Arahan Menkopolkam, Mendagri, dan Menteri PKP Tahun 2026 untuk Wilayah Nusa Tenggara dan Maluku

Bupati Rote Ndao Hadiri Arahan Menkopolkam, Mendagri, dan Menteri PKP Tahun 2026 untuk Wilayah Nusa Tenggara dan Maluku  

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menghadiri kegiatan Arahan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam), Menteri Dalam Negeri (Mendagri), dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Tahun 2026 untuk wilayah Nusa Tenggara dan Maluku yang berlangsung di Ballroom Merumatta Senggigi Hotel, Selasa (19/05).

Arahan Menkopolkam, Mendagri, dan Menteri PKP Tahun 2026 untuk Wilayah Nusa Tenggara dan Maluku
Arahan Menkopolkam, Mendagri, dan Menteri PKP Tahun 2026 untuk Wilayah Nusa Tenggara dan Maluku

 

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan sesi apresiasi dan dialog bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Menteri Dalam Negeri, serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman. Forum ini menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak kepada masyarakat.

 

Melalui kegiatan apresiasi ini, pemerintah daerah didorong untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan publik, termasuk pengendalian inflasi, percepatan penurunan angka kemiskinan dan stunting, serta mendorong inovasi pembangunan daerah.

 

Dalam forum tersebut, para peserta juga memperoleh berbagai arahan strategis terkait tata kelola pemerintahan, stabilitas daerah, serta pengembangan kawasan permukiman dan perumahan yang layak bagi masyarakat. Hal ini diharapkan semakin memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Bupati Rote Ndao saat menghadiri Arahan Menkopolkam, Mendagri, dan Menteri PKP Tahun 2026 untuk Wilayah Nusa Tenggara dan Maluku
Bupati Rote Ndao saat menghadiri Arahan Menkopolkam, Mendagri, dan Menteri PKP Tahun 2026 untuk Wilayah Nusa Tenggara dan Maluku

Selain itu, Menteri Dalam Negeri juga memberikan arahan kepada pemerintah daerah untuk segera menyusun dasar hukum bagi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk menyiapkan anggaran yang memadai guna mendukung pengendalian situasi sosial dan keamanan masyarakat (kamtibmas), serta upaya pencegahan, rekonsiliasi, dan rekonstruksi apabila terjadi konflik sosial maupun bencana di daerah.

 

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao turut menerima tambahan bantuan Rumah Layak Huni (RLH) sebanyak 300 unit, sehingga total bantuan RLH untuk tahun 2026 menjadi 500 unit.

 

“Puji Tuhan, tambahan bantuan ini menjadi berkat dan dukungan nyata bagi masyarakat Rote Ndao dalam memperoleh hunian yang lebih layak dan nyaman,” ungkapnya. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Peserta PKN Tingkat II Tahun 2026 Anthonius F. Banepa, SE menggelar rapat bersama jajartan Dinas Kominfostaper Kabupaten Rote Ndao

Kolaborasi Lintas PD, Proyek Perubahan PKN II 2026 Rote Ndao Dorong Pengentasan Kemiskinan Melalui Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus mendorong berbagai inovasi dalam upaya pengentasan kemiskinan. Salah satunya melalui Proyek Perubahan Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Tahun 2026 atas nama Anthonius F. Banepa, SE, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Rote Ndao pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Dalam Negeri.

Terkait proyek tersebut, berlangsung rapat kerja bersama pimpinan dan staf Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostaper), Selasa (19/05/2026) di Kantor Diskominfostaper.

Peserta PKN Tingkat II Tahun 2026 Anthonius F. Banepa, SE menggelar rapat bersama jajartan Dinas Kominfostaper Kabupaten Rote Ndao
Peserta PKN Tingkat II Tahun 2026 Anthonius F. Banepa, SE menggelar rapat bersama jajartan Dinas Kominfostaper Kabupaten Rote Ndao

Proyek perubahan tersebut mengangkat tema “Strategi Pengentasan Kemiskinan Melalui Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal di Kabupaten Rote Ndao”. Dalam implementasinya, proyek tersebut memanfaatkan media digital sebagai sarana pendukung pengentasan kemiskinan melalui penggunaan tenaga kerja lokal dalam kegiatan pembangunan infrastruktur yang menyasar masyarakat kelompok Desil Satu dan Desil Dua.

