hal ini dikarenakan diujung masa  kepemimpinan dirinya sebagai Bupati Rote Ndao dua periode,  Rote Ndao mendapat kado fasilitas informasi yang dibangun ditiga titik yakni SMP Negeri 4 Rote Barat Laut, SMP Satap Oeoko dan di  Puskesmas Ndao Nuse. (*/dina/kominfostatper_rn)

kominfo-kunjungi-rote-ndao-220618

Merdekakan Warga Indonesia Timur dari Internet dengan Palapa Ring dan Satelit

Rote Ndao, Kominfo – Komitmen Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla untuk memastikan pemerataan pembangunan infrastruktur termasuk telekomunikasi akan segera terwujud untuk kawasan Indonesia Timur.

“Bicara soal komunikasi, sudah puluhan tahun Indonesia merdeka. Namun baru saat ini sarana kita berkomunikasi dibangun, pemerintah melakukan pembangunan secara besar-besaran. Indonesia merdeka dari penjajah sudah mau 73 Tahun tapi kita belum merdeka dari internet. Itu artinya belum semua masyarakat Indonesia bisa memanfaatkan internet,” jelas Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dalam kunjungan kerja di Kec. Rote Tengah, Kab. Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, Jumat (22/06/2018).

Menteri Kominfo menjelaskan visi Pemerintah untuk memerdekakan dari internet sebagai upaya menghubungkan seluruh Indonesia. “Saya janji, 2019 harus sudah saling terhubung dengan jalan tol ini, yang tadi kata Bapak/Ibu dibangun pada tahun 2015, menghubungkan Boni Medan dengan Samurai ya. Yang saling berhubungan itu dan membentuk cincin atau ring. Itulah cara pola pikir pemerintah juga visi pak Jokowi dalam memerdekan Indonesia dari internet,” jelasnya.

Tak hanya untuk pemerataan akses, lebih dari itu Menteri Rudiantara memastikan agar masyarakat Indonesia bagian Timur dapat memanfaatkan internet cepat seperti kawasan Indonesia bagian Barat. 

“Bukan kecepatan saja yang lama tapi harga yang harus dibayarkan lebih mahal dibandingkan dengan penduduk di jawa. Ini yang menurut Pemerintah Jokowi harus di-upgrade. Bapak Jokowi ini banyak memperhatikan pembangunan, seperti infrastruktur dari mulai jalan tol lalu lalu bandara juga telekomunikasi,” tandasnya.

Menteri Kominfo menyatakan pemerintah dengan kebijakan keberpihakan akan membangun akses internet untuk seluruh warga negara di Indonesia. “Pemerintah membuat kebijakan keberpihakan yakni di daerah non komersil atau 3T kita bangun yang prioritasnya adalah pendidikan. Sejauh ini ada 2700 titik akses internet khususnya sekolah. Dari total 226 ribu sekolah baik SMP dan SMA ada 80 ribu lebih yang belum terhubung,” jelasnya.

Guna memastikan internet cepat bisa diakses, Menteri Rudiantara menyebut akan menggunakan satelit telekomunikasi dengan teknologi baru. “Nah, dari kami Kominfo bersama BAKTI menyiapkan satelit terbaru yang diperkirakan selesai akhir tahun (2018) atau awal tahun (2019) selesai dan segera diluncurkan juga dioperasikan. Sehingga nanti pada tahun 2022 semua sekolah harus bisa mengakses dengan satelit yang baru, dan kecepatannya harus lima kali lebih dari yang sekarang,” jelasnya.

Pemilihan sektor pendidikan sebagai pengungkit menurut Menteri Kominfo penting sebagai bagian dari kesiapan menghadapi bonus demografi. “Adik-adik akan jadi usia produktif nanti sama dengan kekuatan ekonomi seluruh negara ASEAN kebayang tidak? Akan sebesar itu, tapi itu teoritis dan tidak bisa berjalan dengan sendirinya, harus didampingi dengan akses internet yang ada di sekolah salah satunya,” jelasnya.

