IMG_5507 (1)

Pemkab Rote Ndao Uji Coba Aplikasi Srikandi, Dorong Digitalisasi Surat Menyurat

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus mendorong transformasi digital di lingkungan pemerintahan melalui uji coba (running test) aplikasi Srikandi. Kegiatan ini berlangsung di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Rote Ndao, Kamis (30/04), sebagai langkah awal menuju sistem administrasi pemerintahan yang lebih modern, cepat, dan efisien.

Aplikasi Srikandi merupakan sistem informasi kearsipan dinamis terintegrasi yang digunakan untuk pengelolaan surat menyurat secara elektronik di instansi pemerintah. Aplikasi ini memungkinkan proses pembuatan, pengiriman, hingga penyimpanan arsip dilakukan secara digital, sehingga mempercepat alur administrasi sekaligus meningkatkan akuntabilitas dan transparansi.

Kegiatan Uji Coba Aplikasi Srikandi

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Rote Ndao, Benyamin Koamesah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Bupati Rote Ndao telah menginstruksikan agar implementasi aplikasi Srikandi dapat diterapkan paling lambat bulan depan di seluruh perangkat daerah. Oleh karena itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan bersama Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostatper) serta Bagian Umum menjadi perangkat daerah pertama yang melaksanakan uji coba penerapan aplikasi tersebut.

“Jika uji coba aplikasi ini berhasil, maka kami akan melaporkan kepada Bupati untuk selanjutnya dilakukan peluncuran resmi dan digunakan oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Rote Ndao, Olafulihaa M.A. Tadde, menegaskan bahwa implementasi aplikasi Srikandi akan berdampak positif terhadap peningkatan indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di lingkup pemda Rote Ndao.

Tim teknis saat Uji Coba Aplikasi Srikandi

Menurutnya, penerapan aplikasi ini juga akan mendorong penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE) di seluruh perangkat daerah, sehingga proses administrasi menjadi lebih efektif, efisien, dan aman.

“Dengan berjalannya aplikasi Srikandi, maka secara otomatis seluruh OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Rote Ndao akan dapat menerapkan sistem Tanda Tangan Elektronik,” jelasnya.
Uji coba ini sekaligus menjawab arahan Bupati Rote Ndao yang menginginkan sistem surat menyurat di lingkungan pemerintah daerah dapat berjalan lebih cepat, efisien, dan terintegrasi secara digital. Implementasi aplikasi Srikandi diharapkan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik yang lebih baik di Kabupaten Rote Ndao. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Copilot_20260430_091306 (1)

Bertutur Cerita Rakyat dan Tari Kreasi Meriahkan H-1 Penutupan HUT Rote Ndao

Rote Ndao, 29 April 2026 — Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui Panitia HUT ke-24 Kabupaten Rote Ndao menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan pameran pembangunan, expo UMKM, dan panggung hiburan telah memasuki hari terakhir menjelang penutupan.

Pada H-1 ini, masyarakat disuguhkan dengan beragam penampilan seni budaya yang melibatkan generasi muda dari berbagai sekolah. Pertunjukan bertutur cerita rakyat menjadi salah satu agenda utama, menghadirkan kembali kisah-kisah leluhur Rote Ndao yang sarat dengan nilai moral, kebersamaan, dan kearifan lokal.

Kegiatan Bertutur Cerita Rakyat

Selain itu, panggung hiburan turut diramaikan dengan tarian kreasi yang memadukan unsur tradisional dan modern, serta line dance yang penuh semangat. Penampilan ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat yang hadir, sekaligus mencerminkan semangat kebersamaan dalam merayakan hari jadi daerah.

Pameran pembangunan tetap menjadi sarana informasi bagi masyarakat mengenai capaian program pemerintah, sementara expo UMKM menampilkan produk-produk lokal yang semakin diminati. Kehadiran masyarakat yang antusias menunjukkan dukungan terhadap pembangunan daerah dan penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.