Melalui aplikasi “Hoholok”, tenaga kerja yang berasal dari kelompok Desil Satu dan Desil Dua yang telah terdata akan diakomodir sebagai tenaga kerja lokal dalam berbagai kegiatan pembangunan.

Saat mengunjungi dan menggelar rapat bersama pimpinan dan staf Diskominfostaper, Anthonius F. Banepa mengatakan bahwa proyek perubahan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi lintas perangkat daerah. Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berperan dalam kegiatan pembangunan infrastruktur, Diskominfostaper mendukung pengembangan aplikasi, Dinas Sosial menyediakan data masyarakat kelompok Desil Satu dan Desil Dua, sedangkan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja menangani bidang ketenagakerjaan.

Foto bersama jajaran Dinas Kominfostaper Kabupaten Rote Ndao dengan Peserta PKN Tingkat II Tahun 2026 asal Pemerintah Kabupaten Rote Ndao Anthonius F. Banepa, SE.
Foto bersama jajaran Dinas Kominfostaper Kabupaten Rote Ndao dengan Peserta PKN Tingkat II Tahun 2026 asal Pemerintah Kabupaten Rote Ndao Anthonius F. Banepa, SE.

Ia berharap kolaborasi antar perangkat daerah tersebut dapat menciptakan kerja sama yang baik dalam mendukung keberhasilan proyek perubahan yang dijalankan. Selain itu, melalui pemanfaatan aplikasi digital dan pemberdayaan tenaga kerja lokal, proyek ini diharapkan mampu mendukung upaya percepatan pengentasan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Rote Ndao.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Bupati Paulus Henuk saat melakukan koordinasi Proyek K-SIGN tahap II di Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan

Pemkab Rote Ndao Dukung Swasembada Garam 2027, Bupati Paulus Henuk Bahas K-SIGN Tahap II

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH  kembali melanjutkan koordinasi bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia terkait penyediaan lahan pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) Tahap II Tahun 2026 di Kabupaten Rote Ndao. Pertemuan tersebut dilakukan  sebagai bentuk komitmen pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam mendukung percepatan pembangunan pergaraman nasional menuju target swasembada garam tahun 2027 bertempat di  Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan,Senin (18/05).

Bupati Paulus Henuk saat melakukan koordinasi Proyek K-SIGN tahap II di Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan
Bupati Paulus Henuk saat melakukan koordinasi Proyek K-SIGN tahap II di Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program swasembada garam nasional tahun 2027 melalui percepatan pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) Tahap II di Kabupaten Rote Ndao. Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui pertemuan lanjutan antara Bupati Rote Ndao bersama Direktorat Jenderal terkait di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia guna membahas kesiapan penyediaan lahan pembangunan kawasan industri garam terpadu.

Pertemuan ini merupakan bagian dari rangkaian koordinasi yang sebelumnya telah dilakukan antara Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia dalam mendorong percepatan pembangunan sektor pergaraman nasional. Pembahasan lanjutan tersebut sekaligus menjadi tindak lanjut implementasi Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2024 tentang Percepatan Pembangunan Pergaraman Nasional.

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao kembali menyampaikan kesiapan daerah dalam mendukung pembangunan K-SIGN Tahap II Tahun 2026 melalui penyediaan lahan yang memadai serta dukungan terhadap pengembangan kawasan industri garam terpadu di wilayah Rote Ndao. Langkah ini dinilai strategis dalam memperkuat kapasitas produksi garam nasional sekaligus mendukung pencapaian target swasembada garam tahun 2027.

Bupati Paulus Henuk menyampaikan bahwa pembangunan K-SIGN di Kabupaten Rote Ndao diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat, mulai dari peningkatan produktivitas garam nasional, pembukaan lapangan kerja, hingga pertumbuhan ekonomi daerah berbasis potensi kelautan dan pergaraman.

Bupati Paulus Henik ketika sedang melakukan diskusi bersama salah satu Tim dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan
Bupati Paulus Henuk ketika sedang melakukan audiensi dengan salah satu Tim dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan

Selain itu, Bupati Paulus Henuk juga menegaskan pentingnya pemberdayaan masyarakat lokal dalam pelaksanaan program tersebut. Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap tenaga kerja lokal dapat diprioritaskan dalam setiap tahapan pembangunan maupun operasional kawasan industri garam nantinya sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pengembangan kawasan ini juga diharapkan menjadi motor penggerak peningkatan kesejahteraan petani garam serta memperkuat posisi Kabupaten Rote Ndao sebagai salah satu daerah strategis pengembangan industri garam nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Paulus Henuk meminta agar komunikasi dan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, serta seluruh pihak terkait terus diperkuat pada setiap tahapan pelaksanaan ke depan. Hal tersebut penting guna memastikan proses pembangunan K-SIGN Tahap II dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan sesuai target yang telah ditetapkan.