Pemanfaatan akses internet dengan kecepatan tinggi ditegaskan oleh Menteri Rudiantara untuk memajukan pendidikan Indonesia.  “Indonesia harus mempunyai daya jual dari yang sekarang, kuncinya adalah penguatan sumberdaya manusia yang saat ini sedang bersekolah. Saya harap ke depannya tidak ada perbedaan, apa yang didapat oleh semua pelajar di indonesia sehingga tidak hanya yang bisa mengakses saja yang bisa memiliki kemampuan,” harapnya.

Menteri Kominfo menargetkan pada Tahun 2020, 20 ribu desa yang saat ini belum tersentuh internet akan bisa terhubung dengan internet. “Jadi nanti kalau mau laporan tidak pakai kertas lagi datang ke kantor, tetapi pakai internet. Ini bukan hanya di Rote Ndao tapi di seluruh Indonesia nanti akan terhubung,” ungkapnya. 

Selain melalui satelit high throughput yang kini sudah memiliki slot orbital, Menteri Rudiantara menjelaskan penyediaan koneksi antardesa juga dibantu oleh Palapa Ring. Palapa Ring dibangun dengan jaringan kabel laut sepanjang 250 kilometer dan lebih dari 1000 kilometer kabel darat, termasuk microwave (gelombang mikro). 

“Nama Palapa Ring sendiri sesuai janji Gajah Mada, pada Sumpah Palapa-nya. Dengan nama Palapa mengambil ruh semangat untuk mempersatukan Indonesia. Itu selesai tahun 2019 dan harus sudah beroperasi,” imbuhnya. 

Ada pula lima menara BTS yang sedang dibangun Kementerian Kominfo untuk memastikan bisa dimanfaatkan masyarakat. “Saya persembahkan lima BTS ini untuk masyarakat di Rote Ndao. Pemerintah pusat tidak meminta anggaran dari APBD tapi yang saya minta adalah permudahkan soal perizinan. Silakan APBD dikelola untuk masyarakat. Saya pastikan pembangunan ini tidak akan berhenti,” jelas Menteri Kominfo.

Menteri Rudiantara menjelaskan, pembangunan BTS dilakukan pada titik tertentu yang dianggap strategis tanpa menunggu Palapa Ring jadi. “Khususnya sekolah sampai saat ini dari 2015 ada 2700-an internet yang sudah kami bangun,” jelasnya. (kemenkominfo)

kunker-bupati-desa-oebatu-080618

Kunker di desa Oebatu, Bupati Haning Serap Aspirasi.

Baa,- Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning, MM., beserta jajaran Pemkab Rote Ndao mengelar kunjungan kerja (kunker) ke dusun Desa Oebatu Kecamatan Rote Barat Daya, Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, Jumat (08/06/2018).

Tujuan kunjungan untuk melihat langsung proses pembangunan didesa baik yang didanai dari APBD dan juga APBN, selain itu, Bupati  Tatap muka langsung untuk mendengarkan harapan dari masyarakat  desa oebatu,Kecamatan Rote Barat Daya

“Disini  apa yang di perlukan oleh masyarakat,saya tidak akan bicara lagi saya hanya ingin mendengar keluhan tua -tua disini  silahkan menyampaikan isi hati dan saya disini siap mendengarkan dan memberikan jalan keluar, Kata bupati Leonard Haning

Pantauan media ini, Ada 5 orang masyarakat yang menyampaikan isi hati dan masyarakat meminta mesin air, traktor, anak babi,anak sapi, bibit sayur,bawang dan kacang -kacangan dan meminta dibangun embung.

Bupati Rote Ndao menyetujui untuk di berikan bantuan motor air,1 traktor, bibit sayur,kacang dan bawang yang langsung diberikan oleh kepala dinas pertanian dan anak babi yang lain nya akan segera di berikan, Sedangkan untuk embung  Bupati berjanji akan di tindak lanjuti tahun depan.

Untuk diketahui,usai kunjungan di Desa Oebatu Bupati sekitar pukul 04 :30 Wita, melanjutkan kegiatan kemasyarakatan pada acara buka puasa bersama di mesjid Al Iklal Ba’a Rote Ndao.