Dengan rangkaian acara yang berlangsung meriah dan penuh makna, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dalam puncak penutupan perayaan HUT ke-24 Kabupaten Rote Ndao yang akan digelar esok hari, sebagai momentum kebersamaan dan semangat baru dalam membangun Rote Ndao yang lebih maju.*PPID Utama-DKISP Kabupaten Rote Ndao

IMG_5333

Malam ke-28 Semarak HUT Rote Ndao: Dari Peluncuran E-Retribusi Pelayanan Kebersihan hingga Lomba Cerita Rakyat

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus mendorong inovasi pelayanan publik dengan meluncurkan program E-Retribusi Pelayanan Kebersihan dalam rangkaian malam ke-28 panggung hiburan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Rote Ndao. Kegiatan ini juga diramaikan dengan Lomba Bertutur Cerita Rakyat yang melibatkan siswa Sekolah Dasar se-Kabupaten Rote Ndao.

Dalam sambutannya Bupati Paulus Henuk menyampaikan bahwa Peluncuran E-Retribusi Pelayanan Kebersihan ini juga sejalan dengan apa yang diminta oleh Presiden RI agar setiap daerah serius dalam menangani sampah. Menurutnya Presiden memberikan perhatian khusus dalam penanganan sampah di setiap daerah di Indonesia.

Bupati Paulus Henuk saat melaunching E-Retribusi Pelayanan Kebersihan

Dengan tagar “Rote Ndao Peduli Sampah”, program E-Retribusi menghadirkan kemudahan bagi masyarakat dalam membayar retribusi kebersihan. Warga kini cukup memindai kode QR tanpa perlu mengantre di loket pembayaran. Beragam metode pembayaran disediakan, dan bukti transaksi dapat langsung diterima oleh pengguna secara digital.

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, menegaskan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari program “Mbule Sio (9 Agenda Perubahan)” sebagai wujud kemajuan daerah. Ia berharap kemudahan ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan . “Melalui program ini, kami mengajak masyarakat untuk Scan, Bayar, Lingkungan Bersih!,” tegasnya. Sebagai informasi bahwa program ini dikelola langsung oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkunga Hidup Kabupaten Rote Ndao.

Selain peluncuran program digital tersebut, suasana malam perayaan semakin semarak dengan digelarnya Lomba Bertutur Cerita Rakyat. Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi tingkat Sekolah Dasar dari berbagai sekolah di Kabupaten Rote Ndao.

Setiap peserta diberikan waktu selama 15 menit untuk menampilkan kemampuan bertutur mereka. Para siswa tampak antusias dan berusaha memberikan penampilan terbaik sebagai bentuk kebanggaan terhadap sekolah masing-masing.

Penampilan Salah Satu Kontestan dalam Lomba Bertutur Cerita Rakyat

Adapun sekolah yang berpartisipasi antara lain SD Longgo Koli dengan peserta Mathini Tassy, Melvin Modok, dan Marder J. Tassi; Eagle School dengan Rosela A. Nappoe, Putri Cantika Esse, Melan M. Lassy, Melani M. Daan, Maresya Berun, Ezra Julian Louwen, dan Aditia M. Laifoy; SDI Holotula dengan Lisista A. Ndolu, Achana A. Solo, Reva Q. O. Lane, Eiren Y. Baineo, dan Brayen Henuk; serta SDN Olafuliha’a dengan Fizzye A.S. Son dan Firstanza A. B. Penna.

Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda semakin mengenal dan mencintai cerita rakyat daerah sebagai bagian dari warisan budaya yang perlu dilestarikan. Lomba ini juga menjadi wadah positif untuk menumbuhkan bakat serta kreativitas anak-anak di bidang seni bertutur.

Rangkaian kegiatan ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam menggabungkan inovasi pelayanan publik dengan pelestarian budaya lokal, guna mewujudkan masyarakat yang maju, peduli lingkungan, dan berkarakter. (PPID Utama_ DKISP Kab. Rote Ndao)

WhatsApp Image 2026-04-28 at 15.55.06 (1)

Bupati Rote Ndao Lantik 9 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk resmi melantik 9 pejabat pimpinan tinggi bertempat di Aula Lantai 1 kantor Bupati Rote Ndao, Senin (28/04). Dalam pelantikan tersebut Bupati menekankan integritas dan Profesionalisme ASN pada pejabat yang baru dilantik.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk saat melantik 9 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Kab. Rote Ndao

Dalam sambutan Bupati Rote Ndao mengatakan bahwa pelantikan ini telah melalui proses seleksi terbuka yang dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel. Proses tersebut juga telah mendapatkan persetujuan serta rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia, sebagaimana tertuang dalam surat resmi tertanggal 8 Januari 2026 dan 23 April 2026 terkait hasil evaluasi kinerja dan seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama di Kabupaten Rote Ndao.