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia akan terus melakukan sinkronisasi dan koordinasi lanjutan guna mempercepat realisasi pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional Tahap II agar dapat berjalan sesuai target serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah. *(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan memimpin rapat kerja bersama Pimpinan SPBU menyikapi kelangkaan BBM.

Sikapi Kelangkaan BBM, Pemkab Rote Ndao Raker dengan SPBU, Dorong Perkuat Pengawasan Distribusi

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao mengadakan rapat kerja bersama Pimpinan SPBU Metina, Longgo, Pantai Baru, Sedeoen dan SPBU Sanggaoen serta pihak terkait menyikapi kelangkaan BBM Non Subsidi yang terjadi belakangan ini, Senin (18/05/2026) bertempat di ruang kerja Wakil Bupati Rote Ndao.

Dalam rapat yang dipimpin Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan tersebut, menyoroti distribusi BBM Non Subsidi yang dinilai perlu diawasi secara ketat. “ Saya meminta data lengkap dari masing-masing SPBU terkait penyaluran BBM Non Subsidi kepada agen-agen penyalur, sehingga pemerintah daerah dapat melakukan pengawasan secara melekat,” tegas Wabup Apremoi Dethan.

Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan memimpin rapat kerja bersama Pimpinan SPBU menyikapi kelangkaan BBM.
Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan memberikan arahan dalam rapat kerja bersama Pimpinan SPBU menyikapi kelangkaan BBM.

Wabup Apremoi Dethan juga meminta Dinas Koperindag Kabupaten Rote Ndao mempublikasikan daftar agen penjualan BBM beserta kuota liter yang diterima setiap agen. Langkah ini dinilai penting agar publik mengetahui distribusi BBM yang dilakukan serta untuk mencegah terjadinya penimbunan.

Dalam arahannya, Wabup Apremoi Dethan mengajak seluruh pihak untuk bekerja secara kolaboratif dalam menyelesaikan persoalan kelangkaan BBM. Ia menyebut laporan yang diterima menyebutkan kelangkaan sering terjadi pada awal tahun akibat faktor cuaca dan pertengahan tahun saat musim panen. Namun dalam pengamatannya, kelangkaan hampir terjadi juga di luar situasi tersebut.

Karena itu, ia meminta adanya pengaturan operasional SPBU agar penyaluran BBM Non Subsidi dapat dibuka secara rutin setiap senin hingga sabtu. Menurutnya, mekanisme pembatasan maupun pembagian BBM harus dilakukan secara proporsional agar distribusi berjalan merata dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Foto bersama usai rapat kerja pembahasan kelangkaan BBM.
Foto bersama usai rapat kerja pembahasan permasalahan kelangkaan BBM.

Sebagai tindak lanjut, Wabup Apremoi Dethan meminta agar rekomendasi rapat segera ditindaklanjuti dan Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan yang melibatkan Satpol PP, Dinas Koperindag, SPBU dan pihak terkait lainnya segera dibentuk. Pengawasan oleh Satgas dimulai dari proses penyaluran di SPBU.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Setda Pemkab Rote Ndao saat memberikan arahan pada rapat persiapan upcara Hari Kebangkitan Nasional ke-118

Pemkab Rote Ndao Gelar Rapat Persiapan Upacara Harkitnas ke-118

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menggelar rapat persiapan pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 yang akan dilaksanakan pada 20 Mei 2026. Rapat yang bertujuan memastikan seluruh rangkaian kegiatan upacara berjalan tertib, khidmat, dan lancar ini dilaksanakan di Ruang Rapat TBUPP  Kabupaten Rote Ndao, Senin (18/05)

Setda Pemkab Rote Ndao saat memberikan arahan pada rapat persiapan upcara Hari Kebangkitan Nasional ke-118
Sekretaris Daerah Kab. Rote Ndao saat memberikan arahan pada rapat persiapan upcara Hari Kebangkitan Nasional ke-118

 

Dalam rapat yang hadiri oleh seluruh Forkopimda dan Kepala Perangkat Daerah tersebut dibahas secara rinci susunan pelaksana upacara. Komandan Upacara dipercayakan kepada pihak Polres Rote Ndao, Perwira Upacara dari KOREM 1627/Rote Ndao sementara Pembacaan Pembukaan UUD 1945 akan dilakukan oleh perwakilan dari Lanal Pulau Rote. Panitia juga menegaskan bahwa seluruh petugas yang ditunjuk diharapkan dapat menjalankan tugasnya dengan maksimal.