Tampak dalam kunjungan kerja turut hadir  Ir Untung Hardjito yang juga menjabata sebagai Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kab. Rote Ndao  dan  Staf Protokoler Kominfo (*/dina_diskominf.)

prog.pemberd.peremp-0806182

Pemda Rote Ndao Dorong Penghapusan Gender

Baa,- Asisten Pemerintahan Dan Kesra Setda Kabupaten Rote Ndao, Ir Untung Hardjito mewakili Bupati Rote Ndao Drs Leonarad Haning, MM membuka kegiatan Rapat Koordinasi Tim Pengelola Program Perberdayaan Perempuan Tingkat Kabupeten Rote Ndao Tahun 2018 bertempat di Aula Videsi, Jumat(8/6/2018) siang.
Peserta yang mengikuti rapat koordinasi tersebut adalah para kapolsek se-kabupaten Rote Ndao, Danramil,camat se-Rote Ndao dan organisasi -organisasi perempuan dan anak .

Sambutan Bupati Rote Ndao yang dibacakan  Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda kabupaten Rote Ndao, Ir Untung Hardjito mengatakan bahwa Tujuan pembangunan nasional adalah untuk mewujutkan suatu masyarakat indonesia yang adil dan makmur dan untuk mewujudkan tujuan nasional tersebut maka pembangunan dilaksanakan disegala bidang termaksud pembangunan menuju kesejateraan gender.
Dikatakannya, beberapa arah kebijakan yang dilakukan Pemda Rote Ndao meliputi, mendorong dan fasilitasi upaya penghapusan kesenjangan gender yang mengakibatkan terjadinya kemiskinan dan pemiskinan perempuan lebih parah daripada laki-laki, serta menjamin penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak-hak dasar perempuan sama dengan laki-laki, peningkatan dan perluasan jaringan usaha
Dalam kesempatan itu pula, Ir Untung Hardjito mewakili Bupati Rote Ndao menyampaikan  materi mengenai kebijakan pemerintah dalam pelaksanaan pengarusutamaan gender dan hak anak di kabupaten Rote Ndao
Kegiatan pengelola program pemberdayaan perempuan tingkat kabupaten Rote Ndao yang menjadi pemateri  Asisten pemerintahan dan Kesra Setda kabupaten Rote Ndao, Ir Untung Hardjito tentang kebijakan pemerintah terhadap pemberdayaan perempuan dan anak.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempauan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Pendudukan dan Keluarga Berencana Kabupaten Rote Ndao  Daud Daniel Bessie, S.Pd menyampaikan materi tentang Evaluasi pelaksanaan program perberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Dikatakan Daniel,permasalahan perempuan dan anak tidak bisa dilihat dengan biasa- biasa saja, salah satunya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak terus menurun berkat kerjasama lintas sector.
Dari data kekerasan terhadap perempuan dan anak ( sumber P2TP2A, Polres dan Polsek) sbb : Tahun 2015 : P = 47  A = 35, Tahun 2016: P = 34. A = 35,Tahun 2017 : P = 25   A = 20,Tahun 2018 : P = 11 A = 18.
Dikatakannya, tahun 2018  sejak Jan-Mei dinasnya Dinas Pemberdayaan Perempauan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Pendudukan dan Keluarga Berencana  mengambil strategi untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui Optimalisasi Pengarusutamaan Gender  (PUG) dan PUHA bekerjasama & sinergitas lintas sektor demi menyatukan bersama melalui rakor TPA. (*/dina/kominfostatper_rn)
BBGRM-Pantai-Baru-300518

Bupati: BBGRM Tingkatkan Semangat Gotong-Royong

Pantai Baru,- Bupati Rote Ndao Leonard Haning canangkan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tingkat Kabupaten Rote Ndao Ke-15 Tahun 2018, Hari kesatuan gerak (HKG) PKK Ke-46, hari Keluarga Nasional (Harga) Ke – 25 dan Gelar teknologi tepat guna (TTG) Ke -4 di Desa Ofalangga Kecamatan Pantai Baru, Kamis (31/5/2018).

Kegiatan BBGRM dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (PMD) Kabupaten Rote Ndao.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Rote ndao Jermia A. J. Messakh dalam laporannya menyebutkan bahwa tujuan dan sasaran kegiatan ini yaitu nilai gotong royong yang berkembang dalam kehidupan bermasyarakat yang sejalan dengan perkembangan teknologi.

“perlu dilestarikan kembali dengan partisipasi aktif masyarakat melalui penyelenggaraan BBGRM, HKG, PKK dan HARGA,” katanya.