Dalam arahannya, Bupati Paulus Henuk meminta agar para pejabat yang baru dilantik untuk bekerja secara optimal dengan menjunjung tinggi nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN) BerAKHLAK. Selain itu, mereka juga diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh semangat, profesionalisme, dan tanggung jawab.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi dalam pelaksanaan tugas. Apabila terdapat kendala atau permasalahan di lapangan, para pejabat diminta segera melaporkan kepada atasan guna memperoleh solusi yang tepat dan cepat.

Lebih lanjut, isu integritas menjadi sorotan utama dalam sambutan tersebut. Para pejabat diingatkan untuk menjauhi segala bentuk praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Ditegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap pelanggaran tersebut, dan setiap individu yang terbukti melakukan penyimpangan akan dikenakan sanksi tegas, baik secara administratif maupun hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan 9 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Kab. Rote Ndao

“Jabatan ini adalah amanah, bukan untuk kepentingan pribadi, keluarga, atau kelompok. Jangan pernah menyalahgunakan kewenangan. Kepercayaan yang diberikan dapat dicabut kapan saja apabila disalahgunakan,” tegasnya.

Di akhir sambutan, pemerintah daerah menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Diharapkan mereka dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh integritas serta senantiasa mendapat bimbingan dan hikmat dalam setiap langkah pengabdian kepada masyarakat.

Berikut nama-nama Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang resmi dilantik:
1.Petson Soleman Hangge,S.Sos sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
Setda Kabupaten Rote Ndao
2. Ronald Hendrik Taulo,S.STP sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
Kabupaten Rote Ndao
3. Sonny Maxi Jimmy Saban.ST sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Rote Ndao
4. Anthonety Arlenny Lapudooh, S Sos sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten RoteNdao
5. Jemi Oktovianus Adu, SH sebagai Kepala Dinas Penanaman
Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kab. Rote Ndao
6. Nixon Molelanik Balukh, SP, M.Si sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Rote Ndao
7. Olafulihaa Mariana Adriana Tadde, S.Kom sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kab. Rote Ndao
8. Maraden Ayapi Patola, ST, M.Sc sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kab. Rote Ndao
9. Albeniates Junus Paulus, S.STP, M.Si sebagai Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kab. Rote Ndao. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

18 Siswa/i SD Tampil di Lomba Bertutur Cerita Rakyat Malam ke-27 Semarak HUT Rote Ndao ke-24 Tahun 2026.

18 Siswa/i SD Tampil Bertutur Cerita Rakyat di Malam ke-27 Semarak HUT Rote Ndao

Perayaan Hari Ulang Tahun ke-24 Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026 terus berlangsung meriah. Memasuki malam ke-27, rangkaian kegiatan diisi dengan Lomba Bertutur Cerita Rakyat yang melibatkan siswa/siswi tingkat Sekolah Dasar se-Kabupaten Rote Ndao.

Lomba ini diikuti oleh peserta dari 18 Sekolah Dasar, dengan total sebanyak 75 peserta yang dijadwalkan tampil selama tiga hari pelaksanaan, mulai tanggal 26 hingga 29 April 2026. Lomba ini menjadi salah satu ajang untuk melestarikan budaya lokal sekaligus mengasah kemampuan literasi dan kepercayaan diri anak-anak sejak dini.

18 Siswa/i SD Tampil di Lomba Bertutur Cerita Rakyat Malam ke-27 Semarak HUT Rote Ndao ke-24 Tahun 2026.
18 Siswa/i SD Tampil di Lomba Bertutur Cerita Rakyat Malam ke-27 Semarak HUT Rote Ndao ke-24 Tahun 2026.

Pada hari kedua pelaksanaan, Senin (27/04/2026) malam, sebanyak 18 peserta tampil memukau di hadapan dewan juri dan masyarakat yang hadir. Para peserta membawakan cerita rakyat khas Rote Ndao berjudul “Babala Oli” dengan penuh penghayatan dan ekspresi yang menarik.