Untuk Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) ditugaskan kepada purna paskibra”. Sementara itu, doa akan dipimpin oleh perwakilan dari Kantor Kementerian Agama.

Suasana rapat persiapan upcara Hari Kebangkitan Nasional ke-118
Suasana rapat persiapan upcara Hari Kebangkitan Nasional ke-118

Dalam hal busana, upacara kali ini mengusung nuansa adat. Para undangan diwajibkan mengenakan jas adat, sedangkan seluruh peserta upacara diharapkan menggunakan pakaian adat lengkap. Upacara dijadwalkan dimulai pukul 07.30 waktu setempat, dengan pelaksanaan gladi dijadwalkan sehari sebelumnya.

Sekretaris Daerah dalam arahannya menekankan pentingnya persiapan yang matang agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik dan sukses. Ia juga mengingatkan bahwa peringatan Harkitnas ke-118 tahun ini mengusung tema Jaga Tunas Bangsa Demi Masa Depan Indonesia dan Sub Tema Dengan Semangat Harkitnas 2026, kita wujudkan transformasi Rote Ndao

Melalui persiapan yang optimal, diharapkan pelaksanaan Upacara Harkitnas ke-118 dapat berlangsung khidmat serta menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan kebangkitan nasional di tengah masyarakat. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Wakil Bupati berfoto bersama setelah kegiatan Peresmian Operasionalisasi 1.061 KDKMP Via Daring di Desa Lekunik, Kecamatan Lobalain

Wakil Bupati Rote Ndao Ikuti Peresmian Operasionalisasi 1.061 KDKMP oleh Presiden RI Via Daring

Wakil Bupati Kabupaten Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan, mengikuti secara daring kegiatan Peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang dilaksanakan pada Sabtu (16/05). Kegiatan tersebut diikuti dari Desa Lekunik, Kecamatan Lobalain.

Kegiatan nasional ini dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia dan berlangsung di Koperasi Desa Merah Putih Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, serta diikuti oleh para kepala daerah dan unsur pemerintah daerah secara langsung maupun virtual di wilayah masing-masing.

Wakil Bupati berfoto bersama setelah kegiatan Peresmian Operasionalisasi 1.061 KDKMP Via Daring di Desa Lekunik, Kecamatan Lobalain
Wakil Bupati berfoto bersama setelah kegiatan Peresmian Operasionalisasi 1.061 KDKMP Via Daring di Desa Lekunik, Kecamatan Lobalain

Peresmian operasionalisasi KDKMP ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi desa dan kelurahan melalui pengembangan koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Dalam agenda kegiatan, Presiden RI memberikan sambutan sekaligus meresmikan secara simbolis operasionalisasi 1.061 KDKMP dengan penekanan tombol.

Rangkaian acara dimulai sejak pukul 09.30 WIB dengan kedatangan para tamu undangan, dilanjutkan dengan kehadiran para pejabat tinggi negara, hingga Presiden Republik Indonesia. Acara juga diisi dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa, laporan Menteri Koordinator Bidang Pangan, serta dialog virtual dengan perwakilan KDKMP dari berbagai daerah.

Keikutsertaan Wakil Bupati Rote Ndao dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penguatan koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat, khususnya di tingkat desa dan kelurahan.

Selain itu, pemerintah pusat juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif pemerintah daerah, Forkopimda, serta pengurus KDKMP dalam memastikan keberlanjutan dan optimalisasi operasional koperasi di wilayah masing-masing.

Melalui momentum ini, diharapkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat kemandirian desa di seluruh Indonesia.