Sementara itu, Bupati Rote Ndao Drs. Leonard Haning, MM., dalam arahannya mengatakan pelaksanaan BBGRM guna tingkatkan semangat gotong-royong masyarakat di pedesaan.

“pencanangan bulan bakti gotong royong yang dilaksanakan ini semata-mata hanya mengingat kembali kepada kita tentang nilai luhur yang ada selama ini jangan sampai terkikis karena hidup individualisme, dalam perkembangan pembangunan jangan sampai dinamika pembangunan lebih cepat yang mengakibatkan terkikisnya nilai-nilai gotong royong,” kata Leonard.

Bupati juga menegaskan kepada para camat agar selalu pro aktif dalam mendorong program dan kinerja tim penggerak PKK tingkat kecamatan, Desa/Kelurahan agar dapat berperan secara optimal dalam kesehatan dan pendidikan serta ekonomi di Desa/ Kelurahan.

Dalam acara tersebut juga dirangkaikan dengan kegiatan lainnya seperti bantuan bedah rumah untuk keluarga Martinus Sodakain, peletakan batu pertama di kantor desa Ofalangga, peresmian jalan baru ofalangga dengan penanda tanganan prasasti. (*/dina/kominfostatper_rn)

paud-250518

PAUD FONDASI PERKEMBANGAN ANAK

Setda,– TP PKK Kabupaten Rote Ndao bermitra dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga menyelenggarakan pelatihan bagi tenaga pengajar Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD) se-kabupaten Rote Ndao dengan tujuan meningkatkan wawasan, pengetahuan, referensi agar tenaga pendidik dapat dan mampu membentuk perilaku dan karakter anak yang cerdas dan berakhlak mulia serta mandiri dan bertanggungjawab.

Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi dasar bagi perkembangan anak sebab anak yang mendapatkan bimbingan, pembinaan dan rangsangan sejak dini anak meningkatkan perkembangan fisik dan mental yang akan berdampak pada kesiapan belajar anak dan pada akhirnya anak akan lebih mampu mengoptimalkan potensi yang sudah dimilikinya.

Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning, MM menyampaikan hal tersebut dalam sambutannya yang diwakilkan kepada Kepala Dinas PMD Rote Ndao, Jermia A.J. Messakh,SE pada pembukaan pelatihan tenaga pengajar PAUD Holistik Integratif dan  pembuatan alat permainan edukatif ( APE ) berbahan lokal  di aula rumah jabatan Bupati Rote Ndao jumat ( 25/5/28 ) siang.

Dikatakan Bupati, kebijakan pemerintah tentang optimalisasi program PAUD melalui PAUD terpadu ( Holistik Integratif ) yaitu layanan pendidikan bagi anak usai dini yang menyelenggarakan program lebih dari satu bentuk layanan PAUD ( TK, KOBER dan SPS ) perlu dikembangkan gunamemperluas akses, peningkatan mutu, terarah serta terpadu dalam melakukan aktivitas pelayanan  dalam satu system kelembagaan satu atap menuju terwjudnya anak Indonesia yang sehat, cerdas ceria dan berakhlak mulia.

Menurutnya, kegiatan utama dalam penyelengaraan PAUD holistic integrative adalah melaksanakan pengembangan bahan ajar dan standard kompetesi sesuai standard dan bahan ajar kurikulum mata pendidikan dasar. “ Oleh karena itu para pengajar PAUD harus mampu meningkatkan kapasitas dan kualitas diri secara professional melalui berbagai kegiatan pelatihan, program beasiswa maupun magang,” ucap Bupati Lens Haning.

Disisi lain dirinya menekankan pentingnya ketersediaan alat permainan edukatif  sebagi sumber belajar anak. “ Alat ini bisa didapatkan dengan cara membeli tapi bisa juga dengan membuatnya sendiri. Para guru bisa berkreasi untuk menciptakan alat permainan edukatif dari barang-barang bekas misalnya. Tentu saja lebih ekonomis jika harus membeli,” jelas Haning.

