Wabup RoNda Tinjau Lokasi Percetakan Sawah Baru

Baa –
Wakil Bupati Rote Ndao, Jonas C. Lun sejak dilantik 8 Februari 2014, nampaknya telah serius blusukan di sejumlah lokasi pertanian, seperti halnya kemarin, jumat (21/3) siang, beliau meninjau 100 hektar percetakan sawah baru yang dibiayai APBN tahun anggaran 2013 silam untuk wilayah Kabupaten Rote Ndao, di tiga kecamatan yaitu Landu Leko, kecamatan panatai baru dan Kecamatan Rote Timur.

Pemkab RoNda Serah Terima Kendaraan ke PN dan Danlanal

Baa –
Bertempat di ruang kerjanya, Jumat (21/3) siang, Bupati Rote Ndao, Leonard Haning, MM didampingi Sekda, Drs. Alfred H.J Zacharias. M.Si, Assisten Pemerintahan dan Kesra, Drs. Origenes M. Boeky,M.Si, Kabag Humas dan Protokoler, Arkipus Nalle.S.Pd dan Kadis PPKAD, Ir. Martinus Rette melakukan serah terima kendaraan kepada Pihak Pengadilan Negeri Baa dan Lanal Pulau Rote, dalam hl ini diserahkan langsung kepada danlanal Pulau Rote, Letkol Laut (p) Haryono.

Bupati Rote Ndao Membuka Sosialisasi dan Launching Raskin Tahun 2014

Baa –
Dalam rangka menginformasikan kepada masyarakat dan pihak – pihak terkait agar dapat mengetahui pelaksanaan program Raskin tahun 2014 di kabupaten Rote Ndao sehingga diharapkan dapat memberikan dukungan dan ikut mengawasi pelaksanaannya, ungkap ketua panitia penyelenggara, Drs. Yulius Tulle di sela laporannya siang (19/03) dalam acara Sosialisasi dan Launching Raskin tahun 2014 bertempat di aula Bappeda.

Pemda RoNda Resmi Umumkan K1 dan K2

Baa,
Sebanyak 378 dari ratusan CPNS Lulus seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Rote Ndao tahun anggaran 2013 yang berasal dari kategori satu (K1) sebanyak 41 orang, semula hanya sebanyak 26 orang, namun batal di umumkan karena tidak ada tanda tangan dan Cap dari BKN, setelah kembalikan ada tambahan 15 orang sehingga jumlahnya bertambah, menjadi 41 orang, tetapi sayangnya penambahan 15 orang ternyata 10 nama pendobelan yakni ada di K1 dan juga ada di K2, sehingga pemda menyurati Panitia Penerimaan CPNS Pusat agar 10 nama itu di masukkan di K1 dan satu Peserta K1 dinyatakan Lulus tetapi sudah meninggal.

Sementara tenaga Honor kategori dua (K2) yang lulus seleksi sebanyak 338 orang, sehingga digabungkan dengan K1 totalnya 378 demikian di ungkapkan Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning, MM di ruang kerja Bupati Rote Ndao, senin (17/3)pagi.

Terkait penyebab pendobelan karena BKN sebelumnya beberapa nama K1 tidak ada pada saat pengumuman, pemda alihkan ke K2 sesuai petunjuk BKN, ternyata dalam hasil dalam seleksi yang keluar ada 10 nama K1 yang ikut testing di K2.

Menurut Haning, sesuai hasil rapat Muspida Kabupaten Rote Ndao terhitung senin (17/3) hingga 27 maret yang akan datang para CPNS yang lulus seleksi, untuk melengkapi berkas yang dibutuhkan agar segera di kirim ke BKN pusat untuk proses Nomor Induk Pegawai (NIP), jika berkas dimasukkan disaat ini akan di terbitkan SK pada April mendatang.

Lanjut Haning, CPNS yang terlambat memasukkan berkas diberikan batas akhir juni, jika melewati waktu tersebut konsekwensinya akan di tanggung sendiri.