Wabup Rote Ndao Jadi Pembicara di Panel Kaum Bapa GMIT Eklesia Nafioen, Tekankan Keteladanan dan Keharmonisan Keluarga

Foto Bersama Wabup Rote Ndao Setelah Menjadi Pembicara di Panel Kaum Bapa GMIT Eklesia Nafioen
Foto Bersama Wabup Rote Ndao Setelah Menjadi Pembicara di Panel Kaum Bapa GMIT Eklesia Nafioen

Setelah mengikuti kegiatan Peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara daring Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan melanjutkan giat menjadi pembicara dalam Panel Diskusi Kaum Bapa GMIT yang berlangsung di Gereja GMIT Eklesia Nafioen, Desa Lidor Kecamatan Rote Barat Laut. Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 Wita tersebut dihadiri para kaum bapak jemaat serta tokoh gereja dengan suasana penuh kekeluargaan dan refleksi iman.

Dalam pemaparannya, Wakil Bupati membawakan materi bertema “Harapan Perempuan Pada Kaum Bapak Bergereja” yang menekankan pentingnya peran laki-laki Kristen dalam keluarga, gereja, dan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa tema tersebut bukan sekadar berbicara tentang hubungan laki-laki dan perempuan, tetapi juga tentang tanggung jawab iman, keteladanan, kasih, kepemimpinan, dan masa depan keluarga Kristen.(PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Suasana Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 dan RUPS Luar Biasa Tahun 2026 PT BPD NTT yang berlangsung di Aula Flores Mandiri, Ende, Jumat (15/05)

Bupati Rote Ndao Hadiri RUPS Tahunan PT BPD NTT di Ende

Dalam rangka memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan daerah, Bupati Paulus Henuk mewakili Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menghadiri Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 dan RUPS Luar Biasa Tahun 2026 PT BPD NTT yang berlangsung di Aula Flores Mandiri, Ende, Jumat (15/5/2026).

Suasana Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 dan RUPS Luar Biasa Tahun 2026 PT BPD NTT yang berlangsung di Aula Flores Mandiri, Ende, Jumat (15/05)
Suasana Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 dan RUPS Luar Biasa Tahun 2026 PT BPD NTT yang berlangsung di Aula Flores Mandiri, Ende, Jumat (15/05)

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para pemegang saham, jajaran direksi dan komisaris PT BPD NTT, pimpinan cabang, serta para kepala daerah se-Provinsi Nusa Tenggara Timur. Momentum ini menjadi bagian penting dalam memperkuat sektor perbankan daerah guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan di seluruh wilayah NTT.

Sebelumnya, pada Kamis malam (14/5/2026), turut dilaksanakan Gala Dinner bersama para Pemegang Saham, Direksi, Komisaris, Pimpinan Cabang, serta tamu undangan lainnya di kawasan Pantai Kota Raja Ende. Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan mewarnai kegiatan tersebut sebagai ruang mempererat hubungan dan membangun komunikasi yang baik antar seluruh pemangku kepentingan.

Gala Dinner bersama para Pemegang Saham, Direksi, Komisaris, Pimpinan Cabang, serta tamu undangan lainnya di kawasan Pantai Kota Raja Ende.
Gala Dinner bersama para Pemegang Saham, Direksi, Komisaris, Pimpinan Cabang, serta tamu undangan lainnya di kawasan Pantai Kota Raja Ende

Di sela-sela agenda kegiatan, rombongan juga berkesempatan mengunjungi salah satu destinasi wisata sejarah nasional, yakni Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende. Kunjungan tersebut menjadi momen refleksi untuk mengenang perjuangan dan semangat nasionalisme yang diwariskan oleh Proklamator Republik Indonesia, Soekarno.

Selain itu, dilakukan pula pertemuan bersama basodara perwakilan Paguyuban/Diaspora Rote di Ende. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan sebagai wadah mempererat tali persaudaraan, mendengar aspirasi, serta menjaga semangat kebersamaan masyarakat Rote Ndao di tanah rantau. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Bupati Paulus Henuk bersama pihak RSUP dr. Ben Boi saat melakukan Pertemuan membahas penjajakan kerja sama

Langkah Nyata Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Rote Ndao Jajaki Kerja Sama dengan RSUP dr. Ben Mboi

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu langkah nyata yang dilakukan yakni melalui pertemuan dan audiensi bersama Direktur Utama RSUP dr. Ben Mboi Kupang yang berlangsung di Hotel Harper Kupang, Rabu (13/05).