Dikatakan, APE memegang peranan penting dalam proses pembelajaran  anak usia dini sebagai alat bantu dalam memperjelas materi yang disampaikan. “ Jika secara kreatif dibuat bersama guru dan anak didik menggunakan bahan lokal yang ada dilingkungan sekitar  tentu merupakan salah satu upaya membentuk karakter anak untuk bisa berinteraksi antar sesama teman dan juga dengan orang yang lebih tua serta membangun komunikasi intensif antara pendidik dan anak didik,” tambah Bupati Haning.

Diakhir sambutannya, Bupati mengapresiasi terhadap  Ketua TP PKK kabupaten Rote  Ndao dan anggota TP PKK Rote Ndao yang sudah memberikan kotribusi terbaik bagi peningkatan pendidikan anak usia dini yang merupakan masa depan bangsa dalam mengisi keberlanjutan pembangunan

Sementara itu, Ketua pelaksa kegiatan, Ny. Agustina Saek-Hilli dalam laporannya yang disampaikan oleh Ny. Sip Messakh-Serah, S.Pd  menjelaskan bahwa pelatihan bagi tenaga pengajar PAUD  Holistik Intergratif berlangsung sehari saja dan dilanjutkan dengan  pelatihan pembuatan alat permainan edukatif selama dua hari.

“ Pelatihan pengajar PAUD holistic integrative kita kerjasama dengan Dinas PMD sedangkan pelatihan pembuatan Alat  Permainan Edukatif itu dengan Dinas PKO Rote Ndao, jadi kegiatannya tiga hari, mulai hari ini sampai dengan  tanggal 27  nanti ,” jelas Agustina.

Untuk pemateri  terang Agustina,  didatangkan dari Dinas PKO Kota Kupang yakni Susana Letik, S.Sos ( pengawas TK pada dinas PKO Kota Kupang dan Talenalain MuskananfolaS.Pd.AUD  juga pengawas TK  pada dinas PKO Kota Kupang. ( Umum, Humas dan Protokol Setda Rote Ndao ).

ass2-kelangkaan-bbm-210518

RAPAT TERPADU UNTUK MENJAMIN KETERSEDIAAN BBM DAN KEBUTUHAN SEMBAKO DI BULAN RAMADHAN DAN PILKADA SERENTAK

Setda,– Dalam rangka menjamin ketersediaan BBM, bahan makanan dan kebutuhan pokok lainnya bagi masyarakat Kabupaten Rote Ndao pada bulan suci Ramadhan dan menjelang pemilihan umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah ( pilkada ) serentak 27 Juni mendatang, Pemerintah Daerah Kabupaten Rote Ndao melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perindag Rote Ndao akan melakukan rapat terpadu. Rapat dimaksud direncanakan berlangsung pada senin ( 28/5 ) mendatang yang akan dihadiri oleh para pelaku usaha,Dinas Perhubungan, PT. Pelni dan ASDP.

Demikian disampaikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Rote Ndao, Drs. Melyanus F. J. Mandala ketika ditanya tentang langkah yang akan diambil Pemerintah Daerah terkait dengan ketersediaan bahan kebutuhan pokok pada bulan ramadhan termasuk kelangkaan BBM yang terjadi di Rote Ndao sejak senin ( 21/5 ) usai pembukaan kegiatan pembinaan bagi pedagang kaki lima dan asongan di aula hotel Videsy rabu ( 23/5 ) kemarin.

“ Kita evaluasi semua situasi sembako, termasuk pemicu kelangkaan BBM khususnya premium. Rapat nanti kita libatkan PELNI kaitan dengan tol laut juga dinas Perhubungan, ASDP dan pelaku usaha yakni APMS. Termasuk rapat tim pengendali inflasi daerah. Akses BBM dan ketersediaan berbagai kebutuhan masyarakat harus kita pastikan aman, kalau ada gangguan kita ambil strategi operasi pasar. Saat sekarang minyak goreng dan kebutuhan lain seperti beras masih aman, kecuali telur dan cabe karena didatangkan dari Kupang,”kata Mandala.