Terkait dugaan adanya CPNS yang dinyatakan lolos, tetapi berkasnya bermasalah, Haning mengatakan, tentunya pemda membentuk TIM untuk mengkaji hal tersebut, karena BKN serahkan ke daerah, namun konsekwensi kepala daerah yang bertanggungjawab, dengan sangsi administrasi dan juga pidana, oleh karena itu pemda cermat dalam seleksi berkas sehingga menghindari resiko pidana dan sanksi administrasi.

Ketua DPRD Rote Ndao Cornelis Feoh, SH berharap agar dalam melakukan verifikasi data harus jujur mengatakan yang tidak bisa katakan tidak bisa, agar surat perjanjian kepala daerah tidak ada ikatan, karena sesuai surat BKN yang bertanggungjawab Kepala Daerah.

Hadir menyaksikan pembukaan berkas kelulusan CPNS K1 dan K2 di ruang kerja Bupati Rote Ndao, yaitu Koramil 1604. Kap Inf Carles Djoweni, Bupati Rote Ndao, Drs.Leonard Haning,MM, wakil Bupati Jonas C Lun,S.Pd, wakil Ketua Pengadilan Negeri Baa Zaka Talapeti, SH.MH dan sejumlah Asisten, Sekda Rote Ndao, Drs. Alfred Zacharias,M.Si dan Wakapolres Rote Ndao Kompol Osias Ngili.

[Humas RN]

Bupati Rote Ndao Keluarkan 10 Perintah Harian

Baa,
Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning,MM menyerahkan 10 Perintah kerja kepada SKPD, Camat, Kades dihalaman depan kantor Bupati, senin pagi. Perintah ini merupakan evaluasi dan kontrol pemerintah daerah terhadap kinerja SKPD dan Pemerintah desa dalam perencanaan Pembangunan Daerah yang Transparan.

Berikut 10 Perintah Harian Bupati Rote Ndao yang ditandatangani pada 10 Februari 2014:

  1. jadikan RPJMD kabupaten Rote Ndao tahun 2009 – 2014 sebagai pedoman dalam perencanaan pembangunan daerah;
  2. Laksanakan program kerja pemerintah sesuai RKPD dan APBD 2014 secara baik, benar dan bertanggung jawab demi kesehjahteraan rakyat;
  3. Libatkan semua pemangku kepentingan dalam menggerakkan pembangunan daerah;
  4. Tingkatkan semangat dan kinerja pelayanan yang lebih cepat, mudah , murah dan tidak berbelit – belit, transparan dan profesional serta bertanggungjawab;
  5. Jadikan disiplin kerja, etos kerja serta sistem Pengendalian, pengawasan internal sebagai budaya kerja dalam organisai;
  6. Tertibkan administrasi dan manajemen perkantoran, keuangan dan aset daerah;
  7. Tuntaskan hasil pemeriksaan temuan keuangan dan aparat pengawas instansi pemerintahan;
  8. Pegawai Negeri Sipil dilingkup pemerintah Kabupaten Rote Ndao Wajib menggunakan bahasa daerah Rote dan Ndao pada hari jumat dan tenunan motif daerah Rote dan Ndao pada hari rabu;
  9. Setiap peristiwa kehidupan yang dialami masyarakat wajib tanam pohon produktif;
  10. Kebun wajib dipagari, ternak digembalakan pada siang hari dan dikandangkan pada malam hari.

Selain itu, beliau juga memberikan beberapa arahan penting terkait Pemilu pada april mendatang, PNS wajib mengetahui aturan dan netral terkait pemilu karena PNS dikawal dengan aturan tertentu sehingga dilarang terlibat dalam politik

Lainnya, Penetapan APBD dalam dua tahun sebelumnya, APBD kabupaten Rote Ndao terdepan di NTT sehingga diharapkan agar SKPD tidak boleh terlambat dalam mengelolahdan wajib mempercepat Pengelolaan tersebut sehingga tidak mengalami kemunduran.

[Humas RN]