Setiap peserta diberikan waktu selama 15 menit untuk bertutur. Dalam penampilannya, para siswa menunjukkan kemampuan bercerita yang tidak hanya mengandalkan hafalan, tetapi juga penguasaan emosi, intonasi, serta gerak tubuh yang mendukung alur cerita.

Dewan juri dalam lomba ini melakukan penilaian berdasarkan beberapa aspek, di antaranya penguasaan materi, teknik atau cara bercerita, kemampuan atau keterampilan, penampilan, serta ketepatan waktu.

Tiga hari pelaksanaan Lomba Bertutur Cerita Rakyat, mulai tanggal 26 hingga 29 April 2026.
Tiga hari pelaksanaan Lomba Bertutur Cerita Rakyat, mulai tanggal 26 hingga 29 April 2026.

Panitia pelaksana telah menyiapkan hadiah berupa piagam penghargaan, piala, dan uang pembinaan bagi lima penutur terbaik. Sementara itu, peserta yang meraih juara pertama akan mewakili Kabupaten Rote Ndao untuk mengikuti lomba bertutur di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda semakin mengenal dan mencintai cerita rakyat daerah sebagai bagian dari warisan budaya yang perlu dilestarikan. Selain itu, lomba ini juga menjadi wadah positif untuk menumbuhkan bakat serta kreativitas anak-anak di bidang seni bertutur.*(Tim DKISP Rote Ndao_Perpusap)

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH Melakukan Foto Bersama Wakil DPRD Kab. Rote Ndao, Anggota DPRD Usai Sidang

DPRD Kabupaten Rote Ndao Gelar Penutupan Sidang I terkait LKPJ Bupati Rote Ndao Tahun 2025

DPRD Kabupaten Rote Ndao menggelar Penutupan Sidang I DPRD Kabupaten Rote Ndao dengan agenda penyampaian rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025, Senin (27/04/2026) bertempat di Ruang Sidang DPRD Rote Ndao. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi eksekutif dan legislatif melalui mekanisme evaluasi dan pengawasan untuk memastikan pembangunan daerah berjalan efektif dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Kab. Rote Ndao Drs. Lasarus Yonas Pah saat Menyampaikan Sambutan pada Sidang Penetapan LKPJ TA 2025
Wakil Ketua DPRD Kab. Rote Ndao Drs. Lasarus Yonas Pah saat Menyampaikan Sambutan Penutupan Sidang I DPRD Kab. Rote Ndao

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti rekomendasi DPRD Kabupaten Rote Ndao yang disampaikan dalam Penutupan Sidang I DPRD, terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Rote Ndao Tahun Anggaran 2025. Sidang tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao Drs. Lasarus Yonas Pah dan dihadiri langsung oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, bersama anggota DPRD, Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao Drs. Jonas M. Selly, MM, pimpinan perangkat daerah, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Rote Ndao.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua DPRD Drs. Lasarus Yonas Pah mengapresiasi pelaksanaan dan realisasi anggaran Pemerintah Kabupaten Rote Ndao sepanjang tahun 2025. Namun demikian, DPRD juga mencatat sejumlah temuan dan catatan lapangan yang perlu menjadi perhatian bersama, khususnya terkait pekerjaan fisik, perbaikan fasilitas layanan publik, serta pemeliharaan dan perawatan fasilitas yang telah dibangun.

Suasana Sidang
Suasana Penutupan Sidang I DPRD Kab. Rote Ndao yang Bertempat di Ruang Sidang DPRD Kab. Rote Ndao

Menanggapi hal tersebut, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH menyampaikan apresiasi kepada DPRD atas peran dan tanggung jawab yang dijalankan dalam mengawal pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Rote Ndao. Menurut Bupati, rekomendasi DPRD merupakan bentuk masukan konstruktif yang penting bagi pemerintah daerah dalam memperbaiki kualitas pelayanan publik dan meningkatkan efektivitas program pembangunan.

Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap rekomendasi yang telah disampaikan DPRD. Langkah tersebut akan dilakukan secara terukur melalui evaluasi internal dan penyempurnaan pelaksanaan program serta kegiatan pada tahun anggaran berikutnya.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH Melakukan Foto Bersama Wakil DPRD Kab. Rote Ndao, Anggota DPRD Usai Sidang
Bupati Rote Ndao Melakukan Foto Bersama Wakil DPRD, Anggota DPRD, dan Sekda Kab. Rote Ndao Usai Penutupan Sidang I DPRD Kab. Rote Ndao

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap sinergi antara eksekutif dan legislatif terus terjaga sebagai kunci dalam mewujudkan pembangunan daerah yang efektif, berkelanjutan, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Kegiatan Penutupan Sidang I DPRD ini sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan fungsi check and balance dalam sistem pemerintahan daerah, di mana DPRD menjalankan peran pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja pemerintah, sementara pemerintah daerah menjadikan rekomendasi tersebut sebagai dasar perbaikan tata kelola pemerintahan demi pelayanan publik yang semakin baik. *(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memimpin rapat kerja OPD lingkup Pemkab Rote Ndao.

Pimpin Rapat Kerja OPD, Bupati Rote Ndao Perkuat Kinerja Pemerintahan

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH memimpin rapat kerja bersama jajaran pemerintah daerah, Senin (27/04/2026) yang melibatkan Tim Bupati untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP), staf ahli, para asisten, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Rapat dipandu Sekretaris Daerah Drs. Jonas M. Selly, MM dan fokus pada kinerja dan pelaksanaan tugas pemerintahan.

Dalam pertemuan tersebut, para kepala perangkat daerah menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di instansi masing-masing. Menanggapi hal itu, Bupati memberikan arahan serta meminta anggota TBUPP merumuskan solusi dan strategi penyelesaian terhadap sejumlah isu prioritas, seperti stunting, kemiskinan, infrastruktur dan ketahanan pangan.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memimpin rapat kerja OPD lingkup Pemkab Rote Ndao.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memimpin rapat kerja OPD lingkup Pemkab Rote Ndao.

Bupati menegaskan bahwa penggunaan anggaran harus berbasis kinerja dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia mengingatkan agar setiap alokasi dana tidak sekadar terserap, tetapi juga efektif dan berdampak dalam pelaksanaannya.

Ia juga menyinggung kondisi fiskal daerah yang mengalami pemotongan dalam dua tahun terakhir. Meski demikian, komunikasi dan koordinasi tetap harus ditingkatkan agar program pembangunan tetap berjalan optimal.

Selain itu, pentingnya penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, efisien dan tepat sasaran. Untuk perencanaan tahun 2027, Bupati meminta seluruh perangkat daerah memastikan proses berjalan sesuai regulasi. Ia mendorong dokumen perencanaan 2027 disampaikan ke DPRD paling lambat 1 Oktober 2026 untuk dilakukan pembahasan. Agenda lain seperti LKPJ dan Perubahan APBD 2026 juga diminta diselesaikan tepat waktu.

Terkait capaian ekonomi, Bupati Paulus Henuk menyebut pertumbuhan ekonomi daerah yang mencapai 7,9 persen harus diikuti dengan pemerataan dan penurunan angka kemiskinan. Ia menekankan bahwa manfaat pertumbuhan harus dirasakan oleh masyarakat, terutama kelompok desil 1 dan 2.

Rapat kerja digelar dalam rangka memperkuat kinerja kemerintahan.
Rapat kerja digelar dalam rangka memperkuat kinerja pemerintahan.

Dinas PUPR diminta meningkatkan penyerapan tenaga kerja dari kelompok masyarakat desil 1 dan 2. “ Inti pembangunan adalah mengentaskan kemiskinan, menurunkan stunting dan meningkatkan pelayanan publik,” ujarnya.

Bupati juga mengungkapkan meningkatnya minat lembaga non-pemerintah (NGO) yang datang ke Rote Ndao dengan berbagai program. Di sektor pariwisata, ia membuka peluang bagi pihak swasta untuk berinvestasi dan mengembangkan potensi daerah.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

WhatsApp Image 2026-04-27 at 16.25.04

30 Tahun Otonomi Daerah: Pemerintah Dorong Sinergi Pusat-Daerah Wujudkan Asta Cita

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sinergi yang solid antara pemerintah pusat dan daerah. Hal ini disampaikan dalam sambutan resmi Menteri Dalam Negeri yang dibacakan oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk pada Upacara peringatan Hari Otonomi yang berlangsung dengan penuh khidmat di Lapangan Upacara Kantor Bupati Rote Ndao,Senin (27/04).