Sedangkan menyangkut kelangkaan BBM dirinya meminta agar pelaku usaha jujur. “ kalau memang kosong ya mau bilang apa. Kalau punya pribadi jangan dijual dengan harga yang melebihi HET. Saya juga sangsi kalu dibilang stok kosong berarti tidak ada yang jual walau harganya 100 ribu per literpun tidak ada yang jual. Tapi kenyataannya ada juga yang jual, indikasinya jelas ada permainan, memanfaatkan situasi cauca. Tapi memang cuaca ini juga bisa jadi pemicu,”tambah Mandala

Oleh karena itu, Mandala mengatakan pada jangka pendek sudah ada upaya operasi oleh pihak kepolisian Rote Ndao selasa ( 22/5 ) malam sementara jangka panjangnya setelah evaluasi senin (28/5) jika ada kendala kita akan cari terobosan untuk ketersediaan BBM.

“APMS semua kita panggil, kita akan evaluasi kuato termasuk HET BBM yang sudah ditetapkan sehingga orang tidak berkesimpulan ada banyak spekulan di tingkat eceran, ini yang sekarang kita tertibkan. Tugas kita memastikan kuato dan HETnya jika ada temuan penindakan itu kewenangan Polres,” tegas Mandala yang juga menjabat sebagai Plt. Kadis Koperindag ini.

Dirinya berharap kedepan untuk menghindari kelangkaan kebutuhan pokok maka dia mengarahkan agar pungusaha bisa menyiapkan stok yang cukup.

Selain itu dalam rangka perlindungan terhadap konsumen, juga pembinaan terhadap para pelaku usaha pihaknya telah melakukan sidak kaitan dengan barang kadaluarsa. “ jangan pikir untung rugi lalu barang yang sudah kadaluarsa tetap dipaksakan untuk dijual. Kalau ditemukan kita tarik, kita disita dan dihanguskan. Tentu ada tata cara pembasmian barang-banrang kadaluarsa termasuk barang-barang non SNI.

Diakuinya, akibat dari keterbatasan tenaga pegawai sehingga pihaknya terbatas untuk memantau secara keseluruhan barang yang dijual. “ Makanya nanti kita akan delegasikan sebagian kewenangan ke kecamatan untuk pada wilayah kecamatan masing-masing mereka sidak bila ditemukan akan disita kemudian diserahkan kepada kita Koperindag untuk dimusnahkan. Apapun alasannya kita punya kewajiban untuk melindungi konsumen dari hal-hal yang dapat membahayakan kesehatan termasuk membahayakan jiwa,” pungkas Mandala. ( Umum, Humas dan Protokol Setda Rote Ndao )

pembinaan_pkl-rote-230518

Disperindag Memberikan Pembinaan dan Penataan Bagi PKL

Rote,- Asisten Perekonomian dan Kesra Setda Rote Ndao, Drs. Melyanus Mandala,  membuka kegiatan Pembinaan dan Penataan bagi Pedagang Kaki Lima  (PKL) di Aula Hotel Videsi, Rabu, (23/05/2018)

Tujuan kegiatan untuk memberdayakan pedagang kaki lima dan asongan supaya mereka bisa maju dan berkembang, karena seperti yang kita tau segala usaha mempunyai keterbatasan SDM, permodalan, managemen pengelolaan usaha, kita memberdayakan mereka dengan pelatihan seperti ini, sehingga kedepan setidaknya usaha pedagang kaki lima atau asongan bisa berkembang menjadi usaha formal ” ujar Melyanus Madala.

Dengan dilakukannya pembinaan, diharapkan karena melibatkan Lembaga – Lembaga  Keuangan dalam akses permodalan sehingga ada akses pinjaman  yang lunak, ada juga yang disiapkan untuk usaha,  tapi biasanya yang disiapkan oleh pihak pemerintah nilainya kecil, tetapi kalau melibatkan lembaga keuangan ini seperti adanya KUR, maupun usaha kredit  micro bisa tersalur dari pihan bank ke pedangang setelah dibina dengan baik sektor informal ini bisa jadi sektor formal yang menjadi andalan tumpuan ekonomi kita dalam hal usaha” imbuhnya.

Sementara itu, saat ditanya mengenai kelangkaan BBM yang terjadi di Rote Ndao untuk jangka pendek  yang sudah dilakukan sidak semalam oleh  Polres Rote Ndao melalui Wakaporles, silahkan melakukan sidak dibeberapa titik, ini adalah permainan dimana terkadang kita memanfaatkan cuaca yang memang tidak bersahabat akhir -akhir ini,  kalau ketemu ada pedagang yang menjual  BBM dengan harga yang tidak sesuai maka akan dicabut surat ijin nya, menghadapi masalah ini dalam jangka panjang kami akan melakukan rapat terpadu baik mengenai BBM dan sembako yang akan di adakan tanggal 28 Mei nanti  dan memastikan sembako dan BBM cukup selagi kapal masih ada seperti ini.