Bupati Paulus Henuk bersama pihak RSUP dr. Ben Boi saat melakukan Pertemuan membahas penjajakan kerja sama
Bupati Paulus Henuk bersama pihak RSUP dr. Ben Boi saat melakukan Pertemuan membahas penjajakan kerja sama

Pertemuan tersebut membahas penjajakan kerja sama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Rote Ndao dan RSUP dr. Ben Mboi Kupang dalam upaya memperkuat sistem pelayanan kesehatan, khususnya optimalisasi sistem rujukan pasien dan pengembangan layanan di RSUD Rote Ndao.

Bupati Rote Ndao menyampaikan bahwa penguatan kerja sama dengan RSUP dr. Ben Mboi sangat penting guna memastikan masyarakat mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang cepat dan berkualitas, terutama bagi pasien yang membutuhkan penanganan spesialis.

Dalam pembahasan tersebut, kedua pihak sepakat mendorong penyederhanaan sistem rujukan medis agar pasien dari Rote Ndao dapat segera memperoleh pelayanan di RSUP dr. Ben Mboi sebagai rumah sakit rujukan nasional di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Selain fokus pada sistem rujukan, pertemuan juga membahas rencana pengembangan RSUD Rote Ndao, khususnya peningkatan fasilitas kesehatan dan kapasitas tenaga medis di RSUD Ba’a. Direktur Utama RSUP dr. Ben Mboi menyatakan kesiapan pihaknya untuk memberikan pendampingan teknis serta transfer pengetahuan bagi tenaga kesehatan di Kabupaten Rote Ndao.

Pembahasan Kerja Sama Peningkatan Kesehatan di Kabupaten Rote Ndao di Hotel Harper Kupang
Pembahasan Kerja Sama Peningkatan Kesehatan di Kabupaten Rote Ndao di Hotel Harper Kupang

Pendampingan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan intensive care serta mendukung pengembangan layanan hemodialisa di RSUD Rote Ndao pada masa mendatang. Dengan tersedianya layanan hemodialisa, masyarakat yang membutuhkan cuci darah nantinya tidak perlu lagi dirujuk ke Kupang.

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat layanan kesehatan daerah sekaligus menghadirkan pelayanan medis yang lebih merata, cepat, dan berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Rote Ndao. (PPID Utama_DKISP Kab. Rote Ndao)

Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan menyerahkan bantuan pangan kepada masyarakat.

Wabup Rote Ndao Menyerahkan Bantuan Pangan Saat Launching Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah Alokasi Februari – Maret 2026

Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan menyerahkan bantuan pangan kepada masyarakat saat melakukan Launching dan Sosialisasi Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk Bantuan Pangan Tahun 2026 Alokasi Bulan Februari dan Maret 2026, rabu (13/05/2026) bertempat di Kantor Desa Oenggae, Kecamatan Pantai Baru.

Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan menyerahkan bantuan pangan kepada masyarakat.
Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan menyerahkan bantuan pangan kepada masyarakat.

Bantuan diberikan kepada 26.190 penerima manfaat di Kabupaten Rote Ndao, termasuk diantaranya Kecamatan Pantai Baru sebanyak 2.555 penerima dan Desa Oenggae sebanyak 118 kepala keluarga. Setiap penerima mendapatkan bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Total bantuan yang disalurkan pada periode februari hingga maret 2026 mencapai 523,8 ton beras dan 104.760 liter minyak goreng.

Wabup Apremoi D. Dethan menjelaskan bahwa program bantuan pangan adalah bentuk perhatian dan komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Wabup Apremoi D. Dethan saat Launching dan Sosialisasi Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk Bantuan Pangan Tahun 2026 Alokasi Bulan Februari dan Maret 2026 di Kabupaten Rote Ndao.
Wabup Apremoi D. Dethan saat Launching dan Sosialisasi Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk Bantuan Pangan Tahun 2026 Alokasi Bulan Februari dan Maret 2026 di Kabupaten Rote Ndao.

Ia menguraikan, bantuan disalurkan kepada masyarakat yang masuk dalam kategori Desil 1 hingga Desil 4. Karena itu,dirinya meminta seluruh perangkat desa agar melakukan pendataan secara by name by address sehingga penyaluran bantuan dapat dilakukan tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Saya berharap bantuan ini dapat diterima dan dimanfaatkan dengan baik untuk kebutuhan rumah tangga. Saya juga mengingatkan seluruh pihak yang terlibat agar dapat melaksanakan tugas dengan tulus dan penuh tanggung jawab,” tegasya. Wabup Apremoi D. Dethan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Perum Bulog dan Badan Pangan Nasional atas pelaksanaan program tersebut.