Bupati Rote Ndao saat memimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026

Dalam pidatonya, disampaikan bahwa otonomi daerah merupakan instrumen strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia. Mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, peringatan tahun ini menegaskan pentingnya kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal, dengan tetap menjaga keselarasan dengan kebijakan nasional.

Ditekankan bahwa keberhasilan pembangunan nasional sangat bergantung pada sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah. Tanpa koordinasi yang baik, tujuan besar bangsa tidak akan tercapai secara optimal. Oleh karena itu, sejumlah langkah strategis menjadi perhatian utama, di antaranya integrasi perencanaan dan penganggaran, reformasi birokrasi berbasis hasil, penguatan kemandirian fiskal daerah, serta peningkatan kolaborasi antarwilayah
.
Selain itu, pemerintah juga menyoroti pentingnya fokus pada layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, air bersih, dan perlindungan sosial guna mengurangi ketimpangan antar daerah. Penguatan stabilitas dan ketahanan daerah juga menjadi prioritas, terutama dalam menghadapi tantangan krisis ekonomi, ketahanan pangan, dan dampak perubahan iklim.

Dalam menghadapi tantangan global, pemerintah daerah didorong untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, termasuk dalam mewujudkan swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta pengembangan kewirausahaan untuk membuka lapangan kerja.

Peserta Upacara Hari Peringatan Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026

Reformasi birokrasi juga menjadi sorotan utama, dengan penekanan pada transparansi, akuntabilitas, serta pemanfaatan teknologi digital guna menciptakan pemerintahan yang efektif dan responsif. Pemerintah daerah diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana kebijakan, tetapi juga mitra aktif dalam merancang program pembangunan yang sesuai dengan potensi lokal.

Di sisi lain, seluruh kegiatan pemerintahan, termasuk peringatan Hari Otonomi Daerah, diimbau untuk dilaksanakan secara sederhana dan efisien. Penggunaan anggaran harus tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta menghindari pemborosan yang tidak berdampak langsung pada pelayanan publik.

Menutup sambutannya, disampaikan harapan agar semangat otonomi daerah terus menjadi pendorong dalam mewujudkan Asta Cita dan kemajuan Indonesia yang adil dan merata. Sinergi dan kolaborasi antara seluruh elemen pemerintahan diyakini menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Penampilan Peserta Lomba Bertutur Cerita Rakyat pada Pameran Pembangunan & Expo UMKM Rote Ndao, Minggu(26/04/2026).

Hari ke-26 Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Semakin Meriah

Hari ke-26 Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Rote Ndao semakin meriah dengan dilanjutkannya Lomba Bertutur Cerita Rakyat yang menghadirkan puluhan siswa sekolah dasar dari berbagai wilayah di Kabupaten Rote Ndao, Minggu (26/04/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu agenda budaya yang menarik perhatian masyarakat, sekaligus memperkuat nilai edukasi dalam rangkaian expo tahunan tersebut.

Penampilan Peserta Lomba Bertutur Cerita Rakyat pada Pameran Pembangunan & Expo UMKM Rote Ndao, Minggu(26/04/2026).
Penampilan Peserta Lomba Bertutur Cerita Rakyat pada Pameran Pembangunan & Expo UMKM Rote Ndao, Minggu(26/04/2026).

Puluhan peserta tampil membawakan cerita rakyat dengan gaya bertutur yang beragam. Mereka memadukan kemampuan berbicara, ekspresi, serta penghayatan terhadap kisah-kisah daerah yang sarat makna. Penampilan para siswa mendapat apresiasi dari pengunjung yang memadati arena kegiatan.

Peserta yang ambil bagian berasal dari sejumlah sekolah dasar di Kabupaten Rote Ndao, di antaranya SD Tongkat Harun, SD Inpres Olalain, SD Negeri Nuse, SD Negeri Lalukoen, SD GMIT Oelunggu, serta SDI 1 dan SDI 3 Ba’a. Kehadiran mereka menambah semarak suasana pameran yang telah memasuki hari ke-26.