Acara ini di dihadiri oleh para pedagang kaki lima dan asongan dengan pembicara dari lembaga -lembaga keuangan seperti Bank BRI bertempat di Aula Hotel Videsi jam 09.00 Wita sampai selesai. (dina/diskominfo)

lomba-bercerita-rote-2205182

Lomba Bercerita dan Berpidato Untuk Siswa SD dan SMA “Membaca adalah Jendela Dunia”

Rote,– Dalam rangka meningkatkan minat baca  masyarakat, Badan Perpustakaan dan Kearsipan  Daerah Rote Ndao menyelenggarakan kegiatan pengembangan minat dan budaya baca dengan melakukan lomba bercerita bagi siswa Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) dan lomba berpidato bagi siswa SMA/MA dan SMK, baik negeri maupun swasta di Kabupaten Rote Ndao yang bertempat di halaman depan kantor Bagian Perpustakaan dan Kearsipan Sekretariat Daerah Kabupaten Rote Ndao, Selasa (22/05/2018).

Lomba ini diadakan untuk mengembangkan minat dan budaya baca dengan materi lomba bercerita diikuti oleh SD/MI  sebanyak 10 siswa dari 10 kecamatan dan untuk lomba pidato diwakili  oleh siswa SMA/MA dan SMK  yang diikuti oleh 8 orang dari 8 kecamatan, sementara itu, materi lomba bercerita peserta memilih salah satu judul cerita rakyat Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketua Panitia Pelaksana, Morids Bulan,S.Pd,M.Si dalam laporannya mengatakan, lomba yang dilaksanakan agar dapat mencapai hasil yang optimal dalam upaya meningkatkan minat dan budaya baca, karena membaca adalah jendela dunia.

Menurutnya, Undang-Undang (UU) Nomor 43 tahun 2007 tentang perpustakaan mengisyaratkan bahwa pembudayaan kegemaran membaca dilakukan melalui tiga jalur yaitu, keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat.

“Instruksi UU agar mewujudkan anak yang mempunyai kegamaran membaca, dapat ditumbuhkan dengan mengoptimalkan seluruh potensi sumber daya perpustakaan,” katanya.

Sementara itu Bupati Rote Ndao dalam sambutannya yang di wakili oleh Sekretaris Daerah, Drs.Jonas M Selly, MM mengatakan
tujuan supaya minat baca dapat ditumbuh kembangkan, maka dengan lomba seperti ini dengan adanya kemajuan teknologi kita sebagai warga net di harapkan bukan hanya minat baca itu tumbuh  disini saja tapi  kepada guru-guru pendamping harus bisa di terapkan di  sekolah masing- masing.

“masalah yang sekarang di hadapi adalah handphone, oleh karena itu pengendalian menggunakan hp secara tegas oleh guru disekolah dan dilanjutkan dirumah oleh orang tua, supaya kita bersama-sama menciptakan generasi emas di kota ini”.ujar nya.

Sementara itu dalam perlombaan ini  akan mencari juara 1,2,3 yang akan mendapat hadiah uang dan piagam penghargaan dan untuk juara 1 akan mengikuti Lomba Bercerita di Kupang.
Yang keluar sebagai juara satu lomba Bercerita adalah Meizian S. Tjong, siswi dari SD Inpres 2 Baa dengan judul ceritanya “Lakamola”, sedangkan juara satu lomba Berpidato adalah Seprina Rellam, siswi dari SMA Negeri 1 Lobalain dengan judul pidatonya Menumbuhkembangkan Kegemaran Membaca dan Kecintaan Terhadap Budaya Lokal dalam Upaya Membangun Karakter, Kecerdasan dan Inovasi Generasi Muda Nusa Tenggara Timur”.

Juri pada lomba ini adalah Guru Sastra dan Bahasa Indonesia dari Sekolah SMP di Rote Ndao .(dina/diskominfo)