Foto bersama disela acara launching dan sosilisasi.
Foto bersama disela acara launching dan sosilisasi.

Lewat kesempatan tersebut, Wabup Apremoi D. Dethan terus menghimbau masyarakat agar memanfaatkan lahan yang dimiliki untuk menghasilkan tanaman produktif guna memenuhi kebutuhan gizi keluarga melalui Program Kintal Gizi.

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, lanjutnya, akan terus menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat serta memastikan bantuan pangan yang disalurkan sesuai dengan kuantitas dan kualitas yang telah ditentukan.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)

Foto bersama peserta Bimtek dengan Kepala Dinas Perpusap Benyamin Koamesah dan Kepala Dinas Kominfostaper Olafulihaa M. A. Tade, S.Kom dan jajaran.

Pemkab Rote Ndao Gelar Bimtek Penggunaan Aplikasi Srikandi dan Tanda Tangan Elektronik (TTE) bagi Admin Perangkat Daerah

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusap) bersama Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostaper) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) penggunaan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) dan Tanda Tangan Elektronik (TTE) kepada seluruh admin perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, rabu (13/05/2026) bertempat di Aula Mafa’da kantor Diskominfostaper Kabupaten Rote Ndao.

Kegiatan ini sebagai bagian dari dukungan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Rote Ndao sekaligus mendorong transformasi administrasi pemerintahan dari sistem manual ke digital.

Foto bersama peserta Bimtek dengan Kepala Dinas Perpusap Benyamin Koamesah dan Kepala Dinas Kominfostaper Olafulihaa M. A. Tade, S.Kom dan jajaran.
Foto bersama peserta Bimtek dengan Kepala Dinas Perpusap Benyamin Koamesah dan Kepala Dinas Kominfostaper Olafulihaa M. A. Tade, S.Kom dan jajaran.

Aplikasi Srikandi merupakan sistem pengelolaan administrasi pemerintahan berbasis elektronik yang digunakan untuk surat menyurat, pengarsipan hingga persetujuan dokumen secara digital. Dalam penerapannya, penggunaan Srikandi mensyaratkan Tanda Tangan Elektronik (TTE) dalam pengesahan dokumen elektronik yang sah dan memiliki kekuatan hukum.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Rote Ndao Benyamin Koamesah, S.Pd menjelaskan bahwa Pelaksanaan  Bimtek Srikandi hari ini berdasarkan Keputusan Menpan RB Nomor 679 Tahun 2020 tentang Penerapan Aplikasi Umum Bidang Kearsipan Dinamis (Srikandi).

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik agar memahami penggunaan aplikasi Srikandi dan segera menerapkannya di masing-masing perangkat daerah. “ Kami berharap kegiatan diikuti dan dipahami sampai tahu dan dilaksanakan. Setelah kegiatan ini kita harus menerapkan Srikandi ini secepatnya,” ucapnya nya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan persandian Kabupaten Rote Ndao Olafulihaa M. A. Tadde, S.Kom mengatakan bahwa SPBE merupakan amanat Perpres 95 Tahun 2018 yang mengharuskan setiap pemerintah daerah mengimplementasikannya, termasuk penggunaan aplikasi Srikandi.

Peserta dari perangkat daerah saat mengikuti Bimtek Srikandi
Peserta dari perangkat daerah saat mengikuti Bimtek Srikandi

Ia menjelaskan bahwa Dinas Kominfostaper sebagai Otoritas Pendaftaran Sertifikat Elektronik memfasilitasi pembuatan dan pembaruan TTE melalui Badan Sandi dan Siber Negara serta mendorong seluruh ASN di perangkat daerah menggunakan email pemerintah yakni mail.go.id yang merupakan  syarat penerbitan TTE.

“ Keterlibatan Dinas Kominfostaper dalam Srikandi merupakan bagian dari tugas pembinaan teknologi informasi di Kabupaten Rote Ndao, khususnya terkait penggunaan TTE dalam administrasi pemerintahan berbasis elektronik,” jelasnya.*(PPID Utama_DKISP Rote Ndao)