Lomba bertutur cerita rakyat tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pelestarian tradisi lisan di tengah perkembangan zaman. Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak mengenal kembali warisan budaya daerah yang mengandung pesan moral, nilai kehidupan, serta kearifan lokal.

Penampilan Peserta Lomba Bertutur Cerita Rakyat pada Pameran Pembangunan & Expo UMKM Rote Ndao, Minggu(26/04/2026).
Penampilan Peserta Lomba Bertutur Cerita Rakyat pada Pameran Pembangunan & Expo UMKM Rote Ndao, Minggu(26/04/2026).

Penyelenggaraan acara oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menunjukkan komitmen pemerintah Kabupaten Rote NNdao dalam mendukung literasi sekaligus membangun karakter generasi muda melalui pendekatan budaya.

Dengan antusiasme peserta dan dukungan masyarakat, lomba bertutur cerita rakyat menjadi salah satu agenda yang memperkaya rangkaian Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Rote Ndao tahun ini. Selain memperkuat identitas budaya, kegiatan tersebut turut menjadikan expo sebagai ruang hiburan, edukasi, dan promosi pembangunan daerah secara menyeluruh.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Disaksikan masyarakat, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mencoba pengoperasian alat bantu panen Combine Harvester.

Bupati Rote Ndao Serahkan Bantuan Combine Harvester dan Panen Raya Bersama Masyarakat di Kompleks Persawahan Kapasiok

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH menghadiri kegiatan panen raya bersama masyarakat di kompleks persawahan Kapasiok pada Minggu (26/04/2026) sore. Pemerintah daerah, jelas Bupati Paulus Henuk, terus memberikan dukungan terhadap sektor pertanian yang menjadi salah satu tulang punggung ekonomi masyarakat.

Kegiatan panen raya ini menjadi bukti nyata kerja keras para petani dalam menjaga produktivitas lahan pertanian. Masyarakat pemilik lahan tampak bersyukur bersama Bupati Paulus Henuk, atas hasil panen yang diperoleh sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.

Disaksikan masyarakat, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mencoba pengoperasian alat bantu panen Combine Harvester.
Masyarakat antusias saat Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mencoba pengoperasian alat bantu panen Combine Harvester.

Sebagai bentuk dukungan pemerintah, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyerahkan bantuan alat panen Combine Harvester. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas proses panen serta efisiensi waktu kerja para petani di lapangan.

Dengan penggunaan alat modern tersebut, pemerintah daerah menargetkan peningkatan pola tanam dari sebelumnya satu kali panen (M1) menjadi dua kali panen dalam setahun. Langkah ini dinilai penting untuk mendorong peningkatan produksi pangan di Kabupaten Rote Ndao.

Di kesempatan tersebut, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk juga berdialog langsung dengan para petani guna mendengar kebutuhan dan kendala yang dihadapi di lapangan. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir melalui berbagai program yang tepat sasaran. “ Hasil panen hari ini membuktikan bahwa Rote Ndao mampu mandiri pangan. Pemda akan terus mendukung lewat bantuan bibit, pupuk, dan perbaikan irigasi,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menargetkan surplus beras pada tahun 2027 melalui strategi perluasan lahan serta pengembangan program pertanian terpadu. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Masyarakat pemilik lahan bersama Bupati Rote Ndao disela acara panen raya di Kompleks Persawahan Kapasiok.
Masyarakat pemilik lahan bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk disela acara panen raya di Kompleks Persawahan Kapasiok.

Diketahui panen raya tersebut melibatkan enam kelompok tani pengelola lahan, yakni Kelompok Tani Hanya Dalam Hu yang diketuai Eduard Ndolu, Poktan Tulufali dipimpin Jeni Lenggu, Poktan Sangga Sodak diketuai Mersi Pah, Poktan Batu Karang diketuai Vinsensius Liu, Poktan Tuanalain diketuai Semi Ballukh, serta Poktan Lekonak Indah yang diketuai Julius Leokuna.

Total luas lahan yang dikelolah mencapai 435,70 hektare, dan para perwakilan kelompok tani menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah serta berharap harga gabah tetap stabil.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)